Honda Rilis Buku Fiqih Lalu Lintas, Apa Isinya?

Maslahah mursalah ini adalah prinsip kebaikan yang diserahkan kepada manusia mau mengambil atau tidak mengambilnya.

“Misalnya memiliki SIM, memakai helm, mematuhi rambu lalu lintas. Ini ijtihad kami dalam memberikan legitimasi teologis untuk membangun kesadaran bersama dalam berkendara di negeri ini,” ujar Lathoif.

Dia menjabarkan, buku Fiqih Lalu Lintas terbagi dalam dua bagian utama. Pertama, tuntunan Islam dalam Berkendara yang menjelaskan perintah taat aturan lalu lintas, kewajiban menggunaan atribut safety riding, larangan melanggar aturan lalu lintas, dan kejahatan berkendara.

Bagian Kedua tentang Meraih Surga dari Balik Kemudi yang menyuguhkan paparan tentang adab berkendara, doa-doa selama perjalanan, nasionalisme jalanan dan tadarus jalanan.

Buku ini semakin atraktif dan mudah dibaca karena dilengkapi dengan beberapa seruan berkendara aman yang dikemas dalam karikatur dan slogan-slogan dengan kalimat-kalimat menarik.

Sumber: Otosia.com