Nissan Tunjuk Nakhoda Baru, Prestasinya Gemilang

Liputan6.com, Jakarta – Nissan memiliki pemimpin baru. Makoto Uchida ditunjuk sebagai Chief Executive Officer menggantikan Yasuhiro Yamuchi yang menjadi pemimpin sementara, selepas mundurnya Hiroto Saikawa.

Makoto sebelumnya memimpin bisnis Nissan di Cina yang bekerjasama dengan Dongfeng Motor. Pertama kali bergabung dengan Nissan pada 2003.

Tahun lalu Makoto ditunjuk memimpin operasi Nissan di Cina. Di bawah pengelolaannya, Nissan Cina meraih capaian gemilang. Lantaran sepertiga pemasukan Nissan Global, berasal dari negara itu.

Rintangan berat menanti pria 53 tahun ini. Bagaimana tidak, tahun lalu Nissan dihadapkan permasalahan besar, Carlos Ghosn yang menjabat Chairman terpaksa harus turun akibat kasus yang menimpanya. Pabrikan otomotif raksasa itu, langsung mengalami penurunan keuntungan signifikan.

Belum usai permasalahan Carlos, penggantinya Hiroto Saikawa turut bermasalah. Ia diketahui terlibat skandal yang disebut sebagai “pembayaran gaji berlebihan”. Ini memaksanya melepaskan jabatan.

Kondisi itu turut berdampak pada pemangkasan karyawan Nissan sebanyak 12.500 di seluruh dunia. Walau begitu, Makato diyakini dapat mengembalikan kondisi Nissan. Sekaligus semakin menguatkan, guna menghadapi perkembangan dunia otomotif dan ketatnya persaingan pasar.

“Kami berharap Makoto dapat memimpin perusahaan sebagai tim, yang terfokus dalam upaya pemulihan dan revitalisasi bisnis untuk membentuk Nissan yang baru,” ucap Nissan Chairman, Yasushi Kimura seperti dilansir dari Forbes.com (10/10).

Menemani Uchida, Nissan juga menunjuk Ashwani Gupta sebagai Chief Operating Officer. Sebelumnya ia adalah Chief Operating Officer di Mitsubishi dan mantan Executive di Renault.

Memperkuat Aliansi

Dilansir dari europe.autonews.com (10/10), dipilihnya Gupta diyakini dapat menguatkan aliansi Nissan-Renault. Histori karirnya cukup panjang di dunia otomotif.

Ia terlibat di bidang otomotif sejak 1996, di Honda India dan Jepang. Dari situ Gupta pindah menjadi General Manager of Purchasing Renault India di Mumbai pada 2006.

Selanjutnya, bergeser ke Renault-Nissan Purchasing Organization di Prancis sebagai Global Supplier Account Manager. Sempat pula Gupta menjadi kepala aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi untuk bisnis kendaraan komersil ringan pada 2017. Hingga akhirnya, awal tahun ini dikirim ke Mitsubishi Motors.

Petinggi selanjutnya Jun Seki, yang kini dijadikan Vice Chief Operating Officer untuk membantu Gupta. Seki saat ini memegang jabatan Senior Vice Presiden Nissan Cina. Karirnya di merek yang bermarkas utama di Yokohama, Jepang ini terbilang lama, sejak 1986. Ia bekerja di bidang teknik dan produksi.

“Kami menantikan Gupta dan Seki memanfaatkan keahlian dan pengalaman mereka sepenuhnya, untuk mendukung CEO baru,” tambah Kimura.

Sumber: Oto.com

Lanjutkan Membaca ↓