Darius dan Donna Berbagi Kisah Usai Jelajahi Pegunungan Himalaya

Liputan6.com, Jakarta – Belum lama ini, pasangan Darius Sinathrya dan Donna Agnesia baru saja menyelesaikan touring ke pegunungan Himalaya. Dimulai pada 1 Agustus 2019, perjalanan ini berhasil ditempuh selama delapan hari.

Tak hanya berdua, pasangan tersebut juga ditemani oleh tim Himalayan Ridge yang dikepalai oleh jurnalis senior Wisnu Guntoro.

Rekaman keseruan perjalanan tersebut ditayangkan perdana dalam bentuk serial vlog di XXI Lounge Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Berbagai cerita dalam perjalanan tersebut nantinya bisa disaksikan publik melalui serial Himalayan Ridge yang akan tayang di kanal Youtube Darius Sinathrya.

“Vlog ini menceritakan pengalaman kami saat menikmati tantangan perjalanan ke jalan tertinggi di dunia di pegunungan Himalaya. Kami ingin berbagi pengalaman. Semoga segala yang kami sampaikan pada Vlog ini dapat menambah informasi serta menghibur para pecinta perjalanan dan petualangan,”ucap Darius.

Bukan tanpa halangan, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi dalam touring tersebut. Salah satunya adalah ketinggian yang mengakibatkan altitude sickness.

Darius mengatakan bahwa masalah itu terjadi ketika melintasi ketinggian 4.200 meter hingga 4.700 meter. Altitude sickness menyebabkan tekanan kuat pada saraf leher dan kepala yang menimbulkan rasa sakit.

“Hari itu kami harus naik dari ketinggian 3.000 meter di distrik Keylong menuju kawasan gersang tanpa kehidupan di Sarchu pada ketinggian lebih dari 4.000 meter. Jarak yang pendek dengan ketinggian yang ekstrim ini membuat gejala altitude sickness tidak bisa dihindari. Apalagi kami perlu bermalam di ketinggian 4.200,” ucap suami Donna Agnesia tersebut.

2 dari 2 halaman

Bagian dari Program Sosial

Meskipun terdapat rintangan, tim Himalayan Ridge berhasil mencapai jalan raya tertinggi di dunia setinggi 5.359 meter di atas permukaan laut di Khardung La Gompa, Leh Ladakh, Jammu dan Kashmir, India.

Perjalanan tersebut diselesaikan menggunakan motor Royal Enfield Himalayan.

Perjalanan ini merupakan bagian dari program #KebaikanTanpaBatas. Kegiatan ini memiliki misi sosial untuk pembangunan gedung sekolah PAUD di NTT dan sedang membuka donasi yang dapat disalurkan melalui kitabisa.com

Penulis: Khema Aryaputra