5 Hal Ini Wajib Anda Perhatikan Sebelum Pulang ke Kota

Pastikan mobil tidak akan mengalami masalah di jalan dengan mengecek air radiator dan tekanan udara di dalam ban.

Untuk air radiator, pastikan menggunakan radiator coolant yang sesuai dengan jenis mobil, iklim berkendara dan terisi dengan jumlah yang optimal. Seiring pemakaian, isi coolant akan berkurang sehingga diperlukan pengecekan dan pengisian kembali secara berkala. Tambahkan coolant melalui tangki reservior, jangan melalui tangki radiator.

Sesuaikan standar pengisian udara ban dengan buku manual mobil untuk memastikan tekanan udara yang cocok, karena akan berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar hingga tiga persen. Cara ini sekaligus sangat berguna untuk mencegah ban berisiko meletus di jalan.

Tekanan udara dalam ban pada umumnya memiliki perbedaan sekitar 2-3 psi antara ban depan dan belakang, tergantung tipe penggeraknya. Jika mobil Anda memakai penggerak roda depan (FWD), maka tekanan ban depan semestinya lebih kuat.

Sedangkan apabila mobil ermasuk berpenggerak roda belakang (RWD), berarti tekanan udara ban belakang harus lebih besar. Informasi tekanan ban ideal dapat ditemukan di buku manual dan dapat dilihat di tulang pintu pengemudi atau penumpang depan.