Jangan Asal Ngegas, Ini yang Mesti Dilakukan Sebelum Motor Jalan

Liputan6.com, Jakarta – Kebanyakan pengendara motor, jarang sekali menoleh ke belakang sebelum memulai perjalanan. Padahal, safety check yang sering disepelekan ini sebenarnya penting.

“Banyak kejadian, itu orang dia terlalu yakin dengan kaca spion. Terus dia enggak tahu padahal di daerah lingkungan berkendara kita itu ada area blindspot atau area yang enggak keliatan sama pengendara lain,”

“Nah area blindspot itu cuma bisa dicek melalui tengok ke belakang itu dengan safety check itu. Makanya biasakan untuk selalu safety check supaya area blindspot bisa ketahuan ada kendaraan lain atau enggak,” terang Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS) Agus Sani di Jatake, Tangerang, Banten, Rabu (11/9/2019).

Menurut dia, ada beberapa hal yang mesti dilakukan pengendara motor sebelum melakukan safety check dan memulai perjalanan.

“Pertama, sebelum berangkat itu kita harus pastikan kondisi badan. Kedua perlengkapan kayak riding gear terus surat-surat, terus yang paling penting lagi kendaraan karena kendaraan ini kan alat yang bawa nyawa kita untuk sampai ke tujuan,”

“Jadi kendaraan ini harus diperiksa mulai dari rem terus blok mesinnya, kebocoran oli apa enggak terus rantainya kalo pake motor sport atau bebek, kekendoran rantainya, jarak mainnya. Terus dicek lagi bannya, fungsi rem depan belakangnya,”

“Terus yang paling penting lagi kelistrikan, karena kelistrikan salah satu alat komunikasi kita dengan pengendara lain. Nah ini penting supaya enggak salah paham sama pengendara lain misalnya waktu ngerem lampunya harus nyala. Makanya harus dicek,” jelas pria berkacamata tersebut.

2 dari 2 halaman

Cek Bensin

Lebih lanjut Agus menyampaikan, hal penting lain yang mesti dicek adalah bensin yang ada di tangki.

“Karena kita kadang terlalu yakin dengan indikator bensin padahal di dalamnya itu kadang enggak sesuai sama yang ada di indikator, itu juga harus dicek,”

“Buka tutup tangki biar tahu kondisinya. Dengan begitu kita bisa kira-kira, kalau dipakai perjalanan jauh kan harus bisa diprediksi di mana harus berhenti isi bensin,” pungkasnya.