Menjajal Performa Mazda3 Hatchback dan Sedan, Mana Lebih Berkesan?

Liputan6.com, Jakarta – Meski belum resmi meluncur di Indonesia, PT Eurokars Motor Indonesia selaku distributor resmi Mazda memberi kesempatan kepada awak media untuk mencoba Mazda3 generasi terbaru.

Mendapat berbagai teknologi dan fitur terbaru, mobil pabrikan otomotif Jepang ini diklaim mampu meningkatkan pengalaman dan kenyamanan berkendara. Tak hanya itu, Mazda3 terbaru memiliki dua pilihan segmen yakni hatchback dan sedan.

Mencari tahu kebenaran itu, Liputan6.com mendapat kesempatan mencoba Mazda3 terbaru. Pengujian ini sendiri, dilakukan dari Jakarta hingga Bogor, Jawa Barat.

Saat masuk ke dalam kabin, Mazda 3 hatchback mendapat perpaduan warna hitam dan merah agar terlihat sporty, sedangkan versi sedan di dominasi warna hitam.

Terdapat pula layar lebar 8,8 inci di bagian tengah, yang menawarkan pengoperasian melalui tombol di bagian tengah. Melalui layar ini sistem audio dengan 8 speaker 3-way termasuk sebuah woofer untuk versi standar bisa dikendalikan.

Duduk di kursi pengendara, terlihat speedometer modern yang memperlihatkan analog tachometer dengan trip computer.

Dirancang dengan filosofi human-centric pengemudi diklaim mampu menikmati pengendaraan tanpa hilang konsentrasi, sementara para penumpangnya dapat merasa nyaman dan menikmati perjalanan.

Hal ini memang cukup dirasakan saat menjadi pengemudi Mazda3 versi sedan dan hatchback. Saat sedang berkendara, kita bisa dengan mudah mengganti lagu yang diinginkan dengan tombol di bagian setir.

Interior Mazda3 hatchback

2 dari 3 halaman

Eksterior

Mazda3 Hatchback dan Sedan

Model Mazda3 hatchback dan sedan menunjukkan tampilan yang benar-benar baru. Desain lampu depan yang berbeda merupakan salah satu hal menarik. Tampilan lampu depan Mazda3 memiliki aksen lebih membulat, sehingga tampilan juga terlihat menarik.

Performa

Mengadopsi mesin berbahan bakar bensin SKYACTIV-G 2,0 liter, torsi awal sedan dan hatchback dirasa cukup baik saat dipacu di jalan padat perkotaan. Distribusi tenaga dan torsi yang disalurkan melalui transmisi otomatis 6-speed juga cukup untuk mendapat kecepataan hingga 100 kilometer per jam dalam waktu singkat.

Dalam kecepatan diatas 60 km/jam, pengemudi juga masih sangat mudah mengendalikan mobil meski berada di jalan berbelok. Secara keseluruhan, kesan mengemudi mudah dan nyaman bisa didapatkan saat mengendarai Mazda3.

Pada model terbaru ini, terdapat fitur MRCC (Mazda Radar Cruise Control). Menggunakan radar gelombang milimeter, kecepatan dan jarak aman mobil dengan kendaraan di depannya dapat diukur, serta secara otomatis mengontrol kecepatan kendaraan.

Sistem ini juga dilengkapi dengan Distance Recognition Support System (DRSS) yang secara visual menunjukkan jarak dengan mobil di depannya untuk mempertahankan kewaspadaan pengemudi akan pentingnya keselamatan.

Saat mengendarai kendaraan ini, pengemudi merasakan benar fitur ini selalu memberi peringatan karena kondisi jalan yang padat. Bahkan, mobil ini bisa secara otomatis melakukan pengereman mendadak saat merasa jarak dengan mobil di depan tidaklah aman.

Karena belum terbiasa, pengemudi merasa cukup kesulitan menyesuaikan jarak aman yang ditetapkan standar pabrikan agar peringatan tak selalu berbunyi.

3 dari 3 halaman

Penumpang

Mazda3 Hatchback dan Sedan

Penumpang

Berada di bangku penumpang bagian depan terasa cukup nyaman karena jarak kursi yang bisa disesuaikan dengan keinginan. Selain itu sistem hiburan di bagian tengah juga dengan mudah dikendalikan penumpang di bagian depan.

Namun hal berbeda sangat terasa saat menjadi penumpang di bagian belakang. Bagaimana tidak, jarak kursi depan dengan belakang sangatlah sempit. Hal ini tentu mengurangi rasa nyaman penumpang di bagian belakang.

Tak ada sistem hiburan apapun menambah kesan membosankan untuk penumpang bagian belakang. Dari sisi keselamatan, Mazda3 akan memberikan peringatan kepada penumpang bagian belakang apabila tidak menggunakan sabuk pengaman.

Perbedaan paling saat menjadi penumpang hatchback dibandingkan sedan ialah shockbreaker yang terasa lebih keras.