4 Sepeda Motor Honda yang Namanya Sama dengan Mobil

Liputan6.com, Jakarta – Kehadiran Honda Genio yang baru saja diluncurkan oleh PT Astra Honda Motor menambah panjang daftar motor yang bernama kembar dengan mobil. Ya, di pasar Indonesia juga sempat beredar mobil bernama Honda Genio.

Setidaknya PT Astra Honda Motor memiliki 4 sepeda motor yang memiliki kesamaan nama dengan mobil. Uniknya, tak hanya dengan produk sesama Honda saja. Mobil dari pabrikan lain pun ada. Apa saja motor Honda yang memiliki nama kembar dengan dengan mobil? Berikut daftarnya.

1. Genio 

Mobil bernama lengkap Honda Civic Genio ini sempat digandrungi para anak muda sekitar tahun 1992 sampai 1995. Desainnya tampak keren kala itu dengan buritan hatchback khas mobil urban.

Untuk urusan performa, Honda Civic Genio mengandalkan mesin 4-silinder VTEC SOHC 1.590 cc. Dapur pacu tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 120 hp dengan torsi 144 Nm.

2 dari 4 halaman

2. Supra

Honda Supra X 125 FI

Selain itu ada juga Toyota Supra dan Honda Supra. Meski bernama sama, Supra milik Toyota merupakan sportscar legendaris dan produk PT AHM itu adalah motor bebek dengan 2 pilihan mesin, 125 cc dan 150 cc.

Toyota Supra terbaru tak lama lagi juga akan masuk ke Indonesia. Sportscar ini juga telah tercatat di Samsat DKI Jakarta dengan NJKB (nilai jual kendaraan bermotor) sebesar Rp1,492 miliar.

Diprediksi Toyota Supra A90 di Indonesia nampaknya hanya akan memiliki 1 varian mesin, 6-silinder inline 3.000 cc turbocharger bertenaga 340 Tk dengan torsi 500 Nm.

Padahal, di Eropa dan Amerika, Toyota Supra terbaru juga ditawarkan dengan 2 mesin yang kapasitasnya lebih kecil, yakni 4-silinder 2.000 cc turbocharger 197 Tk 320 Nm dan 256 Tk 400 Nm.

3 dari 4 halaman

3. Beat

Honda BeAT Street eSP

Nama Honda Beat tentu sudah tak asing di Indonesia. Skutik entry-level 110 cc ini selalu menguasai pasar otomotif Indonesia dengan penjualan secara wholesales (dari pabrik ke dealer) yang berkisar di angka 100 ribu unit.

Ternyata, Honda Beat juga merupakan sebuah mobil yang pernah diproduksi di era awal 1990-an. Mobil ini adalah mobil terakhir yang mendapat campur tangan langsung dari pendiri Honda, yaitu Soichiro Honda.

Mesin yang diusung tak terlalu besar, hanya 3-silinder berkapasitas 656 cc bertenaga 63 Tk. Bahkan kecepatan maksimumnya hanya sekitar 135 km/jam.

Namun, dapur pacu tersebut memiliki teknologi MTREC (Multi Throttle Responsive Engine Control) untuk menyempurnakan performanya. Menariknya lagi, Honda Beat adalah mobil roadster sehingga memiliki atap soft-top yang dapat dibuka.

4 dari 4 halaman

4. GT-R

Nissan GT-R 50th Anniversary Edition.

Nissan GT-R tentu akrab terdengar di telinga para pecinta otomotif. Mobil berjuluk Godzilla ini adalah generasi terbaru dari Nissan Skyline GT-R yang dirilis pada tahun 2007 silam.

Ya, mobil ini bisa dibilang adalah reinkarnasi dari Nissan Skyline GT-R R34 generasi keempat yang disuntik mati pada tahun 2002 silam.

Tak seperti Honda Supra GTR dengan mesin 1-silinder 150 cc, Nissan GT-R dibekali dapur pacu berkonfigurasi 6-silinder V6 3.800 cc turbocharger bertenaga 562 Tk pada generasi terbarunya.

Mengusung konsep mobil sport coupe modern, Nissan GT-R memiliki atap melandai serta berbagai fitur canggih, seperti semi bucket-seat, head-unit touchscreen, dan kemudi multifungsi.

Sumber: Otosia.com

Kecelakaan Arus Mudik dan Balik 2019 di Jalan Tol Turun 35 Persen

Liputan6.com, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) melakukan evaluasi terkait arus mudik dan balik 2019. Bekerja sama dengan berbagai instansi terkait, rekayasa lalu lintas one way terpanjang dan terlama yang berlaku di Indonesia pada periode arus mudik dan balik Lebaran 2019 berhasil terwujud.

Operation Management Group Head Jasa Marga Fitri Wiyanti mengungkapkan angka kecelakaan di jalan tol selama arus mudik dan balik 2019 mengalami penurunan.

Angka kecelakaan di jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga selama arus mudik hingga balik lebaran 2019 (H-1 sampai H+7) turun hingga 35 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Turunnya angka kecelakaan tersebut menjadi salah satu catatan penting evaluasi mudik dan balik Lebaran 2019.

“Jumlah kecelakaan pada periode H-7 sampai H+7 adalah sebesar 52 kejadian, turun 35% dari tahun 2018. Wilayah Jabodetabek-Jabar 24 kecelakaan, turun 14% dari tahun 2018 dan wilayah Trans Jawa 28 kejadian atau turun 46% dari tahun 2018,” katanya dalam Closing Ceremony Tim Satgas JM Siaga Operasional Lebaran 2019.

Fitri juga turut melaporkan titik-titik kepadatan yang menjadi perhatian pada arus mudik dan balik Lebaran 2019, seperti pertemuan arus lalu lintas di Km 68 sampai KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada periode arus balik serta jelang rest area.

2 dari 3 halaman

Wilayah Favorit Pemudik

“Titik menjelang rest area masih menjadi titik yang berpotensi menimbulkan kepadatan di lajur. Di antaranya adalah titik-titik menjelang rest area Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jalan Tol Palikanci, Jalan Tol Batang-Semarang, serta Jalan Tol Semarang-Solo,” ujar Fitri.

Selain itu, Jasa Marga mencatat volume lalu lintas arus balik Lebaran 2019 pada periode H+1 sampai H+7 adalah sebesar 1,4 juta kendaraan. Angka ini naik 6,8 persen dari Tahun 2018 atau naik 52 persen dari lalu lintas Harian Rata-rata (LHR) normal.

Mayoritas tujuan yang menggambarkan wilayah favorit para pemudik adalah Jawa Tengah/Surakarta (baik dari Timur ke Barat maupun sebaliknya).

Hal ini dapat dilihat dari pergerakan lalu lintas dari Barat ke Timur yang melewati GT Banyumanik adalah sebesar 67 persen dari lalu lintas GT Cikampek Utama dan pergerakan lalu lintas dari Timur ke Barat adalah sebesar 88,7 persen dari lalu lintas GT Waru Gunung.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Air Menetes di Kolong Mobil, Apa Artinya?

Liputan6.com, Jakarta – Terkadang air menetes dari kolong mobil kesayangan Anda. Hal tersebut bisa menjadi pertanda kalau mobil sebaiknya dibawa ke bengkel.

Mengapa? Menurut Kepala Bengkel Auto2000 Cikarang, Indah Yuliana, tetasan air tersebut ada kaitannya dengan komponen mobil. Seringnya adalah dari sistem AC mobil.

“Biasanya karena sirkulasi pendinginan dan pembuangan air, jadi seperti sisaan dan proses kondensasi saja,” kata Indah, dikutip dari laman Auto2000.

Tapi bagaimana jika tetesan air tersebut muncul saat mesin sudah dimatikan?

Jika begitu, bisa jadi ada air yang menenets dari kolong mobil disebabkan kebocoran cairan dari pendingin radiator atau air coolant. Seringkali hal ini terjadi saat mobil diparkir pada malam hari.

2 dari 3 halaman

Warna Cairan

Apalagi, jika cairan tersebut memiliki warna hijau atau merah, maka patut dicurigai merupakan kebocoran dari coolant. Kebocoran tersebut bisa terjadi lantaran ada kebocoran pada selang atau bahkan bodi radiator yang rusak atau retak.

Indah menyarankan pemilik mobil untuk segera memeriksakan mobil ke bengkel resmi. Sebab, jika terlalu lama dibiarkan, maka cairan coolant tersebut bisa habis.

Efek buruknya akan membuat kerja pendinginan mesin tak lagi berfungsi dengan baik yang pastinya bisa berujung pada mesin mobil yang lebih cepat panas saat dipakai, alias overheat.

“Tapi kalau sekadar air, maka bisa dipastikan itu hanya bekas sisaan dari kerja AC mobil sehingga tidak perlu khawatir,” tandasnya.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Rekayasa Lalu Lintas One Way Arus Mudik dan Balik 2019 Catatkan Sejarah Baru

Liputan6.com, Jakarta Menjalin kerja sama dengan beberapa instansi terkait, PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil mewujudkan rekayasa lalu lintas one way terpanjang dan terlama di Indonesia pada arus mudik serta balik Lebaran tahun ini.

Karena itu, Operation Management Group Head Jasa Marga, Fitri Wiyanti menegaskan, evaluasi arus mudik dan balik Lebaran 2019 penting mendapatkan evaluasi dalam Closing Ceremony Tim Satgas JM Siaga Operasional Lebaran 2019.

Dari sisi rekayasa lalu lintas yang merupakan kerja sama dengan Kepolisian, Fitri menjelaskan, Jasa Marga mencatat beberapa hal penting, seperti adanya perubahan titik akhir pemberlakuan one way arus mudik dari KM 262 (Brebes Barat) menjadi di KM 414 (Kalikangkung).

Perubahan titik one way arus balik juga dilakukan dari KM 262 (Brebes Barat) menjadi KM 442 (Bawen) dan titik akhir one way semula KM 70 (Cikampek) menjadi KM 29.

Terjadinya perpanjangan waktu pemberlakuan one way arus mudik yang semula direncanakan selama 4 hari (30 Mei sampai 2 Juni) menjadi selama 5 hari (30 Mei sampai 3 Juni) dan one way arus balik yang semula 4 hari (7 Juni sampai 10 Juni) menjadi 5 hari (7 Juni sampai 11 Juni)

Pada kesempatan yang sama, Irjen Pol Refdi Andri memaparkan, terwujudnya penerapan one way terpanjang dan terlama itu tak terlepas dari sinergitas yang terjalin.

2 dari 3 halaman

Pemberlakuan One Way Berlangsung 42 Jam

Pada hari-hari terakhir penerapannya saat arus balik, durasi pemberlakukan one way bahkan berlangsung selama 42 jam non stop.

Beberapa catatan penting lainnya ialah puncak arus mudik terjadi pada tanggal 1 Juni 2019 (H-4) dengan catatan total volume lalu lintas mudik (meninggalkan Jakarta) pada periode H-7 sampai H-1 Lebaran 2019 mencapai 1,2 juta kendaraan atau naik 1,6 persen dari Tahun 2018 dan naik 27 persen dari lalu lintas Harian Rata-rata (LHR) normal.

Selain itu, Jasa Marga mencatat volume lalu lintas arus balik Lebaran 2019 pada periode H+1 sampai H+7 mencapai 1,4 juta kendaraan. Angka ini naik 6,8 persen dari Tahun 2018 atau naik 52 persen dari lalu lintas Harian Rata-rata (LHR) normal.

Masih di kesempatan yang sama, Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani menyampaikan, evaluasi dan prediksi lalu lintas jalan tol jelang periode mudik dan balik Lebaran 2019 sudah dilakukan pihaknya sejak jauh-jauh hari. Tepatnya, sejak diresmikannya Tol Trans Jawa akhir tahun kemarin.

Hasil evaluasi Jasa Marga tersebut turut didukung sumber informasi, seperti survei balitbang Kementerian Perhubungan Darat. Kesimpulan evaluasi tersebut memprediksi animo masyarakat untuk menggunakan jalan tol Trans Jawa saat mudik dan balik Lebaran 2019.

“Sejak mulai dioperasikannya Tol Trans Jawa, kita sudah evaluasi. Kita mengevaluasi kapasitas-kapasitas gerbang. Kita mengevaluasi jumlah lalu lintas. Kita memprediksi semua data bersama. Kemudian kebutuhan lajur-lajur juga kita prediksi dan yang paling penting adalah kita memindahkan Gerbang Tol Cikarang Utama. Itu memang yang paling vital,” paparnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Nissan Terra Sulit Jualan, Belum Mengancam Fortuner dan Pajero Sport

Liputan6.com, Jakarta – Penjualan sport utility vehicle (SUV) milik PT Nissan Motor Indonesia (NMI), Nissan Terra, masih belum menggembirakan. Bahkan, mobil yang sudah diluncurkan sejak GIIAS 2018 ini, belum bisa menjadi ancaman serius dua penguasa segmen, Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner.

Menurut Presiden Direktur PT NMI, Isao Sekiguchi, mengakui menjadi tantangan tersendiri untuk menjual Nissan Terra di Indonesia. Pasalnya, mobil ini merupakan model yang benar-benar baru, yang sebelumnya memang belum pernah ada.

“Saya pikir orang masih mencoba memahami apa itu Terra. Ketika kami bilang ini mirip dengan Fortuner dan Pajero, mereka baru paham,” jelas Isao di sela-sela media test drive all new Nissan Livina, di Semarang, Jawa Tengah.

Lanjutnya, penjualan Nissan Terra memang belum sesuai dengan ekspektasi pabrikan asal Jepang ini. Maka dari itu, Nissan masih berusaha untuk bisa menjual modelnya tersebut lebih banyak, dan terus mempelajari pasar dan keinginan konsumen terhadap model SUV.

“Masih banyak yang harus kami lakukan, seperti membangun awareness dan mendapatkan konsumen. Kompetitor sudah ada di pasar cukup lama, orang sudah paham. Tapi Terra masih belum populer. Kami masih mempelajari pasarnya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, jika dilihat dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), selama Februari 2019, wholesales (pabrik ke dealer) Nissan Terra tercatat 47 unit, Maret mulai naik sebesar 110 unit. Namun, pada April tahun ini, Nissan hanya mengirim 28 unit.

2 dari 3 halaman

Bersiap, Nissan X-Trail Facelift Bakal Meluncur di GIIAS 2019

PT Nissan Motor Indonesia (NMI) sepertinya bakal tancap gas tahun ini. Setelah meluncurkan Nissan Serena dan Livina baru, pabrikan asal Jepang ini siap kembali menghadirkan satu model anyar lagi, X-Trail facelift.

“Untuk X-Trail, mobil ini akan meluncur di GIIAS 2019,” jelas Presiden Direktur PT NMI, Isao Sekiguchi, di sela-sela media test drive all new Nissan Livina, di Semarang, Jawa Tengah.

Lanjut Sekiguchi, pihaknya memang membutuhkan waktu yang lama untuk menghadirkan Nissan X-Trail facelift ini. Namun, waktu tersebut sejatinya normal, karena pihaknya membutuhkan waktu lebih untuk melakukan riset dan pengembangan SUV andalannya tersebut di Jepang.

“Secara paralel, kami juga mengetes kendaraan tersebut di pasar-pasar kunci, termasuk Indonesia untuk membuat beberapa penyesuaian atau untuk melihat apakah mobil tersebut berjalan baik di sana,” tegasnya.

Meskipun sudah memberikan informasi terkait peluncurkan, namun Nissan masih menutup rapat keran informasi mengenai detail atau spesikasi Nissan X-Trail ini.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Renault Trucks Pastikan Bahan Bakar B30 Tak Ganggu Performa Mesin

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah semakin gencar melakukan persiapan untuk menghadirkan bahan bakar solar dengan campuran FAME 30 persen (Solar B30). Melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 pada kendaraan bermesin diesel telah dilakukan.

Melihat hal tersebut beberapa perusahaan otomotif mulai bersiap menyiapkan kendaraannya untuk melakukan uji coba.

Resmi menghadirkan truk baru di Indonesia, Renault Trucks mengaku bila kendaraannya sangat siap menggunakan bahan bakar B20 maupun B30 karena sudah melakukan uji coba.

“Jadi truk kami sudah ready sampai B30. Jadi memang terkait bahan bakar kami enggak ada masalah. Ini sudah diuji di Prancis,” kata President Director PT Indo Traktor Utama, Bambang Prijono di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Selain itu, Bambang menegaskan truk terbarunya itu sudah menggunakan komponen tambahan agar kendaraan tetap optimal saat digunakan dengan bahan bakar B20 ataupun B30.

2 dari 3 halaman

B30 Mulai Diaplikasikan Tahun Depan

“Memang untuk ready dengan biodiesel fuel pipe line-nya harus diganti semua. Ada namanya biodiesel kit. Jadi keluar dari pabrik udah dipasangi biodiesel kit. Pipa-pipa solarnya itu khusus, filter masih sama. Tapi kami tambahkan water separator. Keluar dari tank ada filter dulu baru masuk ke mesin,” ujar Bambang.

Sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengungkapkan, program B30 merupakan langkah nyata pemerintah untuk terus mengembangkan industri kelapa sawit, menyejahterakan petani kelapa sawit, serta menjamin ketersediaan dan kestabilan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam negeri.

Ia menambahkan, program ini dijalankan untuk mengurangi ketergantungan impor BBM dan menyediakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. Pemerintah akan mewajibkan penggunaan campuran biodiesel 30 persen pada kendaraan mulai tahun depan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

3 Pabrikan Mobil Ini Jarang Mengecewakan Konsumennya

Liputan6.com, New York – J.D. Power melakukan survei terhadap konsumen di Amerika Serikat (AS) dan memaparkan hasil riset mereka. Riset tersebut berisikan pabrikan mobil yang jarang bermasalah.

Ternyata, bukan pabrikan AS, Eropa dan Jepang dalam urutan atas. Melainkan merek Korea Selatan yang mendominasi. Produsen mobil Korea: Genesis, Kia dan Hyundai memimpin tiga perolehan nilai terbaik.

Hasil ini memperlebar jarak pada merek seperti Toyota dan Lexus, yang bercokol memimpin hasil dalam studi tahunan. Tidak satu pun merek Eropa, termasuk Mercedes-Benz dan BMW yang dibanggakan. Mereka tidak mendapat nilai di atas rata-rata pada 2019 ini. Sedangkan Ford, Lincoln dan Chevrolet (General Motor) masing-masing masuk peringkat 4, 5 dan 6. Lalu diikuti Nissan dan Dodge Fiat Chrysler.

Dalam satu dekade terakhir, peningkatan kualitas mobil mulai bermunculan. Menurut J.D. Power, sebagian besar produsen mampu menyelesaikan masalah yang mengganggu pada sistem infotainment. Namun ada lonjakan pada masalah klasik. Amsal sistem mekanis pada mesin, rem, suspensi dan bahkan cat. Menurut Dave Sargent, kepala riset otomotif J.D. Power. Pabrikan Korea sudah makan asam garam soal itu. Mereka membuat gebrakan dan menyempurnakan sistem selama beberapa tahun terakhir.

Sedikitnya keluhan pada mobil pun turut mengerek citra merek. Hyundai Motor Group, yang meliputi Genesis, Kia dan merek Hyundai sendiri, memiliki enam pemenang masing-masing segmen. Jumlahnya lebih banyak dari pabrikan lain. Siapa saja? Kita mulai dari Genesis G70 dan Kia Forte. Lalu unit yang juga ada di pasar Indonesia (tanpa pengurangan fitur): Hyundai Santa Fe, Kia Rio, Kia Sedona dan Kia Sportage.

2 dari 3 halaman

Nasib Pabrikan Jepang

J.D. Power merilis hasil riset mobil yang jarang bermasalah (J.D. Power)

Laporan 2019 juga turut membantu meningkatkan reputasi Detroit, sebagai industri otomotif di Negeri Paman Sam. Merek AS macam Ford dan divisi premium Lincoln berada tepat di belakang tiga merek Korea. Ini mencerminkan perubahan haluan yang signifikan bagi Ford. Beberapa tahun belakangan, pabrikan Amerika mendapat nilai kurang dalam survei. Sebab ada masalah pada transmisi. Juga sistem infotainment Sync berteknologi tinggi yang acapkali berkasus (error).

Tahun ini General Motors juga trennya naik. Merek Chevrolet berada di urutan keenam, tepat di belakang Ford. Dan GM memiliki lima pemenang segmen, lebih dari perusahaan manapun kecuali Hyundai Motor Group. Bebebrapa di antaranya, Cadillac Escalade, Chevrolet Equinox, Chevrolet Malibu, Chevrolet Silverado HD dan Chevrolet Tahoe.

Bagaimana dengan pabrikan Jepang? Faktanya hanya Nissan, Lexus dan Toyota yang berhasil menembus 10 besar. Secara berurutan mereka di peringkat ketujuh, kesembilan dan kesepuluh. Merek-merek yang sudah dikenal seperti Mazda, Honda dan Acura semuanya berada di bawah rata-rata. Bahkan Mitsubishi tetap berjuang di peringkat ketiga dari bawah, di antara 32 merek yang tercakup dalam survei 2019.

3 dari 3 halaman

Studi Kasus

Riset ini berfokus pada masalah pengalaman pembeli, selama 90 hari pertama kepemilikan. Kemudian hasilnya diakumulasikan jika ada masalah per 100 kendaraan. Jika mobil memiliki skor rendah, artinya tingkat keluhannya kecil. Ambil contoh, Genesis memiliki skor dari J.D. Power 63 poin. Lebih baik dari torehan Ford 83 poin.

Kalau skor semua brand dirata-rata, menghasilkan 93 poin. Mercedes-Benz harus puas dengan nilai 94 dan Mitsubishi memiliki 121. Sayangnya, Jaguar harus menjadi juru kunci. Ia menjadi terburuk dari 32 merek dan memiliki rata-rata 130 masalah. Ini berlaku untuk lebih dari satu keluhan per kendaraan rata-rata. Di sisi lain, produk premium (mereka menyebutnya individual product) terbaik dalam penelitian ini, Porsche 911 yang ikonik. Sportscar bikinan Jerman ini hanya memiliki 58 masalah per 100 kendaraan. Artinya, mobil ini memiliki kemungkinan kecil potensi kerusakan.

Tetapi, Dave Sargent mencatat, beberapa masalah klasik masih terjadi. “Tahun ini tak sedikit yang bermasalah pada hal teknis. Misalnya ketidaksempurnaan cat, sistem pengereman dan suara pada suspensi. Bahkan kerap terjadi mesin tidak hidup dan lampu engine check muncul lebih awal dalam pengalaman kepemilikan. Salah satu yang terpenting, lebih banyak konsumen mengalami masalah dengan sistem bantuan pengemudi canggih mereka. Padahal ini yang sangat penting, untuk membangun kepercayaan konsumen pada kendaraan otonom di masa depan,” pungkasnya.

Sumber: Oto.com

Top3: Truk Baru Renault dan Denda Berhenti di Tempat Teduh

Liputan6.com, Jakarta Melihat potensi pertumbuhan ekonomi, Renault berani bermain truk di Indonesia. Pabrikan asal Prancis tersebut baru meluncurkan truk K Range. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Renault Hadirkan Truk Terbaru di Indonesia, Harga Mulai Rp1,8 Miliar

Menjalin kerjasama dengan PT Indo Traktor Utama, Renault Trucks meluncurkan truk K Range untuk pasar komersial di Indonesia.

Sebagai model terbaru, kendaraan asal Perancis ini ditujukan untuk sektor pertambangan, pengangkutan kayu dari hutan, serta oil dan gas. Melalui kerjasama dengan PT Indo Traktor Utama, konsumen tak perlu khawatir terkait spare part dan after sales. Selengkapnya baca di sini.

2. Menunggu Lampu Merah di Tempat Teduh, Dendanya Rp400 Ribuan

Salah satu risiko yang dihadapi oleh pengguna sepeda motor adalah cuaca. Terik matahari yang menyengat cukup menyiksa saat menunggu lampu merah berubah ke hijau.

Nah, biasanya para pemotor akan menyiasatinya dengan berhenti di tempat yang teduh. Meski jaraknya cukup jauh dari stop line. Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Bersiap, Nissan X-Trail Facelift Bakal Meluncur di GIIAS 2019

PT Nissan Motor Indonesia (NMI) sepertinya bakal tancap gas tahun ini. Setelah meluncurkan Nissan Serena dan Livina baru, pabrikan asal Jepang ini siap kembali menghadirkan satu model anyar lagi, X-Trail facelift.

“Untuk X-Trail, mobil ini akan meluncur di GIIAS 2019,” jelas Presiden Direktur PT NMI, Isao Sekiguchi, di sela-sela media test drive all new Nissan Livina, di Semarang, Jawa Tengah. Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Aston Martin DBX Berpotensi Diperebutkan Wanita

Liputan6.com, Jakarta – Tidak sedikit kaum hawa menggandrungi mobil berpostur besar seperti SUV. Inipun terjadi secara global, bukan hanya di negara tertentu. 

Simon Sproule, Head of Marketing Aston Martin Global mengatakan, ada banyak alasan mengapa wanita lebih suka SUV.

“Mereka bisa mendapatkan rasa aman, terlindungi, dan memiliki visibilitas yang baik. Mobil jenis ini, memiliki banyak elemen yang berkorelasi kuat dengan apa yang diinginkan wanita. Betul, mobil tinggi semacam ini juga jelas menarik bagi kaum adam. Tetapi ada hubungan yang lebih erat lagi, dengan apa yang wanita butuhkan,” katanya.

“Kami rasa, titik awal perubahan pangsa pasarnya secara global, adalah saat transformasinya menjadi crossover. Desain ini berhasil memperhalus image SUV (khususnya ladder frame) dari mobil pekerja, menjadi mobil yang fashionable bersasis monokok. Sehingga, rasa berkendaranya tetap seperti mobil sedan,” tambahnya.

Ada benarnya apa yang dikatakan Sproule. Di Indonesia, fenomena ini kami rasa juga terjadi. Sacara kasat mata sering kali terlihat mobil semacam Honda HR-V, VW Tiguan, dan sejenisnya dikendarai oleh wanita muda maupun paruh baya.

Maskulinitas SUV justru jadi hal menarik. Belum lagi spesifikasi yang menunjang kebutuhan sehari-hari. Misalnya ground clearance tinggi, serta ruang akomodasi yang luas. Membuat kaum hawa lebih percaya diri menggunakannya.

2 dari 2 halaman

Data dan Fakta

Diluar itu, mereka pun memaparkan fakta bahwa penjualan mobil lebih banyak dipengaruhi oleh wanita.

“Delapan puluh persen dari penjualan mobil di dunia, ditentukan oleh wanita. Data ini bisa menjadi acuan, bahwa preferensi kendaraan mereka bisa memiliki dampak besar di pasar,” ujar Sproule.

Dalam pengembangan DBX, mereka nampak serius menanggapi fakta yang dimaksud. Bahkan Aston Martin membuat sebuah karakter fiksi wanita, yang dinamakan Charlotte. Jadi, seakan-akan karakter ini adalah pelanggannya.

Sehingga pembuatan desain bodi, interior, rasa mengemudi, semuanya merujuk pada si karakter buatan sebagai referensi. Walau begitu, mereka menampik bahwa ini mobil yang seutuhnya di desain untuk wanita.

“Kami memang menggunakan karakter Charlotte sebagai referensi dari pembuatan DBX. Namun bukan berarti, secara khusus dibuat untuk wanita. Melainkan sebuah mobil yang akan memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan layaknya Charlotte. Tujuan utama kami tetap menciptakan produk berparas cantik serta memiliki elemen yang menunjang pangsa pasar mobil luxury. Tak terkait apa jenis kelaminnya. Layaknya semua produk Aston Martin, daya tariknya bakal terpancar dari desain, performa, image heritage, dan tidak mainstream,” tutup Sproule.

Kampas Rem Mobil Matik Cepat Habis Ketimbang Manual, Benarkah?

Liputan6.com, Jakarta – Kampas rem mobil bertransmisi otomatis ternyata lebih cepat habis ketimbang mobil bertransmisi manual. Benarkah?

Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso, Suparman menjelaskan bahwa menipisnya kampas rem mobil batik memang cukup wajar. Sebab, rem menjadi satu-satunya yang diandalkan untuk memperlambat laju mobil.

Mobil bertransmisi otomatis jelas tak sama dengan mobil manual yang masih bisa dibantu dengan engine brake.

“Kalau dibandingkan dengan mobil manual, mobil matik itu lebih cepat setengahnya. Jadi bila mobil manual ganti kampas rem tiap 60.000 kilometer (km), mobil matik bisa 30.000 sampai 40.000 kilometer sudah ganti,” jelas Suparman, seperti dilansir dari laman Auto2000.

Lalu, mengapa bisa begitu? Berikut ulasan penyebabnya:

1. Posisi Netral

Pengendara mobil matik juga jarang menyicil rem. Maksudnya, jika sudah terindikasi akan terhalang lampu merah, maisih banyak yang melakukan pengereman mendekati posisi berhenti. Kondisi ini membuat rem bekerja lebih keras. 

Sementara, pada pengendara mobil manual, kebanyakan sudah menetralkan posisi transmisi jka terlihat akan berhenti di lampu merah. Baru kemudian mulai melakukan pengereman. 

Sebenarnya, metode ini bisa ditiru untuk pengendara mobil matik. Caranya cukup mudah, tinggal dorongan posisi tuas ke N, lalu mulai melakukan pengereman secara bertahap hingga akhirnya mobil bisa berhenti.

2 dari 3 halaman

2. Menahan Rem

Kebiasaan pemilik mobil matik yang suka menahan pedal rem dengan kaki dibandingkan memanfaatkan rem tangan saat berhenti, juga bisa merugikan. Selain itu, pedal rem diinjak ketika posisi tuas transmisi masih berada di D untuk menahan laju mobil. 

Kondisi inilah yang menyebabkan kampas rem cepat habis. Kondisi ini bahkan sudah menjadi kebiasaan para pemilik mobil matik. 

Dilakukan hampir setiap berhenti, jika terus-menerus. Ketika mobil mau melaju terjadi gesekan antara cakram dan kampas rem, sehingga cukup berat kerjanya. 

3 dari 3 halaman

3. Selalu Diandalkan

Mobil matik memiliki ritme penggunaan rem yang sangat aktif. Sejak akan bergerak, memperlambat laju kendaraan, sampai mobil berhenti pasti dan wajib menginjak pedal rem.  

Otomatis, kondisi ini akan membuat kampas rem bekerja ekstra sehingga cukup wajar bila lebih cepat mengalami keausan.

“Mobil matik memang bisa engine brake, tapi dayanya tak sebesar mobil manual. Selain itu hampir setiap pergerakan ketika mengendarai mobil matik, pasti dilakukan dengan menekan pedal rem,” tandas Suparman. 

Jangan Ditiru, Balita Dibiarkan Mengendarai Motor

Liputan6.com, Jakarta – Salah satu syarat untuk bisa mengendarai kendaraan bermotor ialah memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Untuk mendapatkan SIM, seorang warga negara harus berumur minimal 17 tahun.

Anak di bawah umur dari sisi aspek kejiwaan memiliki sifat labil dalam mengendalikan emosionalnya. Karena itu, saat berkendara kendaraan bermotor dapat membahayakan dirinya sendiri maupun orang lain.

Namun, beru-baru ini sebuah video yang memperlihatkan seorang balita tengah berkendara motor viral di media sosial, seperti diilansir akun instagram @roda2blog, Selasa (25/6/2019).

Dalam rekaman video terlihat seorang pria berada di kursi belakang memperlihatkan kepintaran seorang balita mengendarai sepeda motor di jalan raya. Sambil sesekali tersenyum, pria tersebut tampak tenang dan santai meski yang mengendarai kendaraannya balita.

Tidak menggunakan pelindung tubuh seperti helm dan jaket, aksi yang dilakukan tersebut tentu sangat berbahaya.

Meski viral, tidak ada keterangan resmi identitas pria tersebut dan di mana aksi tersebut direkam.

2 dari 2 halaman

Saksikan Videonya di Bawah Ini

Coating Kaca Juga Perlu, Ini Manfaatnya

Liputan6.com, Jakarta – Dalam hal perawatan eksterior mobil, jangan hanya terfokus pada bodi saja. Kaca juga patut diberi perlindungan agar tampilan lebih enak dipandang dan visibilitas dari dalam kabin ke luar tetap terjaga.

Seperti diketahui, salah satu masalah yang kerap menghantui kaca adalah flek yang karib disebut jamur. Dan untuk menghilangkan flek ini tidak bisa hanya mengandalkan sabun alias harus menggunakan obat khusus.

Salah satu cara untuk membersihkan jamur kaca adalah dengan menerapkan teknik coating dengan menggunakan cairan khusus.

Presiden Direktur Topcoat Indonesia Christopher Sebastian menyebutkan, coating kaca memiliki fungsi untuk mempertahankan efek hydrophobic pada kaca. “Kita kan ingin visibilitas pada kaca jelas saat siang, dan pada malam hari tidak timbul efek kabut atau bias,” jelasnya di Jakarta, Selasa (25/6/2019).

“Kaca buram itu semua disebabkan oleh jamur. Setelah kaca di-coating, otomatis pori-pori kaca tertutup dan memberikan efek daun talas. Jadi kalau sudah coating, kecepatan 60 kpj saat hujan tidak perlu pakai wiper, air sudah naik sendiri,” Christopher menambahkan.

Dirinya menjelaskan, timbulnya jamur pada kaca disebabkan oleh sisa air yang mengering. “Air itu kan mengandung mineral, jadi kalau dibiarkan mengering otomatis dia tertinggal di situ,”

“Jadi kalau saat belum mengering lalu dibersihkan maka langsung hilang, tapi kalau dibiarkan atau mengering karena panas dia akan menimbulkan flek. Kalau sudah begini dia akan mencengkeram atau masuk ke dalam pori-pori,” jelasnya.

Dan obat coating ini mampu mengangkat kotoran yang telah masuk ke pori-pori kaca yang ukurannya teramat kecil dan melapisi permukaan kaca hingga memberikan efek daun talas (hydrophobic).

2 dari 3 halaman

Tingkat Kekerasan

Meski mampu memberikan perlindungan yang efektif, coating untuk kaca depan hanya mampu bertahan antara enam bulan sampai satu tahun. Hal itu lantaran wiper yang menggesek kaca saat diaktifkan.

“Jadi kalau ada yang bilang coating kaca bisa tahan hingga bertahun-tahun berarti wipernya harus dilepas. Tidak mungkin bisa selama itu karena kegesek terus gimana coating tidak hilang. Jadi menurut kami bertahannya rata-rata enam bulanan,” ujar Christopher.

Dirinya juga menyebutkan, tingkat kekerasan obat coating pada kaca tidak bisa setinggi saat diterapkan pada bodi mobil. Hal itu karena lapisan obat coating seperti kaca.

“Jadi coating itu bisa menutup pori-pori cuma hardness-nya tidak bisa high hardness atau mencapai 9H seperti pada bodi. Jadi kalau ada yang bilang tingkat kekerasannya bisa sampai 9h itu imposible karena kalau kaca ditumpuk kaca maka akan crack. Kalaupun tidak, saat berkendara malam dan terkena cahaya lampu pasti akan pecah atau bias,” imbuhnya. Menurutnya, tingkat kekerasan coating kaca maksimal hanya 4H.

3 dari 3 halaman

Perluas Jaringan

Opening workshop Topcoat di Radio Dalam, Jakarta. (Istimewa)

Topcoat yang berada di bawah Makko Group kembali memperluas jaringan workshop yang melayani auto detailing dan coating untuk mobil dan sepeda motor. Workshop baru Topcoat berdiri di kawasan Radio Dalam, Jakarta.

“Ini adalah cabang pertama Topcoat yang dibuka di Jakarta dan cabang keenam dari total outlet yang sudah opening, serta beberapa bulan lagi kami akan buka di Manado, Sulawesi Utara dan Solo, Jawa Tengah,” ujar Christhoper.

Sebelumnya outlet Topcoat telah berdiri di Tangerang (BSD dan Gading Serpong), Pematang Siantar, Pekanbaru dan Makassar.

“Selain menggunakan bahan coating shappire serum, harga yang kami tawarkan juga masih terjangkau karena harga paket Topcoat sudah meliputi interior, eksterior, engine detailing dan coating untuk kaca,” tutup Christopher.

Terkendala Ijin, Pabrik KTM di Indonesia Optimistis Bisa Beroperasi Tahun Ini

Liputan6.com, Jakarta – PT Penta Jaya Laju Motor (PJLM) selaku distributor resmi KTM di Tanah Air masih belum merealisasikan perakitan produknya secara lokal. Hal tersebut lantaran pabrik perakitan yang berada di daerah Gresik, Jawa Timur mengalami kendala perihal perizinan.

Hal inipun disampaikan Presiden Direktur PT PJLM, Kristianto Gunadi saat ditemui wartawan usai peluncuran KTM 790 Duke dan KTM 790 Adventure di arena Jakarta Fair Kemayoran 2019, JIExpo Kemayoran, Jakarta.

“Memang untuk pabrik pada waktu itu masih terkendala pada license, iya sejak awal memang itu kendalanya,” kata Kristianto.

Dirinya menyatakan, untuk lokasi, peralatan dan perlengkapan pengerjaan di pabrik pada dasarnya telah siap. Jika tak ada aral melintang, pabrik perakitan KTM tersebut akan mulai beroperasi tahun ini.

“Fasilitas sudah ada cuma license belum selesai. Tahun ini kami yakin bisa mulai di Gresik dari sisi brand dan izin,” ujarnya

Kristianto juga menuturkan, pabrik tersebut akan merakit sejumlah sepeda motor KTM dengan mesin di bawah 400 cc, yang diperkirakan kapasitas produksinya mencapai 200 unit perhari.

2 dari 2 halaman

CKD Motor Gede

Selain itu, perakitan secara CKD juga akan dilakukan di pabrik yang sama untuk motor gede KTM. Hal ini dikarenakan PJLM saat ini juga menaungi motor gede (moge) KTM di Indonesia.

“Iya perakitan untuk big bike juga akan dilakukan di sini. Pertama yang untuk motor sport 400cc ke bawah dulu lalu menyusul big bike,” tutur Kristanto.

Renault Hadirkan Truk Terbaru di Indonesia, Harga Mulai Rp1,8 Miliar

Liputan6.com, Jakarta – Menjalin kerjasama dengan PT Indo Traktor Utama, Renault Trucks meluncurkan truk K Range untuk pasar komersial di Indonesia.

Sebagai model terbaru, kendaraan asal Perancis ini ditujukan untuk sektor pertambangan, pengangkutan kayu dari hutan, serta oil dan gas. Melalui kerjasama dengan PT Indo Traktor Utama, konsumen tak perlu khawatir terkait spare part dan after sales.

“Dengan pertumbuhan ekonomi lebih dari 5 persen, kami melihat potensi yang luar biasa di Indonesia. Dengan begitu, ekspektasi pelanggan jauh lebih besar dan inilah alasan kami meluncurkan truk K Range terbaru,” kata Cyril Barillé, Vice President, Renault Trucks International di Jakarta, Selasa (25/6).

Tak hanya itu, seluruh staf perusahaan telah melalui pelatihan yang mendalam, termasuk pelatihan di lapangan dengan dukungan manufaktur. Perusahaan ini juga telah berinvestasi pada alat dan perlengkapan khusus untuk memastikan pekerjaan dilakukan dengan tepat.

“Di perusahaan kami, semua staf pendukung, baik administrasi dan teknisi spare part, semuanya tersedia untuk pelanggan. Dengan 6 kantor cabang, 15 kantor di lokasi, 45 staf spare part, 130 teknisi dan insinyur, 15.000 spare part, dan stok senilai Rp87 miliar di seluruh Indonesia, kami yakin tidak akan pernah terlalu jauh dari pelanggan,” kata Vincent.

Didesain khusus untuk segala jenis medan, Renault Trucks K Range akan diperkenalkan dalam versi XTREM. Terdapat tiga varian yang bisa dipilih konsumen yakni 6X4, 6X6 dan 8X4.

Ground clearance yang tinggi dan approach angle sebesar 36 derajat diklaim cocok untuk kebutuhan off-road. Selain itu, kekuatan truk ini terlihat jelas di fitur yang unik seperti penguatan chassis yang disesuaikan, plat di bawah mesin dan tangki oli, bumper berbahan 100 persen baja di tiga bagian, serta grid pelindung lampu depan.

Harga

Terkait dapur pacu, truk ini disematkan dua pilihan yakni mesin 11 liter yang mampu menghasilkan 440 Tk dan mesin 13 liter yang mampu menghasilkan 460 Tk.

“Jadi untuk varian 6×4 pakai pilihan mesin 11 liter, lalu varian 6×6 dan 8×4 itu menggunakan 13 liter,” kata Bambang Prijono. President Director PT Indo Traktor Utama.

Hadirnya optidriver mampu mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 10 persen dan mengurangi kebutuhan pemeliharaan.

Teknologinya dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan, dengan kemudahan menyetir saat mode off-road diaktifkan.

Terkait harga, Bambang menyebut varian 6X4 berada dikisaran Rp1.8 miliar, 6X6 Rp2.1 miliar dan 8X4 dikisaran Rp2.2 miliar.

“Untuk varian 8×4 lengkap sama bodinya kira kira Rp2.2 miliar. Kalau 6×6 sekitar Rp2.1 miliar, kalau 6×4 lengkap sama bodi kisarannya Rp1.8 miliar,” kata Bambang.

Lanjutkan Membaca ↓

Top 3 Berita Hari Ini: Suzuki Jimny dan Trip Lintas Negara Menggunakan Mobil

Liputan6.com, Jakarta – Kabar mengenai Suzuki Jimny selalu menyita perhatian. Tak terkecuali informasi mengenai peluncurannya di GIIAS 2019. Kabar mengenai hal inipun menyedot perhatian pembaca Liputan6.com.

Selain itu, kabar mengenai Honda yang enggan berkomentar banyak mengenai Renault Triber serta syarat yang harus dipenuhi kala trip lintas negara menggunakan mobil juga menyita perhatian pembaca.

Berikut ulasan artikel terpopuler yang terangkum dalam Top 3 Berita Hari Ini:

1. Suzuki Jimny Resmi Mengaspal di GIIAS 2019?

Rumor akan kehadiran penjualan Suzuki Jimny di Indonesia semakin menguat. Mulai dari bocoran pengiriman unit, harga, hingga pemesanan di dealer pun sudah bisa dilakukan. Namun, sampai saat ini PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku APM Suzuki belum mengesahkannya di Indonesia.

Lantas, apakah SIS akan memilih GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2019 sebagai panggung pengesahan tanda dimulainya penjualan Suzuki Jimny? Harold Donnel selaku Head of Brand Development and Marketing Research PT SIS pun angkat bicara.

Selengkapnya baca di sini

2 dari 2 halaman

Komentar Honda

2. Fokus ke Mobilio, Honda Ogah Komentari Renault Triber

Honda enggan berkomentar banyak terkait rencana kehadiran Renault Triber di pasar Indonesia. Padahal mobil baru ini berpotensi mengganggu Honda Mobilio dan kawan-kawan

Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Purnajual PT HPM mengaku belum bisa memprediksi potensi mobil yang digadang banderolnya beririsan dengan LCGC (Low Cost Green Car) itu.

Selengkapnya baca di sini

3. Trip Lintas Negara Menggunakan Mobil, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

Melakukan perjalanan jauh, hingga berkeliling ke berbagai negara sudah banyak dilakukan orang Indonesia. Bahkan, beberapa orang memilih melakukan petualangan dengan menggunakan mobil pribadi, seperti mobil ataupun motor.

Beberapa persyaratan harus dipenuhi untuk bisa masuk ke negara lain dengan menggunakan kendaraan pribadi. Salah satu perbatasan negara yang banyak dilalui masyarakat Indonesia ialah pos lintas batas negara (PLBN) Entikong.

Selengkapnya baca di sini

Bocoran Ubahan pada Honda Supra GT150 Facelift

Liputan6.com, Jakarta – Honda Supra GTR150 dikabarkan mengalami penyegaran. Peluncuran resminya juga bakal dilaksanakan dalam waktu yang tidak lama lagi.

Melalui akun Youtube resminya beberapa waktu lalu, Honda Vietnam mengunggah teaser Honda Supra GTR150 facelift. Berdasarkan video tersebut, motor bebek super ini dijadwalkan meluncur pada 13 Juli 2019.

Kini, salah satu media lokal Vietnam, Motosaigon.vn, berhasil mendapatkan spyshot motor yang lebih akrab disapa sebagai Honda Winner X itu. Motor tersebut telah sampai di dealer Honda Vietnam dalam jumlah yang banyak.

Dari spyshot tersebut tampak bahwa Honda Winner X 2019 akan memiliki tampilan mirip dengan teaser yang diunggah. Motor ini tak lagi memiliki headlight di cover setang melainkan bodi depan, layaknya skutik.

Selain itu tampak juga LED meruncing ke atas yang menambah kesan gahar dan agresif Honda Supra GTR150 facelift. Nampaknya bagian ini akan menjadi ciri khas motor bebek pesaing Yamaha MX King 150 tersebut.

2 dari 2 halaman

Ubahan-ubahan

Sebelumnya, melalui video teaser Honda Vietnam, perubahan pada Honda Supra GTR150 facelift juga terjadi pada spakbor belakang, instrumen panel, foot-peg, dan desain knalpot.

Kabarnya, selepas dirilis di Vietnam, Honda Supra GTR150 facelift ini juga akan dihadirkan PT Astra Honda Motor (AHM) untuk melakoni debutnya di Indonesia dalam gelaran GIIAS 2019, Juli mendatang.

Sumber: Otosia.com

Menunggu Lampu Merah di Tempat Teduh, Dendanya Rp400 Ribuan

Liputan6.com, Hanoi – Salah satu risiko yang dihadapi oleh pengguna sepeda motor adalah cuaca. Terik matahari yang menyengat cukup menyiksa saat menunggu lampu merah berubah ke hijau.

Nah, biasanya para pemotor akan menyiasatinya dengan berhenti di tempat yang teduh. Meski jaraknya cukup jauh dari stop line.

Di Indonesia, pemandangan seperti ini kerap terlihat bukan? Di negara lain mungkin juga iya. Tapi jika di Vietnam, Anda jangan pernah melakukan ini ya.

Sebab, dilansir Zing, perilaku tersebut bisa menghambat lalu lintas. Buntutnya, pemotor bisa didenda.

Untuk pemotor bisa didenda VND 100.000-200.000 atau Rp 60.000-121.000 (Kurs VND 1 = Rp 0.608). Sedangkan untuk mobil dendanya mencapai VND 600.000-800.000 atau Rp 364.000-486.000.

Sumber: Otosia.com

2 dari 3 halaman

Cara Menunggu Lampu Merah yang Bikin Sehat dan Kuat

Angkat beban di lampu merah (Instagram.com/ @badmendrivers)

Durasi waktu menunggu berubahnya lampu merah ke lampu hijau bisa mencapai 100 detik. Durasi yang panjang ini terkadang membuat pengendara bosan dan terkesan buang-buang waktu.

Namun, hal unik dilakukan pria yang tak diketahui identitasnya ini agar menunggu lampu hijau menyala menjadi lebih bermanfaat.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @badmendrivers, tampak pria pengendara skutik itu mengangkat dumbel di tangan kanan dan kirinya.

Selain tak lagi membosankan, menunggu lampu merah kini menjadi lebih sehat dan bermanfaat. Tertarik mencobanya?

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Ini yang Bikin GS Astra Pede Menghadapi Gempuran Aki Baru

Liputan6.com, Jakarta – Indonesia merupakan satu pasar otomotif terbesar di dunia. Tak heran jika banyak perusahaan yang tertarik meraup keuntungan dari sektor ini tak terkecuali penyedia baterai atau aki.

Persaingan di sektor inipun kian sengit dengan kehadiran brand-brand baru yang menyasar berbagai segmen. GS Astra sebagai pemimpin pasar aki di Indonesia, menanggapi santai situasi ini karena mengganggap produknya memiliki kualitas yang mumpuni.

“Jika kita lihat sekarang memang banyak tumbuh (brand) baterai-baterai baru. Secara bisnis, pasar baterai jadi crowded (ramai), tapi kami menganggap itu sebagai tantangan karena salah satu tantangan terbesar di industri baterai adalah kualitas,” terang Antonius Reiner Direktur PT GS Battery di Jakarta baru-baru ini.

Menurut Antonius, institusi yang paling percaya dengan kualitas baterai adalah pabrikan. GS Astra pun mengaku tidak merisaukan kehadiran beragam produk baru karena produknya banyak menjadi produk bawaan pabrikan alias OEM (original equipment manufacturer).

“Jadi kalau kita bisa masuk pabrikan paling banyak itu sudah pasti kualitasnya bagus. Dan kami sampai sekarang merupakan market share terbesar untuk OEM di seluruh Indonesia,”

“Jadi nyaris seluruh pabrikan, bahkan pabrikan-pabrikan yang baru datang seperti dari Korea yang ingin mendirikan pabrik di sini, mereka pertama kali datang ke kami. Mereka menyakini kualitas kami yang terbaik. Kami aware dengan banyaknya produk baterai di pasaran tapi kami meyakini baterai kami, proses produksinya adalah yang terbaik,” jelas Antonius.

2 dari 2 halaman

Percaya Terhadap Produk

Ia juga menanggapi beberapa pabrikan yang sempat memilih aki merek lain namun akhirnya kembali menggunakan produk aki GS Astra.

“Prediksi kami mereka ganti (merek aki) bukan kualitas tetapi lebih ke harga. Mungkin dulu masalah mereka ingin mendapat harga yang lebih rendah dan beberapa kompetitor kami bisa menyediakan. Tapi ujung-ujungnya baterai itu mengenai kualitas,”

“Pada saat mereka pesan dan terlalu banyak klaim kepada mereka (terkait aki). Mereka akan berpikir bahwa enggak worth it beli murah tapi klaim banyak meski pabrikan mengganti tapi brand dari mobilnya sendiri akan jatuh. Karena itu banyak dari brand atau pabrikan itu kembali ke kami,” katanya.

“Sebenarnya membuat baterai dengan harga berapa saja bisa. Ada beberapa proses pembuatan baterai, misalkan untuk proses kualitasnya jangan terlalu mahal bisa saja dibuat murah dan cost baterai akan menjadi rendah, tapi pada akhirnya kualitas baterai jadi tidak terlalu bagus,” tutup Antonius.

Klakson Mati, Coba Cek Komponen Ini

Liputan6.com, Jakarta – Meski tak selalu digunakan saat berkendara, klakson merupakan salah satu komponen penting pada kendaraan. Tanpa klakson, motor tentu masih bisa dikendarai, namun potensi terjadinya kecelakaan seperti tabrakan semakin besar.

Karena itu, klakson juga harus dijaga agar bisa digunakan saat dibutuhkan. Jika klakson mati, pemilik kendaraan bisa saja langsung menggantinya dengan klakson baru. Tapi, ada baiknya jika kita melacak lebih dulu penyebab matinya klakson tersebut.

Berikut adalah beberapa komponen yang bisa dicek seperti dilansir Suzuki, Selasa (25/6/2019).

Cek Kondisi Aki

Aki merupakan sumber tenaga klakson. Aki yang sudah soak tentu membuat klakson tidak befungsi dengan baik.

Ciri-ciri aki yang sudah soak selain klakson yang tidak mau berbunyi ialah lampu yang tidak lagi terang atau lebih sulit menyalakan motor dengan starter.

2 dari 2 halaman

Cek Kabel Klakson

Selanjutnya Anda bisa memeriksa kabel yang berhubungan langsung dengan klakson. Umumnya, klakson terdiri dari 2 kabel, yaitu kabel listrik dan kabel massa. Apabila salah satu atau keduanya lepas, maka klakson tidak akan berbunyi.

Cek Baut Platina

Tidak hanya kabel, baut platina yang letaknya di belakang klakson juga tidak jarang menjadi penyebab klakson mati. Posisi baut yang berubah karena pemakaian motor atau benturan bisa membuat klakson tidak mau berbunyi.

Apabila ini yang terjadi, bukalah mur pengunci dengan tang, kemudian putar baut dengan obeng agar posisinya kembali presisi. Supaya lebih pas, lakukan penyetelan baut ini sambil menekan tombol klakson.

Periksa Kondisi Sakelar

Bagian terakhir yang harus dicek adalah kondisi sakelar klakson yang ada di bagian stang. Fungsi sakelar bisa terganggu karena adanya kotoran atau karat yang menempel.

Cara membersihkannya ialah melepas rumah sakelar dari stang motor terlebih dulu, lalu bersihkan memakai amplas halus atau bisa juga dengan cairan anti karat.

Tampang Sangar dan Bertenaga Super, Begini Wujud Superbike Terbaru BMW

Liputan6.com, Jakarta – BMW Motorrad mengembangkan prototipe superbike yang dinamakan Achilles. Nama sang Ksatria Yunani itu dicatut, demi menggambarkan karakter motor. 

Seperti diketahui, BMW Motorrad terkenal sebagai produsen yang berusaha menyajikan konsep motor yang canggih, tanpa meninggalkan konsep desain motor konvensional.

Achilles dirancang demikian sebagai sebuah spesies motor drag race. Dari tahun ke tahun, mereka selalu menyajikan ‘Sultan di lintasan drag race.’ Dan tahun ini, Achilles-lah sang Sultan.

Insinyur dan desainer dari divisi roda empat BMW, konon ditarik ke proyek ini. Adalah Phillip Ludwig (Insinyur) dan Krysztof Szews (Desainer) yang didapuk jadi kepala proyek. Jadi jangan heran jika tampilan Achilles sangatlah atraktif.

Proporsinya, seolah diciptakan untuk melesat di lintasan lurus dengan akselerasi yang menakjubkan. Bahkan dalam kondisi statis saja, ia terlihat seperti ilusi motor yang bergerak cepat.

Prinsip utama mengembangkan kendaraan kencang di lintasan lurus diterapkan; distribusi bobot yang sangat sembang, fairing yang tajam dan tentunya, jarak sumbu roda yang sangat panjang.

Dari Zigwheel kami dapatkan informasi, serat basal awalnya diinisiasi untuk diaplikasikan pada material bodi. Untuk diketahui, basal merupakan sejenis batuan mineral yang terbentuk dari magma. Entah apakah material ini jadi digunakan.

Basisnya BMW R 1200 RS, yang pada hakekatnya merupakan kuda besi pelari cepat. Tak jelas bagaimana figur tenaganya setelah dikembangkan, namun basis itu saja sudah mampu melecutkan tenaga hingga 136 dk dengan torsi 143 Nm. Belum lagi Teknologi ShiftCam terbaru, sudah terbenam di sana.

2 dari 2 halaman

Spesifikasi Lain

Dari foto sasis yang terbuka, terlihat ada tabung NOS di balik jok pengendara. Nampaknya BMW tak main-main untuk membuat motor ini memproduksi tenaga hingga titik puncak.

Sistem ECU stand alone terbaik, juga diselipkan untuk mengoptimalisasi seluruh proses elektronik.

Konstruksi berkendara motor ini diposisikan dengan kaki rider ke belakang. Bukan hal yang aneh di motor drag. Beban lebih diperlukan pada bagian buritan untuk meningkatkan daya tekan ke arah roda yang mengalirkan tenaga.

Beberapa spesifikasi Achilles yang terkuak antara lain; dua filter K&N, supensi Wilber, ban Shinko, fork yang diracik mandiri dengan teknologi CNC, juga pelek jari-jari dari Kineo.

Seluruh material metal yang tadinya ada di R 1200 RS dilucuti dan dibikin ulang oleh tim Kraftstoffschmiede.

Lantas bagaimana performa Achilles? Isunya, tak lama lagi motor ini dilesatkan di lomba drag race Eropa. Kita tunggu saja hasilnya!

Sumber: Oto.com

Honda Genio Punya Teknologi Rangka Terbaru, Apa Kelebihannya?

Liputan6.com, Jakarta – Honda Genio menerapkan rangka atau frame baru yang dibuat menggunakan teknologi eSAF (enhanced Smart Architecture Frame). Teknologi ini belum pernah diterapkan pada skutik produk massal PT Astra Honda Motor (AHM).  

Tidak seperti skutik umumnya, frame Honda Genio memiliki konstruksi mengotak. Terlihat dari underbone sampai bagian belakang sasis, pakai pelat yang ditekuk dan di-press, sehingga bentuknya tidak lagi membulat. Rangkanya ini dibuat dengan proses produksi press dan laser welding.

Menurut Kaori Kaneko, Honda Motorcycle Operations Monozukuri Center, rangka ini lebih ringan 8% dari rangka yang digunakan pada model sebelumnya. “Secara ilmu mekanika teknik ini lebih kuat dan ringan. Ada beberapa keuntungan dari penggunaan sasis ini. Utamanya meliputi kestabilan yang lebih baik dan pengendalian yang lebih lincah,” katanya usai peluncuran, Jumat (21/6).

Jika kita bandingkan dengan Scoopy dan Beat eSP, Honda Genio lebih ringan karena hanya memiliki bobot 89 kg (CBS) dan 90 kg (ISS). Sementara Scoopy tipe CW (92 kg) dan CBS-ISS (93 kg), sedangkan Beat eSP 92kg (Tipe CW), 93kg (Tipe CBS dan CBS-ISS). Karena bobotnya yang ringan, Genio jadi lebih mudah bermanuver di tikungan sempit, bahkan untuk wanita sekalipun.

2 dari 3 halaman

Produksi Lebih Cepat

Keuntungan lain menggunakan rangka baru, proses pengerjaan lebih cepat dan mudah. Dalam hal pengelasan, sangat cepat karena menggunakan las laser dan sistem produksi sasis hanya butuh satu orang. Jelas bisa memotong alur produksi dan tidak banyak membutuhkan tenaga kerja. Jadi biayanya lebih murah. Menurut pihak Honda, sasis atau rangka seperti ini pertama kali digunakan di kendaraan roda dua di Indonesia.

Selain rangka, mesin yang dipakai Genio juga generasi terbaru. Banyak perbedaan dari mesin 110 cc yang masih digunakan di Honda BeAT. Spesifikasinya, 110 cc 4-langkah SOHC eSP, pendingin udara dan injeksi bahan bakar, dengan teknologi ACG yang membuat starter mesin lebih halus.

Diameter x Langkah, 47,0 x 63,1 mm, dan rasio kompresi 10,0:1. Langkah pistonnya dibuat lebih panjang untuk mengejar akselerasi. Jika dibandingkan dengan mesin 110 cc Honda BeAT, ukuran piston 50 mm dan langkah 55,1 mm. Sementara kompresi mesin Genio lebih tinggi, 10:1, sementara Beat eSP hanya 9,5:1. Meski kompresi rasionya tinggi, jangan khawatir, Genio mampu menenggak bbm beroktan rendah.

“Kami membuat engine ini bisa menggunakan bahan bakar yang biasa dipakai di segmen entry level di Indonesia. Jadi tidak perlu bbm dengan oktan yang terlalu tinggi,” ucap Assistan Chief Engineer Honda Co., Ltd, Makoto Dohi di sela acara peluncuran.

3 dari 3 halaman

Tenaga Mesin

Output tenaga Genio ada di angka 6,6 kW (9,0 PS) pada 7.500 rpm dengan torsi mencapai 9,3 Nm ( 0,95 kgf.m ) / 5.500 rpm. Sementara Honda Beat eSP tenaganya 6,38 KW (8,68 PS) pada 7.500 rpm dengan torsi 9,01 N.m (0,92 kgf.m) pada 6.500 rpm.

Makoto juga menyebut, dengan mesin baru, power yang dihasilkan menjadi lebih besar. Kendati tenaganya besar, Honda mengklaim konsumsi bahan bakarnya irit. Berdasarkan data internal Honda, konsumsi bahan bakar Genio mencapai 60 km/liter.

Skutik baru Honda ini dijual dengan harga Rp 17 jutaan, tentu menggoda. Apalagi tidak ada kompetitor di kelasnya untuk saat ini.

Sumber: Oto.com

Berapa Lama Waktu Inden Suzuki Jimny di Indonesia?

Liputan6.com, Makassar – Meski belum secara gamblang menyebutkan panggung GIIAS 2019 menjadi momen peluncuran Suzuki Jimny. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sudah memberikan kode bahwa Jimny akan disahkan dalam waktu dekat ini.

Harold Donnel selaku Head of Brand Development and Marketing Research PT SIS pun tak menutup kemungkinan hal tersebut bisa terjadi. 

Namun, konsumen pun kelihatannya tak bisa mendapatkan Suzuki Jimny dalam waktu dekat jika benar meluncur bulan depan. ” Kita sudah pelajari kondisinya. Demand Suzuki Jimny lebih tinggi dari supply. Average global inden pun antara 8 bulan sampai 1 tahun. Jadi inden di Indonesia tidak bisa dihindari jika kita luncurkan nanti. Keputusan tentu ada di konsumen, apakah bersedia untuk benar-benas sabar mendapatkannya,” ungkah Harold.

Saat ini komposisi supply Suzuki Jimny di Indonesia pun belum disahkan oleh PT SIS. ” Kondisi supply dan demand kita masih diskusi dengan prinsipal. Karena euforianya benar-benar secara global, semua negara minta. Informasi lebih resmi akan kita sampaikan di waktu peluncurannya, karena semuanya masih tentatif,” pungkas Harold.

2 dari 3 halaman

Suzuki Jimny Resmi Mengaspal di GIIAS 2019?

Rumor akan kehadiran penjualan Suzuki Jimny di Indonesia semakin menguat. Mulai dari bocoran pengiriman unit, harga, hingga pemesanan di dealer pun sudah bisa dilakukan. Namun, sampai saat ini PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku APM Suzuki belum mengesahkannya di Indonesia.

Lantas, apakah SIS akan memilih GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2019 sebagai panggung pengesahan tanda dimulainya penjualan Suzuki Jimny? Harold Donnel selaku Head of Brand Development and Marketing Research PT SIS pun angkat bicara.

“Inspirasi dari GIIAS mengacu pada arahan dari prinsipal kita, yang pastinya banyak kejutan buat konsumen kita yang ada di GIIAS. Semoga bisa memenuhi banyak harapan yang masuk ke Suzuki selama ini,” ungkap Harold.

“Mengenai Suzuki Jimny, sampai sekarang prosesnya masih berjalan, kalau mengacu kepada sharing yang disebut pak Donny Saputra (Direktur Pemasaran 4W PT SIS) dan omongan pak Setiawan Surya (4W Deputy Managing Director PT SIS). Mudah-mudahan di ajang pameran Juli itu sudah bisa kita display, sudah bisa kita sah-kan,” sambung Harold.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Dibanderol Rp300 Jutaan, Moge Terbaru KTM Punya Apa Saja?

Liputan6.com, Jakarta – PT. Penta Jaya Laju Motor (PJLM) selaku distributor resmi KTM di Indonesia secara resmi meluncurkan dua motor gede (moge) terbaru, KTM 790 Duke dan KTM 790 Adventure di Kemayoran, Jakarta.

Selain memiliki DNA Motor KTM Adventure legendaris yang menjuarai Paris Dakar lebih dari 15 kali, kedua motor tersebut disebut memiliki beragam keunggulan yang mampu menarik minat konsumen.

“Salah satu yang paling menarik tentu saja harga yang ditawarkan ya. KTM Duke 790 harganya itu Rp320 juta. Lalu KTM Advanture harganya Rp350 juta. Statusnya on the road Jakarta,” kata Kristianto Goenadi, Presiden Direktur PT PJLM di arena Jakarta Fair Kemayoran (JFK)  2019.

Rangka mesin pada motor ini memungkinkan ketinggian sadel diturunkan menjadi 830 mm, meskipun menggunakan pelek roda sebesar 21 inci di depan dan 18 inci di belakang.

Terdapat pula fitur standar bigbike seperti Ride-by-Wire, Throttle Control Traction (MTC), Cornering ABS, Off-road ABS dan Off-road Ride Mode sudah mutlak ada di KTM 790.

2 dari 2 halaman

Mode Berkendara

PT. Penta Jaya Laju Motor (PJLM) selaku distributor resmi KTM di Indonesia secara resmi meluncurkan dua motor gede terbaru, KTM 790 Duke dan KTM 790 Adventure di Kemayoran, Jakarta

Dapat meng-install paket berkendara secara rally yang mencakup rally mode. Mode ini memungkinkan pengendara untuk memilih slider roda belakang dan throttle feedback agar sesuai dengan kondisi off-road.

Motor ini juga mempunyai fitur Quickshifter sehingga konversi gigi yang mulus tanpa menggunakan pedal kopling pada kecepatan tinggi bisa dilakukan.

Speedometer dengan layar TFT dapat diintegrasikan dengan smartphone melalui aplikasi.

Untuk dapur pacu motor ini disematkan mesin twin-cooled berpendingin cair 799 cc yang mampu menghasilkan tenaga hingga 94 Tk dan torsi 65 lb-ft.

Motor ini juga memiliki beberapa kompartemen penyimpanan yang sangat berguna. Kompartemen smartphone di bawah kursi penumpang dan khusus KTM 790 Adventure memiliki kompartemen penyimpanan di setiap sisi penutup untuk membawa botol air 500 ml.

Ride mode merupakan standar pada kedua model, yang terdiri dari Rain, Street, dan Off-road Mode. KTM 790 Adventure R juga memiliki mode Rally sebagai standar, sehingga respons throttle lebih agresif dibandingkan mode Off-road.

Menjajal Kemampuan New Suzuki Carry Pick Up di Sulawesi Selatan

Liputan6.com, Makassar – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku APM kendaraan Suzuki di Indonesia mengajak media nasional untuk menguji New Suzuki Carry Pick Up di Makassar pada 24-25 Juni 2019.

Pengujian dimulai dari kota Makassar dan setiap peserta ditantang untuk mengikuti Fun Rally Challenge dengan jarak tempuh sejauh 60 km. Beragam rute dan tantangan disiapkan untuk merasakan beragam pembaruan dari mobil niaga andalan Suzuki.

Salah satu perubahan terbesar adalah sektor dapur pacu. Mesin kini mengadopsi K15B-C berkapasitas 1,5 liter yang menghasilkan tenaga 95,6 Tk dengan torsi puncak 135 Nm. Tenaga dari mesin disalurkan ke roda belakang melalui transmisi 5-percepatan manual.

Ruang kabin kini dapat diisi hingga 3 penumpang. Berkat perubahan penempatan tuas transmisi yang kini berpindah ke dashboard. Salah satu fitur yang cukup menambah rasa peace of mind adalah kehadiran Immobilizer yang mengurangi risiko pencurian mobil.

Fitur lainnya yang menunjang kenyamanan adalah AC dan power steering. Kedua fitur ini cukup penting bagi Anda yang akan menggunakannya sendiri. Tapi, jika mobil hanya digunakan oleh sopir, Anda boleh melupakan kedua fitur tersebut dan memilih varian yang lebih murah.

Sayangnya, Suzuki Carry belum dilengkapi soket 12 volt. Soket tersebut disediakan terpisah sebagai aksesori tambahan. Jadi, siap-siap untuk menyediakan powerbank jika belum menambahkan aksesori tersebut.

Perlu diketahui, Suzuki Carry memiliki 4 varian, yaitu Flat Deck tanpa AC/ Power Steering (Rp135,6 juta), Flat Deck dengan AC/ Power Steering (Rp144,1 juta), Wide Deck tanpa AC/ Power Steering (Rp136,6 juta), dan Wide Deck dengan AC/ Power Steering (Rp145,1 juta). Semua harga berstatus on the road Jakarta.

2 dari 4 halaman

Kemampuan Mesin

Suzuki Carry Pick Up (Suzuki Indonesia)

Perjalanan dari Makassar menuju Tambang Batu Parangloe didominasi oleh jalan berlika-liku, tanjakan, serta turunan. Mesin K15B-C memberikan respons yang cukup baik saat harus menyusul kendaraan lain atau menghadapi tanjakan curam.

Bantingan yang diberikan oleh jalanan bebatuan di lokasi tambang dapat diredam dengan baik. Tentu tak senyaman kendaraan penumpang, tapi masih dalam batas toleransi yang wajar. Mengingat suspensi Carry dirancang untuk kapasitas beban maksimal 1 ton.

Carry pun masih bisa diajak bermain melewati sungai dengan ketinggian lutut orang dewasa. PT SIS tak mengungkapkan secara spesifik kemampuan water wading Suzuki Carry. Hanya saja, ketinggian knalpot dari permukaan tanah menjadi 44cm, sebelumnya 38 cm.

3 dari 4 halaman

Radius Putar

Suzuki Carry Pick Up (Suzuki Indonesia)

Kebun teh Malino Highland dengan ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut menjadi finis pengujian Suzuki Carry Pick Up. Tujuan akhir tersebut bisa menggambarkan proses perjalanan dari kota Makassar yang hanya 0-25 meter di atas permukaan laut.

Ya, perjalanan memang didominasi dengan tanjakan curam dipadu tikungan tajam. Tak perlu bersusah payah untuk menanjak, selama bisa memanfaatkan momentum, maka gear di posisi 2 pun bisa diandalkan. Meski tak ada penunjuk putaran mesin, mesin tak terdengar meraung-raung.

Lain halnya jika terpaksa mengantre di tanjakan, mulai di gear 1 dan melajukan mobil secara perlahan menjadi langkah yang tepat. Terlalu memaksakan diri menginjak gas secara dalam akan berakibat roda belakang spin.

Radius putar 4,4 meter akan mempermudah bermanuver atau berputar arah di tempat sempit. Melahap tikungan tajam pun semakin percaya diri dengan radius putar yang bersahabat.

4 dari 4 halaman

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan

– Mesin Ertiga yang diset ulang untuk pikap

– Kabin muat 3 orang

– Suspensi masih bersahabat

Kekurangan

– Soket 12 volt tersedia sebagai aksesori tambahan

– Tidak ada penunjuk rata-rata konsumsi bahan bakar

– Tidak ada penunjuk putaran mesin

Sudah Meluncur Februari, Nissan Masih Sungkan Berikan Data Penjualan Livina Baru

Liputan6.com, Semarang – Mobil keluarga tujuh penumpang baru PT Nissan Motor Indonesia (NMI), all new Livina telah meluncur Februari 2019. Namun hingga saat ini, pabrikan asal Jepang tersebut masih belum bersedia menunjukkan detail angka pemesanan atau SPK mobil yang berbagai platform dengan Mitsubishi Xpander tersebut.

Menurut Presiden Direktur PT NMI, Isao Sekiguchi, saat ini sangat sulit melihat bagaimana pasar sesungguhnya. Pasalnya, penjualan mobil secara total pada periode April hingga Mei terjadi penurunan.

“Berapa ya penjualan Maret-April 2019 di data Gaikindo (all new Nissan Livina)? Itu kan bersama-sama (dua bulan) jadi, Anda bisa kembangkan imajinasi Anda,” jawa Sekiguchi saat ditanya penjualan all new Nissan Livina yang hanya 3.086 unit (Maret-April) 2019, saat acara media test drive all new Nissan Livina di Semarang, Jawa Barat.

Lanjut Sekiguchi, pihaknya juga melihat ada penurunan penjualan yang cukup besar di beberapa kompetitor Nissan Livina. Jadi, saat ini, strateginya bukan menentukan target pasti untuk mobil keluarga tujuh penumpangnya tersebut, melainkan meningkatkan penjualan setiap harinya.

“Kita berusaha keras mendorong penjualan setiap hari. Event ini, adalah salah satu aktifitasnya, dan juga kegiatan lain, dengan membuat pameran di mal-mal. Saat ini saya tidak yakin orang-orang ingin membeli mobilnya, mereka cuma melihat-lihat, tapi kami ingin meningkatkan interaksi dengan konsumen,” tambahnya.

Jadi, dengan melihat hal tersebut, mungkin dalam beberapa bulan ke depan, akan terlihat berapa penjualan ideal untuk Nissan Livina.

“Tapi untuk saat ini terlalu dini mengatakan berapa volume yang tepat untuk Nissan Livina. Tolong tunggu momennya,” pungkas Sekiguchi.

2 dari 3 halaman

Daihatsu Sindir Penjualan All New Nissan Livina

Memasuki bulan kelima sejak peluncuran, penjualan Nissan ternyata hanya berada di angka 1.000an unit. Hal itu menjadi pertanyaan Daihatsu, terlebih bulan Mei penjualan mobil diharapkan meningkat karena bertepatan dengan bulan puasa menjelang Idul Fitri.

“Untuk new Livina itu 1.112 unit, sebenarnya kita monitor kok new Livina bilangnya targetnya mau 2.000an dan ini Lebaran masih 1.112 unit. Untuk Xpander itu 5.110 unit dibandingkan dengan Avanza 8 ribu unit rasanya ini jaraknya cukup jauh ya,” kata Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor di Kuching, Malaysia.

Berada di atas Xenia, Amel mengaku Suzuki Ertiga berhasil mencatatkan penjualan 2.533 unit. Angka tersebut memiliki selisih ratusan unit dengan Xenia. 

“Untuk MPV low, market share bulan lalu untuk Xenia itu 11 persen, kalau dilihat jualan 2.533 unit. Hanya Xenia dibandingkan Ertiga masih lebih banyak Ertiga, dia dapat 2.657 unit. Saya selalu bicara retail,” kata Amel.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Bersiap, Nissan X-Trail Facelift Bakal Meluncur di GIIAS 2019

Liputan6.com, Jakarta – PT Nissan Motor Indonesia (NMI) sepertinya bakal tancap gas tahun ini. Setelah meluncurkan Nissan Serena dan Livina baru, pabrikan asal Jepang ini siap kembali menghadirkan satu model anyar lagi, X-Trail facelift.

“Untuk X-Trail, mobil ini akan meluncur di GIIAS 2019,” jelas Presiden Direktur PT NMI, Isao Sekiguchi, di sela-sela media test drive all new Nissan Livina, di Semarang, Jawa Tengah.

Lanjut Sekiguchi, pihaknya memang membutuhkan waktu yang lama untuk menghadirkan Nissan X-Trail facelift ini. Namun, waktu tersebut sejatinya normal, karena pihaknya membutuhkan waktu lebih untuk melakukan riset dan pengembangan SUV andalannya tersebut di Jepang.

“Secara paralel, kami juga mengetes kendaraan tersebut di pasar-pasar kunci, termasuk Indonesia untuk membuat beberapa penyesuaian atau untuk melihat apakah mobil tersebut berjalan baik di sana,” tegasnya.

Meskipun sudah memberikan informasi terkait peluncurkan, namun Nissan masih menutup rapat keran informasi mengenai detail atau spesikasi Nissan X-Trail ini.

2 dari 3 halaman

Bocoran di Media Sosial

Sebelumnya, pemilik akun Instagram @masdaruu mengunggah sebuah mobil tertutup kamuflase yang diduga kuat sebagai Nissan X-Trail facelift awal Mei lalu.

Selain itu, Sekiguchi sempat memberikan komentar terkait foto X-Trail yang tengah diuji di jalanan Indonesia, Pria ramah ini menegaskan, Nissan memiliki pusat riset dan pengembangan (R&D) di sini, karena itu tes yang dilakukan dinilai wajar karena kebutuhan perusahaan secara global.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Jangan Disepelekan, Begini Perawatan Ban Cadangan Agar Selalu Siap Pakai

Liputan6.com, Jakarta – Setiap mobil yang diproduksi saat ini pasti memiliki ban cadangan. Tujuannya cukup jelas, agar bisa digunakan saat kondisi darurat atau ban utama kempes dan bocor.

Dengan fungsi yang cukup penting tersebut, komponen ini tak boleh dianggap remeh oleh pemilik mobil. Terlebih, saat mobil digunakan saat perjalanan jauh, ataupun saat beraktifitas harian.

Menurut Suparman, Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso, pemilik mobil wajib hukumnya untuk merawat ban cadangan agar kondisinya selalu terjaga. Dengan demikian, ban akan siap digunakan kapan saja dibutuhkan.

“Sebenarnya tidak sulit merawat ban cadangan, sama saja seperti ban yang digunakan. Paling utama itu menjaga tekanan udaranya tetap stabil,” jelas Suparman, seperti dikutip dari laman resmi Auto2000, Selasa (25/6/2019).

“Setelah itu menjaga kondisi karetnya, jadi bila darurat dibutuhkan ban sudah ready digunakan,” tegasnya.

Tidak sedikit pemilik mobil, menurut Suparman yang kurang mempedulikan kondisi ban cadangan. Bahkan ada sebagian yang justru tak pernah menenggok sama sekali sehingga saat akan digunakan kondisi sudah tak layak pakai.

Hal tersebut membuat ban serep seperti hanya bagian dari aksesori atau pelengkap kendaraan saja. Padahal fungsinya tidak bisa dianggap enteng.

2 dari 2 halaman

Satu bulan sekali periksa ban cadangan

Penting untuk diketahui bila banyak kejadian akibat ban cadangan yang telalu lama disimpan membuat kualitas karetnya menurun, terutama untuk ban yang tersimpan di bawah ruang bagasi karena minimnya udara di ruangan tersebut.

Perlu diingat, paling tidak pemilik mobil satu bulan sekali melihat kondisi ban cadangan. Untuk menjaga material karet ban tetap baik, bisa juga dioleskan pelembab yang biasa digunakan untuk semir ban.

Tapi bila mau maksimal, dianjurkan pemilik ban melakukan rotasi penggantian ban yang melibatkan ban cadangan. Dengan begitu, tingkat keausan ban antara bagian belakang, depan, kiri, kanan, dan cadangan akan merata.

“Rotasi atau pergantian ban baik dilakukan khususnya bagi yang dimensi ban cadanganya sama dengan ban yang digunakan,” terangnya.

“Adanya rotasi maka akan membuat karet dan kompon ban yang tidak pernah digunakan bisa bergerak, selain itu tingkat keausan permukaan ban juga akan merata,” pungkasnya.

Kia dan Hyundai Kembangkan Mobil Listrik Murah

Liputan6.com, Jakarta – Kia berencana memperkenalkan kendaraan listrik dengan harga terjangkau khusus untuk pasar otomotif India dengan berkolaborasi dengan Hyundai.

Untuk pengembangan mobil ini, Kia percaya mobil pribadi dengan sistem listrik harus dimasukkan dalam skema FAME II untuk nantinya mendapatkan dukungan pemerintah.

Kedua perusahaan satu negara tersebut dikabarkan siap memperkenalkan kendaraan listrik kompak khusus untuk pasar India di tahun 2019 dan 2021.

Meski demikian, proyek ini perlu mendapat dukungan pemerintah mengingat harga yang akan diberikan terlalu tinggi.

2 dari 2 halaman

Dukungan Pemerintah

Kia saat ini memiliki jajaran mobil listrik, hybrid, plug-in hybrid dan mobil dengan bahan bakar sel yang tersebar luas secara global.

Meski mengaku siap untuk memperkenalkan mobil ramah lingkungan di India, perusahaan masih menunggu infrastruktur dan dukungan pemerintah.

Sementara itu, Hyundai siap untuk meluncurkan EV Kona pertama mereka dalam waktu dekat setelah dipamerkan di Auto Expo 2018 lalu.

GS Gold, Aki Motor Bergaransi

Liputan6.com, Jakarta – Astra Otoparts menghadirkan produk aki terbaru untuk sepeda motor yang dilengkapi dengan garansi. Dinamakan GS Gold, aki ini baru tersedia dalam satu tipe yakni GTZ-5S.

Disebutkan, GS Gold bisa digunakan oleh motor non-iss (idling stop system) dengan kapasitas mesin 150 cc ke bawah. Harga yang ditawarkan sedikit di atas produk sejenis dari aki GS yang sudah eksis lebih dulu.

“Aki ini ditawarkan dengan harga eceran tertinggi Rp 264 ribu. Selisih harganya 13 persenan secara HET dari produk yang sudah ada,” ujar Rio Sanggau, Chief Executive Marketing Astra Otoparts di Jakarta, Senin (24/6) malam.

Sebagai pemimpin pasar aki kendaraan bermotor di Indonesia, GS Astra kerap menemui kasus pemalsuan aki. GS Astra pun menyematkan teknologi QR Code untuk mempermudah pengecekan keaslian aki. Dan aki ini akan sulit dipalsukan lantaran tiap aki memiliki kode unik yang tidak dimiliki pada aki GS lainnya.

Melalui QR Code, konsumen akan diarahkan untuk mengisi data penggunaan aki. Pengisian data ini untuk mempermudah proses klaim garansi (e-warranty) jika terjadi kerusakan. Untuk diketahui, GS memberikan garansi selama dua tahun pemakaian di seluruh jaringan Shop&Drive.

“E-warranty ini hadir sebagai upaya peningkatan layanan kami untuk pengguna sepeda motor, dengan kecepatan dan kemudahan akses data klaim konsumen secara lebih akurat dan komprehensif. Hal ini akan membuat proses klaim aki menjadi lebih mudah dan nyaman,” terang Direktur Astra Otoparts Yusak Kristian di tempat yang sama.

2 dari 2 halaman

GS Astra Smart

Kelebihan lain dalam scan QR Code pada kemasan GS Gold, konsumen juga bisa mendapatkan informasi mengenai lokasi toko-toko berlogo GS Astra Smart yang menawarkan produk-produk GS Astra yang dijamin keasliannya.

Adapun toko-toko berlogo GS Astra Smart, meliputi Shop&Drive, Motoquick, Astra Otoshop dan beberapa toko lainnya.

Jelang Penutupan JFK 2019, KTM Rilis Dua Moge Baru

Liputan6.com, Jakarta – Jelang penutupan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2019, PT Penta Jaya Laju Motor (PJLM) selaku distributor resmi KTM meluncurkan KTM 790 Duke dan KTM 790 Adventure.

Memiliki DNA Motor Adventure legendaris yang menjuarai Paris Dakar lebih dari 15 kali secara berturut-turut, motor ini diyakini mampu menarik minat penggemar dan pencinta motor adventure di dunia termasuk di Indonesia.

Sebelumnya, podusen KTM Austria telah meluncurkan 2 varian ini di EICMA Milan Motorcycle Show yang berlangsung di Italia.

Hadir lebih dulu, KTM 790 Duke berorientasi pada motor jalanan atau motor sport, dan KTM 790 Adventure dirancang untuk medan dual purpose.

“KTM 790 Duke dan KTM 790 Adventure merupakan terobosan baru bagi KTM dengan street bike dan off-roader pertama dalam sejarah perusahaan yang menampilkan mesin compact parallel-twin,” kata Kristianto Goenadi, Presiden Direktur PT PJLM di Kemayoran, Jakarta, Senin (24/6) malam.

Mengambil beberapa sumber inspirasi serta experience pada produk-produk KTM sebelumnya, motor ini dibangun dengan kerangka baja dan posisi mesin yang sangat kompak.

Memiliki mesin twin pararel 799cc liquid- cooled compact, tenaga yang mampu dihasilkan motor ini mencapai 105 Tk dan torsi 86 Nm.

Tak hanya itu, motor ini juga memiliki aspek stabilitas dan posisi tangki minyak di titik gravitasi rendah. Dengan kapasitas tangki 20 liter, pengendara dapat berkendara sejauh 450 km tanpa perlu isi ulang bahan bakar.

2 dari 2 halaman

Fitur-Fitur

Adanya gearbox enam kecepatan dengan fitur Power Assist Slipper Clutch (PASC) memungkinkan pengendara mengoperasikan kopling hanya dengan satu jari.

Ketika kecepatan menurun tajam atau tekanan keras, tekanan kopling dilepaskan sedikit sehinggga roda belakang tidak mengunci, sehingga memberi lebih banyak kepercayaan diri saat berkendara.

Fitur standar big bike seperti Ride-by-Wire, Throttle Control Traction (MTC), Cornering ABS, Off-road ABS dan Off-road Ride Mode sudah mutlak ada pada KTM 790.

Standar ukuran roda depan 21 inci dan 18 roda belakang dinilai ideal digunakan di segala medan. Motor ini juga sudah mengalami pengujian off-road.

Terkait harga, KTM Duke 790 dibanderol Rp320 juta. Sementara KTM Advanture dipatok Rp350 juta. Harga berstatus on the road Jakarta.

Suzuki Jimny Resmi Mengaspal di GIIAS 2019?

Liputan6.com, Makassar – Rumor akan kehadiran penjualan Suzuki Jimny di Indonesia semakin menguat. Mulai dari bocoran pengiriman unit, harga, hingga pemesanan di dealer pun sudah bisa dilakukan. Namun, sampai saat ini PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku APM Suzuki belum mengesahkannya di Indonesia.

Lantas, apakah SIS akan memilih GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2019 sebagai panggung pengesahan tanda dimulainya penjualan Suzuki Jimny? Harold Donnel selaku Head of Brand Development and Marketing Research PT SIS pun angkat bicara.

“Inspirasi dari GIIAS mengacu pada arahan dari prinsipal kita, yang pastinya banyak kejutan buat konsumen kita yang ada di GIIAS. Semoga bisa memenuhi banyak harapan yang masuk ke Suzuki selama ini,” ungkap Harold.

“Mengenai Suzuki Jimny, sampai sekarang prosesnya masih berjalan, kalau mengacu kepada sharing yang disebut pak Donny Saputra (Direktur Pemasaran 4W PT SIS) dan omongan pak Setiawan Surya (4W Deputy Managing Director PT SIS). Mudah-mudahan di ajang pameran Juli itu sudah bisa kita display, sudah bisa kita sah-kan,” sambung Harold.

2 dari 3 halaman

Dealer Sudah Membuka Inden

Meski belum diluncurkan secara resmi. Harold pun menyebutkan dealer-dealer sudah membuka inden dengan variabel DB yang beragam. ” Ada yang Rp5 juta, ada yang sampai Rp20 juta. Tapi dari kita sendiri belum buka legal inden,” pungkas Harold.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Daihastu Tetap Puas Meski Target Penjualan Xenia 1.5 Meleset

Liputan6.com, Jakarta – Meski mesin 1.5 liter sudah hadir pada Toyota Veloz, saudara kembarnya yaitu Daihatsu Xenia juga memberikan pilihan yang sama sejak Januari lalu. Bertepatan dengan 15 tahun hadirnya Xenia di Indonesia, hadirnya mesin terbaru mobil di kelas Low MPV tersebut dinilai sebagai permintaan konsumen setia Daihatsu di Indonesia.

Diharapkan mampu memberikan kontribusi hingga 10 persen dari total penjualan Daihatsu Xenia, Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengaku belum mencapai target secara persentase.

“Untuk Daihatsu Xenia 1.5 enggak (mencapai target), karena dari awal bukan menjadi target utama. Kita mau kontribusi besar di 1.3. Kita keluarin 1.5 untuk steping dari orang yang sudah punya Xenia lama mau ganti ada pilihan jadi total dia bukan utama kita,” kata Amel di Kuching, Malaysia, baru-baru ini.

Meski secara persentase tidak mencapai target, Amel mengaku secara unit mobil pabrikan otomotif Jepang tersebut mampu memenuhi target yang diharapkan.

“Memang target 10 persen kira-kira dari dua ribu itu dua ratus, tapi kita capai penjualan Xenia 2.500 secara persentase memang enggak tercapai, tapi secara unit tercapai 200. Karena ternyata jualan lebih baik dari target kita,” ujar Amel.

2 dari 2 halaman

Perubahan Daihatsu Xenia

Sebagai informasi, perubahan eksterior paling besar dari Grand New Daihatsu Xenia tampak pada bagian depan mobil. Tampil lebih stylish, desain bumper baru dinilai mampu membuat tampang depannya seperti ‘baby Vellfire’.

Lampu depan Grand New Xenia kini juga telah menggunakan LED yang membuatnya menjadi lebih modern.

Sementara beranjak ke bagian interior, perubahan paling utama terlihat pada desain dasbor yang kini memiliki sentuhan 2 tone colors serta tombol pengaturan AC yang kini dapat dioperasikan secara digital.

Top 3 Berita Hari Ini: Mobil Terlaris Suzuki dan Toyota Supra yang Jadi Incaran

Liputan6.com, Jakarta – Informasi mengenai mobil terlaris Suzuki menarik perhatian pembaca Liputan6.com. Setidaknya ada dua model yang berkontribusi besar dalam penjualan Suzuki.

Selain itu, terdapat dua artikel lain yang tidak kalah menyedot perhatian pembaca, yakni tips meminimalisasi risiko pecah ban dan Toyota Supra yang berpotensi jadi incaran kolektor.

Berikut ulasan artikel terpopuler yang terangkum dalam Top 3 Berita Hari ini:

1. Dua Model Mobil Penyelamat Suzuki Sepanjang Mei 2019

Penjualan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sepanjang Mei 2019 mencatatkan hasil yang cukup baik. Dibanding bulan sebelumnya, penjualan secara ritel pabrikan berlambang huruf ‘S’ ini pada bulan lalu meningkat hingga 18,3 persen.

Jika berdasarkan angka, Suzuki berhasil mendistribusikan kendaraan sebanyak 9.633 unit, dengan kontribusi terbesar dari new Suzuki Carry dan all new Ertiga.

Selengkapnya baca di sini

2 dari 2 halaman

Artikel Lain

2. Tetap Tenang, 5 Tips Ini Meminimalisasi Risiko Ban Mobil Pecah

Tak ada pengemudi yang ingin mengalami ban pecah saat mengendarai mobil. Ban pecah dapat mengakibatkan mobil terguling dan memakan korban.

Yang paling membahayakan, saat pecah ban pada sisi depan kanan atau kiri kendaraan. Lantas, apa yang mesti dilakukan saat kondisi ini terjadi?

Selengkapnya baca di sini

3. Bukan Edisi Terbatas, Toyota Supra Tetap Bakal Jadi Incaran Kolektor

Salah satu model sport ikonik, Toyota Supra bakal resmi mengaspal di Tanah Air dalam waktu dekat. Model ini diprediksi bakal menjadi buruan para kolektor, meskipun hingga saat ini, belum diketahui pasti tanggal detail peluncuran dan harga mobil asal Jepang ini.

Menurut Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM), jika nantinya Toyota Supra resmi meluncur di Indonesia, memang tidak dengan kuota yang banyak. Meskipun begitu, jenama Negeri Matahari Terbit ini memastikan jika tidak akan sampai menjadi edisi terbatas.

Selengkapnya baca di sini

Fokus ke Mobilio, Honda Ogah Komentari Renault Triber

Liputan6.com, Jakarta – Honda enggan berkomentar banyak terkait rencana kehadiran Renault Triber di pasar Indonesia. Padahal mobil baru ini berpotensi mengganggu Honda Mobilio dan kawan-kawan

Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Purnajual PT HPM mengaku belum bisa memprediksi potensi mobil yang digadang  banderolnya beririsan dengan LCGC (Low Cost Green Car) itu.

“Saya baru lihat gambarnya. Saya tidak tahu harga berapa. Saya tidak bisa komen juga, apakah konsumen suka apa tidak,” ungkapnya di Jakarta, Sabtu (22/06).

Saat ditanya produk baru untuk mengantisipasi Triber, Jonfis mengungkapkan tetap mengandalkan Mobilio. Pihaknya belum menyiapkan strategi khusus.

HPM pun saat ini tengah fokus memperkuat brand image, termasuk peningkatan kualitas layanan aftersales, guna memenuhi kebutuhan dan terus meraih minat konsumen Tanah Air.

Mobilio sendiri di Indonesia sudah lama hadir sejak September 2013. Namun, selama 6 tahun keberadaannya, HPM belum memberikan major change. Terakhir, Mobilio hanya diberikan peningkatan di beberapa perangkatnya atau sekadar minor change.

Padahal, segmen pasar yang disasarnya semakin banyak pesaing. Sebutlah Mitsubishi Xpander, kemudian Suzuki Ertiga yang diubah total dan Nissan Livina yang berubah wujud secara signifikan.

Ketika ditanyakan pembaruan Mobilio untuk menghadapi persaingan, Jonfis tak mau menanggapi. “Rahasia (mobilio baru), ditunggu saja,” terangnya.

2 dari 2 halaman

Optimistis Diminati Konsumen

Ia pun masih percaya diri Mobilio diminati konsumen. Walau memang penjualannya tak sekencang dulu. Soalnya, model itu sudah tak masuk lagi di segmen trend seeker.

LMPV ini, kini lebih mengarah pada daily user, loyalist dan smart buyer. Maksudnya, pelanggan lebih melihat secara mendetail ketika ingin membeli Mobilio, mulai dari performa, fitur, running cost hingga resale value.

“Trend seeker cakupan marketnya memang bisa 70-80 persen. Artinya ada model baru bisa masuk ke sana. Nah, kita ini sekarang di daerah daily user dan smart buyer, yang benar-benar compare kalau mau beli, baik itu servis, konsumsi dan warranty. Tapi ya masih oke,” terangnya.

Ketika ditanya terkait pengaruh Triber terhadap membesarnya market. Ia lagi-lagi tak mau menanggapi. Ia hanya menilai segmen LMPV yang besar ini, cenderung tak bergerak naik.

Kehadiran model atau generasi baru memang bisa meningkatkan penjualan unit, tapi tidak serta merta memperbesar pasar itu sendiri.

“LMPV marketnya besar. Tapi market ini sudah beberapa tahun tidak naik. Baru tahun lalu dengan hadirnya Xpander, mulai naik lagi. Jadi ya kita lihat saja,” terangnya.

Sumber: Oto.com

Ini Risiko Motor dengan Kondisi Aki yang Lemah

Liputan6.com, Jakarta – Pada sepeda motor karburator, aki menjadi salah satu komponen penting karena fungsinya menyediakan listrik. Meski demikan, beberapa pemilik sepeda motor malas mengganti aki yang rusak atau sudah tak berfungsi dengan baik.

Beberapa efek negatif ternyata bisa ditimbulkan bila aki pada motor sudah tidak berfungsi seperti dilansir Suzuki, (24/6/2019).

Sulit Menghidupkan Mesin

Untuk menghidupkan sepeda motor, pengendara hanya harus menekan tombol start yang terdapat pada stang. Tetapi ingat, sistem elektrik starter ini memakai tenaga listrik dan yang menyediakan listrik ketika mesin mati hanya aki.

Ini artinya ketika motor tidak memakai aki, maka kita tidak bisa memakai fitur electric starter.

2 dari 2 halaman

Lampu Sein Tidak Berkedip

Anda mungkin sering melihat motor yang lampu seinnya berkedip sangat cepat atau bahkan tidak berkedip sama sekali (nyala terus menerus).

Itu ternyata bukan masalah pada lampu sein, tapi karena tegangan listrik yang kurang sehingga flasher yang tugasnya mengedipkan menjadi tidak maksimal.

Alasan tegangan kelistrikan bisa berkurang ialah RPM pada mesin rendah, sehingga tegangan listrik yang dihasilkan oleh spul juga rendah. Jika motor memiliki aki, hal ini bisa diantisipasi.

Jika aki pada motor tidak berfungsi dengan baik atau habis maka lampu sein akan nyala terus tanpa memiliki kedipan.

Lampu Motor Redup Saat RPM Mesin Rendah

Seperti efek negatif di poin sebelumnya, jika mesin dalam kondisi idle atau langsam maka RPM mesin cuma sekitar 1.000 RPM.

Dalam kondisi ini, listrik yang dihasilkan oleh spul terbilang sangat terbatas, sehingga tak kuat melayani beban kelistrikan motor dari sistem pengapian sampai penerangan (lampu).

Hal ini berakibat pada lampu motor yang redup dan lampu hanya akan terang jika berjalan dengan kecepatan sedang atau tinggi.

Melihat efek negatif apabila fungsi aki tidak optimal, sebaiknya perhatikan aki yang terpasang di sepeda motor kesayangan.

Mengenal Perbedaan Cairan Rem DOT3 dan DOT4, Apa Saja?

Liputan6.com, Jakarta – Brake fluid atau cairan rem masih sering disebut sebagai minyak rem di Indonesia. Sebenarnya, cairan dimaksud bisa menyatu dengan air biasa, bukan berupa minyak. Selain itu, beragam cairan rem beredar di pasaran seperti DOT3 dan DOT4. Apa bedanya?

Pada dasarnya, standar DOT3, DOT4 dan seterusnya, terbuat dari bahan yang dapat menyerap air dan uap air (kelembaban) atau juga bersifat higroskopis. Yang membedakan, bahan kimia yang dikandung dan titik didihnya. Tidak selamanya DOT 4 bekerja maksimal jika dipakai pada rem yang merekomendasikan DOT 3. Pasalnya, jika Anda sengaja memasukkan cairan yang bukan standarnya, komponen rem bisa rusak.

“Spesifikasi keduanya berbeda. Jadi tak boleh sembarangan memakainya. Untuk cairan rem DOT4 titik didih tertinggi mencapai 255°Celsius, sementara DOT3 245° Celsius. DOT4 sedikit lebih baik. Misal selama pemakaian cairan DOT3, bisa tercampur air sebanyak 3% yang terjadi dalam tempo 1 tahun saja. Ini dapat menyebabkan titik didih turun dari 255° Celcius menjadi hanya 145° Celcius. Artinya, cairan rem lebih mudah mendidih. Kita tahu air memiliki titik didih 100° Celcius. Ini berarti kandungan air dalam cairan rem mendidih lebih dahulu dan berubah menjadi uap air yang membentuk gelembung udara,” papar Inge Harsono, QC- R&D Manager Autochem Industry.

Gelembung udara ini, lanjut Inge, sangat berbahaya karena mengurangi kemampuan cairan rem untuk menyalurkan tekanan yang mendorong kampas rem. Padahal kinerja sistem pengereman, sangat bergantung pada kemampuan cairan rem menekan kampas. Jika terlalu lama tak diganti, maka kampas tidak bekerja. Ini yang kita sebut gejala rem blong. Jika spesifikasi kendaraan Anda bisa memakai DOT3/DOT4, sebaiknya gunakan DOT4 lantaran titik didihnya lebih baik.

2 dari 3 halaman

Warna

Kemudian soal warna. Hanya di Indonesia yang memiliki cairan rem berwarna merah. “Warna merah disukai karena lebih mudah untuk mengontrolnya, apakah cairan habis atau tidak. Tapi ada juga konsumen yang suka warna bening, karena untuk menentukan apakah cairan masih berkualitas atau tidak. Biasanya kalau cairan jelek, warnanya keruh dan sedikit hitam. Ini lebih soal selera saja,” tambahnya.

Karena itu, sebaiknya membiasakan menguras cairan rem setidaknya satu tahun sekali atau setiap 20.000 km pada mobil dan 10.000 km pada motor. Saat memeriksanya, sebaiknya Anda cek pula kondisi seal, piston dan kaliper rem. Pengecekan rutin ini tidak memakan biaya besar, namun besar manfaatnya buat keselamatan kita.

Cara penggantian cairan rem yang baik adalah dengan mengurasnya. Seluruh cairan rem disedot dari bagian pangkal atau paling dekat dengan kaliper rem, bukan dari master rem. Jika Anda malas ke bengkel, sebetulnya bisa Anda lakukan sendiri. Cukup sediakan penyedot dan alat bantu suntik.

Sumber: Oto.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Honda HR-V 1.5 Turbo Debut di Cina, Indonesia Menyusul?

Liputan6.com, Jakarta – Honda HR-V 1.5L Turbo akhirnya rilis di Cina. Crossover berlogo huruf ‘H’ ini dipatok CNY127,8 – 176,8 ribu atau Rp263 – 364 jutaan (Kurs CNY1 = Rp2.059). Demikian dilansir Keyauto.my.

Seperti sempat dikabarkan sebelumnya, Honda HR-V kini dibekali mesin baru 1.5L VTEC Turbocharger. Alhasil tenaganya naik menjadi 177 hp dengan torsi 220 Nm.

Dengan performa tersebut Honda HR-V 1.5L Turbo ini mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam 8,9 detik. Meski demikian, efisiensi bahan bakarnya diklaim lebih baik, mencapai 6,1 liter/ 100 km.

Untuk menyempurnakan mesin baru tersebut, Honda juga menyematkan gearbox CVT baru. Transmisi ini mampu memaksimalkan efisiensi bahan bakar tanpa mengurangi akselerasi dan performanya.

Perubahan juga dilakukan di sektor kenyamanan dengan menyetel ulang keempat suspensinya. Selain itu, terpasang beberapa fitur baru seperti Agile Control Assist dan Electronic Power Steering yang membuat pengendaliannya lebih halus, aman, dan presisi.

Eksteriornya tak berbeda dengan Honda HR-V Eropa. Mobil ini memiliki LED headlight, LED-bar foglamp, bumper berkisi-kisi besar, velg aluminium 17 inci, dual-muffler, dan shark-gin antenna.

Sistem interiornya tampil lebih canggih dari generasi sebelumnya dengan instrumen panel full-digital yang informatif. Terpasang juga head-unit display baru rata dashboard yang dapat terhubung ke smartphone melalui aplikasi dan bluetooth.

2 dari 2 halaman

Fitur-Fitur

Honda HR-V 1.5L Turbo ini juga dibekali seperangkat fitur Honda Sensing untuk meningkatkan keselamatan berkendara, seperti active cruise control, collision mitigation braking, lane keeping assist, traffic sign recognition, dan road departure mitigation.

Setelah dirilis di China, Honda HR-V 1.5L Turbo akan beredar di beberapa negara Asia, seperti India, Thailand dan Malaysia. Rumornya mobil crossover ini akan melakoni debutnya di Indonesia dalam gelaran GIIAS 2019 mendatang.

Sekadar informasi, saat ini PT Honda Prospect Motor (HPM) masih memasarkan Honda HR-V dalam 2 varian mesin NA (naturally aspirated), yaitu 1.500 cc 118 hp/ 145 Nm dan 1.800 cc 137 hp/ 169 Nm.

Berdasarkan situs resmi PT HPM, Honda HR-V 1.5L ditawarkan dalam 4 varian, yakni S MT Rp284,5 juta, S CVT Rp294,5 juta, E CVT 317,8 juta, dan E CVT Special Edition Rp334,5 juta.

Sedangkan harga Honda HR-V 1.8L Prestige mencapai Rp400 juta.

Trip Lintas Negara Menggunakan Mobil, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

Liputan6.com, Pontianak – Melakukan perjalanan jauh, hingga berkeliling ke berbagai negara sudah banyak dilakukan orang Indonesia. Bahkan, beberapa orang memilih melakukan petualangan dengan menggunakan mobil pribadi, seperti mobil ataupun motor.

Beberapa persyaratan harus dipenuhi untuk bisa masuk ke negara lain dengan menggunakan kendaraan pribadi. Salah satu perbatasan negara yang banyak dilalui masyarakat Indonesia ialah pos lintas batas negara (PLBN) Entikong.

Menjadi perbatasan dengan Malaysia, banyak masyarakat Indonesia menyambangi negara tersebut dengan menggunakan kendaraan pribadi, seperti mobil.

Memiliki kesempatan menyebrang bersama Daihatsu dalam acara ekspedisi Terios 7 Wonders 21 -23 Juni 2019, beberapa syarat harus dipenuhi seperti surat kendaraan berupa STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan), Paspor, KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan SIM A (Surat Izin Mengemudi) bagi pengemudi.

“STNK, Surat jalan dari kepolisian sama surat kuasa dari pemilik kendaraan kalau bukan atas nama dia,” kata Danu seorang pengemudi yang melintasi PLBN Entikong.

2 dari 2 halaman

Asuransi Kendaraan

Tak hanya itu, mobil juga harus dilengkapi dengan asuransi sehingga pemilik kendaraan wajib mengeluarkan uang 120 Ringgit Malaysia atau Rp 400 ribuan.

“Iya itu bisa dipakai terus. Jadi bayar sekali jalan saja, kalau mau masuk lagi enggak perlu bayar lagi. Untuk fisik mobilnya enggak boleh terlalu gelap kaca filmnya dan enggak boleh ada stiker pada mobilnya,” ujar Danu.

Saat pemeriksaan pengemudi tidak perlu turun menjalani pemeriksaan di dalam gedung, melainkan akan diperiksa kelengkapan imigrasinya di perlintasan luar bangunan.

Namun penumpang mobil beserta barang bawaan pribadinya harus tetap turun dari mobil untuk melintasi bagian dalam Gedung Utama, yakni bagian layanan keberangkatan.

Pemeriksaan kesehatan juga akan dilakukan. Jika suhu tubuh orang tersebut lebih dari 38 derajat, maka akan ditindaklanjuti di ruang isolasi.

Selain itu, barang-barang pribadi juga harus diperiksa lewat pemindai, sedangkan barang bawaan dalam jumlah besar dari Indonesia yang berangkat ke Malaysia akan diperiksa lebih intensif oleh pihak Malaysia di teritorial Malaysia.

Ekspedisi Terios 7 Wonders Exotic Borneo Life Mencapai Garis Akhir

Liputan6.com, Jakarta – Menjadi ekspedisi Terios 7 Wonders kedua tahun ini, ada yang berbeda pada perjalanan yang berlangsung pada 21 -23 Juni 2019. Bila biasanya eksplorasi hanya dilakukan di Indonesia, kali ini Daihatsu bergeser melintas batas negara tetangga, Malaysia setelah menyambangi 2 destinasi di kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Dengan pemeriksaan berlapis di Pos Batas Lintas Negara Entikong, perjalanan hari ke-2 kembali dilanjutkan menuju Bako National Park sebagai wonders ke-5.

Setelah menempuh perjalanan selama 1 jam dengan 7 unit Daihatsu Terios, seluruh peserta harus menggunakan kapal boat kecil bermuatan 5 orang menyeberang ke sebuah pulau.

Merupakan taman nasional tertua yang ada di Sarawak, tempat wisata ini sudah dipelihara dan dibuka sejak tahun 1957 karena memiliki 316 spesies tumbuhan, 22 spesies burung, 24 spesies hewan reptilia dan binatang berdarah dingin, serta 57 spesies mamalia.

“Perjalanan kali ini menikmati Keindahan alam dan wisata di Kuching, setelah menembus ke perbatasan Sarawak, Malaysia,” kata Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor.

Setelah melihat beberapa hewan dan tumbuhan yang berada di Bako National Park, perjalanan kembali dilanjutkan menuju destinasi wisata alam Sarawak, Semenggoh Nature Reserve sebagai wonders ke-6.

2 dari 2 halaman

Menyambangi Kelenteng Tertua di Kuching

Perjalanan ditutup dengan menyambangi wonders ke 7, Toa Pe Kong, kelenteng tertua di Kuching

Di tempat ini tim ekspedisi menjumpai 3 jenis orang utan yang dilindungi karena hampir punah. Tak hanya itu, pengujung juga bisa melihat hewan primata tersebut makan di habibat aslinya.

Perjalanan ditutup dengan menyambangi wonders ke-7, Toa Pe Kong, kelenteng tertua di Kuching yang berumur hampir 200 tahun dan sangat populer bagi pemeluk agama Konghucu.

Sekilas Perjalanan Terios 7 Wonders- Exotic Borneo Life dalam Jepretan Kamera

Liputan6.com, Jakarta – Ekspedisi Terios 7 Wonders- Exotic Borneo Life diselenggarakan 21 -23 Juni 2019. Perjalanan dimulai dari showroom Astra Daihatsu Pontianak, Kalimantan Barat.

Ada sejumlah lokasi yang dikunjungi dalam ekspedisi ini. Lokasi yang dikunjungi memiliki nilai sejarah dan juga ikon-ikon yang begitu dikenal.

Berikut perjalanan singkat ekspedisi Terios 7 Wonders dalam jepretan kamera:

Sebagai Kota Khatulistiwa yang dilalui garis lintang 0 derajat. Pada waktu tertentu, matahari siang akan berada tepat di atas kepala, sehingga benda di sekitarnya tidak memiliki bayangan. (Dian / Liputan6.com)

Rumah Adat Dayak Radakng merupakan rumah panggung replika terbesar di Indonesia dan mendapat penghargaan MURI karena memiliki panjang 138 meter dan tinggi 7 meter. (Dian / Liputan6.com)

2 dari 3 halaman

Lintas Negara

Perjalanan selama 6 jam menuju pos lintas batas negara (PLBN) Entikong melewati jalan berbelok dan berbukit. (Dian / Liputan6.com)

Siap memasuki negara Malaysia melalui pos lintas batas negara (PLBN) Entikong. (Dian / Liputan6.com)

Perjalanan hingga malam dilanjutkan sampai pusat kota Kuching, Malaysia. (Dian / Liputan6.com)

3 dari 3 halaman

Destinasi Berikutnya

Setelah istirahat, perjalanan dilanjutkan menuju Bako National Park, sebagai wonders ke-5. (Dian / Liputan6.com)

Hujan menemani perjalanan menuju Semenggoh Nature Reserve sebagai wonders ke-6. (Dian / Liputan6.com)

Destinasi wisata Alam Sarawak Malaysia yang menjadi wonders ke-6 adalah Semenggoh Nature Reserve. (Dian / Liputan6.com)

Perjalanan di tutup dengan wonders ke-7, Toa Pe Kong, kelenteng tertua di Kuching yang berumur hampir 200 tahun dan sangat populer bagi pemeluk agama Konghucu. (Dian / Liputan6.com)

Daihatsu Sindir Penjualan All New Nissan Livina

Liputan6.com, Jakarta – PT Nissan Motor Indonesia (NMI) telah meluncurkan all new Nissan Livina di Indonesia sejak Februari lalu. Memiliki banderol Rp198,8 juta hingga Rp261,9 juta (on the road Jakarta), mobil ini menggunakan platform Mitsubishi Xpander.

Memasuki bulan kelima sejak peluncuran, penjualan Nissan ternyata hanya berada di angka 1.000an unit. Hal itu menjadi pertanyaan Daihatsu, terlebih bulan Mei penjualan mobil diharapkan meningkat karena bertepatan dengan bulan puasa menjelang Idul Fitri.

“Untuk new Livina itu 1.112 unit, sebenarnya kita monitor kok new Livina bilangnya targetnya mau 2.000an dan ini Lebaran masih 1.112 unit. Untuk Xpander itu 5.110 unit dibandingkan dengan Avanza 8 ribu unit rasanya ini jaraknya cukup jauh ya,” kata Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor di Kuching, Malaysia.

Berada di atas Xenia, Amel mengaku Suzuki Ertiga berhasil mencatatkan penjualan 2.533 unit. Angka tersebut memiliki selisih ratusan unit dengan Xenia. 

“Untuk MPV low, market share bulan lalu untuk Xenia itu 11 persen, kalau dilihat jualan 2.533 unit. Hanya Xenia dibandingkan Ertiga masih lebih banyak Ertiga, dia dapat 2.657 unit. Saya selalu bicara retail,” kata Amel.

2 dari 2 halaman

Market Share Daihatsu pada Mei 2019

Penjualan Daihatsu di bulan Mei berhasil mencatatkan market share 16 persen. Angka itu lebih baik dibandingkan April meski turun 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Secara retail sales buan Mei itu sekitar 16 persen lebih baik dari April, tapi dibandikan tahun lalu Mei turun 10 persen. Kalau wholesale sales Mei itu dibandingkan bulan lalu 100 persen jadi mirip-mirip, tapi kalau dibandingkan tahun lalu drop 17 persen,” ujar Amel.

Toyota Merespon Rencana Kedatangan Penantang Calya, Renault Triber

Liputan6.com, Jakarta – Setelah menjadi perbincangan pecinta otomotif dunia, Renault akhirnya meluncurkan mobil keluarga murah terbarunya, Triber. Mobil ini rencananya juga bakal diluncurkan di Indonesia bulan depan, dan digadang-gadang bakal menjadi pesaing berat dari duet mobil murah keluarga milik Toyota adan Daihatsu, Calya-Sigra.

Menanggapi kehadiran pesaing terbarunya tersebut, Anton Jimmi Suwandy Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM), pihaknya menyambut baik model baru tersebut.

Meskipun begitu, pria ramah ini memang belum memberikan tanggapan lebih lanjut, karena belum mendapatkan informasi lebih detail terkait model yang sudah diluncurkan di India tersebut.

“Kami masih menunggu dan melihat. Memang, namanya segmen MPV dominan di Indonesia, dan bahkan penjualan Toyota masih didominasi model tujuh penumpang ini sekitar 60 persen,” jelas Anton saat berbincang dengan wartawan di Kelapa Gading, Jakarta Utara belum lama ini.

Lanjut Anton, setiap model baru yang bakal keluar pastinya bakal berdampak baik bagi pasar dan konsumen. Artinya, bakal ada peningkatan pasar dan juga konsumen mendapatkan pilihan baru kembali.

“Contohnya, dibanding 2018-2019 itu konsumen mendapatkan banyak pilihan model, seperti Toyota Rush dan Mitsubishi Xpander. Jadi, hal tersebut bisa mendongkrak pasar juga, dengan harapan ada produk baru yang kuat bisa dari Toyota atau produsen lain,” tegasnya.

2 dari 2 halaman

Spesifikasi Renault Triber

Sebagai informasi, Renault Triber ini sendiri didasarkan platform modular CMF-A, yang juga digunakan Renault Kwid dan Datsun RediGo.

Model ini sejatinya merupakan MPV 5+2 kursi, dengan baris ketiga yang dapat dilepas sehingga bisa menambah ruang tambahan di kompartemen bagasi.

Eksteriornya, Renault Triber mengikuti filosofi yang sama dengan model Renault modern, seperti Captur, Kadjar, dan Koleos. Bagian muka menampilkan gril tebal, dengan lencana Renault yang besar di tengah.

Lampu utama menggunala LED DRL yang diposisikan rendah di bumper depan. Model ini juga sedikit bergaya SUVm dengan tambahan roof rail.

Jantung penggeraknya, model ini dipersenjatai dengan mesin bensin tiga silinder berkapasitas 1,0 liter. Dengan spesifikasi tersebut, mobil ini mampu menghembuskan daya hingga 72 Tk dengan torsi puncak sebesar 96 Nm.

Kepincut Honda Genio atau Scoopy, Kenali Perbedaannya

Liputan6.com, Jakarta – Honda memperluas pilihan model skutiknya dengan meluncurkan Honda Genio. Garis desain yang diterapkan mengingatkan pada Scoopy yang sudah dijual sebelumnya. Meski demikian, ada perbedaan dari bekal fitur dan spesifikasi yang dibawa. Apa saja?

Ada perbedaan lumayan dari segi harga. Harga Honda Genio Rp 17,2 juta untuk tipe standar CBS (Combi Brake System) dan tambah Rp 500 ribu untuk mendapatkan fitur ISS (Idling Stop System). Sementara harga Scoopy Rp 18,94 juta, baik tipe Stylish maupun Sporty. Ada selisih lebih dari Rp 1 juta antara Genio dengan Scoopy. Tinggal mengintip spesifikasinya.

Jantung mekanis, keduanya sama-sama 110 cc, namun punya konstruksi silinder berbeda. Genio dikatakan menggendong generasi terbaru mesin eSP, dengan tenaga 8,87 Tk pada 7.500 rpm dan torsi puncak 9,3 Nm pada 5.500 rpm. Scoopy beda tipis, daya 8,97 Tk pada 7.500 rpm dan torsinya 9,4 Nm pada 6.000 rpm.

Ukuran Honda Genio dan Scoopy juga ada perbedaan signifikan. Maklum, Genio dibangun dari jenis sasis baru. Genio berdimensi 1.869 x 692 x 1.061 mm (PxLxT), jarak sumbu roda 1.256 mm dan ground clearance 147 mm. Tinggi jok Genio 740 mm. Sementara Scoopy punya dimensi 1.847 x 686 x 1.061 mm, jarak antar poros roda 1.257 mm, ground clearance 143 mm dan tinggi jok 744 mm.

2 dari 3 halaman

Desain

Estetika desain dan penampilan juga lain, meski sedikit aspek retro dengan aksen bulat ada di keduanya. Tapi kalau diperhatikan, bodi Scoopy lebih minim sudut. Alhasil, Scoopy lebih terasa kental nuansa retro. Penggunaan lampu, panel meter dan spion bundar juga memperkuat karakter retro pada Scoopy. Apalagi Scoopy dibekali pelek ukuran 12 inci dengan balutan ban tebal 100/90 d9 depan dan 110/90 ban belakang. Genio memakai pelek 14 inci dengan ban 80/90 dan 90/90 untuk ban belakang. Desain pelek Genio juga biasa saja dengan kelir hitam.

Baik Genio dan Scoopy, sama-sama punya lampu depan LED. Panel meter Genio sudah digital sepenuhnya. Tapi ukurannya kecil. Sedang Scoopy lebih besar, dengan kombinasi speedometer analog dan MID digital. Oh ya, keduanya juga punya indikator Eco untuk acuan berkendara hemat bahan bakar.

Fitur Combi Brake System sudah standar pada Genio dan Scoopy. Sedang fitur ISS cuma ada pada Genio termahal. Pada Scoopy, ISS merupakan fitur standar. Bagasi Genio diklaim lega, dengan kapasitas 14 liter. Tapi ternyata, masih lebih lega punya Scoopy, 15,4 liter. Meski begitu, Genio punya kapasitas tangki bensin sampai 4,2 liter. Scoopy cuma 4 liter.

Pabrikan AHM tak muluk-muluk menghias eksterior Genio. Perhatikan saja bagian laci penyimpanan di depan. Tampil sederhana, mengedepankan fungsi. Sementara pada Scoopy, laci penyimpanan depan sebelah kiri diberi tutup pelindung. Di dalamnya disematkan colokan untuk mengisi daya smartphone. Jadi aman ketika digunakan. Genio juga punya colokan serupa, tapi posisinya ada di dalam bagasi jok.

3 dari 3 halaman

Kecanggihan Fitur

Kecanggihan Scoopy bertaraf lebih tinggi ketimbang Genio. Fitur kunci, contohnya. Genio memakai kunci standar dengan penutup pada lubang. Scoopy malah punya alarm untuk mencegah terjadinya pencurian. Fungsi answer back system juga ada pada kunci Scoopy. Fungsinya memberi tanda bunyi dan kedipan sein hazard ketika tombol ditekan, memudahkan pencarian motor di tempar parkir yang padat.

Dari segi fitur dan penampilan ada perbedaan yang signifikan. Skutik Genio memang lebih murah, tapi fiturnya tak sekaya Scoopy. Tampilannya juga masih lebih menarik Scoopy. Sekarang tinggal sesuaikan dengan keinginan dan budget, motor desain baru harga Rp 17 jutaan atau Scoopy dengan Rp 18 jutaan yang punya penampilan retro dengan fitur lebih kaya dan canggih. Pilih yang mana? 

Sumber: Oto.com

New Carry Pick Up Dongkrak Penjualan Suzuki di Makassar

Liputan6.com, Makassar – Setelah sebelumnya dilaksanakan di Yogyakarta (18-19 Juni), kali ini PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) “Tour ILMU New Carry Pick Up” berlanjut ke Makassar yang menjadi salah satu kota penyumbang angka penjualan Carry Pick Up terbesar bagi Suzuki.

Menurut Andree Sulimdro, Direksi PT Megahputra Sejahtera (MPS), kehadiran New Carry Pick Up turut mendongkrak penjualan kendaraan niaga PT MPS.

“Kami merasa bangga PT SIS memilih Makassar sebagai salah satu tujuan test drive New Carry Pick Up, karena dalam segmen kendaraan komersial, Carry Pick Up menjadi kontributor terbesar terhadap penjualan Suzuki di Makassar. Apalagi setelah New Carry Pick Up diluncurkan, kami berhasil meraih penjualan yang positif pada semester pertama 2019,” papar Andree di Makassar, Senin (24/6/2019).

Pada periode Januari–Mei 2019, kontribusi penjualan komersial di PT MPS mencapai 73,6 persen. Kehadiran New Carry Pick Up sebagai lini produk teranyar Suzuki dirancang untuk mendukung mobilitas bisnis pelanggan Suzuki di Makassar.

PT MPS menargetkan New Carry Pick Up dapat mendorong penjualan Suzuki dengan menguasai 52 persen pangsa pasar kendaraan niaga ringan.

Untuk mempermudah pelanggan dalam mendapatkan New Carry Pick Up, PT MPS telah menyiapkan berbagai penawaran menarik serta bekerja sama dengan beberapa perusahaan leasing.

2 dari 2 halaman

Modifikasi New Carry Pick Up

Sebagai bentuk komitmen Suzuki dalam menjaga kepuasan pelanggan, PT MPS memberikan gratis jasa servis, oli mesin, oli filter, dan oli gasket sampai dengan jarak tempuh 50.000 km atau selama dua tahun bagi pelanggan yang membeli New Carry Pick Up sampai dengan 30 September 2019.

Tak hanya itu, PT MPS juga memberikan potongan harga sebesar 25 persen untuk setiap pembelian Suzuki Genuine Accessories (SGA).

Untuk memenuhi beragam kebutuhan pelanggan terhadap kendaraan niaga ringan, PT MPS juga menyediakan New Carry modifikasi di antaranya New Carry Box, New Carry Angkutan Kota, New Carry Mobil Toko, New Carry Mini Dump Truck, New Carry Arm Roll, dan New Carry Ambulance.

Proses yang dibutuhkan untuk mendapatkan New Carry modifikasi adalah sekitar satu hingga tiga bulan, sesuai dengan model yang dibutuhkan.

“Pertumbuhan perekonomian Makassar terus meningkat setiap tahun. Hal ini sejalan dengan meningkatnya jumlah wirausaha dan UMKM. Kami ingin menjadi bagian dalam pertumbuhan perekonomian tersebut dengan berkontribusi dalam memajukan usaha para pelanggan setia Suzuki di Makassar melalui konsep ILMU yang ada pada New Carry Pick Up,” tutup Andree.

Tetap Tenang, 5 Tips Ini Meminimalisasi Risiko Ban Mobil Pecah

Liputan6.com, Jakarta – Tak ada pengemudi yang ingin mengalami ban pecah saat mengendarai mobil. Ban pecah dapat mengakibatkan mobil terguling dan memakan korban. 

Yang paling membahayakan, saat pecah ban pada sisi depan kanan atau kiri kendaraan. Lantas, apa yang mesti dilakukan saat kondisi ini terjadi?

Jika pecah ban depan terjadi pada saat kendaraan melaju, pengemudi hanya punya reaksi satu detik. Maka yang harus dilakukan, tidak panik dan lepaskan pedal gas. Tujuannya, mendapatkan perlambatan kendaraan secara perlahan melalui engine brake. Pengemudi diharuskan mengarahkan (menahan kemudi dua tangan posisi 9-3) kendaraan sesuai dengan arah tujuan. Kontrol kendaraan (kemudi) dengan smooth, tidak melakukan gerakan kemudi kasar secara mendadak.

Namun, baiknya agar hal itu tak terjadi perlu antisipasi agar tak terjadi ban pecah depan atau belakang. Berikut lima langkah sederhana yang disampaikan oleh Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI):

2 dari 4 halaman

1. Merawat Ban

Lakukan pengecekan dan perawatan ban mobil secara berkala. Misalnya setiap pagi atau sebelum kendaraan bergerak bisa Anda periksa. Utamanya pastikan kondisi ban masih layak pakai sesuai umur yang direncanakan. Jaga tekanan angin ban dan jangan sampai kurang. Isi angin sesuai dengan anjuran yang tertera pada Tire Placard. Lalu gunakan ban sesuai peruntukannya. Anda juga wajib mengetahui Speed Index ban mobil.

2. Gunakan Safety Belt

Pengemudi memastikan bahwa dirinya harus pada posisi tertahan oleh safety belt di tempat duduk. Artinya, setelah buckle up, shoulder belt-nya harus ditarik kembali ke atas. Anda juga harus memastikan pengecekan pada seluruh penumpang, sudah menggunakan safety belt dengan baik.

3 dari 4 halaman

3. Kecepatan Sesuai Rambu

Laju kecepatan kendaraan harus sesuai rambu yang dianjurkan. Misalnya 60 km/jam pada sisi kiri dan 80 km/jam pada saat menyusul. Jangan mengemudi dengan kecepatan rendah pada lajur kanan di jalan tol. Selain mengganggu pengendara lain, ini juga membahayakan Anda. Ada potensi tertabrak dari belakang.

Jangan lupa senantiasa lakukan teknik defensive driving. Misalnya saat Anda mengemudi, agar mampu mengidentifikasi semua bentuk potensi bahaya. Dari bentuk visual lalu disampaikan ke dalam kata-kata jika kondisi mendesak. Ini memberi tahu penumpang yang lain.

4. Berkendara dengan Tenang

Mengemudilah dengan santai, namun selalu waspada. Usahakan pandangan jauh ke depan, mata selalu bergerak, komunikasi dengan pengguna jalan lain dan jaga kecepatan kendaraan. Usahakan sediakan ruang untuk menghindar. Berapa jaraknya? Usahakan Anda berjarak empat detik dari kendaraan di depan.

Mungkin Anda bertanya, kenapa harus empat detik. Begini simulasinya. Satu detik pertama digunakan mata untuk melihat kendaraan. Satu detik kedua memberi respons pada otak. Satu detik ketiga, otak menyuruh kaki mengerem atau menekan pedal rem. Dan satu detik terakhir respons rem pada ban mobil. Jadi semakin kencang kecepatan Anda, semakin jauh pula jarak dengan mobil di depan.

4 dari 4 halaman

5. Jangan Menginjak Rem

Selain itu, ada hal yang tidak boleh dilakukan saat pecah ban. Haram hukumnya menginjak pedal rem. Sebab bisa menambah beban pada ban yang pecah itu semakin besar. Apalagi jika lingkar kemudi ditarik ke arah ban yang pecah, bisa berakibat fatal seperti sliding bahkan mobil terbalik. Anda juga tidak dianjurkan menginjak kopling. Alasannya, justru membuat kendaraan meluncur dan fungsi perlambatan dari engine brake tidak bekerja.

Masih ada lagi. Pengemudi dilarang memindahkan gear ke posisi rendah (down shift). Mungkin maksudnya kecepatan kendaraan melambat. Tapi perlu diingat, hitungannya dalam sepersekian detik. Dilarang pula menambah kecepatan sedikit pun, karena bisa berakibat kendaraan bertambah liar (oversteer atau understeer).

Pecah ban depan adalah kondisi saat kendaraan sangat sulit diprediksi dan dikontrol. Pada kecepatan berapapun, pengemudi harus memastikan keseimbangan kendaraannya dapat dikuasai dengan benar. Kita tidak pernah tahu kapan itu terjadi.

“Pada saat Anda mengemudi di jalan tol dengan kecepatan di atas 100 km/jam, tanyakan dalam hati: Bila ban depan pecah, apakah Anda mampu mengontrol? Jawaban yang bijaksana adalah kurangi kecepatan 30 sampai 40 km/jam. Lakukan mengemudi dengan benar agar selamat sampai tempat tujuan dengan aman,” terang Sony Susmana.

Sumber: Oto.com

Mengenal Mesin 2GD-FTV Andalan Toyota Fortuner, Innova, dan Hilux

Liputan6.com, Jakarta – Mesin bisa dikatakan sebagai nyawa dari sebuah mobil. Meski memiliki body yang sama, mesin yang berbeda akan memberikan karakter yang juga berbeda. Contohnya saja rasa berkendara mesin bensin dan diesel dipastikan berbeda.

Nilai jual mesin diesel terletak pada torsi dan efisiensi. Jenis diesel bahkan sedikit menenggak bahan bakar, jika dibanding mesin bensin yang setara dan dalam jarak tempuh yang sama.

Durabilitas diesel juga terkenal lebih tahan banting, serta mempunyai torsi tinggi. Itulah alasan kuat Toyota Indonesia mengandalkan jenis ini pada lini produknya macam Fortuner, Innova, dan Hilux teranyar.

Kemampuan mesin diesel Toyota terus disempurnakan. Salah satu mesin diesel Toyota mutakhir, berkode 2GD-FTV. Ia dipercaya memiliki daya tahan tinggi, sehingga cocok buat perjalanan jauh. Juga mengangkut beban berat. Mewarisi ketangguhan mesin 2KD-FTV lawas. Lantas apa saja kelebihan mesin berkapasitas 2,4-liter ini?

2 dari 4 halaman

Tenaga Besar dan Torsi Merata

Mesin diesel bekerja mengandalkan proses pemampatan kompresi bahan bakar. Tekanan yang kuat ini, kemudian memicu pembakaran. Menurut Toyota, proses pembakaran menjadi salah satu titik kunci peningkatan performa. Pabrikan membubuhkan berbagai teknologi mutakhir. Fokusnya pada peningkatan kinerja ruang bakar mesin 2GD-FTV.

Ada teknologi bernama TSWIN alias Thermo Swing Wall Insulation. Kemudian piston diperkuat dengan lapisan SiRPA (Silica Reinforced Porous Aluminium). Kedua teknologi inilah yang meningkatkan efisiensi termal, sehingga menyempurnakan proses pembakaran. Resultan tenaga dan putaran mesin yang dihasilkan pun bisa lebih maksimal.

Tidak hanya bertenaga besar, sebaran daya pun dibuat merata di seluruh putaran mesin. Mesin diesel Toyota 2GD-FTV juga mengantongi teknologi VNT (Variable Nozzle Turbocharger). Keunggulannya, tekanan udara dari propeller turbo bisa diatur sesuai putaran mesin. Hal ini juga meminimalisasi gejala turbo lag atau jeda, saat menunggu tekanan turbo masuk ke ruang bakar.

Dengan kapasitas 2,4 liter, mesin diesel Toyota 2GD-FTV mampu menghasilkan tenaga 147 Tk pada 3.400 rpm. Kemudian torsi maksimal 367 Nm sejak putaran 1.200 rpm – 2.600 rpm untuk Kijang Innova. Sementara pada Fortuner dan Hilux, memiliki tenaga sama, namun torsi 408 Nm di rentang putaran 1.600 rpm – 2.000 rpm. Electronic Control Unitlah yang membuat output-nya beda, antara Innova dan sang SUV.

3 dari 4 halaman

Lebih Hemat Bahan Bakar

Penyempurnaan pada ruang bakar dengan sejumah teknologi juga dilakukan. Tujuannya untuk memaksimalkan efisiensi termal di dalam mesin diesel Toyota 2GD-FTV. Dengan proses pembakaran yang lebih sempurna, konsumsi bahan bakar juga lebih akurat. Selain itu, keberadaan perangkat turbo dengan teknologi VNT, bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar. Toyota mengklaim, besarannya sekitar 15 persen dibandingkan mesin diesel generasi sebelumnya. Torsi juga bisa terkerek hingga 25 persen.

Meski bukan inovasi baru, jenis Variable Nozzle Turbocharger (VNT) juga mendongkrak performa mesin. Berbeda dengan perangkat turbo biasa, rumah turbin dilengkapi bilah. Sudu-sudu inilah yang bisa diatur sudut bukaannya, bergantung pada beban mesin, rpm dan banyak variable lain. Ia digerakkan oleh motor listrik.

Pada putaran rendah, tekanan gas buang masih lemah dan tidak efektif memutar turbin. Maka bilah ditutup, sehingga gas buang mengalir di area sempit yang otomatis meningkatkan tekanannya. Hasilnya bisa memutar turbin secara efektif. Semakin tinggi putaran mesin, sudut bukaan makin besar, untuk menghindari tekanan berlebihan yang bisa merusak perangkat turbo. Jenis engine ini pun dilengkapi intercooler di antara turbo dan intake manifold. Tujuannya, untuk menurunkan kembali suhu udara yang panas, agar kandungan oksigen menjadi lebih padat.

4 dari 4 halaman

Ramah Lingkungan

Kekurangan mesin diesel zaman dulu adalah kadar emisi tinggi. Dan penyempurnaannya ada pada 2GD-FTV. Terpasang SCR (Selective Catalytic Reduction). Perangkat itu ditempatkan di sekitar area exhaust. Kerjanya mereduksi kandungan nitrogen oksida yang keluar dari mesin hingga 99 persen. Berbagai teknologi anyar yang dikembangkan Toyota pada mesin diesel terbaru, bertujuan memaksimalkan performa dan efisiensi bahan bakar.

Sumber: Oto.com

Perpres Terbit, Bus Listrik Transjakarta Siap Beroperasi di Ibu Kota

Liputan6.com, Jakarta – Peraturan Presiden (Perpres) terkait kendaraan listrik untuk transportasi jalan ternyata tidak hanya ditunggu para pabrikan otomotif di Tanah Air. Bahkan, salah satu perusahaan transportasi, yaitu Transjakarta yang juga menunggu payung hukum kendaraan ramah lingkungan ini.

Dijelaskan Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono, pihaknya menunggu Perpres agar bisa mengoperasikan kendaraan atau bus listrik di Jakarta.

“Kalau ada Perpres bisa dibuka. Kita siap sudah maju, tapi peraturan lebih tinggi dari level DKI Jakarta juga diperlukan,” ujar dia di Jakarta, Minggu (23/6/2019), seperti dilansir Merdeka.com.

Lanjut Agung, sejauh ini pihaknya baru pada tahap melakukan uji coba kendaraan bus listrik di sekitaran Monumen Nasional (Monas). Uji coba untuk melihat sejauh mana kesiapan operasional bus listrik.

Selain Perpres, untuk mengoperasikan bus listrik tersebut, Transjakarta masih harus menunggu penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan sertifikat uji tipe. Apabila kedua hal tersebut tidak ada, maka bus listrik dipastikan tidak bisa beroperasi.

“Terakhir untuk buat ini jalan, kita sudah uji coba. Supaya kita bisa jalankan, kita uji coba dari Senayan ke Monas, Ragunan ke Kuningan. STNK belum keluar kedua sertifikat uji tipe belum goal,” jelas dia.

2 dari 2 halaman

Dukungan bus listrik

Sementara itu, Pengamat Perkotaan Universitas Trisakti, Yayat Supriyatna mendukung penuh langkah Transjakarta untuk mengoperasikan kendaraan listrik.

Sebab, apabila berkaca pada transportasi umum lainnya seperti Kereta Rel Listrik (KRL), Moda Raya Terpadu (MRT), hingga (Lintas Rel Terpadu) LRT sudah lebih dulu memakai energi listrik.

“Basis angkutan umum listrik sudah banyak, MRT, LRT, KRL, Transjakarta kalau disubsidi listrik akan menarik. Sudah saatnya Transjakarta ini karena sudah dimulai berbasis angkutan listrik semua,” tutur dia.

PT Transjakarta memperkenalkan bus listrik ke masyarakat DKI pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di sekitaran Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan bus terbaru yang aman, bersih dan ramah lingkungan. Bus listrik ini menunjukkan potret transportasi masa depan.

Top 3 Berita Hari Ini: Toyota Supra dan Hak Cipta Beetle

Liputan6.com, Jakarta – Toyota Supra kembali bangkit dari tidur lamanya. Dan sebentar lagi, mobil sport Toyota ini akan masuk pasar Indonesia. Informasi mengenai hal inipun menjadi sorotan pembaca Liputan6.com.

Selain itu, kabar lain yang tidak kalah menyita perhatian pembaca adalah dua model yang berkontribusi besar dalam penjualan Suzuki Indonesia serta kabar mengenai VW memenangi hak cipta atas Beetle dari seorang anak perempuan yang diketahui sebagai perancangnya.

Berikut ulasan artikel yang terangkum dalam Top 3 Berita Hari Ini:

1. Toyota Supra Hadir di Indonesia Bulan Depan, Berapa Harganya?

PT Toyota Astra Motor (TAM) kembali memastikan akan membawa model sport andalannya, Toyota Supra ke Indonesia. Namun, pihak pabrikan asal Jepang ini, masih belum bisa membeberkan secara detail, kapan waktu peluncuran BMW Z4 ini di pasar otomotif Tanah Air.

Dijelaskan Anton Jimmi Suwandy, Marketing Manager PT TAM, pihaknya memang tengah mempersiapkan peluncuran produk baru, dan salah satunya Toyota Supra.

Selengkapnya baca di sini

2 dari 2 halaman

Penyelamat Suzuki dan VW

2. Dua Model Mobil Penyelamat Suzuki Sepanjang Mei 2019

Penjualan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sepanjang Mei 2019 mencatatkan hasil yang cukup baik. Dibanding bulan sebelumnya, penjualan secara ritel pabrikan berlambang huruf S ini pada bulan lalu meningkat hingga 18,3 persen.

Jika berdasarkan angka, Suzuki berhasil mendistribusikan kendaraan sebanyak 9.633 unit, dengan kontribusi terbesar dari new Suzuki Carry dan all new Ertiga.

Selengkapnya baca di sini

3. Soal Hak Cipta, Volkswagen Menang dari Anak Perempuan Perancang Beetle

Anak perempuan Erwin Komenda, yang juga membantu merancang VW Beetle asli kalah dengan Volkswagen Group terkait hak cipta mobil ikonik tersebut. Kasus ini bergulir, karena sang penggugat meminta kompensasi atas kontribusi sang ayah sebesar 5,7 juta Euro atau setara dengan Rp91,6 miliar.

Melansir Carscoops, sang penuntut mengklaim jika VW Beetle yang dibangun pada 2014 dan seterusnya, masih menempelkan elemen desain ayahnya.

Selengkapnya baca di sini

Malas Jalan Kaki, Pria Ini Nekat Mencuri Mobil

Liputan6.com, Montgomery County – Jika malas jalan kaki, hal yang paling wajar untuk dilakukan adalah menggunakan kendaraan umum atau ojek online. Mencuri mobil karena malas jalan terdengar ekstrem. Namun, tak semua orang berpikir demikian.

Mencuri mobil akibat malas jalan kaki memang terdengar mustahil. Tapi ada yang melakukannya, seperti yang dilakukan oleh pencuri sebuah mobil.

Tujuan mencurinya bahkan terbilang kocak, Ia melakukannya hanya karena ogah jalan kaki dan kemudian mengembalikan mobil curiannya tersebut ke tempat semula.

Seperti yang diberitakan saluran televisi NBC, Philadelphia, yang dilansir dari Zing, awalnya seorang pemilik mobil di Montgomery County (Maryland, AS) melaporkan mobilnya yang terparkir di parkiran rumah sakit hilang ke polisi.

2 dari 3 halaman

Mobil Dikembalikan

Setelah ditelusuri dari CCTV setempat, ternyata mobil tersebut dibawa oleh seorang pria aneh yang berbelanja di sebuah supermarket. Namun, setelah beberapa jam mobil tersebut dikembalikan lagi, tetapi tak berada di tempat semula. Ternyata pencuri tersebut ogah jalan kaki dan hanya meminjam mobil untuk membeli makanan ringan.

Insiden ini terjadi karena pemilik terbiasa tidak mengunci pintu mobil dengan kunci yang masih terpasang. Untung saja mobilnya tak jadi hilang, meski sempat dipinjam tanpa meminta izin.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Teknologi Lampu Lexus RX Kian Mudah Deteksi Mobil dari Jarak Jauh

Liputan6.com, Jakarta Perkembangan teknologi tak akan berhenti. Termasuk untuk lampu utama sebuah mobil. Sebut saja teknologi yang melekat pada lampu Lexus RX model 2020.

Melansir dari Carmagazine, Lexus akan meluncurkan teknologi headlamp BladeScan terbaru untuk peluncuran RX mendatang.

Sistem teknologi ini ternyata cukup unik, nantinya cahaya LED sebelum dipancarkan melalui rumah lampu, terlebih dulu akan melalui semacam bilah cermin yang berputar.

Ternyata bilah cermin yang ada tersebut tak mengganggu cahaya LED yang terpancar. Sebaliknya, bilah yang berbentuk menyerupai pisau tersebut membantu pengemudi untuk melihat titik sulit yang tak bisa dijangkau lampu jauh (high beam). Fungsi utamanya adalah membantu penyebaran sinar LED yang dipancarkan.

Jika tertarik dengan teknologi ini, siapkan dana cukup untuk membeli Lexus RX SUV model 2020. Tetapi, untuk penjualannya sendiri akan dilakukan tahun ini.

Sumber: Otosia.com

2 dari 3 halaman

Saksikan Videonya di Bawah Ini:

3 dari 3 halaman

Apa Istimewanya Lexus UX Terbaru?

Lexus UX baru (Lexus)

Menghadirkan pilihan baru untuk pecinta sport utility vehicle (SUV) di Tanah Air, merek mewah Toyota resmi menghadirkan Lexus UX. Sebagai crossover mewah, model ini hadir dengan desain edgy yang elegan yang dikembangkan dari platform global terbaru garapan Chief Engineer, Chika Kako.

Dengan hobi sang perancang, yaitu berpetualang, membuatnya terinspirasi untuk mendesain mobil untuk wanita dan generasi muda urban yang aktif, dinamis, young, dan stylish. Namun, mobil ini juga mengedepankan kenyamanan, dan kemewahan dalam pengalaman berkendara.

“Bukan berkompromi, tapi berharmonisasi. Ini merupakan sinergi yang memacu terobosan dan membuka segala kemungkinan di luar imajinasi dalam menciptakan Lexus UX Series.” ujar Kako dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com.

Siluet Lexus UX didesain dengan cantik, dengan dilengkapi lampu signature Lexus spindle grille, 3-LED Projector Headlights, dan terobosan inovasi lampu belakang limitless line berbentuk horizontal yang sangat attractive terutama di malam hari.

Tidak hanya keindahan kasat mata yang terlihat di eksterior Lexus UX, juga selalu diantisipasi dengan kemudahan-kemudahan yang semakin menunjang kenyamanan seperti halnya Power Back Door with Kick Sensor.

Lexus UX hadir di Indonesia dengan tiga tipe, yakni Lexus UX 200 bensin , tersedia dalam varian Sport dan Luxury.

Soal Hak Cipta, Volkswagen Menang dari Anak Perempuan Perancang Beetle

Liputan6.com, Jakarta – Anak perempuan Erwin Komenda, yang juga membantu merancang VW Beetle asli kalah dengan Volkswagen Group terkait hak cipta mobil ikonik tersebut. Kasus ini bergulir, karena sang penggugat meminta kompensasi atas kontribusi sang ayah sebesar 5,7 juta Euro atau setara dengan Rp91,6 miliar.

Melansir Carscoops, sang penuntut mengklaim jika VW Beetle yang dibangun pada 2014 dan seterusnya, masih menempelkan elemen desain ayahnya.

Elemen yang dipermasalahkan itu, digunakan dalam tiga generasi model yang disebut VW Kodok ini di Indonesia, yang mampu terjual lebih dari 22 juta unit di seluruh dunia selama lebih dari 70 tahun.

Namun, setelah memeriksa gambar dari 1934 yang diduga kuat dibuat oleh Komenda, Pengadilan Jerman memutuskan untuk menolak klaim hak cipta pada VW Beetle asli.

Penggugat juga tidak dapat membuktikan bahwa ayahnya berpartisipasi dalam pembuatan desain model VW KdF, yang merupakan pendahulu Beetle yang mulai diproduksi pada 1938 dan dirancang oleh Ferdinand Porsche.

2 dari 3 halaman

Pernyataan pengadilan

“Sangat penting untuk dicatat, bahwa pada saat membuat gambar, sudah ada banyak desain yang telah mengantisipasi konsep kendaraan dengan mesin belakang di bodi yang ramping, dengan kap mesin yang ditarik ke bawa (Tatra V570 dan Mercedes Type 130),” pernyataan pengadilan dalam sebuah pernyataan yang ditulis dalam bahasa Jerman.

Sebagai informasi, Erwin Komenda sendiri bekerja pada Ferdinand Porsche pada 1930-an. Selain itu, ia juga bekerja untuk Porsche pasca Perang Dunia ke-2, dan meninggal pada 1966.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Dua Model Mobil Penyelamat Suzuki Sepanjang Mei 2019

Liputan6.com, Jakarta – Penjualan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sepanjang Mei 2019 mencatatkan hasil yang cukup baik. Dibanding bulan sebelumnya, penjualan secara ritel pabrikan berlambang huruf S ini pada bulan lalu meningkat hingga 18,3 persen.

Jika berdasarkan angka, Suzuki berhasil mendistribusikan kendaraan sebanyak 9.633 unit, dengan kontribusi terbesar dari new Suzuki Carry dan all new Ertiga.

“Terima kasih atas kepercayaan pelanggan yang memilih Suzuki untuk mendukung aktivitasnya sehari-hari. Hal ini terlihat dari jumlah penjualan kami yang meningkat walaupun saat liburan panjang,” ujar Makmur, 4W Sales Director PT SIS, dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com, Sabtu (23/6/2019).

Suzuki Carry sendiri berhasil terjual sebanyak 4.825 unit secara ritel, dengan peningkatan sebesar 18% dibandingkan bulan sebelumnya. Raihan positif ini membuat Carry menguasai pasar di segmen kendaraan niaga ringan, dengan pangsa pasar sebanyak 55,2 persen.

Selain itu, penjualan positif Suzuki lainnya berasal dari all new Ertiga, dengan pertumbuhan penjualan ritel mencapai 23 persen dibandingkan April 2019.

2 dari 3 halaman

Model lain

Sementara itu, penjualan mobil Suzuki lainnya pada Mei 2019 terdiri dari Karimun Wagon R 603 unit, Baleno 512 unit, Ignis 431 unit, APV 331 unit, dan SX4 S-Cross 165 unit.

Dari segi wilayah, Jabodetabek menjadi wilayah dengan kontribusi penjualan terbesar pada Mei 2019. Jabodetabek memberikan kontribusi penjualan hingga 3.075 unit atau 31,9 persen dari total penjualan Suzuki pada Mei 2019.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Bukan Edisi Terbatas, Toyota Supra Tetap Bakal Jadi Incaran Kolektor

Liputan6.com, Jakarta – Salah satu model sport ikonik, Toyota Supra bakal resmi mengaspal di Tanah Air dalam waktu dekat. Model ini diprediksi bakal menjadi buruan para kolektor, meskipun hingga saat ini, belum diketahui pasti tanggal detail peluncuran dan harga mobil asal Jepang ini.

Menurut Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM), jika nantinya Toyota Supra resmi meluncur di Indonesia, memang tidak dengan kuota yang banyak. Meskipun begitu, jenama Negeri Matahari Terbit ini memastikan jika tidak akan sampai menjadi edisi terbatas.

“Secara total (unit yang masuk) kami masih menunggu prinsipal. Tapi jujur, jumlahnya tidak akan terlalu banyak,” jelas Anton saat berbincang dengan wartawan di bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Lanjut Anton, demand atau permintaan Toyota Supra memang cukup tinggi, baik di pasar Amerika Serikat, Eropa, dan juga Jepang yang telah diperkenalkan beberapa waktu lalu juga tinggi.

“Memang demand masih lebih tinggi dibandingkan jumlah produksinya,” tegas Anton.

2 dari 3 halaman

Pemesanan Toyota Supra

Sementara itu, di Indonesia sendiri memang belum ada yang pesan Toyota Supra, karena memang belum diluncurkan secara resmi. Namun, sudah banyak konsumen yang bertanya mengenai model tersebut, dan tetap diinformasi akan diluncurkan dalam waktu dekat.

“Kami minta konsumen untuk tunggu (pesan Toyota Supra), karena sekarang memang belum bisa, karena belum ada harganya, dan juga spesifikasi yang akan dibawa ke Indonesia seperti apa,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Cara Perawatan Motor Bebek Agar Performanya Tetap Prima

Liputan6.com, Jakarta – Sepeda motor jenis moped atau motor bebek sudah bukan menjadi pilihan utama pecinta roda dua. Posisi motor yang terkenal irit bahan bakar ini, digantikan oleh skuter matik (skutik) yang lebih praktis, ataupun kuda besi berjenis sport yang penampilannya lebih keren.

Meskipun begitu, masih ada penggemar setia motor jenis ini, dan masih menggunakan motor bebek untuk kegiatan sehari-hari.

Jadi, agar performa motor bebek kesayangan tetap prima, berikut tips perawatannya yang dilansir dari laman resmi Suzui Indonesia:

Rutin Mengecek oli

Melakukan pengecekan oli secara rutin adalah hal yang paling dasar untuk merawat motor. Ingat, oli merupakan cairan yang akan membantu kinerja mesin, yaitu membuat mesin menjadi halus dan tidak mudah panas. Karena itulah, lakukan pergantian secara rutin agar performa mesin selalu prima.

Pergantian rutin ini bisa dilakukan saat jarak tempuh motor sudah mencapai 2.000 km hingga 2.500 km. Jangan menunggu oli berubah warna kehitaman dan pekat karena bisa menghambat kinerja mesin.

2 dari 3 halaman

Cek Pengapian (Kelistrikan)

Pengapian pada sepeda motor bebek yang bermasalah bisa membuat motor kesayangan Anda mogok (ngadat). Pengapian motor sumbernya dari busi, sedangkan kelistrikan sumbernya dari aki. Untuk menjaga pengapian tetap baik, pengecekan rutin pada busi harus dilakukan. Pastikan busi dalam keadaan kering tanpa jelaga atau hangus dan tetap dalam keadaan kering.

Pada kelistrikan, motor yang memakai teknologi injeksi perlu listrik dari aki sebagai sumber energi karenakan kerja injektor harus terhubung dengan asupan listrik yang stabil. Untuk memudahkan perawatan, pilih aki kering yang minim perawatan.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Sambangi Tugu Khatulistiwa Hingga Malaysia dengan Daihatsu Terios

Liputan6.com, Jakarta Ekspedisi Terios 7 Wonders kedua tahun ini resmi digelar 21-23 Juni 2019. Bertemakan Exotic Borneo Life, perjalanan dimulai dari kota Pontianak, Kalimantan Barat hingga Kuching, Malaysia.

Menjadi tapal batas Indonesia dengan Malaysia, ekspedisi ini dimulai dari showroom Astra Daihatsu Pontianak menuju destinasi wonders ke-1 yakni Rumah Adat Dayak Radakng.

Menjadi rumah panggung replika terbesar di Indonesia, destinasi wisata ini mendapat penghargaan MURI memiliki panjang 138 meter dan tinggi 7 meter.

Menjelajah Kota Pontianak tidak lengkap tanpa mengunjungi Tugu Khatulistiwa sebagai wonders ke 2. Mendapat julukan Kota Khatulistiwa, garis lintang 0 derajat berada di sini.

Pada waktu tertentu, matahari siang akan berada tepat di atas kepala, sehingga memberikan pengalaman unik bagi peserta Terios 7 Wonder saat berada di tugu dan benda di sekitarnya tidak memiliki bayangan.

2 dari 3 halaman

Menuju Perbatasan

Kuching Statue yang merupakan ikon negara bagian Sarawak sebagai destinasi wonders ke 3

Selanjutnya, perjalanan panjang selama 5 jam dilanjutkan ke perbatasan Sarawak Malaysia melewati pemandangan indah dan eksotis.

Setibanya di perbatasan Entikong, beberapa tahap pemeriksaan yang detail harus dilakukan saat hendak masuk ke Malaysia, salah satunya paspor dan surat kendaraan.

Setelah memakan waktu satu jam pemeriksaan, perjalanan dilanjutkan ke Kuching Statue yang merupakan ikon negara bagian Sarawak sebagai destinasi wonders ke-3 dan menikmati nuansa malam di Kuching waterfront sebagai wonders ke-4.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Toyota Supra Hadir di Indonesia Bulan Depan, Berapa Harganya?

Liputan6.com, Jakarta – PT Toyota Astra Motor (TAM) kembali memastikan akan membawa model sport andalannya, Toyota Supra ke Indonesia. Namun, pihak pabrikan asal Jepang ini, masih belum bisa membeberkan secara detail, kapan waktu peluncuran BMW Z4 ini di pasar otomotif Tanah Air.

Dijelaskan Anton Jimmi Suwandy, Marketing Manager PT TAM, pihaknya memang tengah mempersiapkan peluncuran produk baru, dan salah satunya Toyota Supra.

“Kami lagi persiapan, dan fokus untuk launching (Supra). Meluncur di GIIAS 2019? Belum bisa bilang timing-nya kapan, tapi tidak akan lama lagi, dan unitnya tengah diimpor ke Indonesia untuk persiapan syuting, training, dan lain-lain,” jelas Anton di saat berbincang dengan wartawan di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (22/6/2019).

Sementara itu, berbicara spesifikasi dan harga, pria ramah ini juga belum bisa membocorkan informasi terkait hal tersebut. “Harga belum putus, begitu juga spesifikasinya belum bisa diinformasikan, karena persiapan kan belum selesai” tegasnya.

Sebelumnya, Toyota Supra ini memang sudah terdaftar di Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) DKI Jakarta. Dengan mengadopsi mesin 3 liter, harganya yang didaftarkan mencapai Rp1,492 miliar.

2 dari 3 halaman

Pilihan mesin

Saat ini Toyota Supra terbaru ditawarkan dalam tiga pilihan mesin, yaitu 6-silinder inline 3.000 cc 340 Tk 500 Nm, 4-silinder 197 Tk 320 Nm, dan 4-silinder 2.000 cc 256 Tk 400 Nm.

Ketiga dapur pacu tersebut dikawinkan dengan sepasang turbocharger.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Keren, Motor Kawasaki Bakal Dibekali Radar Anti Celaka

Liputan6.com, Jakarta – Pabrikan otomotif terus berinovasi dalam mengembangkan teknologi dan sistem keselamatan terbaru pada produknya di masa mendatang.

Ya, sistem keselamatan akan menjadi fitur standar pada sepeda motor. Ducati dan KTM telah mengumumkan bahwa produknya akan memiliki teknologi tersebut pada tahun 2020.

Selain itu, Suzuki juga telah mematenkan fitur serupa. Begitu pula dengan Harley Davidson yang tengah mengembangkan automatic emergency braking dan gyroscopic camera dari Honda.

Kini, mengutip dari Motociclismo.it, Kawasaki juga sedang mempersiapkan sistem keselamatan mereka. Pasalnya, telah beredar desain paten yang berisi teknologi tersebut.

Pada bocoran ini tampak Kawasaki Versys 1000 yang dilengkapi dengan “anti-accident radar”. Artinya motor tersebut dilengkapi beberapa sensor untuk memantau kondisi di sekitarnya.

2 dari 2 halaman

Mirip Ducati dan KTM

Hanya saja, tak seperti mobil, teknologi Kawasaki ini tidak terhubung dengan cruise-control dan sistem pengereman dan hanya memberi peringatan kepada pengendara.

Menurut sumber yang sama, sistem ini tak jauh berbeda dengan milik Ducati dan KTM yang dikembangkan oleh Bosch. Bisa jadi Kawasaki juga menjalin kolaborasi dengan perusahaan asal Jerman tersebut.

Sumber: Otosia.com

Adu Lincah Mengendarai Honda Brio Kembali Digelar

Liputan6.com, Jakarta – PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali menggelar kompetisi adu kelincahan mengendarai Honda Brio lewat acara bertajuk Brio Saturday Night Challange (BSNC). Seri perdana BSNC 2019 berlangsung di area parkir Stadion Akuatik Senayan, Jakarta, Sabtu (22/6).

“Sebelumnya (BSNC) memang sempat vakum dan sekarang kami mulai lagi karena kami melihat karakter Brio untuk (generasi) milenial ini kan cocok, punya tenaga besar 100 horse power, ramah lingkungan dan irit bahan bakar juga,”

“Jadi selain penjualannya yang bagus, kami juga ingin membuktikan bahwa di jalanan bagus dan di balapan juga. Makanya kami banyak join di beberapa event balap di Sentul maupun kejuaraan Slalom,” terang Jonfis Fandi, Marketing & After Sales Service Director HPM di lokasi acara.

Seri perdana Brio Saturday Night Challange (BSNC) berlangsung di area parkir Stadion Akuatik Senayan, Jakarta, Sabtu (22/6/2019). (Foto: Septian / Liputan6.com)

Untuk diketahui, kompetisi ini menggunakan sistem bracket time yang terbagi dalam lima kelas, di antaranya 28 detik, 26 detik, 24 detik, 22 detik dan “Break the Limit” khusus untuk peserta yang sukses menorehkan waktu di bawah 21,999 detik.

Menariknya, pada penyelenggaraan tahun ini terdapat 4 kategori spesial, berupa Stylish Finish khusus untuk peserta yang sanggup finish dengan parkir memutar dan keempat bannya masuk tanpa menyenggol cone.

Selain itu, terdapat kategori Babe Driver khusus untuk driver perempuan dengan catatan waktu terbaik, Accuracy untuk peserta dengan waktu yang sama atau paling mendekati target bracket time, dan Consistency untuk peserta dengan torehan waktu serupa atau berbeda sedikit pada Heat 1 dan Heat 2.

2 dari 2 halaman

Pendaftaran Gratis

Untuk mengikuti BSNC 2019, pengguna all new Honda Brio dapat berpartisipasi secara gratis dengan membawa mobilnya dan mendaftarkan diri di lokasi acara. Hadiah menarik menanti bagi peserta dengan catatan waktu tercepat. Total hadiah mencapai Rp 50 juta.

Sekadar informasi, seri kedua dan ketiga BSNC 2019 rencananya akan digelar di Bandung dan Surabaya, sebelum memasuki seri pamungkas di Jakarta.

Deretan Moge Honda yang Paling Dicari Biker Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Honda memiliki sederet model moge mulai cruiser, adventure, super sport dan naked. Semuanya memiliki performa buas. Namun apakah monster-monster ini juga laris? Dan siapa yang jadi tulang punggung big bike?

Di sela peluncuran Honda Genio terbaru, kami menanyakannya pada Thomas Wijaya, Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM), “Kalau bicara 500cc ke atas (Big Bike), tulang punggung Honda itu CMX 500 Rebel dan CB 500 X. Setelah dua itu, dilanjutkan oleh CB 650R, Neo Sport Café. Angkanya cukup besar, Rebel sanggup menyumbang 60 persen dari total penjualan motor besar Honda. Sementara CB 500 X dan CB 650R, kurang lebih memiliki porsi sebesar 15 persen. Tahun ini, kurang lebih sebanyak 200-300 unit sudah laku terjual,” katanya.

Masuk akal, CMX 500 Rebel bisa dibilang memiliki spesifikasi paling menarik. Pertama dari segi jantung pacu. Gendongan mesin 471cc DOHC paralel twin sanggup meluapkan tenaga 45,5PS di 8.500rpm dan torsi 43,6Nm pada putaran 5.500rpm.

Diameternya sedikit lebih besar, 67mm. Sementara panjang langkah 66,8mm. Bisa diartikan overbore, namun tak terlampau jauh. Makanya pusaran tenaga cukup merata di bawah hingga ke atas.

Tak hanya itu, desainnya juga keren. Merupakan perpaduan modern-klasik yang digambarkan sebagai sebuah cruiser. Bisa jadi, style itu pula yang jadi alasan ia laris. Gaya motor semacam ini tentu punya jarak jok ke tanah yang sangat ramah.

Terbukti, Rebel hanya mencatat tinggi 690mm. Postur standar orang Indonesia dijamin berpijak dengan baik. Bobotnya juga masih normal, 190kg. Terakhir, harganya masih tergolong ekonomis. Rebel dijual dengan banderol Rp 158 juta. Tak aneh jika sanggup mengambil porsi penjualan terbanyak.

Di peringkat dua, bertengger CB 500 X. Jenisnya sebagai motor adventure cukup mudah menarik perhatian kaum adam. Kesan tangguh, kemampuan jelajah luas, mesin bertenaga dan kenyamanan untuk jarak jauh jadi poin utama.

Kalau urusan mesin, sama saja dengan Rebel. Pun diameter silinder serta panjang strokenya. Namun, catatan outputnya berbeda. Ia sanggup meraih tenaga maksimal 50PS di 8.500rpm dan torsi puncak 44,6Nm/7.000rpm. Lebih besar sedikit dari saudaranya.

2 dari 2 halaman

Model Lain

Fitur-fitur penunjang saat berkelana juga hadir. Semuanya mudah dioperasikan dengan tombol di stang. Dan dipresentasikan dalam panel meter digital. Informasinya cukup lengkap. Plus tampilan warna yang menarik. Untuk meminangnya, Anda perlu membayar Rp 163 juta ke diler AHM terdekat.

Lalu di podium tiga, berdiri CB 650R. Dengan kedua big bike tadi, ini jauh berbeda. Dari mulai rangka, basis mesin dan harganya lebih mahal. Motor berjenis naked bike ini memang gampang membuat orang terpikat. Desain ala roda dua klasik “diguyur” banyak aksen dan fitur modern. Honda menyebutnya Neo Sports Café.

Yang pasti orang terpikat, saat melihat headlightnya. Sebetulnya hanya bulat biasa dilindungi ring krom. Tapi di dalam, sudah full LED dengan sentuhan DRL yang melingkari hampir seluruh pinggiran lampu. Alhasil, kesan dramatis terpancar dari mukanya.

Beranjak ke sektor sumber tenaga. CB 650R memangku mesin empat silinder 648,72cc DOHC. Kalau yang satu ini, benar-benar mesin overbore. Ukuran (Diameterx Langkah) sebesar 67x46mm.

Sudah jelas, karakteristik motor ini memang diciptakan untuk agresif di putaran menengah dan tinggi. Kompresi juga dibuat padat, pada rasio 11,6:1. Catatan pabrik mengatakan, tenaga puncaknya 90PS/11.000rpm dan torsi 60,7Nm/8.000rpm. Impresif bukan? Jangan lupa siapkan uang Rp 275 juta supaya ia bisa terparkir di garasi.

Di akhir perbincangan, satu motor baru hampir luput ditanyakan. Ya, bagaimana dengan nasib X-ADV? Seberapa besar peminatnya? “Untuk Honda X-ADV, sampai saat ini sudah sepuluh unit yang terjual ke tangan konsumen.

Disusul dengan catatan yang sudah inden kurang lebih ada 30an customer,” tambahnya. Dalam kurun waktu kurang lebih tiga bulan sejak peluncuran. Menurut kami jumlah segitu sudah lumayan. Apalagi untuk kelas motor Rp 400 jutaan.

Sumber: Oto.com

Menanti Debut Mini Cooper Listrik

Liputan6.com, Jakarta – Jelang perkenalan Mini Cooper SE pada 9 Juli mendatang, produsen otomotif Inggris itu menebar video teaser. Hanya saja, detail mobil listrik itu tidak nampak jelas.

Kendati beberapa minggu lalu, mobil ini tertangkap kamera tengah syuting tanpa dibungkus kamuflase di Amerika Serikat. Dari sini bisa terlihat Cooper SE memiliki desain futuristik.

Garis bodinya dibuat tetap memiliki ciri khas Mini. Namun, pada beberapa bagian, punya rupa yang unik dan terkesan modern.

Dimulai dari wajahnya yang memakai grille tanpa corak rumit, hanya ada garis memanjang ke samping, berwarna kuning dan diberikan imbuhan emblem E melingkar.

Spion juga dibalut kelir yang senada. Lalu bagian belakangnya dilengkapi stoplamp LED yang bermotif bak bendera Inggirs. Bagian pelek lebih unik lagi.

Mengusung desain empat palang, tiap bagian berbentuk kotak. Kelirnya merupakan paduan kuning, abu-abu gelap dan putih.

Kesannya sederhana tapi apik dipandang. Tubuhnya dibalur kombinasi dua warna, hitam pada atap dan pilar; putih pada bagian bawah.

Kabarnya, mobil tiga pintu ini menggunakan teknologi milik BMW. Baterainya berasal dari lini BMW i3, dengan daya sebesar 33 kWh. Motor listrik juga diambil dari BMW i3S yang menghasilkan tenaga sebesar 184 PS.

Energi dorong itu disalurkan langsung ke roda depan. Dengan konfigurasi itu, dikira mobil listrik Mini dapat menjelajah sejauh 177 hingga 185 km (dari posisi baterai penuh hingga habis seperti dilansir dari caradvice.com.au (20/06).

2 dari 2 halaman

Performa dan Perkiraan Harga

Namun, jika melihat pesaingnya yang punya daya jelajah lebih jauh, boleh jadi Mini berencana memperkuatnya dengan perangkat yang lebih mumpuni.

Apalagi motor listriknya terbilang kurang bertenaga bila dibanding mobil listrik merek lain, macam Chevrolet Bolt dan Nissan Leaf E+.

Terkait interior, belum ada kejelasan. Fitur apa yang dibenamkan ke dalamnya untuk menunjang kenyamanan pengemudi dan penumpang. Pun perangkat keselamatan dan keamanannya.

Urusan harga, dikira Mini memposisikan Cooper SE di antara Cooper S dan Jhon Cooper Works (JPW). Sebagai gambaran, Cooper S di Australia dibanderol $ 40 ribu atau Rp 565 jutaan, sedangkan JCW mulai dari dari $ 50 ribu atau Rp 707 jutaan.

Walau masih menutup rapat informasi, tapi Mini sudah membuka jalur pre-order di beberapa negara, termasuk Jerman, Prancis, Norwegia, Swedia dan Belanda. Pada situs resmi, model ini juga ditawarkan di Italia, Spanyol, Inggris dan Amerika Serikat.

Adapun waktu produksinya berlangsung November. Artinya penerimaan unit paling cepat terjadi Desember.

Sumber: Oto.com