Top 3: Aksi Tragis Freestyle Cium Pacar dan Elektrifikasi Mobil Listrik

Liputan6.com, Jakarta – Menonton aksi freestyle memberikan rasa decak kagum sekaligus memacu adrenalin. Tentu jika aksi tersebut dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan penuh perhitungan. Namun, aksi tersebut bisa berakhir dengan tragis jika terdapat salah perhitungan. Bahkan bisa menyakiti orang yang disayangi seperti pada artikel “Aksi Freestyle Cium Pacar yang Berakhir Tragis”.

Selain itu, dua berita menarik lainnya adalah “Sudah Ada Xpander, Seberapa Laris Nissan Livina 2019 di Indonesia?” dan “Jawaban Nissan untuk Elektrifikasi Mobil Listrik di Indonesia”. Berikut rangkumannya.

1. Aksi Freestyle Cium Pacar yang Berakhir Tragis

Aksi freestyle dengan sepeda motor sering kali menjadi tontonan karena mampu memberikan decak kagum dan menghipnotis siapapun yang melihatnya.

Sebab, melakukan freestyle dengan motor memerlukan keberanian tinggi, dengan skill mumpuni serta dilatih secara terus-menerus.

Namun jika skill Anda hanya modal nekat dan ingin terlihat keren semata, bukan pujian yang didapat, melainkan nasib sial dan malu.

Baca selengkapnya di sini.

2. Sudah Ada Xpander, Seberapa Laris Nissan Livina 2019 di Indonesia?

Setelah beberapa waktu tidak memiliki model yang benar-benar baru, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) akhirnya meluncurkan senjata anyarnya, all new Nissan Livina.Mobil ini hadir tidak hanya membawa platform serta mesin yang sama dari Mitsubishi Xpander, tapi juga bayang-bayang kesuksesan sang model kembaran yang sudah terlebih dahulu hadir di Tanah Air.

Baca selengkapnya di sini.

2 dari 3 halaman

3.Jawaban Nissan untuk Elektrifikasi Mobil Listrik di Indonesia

Mobil listrik diyakini akan menjadi kendaraan masa depan yang ramah lingkungan dan menjadi solusi mengurangi polusi di berbagai dunia, termasuk Indonesia. Nissan termasuk salah satu pabrikan yang cukup serius mengembangkan mobil ramah lingkungan.

Tengok saja Nissan Leaf yang diklaim sebagai salah satu mobil listrik yang cukup laris di pasaran. Indonesia pun menjadi salah satu negara yang menjadi target elektrifikasi Nissan.

Baca selengkapnya di sini.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Mitsubishi Pakai Cara Ini Biar Xpander Tetap Eksis

Liputan6.com, Jakarta – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menjalin kerja sama dengan Garuda Indonesia. Adapun kerjasama yang dilakoni berupa program livery design decal branding Mitsubishi Xpander di satu armada Garuda Indonesia jenis Boeing 737-800 NG.

Program decal branding di pesawat ini baru pertama kali dijalankan Mitsubishi Indonesia. Disebutkan pula, program ini merupakan kerjasama lanjutan setelah sebelumnya 401 Mitsubishi Xpander tipe GS dijadikan mobil operasional dan unit shuttle transportasi resmi awak kabin Garuda Indonesia.

Di tengah gempuran model baru di kelas low multi purpose vehicle (LMPV), MMKSI sepertinya berupaya agar Xpander tetap eksis. Dan cara yang dilakukan ini terbilang unik karena jarang produk otomotif khususnya di Indonesia melekat pada pesawat.

Sebenarnya, kerjasama yang dilakukan Mitsubishi ini pernah juga dilakoni Chevrolet pada 2013 silam. Saat itu Chevrolet melakukan branding di badan pesawat Air Asia.

Di badan pesawat, selain logo Chevrolet terdapat pula kalimat “Spirit of Indonesia” yang mencerminkan salah satu produk mereka saat itu, yakni Chevrolet Spin.

Sayangnya LMPV asal Amerika Serikat itu tak mampu bersaing hingga akhirnya mengucapkan salam perpisahan lebih cepat.

Langkah promosi yang dilakukan Mitsubishi tergolong berani. Toyota Avanza saja yang hingga saat ini tercatat sebagai raja di kelas LMPV belum pernah mempromosikan dirinya seperti ini.

Kepincut Kawasaki KSR Pro, Intip Kelebihannya

Liputan6.com, Jakarta – Kawasaki KSR Pro merupakan motor mungil yang diperkenalkan pada 2011 lalu. Motor bergenre mini super sport ini digemari di Thailand, sehingga PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) tertarik untuk membawanya ke Indonesia.

Dicomotlah ia dari Negeri Gajah Putih, sebagai motor Completely Build Up (CBU). Faktanya, Kawasaki KSR Pro merupakan salah satu produk terkecil Kawasaki. Lihat, panjangnya 1.725 mm, lebar 725 mm dan tinggi 1.020 mm. Namun sayang, kehadirannya tidak mendapat respons bagus.

Pasarnya sangat terbatas. Sangat jarang kita melihat KSR melenggang di jalanan. Hanya segelintir orang yang memilikinya. Pemilik kebanyakan penyuka keunikan, kolektor dan hobi modifikasi. Motor didistribusikan ke seluruh jaringan resmi (Authorized Dealer) Kawasaki dengan banderol Rp 29,4 juta.

Ya, mungkin ini juga yang menjadi alasan, kenapa motor kurang diminati. Lantaran impor, banderol yang dilabelkan menjadi tidak kompetitif. Jadi posisinya sebagai motor kedua atau ketiga. Bukan diperuntukkan pada konsumen pengguna pertama.

2 dari 3 halaman

Spefisikasi Teknis

Hal yang perlu Anda ketahui, KSR Pro dilengkapi dengan manual clutch. Menurut KMI, bikin motor makin responsif digunakan di permukaan jalan yang tidak rata. Meski kecil, kalau pakai tambahan kopling manual bisa meningkatkan nilai maskulin. KSR Pro memilki dua varian warna hijau dan hitam. Lalu ditemani dengan striping desain ala Kawasaki yang cukup sporty.

KSR Pro tetap mempertahankan spesifikasinya dengan volume silinder 111 cc. Unit pakai tipe Silinder Over Head camp (SOHC) dua katup. Untuk menyemprotkan bahan bakar, masih pakai karburator. Terpasang produk keluaran Keihin dengan tipe PB18. Tenaga yang dikeluarkan mencapai 8,4 Tk pada 8.000 rpm. Sementara torsi puncaknya mencapai 8,6 Nm pada 6.000 rpm. Daya disalurkan melalui transmisi manual empat percepatan.

Ban depan dan belakang identik. Berukuran 100/90 berdiameter ring 12 inci. Kesan mini super sport semakin diperkuat dengan garpu telescopic inverted (upside down). Panjang travel mencapai 30 mm dan suspensi belakang pakai single shock. Cocok untuk ditunggangi sendirian. Bobot KSR hanya 94 Kg saja. Ia juga sanggup menampung bensin 7,3 liter yang tergolong besar.

Pada pengereman, produk ini sudah dilengkapi disc brake dengan kaliper keluaran Nissin pada roda depan dan belakang. Versi KSR Pro punya dimensi cakram yang diperlebar menjadi 200 mm. Ini dilakukan lantaran pengaplikasian manual clutch. Dengan menimbang banderol mahal itu, agaknya melebihi batas psikologi konsumen. Antara nilai dan harga tak berimbang. Kecuali Anda punya dana lebih, untuk memajangnya di ruang tamu.

Sumber: Oto.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tips Aman Membawa Sepeda Pakai Bike Rack di Mobil

Liputan6.com, Jakarta – Bagi pemilik mobil yang bersepeda tidak jarang membawa tunggangannya ke tempat pelesiran pada akhir pekan. Dengan begitu, pasti dibutuhkan bike rack atau tempat dudukan sepeda di mobil, agar saat menuju ke tempat tujuan sepeda kesayangan tetap aman.

Nah, bagi pesepeda yang hendak memasang bike rack yang tepat, berikut tips sederhana yang dilansir dari laman resmi Hyundai Indonesia.

Pertama, Jika Anda hanya membawa satu sepeda, ada baiknya bike rack diletakkan di posisi tengah atas mobil. Untuk memasangnya, lihat dengan benar garis tengah yang ada di bodi mobil.

Kemudian, pastikan Anda mengencangkan kenop depan dan belakang untuk mengikat bike rack dengan crossbar. Jangan sampai, Anda tidak mengencangkan bike rack dengan benar, karena pastinya bisa berbahaya, baik untuk diri sendiri ataupun orang lain, dan fatalnya sepeda bisa jatuh dari atap mobil.

Saat menaikkan sepeda, lakukan dengan hati-hati dan letakkan sepeda di atas mobil dengan menghadap ke depan. Lalu, kencangkan frame sepeda dengan pengunci hingga benar-benar kencang, dan tidak bergerak saat mobil melaju.

Pastikan juga semua ikatan dikencangkan, dan sepeda dalam kondisi aman. Terakhir, saat berkendara jangan melebihi kecepatan hingga 120km/jam agar sepeda tidak bergeser ataupun terlepas.

2 dari 3 halaman

Tips Anti-Limbung Pakai Roof Rack Saat Mudik

Penggunaan roof rack menjadi solusi saat barang bawaan di bagasi atau kabin sudah penuh. 

Namun, meletakkan barang di atap mobil tanpa perhitungan bisa menyebabkan keseimbangan kendaraan terganggu. 

Terkait itu, Direktur Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana menyarankan agar tidak menaruh barang yang besar atau berat di roof rack. Hal ini bisa menyebabkan perpindahan pusat gravitasi kendaraan (center of gravity), menjadi lebih besar sehingga mobil menjadi tidak stabil.

“Sebisa mungkin yang ada di roof rack itu bukan barang-barang yang berat. Barang yang berat harus ada di kabin, karena kalau di kabin berarti kan dia di bawah, artinya center of gravity kendaraan ada di bawah,” kata Sony saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (25/5/2018).

Menurutnya, jika barang yang berat berada di atas, ini bisa berpotensi membuat limbung bahkan bisa terbalik.

“Kalau beban di atas, itu bisa terjadi body roll yang besar. Tetapi mengingat macetnya mudik sekarang, kan berarti enggak ada kecepatan tinggi kan. Kalau enggak ada kecepatan tinggi enggak ada masalah sebenarnya,” kata dia.

“Jadi memang ada aturannya. Barang yang ringan di atas, yang berat taruh di bawah. Sebisa mungkin roof rack-nya itu yang tertutup, bukan roof rack yang terbuka di taruh barang kemudian ditutup terpal, bukan seperti itu,” lanjutnya.

Menurutnya, pemakaian terpal juga tidak disarankan untuk menutup barang yang ada di atap mobil.

“Kebiasaan orang-orang itu kan ketika bisa dilakukan di satu mobil ya semua ditaruh di mobil itu tanpa memedulikan faktor keselamatan. Yang pasti kecepatan maksimal 60 km/jam, kalau lebih pasti goyang,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Benelli Siap Luncurkan 3 Motor Baru untuk Indonesia, Apa Saja?

Liputan6.com, Jakarta Benelli semakin serius untuk menggaet konsumennya di Indonesia. Pabrikan Italia yang telah dibeli oleh Geely tersebut akan meluncurkan 3 produk baru pada tahun ini.

Berdasarkan informasi dari salah satu tenaga pemasarannya di Malang kepada tim Otosia, Benelli dalam waktu akan merilis motor baru dengan kapasitas di atas 250cc.

“Tahun ini TRK , Leoncino, 502C, dan 752S. Kalau TRK sudah dari lama (beredar) di luar negeri cuma belum masuk Indonesia sampai sekarang,” ujarnya melalui pesan singkat.

Berbagai produk tersebut sebenarnya telah melakoni debut dunianya pada Oktober 2018 di Bali. Kala itu, Benelli merilis moto-adventure TRK 251X, sport-cruiser 502C dan naked-sport 752S. Mengenai Benelli Leoncino 500, naked-sport modern-vintage ini telah dirilis di berbagai negara Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Vietnam.

Selain itu, mereka tahun ini juga akan melakukan penyegaran pada line-up naked-sport, yaitu TNT250 dan TNT150. Rumornya, peluncuran berbagai motor baru Benelli untuk pasar Indonesia itu akan dilakukan dalam waktu dekat, sekitar April sampai Mei 2019.

Sumber: Otosia.com

2 dari 2 halaman

Penantang BMW G 310 GS dari Benelli

Benelli BN302 (foto: Visordown)

Untuk melawan motor petualang terbaru BMW Motorrad, G 310 GS, Benelli resmi meluncurkan model terbaru, BN302. Namun, motor tangguh asal Italia ini baru meluncur di pasar Tiongkok.

Melansir Visordown, Rabu (7/3/2018), Benelli BN302 bisa dibilang menjadi pilihan yang cukup menarik. Pasalnya, dari spesifikasi yang dtawarkan, motor ini menawarkan ketangguhan roda dua asal Eropa.

Motor ini, sudah dilengkapi ABS dengan mesin Euro4. Untuk mesinnya, motor ini dipersenjatai dengan unit dua silinder berkapasitas 300cc.

Dengan mesin tersebut, motor ini mampu menghembuskan daya hingga 34 Tk. Meskipun tenaga motor ini turun dari versi naked (37 Tk), namun torsi versi motor petualang ini lebih besar menjadi 20 lb-ft dari 19 lb-ft.

Namun sayang, untuk spesifikasinya juga belum dijelaskan secara rinci. Tapi yang pasti, motor ini mirip dengan Leoncini scrambler dan motor naked 752S dan 750.

Untuk harganya, juga belum diinformasikan secara jelas. Berapa ya banderolnya?

Top3 Berita Hari Ini: Aksi Tragis Freestyle Motor dan Fitur Nissan Livina 2019

Liputan6.com, Jakarta Aksi freestyle sepeda motor bukan perkerjaan mudah. Harus punya jam terbang tinggi sehingga kita bisa melakukannya dengan benar. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Aksi Freestyle Cium Pacar yang Berakhir Tragis

Aksi freestyle dengan sepeda motor sering kali menjadi tontonan karena mampu memberikan decak kagum dan menghipnotis siapapun yang melihatnya.Sebab, melakukan freestyle dengan motor memerlukan keberanian tinggi, dengan skill mumpuni serta dilatih secara terus-menerus. Selengkapnya baca di sini.

2. Pelajaran Buat Emak-Emak, Matikan Mesin Motor Saat Berhenti

Sebuah video yang memperlihatkan kecelakaan motor saat dikendarai seorang wanita dengan anaknya viral di media sosial. Bukan ditabrak kendaraan lain atau dalam kondisi motor berjalan, kecelakaan itu terjadi saat motor berhenti namun lupa mematikan mesin motor.

Seperti dilansir akun instagram @dampittv, Selasa (19/2/2019), terlihat dalam rekaman Closed Circuit Television (CCTV), seorang ibu tengah mengantar dan menurunkan anaknya dipinggir jalan dengan kondisi motor masih menyala. Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Membandingkan Fitur Nissan Livina dengan Mitsubishi Xpander, Siapa Lebih Unggul?

Sukses menjadi perbincangan, all new Nissan Livina, mobil di kelas low multi-purpose vehicle (MPV) milik PT Nissan Motor Indonesia (NMI) akhirrnya resmi meluncur, Selasa (19/2/2019).

Memiliki lima varian, Nissan Livina ditawarkan dengan harga mulai dari Rp198,8 juta. Harga bawah yang disodorkan pada mobil low MPV tersebut lebih murah dibandingkan Mitsubishi Xpander, yang dipatok Rp 206,1 juta. Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Ban Sepeda Motor Perlu Disiapkan untuk Menghadapi Musim Hujan

Liputan6.com, Jakarta Cuaca di Indonesia terkadang tak bisa diprediksi. Terkadang saat pagi hari terlihat cerah, bisa saja tiba-tiba hujan. Kondisi seperti ini mengharuskan pengemudi motor mempersiapkan diri dan kelengkapan berkendara dengan baik, termasuk ban motor.

Naik motor saat musim hujan perlu kewaspadaan ekstra. Bukan cuma kesigapan dan konsentrasi penuh berkendara, pemilihan ban saat musim hujan sangat berpengaruh terhadap keselamatan di jalan. Jangan pilih ban dari modelnya, namun pakailah ban yang cocok untuk kondisi jalan basah.

“Hal yang harus diperhatikan saat hujan adalah ban harus punya kembangan yang baik sehingga saat lewat jalan basah ban bisa membuang air dan tetap mendapatkan grip ke jalan,” ujar technical Service & Development Dept Head PT Suryaraya Ruberindo (FDR), Jimmy Handoyo.

Selain memilih ban yang tepat. Pastikan ban juga dalam kondisi baik. Apabila ban dirasa licin saat melewati jalan basah, ini menjadi penanda ban motor harus diganti karena akan sangat berisiko terhadap keamanan dan keselamatan berkendara.

“Jika ban terasa licin, tipis, bahkan sudah melewati batas keausan ban atau TWI karena sudah tidak bisa mencengkeram jalan dengan baik, nah segeralah ganti,” imbuhnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Selanjutnya adalah memperhatikan tekanan angin saat musim hujan, Gunakan tekanan angin ban yang direkomendasikan. Misalnya untuk ban FDR adalah yaitu 29 psi untuk ban depan dan 33 psi untuk ban belakang. Bisa ditambah atau dikurangi 2 psi, tergantung kenyamanan pengendara.

“Jadi, jika ingin mengurangi tekanan angin ban saat lewat jalan basah, tetap usahakan dalam batas toleransinya. Misalnya, untuk ban FDR tekanan angin ban depannya bisa gunakan 27 psi dan 31 psi untuk ban belakangnya. Jangan lebih rendah lagi dari tekanan angin tersebut karena itu berarti Anda berkendara dalam keadaan ban kurang angin,” terangnya.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Deretan Aksesori Resmi untuk All New Nissan Serena

Liputan6.com, Jakarta PT Nissan Motors Indonesia (NMI) meluncurkan all-new Nissan Serena bersamaan dengan Livina 2019. MPV boxy andalan Nissan tersebut tampil lebih modern dan gagah dengan berkat konsep V-Motion.

Melengkapi kehadiran all-new Nissan Serena, NMI turut menawarkan berbagai aksesori untuk mobil tersebut dalam situs resminya. Setidaknya ada 3 pilihan paket, yaitu Essential, Stylish, dan Advance.

Pada paket Essential, NMI menawarkan Door Visor dan sepasang Mirror Cover Protector Film yang masing-masing dibanderol Rp345.000 dan Rp2,314 juta. Biaya pemasangan keduanya masing-masing Rp71.600.

Selain itu, paket ini juga berisi License Plate Frame dengan harga Rp450.000 dan Rp107.400 untuk biaya pemasangan. Ada juga Door Handle Bowl Protector (4pcs) yang dibanderol Rp819.000 dengan biaya pemasangan Rp250.600.

Sementara itu, paket Stylish menawarkan Curtain Set yang harga jualnya mencapai Rp1,376 juta dan Rp880.000 untuk biaya pemasangannya. Selain itu, ditawarkan juga Luggage Tray dan Luggage Under Box, masing-masing seharga Rp339.000 dan Rp1,7 jutaan. NMI juga menjual Front Curtain pada paket ini dengan harga Rp867.000 dan jasa pemasangan Rp140.800.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Ketiga, ada paket Advance, salah satunya adalah Luggage Table. Ditawarkan juga Illuminated Entry Guard (1pcs). Keduanya masing-masing dijual dengan harga Rp1,376 juta dengan biaya tambahan Rp880.000 untuk pemasangan.

Harga tersebut belum termasuk PPN sebesar 10% yang dikenakan kepada konsumen. Anda juga bisa membelinya secara terpisah dan dipasang sendiri atau di bengkel yang telah dipercaya.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Honda Hadirkan Scoopy Terbaru, Apa Saja yang Berubah?

Liputan6.com, Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi menghadirkan penyegaran terbaru untuk salah satu skutik andalannya, Honda Scoopy. Melalui grafis desain stripe dan pilihan warna baru merupakan apresiasi AHM atas tumbuhnya pecinta Honda Scoopy selama 8 tahun di Tanah Air.

Mengusung konsep sporty dan stylish, Honda Scoopy terbaru dipasarkan dengan 7 varian warna. Pada varian stylish kini hadir dengan tampilan stripe yang menonjolkan garis minimalis dan dilengkapi tulisan di sisi bodi motor sebagai ciri khas dari model ini.

Varian stylish memilki 4 pilihan warna, dimana warna terbaru pada konsep ini ialah Stylish matte brown. serta pilihan warna yang telah ada sebelumnya, yaitu Stylish white, Stylish black, dan Stylish matte red.

Pada varian sporty hadir dengan tampilan warna dan desain stripe grafis parametrik. Varian sporty ini tersedia dalam 3 varian warna yaitu Sporty White, Sporty Red, dan Sporty Black.

Direktur Pemasaran AHM Thomas Wijaya mengatakan model ini hadir untuk menemani gaya hidup generasi muda yang fashionable, unik, dan ingin tampil beda.

“Hadirnya New Honda Scoopy melalui ragam warna yang atraktif serta dilengkapi dengan berbagai fitur canggih memberikan pilihan bagi para pecinta motor skutik unik dan fashionable di Indonesia. Kehadiran New Honda Scoopy diharapkan dapat memberikan rasa bangga bagi pengendara yang menyukai gaya hidup sebagai trendsetter di kalangannya,” kata Thomas.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Disematkan pelek 12 inci dan ban yang lebih lebar motor ini diklaim mampu memberikan keseimbangan sempurna bagi pengendaranya. Ban tubeless yang lebih lebar menghasilkan jarak terendah ke tanah sebesar 143mm. Model ini juga sudah dilengkapi dengan fitur lampu depan LED Projector dan lampu sein berdesain unik.

Untuk sistem keamanan, model ini telah disematkan Anti-theft alarm serta answer back system yang memudahkan pengendara mencari lokasi terparkirnya kendaraan.

Pada sisi console box depan kendaraan disediakan Power Charger. Terdapat juga kombinasi digital panel meter yang menampilkan odometer dan indikator bahan bakar serta fitur baru ECO indicator.

Teknologi eSP yang tertanam pada model ini terintegrasi dengan ACG Starter serta menjadi dasar pengaplikasian fitur Idling Stop System (ISS).

Fitur ini berfungsi mematikan mesin secara otomatis saat berhenti lebih dari 3 detik dan hanya perlu menarik tuas gas untuk menghidupkannya kembali.

Memiliki kapasitas bagasi terbesar di kelasnya, yakni 15,4 liter skutik baru ini dilengkapi dengan fitur Combi Brake System (CBS) serta tuas pengunci Brake Lock System yang mudah digunakan saat berhenti ditanjakan serta standar samping otomatis (Side Stand Switch).

Mampu berakselerasi 12,73 detik untuk mencapai jarak 200m dan memiliki kecepatan maksimum hingga 91,3 km/jam, konsumsi bahan bakar diklaim mencapai 59 km/liter dengan metode pengujian ECE R40 melalui fitur ISS dengan pengetesan EURO 3 (EURO 2 = 61,9 km/liter).

Seluruh pilihan varian New Honda Scoopy dipasarkan dengan harga On The Road (OTR) DKI Jakarta Rp 18.525.000.

Aplikasi Ini Permudah Cari Tempat Parkir

Liputan6.com, Jakarta – Lahan parkir yang terbatas menjadi salah satu permasalahan yang terjadi saat ini. Pasalnya, populasi kendaraan yang terus bertambah tidak dibarengi dengan perluasan ataupun pembangunan lahan parkir yang memadai.

Keterbatasan lahan parkir ini tidak hanya ditemui di gedung-gedung perkantoran maupun di pemukiman, susah cari parkir juga kerap dialami saat berkunjung ke pusat perbelanjaan.

Fenomena ini mendorong PT Astra Digital Internasional untuk memberikan solusi melalui aplikasi CariParkir. Aplikasi ini hadir untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan tempat parkir dengan cepat.

“CariParkir hadir untuk memudahkan masyarakat mendapatkan lokasi parkir. Kami berinovasi karena memahami kebutuhan pengendara yang mendasar ini,” terang Direktur PT Astra Digital Internasional, Wiwie Yudiantyo dalam keterangan resminya, Rabu (20/1/2019).

Sebagai permulaan, layanan ini bisa ditemui di sejumlah pusat perbelanjaan beken yang tersebar di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

“CariParkir hadir di mall sebagai bukti kedekatan aplikasi ini terhadap kebutuhan masyarakat pada saat ke mall, untuk memudahkan masyarakat untuk mereservasi dan menemukan tempat parkir,” ujar Wiwie.

Menariknya, kehadiran CariParkir di mall juga diikuti oleh layanan valet yang mempermudah konsumen mendapatkan parkir.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

CariParkir juga memberikan diskon promo valet sebesar 90 persen dengan maksimal potongan harga Rp 50 ribu bagi 10 pengguna pertama di mall-mall rekanan CariParkir.

Sedangkan buat pengguna selanjutnya, berlaku diskon sebesar 50 persen dengan maksimal potongan sebesar Rp 20 ribu.

Sekadar informasi, pengguna (1 user ID) akan diberikan kesempatan maksimal 5 kali dalam 3 bulan periode untuk mengikuti promo valet 90 persen ini. Promo ini berlaku untuk transaksi on the spot, dengan maksimal waktu parkir selama 3 jam.

Adapun mall-mall yang melayani valet CariParkir, di antaranya Mall Kelapa Gading 1 – 3 (Lobby 3 Utara), AEON Mall BSD (Lobby GF), The Breeze BSD, Living World Alam Sutera, ITC BSD, Tangerang City Mall (Lobby Business Park), Mall Ambassador, Metropolitan Mall Bekasi (Lobby Utara 1), Grand Metropolitan Mall Bekasi, dan Transmart Cilandak.

Kebiasaan-Kebiasaan Ini Bikin Kopling Mobil Cepat Rusak

Liputan6.com, Jakarta – Mobil dengan transmisi otomatis saat ini semakin banyak ditemui. Penggunaannya yang lebih mudah dan praktis menjadi salah satu alasan utamanya.

Meski demikian, penggunaan mobil bertransmisi manual masih sering digunakan karena harganya yang lebih terjangkau dan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.

Pada mobil bertransmisi manual, keberadaan kopling merupakanan komponen penting dalam membantu perpindahan percepatan mobil, serta mengatur perpindahan gigi.

Kopling memiliki beberapa komponen penting, seperti Pedal Kopling, Kampas Kopling, Kabel Kopling, Matahari atau Plendes, dan Druk Laher.

Apabila terjadi kerusakan pada salah satu komponen, maka mobil tidak dapat berjalan dengan baik.

Kebiasaan pengemudi saat mengendarai mobil juga menentukan cepat rusak atau tidaknya komponen kopling.

Berikut kebiasaan buruk dalam berkendara yang dapat menyebabkan kopling mobil mudah rusak, seperti dilansir situs resmi Daihatsu, Rabu (20/2/2019).

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

1. Melepas dan Menginjak Kopling dengan Kasar

Hal pertama yang menyebabkan kopling mobil mudah rusak adalah kebiasaan kasar dalam menginjak dan melepas kopling.

Saat melepaskan pedal kopling transmisi yang belum berpindah dan terdengar bunyi kasar pada kopling merupakan salah satu pemicunya. Untuk itu, pengemudi harus memperhatikan keselarasan pedal kopling saat perpindahan transmisi mobil.

2. Injakan Setengah Kopling

Kebiasaan menginjak setengah kopling seperti saat macet dan berada di tanjakan juga menyebabkan kopling berbau menyengat dan mempercepat kerusakan kopling.

Sehingga mengurangi sedikit demi sedikit kebiasaan menginjak setengah kopling supaya mobil tidak mudah rusak sebaiknya dilakukan.

3. Terlalu Sering Menginjak Kopling

Menginjak pedal kopling sepanjang perjalanan juga dapat mempercepat kerusakan kopling. Pasalnya, kebiasaan tersebut menyebabkan bantalan rilis dan plat kopling lebih mudah aus.

Pengemudi harus lebih memperhatikan penginjakan kopling pada saat berkendara, terutama pada saat di tanjakan dan kemacetan.

3 dari 3 halaman

Selanjutnya

4. Menggantung Pedal Kopling

Ketika jalan menanjak dan macet, biasanya pengemudi sering menggantung pedal kopling. Hal ini menyebab gesekan pada kanvas kopling dan mengakibatkan kopling cepat aus.

5. Posisi Gigi Transmisi Tidak Sesuai dengan Percepatan Mobil

Kebiasaan menggunakan gigi transmisi yang tidak sesuai dengan percepatan mobil juga dapat mempercepat masalah kerusakan kopling.

Misalnya, posisi gigi transmisi berada di gigi satu, akan tetapi kecepatan mobil berada di 30 km/jam. Untuk itu, pengemudi harus lebih menyesuaikan posisi gigi transmisi dengan kecepatan mobil.

Api Muncul dari Balik Jok Yamaha NMax, Apa Penyebabnya?

Liputan6.com, Jakarta – Kasus mobil terbakar sering kali terjadi. Salah satu penyebab utama terjadinya hal tersebut ialah modifikasi yang berkaitan dengan sistem kelistrikan.

Ternyata hal itu tak hanya bisa dialami kendaraan roda empat, karena kasus terbakarnya motor baru-baru ini viral di media sosial.

Seperti dilansir akun Instagram @nmaxnation, Rabu (20/2/2019), terlihat pemilik kendaraan panik dan berusaha mematikan api yang muncul di balik jok motor.

Berulang kali ia berusaha mengambil air dan kain basah untuk mencegah api membesar. Beberapa masyarakat yang melihat juga turut membantu dengan membawa wadah berisikan air.

Dalam keterangan video tertulis bila sepeda motor yang terbakar sudah mengalami modifikasi dan pemilik diketahui menaruh handphone miliknya di bagasi yang terletak di bawah jok.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

“Hati-hati saat berkendara. Pastikan tidak menaruh handphone di dalam box di bawah jok. Kejadian ini terjadi karena menaruh handphone didalam bagasi jok.”

Tidak ada informasi lebih apakah pemilik motor bisa memadamkan api dan kondisi kendaraan setelah kejadian tersebut.

Simak Videonya dii bawah ini:

Honda Mobilio Facelift Meluncur Besok

Liputan6.com, Jakarta – Persaingan segmen low multi purpose vehicle (LMPV) di tahun ini bakal semakin ketat. Setelah PT Nissan Motor Indonesia (NMI) menghadirkan all new Nissan Livina, kini giliran PT Honda Prospect Motor (HPM) yang bakal menghadirkan Honda Mobilio facelift.

Berdasarkan penelusuran dari salah satu dealer Honda di Jakarta, terdapat ubahan sedikit untuk tipe E manual dan RS.

“Iya meluncur besok, untuk tipe E manual audio (head unit) sudah layar sentuh,” jelas salah satu tenaga penjual Honda saat berbincang dengan Liputan6.com, Rabu (20/2/2019).

Lanjutnya, untuk tipe facelift ini juga sudah terdapat bodi kit, dan lampu depan sudah LED proyektor.

“Untuk harganya belum keluar, tunggu peluncuran resminya. Sudah bisa dipesan juga,” pungkasnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Untuk diketahui, PT HPM memang berencana untuk meluncurkan dua model barunya pada Kamis (21 Februari 2019).

Dari undangan yang diterima Liputan6.com, peluncuran tersebut bakal dilakukan di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Aprilia Siapkan Motor Sport 150 Cc, Harganya?

Liputan6.com, Jakarta – Perusahaan otomotif asal Italia, Piaggio memiliki rencana untuk meluncurkan motor sport bermesin 150cc pertama di bawah merek Aprilia pada 2020.

Rencana memasuki pasar sepeda motor berkapasitas 125cc-150cc lantaran segmen tersebut terus tumbuh dengan hadirnya beberapa produk dari Bajaj, KTM, TVS Motor, dan Yamaha.

Seperti dilansir Motorbeam, Rabu (20/2/2019), Aprilia mengaku pihaknya akan fokus pada segmen premium meski yang mereka bawa sepeda motor bermesin 150cc.

Pembuatan sepeda motor diharapkan akan mulai dilakukan 12 hingga 15 bulan ke depan, sehingga motor sport tersebut bisa meluncur di tahun selanjutnya

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Aprilia RS 150 merupakan salah satu motor konsep yang ditampilkan Piaggio di Auto Expo tahun lalu dan menerima banyak pujian.

Motor tersebut diharapkan meluncur di India sesuai dengan konsep-konsep yang ditampilkan saat hadir dalam pameran.

Terkait spesifikasi lengkap, Piaggio hingga saat ini masih enggan memberikan bocoran dengan detail. Meski demikian, motor terbaru itu diklaim memiliki beragam keunggulan untuk bisa bersaing di kelas 150cc.

Meki belum ada informasi resmi terkait harga, Aprilia bermesin 150 diprediksi hadir dengan harga Rs.80.000 hingga 150.000 atau setara Rp 15,7 jutaan hingga Rp29,5 jutaan.

Aprilia Bermesin 150 (Motorbeam)

Yamaha Indonesia Recall TMax, Ini Penyebabnya

Liputan6.com, Jakarta – PT Yamaha Indonesia Motor Mfg secara resmi mengumumkan penggantian komponen terhadap produk TMAX-DX di Tanah Air. Hal tersebut berkaitan dengan hasil evaluasi berkala yang menemukan adanya masalah pada komponen Belt (berkenaan dengan transmisi energi) dan juga ECU (berkenaan dengan fungsi kontrol).

Pada komponen Belt, pabrikan harus melakukan penggantian terhadap komponen tersebut. Sedangkan komponen ECU akan dilakukan pemrograman ulang guna meningkatkan kinerja mesin.

Penggantian komponen Belt serta pemrograman ulang ECU dapat dilakukan secara gratis untuk unit TMAX-DX dengan nomor rangka JYASJ1450J0013801 – JYASJ1450J0016880, dengan pengerjaan sekitar 60 menit.

“Sebagai wujud komitmen Yamaha Indonesia untuk memenuhi hak konsumen dalam mendapatkan produk berkualitas, kami mengajak para pengguna TMAX-DX dengan nomor rangka yang telah kami umumkan untuk segera datang ke dealer CBU resmi Yamaha terdekat dan melakukan penggantain komponen secara gratis guna mengoptimalkan performa sepeda motor,” kata M. Abidin selaku GM CS Division (After Sales) PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Program ini akan dilaksanakan secara serentak diseluruh dealer CBU Shop, Sentral Yamaha, dan Flagship Shop Yamaha mulai 18 Februari 2019.

Untuk keterangan dan informasi lebih lanjut, konsumen TMAX-DX dapat menghubungi Yamaha Call Centre atau mengunjungi situs resmi Yamaha Indonesia serta dealer CBU-Shop terdekat.

2 dari 2 halaman

Spesifikasi

Sekadar informasi, Yamaha TMax DX sudah dibekali dua pilihan model berkendara, cruise control, heated seat and grip, serta adjustable windshield.

Berkendara dengan Yamaha TMax diklaim bakal sangat nyaman dengan dua mode berkendara, yaitu S dan T. Mode S, konsumen akan mendapatkan respon yang lebih agresif.

Sedangkan mode T, pengguna dapat melaju lebih santai, terutama saat perjalanan jauh atau touring. Fitur cruise control di motor ini, baru aktif pada kecepatan 50 km/jam.

Yamaha TMax DX ini dipersenjatai dengan mesin berkapasitas 530 cc dua silinder. Dengan unit tersebut, motor ini mampu menghembuskan daya hingga 45 Tk pada 6.750 rpm dengan torsi maksimum 53 Nm pada 5.250 rpm.

Sistem Multimedia Seperti Ini yang Ampuh Mengusir Bosan di Kabin

Liputan6.com, Jakarta – Persaingan yang semakin ketat menuntut pabrikan mobil berinovasi dalam menghadirkan sesuatu yang berbeda pada produk garapannya. Tidak cuma dalam hal desain maupun teknologi mesin, bagian lain seperti fitur-fitur keamanan dan keselamatan serta sistem multimedia turut dikembangkan demi mengaet konsumen yang semakin kritis.

Bicara soal sistem multimedia, fitur ini kini menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian lebih oleh pabrikan mobil.

Berfungsi sebagai pengusir kebosanan selama di dalam mobil, sistem multimedia memang sangat dibutuhkan. Terlebih lagi jika saat terjebak di tengah kemacetan.

Jika dahulu hanya sebatas untuk memutar lagu ataupun mendengarkan radio, kini fungsinya semakin kaya. Umumnya, fitur-fitur standar yang dimiliki sistem multimedia pada mobil keluaran sekarang, meliputi radio, CD, Bluetooth, USB, dan AUX.

Bahkan ada beberapa model yang telah dilengkapi dengan sistem navigasi ataupun bisa terkoneksi dengan internet serta dapat tersambung dengan smartphone.

Dengan layanan yang cukup lengkap ini Anda akan semakin dimanjakan selama berada di dalam mobil, mulai dari mendengarkan musik hingga menonton film sesuai keinginan.

Salah satu sistem multimedia yang sedang ramai diperbincangkan khususnya di pasar otomotif nasional adalah milik Wuling Almaz. Head unit berukuran 10,4 inci menjadi salah satu layar sentuh paling besar yang dimiliki mobil yang diniagakan di Indonesia.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Head unit cerdas milik Wuling Almaz (Arief/Liputan6.com)

Head unit Wuling Almaz disebut-sebut mirip dengan yang dimiliki mobil listrik Tesla. Tidak cuma ukurannya yang besar, fungsi yang ditawarkan juga banyak.

Fungsi standar, seperti radio, Bluetooth, USB, dan AUX dimiliki head unit ini. Selain itu, terdapat pula fitur Wuling Link, yaitu menyambungkan smartphone ke head unit dengan kabel, dan menghantarkan suara via sambungan Bluetooth.

Dengan begitu, tampilan smartphone bisa dilihat di HU, dan mendukung aplikasi seperti Facebook, Line, Youtube, Google, Gmail, Instagram, Google Maps, Joox, Whatsapp, dan Spotify.

Pada sistem multimedia ini juga terdapat fitur tire pressure monitoring system (TPMS) untuk memantau tekanan angin ban. Kemudian, terdapat kamera 360 untuk membantu pengemudi ketika melakukan parkir.

lebih canggih lagi, head unit ini juga berfungsi untuk mengatur pendingin udara secara otomatis, suhu ataupun hembusan angin secara digital. Selain itu, head unit ini juga bisa menampilkan suhu udara di luar, menyediakan pilihan arah hembusan angin, dan menutup atau membuka sirkulasi udara.

Tidak berhenti di situ, pengaturan lain juga bisa dilakukan melalui head unit ini, seperti pengaturan kaca jendela mobil, pengaturan kunci mobil, pengaturan lampu mobil, dan pengaturan lainnya, seperti posisi wiper saat hendak dibersihkan, dan mengaktifkan atau menonaktifkan fungsi lipat kaca spion secara otomatis saat mobil dikunci.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Brexit Paksa Honda Tutup Pabrik dan PHK 3.500 Pekerja

Liputan6.com, Jakarta – Produsen asal Jepang, Honda bakal menutup pabrik satu-satunya di Inggris pada 2021. Penutupan ini, disebabkan oleh rencana keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit, dan akibat hal tersebut, jenama berlambang huruf ‘H’ ini juga bakal melakukan PHK terhadap 3.500 pekerjanya.

Melansir Reuters, Rabu (20/2/2019), Honda telah membangun lebih dari 160 ribu kendaraan di pabrik Swindon, Inggris Selatan tahun lalu, dengan model andalan Civic dan CR-V. Jumlah tersebut, berkontribusi lebih 10 persen dari total produksi kendaraan di Inggris sebesar 1,5 jutaan unit.

Namun, dengan semakin beratnya tantangan industri di Eropa dan menurunnya permintaan mobil Diesel, serta keluarnya Inggris dari Uni Eropa, Jepang memang selalu berencana untuk menarik investasinya di Inggris yang dipandang sebagai pintu gerbang ke Eropa, jika London tidak mengamankan kesepakatan Brexit yang menguntungkan untuk perdagangan.

“Kami harus mempertimbangkan kendaraan kendaraan listrik, dan kecepatan yang berbeda di mana kendaraan listik akan berkembang di Amerika Utara dan Eropa. Namun, penutupan ini tidak terkait dengan Brexit,” jelas Chief Executive Honda, Takahiro Hachigo.

Honda yang memproduksi Civic di Inggris dan Turki, bakal berhenti memproduksi di dua negara tersebut. Pengumuman tersebut, diambil dua minggu setelah pengumuman jika Nissan juga batal memproduksi SUV baru di Inggris.

Sebagian besar produksi Civic hatchback ini, merupakan model ekspor ke Amerika Serikat dan Eropa.

2 dari 2 halaman

Gara-Gara Brexit, Harga Jual Jaguar Land Rover Meroket?

Dampak keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit berdampak cukup besar bagi industri otomotif. Salah satunya, dengan ditutupnya pabrik Jaguar Land Rover (JLR) di Negeri Britania, pada April 2019. Lalu, dengan penutupan tempat perakitan tersebut, apa dampaknya bagi penjualan di Indonesia?

Dijelaskan Jentri Izhar, Brand Director JLR Indonesia, untuk di pasar Indonesia sendiri memang belum ada pengaruhnya. Namun, jika diprediksi, penutupan pabrik JLR ini bakal mempengaruhi harga jual kendaraannya di pasar otomotif nasional.

“Pengaruhnya nanti lebih ke produksi, karena supply chain-nya nanti bagaimana tergantung dari sana,” jelas Izhar saat berbincang dengan wartawan beberapa waktu lalu.

Sementara itu, untuk waktu pengirimannya juga tidak akan berpengaruh, karena tidak ada hubungannya dengan penutupan pabrik. “Pengiriman itu cukup fleksibel, jadi paling pengaruhnya di harga (lebih mahal),” tegasnya.

Berbicara soal strategi JLR dengan penutupan pabrik ini, memang belum dibicarakan lebih lanjut. Pasalnya, memang hingga saat ini belum ada pengaruhnya, dan harapannya jika ada dampaknya untuk di Indonesia sendiri, tidak terlalu besar dan mempengaruhi bisnisnya di Tanah Air.

“Mungkin teman-teman sudah dengar pengumuman JLR akhir-akhir ini. Kami pun sedang menghadapi isu sendiri di dalam Jaguar Land Rover, jadi isu Brexit ini menjadi tantangan kami berikutnya,” pungkas Izhar.

Tak Terima Ditegur Sepeda Motornya Masuk Masjid, Pria Ini Mengamuk

Liputan6.com, Jakarta – Menjadi tempat ibadah umat Islam, masjid memiliki batas suci untuk melepaskan alas kaki dan memarkirkan kendaraan. Namun, hal tersebut tak berlaku bagi pria satu ini.

Seperti dilansir akun Instagram @dampittv Rabu (20/2/2019), sebuah video menunjukkan sebuah motor mencoba terparkir di dalam masjid.

Padahal, terlihat jelas masjid tersebut memiliki tangga cukup tinggi dan besi pembatas bagi pengunjung yang ingin beribadah memarkirkan kendaraannya.

Bukannya meminta maaf dan mengakui kesalahannya, pria itu justru marah dan mengamuk sambil membanting motornya setelah ditegur.

Tak diketahui secara pasti maksud dan alasan pria itu akhirya mengamuk sambil menghancurkan motornya.

Kejadian yang terjadi di Masjid Agung Ciawi, Tasikmalaya, tersebut langsung menarik perhatian umat yang hendak beribadah.

2 dari 2 halaman

Tonton Videonya di Bawah Ini :

Aksi Freestyle Cium Pacar yang Berakhir Tragis

Liputan6.com, Jakarta – Aksi freestyle dengan sepeda motor sering kali menjadi tontonan karena mampu memberikan decak kagum dan menghipnotis siapapun yang melihatnya.

Sebab, melakukan freestyle dengan motor memerlukan keberanian tinggi, dengan skill mumpuni serta dilatih secara terus-menerus.

Namun jika skill Anda hanya modal nekat dan ingin terlihat keren semata, bukan pujian yang didapat, melainkan nasib sial dan malu.

Seperti halnya aksi nekat seorang rider yang satu ini, dimana dia mencoba beraksi dengan mengajak sang pacar. Memiliki niat untuk menunjukkan rasa cintanya dengan mencium kening sang kekasih beraksikan freesyle, nasib sial dan malu justru yang didapat.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @fakta.indo terlihat seorang pria memacu motornya dengan kecepatan cukup tinggi menghampiri wanita yang sedang berdiri di depannya di hadapan banyak penonton.

Namun, pria tersebut gagal menunjukkan aksinya karena terjatuh saat melakukan pengereman. Nasib sial juga menimpa sang pacar yang harus menerima hantaman motor yang terpental. Melihat hal itu, beberapa masyarakat mencoba membantu wanita yang terjatuh di atas aspal.

2 dari 2 halaman

Saksikan Videonya Dibawah Ini :

Deretan MPV yang Siap Mengadang New Nissan Serena

Liputan6.com, Jakarta – PT Nissan Motor Indonesia meluncurkan generasi terbaru dari Serena yaitu all-new Nissan Serena. Generasi terbaru dari Serena ini masih menggunakan mesin yang sama dengan pendahulunya yaitu mesin bensin berkapasitas 2.0 liter dengan tenaga output 145 Tk dan torsi 206 Nm.

Mesin tersebut dikombinasikan dengan sistem transmisi CVT. Untuk dimensinya, mobil ini memiliki panjang 4.685 mm, lebar 1.695 mm, dan tinggi 1.865 mm dengan ground clearance 160 mm.

Serena 2019 ini sudah dilengkapi dengan fitur ABS, Brake Assist, airbags pada bagian pengemudi dan penumpang depan, side airbags (baris 1), dan curtain airbags (baris 1,2, dan 3).

Jika pada generasi sebelumnya Serena memiliki 3 varian, sayangnya pada generasi ini Serena hanya hadir dalam dua varian yaitu X dan HWS (High Way Star). Untuk varian X dibanderol dengan harga Rp 448 juta, sedangkan tipe HWS dijual seharga Rp 465 juta.

Lalu, bagaimana perbandingan harga dan spek dengan merk lain?

Sekarang, mari kita bandingkan dengan 2 MPV boxy 2.000 cc lainnya yaitu, Toyota Voxy dan Mazda Biante.

2 dari 4 halaman

Toyota Voxy

Toyota Voxy resmi menggantikan Nav1 di Indonesia. (Foto: Herdi Muhardi)

Toyota Voxy memiliki dimensi panjang 4.710 mm, lebar 1.735 mm dan tinggi 1.835 mm serta dengan ground clearance 165 mm. Toyota membekali Voxy dengan mesin bensin berkapasitas 2.0 liter 4 silinder DOHC yang memiliki tenaga 149 Tk dan torsi 193 Nm.

Selanjutnya, mesin tersebut dikombinasikan dengan sistem transmisi CVT-i. Untuk urusan keselamatan, mobil ini sudah dilengkapi oleh sistem pengereman ABS, EBD, dan Brake Assist, airbags pada bagian pengemudi, penumpang depan dan samping depan. Dan harga dari mobil ini yaitu Rp 462 juta.

3 dari 4 halaman

Mazda Biante

Mazda Biante di GIIAS 2017.(Rio/Liputan6.coM)

Biante merupakan salah satu MPV kelas premium dari Mazda yang memiliki dimensi panjang 4.715 mm, lebar 1.770 mm, dan tinggi 1.835 mm. Ground clearance dari mobil ini yaitu 150 mm.

Biante dibekali mesin bensin berkapasitas 2.0 liter 4 silinder segaris DOHC. Mesin tersebut memuntahkan tenaga hingga 149 Tk dan torsi 190 Nm. Mesin tersebut dikawinkan dengan sistem transmisi otomatis 6 percepatan.

Mobil ini juga dibekali beberapa fitur keselamatan seperti airbag pada bagian pengemudi dan penumpang depan, serta juga terdapat sistem pengereman ABS dan EBD. Harga dari New Mazda Biante saat ini yaitu Rp 449 juta.

Sumber: Otosia.com

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Sudah Ada Xpander, Seberapa Laris Nissan Livina 2019 di Indonesia?

Liputan6.com, Jakarta – Setelah beberapa waktu tidak memiliki model yang benar-benar baru, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) akhirnya meluncurkan senjata anyarnya, all new Nissan Livina. Mobil ini hadir tidak hanya membawa platform serta mesin yang sama dari Mitsubishi Xpander, tapi juga bayang-bayang kesuksesan sang model kembaran yang sudah terlebih dahulu hadir di Tanah Air.

Bahkan, ketika ditanya target jualan dari all new Nissan Livina ini, pabrikan asal Jepang tersebut seperti tidak gamblang menyebutkan angka penjualan yang hendak dicapai. Padahal, ketika Mitsubishi Xpander hadir, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), secara optimis menargetkan penjualan sebesar 3.000 sampai 4.000 unit per bulan untuk small MPV-nya tersebut.

“Kita lihat nanti,” ujar Isao Sekiguchi, Presiden Direktur PT NMI saat ditanya target penjualan all new Nissan Livina, dan dihubungkan dengan penjualan Mitsubishi Xpander yang sudah sekitar 5.000-an unit per bulan.

Lanjut Isao, jika berbicara penjualan, pihaknya tetap optimistis. Namun, Nissan di Indonesia masih terus membangun tradisi baru, yaitu mengampanyekan Nissan Intelligent Mobility.

“Seperti yang sudah kami luncurkan, dua mobil sekaligus, dimana hal itu bukan yang biasa bagi Nissan. Kami akan terus meneruskan tradisi seperti ini, dan kami juga mengeksplor segalanya, termasuk mobil listrik dan e-power di Indonesia,” tegas Isao.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sementara itu, untuk model baru Nissan ini, memang sudah bisa dipesan, dan untuk waktu pengiriman akan dilakukan bulan depan.

“Pengiriman akan kami lakukan Maret. Sebagaimana yang Anda bisa lihat, pekerjaan kita dimulai sekarang,” tutupnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Tanpa Seremoni, Hyundai Luncurkan Grand Santa Fe

Liputan6.com, Jakarta PT Hyundai Mobil Indonesia meluncurkan Santa Fe varian tertinggi, yaitu Grand Santa Fe. Varian ini diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang merasa fitur pada Sante Fe kurang lengkap. Grand Santa Fe dibanderol Rp 629,5 juta (OTR Jakarta). 

Tampak luar, tak ada bedanya dengan tipe XG di bawahnya. Dapat dilihat dari penggunaan pelek berukuran 19-inci, beda dengan Santa Fe GLS yang 18-inci. Ada satu fitur terpendam yang tak kasat mata. Yaitu Smart Power Tailgate alias pintu bagasi elektrik. Bisa diatur kecepatan proses bukan-tutup pintu dalam dua pilihan. Selain itu, pintu juga dapat terbuka otomatis tanpa perlu menyentuh gagang.

Penambahan fitur di interior, menjadi bagian paling menarik dari Hyundai Grand Santa Fe. Begitu masuk ke kabin, disambut jok kulit dengan motif baru warna dark beige dan black. Pengaturan jok elektrik yang hanya untuk kursi pengemudi di tipe XG, kini ditambahkan untuk penumpang depan. Kaca spion dalam menjadi jenis Electrochromatic Mirror (ECM). Pantulan cahaya secara otomatis diredam agar tidak menyilaukan mata pengemudi.

Sebagai pusat informasi berkendara, diberikan layar TFT Color LCD sebesar 7-inci. Tampilannya terlihat lebih modern dengan dua pilihan desain: Analog Mode Display dan Digital Mode Display. Warna dapat berubah seiring pemilihan mode berkendara. Saat memilih mode Smart and Comfort, pendaran cahayanya berwarna biru. Warna merah untuk mode Sport dan hijau untuk Eco.

Beruntung head unit juga diganti. Dari sebelumnya 2DIN biasa menjadi layar monitor 7-inci. Menganut Wide Viewing Angle dan banyak konektivitas menarik seperti, Android Auto, Apple CarPlay, Aux, USB, dan iPod. Tak lupa fungsi koneksi Bluetooth yang punya fungsi Voice Recognition dan Voice Memo Function.

Fitur keselamatan menjadi perhatian utama berikutnya. Jumlah airbags ada 6, sehingga lebih mampu melindungi hingga penumpang belakang. Selebihnya tetap sama dengan tipe XG. Selain ABS+EBD, dilengkapi juga Electronic Stability Control (ESC), Hill Assist Control (HAC) dan Downhill Brake Control (DBC). Lalu untuk mempermudah proses parkir, ditambahkan kamera belakang dengan dua sudut. Sudut lebar aktif ketika transmisi di posisi R. Tapi ketika posisi D atau N, dapat digunakan untuk memantau area lurus ke belakang. Kamera dan ECM tadi menjadi fitur tambahan untuk tipe XG dan GLS model 2019.

“Dengan hadirnya The Grand Santa Fe ini dapat memberikan pilihan bagi para konsumen yang ingin memiliki SUV dengan fitur terbaik dan performa mesin yang dapat diandalkan untuk sebuah #LifestyleSUV,” kata Hendrik Wiradjaja, Deputy Marketing Director PT Hyundai Mobil Indonesia, melalui siaran pers.

Grand Santa Fe ditawarkan dalam pilihan satu warna saja, Phantom Black. Dan sayangnya, cuma pilihan mesin diesel tersedia. Namun justru itulah letak keunggulan Santa Fe. Mesin CRDi 2,2-liter EVGTurbo bertenaga 190 Tk dengan torsi 436 Nm, memberi kenikmatan tersendiri. 

Sumber: Oto.com

Truk Buah Tergelincir, Ratusan Semangka Penuhi Jalan

Tutup Video

Daftar Harga All New Hyundai Santa Fe per Januari 2019 (OTR DKI Jakarta):

Hyundai Santa Fe GLS Gasoline Rp 507.000.000

Hyundai Santa Fe GLS CRDi Rp 557.000.000

Hyundai Santa Fe XG Gasoling Rp 528.000.000

Hyundai Santa Fe XG CRDi Rp 577.000.000

Hyundai Grand Santa Fe Rp 629.500.000

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Saingan Kawasaki Versys Resmi Meluncur, Harganya Bikin Kaget

Liputan6.com, Jakarta – Benelli secara resmi meluncurkan dua sepeda baru, TRK 502 dan TRK 502X untuk pasar otomotif India. Ikut meramaikan segmen motor petualangan, kedua motor tersebut diklaim memiliki kelebihan dari sisi kenyaman.

Seperti dilansir Motorbeam, Selasa (19/2/2019), TRK 502 dan TRK 502X memiliki fokus sebagai kendaraan petualang yang bisa digunakan untuk touring atau perjalanan jarak jauh.

Dari sisi dapur pacu, kedua motor terbaru itu dibenamkan mesin berkapasitas 499cc, parallel-twin, berpendingin cairan yang mampu menghasilkan tenaga hingga 47 Tk pada 8500 RPM dan torsi puncak 46 Nm pada 5000 RPM. Mesin tersebut dikawinkan dengan girboks 6-speed.

Untuk Benelli TRK 502 disematkan garpu terbalik berukuran 50 mm di bagian depan, bersama dengan pengaturan suspensi monoshock di bagian belakang.

Motor ini dilengkapi dengan rem cakram ganda berukuran 320 mm pada bagian depan dan rem cakram belakang 260 mm di posisi belakang.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Benelli TRK 502X memiliki roda berukuran 19 inci dibagian depan dan 17 inci di bagian belakang. Sedangkan TRK 502 mendapatkan roda 17 inci di bagian depan dan belakang.

Selain itu, TRK 502X dilengkapi dengan knalpot yang dipasang lebih tinggi. Resmi mengaspal, TRK 502 dan 502X siap bersaing dengan Kawasaki Versys 650 dan Suzuki V-Strom 650.

Mampu menampung bahan bakar hingga 20 liter, TRX 502 dijual dengan harga Rs. 5 lakh atau setara dengan Rp 98,7 juta sedangkan TRK 502X dihargai dengan Rs. 5,40 lakh atau setara dengan Rp106,6 juta.

Top3: CVT dan Nissan Livina 2019

Liputan6.com, Jakarta Tak sedikit dari pemilik kendaraan cuek dengan apa yang dimilikinya. Padahal deengan perawatan maka kendaraan akan selalu nyaman digunakan. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Pemilik Skutik Dilarang Melupakan Perawatan Komponen yang Satu Ini

Motor berjenis skutik merupakan motor favorit di Indonesia. Bentuknya yang beragam dan juga pengendaraannya yang praktis membuat siapa saja mudah jatuh hati.

Berbeda dengan motor manual, motor jenis ini butuh perawatan khusus, terutama bagian CVT (Continuously Variable Transmission). CVT merupakan transmisi dengan menggunakan sistem pemindahan roda-roda gigi secara otomatis. Selengkapnya baca di sini.

2. Alasan Nissan Livina Terbaru Menggunakan Platform Mitsubishi Xpander

PT Nissan Motor Indonesia (NMI) resmi meluncurkan all new Nissan Livina di Indonesia. Seperti yang sudah diperkirakan sebelumnya, LMPV yang dibanderol Rp 198,8 juta hingga Rp 261,9 juta (on the road Jakarta) ini menggunakan platform Mitsubishi Xpander.

Lantas apa alasan Nissan menggunakan platform Xpander untuk LPMV terbarunya? Dijelaskan oleh Yutaka Sanada, Regional Senior Vice President Nissan Asia & Oceania, strategi ini merupakan langkah mengoptimalkan aliansi Nissan dengan Mitsubishi. Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Nissan Livina vs Mitsubishi Xpander, Siapa Lebih Murah?

All new Nissan Livina yang menggunakan platform Mitsubishi Xpander resmi diluncurkan PT Nissan Motor Indonesia di Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Memiliki lima varian, Nissan Livina ditawarkan dengan harga mulai dari Rp198,8 juta. Harga bawah yang disodorkan pada mobil low MPV tersebut lebih murah dibandingkan Mitsubishi Xpander, yang dipatok Rp 206,1 juta. Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Berbasis Kendaraan Militer, Mobil Ini Punya 10 Roda

Liputan6.com, Jakarta – Dubai merupakan salah satu negara dengan beragam kendaraan mewah di setiap sudut jalannya. Beragam mobil sport dan SUV mewah menjadi kendaraan penduduknya.

Negara ini juga memiliki kendaraan dengan lapisan emas asli, serta mesin V8 ketika harga bahan bakar disana cukup menguras kantong.

Bahkan polisi setempat memiliki armada mobil bermesin besar, dengan harga super mahal, seperti Lamborghini Aventador dan Bentley Bentayga.

Baru-baru ini sebuah kendaraan dengan 10 roda menarik perhatian. Kendaraan tersebut merupakan milik anggota kerajaan Uni Emirat Arab, Sheikh Hamad Bin Hamdan Al Nahyan.

Pria berusia 63 tahun tersebut memang terkenal memiliki kendaraan dengan mesin-mesin besar dan langka yang terparkir di garasi rumahnya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Meskipun kendaraan tersebut digambarkan sebagai ‘kapal gurun’, tak ada satu artikel yang mampu memberikan informasi terkait spesifikasi lengkap.

Seperti dilansir Autoevolusion, Rabu (20/2/2019) Hamad membeli truk militer Oshkosh M1075 dengan PLS (Palletized Load System) dan melakukan modifikasi.

Semua bagian eksterior asli mobil telah dihapus dan diganti dengan sesuai keinginannya. Desain keseluruhan kendaraan itu disebut menyerupai lokomotif Amerika Serikat namun lebih ramping.

Kendaraan bernama Dhabiyan tersebut memiliki ukuran panjang 10,8 meter, tinggi 3,2 meter, dan lebar 2,5 meter.

Beratnya mencapai 24 ton dan ditenagai oleh Caterpillar 15,2 liter 6-silinder Diesel berpendingin air yang mampu menghasilkan tenaga hingga 600 tenaga kuda.

Jawaban Nissan untuk Elektrifikasi Mobil Listrik di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Mobil listrik diyakini akan menjadi kendaraan masa depan yang ramah lingkungan dan menjadi solusi mengurangi polusi di berbagai dunia, termasuk Indonesia. Nissan termasuk salah satu pabrikan yang cukup serius mengembangkan mobil ramah lingkungan.

Tengok saja Nissan Leaf yang diklaim sebagai salah satu mobil listrik yang cukup laris di pasaran. Indonesia pun menjadi salah satu negara yang menjadi target elektrifikasi Nissan.

Yutaka Sanada, Regional Senior Vice President Nissan Asia & Oceania, mengungkapkan rencana elektrifikasi Nissan di Indonesia. “Kami tertarik, dan kami akan berkomitmen untuk berkontribusi di domain ini (di Indonesia) sebagai merek Nissan. Di South East Asia, kami melihat adanya ekspektasi dari konsumen, bukan hanya pemerintah. Saya melihat polusi PM2.5 sangat signifikan. Hari demi hari sangat signifikan. Jadi bukan pemerintah saja yang mempercepat regulasi baru, tapi juga dari konsumen yang ingin memiliki solusi keadaan ini,” ucap Yutaka saat interview peluncuran all new Nissan Livina, 19 Februari 2019, di Jakarta Pusat.

Salah satu langkah yang pernah Nissan lakukan terkait dengan elektrifikasi adalah memperkenalkan teknologi masa depan Nissan ke berbagai negara. Misalkan saja melalui press conference seputar teknologi masa depan yang digelar di Singapura pada tahun lalu. ” Di ajang press conference ini perwakilan pemerintahan dari Indonesia bergabung. Begitu pula dengan Filipina dan Thailand, ” sambung Yutaka.

Meskipun memiliki mobil berjenis full listrik, Nissan mengakui lebih cocok untuk membawa teknologi hybrid di Indonesia. “Beri kami waktu untuk mempelajari lebih lanjut dan membawa ke Indonesia secepat mungkin. Bukan saja mobil listrik, tapi juga teknologi E-Power. Selain charger, komponen yang dimilikinya banyak kesamaan dengan mobil listrik. Ini solusi yang baik di tingkatan ini di Indonesia. Dan kami akan mempercepat studi di Indonesia,” pungkas Yutaka.

2 dari 3 halaman

Saksikan Videonya di Bawah Ini:

3 dari 3 halaman

Nissan Ogah Samakan Livina dengan Xpander, Padahal Platformnya Sama

Low multi purpose vehicle (LMPV) terbaru PT Nissan Motor Indonesia (NMI), all new Nissan Livina hadir dengan menggunakan platform Mitsubishi Xpander. Model ini, sekaligus menjadi hasil kolaborasi pertama aliansi Nissan-Mitsubishi-Renault di Indonesia.

Namun, pihak Nissan sendiri tidak setuju jika model anyarnya disamakan dengan Mitsubishi Xpander. Pasalnya, mobil keluarga multi bawah terbarunya ini masih hadir dengan DNA Nissan.

“Kami menghabiskan uang dan waktu untuk membawa model ini, terlebih soal eksterior, dan ada beberapa perubahan,” jelas Presiden Direktur NMI, Isao Sekiguchi, di sela-sela peluncuran all new Nissan Livina, di Djakarta Theater, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Lanjut Sekiguchi, perbedaan Nissan Livina terletak pada head unit 7 inci, jok kulit untuk tipe tertinggi.

“Kami membawanya untuk konsisten ciri khas Nissan. Saya tidak sepenuhnya setuju jika dibilang sama seperti Mitsubishi Xpander, kami akan menyematkan ciri khas Nissan pada Livina,” jelasnya.

Sementara itu, menurut Regional Senior Vice President Nissan Asia & Oceania, Yutaka Sanada, Nissan memang beraliansi dengan Mitsubishi, namun untuk model yang dikeluarkan tetap ada perbedaan karakter.

“Nissan akan tetap berkarakter Nissan. bahkan dalam beberapa hal, kami juga berkompetisi,” pungkasnya di tempat yang sama.

Selain Kecepatan, Faktor Ini Menjadi Mimpi Buruk Motor Listrik

Liputan6.com, Jakarta – Permasalahan lalu lintas menjadi salah satu fokus utama kepolisian. Populasi kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang terus bertambah, membuat angka kecelakaan di Tanah Air tergolong tinggi.

Kecepatan laju kendaraan menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan yang berakibat fatal terhadap korban.

Dan ini akan menjadi masalah baru ketika motor listrik beredar luas di pasar nasional. Pasalnya, kendaraan tanpa bahan bakar minyak dan suara knalpot ini mampu dioperasionalkan dengan kecepatan cukup tinggi.

“Saat membahas keselamatan maupun kelancaran maka kecepatan kembali menjadi basis pemikiran untuk mengatasi perlambatan maupun pencegahan untuk menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan dan meningkatkan kualitas keselamatan,” ujar Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri, Brigjeln Pol. Chryshnanda Dwilaksana dalam keterangan resminya, Selasa (19/2/2019).

Menurut Chryshnanda, sebelum peredaran motor listrik belum masiv, sebaiknya pengkategorian pengaturan kendaraan bermotor tidak lagi berbasis cc (kapasitas mesin) dari kendaraan tersebut melainkan berbasis kecepatan.

“Mengapa pengaturan pada kecepatan? Tatkala standar jarak tempuh dengan waktu tempuh bisa dibuat maka yang dilakukan adalah me-manage kecepatan. Kecepatan ini juga perlu diatur standar minimal dan maksimalnya,” katanya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Lebih lanjut ia menyebutkan, karena sangat senyap motor listrik menjadi tidak safety, apalagi untuk pejalan kaki tidak terdengar ada kendaraan datang. Maka dari itu, ada aturan regulasi yang dikeluarkan juga oleh PBB, di mana ada suara minimalnya.

“Kecepatan 30 km per jam ini sudah dapat mematikan seseorang yang tertabrak. Mengendarai kendaraan yang mampu dioperasionalkan dengan kecepatan tinggi ini dibutuhkan kompetensi tertentu untuk menjaga keselamatan bagi dirinya maupun orang lain,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Top 3 Berita Hari Ini: Jalan Aspal Lebih Aman dan Tekanan Angin Ban

Liputan6.com, Jakarta – Informasi mengenai perbandingan antara jalan aspal dengan beton menyita perhatian pembaca Liputan6.com.

Selain itu, kabar mengenai kecelakaan yang terjadi di Australia serta bahaya mana antara ban kurang dan kelebihan angin, turut menyedot perhatian pembaca.

1. Jalan Aspal Lebih Aman Dilewati Dibanding Beton, Benarkah?

Saat ini jalanan di Indonesia, baik jalan utama maupun jalan pemukiman umumnya terbagi dalam tiga jenis, yakni jalan beton, jalan aspal, dan paving block.

Tak hanya aspal, beberapa jalan bebas hambatan atau tol serta jalan utama diperkotaan besar saat ini telah menggunakan jalan beton.

Selengkapnya baca di sini

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

2. Mengerikan, Detik-Detik Kecelakaan Tiga Mobil Terekam Kamera

Tabrakan yang melibatkan tiga mobil mengakibatkan beberapa orang terluka parah terjadi di Victoria, Australia. Beruntung dalam kecelakaan terebut semua penumpang selamat meski mengalami luka berat.

Seperti dilansir Carcoops, Senin (18/2/2019) terlihat dalam rekaman pengemudi sedan berwarna silver secara tiba-tiba kehilangan kendali karena kondisi jalan yang basah.

Selengkapnya baca di sini

3. Lebih Bahaya Mana, Ban yang Kelebihan atau Kekurangan Angin?

Tekanan angin pada ban mobil memiliki peranan penting. Terlebih, kendaraan yang digunakan untuk menunjang mobilitas dan aktifitas pemiliknya setiap hari.

Banyak kerugian yang akan dialami pengemudi, jika tekanan angin pada ban mobil kurang atau berlebih. Salah satu kerugian yang bisa langsung bisa dirasakan pengemudi saat berkendara dengan tekanan angin tidak pas yakni kenyamanan.

Selengkapnya baca di sini

Pelajaran Buat Emak-Emak, Matikan Mesin Motor Saat Berhenti

Liputan6.com, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan kecelakaan motor saat dikendarai seorang wanita dengan anaknya viral di media sosial. Bukan ditabrak kendaraan lain atau dalam kondisi motor berjalan, kecelakaan itu terjadi saat motor berhenti namun lupa mematikan mesin motor.

Seperti dilansir akun instagram @dampittv, Selasa (19/2/2019), terlihat dalam rekaman Closed Circuit Television (CCTV), seorang ibu tengah mengantar dan menurunkan anaknya dipinggir jalan dengan kondisi motor masih menyala.

Secara tiba-tiba sang ibu justru tak bisa mengontrol pedal gas setelah anak yang berada di depan hendak turun. Akibatnya, motor melaju tak terkendali dan menabrak gerobak di depannya.

Tak hanya sang ibu yang terluka, anak yang belum sepenuhnya turun dari motor juga harus menjadi korban karena ikut melaju bersama motor dan berhenti ketika menabrak sebuah pagar.

Kecelakaan itu diharapkan bisa menjadi pelajaran saat pengendara motor berhenti dan menurunkan penumpang. Sebaiknya motor dalam kondisi mesin tidak menyala untuk menghindari kejadian seperti ini terulang kembali.

2 dari 2 halaman

Saksikan Videonya Dibawah Ini

Lebih Mahal dari Xpander, Varian Tertinggi Nissan Livina Minus Cruise Control

Liputan6.com, Jakarta – Menggunakan platform Mitsubishi Xpander, mobil terbaru PT Nissan Motor Indonesia (NMI) all new Nissan Livina, akhirnya resmi meluncur.

Hadir untuk memeriahkan pasar mobil di kelas low multi-purpose vehicle (MPV), Nissan Livina terbaru tak hanya mengadopsi desain eksterios Mitsubisihi Xpander, karena mesin yang digunakan juga memiliki daya serta torsi yang sama.

Meski varian teratas hadir lebih mahal, Nissan ternyata tidak menyematkan sistem Cruise Control seperti yang terdapat pada Mitsubishi Xpander Ultimate sebagai varian tertingginya.

“Enggak direncanakan untuk dipasang saja. Cruise control di Nissan ada, Serena sudah pakai, tapi memang untuk ini kita enggak ada rencana untuk dipasang,” kata Sugihendi, Trainer Nissan College NMI di Sarinah, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Selain itu Sugihendi mengatakan, pemilik kendaraan sangat jarang menggunakan fitur ini saat mengemudi di wilayah perkotaan karena kepadatan yang sering dialami.

“Pemakaiannya pasti kurang dari 30 persen cruise control itu, karena traffic-nya seperti itu. Satu memang untuk di highway saja, kemudian yang kedua juga otomatis yang pakai cruise control variannya kalau di Nissan dari Serena ke atas, medium high,” ujarnya.

Meski berpengaruh pada harga yang ditawarkan, Sugihendi menegaskan alasan utama Nissan bukan karena hal tersebut. Ia menilai fitur lain yang lebih dibutuhkan konsumen ada pada Nissan Livina terbaru.

“Iya pasti, setiap penambahan fitur itu pengaruh sama harga. Tapi kita bukan selalu karena harga. Kita lebih melihat fitur apa yang lebih worth it untuk customer Indonesia, lebih berguna, lebih usefull dan aplicable ke customer tanpa perlu memberatkan harga jual. Worth it (cruise control) tapi enggak jadi pertimbangan, jadi memang tak semudah itulah merancang mobil sebenarnya,” tuturnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

New Nissan Serena Punya Sederet Fitur Canggih, Apa Saja?

Liputan6.com, Jakarta – Selain menghadirkan all new Nissan Livina, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) juga mengaspalkan medium MPV andalannya, new Nissan Serena. Model ini, diklaim mendapatkan berbagai teknologi dan fitur canggih untuk meningkatkan pengalaman dan kenyamanan berkendara bagi pengemudi dan penumpangnya.

Nissan Serena yang kini memasuki generasi kelima, telah menjadi pelopor segmen MPV medium yang jauh lebih maju. Artinya, mobil ini sudah mendapatkan teknologi cerdas, desain yang elegan, dan ruang kabin nyaman.

“Pelanggan Nissan menginginkan teknologi maju, termasuk fitur-fitur keselamatan yang canggih serta kenyamanan; kami memenuhi tuntutan itu melalui Nissan Intelligent Mobility,” jelas Presiden Direktur PT NMI, Isao Sekiguchi, saat berbincang dengan wartawan di Djakarta Theater, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Salah satu fitur yang diunggulkan, adalah sistem hiburan yang canggih dengan layar monitor ganda berukuran 7 inci pertama di segmennya. Layar monitor yang pertama, adalah head unit yang tersambung dengan telepon pintar, dan juga terhubung dengan roof monitor berukuran 11 inci.

Layar monitor kedua, untuk multi information display berukuran 7 inci yang memiliki banyak fitur, termasuk intelligent around view monitor yang terkenal dari Nissan.

Fitur ini membuat pengendara memiliki pandangan jelas dengan sudut 360 derajat. Dibekali empat kamera, dan moving object detector (MOD) yang memberi tahu jika ada sesuatu yang bergerak di belakang mobil.

Nah, sebagai salah satu mobil keluarga premium, new Nissan Serena merupakan model yang pertama yang mendapatkan desain warna dual tone.

Untuk kabinnya juga menawarkan dimensi yang luas, dan bisa diatur sedemikian rupa serta fitur yang memanjakan pengemudi dan penumpang.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sementara itu, fitur unggulan lainnya adalah touchless sliding door yang terdapat pada pintu baris kedua. Fitur ini memanfaatkan foot sensor, yaitu cukup mengarahkan kaki ke sensor dan pintu terbuka sendiri, sehingga dapat memudahkan penumpang saat membawa barang.

Kemudian, fitur lainnya adalah dual backdoor, yaitu pintu belakang yang terbagi menjadi dua bagian, dan dapat mempermudah pelanggan untuk memasukkan barang khususnya di lokasi parkir sempit.

Terakhir, mobil ini hadir dengan kabin luas dan nyaman. Keluarga dapat menikmati kenyamanan maksimum dengan adanya captain seat berbalut kulit, dan tujuh colokan USB pada setiap baris kursi menjadikan mobil ini berbeda dari mobil lain di segmennya.

Untuk jantung penggeraknya, Untuk mesinnya, new Nissan Serena dipersenjatai mesin berkode MR20 dengan kapasitas 1.997 cc yang mampu menghembuskan daya hingga 150 Ps pada 6.000 rpm serta torsi 199 kgf.m pada 4.400 rpm.

New Nissan Serena tersedia dalam dua varian, yaitu tipe X dibanderol Rp448 juta dan tipe HWS dilepas Rp 465 juta. Harga tersebut berstatus on the road (OTR) Jakarta.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Catat, Begini Cara Menakar Habisnya Freon AC Mobil Kesayangan

Liputan6.com, Jakarta – Bagi pemilik mobil, jika mendapati AC yang tidak dingin pasti berpikir jika freonnya habis. Hal tersebut, sudah seperti menjadi tolak ukur jika AC tidak dingin, padahal sebenarnya freon pada AC mobil ini tidak mungkin habis.

Melansir laman resmi Hyundai Indonesia, freon sendiri berfungsi sebagai cairan utama pada sistem AC yang dapat mengubah gas melalui evaporator.

Jangka waktu umur freon AC mobil bervariasi tergantung pemakaian. Tidak ada waktu pasti, berapa jangka waktu umur freon AC mobil, dan semuanya tergantung penggunaan.

Namun, biasanya freon AC mobil ini bisa bertahan hingga bertahun-tahun. Lantas bagaimana cara agar pemilik mobil bisa tahu saat freon AC tersebut sudah habis?

Sebenarnya freon ini tidak bakal habis kalau tidak terjadi kebocoran pada sistem AC mobil. Sekali lagi, penyebab habisnya freon AC itu adalah adanya kebocoran pada sistem AC itu sendiri.

Biasanya, memang karena faktor umur. Sebab, dalam sistem AC itu ada beberapa komponen yang berkaitan satu sama lain di antaranya kompressor, kondesor, receiver drier, dan evaporator.

Freon habis, biasanya juga disebabkan karena adanya kebocoran atau kerenggangan pada karet seal di sambungan selang dan pipa sehingga menyebabkan freon bocor. Bisa juga akibat ada lubang pada selang maupun pipa.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Nah, solusi yang dapat anda lakukan adalah dengan mencari penyebab kebocoran, menambalnya, lalu mengisi ulang freon AC mobil anda.

Bisa juga melihat dari saat menghidupkan AC mobil, biasanya kompresor yang terdapat pada AC mobil akan berputar dan bergerak. Namun, bila kompresor AC mobil ini tidak bergerak maka kemungkinan freon AC mobil sudah habis.

Untuk diketahui, cara paling ampuh agar AC mobil tetap dingin dan tidak perlu menambah freon, adalah dengan melakukan servis rutin AC mobil setiap satu tahun sekali.

Tujuannya, selain menjaga AC mobil tetap optimal sehari-hari juga agar lebih cepat untuk mendeteksi apakah terjadi kebocoran atau tidak.

Seperti Xpander, Nissan Livina Baru Juga Belum Mengadopsi CVT

Liputan6.com, Jakarta – Mobil keluarga kelas bawah PT Nissan Motor Indonesia (NMI), all new Nissan Livina resmi meluncur di Tanah Air. Mobil ini menggunakan platform Xpander, dan merupakan proyek pertama dari aliansi Nissan-Mitsubishi-Renault di Indonesia.

Untuk segi desain eksterior dan interior, Nissan Livina memang ada perbedaan dibanding Mitsubishi Xpander. Namun, dilihat dari mesin dan transmisi masih menggunakan milik Xpander, dan belum tersemat CVT.

Dijelaskan Presiden Direktur NMI, Isao Sekiguchi, pihaknya melakukan hal itu demi memaksimalkan aliansi. Dan langkah pertama, tentu saja melihat apa yang pasar (Indonesia) inginkan, dan Nissan melihat hal tersebut sudah dilakukan Mitsubishi.

“Memahami keinginan dan kebutuhan konsumen, bagaimana kami bisa memenuhi dan melebih ekspektasi konsumen yang kami bawa dengan isitilah Nissan-ess,” jelas Isao di sela-sela peluncuran all new Nissan Livina, di Djakarta Theater, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Lanjutnya, dengan alasan tersebutlah, Nissan hanya menyematkan transmisi otomatis biasa. Namun, hal tersebut diklaim sudah menyangkut apa yang dibutuhkan konsumen di Indonesia.

“Begitu juga dengan mengoptimalkan aset aliansi. Jadi, kami bisa memberikan mobil terbaik dengan harga kompetitif,” pungkasnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Untuk diketahui, all new Nissan Livina berkapasitas 1.499cc, yang dikawinkan dengan transmisi manual lima percepatan dan transmisi otomatis 4 percepatan.

Dengan spesifikasi tersebut, mobil ini mampu menghembuskan daya hingga 104 Ps pada 6.000 rpm dan torsi 141 Nm pada 4.000 rpm.

Untuk warnanya, tersedia enam pilihan yaitu ruby red, sunset orange, black knight, timeless grey, silver tech, dan white pearl. Harganya, model dibanderol mulai Rp 198,8 juta hingga Rp 261,9 juta (on the road Jakarta).

3 dari 3 halaman

Saksikan Videonya di Bawah Ini:

Cara Mudah Hilangkan Bau di Kabin Mobil

Liputan6.com, Jakarta – Saat mengemudi kadang bau bensin tercium hingga ke dalam kabin, terlebih saat sedang melakukan perjalanan jauh. Aroma tersebut tentu membuat pengemudi dan penumpang tidak nyaman, bahkan dapat menimbulkan sakit kepala.

Hal tersebut tentu dapat memecahkan fokus sehingga berbahaya jika dibiarkan terlalu lama.

Yang paling sering dilakukan oleh para pengendara untuk menyingkirkan aroma tidak sedap pada kabin ialah mengemudi dengan kaca sedikit terbuka. Namun, hal itu ternyata tidak cukup karena bau tidak bisa hilang sepenuhnya.

Berikut beberapa langkah untuk mencegah aroma tidak sedap yang muncul di dalam kabin mobil seperti dilansir Suzuki, Selasa (19/02/19).

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

1. Cari sumbernya

Apabila aroma bensin sering tercium, kita harus segera mencari sumbernya. Kita bisa mengecek karpet-karpet mobil dan bagian-bagian lainnya.

Jika sudah ketemu sumbernya langkah selanjutnya adalah segera membersihkannya atau mencucinya.

2. Letakkan biji kopi

Jika sumber bau bensin sudah dibersihkan tapi masih saja tercium, letakkan beberapa biji kopi di bagian bawah jok atau di dalam mobil kemudian meninggalkannya dalam waktu 1 minggu.

Kopi diyakini mampu menyerap segala sesuatu yang berhubungan dengan aroma tak sedap, termasuk bensin.

3. Gunakan baking soda

Penetralisir lain yang dapat digunakan untuk mengusir bau bensin ialah baking soda. Cukup taburkan di beberapa bagian mobil lalu diamkan semalaman.

Setelah itu, bagian yang ditaburi dibersihkan dan aroma bensin pun akan hilang.

4. Membiarkan kaca terbuka selama 24 jam

Cara yang paling mudah ini bisa juga diterapkan. Dengan membiarkan kaca terbuka selama 24 jam, udara di dalam mobil akan terus bersirkulasi.

Tapi ingat, cara yang terakhir ini baru bisa dilakukan jika Anda sudah yakin dengan keamanan mobil.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Nissan Ogah Samakan Livina dengan Xpander, padahal Platformnya Sama

Liputan6.com, Jakarta – Low multi purpose vehicle (LMPV) terbaru PT Nissan Motor Indonesia (NMI), all new Nissan Livina, hadir dengan menggunakan platform Mitsubishi Xpander. Model ini sekaligus menjadi hasil kolaborasi pertama aliansi Nissan-Mitsubishi-Renault di Indonesia.

Namun, pihak Nissan sendiri tidak setuju jika model anyarnya disamakan dengan Mitsubishi Xpander. Pasalnya, mobil keluarga multi bawah terbarunya ini masih hadir dengan DNA Nissan.

“Kami menghabiskan uang dan waktu untuk membawa model ini, terlebih soal eksterior, dan ada beberapa perubahan,” jelas Presiden Direktur NMI, Isao Sekiguchi, di sela-sela peluncuran all new Nissan Livina, di Djakarta Theater, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Sekiguchi mengatakan, perbedaan Nissan Livina terletak pada head unit 7 inci, jok kulit untuk tipe tertinggi.

“Kami membawanya untuk konsisten ciri khas Nissan. Saya tidak sepenuhnya setuju jika dibilang sama seperti Mitsubishi Xpander. Kami akan menyematkan ciri khas Nissan pada Livina,” jelasnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sementara itu, menurut Regional Senior Vice President Nissan Asia & Oceania, Yutaka Sanada, Nissan memang beraliansi dengan Mitsubishi. Namun untuk model yang dikeluarkan tetap ada perbedaan karakter.

“Nissan akan tetap berkarakter Nissan. Bahkan dalam beberapa hal, kami juga berkompetisi,” pungkasnya di tempat yang sama.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Membandingkan Fitur Nissan Livina dengan Mitsubishi Xpander, Siapa Lebih Unggul?

Liputan6.com, Jakarta – Sukses menjadi perbincangan, all new Nissan Livina, mobil di kelas low multi-purpose vehicle (MPV) milik PT Nissan Motor Indonesia (NMI) akhirrnya resmi meluncur, Selasa (19/2/2019).

Memiliki lima varian, Nissan Livina ditawarkan dengan harga mulai dari Rp198,8 juta. Harga bawah yang disodorkan pada mobil low MPV tersebut lebih murah dibandingkan Mitsubishi Xpander, yang dipatok Rp 206,1 juta.

Sedangkan untuk varian teratas, Nissan Livina dibanderol dengan harga lebih mahal yakni Rp261,9 juta dibandingkan dengan Mitsubishi Xpander Rp260,9 juta.

Menggunakan platform mobil andalan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Mitsubishi Xpander, bagian eksterior Nissan Livina disematkan grill V-Motion dan lampu depan dual LED berbentuk bumerang, dan day time running light (DRL) LED, dan fog lamp.

Sedangkan untuk interiornya, menampilkan kursi berbalut kulit, dengan head unit (HU) dengan layar sentuh 7 inci, yang dilengkapi apple car play dan android auto, MID dengan eco indicator.

Untuk fiturnya, model ini sudah dilengkapi hill start assist, traction control, vehicle dynamic control, serta fitur keselamatan seperti dual SRS airbag, safety belt 3P ELR 7 pcs, auto hazard light on emergency braking, parking sensor dan kamera belakang, dan sistem pengereman ABS dan EBD untuk tipe E MT, EL MT, dan EL AT, serta tambahan BA untuk tipe VE AT dan VL AT.

Untuk jantung penggeraknya, all new Nissan Livina berkapasitas 1.499cc, yang dikawinkan dengan transmisi manual lima percepatan dan transmisi otomatis 4 percepatan.

Dengan spesifikasi tersebut, mobil ini mampu menghembuskan daya hingga 104 Ps pada 6.000 rpm dan torsi 141 Nm pada 4.000 rpm.

Untuk warnanya, tersedia enam pilihan yaitu ruby red, sunset orange, black knight, timeless grey, silver tech, dan white pearl.

2 dari 3 halaman

Mitsubishi Xpander

Yang unggul dari Mitsubishi Xpander, ialah ground clearance-nya yang berjarak 205 mm dari permukaan jalan. Memiliki mesin yang sama dengan Nissan Livina, tenaga dan torsi yang dihasilkan juga tidak memiliki perbedaan.

Tergolong memiliki fitur lengkap untuk mobil Low MPV, Xpander juga telah mengadopsi keyless operating system, layar infotainment dengan beragam konektivitas dan DVD player, AC di baris belakang, LED position lamp, coming home light, immobilizer, rem ABS, kendali traksi dan kestabilan, hill start assist dan dual SRS airbags.

Selain itu, Mitsubishi Xpander varian tertinggi juga telah dilengkapi dengan Cruise Control. Fitur ini dinilai sangat membantu, terutama saat melaju di jalan bebas hambatan. Fitur ini tidak disematkan Nissan pada Livina terbaru.

Saat jalanan lengang, pengemudi bisa mengaktifkannya pada kecepatan tertentu. Kendaraan bisa ‘berselancar’ stabil, tanpa perlu menginjak pedal gas.

Jadi Xpander Ultimate Cruise Control bisa terus berjalan dan naik turun kecepatan hanya dengan mengoperasikan tombol di lingkar kemudi saja.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Tekan Impor Bahan Baku, Toyota Indonesia Pakai Aluminium Lokal Buat Pelek

Liputan6.com, Jakarta – PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau Inalum dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) resmi menandatangani nota kerjasama, penggunaan alumunium foundry alloy (alumunium paduan A365) untuk produksi pelek mobil.

Keberhasilan Inalum menjadi pemasok lokal aluminium dengan spesifikasi khusus, merupakan langkah untuk menekan angka impor bahan baku otomotif yang tengah didorong Pemerintah Indonesia.

“Inalum sebagai satu-satunya Smelter aluminium di Indonesia, bangga bisa menjadi pemasok aluminium yang akan digunakan untuk manufaktur produk TMMIN. Langkah ini adalah salah satu wujud Inalum sebagai induk holding industri pertambangan dalam melaksanakan mandat dari pemerintah untuk hilirisasi produk aluminium,” ujar Budi Gunadi Sadikin, dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com, ditulis Selasa (19/2/2019).

Inalum sendiri memiliki prospek untuk memasok hingga 150 MT per bulan Foundry Alloy ke PT Pakoakunia(Pako), yang merupakan perusahaan pemasok pelek untuk pabrikan-pabrikan otomotif di Indonesia. Dan angka ini ditargetkan akan terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya.

Dalam mengembangkan aluminium untuk bahan baku pelek ini, Inalum bekerjasama dengan PAKO dan TMMIN sejak 2017 yang lalu.

Kerjasama yang dilakukan meliputi area studi kelayakan, seperti pengembangan spesifikasi material aluminium, termasuk di dalamnya pengecekan komposisi unsur kimia, struktur metalurgi, hasil pengecoran ingot, evaluasi material (tingkat kekerasan, dan performa) hingga persiapan produksi massal.

Dengan adanya pasokan Aluminium Foundry Alloy dari Inalum, impor Aluminium Foundry Alloy di sektor industri otomotif dapat dikurangi secara bertahap. Dengan begitu, dapat memberi dampak penghematan devisa sebesar USD 1,3 juta per tahun.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Selain itu, dengan kemampuan Inalum dalam memproduksi Aluminium Foundry Alloy untuk pelek yang didukung dengan kapasitas produksi sebesar 90 ribu ton per tahun, dapat membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi pemasok bahan baku komponen otomotif di tingkat global.

Saat ini, pemasok bahan baku tersebut masih didominasi oleh tiga pemain utama yang bermarkas di Dubai, Qatar dan Australia.

“Keberhasilan Inalum akan memberikan dampak yang besar bagi penguatan struktur industri otomotif nasional, tahan banting terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah dan juga mempercepat tercapainya Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) murni produk-produk otomotif Indonesia yang semakin tinggi. Dan Pada gilirannya dapat meningkatkan competitiveness (daya saing) industri nasional,” tambah Warih.

Pada tahap awal, Inalum akan memasok kebutuhan aluminium foundry alloy di PAKO, yang kemudian akan dipergunakan bagi produksi pelek kendaraan bermerek Toyota model Kijang Innova, Fortuner dan Sienta.

Dibanding Mitsubishi Xpander, Apa Kelebihan All New Nissan Livina?

Liputan6.com, Jakarta – Setelah menjadi perbincangan beberapa waktu ke belakang, akhirnya PT Nissan Motor Indonesia (NMI) meluncurkan low multi purpose vehicle (LMPV), all new Nissan Livina. Mobil ini sendiri menggunakan platform dari LMPV andalan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Mitsubishi Xpander.

Tersedia dalam lima varian, all new Nissan Livina dibanderol mulai dari Rp 198,8 juta hingga Rp 261,9 juta on the road Jakarta.

“Hari ini menandai langkah selanjutnya dari perjalanan kami selama 50 tahun dalam menyediakan mobilitas yang aman, pintar, dan berkelanjutan bagi pelanggan di Indonesia,” ujar Presiden Direktur NMI Isao Sekiguchi di sela-sela peluncuran all new Nissan Livina di Djakarta Theatre, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

All new Nissan Livina menggabungkan karakter desain Nissan yang unik, dengan kenyamanan yang mumpuni. Untuk eksteriornya, model ini mengadopsi grill V-Motion dan lampu depan dual LED yang berbentuk bumerang, dan day time running light (DRL), dan foglamp.

Sedangkan untuk interiornya, menampilkan kursi berbalut kulit, dengan head unit (HU) dengan layar sentuh 7 inci, yang dilengkapi apple car play dan android auto, MID dengan eco indicator.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Untuk fiturnya, model ini sudah dilengkapi hill start assist, traction control, vehicle dynamic control, serta fitur kselamatan seperti dual SRS airbag, safety belt 3P ELR 7 pcs, auto hazard light on emergency braking, parking sensor dan kamera belakang, dan sistem pengereman ABS dan EBD untuk tipe E MT, EL MT, dan EL AT, serta tambahan BA untuk tipe VE AT dan VL AT.

Untuk jantung penggeraknya, all new Nissan Livina berkapasitas 1.499cc, yang dikawinkan dengan transmisi manual lima percepatan dan transmisi otomatis 4 percepatan.

Dengan spesifikasi tersebut, mobil ini mampu menghembuskan daya hingga 104 Ps pada 6.000 rpm dan torsi 141 Nm pada 4.000 rpm.

Untuk warnanya, tersedia enam pilihan yaitu ruby red, sunset orange, black knight, timeless grey, silver tech, dan white pearl.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Alasan Nissan Livina Terbaru Menggunakan Platform Mitsubishi Xpander

Liputan6.com, Jakarta – PT Nissan Motor Indonesia (NMI) resmi meluncurkan all new Nissan Livina di Indonesia. Seperti yang sudah diperkirakan sebelumnya, LMPV yang dibanderol Rp 198,8 juta hingga Rp 261,9 juta (on the road Jakarta) ini menggunakan platform Mitsubishi Xpander.

Lantas apa alasan Nissan menggunakan platform Xpander untuk LPMV terbarunya? Dijelaskan oleh Yutaka Sanada, Regional Senior Vice President Nissan Asia & Oceania, strategi ini merupakan langkah mengoptimalkan aliansi Nissan dengan Mitsubishi.

” Ya, kami menggunakan aliansi kami, aset Mitsubishi. Ya itu benar. Setelah peluncuran mobil Mitsubishi [Xpander] kami punya waktu. Dalam periode itu kami sangat berhati-hati mempelajari dan mengembangkan produk desain kami dan apa yang kami bisa gunakan, ” ungkap Yutaka saat sesi interview di Jakarta Pusat, Kamis, 19 Februari 2019.

Menurut Yutaka, melihat kesuksesan Mitsubishi di Indonesia menjadi berita baik untuk Nissan. Menurutnya, Nissan tetap perlu memberikan sentuhan pada Livina, agar disesuaikan dengan karakter konsumen Nissan. ” Jadi kenapa tidak memanfaatkan aset itu (Xpander). Tetapi di depan konsumen kami yang menunggu Nissan produk, kami mau setidaknya fokus pada wajah depan dan bentuk belakang ciri Nissan, seperti pada Xtrail atau Serena,” sambung Yutaka.

” Itulah kunci pengembangan setelah kami memutuskan memanfaatkan aset aliansi. Saya pikir perjalanan aliansi ini tidak hanya buat mobil ini, buat domain lain kami akan melanjutkan, bukan hanya untuk Indonesia tetapi juga Thailand dan Malaysia. itulah cerita kami untuk pengembangan,” pungkas Yutaka.

2 dari 3 halaman

Saksikan Videonya di Bawah Ini:

3 dari 3 halaman

Nissan Livina Rasa Xpander Resmi Meluncur, Harga Mulai dari Rp 198,8 Juta

PT Nissan Motor Indonesia (NMI) sebagai agen pemegang merek (APM) Nissan di Indonesia, akhirnya resmi meluncurkan all new Nissan Livina.

Model ini cukup menjadi perbincangan beberapa waktu ke belakang, karena menggunakan basis dari small MPV milik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Mitsubishi Xpander.

Dijelaskan Isao Sekiguchi, Presiden Direktur NMI, Nissan Livina yang diluncurkan pertama kali pada 2007 ini selalu dikenang sebagai kendaraan dengan kenyamanan dan interior yang premium

All new Nissan Livina akan melanjutkan semangat yang sama dengan model baru dan teknologi yang mencerminkan identitas desain yang terbaru,” jelas Isao di sela-sela peluncuran all newNissan Livina di Jakarta, Selasa (19/2/2019).

All new Nissan Livina mendapatkan ubahan yang cukup signifikan dibanding model sebelumnya, mulai dari eksterior, interior, dan juga performa.

Salah satunya, fitur yang cukup canggih, adalah model ini sudah mendapatkan teknologi pertama di kelasnya yang terkoneksi oleh smartphone dengan realtime.

Untuk harganya, all new Nissan Livina dibanderol Rp 198,8 juta hingga Rp 261,9 juta (on the roadJakarta). Model ini tersedia dalam lima varian.

Pemilik Skutik Dilarang Melupakan Perawatan Komponen yang Satu Ini

Liputan6.com, Jakarta – Motor berjenis skutik merupakan motor favorit di Indonesia. Bentuknya yang beragam dan juga pengendaraannya yang praktis membuat siapa saja mudah jatuh hati.

Berbeda dengan motor manual, motor jenis ini butuh perawatan khusus, terutama bagian CVT (Continuously Variable Transmission). CVT merupakan transmisi dengan menggunakan sistem pemindahan roda-roda gigi secara otomatis.

“Makanya CVT harus terus diberikan perawatan. Minimal dibersihkan saat servis di bengkel motor. Jika tidak sering dibersihkan dan dibiarkan dalam keadaan kotor, maka akan berpengaruh buruk pada komponen lain yang ada di dalamnya,” kata Asisten Manajer Technical Training PT Daya Adicipta Motora (DAM), Ade Rohman.

Untuk panduan waktu perawatan berkala sebenarnya dapat dilihat pada buku perawatan barkala. Untuk CVT sendiri pengecekan dilakukan setiap 8.000 kilometer. Lalu ada beberapa penggantian yang dilakukan setiap maksimal setiap 24.000 kilometer. Karena itu, lanjut Ade Rohman, ada beberapa komponen yang perlu dicek untuk memastikan CVT berkerja dengan baik.

Komponen tersebut meliputi Drive Belt V-belt dimana drive belt adalah onderdil penting dalam CVT, karena fungsinya sebagai penghubung puli primer (penggerak) dengan puli sekunder (yang digerakkan).

“Kondisi V-belt yang mulai rusak harus segera diperiksa bila perlu diganti. Dengan memperhatikan V-belt, keamanan saat berkendara bisa terjaga. Sebab bila tidak terawat, rusak atau putus bisa menyebabkan bahaya saat motor sedang melaju di jalan,” terangnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Tidak kalah pentingnya adalah melakukan perawatan pada roller weight. Kondisi roller yang rusak atau hancur harus segera diganti dengan baru. Roller yang rusak bisa disebabkan karena keausan seiring pemakaian. Kerusakan satu roller harus diganti dengan satu set roller.

“Gejala yang bisa terjadi jika roller rusak adalah terdengar bunyi atau suara yang berisik di dalam bagian CVT bagian depan,” ungkapnya.

Selanjutnya adalah kampas kopling. Perhatikan ketebalannya karena jika sudah di bawah batas servis maka berbahaya jika digunakan. “Jika dibiarkan makan akan merusak komponen CVT lainnya, seperti mangkok kopling,” tutupnya.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Nissan Livina Rasa Xpander Resmi Meluncur, Harga Mulai dari Rp 198,8 Juta

Liputan6.com, Jakarta – PT Nissan Motor Indonesia (NMI) sebagai agen pemegang merek (APM) Nissan di Indonesia, akhirnya resmi meluncurkan all new Nissan Livina.

Model ini cukup menjadi perbincangan beberapa waktu ke belakang, karena menggunakan basis dari small MPV milik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Mitsubishi Xpander.

Dijelaskan Isao Sekiguchi, Presiden Direktur NMI, Nissan Livina yang diluncurkan pertama kali pada 2007 ini selalu dikenang sebagai kendaraan dengan kenyamanan dan interior yang premium

All new Nissan Livina akan melanjutkan semangat yang sama dengan model baru dan teknologi yang mencerminkan identitas desain yang terbaru,” jelas Isao di sela-sela peluncuran all new Nissan Livina di Jakarta, Selasa (19/2/2019).

All new Nissan Livina mendapatkan ubahan yang cukup signifikan dibanding model sebelumnya, mulai dari eksterior, interior, dan juga performa.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Daftar harga all new Nissan Livina. (Amal / Liputan6.com)

Salah satunya, fitur yang cukup canggih, adalah model ini sudah mendapatkan teknologi pertama di kelasnya yang terkoneksi oleh smartphone dengan realtime.

Untuk harganya, all new Nissan Livina dibanderol Rp 198,8 juta hingga Rp 261,9 juta (on the road Jakarta). Model ini tersedia dalam lima varian.

All New Nissan Livina dalam Jepretan

Liputan6.com, Jakarta – All new Nissan Livina berbasis Mitsubishi Xpander akhirnya resmi dirilis PT Nissan Motor Indonesia (NMI).  Model ini cukup menjadi perbincangan beberapa waktu belakangan. 

Secara garis besar, Livina terbaru ini memiliki banyak kesamaan dengan Xpander, layaknya persamaan antara duo si kembar Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.

Berikut foto-foto all new Nissan Livina rasa Xpander:

Tampak samping all new Nissan Livina. (Amal / Liputan6.com)

Wajah all new Nissan Livina dengan grill V-Motion. (Amal / Liputan6.com)

Lampu utama all new Nissan Livina. (Amal / Liputan6.com)

Ruang mesin all new Nissan Livina

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Dashboard dan instrumen lain milik all new Nissan Xpander mirip Mitsubishi Xpander. (Amal / Liputan6.com)

Panel meter all new Nissan Livina. (Amal / Liputan6.com)

Ruang penyimpanan di bagasi belakang all new Nissan Livina. (Amal / Liputan6.com)

Nissan Livina vs Mitsubishi Xpander, Siapa Lebih Murah?

Liputan6.com, Jakarta – All new Nissan Livina yang menggunakan platform Mitsubishi Xpander resmi diluncurkan PT Nissan Motor Indonesia di Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Memiliki lima varian, Nissan Livina ditawarkan dengan harga mulai dari Rp198,8 juta. Harga bawah yang disodorkan pada mobil low MPV tersebut lebih murah dibandingkan Mitsubishi Xpander, yang dipatok Rp 206,1 juta.

Sedangkan untuk varian teratas, Nissan Livina dibanderol dengan harga lebih mahal yakni Rp261,9 juta dibandingkan dengan Mitsubishi Xpander Rp260,9 juta.

2 dari 2 halaman

Berikut Daftar Harga Low MPV Terbaru

Nissan Livina

Nissan Livina E MT Rp198,8 juta

Nissan Livina EL MT Rp223 juta

Nissan Livina EL AT Rp233 juta

Nissan Livina VE AT Rp249,9 juta

Nissan Livina VL AT Rp261,9 juta

Mitsubishi Xpander

Mitsubishi Xpander GLX MT Rp206,1 juta

Mitsubishi Xpander GLS MT Rp222,6 juta

Mitsubishi Xpander GLS AT Rp233,6 juta

Mitsubishi Xpander Exceed MT Rp229,6 juta

Mitsubishi Xpander Exceed AT Rp240 juta

Mitsubishi Xpander Sport MT Rp242,2 juta

Mitsubishi Xpander Sport AT Rp252,2 juta

Mitsubishi Xpander Ultimate AT Rp260,9 juta

Toyota Avanza 

1.3 STD M/T Rp188,6 juta

1.3 STD A/T Rp199,8 juta

1.3 E M/T Rp191,1 juta

1.3 E A/T Rp202,3 juta

1.3 G M/T Rp208,95 juta

1.3 G A/T Rp219,65 juta

1.5 G M/T Rp221,25 juta

Toyota Veloz 

1.3 VELOZ M/T Rp215,65 juta

1.3 VELOZ A/T Rp227,45 juta

1.5 VELOZ M/T Rp227,65 juta

1.5 VELOZ A/T Rp239,45 juta

Daihatsu Xenia 

X MT 1.3 STD Rp183,35 juta

X MT 1.3 DLX Rp198,6 juta

X AT 1.3 STD Rp194,25 juta

X AT 1.3 DLX Rp210,45 juta

R MT 1.3 STD Rp187,65 juta

R MT 1.3 DLX Rp207 juta

R AT 1.3 STD Rp198,55 juta

R AT 1.3 DLX Rp218 juta

R MT 1.5 DLX Rp 218.05 juta

R AT 1.5 DLX Rp228,95 juta

Nissan Resmi Luncurkan New Serena, Berapa Harganya?

Liputan6.com, Jakarta – PT Nissan Motor Indonesia (NMI) tahun ini cukup bergerak agresif. Pasalnya, pabrikan asal Jepang ini tidak hanya menghadirkan all new Nissan Livina, tetapi juga menghadirkan MPV terbarunya, new Nissan Serena.

Dijelaskan Isao Sekiguchi, Presiden Direktur NMI, Nissan Serena baru ini merupakan model canggih yang bakal mengubah pengalaman berkendara bagi pemiliknya. Berbagai fitur canggih tersemat di model ini, dan bakal membuat nyaman saat berada di dalam kabin.

“Dengan layar sentuh 7 inci yang salah satunya berfungsi untuk multimedia yang terhubung dengan smartphone pengguna,” jelas Isao Sekiguschi, di sela-sela peluncuran di Djakarta Theater, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Lanjutnya, sebagai salah satu mobil keluarga premium, new Nissan Serena merupakan model yang pertama yang mendapatkan desain warna dual tone.

Untuk kabinnya juga menawarkan dimensi yang luas, dan bisa diatur sedemikian rupa serta fitur yang memanjakan pengemudi dan penumpang. 

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

(Arief / Liputan6.com)

Nissan Serena baru ini mendapatkan fitur intelligent around view monitor (I-AVM) dengan pandangan jelas hingga 360 derajat yang dibekali empat kamera, dan moving object detector (MOD) yang memberi tahu jika ada sesuatu yang bergerak di belakang mobil.

Untuk mesinnya, new Nissan Serena dipersenjatai mesin berkode MR20 dengan kapasitas 1.997 cc yang mampu menghembuskan daya hingga 147,9 Tk pada 6.000 rpm serta torsi 199 kgf.m pada 4.400 rpm.

Untuk harganya, tipe X dibanderol Rp448 juta dan tipe HWS dilepas Rp 465 juta. Harga tersebut berstatus on the road (OTR) Jakarta.

Toyota Hiace Berwajah Alphard Resmi Meluncur, Harga Rp400 Jutaan

Liputan6.com, Manila – Beberapa waktu lalu beredar foto bocoran Toyota Hiace yang sedang dikirimkan. Kini mobil yang memiliki wajah seperti Alphard tersebut resmi meluncur di Filipina dengan harga Rp 400 – 500 jutaan. 

Dari dimensi dan bentuk ada perubahan. Hiace baru, kini punya moncong di depan yang menjadi rumah mesin. Tadinya tanpa moncong, mesin berada di bawah jok kabin depan. Bertambahnya hidung, untuk lolos regulasi keselamatan di Jepang. Dimensinya bertambah panjang dan lebar. Untuk tipe normal dengan atap standar, 5.265 x 1.950 x 1.990 mm (PxlxT) dan jarak sumbu roda 3.210 mm. Sedang tipe panjang dengan atap tinggi, 5.915 x 1.950 x 2.280 mm dan jarak antar-poros roda 3.860 mm.

Untuk varian, Hiace baru ditawarkan dalam pilihan Commuter Deluxe, GL Grandia dan GL Grandia Tourer. Ada pilihan transmisi manual dan otomatis, keduanya sudah 6-speed. Sementara performa, Hiace anyar juga punya jantung mekanis baru. Mesin turbo diesel 1GD-FTV 2,8 liter menghasilkan 176 Tk. Selain itu, ada pilihan mesin bensin 7GR 3,5 liter.

Teknologi lain terkait performa, ada exhaust gas recirculation (EGR), dual mass flywheel (DMF) yang meredam getaran mesin agar kabin tak bising, variable power steering, perpindahan gear lebih halus dan ringan, serta suspensi MacPherson strut di depan dan per daun di belakang.

Fitur keselamatan juga ditingkatkan. Desain baru dengan moncong bisa meredam tabrak depan lebih baik. Sedang kantung udara ada tiga tipe SRS untuk varian Commuter Deluxe dan dua SRS airbag untuk varian GL Grandia dan GL Grandia Tourer. Selain itu, kecuali tipe Commuter Deluxe, Hiace baru punya vehicle stability control (VSC), hill start assist (HSA), rem ABS dan emergency brake signal (EBS). Sedang Hiace Commuter Deluxe juga punya rem ABS dan fitur EBS.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Penampilan luar jelas berbeda dari Hiace sebelumnya. Kadar kemewahannya juga turut ditingkatkan. Secara bentuk bahasa desain, Hiace baru kian mirip Voxy, Alphard, dan Vellfire. Bagian dalam kabin juga mengalami perubahan signifikan. Berkat dimensi lebih besar dan tata ruang yang baik, ruang mesin dimajukan, kabin Hiace semakin lega, khususnya pada ruang kaki.

Kemudahan mengakses kabin turut meningkat. Kenyamanan dan kadar keselamatan bisa dimaksimalkan berkat sasis anyar yang dikembangkan berdasar pada TNGA. Diklaim, dengan kenyamanan Hiace baru, penghuni kabin tak cepat lelah dalam perjalanan panjang sekalipun. Ada pilihan dengan kabin yang bisa diisi 12, 15, 15 dan 17 orang. Interior dispesialisasikan dengan fungsi yang bisa mendukung bisnis seperti pariwisata, travel dan shuttle.

“Hiace dikembangkan dengan kata kunci Hiace Pride dan dari konsep menjadi partner andal yang membuat orang merasa aman, puas dan bangga. Pemilik, pengemudi dan penumpang tahu kalau mereka berada di tangan yang tepat saat memiliki, mengemudikan dan mengendarai Hiace,” ungkap Takuo Ishikawa, Chief Engineer Toyota Motor Corp dalam siaran rilis.

Toyota Hiace generasi terbaru sudah meluncur di Filipina, dan negara lain bakal menyusul belakangan. Ada 150 negara di dunia yang memasarkn Toyota Hiace, termasuk Indonesia.

Sumber: Oto.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Gara-Gara Brexit, Harga Jual Jaguar Land Rover Meroket?

Liputan6.com, Jakarta – Dampak keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit berdampak cukup besar bagi industri otomotif. Salah satunya, dengan ditutupnya pabrik Jaguar Land Rover (JLR) di Negeri Britania, pada April 2019. Lalu, dengan penutupan tempat perakitan tersebut, apa dampaknya bagi penjualan di Indonesia?

Dijelaskan Jentri Izhar, Brand Director JLR Indonesia, untuk di pasar Indonesia sendiri memang belum ada pengaruhnya. Namun, jika diprediksi, penutupan pabrik JLR ini bakal mempengaruhi harga jual kendaraannya di pasar otomotif nasional.

“Pengaruhnya nanti lebih ke produksi, karena supply chain-nya nanti bagaimana tergantung dari sana,” jelas Izhar saat berbincang dengan wartawan beberapa waktu lalu.

Sementara itu, untuk waktu pengirimannya juga tidak akan berpengaruh, karena tidak ada hubungannya dengan penutupan pabrik. “Pengiriman itu cukup fleksibel, jadi paling pengaruhnya di harga (lebih mahal),” tegasnya.

Berbicara soal strategi JLR dengan penutupan pabrik ini, memang belum dibicarakan lebih lanjut. Pasalnya, memang hingga saat ini belum ada pengaruhnya, dan harapannya jika ada dampaknya untuk di Indonesia sendiri, tidak terlalu besar dan mempengaruhi bisnisnya di Tanah Air.

“Mungkin teman-teman sudah dengar pengumuman JLR akhir-akhir ini. Kami pun sedang menghadapi isu sendiri di dalam Jaguar Land Rover, jadi isu Brexit ini menjadi tantangan kami berikutnya,” pungkas Izhar.

2 dari 2 halaman

Selain Evoque, JLR Bakal Luncurkan Land Rover Discovery

PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) sebagai agen pemegang merek (APM) Jaguar, Land Rover, dan Bentley tahun ini bakal menghadirkan banyak model baru. Selain Range Rover Evoque yang sudah disebutkan sebelumnya, pabrikan premium asal Inggris ini juga bakal membawa Land Rover Discovery 2,0 liter.

“Kami ingin membawa Land Rover 2,0 liter, karena kami selama ini baru bawa yang 3,0 liter,” ujar Brand Director Jaguar Land Rover, Jentri Izhar, saat berbincang dengan wartawan, di Tea Addict, Selasa (12/2/2019).

Lanjut Jentri, dengan membawa mesin 2,0 liter tren penurunan mesin memaksa produsen yang terkenal dengan mesin besar ini untuk turut memangkas kapasitasnya. Hal tersebut juga berhubungan dengan ramah lingkungan, serta regulasi pajak yang meringankan dari segi emisi.

“Tujuan pengenalan Discovery 2,0 liter dengan teknologi yang baru, sudah jauh lebih mumpuni, punya output dan torsi yang besar, dan memang cukup untuk medan offroad,” tegasnya.

Ini yang Terjadi jika Malas Merawat Motor Injeksi

Liputan6.com, Jakarta – Sistem pembakaran pada sepeda motor terbagi menjadi dua, yaitu karburator dan injeksi. Banyak yang bilang, untuk sistem pengabutan injeksi, lebih mudah dalam hal perawatan, dan artinya tidak seribet atau sesering untuk motor karburator.

Bahkan, ada yang beranggapan jika motor injeksi tidak perlu dirawat. Lalu, benarkah hal tersebut?

Melansir laman resmi Suzuki Indonesia, motor injeksi tetap perlu mendapatkan perawatan. Khususnya di sistem injeksinya, yang tugas utamanya adalah menyuplai bahan bakar ke ruang pembakaran.

Umumnya, pengecekan dilakukan setiap interval 8 ribu km. Untuk pengecekannya sendiri, mulai dari selang injektor, sampai ke bagian throttle body, dua komponen ini wajib mendapat perawatan secara berkala karena kalau dibiarkan bisa sangat berpengaruh terhadap performa mesin.

Motor akan berpotensi brebet, atau bahkan bisa juga tiba-tiba terjadi gejala loss power yang diakibatkan oleh suplai bahan bakar yang tidak maksimal. Kalau tidak dirawat, injektor berisiko mampat karena tersumbat kotoran.

Akibatnya, akan langsung terlihat pada performa mesin dan karena itulah wajib dibersihkan secara berkala, terutama komponen throttle body.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Tidak hanya rutin, memeriksa komponen injeksi setiap kelipatan jarak 8 ribu km, memeriksa busi dan filter udara juga penting untuk dilakukan.

Busi punya tugas penting untuk memercikkan api ke ruang bakar. Kalau pengapian dari busi terhambat, bensin berisiko terbuang sia-sia dan proses pembakaran tidak maksimal.

Sementara untuk filter udara, sebaiknya dicek dan dibersihkan setiap 2 ribu km. Dengan rutin membersihkan filter udara, kepastian ruang bakar mendapat asupan udara yang bersih menjadi lebih terjamin.

Top3: Perbedaan Karakter Jalan Aspal dan Beton

Liputan6.com, Jakarta Beragam jenis jalan yang menghubungkan berbagai tempat di Indonesia. Untuk jalan ateri, landasan aspal dan beton yang dominan. Sementara masih banyak pula yang hanya berupa tanah. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Jalan Aspal Lebih Aman Dilewati Dibanding Beton, Benarkah?

Saat ini jalanan di Indonesia, baik jalan utama maupun jalan pemukiman umumnya terbagi dalam tiga jenis, yakni jalan beton, jalan aspal, dan paving block.

Tak hanya aspal, beberapa jalan bebas hambatan atau tol serta jalan utama diperkotaan besar saat ini telah menggunakan jalan beton. Selengkapnya baca di sini.

2. Fantastis, Motor Bebek Tua Ini Dibanderol Rp274 Juta

Saat ini jalanan di Indonesia, baik jalan utama maupun jalan pemukiman umumnya terbagi dalam tiga jenis, yakni jalan beton, jalan aspal, dan paving block.

Tak hanya aspal, beberapa jalan bebas hambatan atau tol serta jalan utama diperkotaan besar saat ini telah menggunakan jalan beton.Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Honda Accord dan Mobilio 2019 Meluncur Pekan Ini?

Berbagai agen pemegang merek mobil dan motor di Indonesia mengawali tahun 2019 dengan cukup agresif. Tak hanya Nissan yang akan meluncurkan Livina pada esok hari, ternyata Honda berencana untuk meluncurkan 2 mobil baru pada 21 Februari mendatang.

Sayangnya, sulit mengorek keterangan dari mereka mengenai model yang diluncurkan. Tim Oto.com menghubungi personil HPM, namun tidak seorang pun yang menjawab. Tapi diperkirakan, salah satunya all new Honda Accord. Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Mengerikan, Detik-Detik Kecelakaan Tiga Mobil Terekam Kamera

Liputan6.com, Jakarta – Tabrakan yang melibatkan tiga mobil mengakibatkan beberapa orang terluka parah terjadi di Victoria, Australia. Beruntung dalam kecelakaan terebut semua penumpang selamat meski mengalami luka berat.

Seperti dilansir Carcoops, Senin (18/2/2019) terlihat dalam rekaman pengemudi sedan berwarna silver secara tiba-tiba kehilangan kendali karena kondisi jalan yang basah.

Tak mampu mengontrol laju kendaraannya, tabrakan dengan mobil yang datang dari arah berlawanan tak bisa dihindarkan.

Dalam video berdurasi 21 detik tersebut terlihat jelas kerasnya benturan membuat mobil rusak parah, hingga mesin yang terletak dibagian depan terpental ke sisi jalan.

Berada di tikungan jalan dan terjadi sangat cepat, kejadian tersebut memang sangat sulit dihindari.

Pengemudi mobil dinilai tidak memiliki cukup waktu atau ruang untuk menghindari mobil di depannya yang secara tiba-tiba keluar jalur.

2 dari 2 halaman

Saksikan Videonya Dibawah Ini :

Lebih Dekat dengan Motor Balap Kalex Triumph 765

Liputan6.com, Jakarta – Juara Supersport World Championship, Sam Lowes resmi kembali ke ajang balap Moto2. Bergabung dengan tim Federal Oil Gresini Moto2, pembalap bernomor 22 ini menggunakan motor balap Kalex Triumph 765, yang bekerjasama dengan Bold Xperience.

Dengan kerjasama ini, logo Bold Xperience juga tertempel di fairing motor Kalex Triumph 765, baju balap, seragam tim, pit box, hingga truk tim Gresini.

“Kami sangat senang bisa memperpanjang kerjasama dengan tim Federal Oil Gresini Moto 2 di musim 2019. Apalagi dengan kembalinya Sam Lowes, kami percaya tim ini akan memiliki masa depan yang cerah. Semoga kerjasama ini bisa membawa kesuksesan bagi kedua belah pihak di tahun 2019 ini,” ungkap Bold Xperience Event Manager, Mulyadi Sugiono.

Sementara itu, berbicara soal performa kalex Triumph 765 juga mampu membawa optimisme dalam diri Sam Lowes. Bahkan, hal tersebut sudah terlihat ketika ia menjajal mesin baru dalam latihan resmi di Jerez, Spanyol, beberapa waktu lalu.

“Mesin barunya sangat bagus dan hasil tes ini sangat positif bagi saya dan tim. Ini akan menjadi musim yang menarik dan balapan yang bagus,” ucap pemilik nomor motor 22 ini di website resmi Gresiniracing.com

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Hal senada juga diutarakan manajer Tim Federal Oil Gresini Moto2 Fausto Gresini. Kehadiran kembali Sam Lowes merupakan sebuah langkah besar untuk meraih hasil yang maksimal di musim 2019.

“Ini pasti akan menjadi musim yang sangat baik bagi kami. Kembalinya Sam Lowes adalah pertaruhan yang ingin kami menangkan dan sangat penting bagi kami bahwa brand seperti Bold Xperience menaruh kepercayaan kepada kami sekali lagi,” tutur Fausto.

Harga Ferrari Bekas Ini Ditaksir Nyaris Rp 50 Miliar

Liputan6.com, Jakarta – Ferrari J50 dirilis pada akhir 2016 sebagai kado spesial ulang tahun ke-50 pabrik mereka di Jepang. Mobil eksotis asal Italia ini menjadi salah satu mobil spesial yang dimiliki Ferrari.

Basisnya, mobil ini adalah Ferrari 488 Spider, namun dibekali dengan desain eksterior yang unik. Jumlahnya produksinya pun sangat terbatas, hanya ada 10 unit di dunia.

Kini, mengutip dari Carscoops.com, salah satu Ferrari J50 dijual dalam kondisi bekas. Meski demikian, jarak tempuhnya baru 0 km, alias belum pernah digunakan sama sekali.

Kondisinya pun masih sama seperti saat dirilis. Ferrari J50 ini dilabur warna merah khas pabrikan berlogo kuda jingkrak itu dan memiliki bumper dengan mesh gril lebar.

Selain itu, sportcar cabriolet ini dibekali pelek baru dan 4 taillight. Interiornya pun terkesan mewah dan sporty berkat paduan warna hitam beraksen merah, mirip mobil basisnya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Di sektor dapur pacu, Ferrari J50 dibekali mesin yang sama dengan Ferrari 488 Spider, 8-silinder V8 3.900cc twin-turbocharger. Konfigurasi tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 680 hp dan disalurkan ke roda belakangnya.

Sayangnya, belum ada informasi terkait harga Ferrari J50 bekas ini. Namun, dengan kondisinya yang mulus, diprediksi harga jual mobil tersebut akan berkisar antara EUR2-3 jutaan, sekitar Rp32-48 miliaran (Kurs EUR1 = Rp15.976).

Sumber: Otosia.com

Jangan Dulu Bicara B100, Pengguna B20 Saja Harus Sering Cek Filter Solar

Liputan6.com, Jakarta – Calon Presiden nomor urut satu, Joko Widodo mengemukakan keinginannya untuk melangkah menuju penggunaan bahan bakar bio solar B100. Hal tersebut, dikatakan saat debat kedua di The Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/2).

Penerapan B100 ini sebagai kelanjutan dari mandatori B20, sebagai langkah mengurangi konsumsi bahan bakar fosil. Namun, sebelum melangkah jauh, sejatinya B20 memang masih cukup menimbulkan masalah bagi pemilik kendaraan.

Meskipun beberapa produsen kendaraan siap mengikuti aturan B20 tersebut, namun seperti dijelaskan Yohanes Pratama, GM Sales Division PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), untuk mesin Isuzu sendiri memang tidak masalah.

“Hanya di luar mesin kan ada komponen lain, seperti selang bahan bakar, filter, dan tidak hanya Isuzu, semua brand harus memperhatikan filter solar atau tangki bahan bakar,” jelas Yohanes saat berbincang dengan Liputan6.com beberapa waktu lalu.

Lanjutnya, karena bahan bakar B20 memiliki karakter seperti jel, jadi pemilik memang harus memperhatikan bagaimana kerak hasil pembakaran bisa dikuras.

“Sepanjang mesin digunakan dengan bagus, begitu RPM tinggi kerak bisa dibakar. Namun, jika RPM rendah, kerak bisa mengendap atau ngumpul,” tegasnya,

Sementara itu, dengan efek bakal lebih banyak kerak yang mengumpul jika menggunakan bahan bakar B20, jadi ada harus ada usaha lebih dari pemilik kendaraan untuk mengecek filter bahan bakar.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Pastinya, waktu atau interval penggantian filter akan lebih cepat, jika dibandingkan saat menggunakan solar biasa yang beredar saat ini.

“Sebenarnya, filter kita harganya sudah murah, jadi tidak ada isu terkait hal tesebut. Tentunya, pemilik juga harus sering-sering mengecek filter bahan bakar kendaraannya,” imbuhnya.

Sejatinya, isu bahan bakar yang memang bisa menimbulkan efek terhadap komponen mesin telah dibuktikan oleh Isuzu, dengan penetrasi salah satu modelnya, yaitu Giga untuk industi pertambangan.

Pasalnya, untuk tambang, bahan bakar yang digunakan juga tidak bagus, dan filter bahan bakar di Isuzu sudah ganda, dengan harga yang murah.

“Untuk mesin common rail (teknologi mesin Isuzu Giga), tidak ada masalah sejak 2011 sampai 2018 tidak ada lagi isu filter bahan bakar yang bermasalah,” pungkasnya.

Lebih Bahaya Mana, Ban yang Kelebihan atau Kekurangan Angin?

Liputan6.com, Jakarta – Tekanan angin pada ban mobil memiliki peranan penting. Terlebih, kendaraan yang digunakan untuk menunjang mobilitas dan aktifitas pemiliknya setiap hari.

Banyak kerugian yang akan dialami pengemudi, jika tekanan angin pada ban mobil kurang atau berlebih. Salah satu kerugian yang bisa langsung bisa dirasakan pengemudi saat berkendara dengan tekanan angin tidak pas yakni kenyamanan.

Namun, ada hal lain yang lebih penting, yakni sisi keamanan. Bisa menjadi faktor kecelakaan, tekanan angin pada ban perlu diperhatikan.

Lalu, lebih bahaya mana, berkendara dengan kurang atau kelebihan tekanan angin?

Menanggapi hal tersebut, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, kekurangan tekanan angin pada ban lebih berbahaya karena dapat menyebabkan pecah ban saat mobil tengah melaju di jalan.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

“Kekurangan angin lebih berbahaya karena bisa membuat pecah ban. Lebih baik kelebihan angin, paling parah enggak nyaman saja karena sidewall tegak terus jadi enggak mungkin pecah, jadi lebih aman kelebihan angin,” kata Sony kepada Liputan6.com, Senin (18/02/19).

Sony menjelaskan, kekurangan angin bisa menyebabkan pecahnya ban saat mobil melaju karena side wall akan menekuk saat berada di posisi bawah dan kembali tegak saat berada di posisi atas.

Apabila hal tersebut dilakukan secara konstan dan terus menerus, bagian side wall akan pecah, sehingga sangat berbahaya bagi pengendara dan penumpang di dalam kendaraan.

“Kalau tekanan angin kaitannya dengan ban yang berputar. Kalau berada diposisi bawah pasti akan menekuk, dan saat ke atas akan lurus kembali tegak. Jadi posisi side wall-nya akan lelah dan pecah. Kita mabil contoh seperti kawat saja, apabila kita luruskan lalu tekuk secara terus menurus pasti akan patah,” ujar Sony.

Jalan Aspal Lebih Aman Dilewati Dibanding Beton, Benarkah?

Liputan6.com, Jakarta – Saat ini jalanan di Indonesia, baik jalan utama maupun jalan pemukiman umumnya terbagi dalam tiga jenis, yakni jalan beton, jalan aspal, dan paving block.

Tak hanya aspal, beberapa jalan bebas hambatan atau tol serta jalan utama diperkotaan besar saat ini telah menggunakan jalan beton.

Baru-baru ini, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dian Fatwa menyebut jalan Tol Trans Jawa dapat membuat ban cepat halus dan mudah meletus sehingga membahayakan keselamatan para pengguna karena berbentuk rigid pavement atau menggunakan beton.

Benarkah jalan aspal lebih aman dilalui kendaraan dan tidak mudah membuat ban pecah?

Melihat dari sisi keamanan, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana menegaskan kecelakaan kendaraan karena ban pecah tidak memiliki sangkutan dengan kontur jalan yang dilalui.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

“Semuanya sama, jadi jalan yang terbuat dari batu, aspal, rigid, block sama saja. Jadi nggak bisa bilang jalan mana yang tingkat kecelakaan tinggi, karena yang harus menyesuaikan itu kembali kepada pengemudi dan cara berkendaranya,” kata Sony kepada Liputan6.com, Senin (18/2/2019).

Bukan jalan yang dilalui, Sony menegaskan, pengemudi harusnya lebih memperhatikan kendaraan yang digunakan dan kecepataan saat berkendara.

“Kecepataan berbeda, ada peraturannya, dan lebih memperhatikan manufer kiri dan kanan. Enggak, jalan rigid itu enggak lebih panas enggak juga lebih licin yang penting itu bagaimana mengemudinya,” ujar Sony.

Top3 Berita Hari Ini: Dua Motor Rp1 Miliar Laku di Indonesia dan Teknologi AEB

Liputan6.com, Jakarta Harga mahal tampaknya tidak akan jadi masalah bagi kaum kaya. Seperti untuk mendapatkan BMW S1000RR, dua orang kaya  Indonesia ini harus mengeluarkan uang hampir Rp1 miliar. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Dua Orang Kaya Indonesia Pesan BMW S1000RR yang Harganya Hampir Rp1 Miliar

PT Maxindo Moto Nusantara sebagai agen pemegang merek (APM) BMW Motorrad di Indonesia berencana menghadirkan model baru dari BMW S1000RR. Rencananya, moge asal Jerman ini bakal didatangkan April 2019.

“Model baru yang sudah pasti satu model, BMW S1000RR yang sudah ditampilakan di EICMA. Peluncuran saat IIMS 2019, April mendatang,” jelas Joe Frans, CEO PT Maxindo Moto Nusantara, di sela-sela peluncuran BMW C 400 X di BMW Motorrad Flagship Store, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2/2019). Selengkapnya baca di sini.

2. Tahun Depan, Teknologi Pengereman AEB Bakal Jadi Fitur Standar Mobil

40 negara yang dipimpin oleh Jepang dan Uni Emirat Arab belum lama ini mengajukan permohonan penerapan Advanced Emergency Braking system (AEB). Teknologi ini akan digukakan pada mobil-mobil baru dan kendaraan komersial ringan. Kiranya teknologi ini akan diterapkan pada tahun depan.

Dilansir Carscoops, tujuan dari aturan penggunaan AEB tak lain untuk meningkatkan keselamatan berkendara di jalan raya. Ada 3 negara yang akan menggunakan aturan yang telah mereka buat sendiri di dalam negerinya. Ketiga negara tersebut yaitu Amerika Serikat, Cina dan India. Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Prancis Kucurkan Rp11 Triliun untuk Bikin Pabrik Baterai Mobil Listrik

Baterai atau aki menjadi komponen utama mobil listrik. Karena baterai yang akan menyuplai tenaga untuk menggerakkan motor listrik. Baterai jadi komponen strategis.

Melihat keadaan tersebut dan mengantisipasi semakin meningkatnya kebutuhan baterai untuk kendaraan listrik, baru-baru ini Presiden Prancis, Emmanuel Macron mengumumkan bahwa pihaknya akan berinvestasi sebesar 700 juta Euro (sekitar Rp 11 Triliun) untuk mengembangkan industri baterai kendaraan listrik selama lima tahun ke depan. Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Honda Komentari Invasi SUV Tiongkok di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Honda Prospect Motor (HPM), pemegang merek Honda di Indonesia, mengaku tak merasa khawatir dengan kehadiran SUV asal Tiongkok, yakni Wuling Almaz dan DFSK Glory 560.

Pabrikan berlambang ‘H’ itu optimistis produknya, HR-V dan CR-V, yang menjadi target kedua brand Cina itu, tidak terganggu. Menurut Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director HPM, masih terbatasnya kesiapan infrastruktur produsen dari Cina menjadi landasan kepercayaan pihaknya.

“Kami tidak khawatir. Bisa sama-sama untung, oke. Tapi mereka harus membangun infrastruktur kan. Kepercayaan konsumennya penting, itu yang sekarang kita tiap tahun harus improve,” jelas Jonfis di Jakarta, Minggu (17/02).

Di samping itu, HPM meyakini, karakter konsumennya berbeda dengan kedua merek itu. Meskipun dua mobil (Almaz dan Glory 560) itu dipercaya bakal berbanderol sangat kompetitif, bahkan lebih murah dari HR-V dan CR-V.

Bicara harga, Jonfis pun enggan untuk berkomentar. Ia hanya bisa memastikan, produk yang ditawarkan pihaknya berkualitas, serta memiliki layanan aftersales terbaik.

“Tipe konsumennya berbeda dengan kami. Sampai saat ini, belum ada konsumen yang datang setahu kami, melalui survei dan pemantauan kami dari lapangan, tidak ada yang membandingkan CR-V dengan Almaz,” ucapnya.

“Ya mereka punya strategi sendiri, ada barang, ada harga, semua juga tahu. Saya tidak bisa komentari itu. Kalau dari segi produk Anda bisa lihat di brosur, jelas kok. Kalau yang tidak terlihat di brosur, saya tidak berani ngomong,” tambahnya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Wuling sendiri, di awal tahun ini, resmi memperkenalkan Almaz, SUV terbaru yang punya inovasi terkini, seperti layar berukuran 10,3 inci multifungsional. Namun, sampai saat ini, harga mobil yang namanya berarti berlian itu, belum diungkapkan.

Sedangkan DFSK dikabarkan memboyong SUV yang di Cina bernama Dongfeng Fengguang S560. Sayangnya, belum diketahui pasti kapan waktu peluncurannya.

Tetapi bisa dipastikan segera mengaspal. Sebab sempat beredar, spyshot yang menunjukkan mobil itu sedang diuji dalam jubah kamuflase.

Sumber: Oto.com

Investor Siap Gelontorkan Rp 11,2 T Buat Proyek Mobil Listrik, Siapa?

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya meningkatkan investasi dan memperluas pasar ekspor. Dengan begitu, diperlukan fasilitas insentif fiskal guna memacu kendaraan yang sesuai dengan selera konsumen global.

“Misalnya, kami mendorong peningkatan ekspor sedan,”ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com, ditulis Senin (18/2/2019).

Lanjutnya, Menperin menyambut baik adanya rencana penerbitan beberapa regulasi untuk mendukung pengembangan sektor industri, seperti yang terkait dengan mobil listrik, vokasi, dan litbang.

“Ini yang sedang kami tunggu, karena sudah ada beberapa investor yang akan masuk,” tambahnya.

Investor itu misalnya di sektor industri otomotif, yang akan menanamkan modal senilai US$ 800 juta atau setara dengan Rp 11,2 triliun .

“Mereka sudah komitmen untuk membangun industri electric vehicle di Indonesia dengan target produksi pada 2022. Dan, ini dapat mendukung target kita tahun 2025 nanti bahwa 20 persen adalah electric vehicle,” tegasnya.

Sementara itu, Kemenperin juga sedang menunggu percepatan perjanjian kerja sama ekonomi yang komprehensif dengan Australia.

Jika kesepakan dengan Negeri Kanguru ini terbuka, maka bakal ada satu juta pasar yang terbentuk, dan pihak Kemenperin sudah berbicara dengan prinsipal kendaraan, jika ekspornya bakal dari Indonesia.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Dengan upaya-upaya yang dapat terealisasi tersebut, bakal mendongkrak produksi mobil di Indonesia mencapai dua juta unit per tahun.

“Jadi, dalam waktu 2-3 tahun bisa dipercepat ekspornya. Dan, tentunya kita mengharapkan, industri-industri semacam ini terus kita dorong,” ungkapnya.

Selain itu, Menperin memastikan, kemampuan industri otomotif nasional saat ini telah kompetitif dan struktur manufaktur semakin dalam dengan didukung banyaknya industri komponen di dalam negeri.

“Kami terus mendorong agar manufaktur-manufaktur otomotif di dalam negeri dapat merealisasikan pengembangan kendaraan rendah emisi atau Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) yang telah kami programkan melalui sebuah roadmap yang jelas,” imbuhnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tol Trans Jawa Aman Dilintasi, Asalkan..

Liputan6.com, Jakarta – Kembali menarik perhatian, Tol Trans Jawa disebut juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dian Fatwa membuat ban mobil cepat pecah saat melaju dalam kecepatan tinggi.

Dian menilai konstruksi tidak memenuhi standar karena permukaan jalan bergelombang dan rigid pavement atau menggunakan beton.

Lalu bagaimana bila melihat dari sisi keamanan berkendara di jalan yang diresmikan Presiden Jokowi, pada 20 Desember 2018 itu.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengungkapkan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan pengendara ketika menempuh perjalanan panjang dengan menggunakan jalan bebas hambatan.

“Hal pertama, orang harus paham dulu ketika masuk jalan tol berarti dia akan menempuh perjalanan yang relatif panjang. Nah kunci dari menghemat bahan bakar dan menjaga ban ialah tekanan angin. Jadi tekanan angin enggak boleh kurang, lebih lebih aman, karena ban pecah itu karena kekurangan angin,” kata Sony kepada Liputan6.com, Senin (18/2/2019).

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sony menegaskan pengemudi juga harus memperhatikan benar kondisi fisik dan beristirahat setelah menempuh perjalanan hingga 4 jam.

“Kedua itu jam istirahat, jadi kalau bicara ban sebenarnya sudah disesuaikan dengan iklim di Indonesia dan sudah ada peraturan pembatasan kecepatan maksimal dan minimal. Berkendara 4 jam, istirahat 30 menit, sampai maksimal 10 jam. Tapi kalau tidak fit atau sudah tua ya disesuaikan,” ujar Sony.

Hal terakhir yang juga harus diperhatikan saat berkendara melewati Tol Trans Jawa ialah cara mengemudi. Sony menegaskan pengendara sebaiknya memperhatikan benar batasan kecepatan saat sedang berkendara di jalan bebas hambatan.

“Yang ketiga, agresif kita saat berkendara, kalau kita mengebut sejadi-jadinya dari ujung ke ujung itu ada peluang merusak ban karena ada batasan kecepatan di jalan tol, biasanya 100 Km lebih berarti enggak aman. Selama tiga itu dipatuhi enggak ada yang perlu dikhawatirkan,” tutur Sony.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Konyol, Wanita Ini Gunakan Panci sebagai Pengganti Helm

Liputan6.com, Jakarta – Sebagai alat keselamatan, pengendara dan penumpang sepeda motor wajib mengenakan helm. Dengan menggunakan pelindung kepala, risiko cedera serius saat terjadinya kecelakaan dapat dicegah.

Masih belum menyadari betapa pentingnya alat keselamatan tersebut, beberapa pengendara dan penumpang hanya melihatnya sebagai pelengkap agar tidak mendapat tilang dari pihak kepolisian.

Ada saja yang dilakukan pengendara saat tak menemukan helm. Barang apapun langsung digunakan hanya untuk menutupi kepala, salah satunya terjadi pada unggahan di media sosial yang tengah viral di Singapura.

Dikutip dari World of Buzz, Senin (18/02/19), seorang wanita di Singapura, terlihat menggunakan penutup kepala saat menjadi penumpang sepeda motor. Namun hal berbeda terlihat jelas pada penutup kepala itu, karena Ia menggunakan panci rice cooker.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Diunggah di akun Facebook ROADS.sg, foto tersebut langsung menjadi perhatian. Telah dibagikan lebih dari 800 kali dan mendapatkan lebih dari 1.000 reaksi. Warganet merasa apa yang dilakukan oleh wanita ini terasa lucu.