5 Cara Berkendara Aman di Bulan Ramadan

Liputan6.com, Jakarta – Berkendara saat bulan puasa memang menjadi tantangan tersendiri. Selain harus menahan lapar dan haus, kesabaran juga menjadi salah satu hal utama yang perlu dijaga saat mengendarai sepeda motor saat Ramadan.

Nah, agar tetap dapat berkendara dengan aman dan nyaman, dan menjalankan puasa dengan baik, berikut 5 cara berkendara aman selama Ramadan dari tim safety riding PT Astra Honda Motor (AHM):

1) Persiapan Perjalanan (Smart Riding)

Persiapan sebelum berkendara di bulan puasa dilakukan sejak sahur dengan memilih asupan bernutrisi tinggi seperti sayur mayur dan buah-buahan.

“Selain itu para bikers juga disarankan perbanyak minum air putih saat sahur agar dapat mencegah terjadinya dehidrasi tubuh saat berkendara di terik panas matahari,” ujar Johanes Lucky, Instuktur Safety Riding AHM.

Hal mendasar dalam menjaga keselamatan saat berkendara, para bikers juga menggunakan jaket, helm dan sarung tangan serta membawa kelengkapan surat berkendara.

2) Kenali Rute Perjalanan

Agar perjalanan lebih efisien, para bikers dapat menggunakan aplikasi Peta Digital (GPS) untuk melihat situasi perjalanan dan memilih jalur alternatif yang tepat dan aman.

“Untuk daerah yang belum pernah didatangi, sebaiknya para pengendara pelajari situasi jalanan agar tidak membuang waktu karena tersesat di jalan dan terlalu lama berkendara,” tambahnya.