Mitsubishi Jual 34.100 Mobil dalam Empat Bulan, Ini Model yang Mendominasi

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) kembali melakukan penarikan kembali untuk diperbaiki (recall) terhadap dua modelnya, yaitu Delica dan Outlander Sport. Kampanye ini disebabkan karena masalah beberapa komponen, yaitu Reprogramming Auto Stop and Go (AS&G) ECU, Rear Parking Brake, dan Front Wiper Link Ball Joint.

Untuk unit yang terkena recall karena Reprogramming auto stop and go (AS&G) ECU dan rear parking brake melibatkan 1.080 unit Delica. Sementara Outlander, yang masalah komponen rear parking brake dan front wiper link ball joint melibatkan 6.852 unit.

Secara detail, masalah pembaruan software ini dilakukan untuk mengoptimalkan kerja sistem Auto Stop and Go (AS&G). Pada saat sistem AS&G aktif mesin kendaraan otomatis mati setelah berhenti sejenak dan jika kondisi charge battery atau aki dalam tingkat yang rendah, maka mesin berpotensi tidak dapat dinyalakan kembali.

Hal tersebut dikarenakan sistem AS&G membaca bahwa aki kendaraan sedang dalam kondisi yang tidak baik, sehingga sistem AS&G tidak dapat menghidupkan mesin kembali. Estimasi waktu perbaikan ini sekitar 30 menit.

Sedangkan masalah rem belakang, berpotensi timbulnya karat pada komponen rear parking brake kaliper berpotensi dapat mengurangi kinerja dari rem parkir.

Dalam kondisi terburuk, kendaraan dapat bergerak walaupun kondisi tuas rem parkir diaktifkan. Perbaikan dilakukan dengan penggantian komponen baru yang telah dikembangkan lebih baik. Estimasi waktu perbaikan ini sekitar 1-2 jam.

Sedangkan masalah front wiper link joint adanya potensi korosi yang terjadi pada wiper link ball join (sambungan batang penyapu kaca) yang berakibat ball joint (sambungan) dapat aus sebelum waktunya dan membuat wiper link rod(batang penyambung penyapu kaca) terlepas atau tidak terhubung, sehingga menyebabkan wiper blade(karet penyapu kaca) tidak dapat bekerja.