Rahasia di Balik Bertahannya Harga Daihatsu Xenia Terbaru

Liputan6.com, Jakarta – Resmi meluncur di Indonesia 15 Januari lalu, harga jual Grand New Xenia tak mengalami kenaikan. Xenia X MT 1.3 STD sebagai varian termurah dibanderol Rp 183,35 juta. Sedangkan yang termahal adalah varian baru bermesin 1.500 cc, tipe R AT DLX, Rp 228,9 juta.

Hal itu merupakan salah satu kejutan dari minor change yang dilakukan pabrikan otomotif asal Jepang tersebut. Lalu apa rahasia PT Astra Daihatsu Motor (ADM) selaku pabrikan Grand New Xenia?

Amelia Tjandra selaku Direktur Pemasaran ADM mengatakan, rahasia hingga Grand New Xenia bisa dijual tanpa kenaikan harga memiliki kata kunci efisiensi dalam segala hal.

“Kami melakukan efisiensi dalam segala hal. Mulai dari efisiensi biaya produksi, proses produksi, biaya material, hingga biaya marketing,” ujar Amelia di Sibolga, Sumatera Utara.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Selain itu, wanita yang akrab disapa Amel itu menegaskan, biaya produksi kendaraan juga telah dikurangi.

Proses produksi pun harus disingkat, misalnya, dari tiga proses menjadi dua proses, sehingga biayanya menjadi lebih murah. Biaya marketing dan promosi juga ditekan.

“Jadi cost per unit ditekan supaya bisa mencapai target harga jual tidak naik. Ini berlaku menyeluruh dan semua model,” ucapnya.

Strategi harga jual tetap di Grand New Xenia ini sejatinya meniru strategi harga model low SUV, All New Toyota Rush dan Daihatsu Terios. Low SUV ini diluncurkan pada November 2017.

Beda Mesin, Perawatan Daihatsu Xenia 1.3 Lebih Murah Dibanding 1.5

Liputan6.com, Jakarta – Mendapatkan pilihan mesin baru berkapasitas 1,5 liter, Daihatsu Xenia kini memiliki 5 varian, yaitu 1.3 X, 1.3 X Deluxe, 1.3 R, 1.3 R Deluxe, dan 1.5 R Deluxe.

Memiliki perbedaan mesin, apakah kedua memiliki perbedaan dari sisi biaya perawatan di bengkel resmi?

Menanggap hal tersebut, Bambang Supriyadi, Head Product Improvement, Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor menjelaskan ada beberapa biaya tambahan yang harus dikeluarkan pemilik Xenia.

“Pertama itu pada kuantiti oli ya, itu ada bedaa sedikit perbedaan, 0,3 liter secara kuantiti. Untuk yang 1.3 itu butuh 2,7 atau 3 liter, kalau yang 1.5 ini 3,5 liter atau dibulatkan 4 liter. Jadi lebih mahal 70.000-an untuk 1.5L di tiap pergantian oli 10.000 kilometer, tapi itemnya tetep sama (jenis olinya),” kata Bambang.

Selain itu perbedaan juga terdapat pada kuantiti minyak rem. Pada Xenia 1.5 pemilik harus menghabiskan 2.2 botol setiap menempuh 40.000 kilometer.

“Jadi 1.5 sudah ABS di mana kontrolnya kan diatur komputer tapi pelaksananya minyak rem. Kalau yang 1.3 ada minyak rem tapi kuantitinya tak sebesar 1.5. Jadi yang tanpa ABS itu kan 2 botol, ini bisa 2,5 botol,” ujar Bambang.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Terkait harga, minyak rem setiap satu botolnya dihargai Rp 50.000, apabila membutuhkan 3 botol untuk ABS 1.5, pemilik harus mengeluarkan uang Rp150.000.

“Selain itu hampir semuanya sama, komponen untuk biaya fast moving-nya, transmisi juga sama,” tutur Bambang.

Terkait jadwal servis, Xenia 1.5 dan 1.3 harus diperlakukan hal yang sama, artinya jadwal servis berkala 6 bulan atau 10.000 harus diperhatikan dengan baik.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Nissan Livina 2019 Kembaran Xpander Mengaspal 19 Februari 2019

Liputan6.com, Jakarta – Small MPV terbaru PT Nissan Motor Indonesia, Nissan Livina yang menggunakan platform Mitsubishi Xpander siap meluncur di Tanah Air. Penantang Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia ini bakal secara resmi diluncurkan pekan depan, atau 19 Februari 2019.

Kepastian waktu peluncuran Nissan Livina-Xpander ini, didapat dari undangan resmi yang masuk ke meja redaksi Liputan6.com. Sedangkan untuk tempat peluncuran, pabrikan asal Jepang ini bakal melakukannya di bilangan Jakarta Pusat.

“Berangkat dari visi Nissan Intelligent, kami mentransformasi gaya berkendara dan hidup,” tulis Nissan dalam undangannya tersebut.

Memang, dalam undangan tidak disebutkan peluncuran Nissan Livina rasa Xpander. Namun, dari foto yang terpampang, menunjukkan desain lampu model yang memang dalam beberapa waktu ke belakang sudah banyak muncul di media sosial.

Sebelumnya, sebuah akun Instagram mengunggah dua foto bocoran LMPV baru dari pabrikan asal Jepang ini, terlihat tampang muka dan bodi samping model yang ditulis “Livander’ ini sebagai caption unggahan tersebut. Sayang, foto ini sudah tidak ada dan akunnya sudah non aktif. Atas permintaan pemilik akun pula, Liputan6.com menarik penayangan foto tersebut.

Melihat dari wajah depan, meskipun bumper masih tertutup isolasi, namun grille depan mobil ini terlihat sporty dengan dua lubang saluran udara. Pada bumper juga sepertinya terdapat logo atau emblem Nissan. Sedangkan headlamp-nya, layaknya Mitsubishi Xpander dengan tampilan kotak dan terdapat juga foglamp-nya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sementara itu, jika dilihat dari samping terlihat jelas garis bodi yang tajam, dan benar-benar tidak berbeda jauh dari Mitsubishi Xpander.

Sebelumnya, memang sempat beredar kabar jika Nissan Livina baru ini bakal meluncur 28 Februari 2019. Namun, berdasarkan bocoran dari salah orang yang mengetahui rencana tersebut, Nissan baru ini akan meluncur 19 Februari 2019.

Bahkan, untuk ubahannya, salah satu tenaga penjual Nissan di kawasan Jakarta sudah membeberkan hal tersebut.

“Kali ini basisnya adalah Mitsubishi Xpander, sehingga mobilnya terlihat lebih tinggi dan kabinnya lebih lega,” ungkap tenaga penjual yang namanya enggan disebutkan.

Karena basisnya berubah, bagian buritan terlihat mirip Xpander, sedangkan wajahnya mengadopsi grille kepunyaaan X-Trail.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Adik DFSK Glory 580 Mengaspal April 2019, Harga Lebih Murah

Liputan6.com, Jakarta – Setelah bocoran SUV terbaru yang bakal diposisikan di bawah Glory 580, akhirnya DFSK Indonesia memastikan waktu peluncurannya. Meskipun belum detail terkait tanggal, namun untuk bulannya sudah bisa dipastikan April 2019.

“Iya, model barunya akan kita luncurkan sebelum IIMS, atau April 2019,” jelas Permata Islam, General Manager Marketing DFSK Indonesia,” saat berbincang santai dengan wartawan di bilangan Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2019).

Sementara itu, menurut Arviane D.B, PR Digital Manager & Marketing DFSK Indonesia, untuk fitur yang bakal tersemat di SUV baru asal Cina ini masih setali tiga uang dengan Glory 580.

“Namun dimensinya lebih kompak, dan harganya lebih terjangkau,” tambah Ane di tempat yang sama.

Untuk diketahui, SUV baru DFSK ini kemungkinan besar bakal menggunakan platform yang sama dengan Dongfeng Fengguang S560. Mobil berkapasitas tujuh penumpang ini, diluncurkan pada November 2017.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Berbicara dimensi, mobil ini bakal lebih ramping dari Glory 580, dengan panjang 4.515 mm, lebar 1.815 mm, dan tinggi 1.735 mm. Fascia keduanya juga memiliki guratan yang mirip. Namun bentuk buritan dan lampu belakang sipit, seperti terinspirasi dari Range Rover Sport. Mungkin desain ini dilekatkan biar mobil punya cita rasa premium.

Fengguang S560 menawarkan dasbor yang elegan. Mirip seperti kakaknya, Glory 580. Tapi ia pakai head unit floating monitor, jok kulit, atap panoramic sunroof yang besar, dashcam, kamera 360 derajat, cruise control, dan juga VSC. Yang bikin makin keren, rem parkir pakai model elektronik. Jadi Anda tinggal menyentuh tombol saja.

Sedangkan jantung penggeraknya, mobil ini dipersenjatai dua pilihan mesin, yaittu mesin bensin, 1,5 liter turbo dan 1,8 liter naturally aspirated. Jantung mekanis turbo memberi tenaga 150 Tk dengan torsi maksimum 220 Nm. Sedangkan engine 1,8 liter menyuplai daya 139 Tk dan torsi 187 Nm. Kedua mesin, sama seperti yang dimiliki Glory 580.

Meskipun memiliki spesifikasi yang cukup keren, namun pertimbangan harga tetap penting untuk pasar Indonesia. Jika melihat harga Glory 580 paling murah Rp 245 jutaan, SUV baru ini harusnya bisa dibanderol tidak lebih dari Rp 235 jutaan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

All New Toyota Camry Disiksa, Berapa Skornya?

Liputan6.com, Jakarta – All new Toyota Camry telah menjalani serangkaian pengujian keselamatan dengan metode uji tabrak oleh ASEAN New Car Assessment Program (NCAP). Sedan terbaru Toyota tersebut ditabrak dari berbagai arah untuk membuktikan kemampuan menjaga keselamatan penumpangnya.

Secara keseluruhan Camry mendapatkan skor total 49,04 poin untuk kategori Adult Occupant Protection (AOP). Sedangkan untuk perlindungan penumpang anak-anak atau Child Occupant Protection (COP), mendapatkan skor total 22,68 poin. Sementara soal safety assist, Toyota Camry mendapatkan poin 19,75.

Sedan buatan tahun 2018 itu cukup stabil saat ditabrak dari depan. Hanya kaki bagian bawah mendapatkan status adequate. Sisanya mendapatkan status good.

Hal itu berkat adanya fitur seperti ESC dan SBR yang menjadi standar Camry. Tapi teknologi keselamatan Camry tak sama untuk setiap negara. Seperti di Thailand yang juga menawarkan versi 6-airbags.

ASEAN NCAP juga memasukkan Blind Spot Technology (BST) ke dalam daftar protokolnya. Camry juga menggunakan BST sebagai standar untuk Brunei, Malaysia, dan Thailand. Teknologi ini hanya menjadi pilihan untuk Camry yang dipasarkan di Singapura dan Filipina.

Dengan demikian, sedan dengan mesin 2.0L ini mendapatkan total skor 91,47 poin dan membuatnya meraih rating 5-bintang.

Sumber: Otosia.com

2 dari 3 halaman

Toyota Buka Tahun Baru dengan All New Camry

PT Toyota Astra Motor (TAM) membuka tahun baru dengan meluncurkan sedan terbarunya, all new Toyota Camry. Model ini, menjadi mobil kedua di Indonesia yang menggunakan platform terbaru, yaitu Toyota New Global Architecture (TNGA).

Toyota Camry terbaru ini hadir dengan berbagai pembaharuan, untuk meningkatkan keanggunan dan kemewahan dan menciptakan tingkat kesempurnaan baru untuk memberikan pengalaman berkendara yang dinamis.

Untuk pasar Indonesia, all new Toyota Camry hadir dalam tiga varian, yaitu G, V, dan hybrid.

“Kami menghadirkan all new Toyota Camry sebagai kendaraan outclass elegance, untuk memberi pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan, mewah, dan sporty,” jelas Presiden Direktur TAM, Yoshihiro Nakata, di sela-sela peluncuran all new Toyota Camry di kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Didukung platform baru, model ini hadir lebih kokoh dengan dimensi yang lebih besar, pusat gravitasi yang lebih rendah, dan kuda-kuda kontruksi menjadi lebih lebar dibandingkan pendahulunya.

Model ini memiliki dimensi lebih panjang 35 mm dari model sebelumnya, yaitu 4.885 mm, lebih lebar 15 mm dari sebelumnya, dengan 1.840 mm, dan tinggi 1.445 mm.

Sedangkan jarak sumbu roda sebesar 2.825 mm, sehingga lebih pendek 50 mm dibanding model sebelumnya.

Eksteriornya, all new Toyota Camry didesain lebih agresif dan mewah dengan lampu depan dan belakang LED.

Sedangkan interior all new Camry dirancang lebih stylish, namun tetap dengan sisi kepraktisan. Desain kombinasi T shape dashboard di varian sebelumnya, berubah menjadi type cockpit.

Harganya, all new Toyota Camry dibanderol Rp 613.350 juta untuk varian G, Rp 646.659 juta untuk varian V, dan Rp 806.600 juta untuk varian hybrid.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Bisnis Tahu Bulat Melempem, Penjualan Daihatsu Hi-Max Ikut Lesu

Liputan6.com, Sibolga – Setelah sempat dikorbankan untuk memenuhi kebutuhan Daihatsu Terios, mobil mungil di segmen pick up, Hi-Max diakui hanya terjual belasan hingga puluhan unit setiap bulannya.

Meski demikian, Amelia Tjandra selaku Direktur Penjualan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menegaskan, pihaknya masih akan memenuhi kebutuhan Hi-Max di Indonesia meski demand-nya kecil.

“Masih ada tapi seperti yang saya bilang demand-nya enggak banyak, pemain disana juga hanya Tata dan Hi-Max. Slogan kita kan jagoan jalan sempit, tujuannya untuk mereka yg membutuhkan mobil ini di jalan kecil,” kata Amel di Sibolga, Sumatera Utara.

Salah satu alasan kurang diminatinya Hi-Max diakui Amel karena adanya Daihatsu Gran Max. Harga yang tak terpaut jauh dan memiliki perbedaan dari sisi dapur pacu serta kapasitas barang yang bisa diangkut menjadi alasan utama konsumen beralih kepada Gran Max.

“Tapi sekarang dengan cicilan dan down payment yang sama dengan Gran Max, yang laku itu. Jadi memang Gran Max lebih besar dan harga enggak jauh,” ujar Amel.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Meski demikian, Hi-Max diklaim masih memiliki pasar karena mampu terjual belasan hingga puluhan unit setiap bulannya. Terkait produksinya, Amel menjelaskan mobil mungil itu tidak diproduksi setiap bulan, melainkan menggunakan sistem simpan.

“Tahu bulatnya enggak laku soalnya, jadi bisnis yang membutuhkan itu enggak jalan. Masih akan dijual untuk 2019. Tetapi kita produksi one time, sekali produksi 100 unit lalu kita jual pelan pelan,” tuturnya.

Secara dimensi Daihatsu Hi-Max punya panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.770 mm dengan jarak sumbu roda 1.900 mm. Sementara pada bak, punya panjang 1.935 mm, lebar 1.395 mm, dan tinggi 285 mm.

Menyoal jantung mekanis, 1KR-DE berkubikasi 998 cc, tiga silinder, 12 katup yang menjanjikan tenaga 56 Tk pada 5.000 rpm dan torsi 85 Nm pada 4.000 rpm.

Selain itu, Hi-Max menjanjikan efisiensi bahan bakar berkat penerapan mesin seri 1KR-DE DOHC, atau sama dengan Ayla 1,0 liter.

Total Punya Pelumas Khusus Mobil Listrik, Bakal Dijual di Indonesia?

Liputan6.com, Jakarta Keberadaan kendaraan listrik diyakini bakal terus berkembang di pasar otomotif nasional. Terlebih, jika peraturan presiden (perpres) terkait mobil listrik atau motor ramah lingkungan sudah benar-benar disahkan.

Dengan status sebagai mobil atau motor listrik, kendaraan ini memang tidak memerlukan perawatan yang ribet, layaknya motor konvensional (bensin), salah satunya tidak perlu mengganti pelumas secara berkala.

Melihat hal tersebut, Total Oil Indonesia mengaku sudah memiliki produk untuk mobil listrik.

“Kami sudah memiliki produk yang dirancang untuk mobil listrik, yaitu Total Electric Vehicle Fluids yang diluncurkan tahun lalu, tepatnya November 2018. Jadi, baru 3 bulanan,” ujar Managing Director Total Oil Indonesia, Franck Giraud, di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2019).

Namun, untuk produk tersebut memang belum bisa dihadirkan di pasar Indonesia. Pasalnya, memang belum ada permintaan, karena mobil listrik di Tanah Air memang belum berkembang, dan masih menunggu regulasi yang jelas.

“Memang belum tersedia, tapi tidak menutup kemungkinan bisa dihadirkan. Saya harap itu memberikan gambaran bahwa Total sudah siap (mobil listrik),” pungkasnya.

2 dari 3 halaman

Alasan Masyarakat Enggan Pilih Kendaraan Listrik

Kendaraan bertenaga listrik diprediksi akan jadi semakin populer di masa yang akan datang. Karena lebih ramah lingkungan, kendaraan listrik saat ini mengalami perkembangan pesat di sejumlah negara.

Kendati demikian, Deputi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Bidang Teknologi Informasi Energi dan Material (TIEM) Eniya Listiani Dewi menyatakan, kendala yang dihadapi kendaraan listrik di Indonesia yaitu durasi waktu untuk melakukan pengisian baterai atau charging baterai.

Untuk mengisi baterai mobil listrik hingga full membutuhkan waktu 4-5 jam sehingga kebanyakan orang masih berpikir dua kali untuk pindah ke mobil listrik.

“Pilot Project fast charging station BPPT dengan kapasitas 50 kW ini mempunyai kelebihan mampu melakukan charging baterai mobil listrik sampai penuh hanya dengan waktu 30 menit,” jelas Eniya saat ditemui wartawan di gedung BPPT, Thamrin, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Dengan adanya fasilitas fast charging station milik BPPT smart charging station 20 kW di B2TKE-BPPT Puspiptek, Tangerang Selatan, hal ini diharapkan mampu mendorong masyarakat beralih dari mobil biasa ke mobil listrik.

Eniya juga menginginkan, stasiun pengisian daya untuk kendaraan listrik juga semakin beredar di pusat perbelanjaan serta gedung kementerian.

“Karena ini semacam introduce ke masyarakat. Dan yang perlu diperhatikan adalah sistem quick. Karena kalau sistem udah tersebar tentu akan lebih bagus. Karena enggak mungkin juga orang menunggu lebih dari 30 menit,” tuturnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Top3: Diskon Daihatsu Xenia 2019 dan Cas HP Bikin Aki Soak

Liputan6.com, Jakarta Perang diskon biasa terjadi  pada persaingan penjualan otomotif. Tapi kali ini yang terasa benar saat Daihatsu Xenia terbaru yang punya potongan harga besar. Dan berikut ringkasan berita populer selanjutnya:

1. Baru Meluncur, Daihatsu Xenia 2019 Diskon Rp12 Juta

Mobil keluarga di segmen Low MPV milik PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Grand New Xenia resmi diluncurkan pertengahan Januari lalu. Dengan sedikit penyegaran di sisi desain dan fitur, pesaing Mitsubishi Xpander ini tidak mengalami kenaikan harga.

Dibanderol dengan harga mulai dari Rp 183,35 juta hingga Rp 228,95 juta, Xenia terbaru kini memiliki varian baru dengan pilihan mesin 1.500 cc berteknologi Dual VVT-i. Selengkapnya baca di sini.

2. Ini Vespa GTS Paling Bertenaga Sepanjang Sejarah

Piaggio baru-baru ini memperkenalkan Vespa GTS 300 HPE (High-Performance Engine). Model ini disebut-sebut sebagai model Vespa paling bertenaga namun efisien sepanjang sejarah.

Dikutip dari Motorcyclenews.com, skutik ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 23,5 hp dan torsi 26 Nmdari mesin 1-silinder 278cc. Performa tersebut tak terlepas dari penggunaan ECU keluaran Magneti Marelli. Selengkapnya baca di sini.

Childish Gambino Borong Empat Penghargaan Grammy Awards 2019

Tutup Video

3. Cas Smartphone di Mobil Bikin Aki Soak?

Smartphone merupakan perangkat yang tak bisa terlepas dari tangan. Wajar saja, smartphone sanggup mendukung pekerjaan hingga kebutuhkan berkomunikasi. Sehingga baterai smartphone wajib selalu terisi.

Jika lupa bawa power bank saat bepergian menggunakan mobil, melakukan pengisian daya di mobil menjadi pilihan. Bahkan, beberapa orang sengaja meninggalkan kabel untuk mengisi daya handphone di mobil. Selengkapnya baca di sini.

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Adu Kemampuan Yamaha MX King 150 dengan Honda Supra GTR 150

Liputan6.com, Jakarta – Meskipun penggemar motor bebek semakin menipis di Indonesia. Beberapa pabrikan masih menyediakan motor berjenis bebek, bahkan bebek tersebut sudah masuk kategori sport. Misalkan saja Yamaha dan Honda. 

Kedua pabrikan otomotif itu memiliki banyak lini, termasuk jenis bebek sport. Jika pabrikan lambang garpu tala punya Yamaha MX King 150, merek lambang sayap diperkuat Honda Supra GTR 150. Keduanya saling bersaing di segmen yang sama. OTO.com mencoba membandingkan keduanya, agar dapat menjadi referensi bagi Anda yang ingin membeli.

Dimensi

Honda Supra GTR 150 punya dimensi 2.025 x 725 x 1.102 mm (PxLxT) dengan jarak sumbu roda 1.294mm. Sedangkan MX King 150 lebih kecil, spesifikasinya 1970mm X 670mm X 1080mm dan wheelbase-nya 1290mm. Namun, keduanya punya tinggi tempat duduk yang sama, 780mm. Memastikan pengendara dapat menapakkan kakinya dengan baik.

Walau begitu, ground clearance MX King 150 lebih rendah, yakni 135 mm, sementara Supra GTR 150 mencapai 150mm. Selisihnya memang tidak banyak, tapi Honda lebih bisa diajak melewati jalan yang kurang rata. Untuk bobot, Supra GTR 150 lebih berat 3 kg dibanding MX King 150 yang beratnya 116 kg.

2 dari 4 halaman

Selanjutnya

Yamaha MX King 2019 (Dian/Liputan6.com)

Desain dan Warna

Desain keduanya, pada dasarnya tak jauh berbeda. Kesan sporty, agresif dan kompak terlihat jelas. Tapi MX King 150 punya banyak guratan yang dalam pada bodinya, sehingga tampilannya lebih galak. Untuk warna dan grafis, baik Supra GTR 150 maupun MX King 150 punya tiga pilihan. Kelir yang disajikan Honda, antara lain : Sporty Gun Black, Sporty Spartan Red, dan Exclusive Matte Red. Khusus untuk tipe Exclusive, motif yang disematkan tidaklah rumit, sehingga memberikan aura elegan. Sedangkan moped produsen berlambang garpu tala : Metallic Blue, Matte Red, dan Metallic Orange. Wujud mewah terlihat pada opsi Metallic Blue karena coraknya simpel.

Bagian bawahnya sama-sama dilengkapi pelek berukuran 17 inci pada kedua sisi yang dibungkus ban tubeless berprofil lebar serta tebal : 90/80 (depan) dan 120/70 (belakang). Pemakaian roda ini memastikan manuver lebih stabil karena area yang mencengkeram tanah luas. Meski begitu, desain bingkai tidak sama. MX King 150 lebih tegas dengan bentuk bintangnya. Supra GTR 150 sebaliknya, punya visual yang seolah lebih ringan.

Fitur

Urusan fitur, MX King 150 lebih unggul. Meskipun dua-duanya sudah pakai lampu berteknologi dioda untuk menerangi jalan, tetapi panel instrumen moped Yamaha lebih canggih karena full digital. Segala informasi seputar motor bisa ditampilkan secara atraktif dan lengkap. Sementara penunjuk putaran mesin (jarum rpm) Honda Supra GTR 150 masih analog, sisanya digital. Selain itu, MX King 150 turut dilengkapi hazard lamp, yang berfungsi sebagai tanda darurat. Komponen pengereman keduanya sudah memakai model cakram yang dipasangkan pada roda depan dan belakang. Dampaknya penghentian laju kendaraan menjadi lebih optimal.

3 dari 4 halaman

Selanjutnya

Kapasitas mesin Supra GTR setara dengan yang diusung CB150R, CBR150R dan Sonic.

Performa

Walau mesinnya sama-sama berkubikasi 150cc, tapi Supra GTR 150 punya keluaran tenaga lebih besar. Motor besutan Honda mampu memproduksi daya sebesar 16 Tk di 9.000 rpm dan torsi puncak 14,2 Nm pada 6.500 rpm. Yamaha MX King 150 hanya 15 Tk di 8.500 rpm dan momen puntirnya 13,8 Nm pada 7.000 rpm. Untuk mendinginkan dapur pacu, keduanya mengaplikasikan pendingin cairan. Tapi Supra GTR 150 punya tambahan kipas yang mampu memaksimalkan proses pendinginan.

Perangkat penyalur tenaga dari mesin ke roda juga berbeda. MX King 150 pakai 5-percepatan, Supra GTR 150 lebih banyak , dengan 6-speed. Melihat model transmisi itu, konsumsi bahan bakar motor bebek Honda harusnya lebih efisien. Lantaran mesinnya diberikan ‘napas’ tambahan yang menjaga putaran tak terlalu tinggi. Ditambah kapasitas tangkinya yang lebih besar, mencapai 4,5 liter, terpaut 0,3 liter dari MX King 150.

b

MX King 150 dibanderol sedikit lebih mahal dari Supra GTR 150. Selisihnya mulai dari Rp 600 ribu sampai Rp 850 ribu, tergantung warna yang dipilih. Moped milik Yamaha dipatok Rp 22,9 juta. Honda ditawarkan dalam dua pilihan; Rp 22,050 juta untuk warna Sporty dan Rp 22,3 juta bagi kelir Exclusive. Harga itu berstatus OTR Jabodetabek. 

Sumber: Oto.com

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Ini Vespa GTS Paling Bertenaga Sepanjang Sejarah

Liputan6.com, Jakarta Piaggio baru-baru ini memperkenalkan Vespa GTS 300 HPE (High-Performance Engine). Model ini disebut-sebut sebagai model Vespa paling bertenaga namun efisien sepanjang sejarah.

Dikutip dari Motorcyclenews.com, skutik ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 23,5 hp dan torsi 26 Nmdari mesin 1-silinder 278cc. Performa tersebut tak terlepas dari penggunaan ECU keluaran Magneti Marelli.

Selain itu, pabrikan asal Italia tersebut juga menyematkan piston dan silinder baru. Alhasil, tenaga dan torsinya masing-masing meningkat sebesar 12% dan 18%, namun tetap sesuai standar emisi gas buang Euro4 dan Euro5.

Vespa GTS 300 HPE juga dibekali full-LED lighting, bodywork, dan jok baru. Meski demikian, skutik ini tetap mempertahankan ciri khasnya, gambot dan bulat.

Mengenai fitur, Vespa GTS 300 2019 kini dibekali instrumen anel TFT full-digital pada varian tertingginya, SuperTech. Komponen tersebut dapat dihubungkan dengan smartphone melalui aplikasi.

Kemungkinan, Vespa GTS 300 2019 juga akan diboyong PT Piaggio Indonesia ke pasar otomotif tanah air. Saat ini, skutik terbesar Vespa itu dijual dengan harga Rp110 jutaan (OTR Jakarta).

Top3 Berita Hari Ini: Lawan Daihatsu Xenia 1.5 Liter dan Lingkup Asuransi Motor

Liputan6.com, Jakarta Daihatsu Xenia secara mengejutkan memiliki varian mesin 1, 5 liter. Varian yang selama 15 tahun tidak ada di keluarga Daihatsu Xenia. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Ada Toyota Veloz, Siapa Pembeli Daihatsu Xenia 1.5 Liter?

Setelah mesin 1.5 liter hadir pada Toyota Veloz, kini giliran saudara kembarnya yaitu Daihatsu Xenia yang diperkenalkan. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) resmi merilis Xenia dengan mesin yang sama, Januari lalu.

Bertepatan dengan 15 tahun hadirnya Xenia di Indonesia, hadirnya mesin terbaru mobil di kelas Low MPV tersebut disebut sebagai permintaan konsumen setia Daihatsu. Selengkapnya baca di sini.

2. Meski Diasuransikan, Jangan Coba-Coba Merusak Motor Sendiri

Mungkin Anda masih ingat aksi Adi Saputra (21) sempat viral di media sosial beberapa hari lalu. Seperti yang Anda ketahui, Adi merusak motornya akibat tak terima ditilang oleh polisi.

Terkait dengan aksi perusakan sepeda motor tersebut, VP Communication, Event and Service Management Asuransi Astra, L Iwan Pranoto ikut angkat bicara. Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Selain Evoque, JLR Bakal Luncurkan Land Rover Discovery

PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) sebagai agen pemegang merek (APM) Jaguar, Land Rover, dan Bentley tahun ini bakal menghadirkan banyak model baru. Selain Range Rover Evoque yang sudah disebutkan sebelumnya, pabrikan premium asal Inggris ini juga bakal membawa Land Rover Discovery 2,0 liter.

“Kami ingin membawa Land Rover 2,0 liter, karena kami selama ini baru bawa yang 3,0 liter,” ujar Brand Director Jaguar Land Rover, Jentri Izhar, saat berbincang dengan wartawan, di Tea Addict, Selasa (12/2/2019). Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

All New Toyota Camry Punya Ban Standar Baru

Liputan6.com, Jakarta – PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) mengumumkan produk Turanza T005A menjadi ban original equipment (OE) untuk all new Toyota Camry.

Menurut Bridgestone, ban ini dipilih karena dikembangkan menggunakan teknologi khusus dari untuk mendukung performa sedan canggih asal Jepang ini di segala kondisi jalan.

“Semakin berkembangnya pasar sedan premium di Indonesia yang membuat kami meluncurkan Turanza T005A tahun lalu. Ban premium ini merupakan produk yang dirancang khusus untuk mendukung kenyamanan dan performa Toyota All New Camry,” ujar Yuichi Asaoka, Marketing Director PT Bridgestone Tire Indonesia, dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com, Rabu (13/2/2019).

Ban ini memiliki pola telapak dengan pitch variabel yang diklaim mengurangi kebisingan, serta sipes dengan sudut besar yang dirancang untuk menghasilkan dampak lebih lembut. Selain itu, bentuk telapak yang menapak ke jalan juga telah disempurnakan dan bagian dinding ban diperkuat untuk mengurangi getaran akibat permukaan jalan.

Ban ini menggunakan teknologi ban eksklusif milik Bridgestone, yaitu kompon Nano Pro-Tech yang memperkuat ikatan antara silika dan polimer untuk meningkatkan area kontak, sehingga menghasilkan pengurangan panas dan kehilangan energi, yang memberikan performa terbaik di kondisi basah dan jarak pengereman lebih baik.

2 dari 3 halaman

Desain Telapak Ban yang Canggih

Dengan segala teknologi yang diusungnya, Turanza T005A dapat memberikan jaminan keselamatan dan pengalaman berkendara tak terlupakan bagi pemilik Toyota All New Camry.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Mobil Hybrid Bentley Siap Dipesan Akhir Tahun, Ini Syaratnya

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah saat ini tengah menyiapkan regulasi terkait keberadaan mobil ramah lingkungan. Meskipun Peraturan Presiden (perpres) kendaraan listrik hanya mengatur mobil listrik berbasis baterai, namun untuk mobil hybrid, plug-in hybrid, dan energi terbarukan lainnya bakal diatur dalam tersendiri melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Dengan adanya aturan ini, nantinya bakal dipercaya bakal meningkatkan pasar kendaraan ramah lingkungan. Payung hukum tersebut, pastinya juga bakal dimanfaatkan oleh berbagai produsen kendaraan yang menjalankan bisnisnya di Tanah Air, termasuk Bentley Indonesia.

Dijelaskan Dhani Yahya, Brand Director PT WAE untuk Bentley Indonesia, untuk teknologi ramah lingkungan pabrikan asal Inggris ini tentu saja memilikinya. Dengan mesin berkapasitas 3,0 liter yang dikombinasikan dengan unit hybrid.

“Bentley juga mempunyai teknologi seperti itu (ramah lingkungan), downsizing tapi dengan kombinasi hybrid. Mudah-mudahan 2020 atau 2019 akhir kita sudah bisa melakukan pemesanan untuk Bentayga 3,0 liter hybrid,” jelas Dhani saat berbincang dengan wartawan, di bilangan Jakarta Selatan.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Lanjutnya, mesin untuk Bentley Bentayga selama ini memang di atas 3.000 cc. Dan dengan adanya mesin hybrid dan mesin kovensional yang lebih kecil, bisa membesarkan pasar atau meningkatkan penjualan di Indonesia.

“Dengan adanya hybrid ini, kami berharap bisa menjangkau segmen yang di bawahnya lagi. Sehingga penjualan kita bisa growth dan lebih bagus lagi,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Bukan Facelift, Toyota Siapkan Warna Baru untuk 86

Liputan6.com, Jakarta – Toyota belum melakukan perubahan besar untuk mobil sport andalannya, yaitu 86. Bahkan pada bulan Juli mendatang, penerus semangat Trueno AE 86 ini pun hanya mendapatkan pilihan warna baru.

Dilansir Response.jp, 86 tampil lebih menarik dengan kelir bodi GT British Green Limited. Versi spesifikasi spesial ini berbasis GT standar.

Sedangkan pada interiornya, akan terlihat jok yang dibalut dengan kulit asli Alcantara. Kursi deretan depan dilengkapi dengan penghangat.

Kulit Alcantara itu juga membalut setir dan shift boots. Komponen lainnya juga mendapatkan material premium, seperti pada ornamen panel instrumen dan meter visor.

Sebagai tambahan, ada aksen hitam pada shit lever dan bezel setir. Aksen hitam itu untuk semakin menguatkan kesan sporty. Komponen spesial lainnya juga termasuk paket high performance yang terdiri rem Brembo, pelek eksklusif aluminium 17, absorber, dan rear spoiler.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Mobil sport bertransmisi manual 6-percepatan ini dilego seharga JPY 3.251.880 atau Rp 413,5 jutaan, sedangkan versi ECT seharga JPY 3.310.840 atau Rp 421 jutaan (Kurs JPY 1 = Rp 127).

Pemesanan Toyota 86 GT British Green Limited itu dibuka mulai 12 Februari 2019 hingga 31 Mei 2019.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Khusus Mobil Murah, Pelumas Terbaru Total Dibanderol Rp100 Ribuan

Liputan6.com, Jakarta – Keberadaan mobil murah ramah lingkungan (LCGC) masih menjadi primadona di pasar Tanah Air. Melihat populasi yang semakin banyak, Total Oil Indonesia resmi menghadirkan dua pelumas khusus untuk mobil berbanderol Rp 100 jutaan tersebut.

Berbicara soal harga dua pelumasnya ini, yaitu Total Quartz 8000 Future GF-5 0W-20 full synthetic dan Total Quartz 7000 Future GF-5 5W -30 semi synthetic dibanderol Rp 100 ribuan.

“Untuk detail harganya memang kita tidak sebutkan di sini, tapi untuk gambaran mulai di bawah Rp 100 ribu (per liter) untuk yang Total Quartz 7000 Future GF-5 5W -30, sedangkan yang Total Quartz 8000 Future GF-5 0W-20 lebih mahal sedikit dari Quartz 7000,” jelas Managing Director Total Oil Indonesia, Franck Giraud di sela-sela peluncuran, di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2019).

Lanjut Franck, harga dua pelumasnya ini masih terbilang kompetitif untuk konsumen mobil LCGC di Indonesia. Selain itu, pihaknya juga menjelaskan, kenapa baru meluncurkan pelumas khusus LCGC sekarang ini, padahal mobil tersebut sudah meluncur enam tahun lalu.

“Memang seharusnya sejak dari dulu tapi ini memang bagian dari strategi kami. Kami juga menghadirkan produk selalu dengan serius, melalui pengembangan yang matang,” tegasnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Untuk diketahui, Total Quartz 8000 Future GF-5 0W-20 ini merupakan pelumas mesin multi-grade fully synthetic, yang memberikan kenyamanan berkendara dan performa mesin yang lebih baik. Pelumas ini juga telah diakreditasi dengan spesifikasi API Service SN dan ILSAC GF-5, juga kompatibel dengan persyaratan API dan ILSAC sebelumnya. Tersedia dalam satu liter dan tiga liter.

Sedangkan Total Quartz 7000 Future GF-5 5W-30 merupakan pelumas mesin multi-grade semi-synthetic, untuk perlindungan optimal. Produk ini telah diakreditasi dengan spesifikasi API Service SN ILSAC GF-5, juga kompatibel dengan persyaratan API dan ILSAC sebelumnya. Tersedia dalam satu liter dan empat liter.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Daihatsu Komentari Kemunculan Kembaran Mitsubishi Xpander

Liputan6.com, Jakarta – Satu platform dengan Mitsubishi Xpander, kehadiran mobil baru Nissan di kelas low multi purpose vehicle (LMPV) menjadi perhatian pecinta otomotif saat ini.

Belum resmi mengaspal, model yang kabarnya akan bernama All New Nissan Livina ini sudah bocor di media sosial, dan diunggah oleh salah satu netizen.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra mengaku tidak terganggu. Bahkan Ia menegaskan, Nissan Livina terbaru bukanlah saingan Daihatsu Xenia.

“Biasa saja, namanya pasar global. Biasa saja dia bukan saingan kita, kalau dia keluar yang kena siapa, kamu tanya yang kena. Kita bukan saingan Xpander, kalau itu kembaran Xpander ya tanya aja,” kata Amel di Sibolga, Sumatera Utara.

Saat disinggung kemungkinan strategi yang diusung pabrikan sama dengan duet Avanza-Xenia, Amel enggan berkomentar. Ia juga tak mau menduga-duga sebelum Nissan Livina terbaru benar-benar meluncur.

“Strategi dia kan belum keluar (mirip Avanza-Xenia) jadi kita enggak bisa menduga-duga. Ya tinggal mereka bertarung dengan pasar mereka, kan sama. Saya bilang dari awal saya konsisten, enggak ada pengaruh,” ujar Amel.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Melihat dari wajah depan, mobil ini terlihat lebih sporty dengan dua lubang saluran udara. Sedangkan headlamp-nya, terlihat seperti Mitsubishi Xpander karena mengadopsi tampilan kotak dan terdapat foglamp.

Jika dilihat dari samping, terlihat jelas garis bodi yang tajam, dan benar-benar tidak berbeda jauh dari Mitsubishi Xpander.

Sebelumnya, memang sempat beredar kabar jika Nissan Livina baru ini bakal meluncur 28 Februari 2019. Namun, berdasarkan bocoran dari salah orang yang mengetahui rencana tersebut, Nissan baru ini akan meluncur 19 Februari 2019.

Bahkan, untuk ubahannya, salah satu tenaga penjual Nissan di kawasan Jakarta sudah membeberkan hal tersebut.

Meski berbasis dari Xpander, tenaga penjual tersebut menjelaskan mesinnya menggunakan kepunyaan Nissan. Sehingga karakternya akan berbeda. Terlebih lagi Nissan memiliki opsi transmisi CVT pada mobil Livina model lama.

Transmisi CVT sendiri memiliki karakter berkendara yang smooth dan juga irit bahan bakar jika digunakan dengan tepat. Pemilihan rasio gear secara otomatis yang menyesuaikan dengan kondisi jalan menjadi salah satu keunggulannya.

Motor Antik MV Agusta Ini Tembus Rp 1,5 Miliar

Liputan6.com, Jakarta – MV Agusta melelang setidaknya 90 motor antiknya pada 6-9 Februari 2019 di Perancis.

Dikutip dari Artcurial.com, salah satu model yang berhasil mencetak angka penjualan tertinggi adalah MV Agusta 750 S ex-Aturo Merzario lansiran 1972. Naked-bike ini terjual dengan harga EUR96.300, sekitar Rp1,53 miliaran (Kurs EUR1 = Rp15.894).

Seperti namanya, naked-bike keluaran tahun 1972 ini pernah dimiliki oleh Arturo Merzario, seorang pembalap kawakan Italia. Jarak tempuh motor ini pun tak terlalu jauh, masih 23.219 km.

Terlahir sebagai naked-bike bergaya racing, MV Agusta 750 S dibekali dengan beberapa komponen mirip motor balap, seperti setang clip-on under-yoke dan jok mirip buntut tawon cafe racer.

Untuk urusan performa, MV Agusta 750 S mengandalkan mesin 4-silinder inline 750cc. Sayangnya, tenaganya hanya mencapai 69 Tk, masih kalah dengan dapur pacu produk Jepang kala itu.

Meski demikian, MV Agusta 750 S tetap istimewa lantaran harga dan desainnya yang menggiurkan. Selain itu, jumlah yang beredar dan bertahan sampai sekarang tak terlalu banyak, terlebih motor ini ditandatangani oleh Arturo Merzario.

Waduh, Inden Daihatsu Sirion Sampai 3 Bulan

Liputan6.com, Jakarta – Resmi meluncur Februari 2018, Daihatsu Sirion mengalami sejumlah ubahan, baik secara interior maupun eksterior.

Terkait harga, mobil di segmen city car tersebut dibanderol Rp187,1 juta untuk versi transmisi manual dan Rp198,1 juta bertransmisi matik (on the road Jakarta).

Berstatus Completely Built Up (CBU), pembeli Sirion ternyata harus menunggu hingga 3 bulan bila memesan unit saat ini. Hal itu diungkapkan langsung oleh Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra.

“Sekarang inden, paling cepat dapat unitnya itu 2 bulan. Warna favorit bisa sampai 3 bulan. Untuk warna favorit itu warna putih,” kata Amel di Sibolga, Sumatera Utara.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Lamanya inden diungkapkan Amel terjadi karena pembatasan impor kendaraan. Untuk satu bulan, Daihatsu Sirion di Indonesia hanya mendapatkan jatah 100 unit.

“Karena pemerintah membatasi impor. Yang kita dapat 60 persen adalah matik, 40 persen manual. Yang matik itu kuota kita abis. Jadi sekarang baru minta lagi. Kita sebenarnya maunya 200 unit, tapi dapatnya hanya 100 unit. Jadi jualnya itu saja,” ujar Amel.

Sebagai informasi, dapur pacu Daihatsu Sirion dibenamkan mesin tipe 1 NR-VE DOHC dual VVT-i berkapasitas 1.300 cc, yang sanggup menyemburkan daya hingga 93 Tk pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 119 Nm pada 4.200 rpm.

Tenaga tersebut didistribusikan melalui transmisi manual lima percepatan atau transmisi otomatis empat percepatan.

Populasi Menjamur, Total Resmi Luncurkan 2 Pelumas Mobil Murah

Liputan6.com, Jakarta – Penjualan mobil murah ramah lingkungan (LCGC) makin meningkat tajam di Indonesia. Melihat kondisi tersebut, PT Total Oil Indonesia, resmi meluncurkan dua pelumas terbarunya, yang diformulasikan untuk Toyota Agya dan kawan-kawan.

Kedua pelumas tersebut, adalah Total Quartz 8000 Future GF-5 0W-20 full synthetic dan Total Quartz Future GF-5 5W-30 semi-synthetic.

“Mesin modern dan berukuran kompak seperti di mobil LCGC, membutuhkan pelumas dengan viskositas yang sangat rendah,” ujar Managing Director PT Total Oil Indonesia, Franck Giraud, di sela-sela peluncuran pelumas Total untuk mobil LCGC, di Ecology, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2019).

Lanjut Franck, saat ini konsumen memasuki era dimana usia pakai produk yang menjadi salah satu fokus utama. Menghadapi hal tersebut, produk kami membuka jalan baru sebagai produk pelumas fully synthetic terbaik yang dilengkapi dengan Total Fuel Economy homologated technology.

“Produk terbaru ini membuat proses pembakaran pada mesin yang berukuran kompak seperti LCGC menjadi lebih efisien, menghasilkan performa mesin yang tinggi serta lebih efisien,” tegasnya.

Untuk Total Quartz 8000 Future GF-5 0W-20 ini merupakan pelumas mesin multi-grade fully synthetic, yang memberikan kenyamanan berkendara dan performa mesin yang lebih baik. Pelumas ini juga telah diakreditasi dengan spesifikasi API Service SN dan ILSAC GF-5, juga kompatibel dengan persyaratan API dan ILSAC sebelumnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sedangkan Total Quartz 7000 Future GF-5 5W-30 merupakan pelumas mesin multi-grade semi-synthetic, untuk perlindungan optimal. Produk ini telah diakreditasi dengan spesifikasi API Service SN ILSAC GF-5, juga kompatibel dengan persyaratan API dan ILSAC sebelumnya.

“Dengan kehadiran dua pelumas ini, PT Total Oil Indonesia berharap dapat menjawab beragam kebutuhan pelanggan di Indonesia,” tutup Franck.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Belum Sebulan, Target Awal Daihatsu Xenia Tercapai

Liputan6.com, Sibolga – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) secara resmi meluncurkan Grand New Xenia pada 15 Januari lalu di Astra Biz Serpong, Tangerang, Banten. Memiliki perubahan dari sisi eksterior dan interior, mobil milik pabrikan Jepang itu diklaim sukses menarik minat konsumen.

Hal itu diungkapkan Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & CR Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) di Sibolga, Sumatera Utara.

“Saat ini Xenia terbaru berhasil mencatatkan surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak 3.726 unit belum sebulan. Terhitung mulai 15 januari sampai 11 Februari 2019. Angka tersebut lebih tinggi dari target kita sebulan 3.000 unit,” kata Hendrayadi, Selasa 12 Februari 2019.

Untuk varian, Hendrayadi menjelaskan tipe 1.3 R mampu menjadi kontribusi terbesar dengan persentase mencapai 63 persen. Posisi kedua ditempati tipe 1.3 X sebanyak 28 persen dan 1.5 R sebanyak 9 persen.

“Secara target angka, yang 1.5 telah tercapai karena berhasil mencatatkan angka 335 unit. karena target kita 10 persen dari 3.000 unit khusus Xenia dengan mesin terbaru,” ujar Hendrayadi.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Sebagai informasi, perubahan eksterior paling besar dari Grand New Daihatsu Xenia tampak pada bagian depan mobil. Tampil lebih stylish, desain bumper baru dinilai mampu membuat tampang depannya seperti ‘baby Vellfire’.

Lampu depan Grand New Xenia kini juga telah menggunakan LED yang membuatnya menjadi lebih modern.

Sementara beranjak ke bagian interior, perubahan paling utama terlihat pada desain dasbor yang kini memiliki sentuhan 2 tone colors serta tombol pengaturan AC yang kini dapat dioperasikan secara digital.

Baru Meluncur, Daihatsu Xenia 2019 Diskon Rp12 Juta

Liputan6.com, Jakarta – Mobil keluarga di segmen Low MPV milik PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Grand New Xenia resmi diluncurkan pertengahan Januari lalu. Dengan sedikit penyegaran di sisi desain dan fitur, pesaing Mitsubishi Xpander ini tidak mengalami kenaikan harga.

Dibanderol dengan harga mulai dari Rp 183,35 juta hingga Rp 228,95 juta, Xenia terbaru kini memiliki varian baru dengan pilihan mesin 1.500 cc berteknologi Dual VVT-i.

Meski baru dirilis, mobil pabrikan otomotif Jepang ini sudah didiskon sebesar Rp12 juta. Hal itu diungkapkan langsung Direktur Pemasaran ADM, Amelia Tjandra di Sibolga, Sumatera Utara, Selasa 12 Februari 2019.

“Xenia lama sebagaimana yang saya sharing tadi diskonnya adalah Rp24 juta. Kalau kompetitor ada yang Rp30 juta sampai Rp 35 juta. Xenia baru kita sekarang kalau bicara diskon itu Rp12 juta,” kata Amel.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Saat disinggung alasan Daihatsu telah memberikan diskon cukup besar kepada konsumen yang hendak membeli Xenia terbaru, Amel mengaku itu merupakan salah satu strategi yang dilakukan untuk menarik minat pasar.

“Pengaruh diskon itu ke down payment. Kalau tidak ada diskon, DP itu kan minimum 20 persen kan dari harga. Itu banyak yang tidak mampu.Karena 70 persen orang beli mobil melalui kredit maka harus disiapkan down payment yang membuat mereka mampu beli dan cicil. Sehingga muncullah strategi diskon,” ujarnya.

Selain itu Amel menegaskan, pihaknya selalu memikirkan cara yang tepat agar konsumen bisa mendapatkan mobil yang diinginkan dengan lebih mudah.

“Pada waktu high end product itu launching, orang-orang kaya tidak terlalu memusingkan diskon. Mereka bisa bayar cash. Tidak penting itu DP. Yang penting, mereka mau beli. Tapi Xenia, lebih banyak kredit. Sehingga kita harus mikirkan bagaimana supaya terjangkau,” tuturnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Adopsi Teknologi CVT, Kenaikan Harga Mobil Bisa Membengkak

Liputan6.com, Sibolga – Saat ini pengemudi mobil bisa lebih mudah mengoperasikan kendaraannya karena adanya pilihan transmisi automatic. Sejumlah pabrikan berbodong-bodong memberikan pilihan agar mampu menarik minat konsumen.

Jika dulu alat yang berfungsi mengubah kecepatan putaran roda itu banyak tersedia pada sistem manual. Kini hampir seluruh model mobil disematkan teknologi transmisi otomatis.

Dinilai sangat memudahkan, pengemudi hanya perlu menginjak pedal gas dan rem karena perpindahan gigi transmisi diserahkan kepada komputer. Tak hanya itu, saat ini transmisi otomatis model continuously variable transmission atau CVT telah banyak disematkan.

Meski demikian, harga mobil dengan transmisi CVT ternyata jauh lebih mahal. Bahkan, selisih harga dengan mobil matik tanpa CVT mencapai belasan juta rupiah. Melihat hal itu, PT Astra Daihatsu Motor belum mau membenamkan teknologi tersebut.

“CVT di Jepang sudah lama ada. Sebenarnya, semua bisa dipasangi CVT. Masalahnya, mau bayar lebih atau enggak? Kita lihat sebelah Rp14 jutaan,” ujar Direktur Pemasaran ADM, Amelia Tjandra di Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (12/2).

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Wanita yang akrab disapa Amel itu menambahkan, ADM telah melakukan persiapan. Mulai dari studi kelayakan hingga pemilihan vendor. Namun, mereka tak mau gegabah.

“Daihatsu bikin produk sesuai kebutuhan pasar. Kami lihat dulu pasarnya. Kami enggak mau memaksakan, bikin produk yang enggak laku,” tuturnya.

Sebagai informasi, salah satu keunggulan dari CVT ialah perpindahan gigi yang lebih halus. Penumpang dan pengemudi diklaim tidak akan merasakan sentakan, yang kadang muncul di transmisi otomatis biasa.

Harga Mobil Daihatsu Naik Rp2 Jutaan, Termasuk Xenia?

Liputan6.com, Jakarta – Kenaikan harga mobil di awal tahun sering kali terjadi, salah satu faktor yang menyebabkan hal tersebut ialah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN).

Sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Daihatsu di Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengaku sudah menaikan beberapa model andalannya disegmen mobil penumpang. Hal itu diungkapkan Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra di Sibolga, Sumatera Utara.

“Awal tahun naik harga itu biasa. Januari enggak (naik), memang Februari naik tapi enggak banyak, hanya karena faktor BBN saja,” katanya, Selasa 12 Februari 2019.

Wanita yang akrab disapa Amel itu mengaku, tidak semua mobil mengalami kenaikan harga. Meski demikian, hampir seluruh line up kendaraan penumpang mengalami revisi harga.

“Enggak semua naik, hanya yang umum, seperti Terios, Sirion, Grand Max, Sigra dan Ayla. Kenaikannya itu antara Rp1.5 juta sampai Rp2.3 juta,” tuturnya.

2 dari 2 halaman

Daftar harga produk Daihatsu:

Sirion

Sirion MT Rp 187,100,000

Sirion AT Rp 198,100,000

Sigra

Sigra 1.0 D MT Rp 114,000,000

Sigra 1.0 M MT Rp 122,900,000

Sigra 1.2 X MT Rp 132,250,000

Sigra 1.2 X MT DLX Rp 137,750,000

Sigra 1.2 X AT Rp 145,050,000

Sigra 1.2 X AT DLX Rp 150,550,000

Sigra 1.2 R MT Rp 138,150,000

Sigra 1.2 R MT DLX Rp 141,950,000

Sigra 1.2 R AT Rp 150,950,000

Sigra 1.2 R AT DLX Rp 154,750,000

Terios

Terios R AT CUSTOM Rp 251,900,000

Terios R MT CUSTOM Rp 241,900,000

Terios R MT CUSTOM Rp 246,900,000

Terios X MT Rp 202,300,000

Terios X MT DELUXE Rp 212,300,000

Terios X AT DELUXE Rp 217,300,000

Terios R MT Rp 235,000,000

Terios R MT DELUXE Rp 245,000,000

Terios R AT Rp 245,000,000

Terios R AT DELUXE Rp 255,000,000

Terios R AT CUSTOMRp 256,900,000

Ayla

Ayla 1.0 D MT Rp 98,150,000

Ayla 1.0 D+ MT Rp 110,350,000

Ayla 1.0 M MT Rp 114,650,000

Ayla 1.0 M AT Rp 123,650,000

Ayla 1.0 X MT Rp 122,000,000

Ayla 1.0 X AT Rp 131,050,000

Ayla 1.0 X AB MT Rp 125,600,000

Ayla 1.0 X AB AT Rp 134,650,000

Ayla 1.0 X MT DLX Rp 129,350,000

Ayla 1.0 X AT DLX Rp 138,400,000

Ayla 1.2 X MT Rp 130,850,000

Ayla 1.2 X AT Rp 140,850,000

Ayla 1.2 R MT Rp 137,850,000

Ayla 1.2 R AT Rp 147,850,000

Ayla 1.2 R MT DLX Rp 141,850,000

Ayla 1.2 R AT DLX Rp 151,850,000

Gran Max

Gran Max MB 1.3 D FH Rp 159,375,000

Gran Max MB 1.3 D FF FH Rp 165,775,000

Gran Max MB 1.5 D PS FH Rp 171,375,000

Cas Smartphone di Mobil Bikin Aki Soak?

Liputan6.com, Jakarta – Smartphone merupakan perangkat yang tak bisa terlepas dari tangan. Wajar saja, smartphone sanggup mendukung pekerjaan hingga kebutuhkan berkomunikasi. Sehingga baterai smartphone wajib selalu terisi.

Jika lupa bawa power bank saat bepergian menggunakan mobil, melakukan pengisian daya di mobil menjadi pilihan. Bahkan, beberapa orang sengaja meninggalkan kabel untuk mengisi daya handphone di mobil.

Tapi katanya aktivitas mengisi daya di mobil, bikin aki cepat soak, benarkah?

Kepala bengkel Auto2000 Bekasi Barat, Sapta Agung Nugraha menjelaskan bahwa kebiasaan itu tak masalah. Asalkan pengisian dari alternator ke aki berjalan normal.

“Mengecas ponsel di mobil sebenarnya tidak akan membuat aki menjadi cepat habis. Kalau pengisian aki berjalan normal dari alternator, maka dayanya akan terisi terus,” jelas Sapta, seperti dikutip dari laman Auto2000.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Jangan lupa juga ya Anda untuk selalu merawat aki. Sebab aki menjadi salah satu komponen vital untuk kelangsungan mobilmu.

Sebab, menurut Sapta, pada dasarnya fungsi aki dibagi menjadi tiga, sebagai starter (electric starter), supply kelistrikan (lampu, klakson, signal, ECU), dan penstabil tegangan untuk melindungi alat-alat kelistrikan.

Paling sederhana tapi utama adalah selalu jaga tegangan (voltage accu) di 12 volt, dengan cara tidak menambah beban standar pada aki standar atau bawaan mobil. Lalu jika kendaraan lama tak dipakai, pastikan setiap tiga hari mobil dinyalakan kira-kira 5 menit agar aki mendapatkan pengisian dari alternator.

Perhatikan pula soal kebersihan terminal aki dari kotoran. Untuk membersihkannya, bisa menggunakan air panas, kemudian dilap sampai kering. Lalu juga melepas kabel aki saat mobil tidak digunakan dalam jangka waktu lama.

“Jadi bukan karena sering mengecas ponsel aki itu cepat habis, tetapi lebih karena tidak dirawat oleh sang pemilik,” tutup Sapta.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Membedah Mesin Terbaru Mazda 3

Liputan6.com, Jakarta – Mazda3 yang dirilis di Eropa dikabarkan menggunakan mesin baru berteknologi SkyActiv-X. Belum banyak infornasi mengenai mesin ini, namun situs resmi Mazda Slovakia mengungkapnya.

Mesin SkyActiv-X Mazda 3 kabarnya akan mengadopsi teknologi Spark Controlled Compression Ignition (SPCCI). Teknologi ini membuat busi dapat mengontrol waktu pengapian pada periode tertentu.

Jantung penggerak SkyActiv-X baru Mazda 3 diklaim lebih hemat bahan bakar hingga 30% dibandingkan SkyActive-G. Selain itu, dapur pacu ini juga diklaim memiliki tenaga yang lebih besar, mencapai 178 hp dengan torsi 222 Nm.

Sayangnya tidak ada info terkait kapasitas mesin yang digunakan pada Mazda 3. Namun, jika mengacu pada prototipenya, mobil sedan ini memiliki kapasitas mesin 2,0 liter.

Belum terdapat juga info terkait penggunaan sistem M Hybrid pada mesin Mazda 3 ini. M Hybrid merupakan sistem hybrid ringan yang memanfaatkan generator e-motor untuk menyimpan energi terbuang saat melakukan pengereman.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Pada info tersebut juga masih tercantum opsi mesin SkyActiv-G yang memiliki tenaga 120 hp dengan torsi 213 Nm untuk model bertipe SkyActiv-G122.

Selain itu, ada juga pilihan mesin SkyActiv-D116 yang mengadopsi mesin turbodiesel berkapasitas 1,8 liter. Konfigurasi tersebut menghasilkan tenaga 114 hp dengan torsi 270 Nm.

Sedangkan untuk sistem transmisi tersedia dua pilihan yaitu manual 6-percepatan dan otomatis 6-percepatan. Tersedia juga pilihan sistem penggerak All-Wheel-Drive (AWD) i-Activ dari Mazda.

Sumber: Otosia.com

Momen 100 Tahun, Bentley Boyong Model Edisi Khusus ke Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Tahun ini salah satu merek mobil premium yang beroperasi di Tanah Air, Bentley siap meluncurkan berbagai model baru. Dengan memanfaatkan momen perayaan 100 tahun, pabrikan yang berada di bawah naungan PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) ini siap mengaspalkan beberapa model edisi khusus.

Dijelaskan Dhani Yahya, Brand Director PT WAE untuk Bentley Indonesia, menghadirkan beberapa model baru tahun ini, merupakan strategi untuk terus meningkatkan penjualan.

“Tahun ini sangat luar biasa untuk kami, karena berkaitan dengan 100 tahun extraordinary Bentley dari 1919 ke 2019. Jadi, semua mobil yang diproduksi tahun ini ada centenary specification, tidak limited dan tersedia untuk semua mobil,” jelas Dhani saat berbincang dengan wartawan di bilangan Jakarta Selatan.

Lanjutnya, momen 100 tahun ini bakal jadi gimik yang menarik. Pasalnya, dengan konsumen yang cukup loyalis untuk jenama asal Inggris tersebut, memiliki mobil edisi khusus seperti sebuah kebanggan tersendiri, dan hal tersebut akan sangat dimanfaatkan untuk mengangkat penjualan.

“Khusus untuk beberapa ada yang limited edition, pertama Mulsanne yang akan diproduksi sebanyak 100 unit. Setelah itu, akan diluncurkan segera Continental GT yang centenary dan hanya akan diproduksi 100 unit,” tegasnya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Selain itu, versi convertible atau atap terbuka untuk Continental GT dan Bentayga juga bakal dihadirkan. Dua model ini, juga tidak lepas dari spesifikasi 100 tahun, yang sepertinya bakal menjadi senjata andalan untuk menjual produknya tahun ini.

Untuk diketahui, tampilan edisi 100 tahun Bentley ini baru bisa terlihat saat Geneva Motor Show Maret mendatang. Kemungkinan besar, konsumen pun baru bisa mendapatkan unitnya akhir tahun maupun tahun depan.

Namun Dhani menjamin, pemilik yang melakukan pemesanan pada 2019, mendapatkan mobil mewah edisi khusus ini.

“Edisi 100 tahun, sesuatu yang memberikan energi untuk meningkatkan penjualan,” pungkas Dhani.

Teknologi Ini Bisa Memantau Sopir Bus dan Truk Mercedes-Benz

Liputan6.com, Jakarta – PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DVCI) selaku agen pemegang merek untuk kendaraan niaga Mercedes-Benz memperkenalkan teknologi yang bermanfaat untuk melacak kendaraan mereka. 

Teknologi yang bernama FleetBoard Indonesia tersebut adalah sebuah sistem pengelolaan armada yang komprehensif dan dibuat untuk memastikan pengoperasian kendaraan niaga Mercedes-Benz jadi lebih efisien dan produktif.

FleetBoard Indonesia ini dirancang  untuk mendukung pertumbuhan bisnis transportasi di Indonesia. Dalam teknologi FleetBoard tersebut turut dilengkapi oleh beberapa fitur seperti Vehicle Tracking and Track Player, dan 3rd Party System Integration.

Teknologi tersebut juga diklaim dapat melengkapi sistem manajemen pemeliharaan armada yang saat ini sudah ada seperti Fuel Monitoring, Fuel Theft Warning, Engine Operation Monitoring and Hourmeter, serta Service Interval and Periodical Administration Reminder.

Pihak Daimler juga menjelaskan bahwa teknologi tersebut sangat fleksibel terhadap penambahan perangkat atau fitur lain yang berguna menunjang sistem manajemen armada. Seluruh fitur dalam teknologi FleetBoard Indonesia tersebut, menurut DCVI mampu membantu penghematan biaya operasional serta meningkatkan pertumbuhan bisnis para pengusaha niaga.

“DCVI telah melihat bagaimana pelanggan kami berkembang dan berharap dapat ikut merasakan pertumbuhan yang lebih besar menyusul meningkatnya sektor perekonomian yang siginifikan di sektor transportasi logistik, infrastruktur dan transportasi jalan raya dimana kendaraan niaga Mercedes-Benz dapat memainkan peranan penting,” ungkap Maximilian Knorr selaku Marketing Director Daimler Commercial Vehicles Indonesia.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Max juga menambahkan “FleetBoard Indonesia telah didesain khusus untuk mendukung pelanggan kami agar dapat menjalankan bisnis mereka dengan lebih mudah dan efisien. FleetBoard Indonesia memberikan laporan yang akuran dan real time bagi para pelanggan agar mereka dapat menyusun strategi yang paling efektif untuk pertumbuhan bisnisnya”.

Teknologi ini nantinya akan terpasang di dalam sistem komputerisasi kendaraan. Tidak ada tampilan layar pada bagian kabin, sehingga para pengemudi tidak dapat merasakan atau mengetahui bahwa perjalanan mereka terus dipantau oleh manajemen perusahaan.

Selain dapat memantau pergerakan truk atau bus tersebut, FleetBoard juga dapat memantau gaya berkendara si pengemudi. Selanjutnya, jika pengemudi tersebut memiliki gaya berkendara yang berbahaya atau melaju di atas kecepatan rata-rata, maka selanjutnya akan diinfokan kepada pihak manajemen perusahaan atau pemilik jasa transportasi tersebut.

Untuk pemantauan FleetBoard Indonesia sendiri dapat dilihat melalui website yang bisa diakses di layar komputer atau smartphone dengan gaya tampilan menyesuaikan. Teknologi ini saat ini hanya menjadi opsi bagi setiap pemilik kendaraan niaga Mercedes-Benz dan dapat dipesan di seluruh dealer kendaraan niaga Mercedes-Benz.

Terkait harga dari teknologi tersebut, menurut pihak DVCI, semuanya bergantung kepada masing-masing dealer, karena harga hanya ditentukan oleh pihak dealer. Namun, pihak DVCI menjamin bahwa konsumen akan mendapatkan garansi selama 1 tahun, gratis biaya jasa teknisi selama masa langganan aktif jika terjadi kerusakan pada FleetBoard Indonesia, serta gratis biaya pengiriman dan pemasangan untuk wilayah pulau Jawa.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Top3: Yamaha NMax 2019 dan Karir Honda Brio

Liputan6.com, Jakarta Yamaha NMax kini jadi andalan Yamaha di Indonesia. Memasuki 2019, banyak pecintanya yang menanti kehadiran versi terbaru. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Harga dan Spesifikasi Yamaha NMax 2019, Matik Generasi Baru yang Siap Hadir di Indonesia

Yamaha NMax dikenal sebagai motor matik bongsor yang populer di Indonesia. Kehadiran NMax keluaran pabrikan Yamaha terbilang cukup sukses. Pasalnya Yamaha NMax telah mampu mendongkrak penjualan motor Yamaha di segmen matik.

Dan yang menarik dari Yamaha Nmax adalah harga Yamaha Nmax yang terbilang cukup kompetitif, serta mampu bersaing dengan pesaing-pesaingnya. Dalam waktu dekat, Yamaha segera merilis Nmax generasi baru, NMax 2019 bukan lagi minor change atau facelift, namun sudah all new, dengan perubahan besar pada mesin dan bodi. Selengkap baca di sini.

2. Ada Toyota Veloz, Siapa Pembeli Daihatsu Xenia 1.5 Liter?

Setelah mesin 1.5 liter hadir pada Toyota Veloz, kini giliran saudara kembarnya yaitu Daihatsu Xenia yang diperkenalkan. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) resmi merilis Xenia dengan mesin yang sama, Januari lalu.

Bertepatan dengan 15 tahun hadirnya Xenia di Indonesia, hadirnya mesin terbaru mobil di kelas Low MPV tersebut disebut sebagai permintaan konsumen setia Daihatsu. Selengkap baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Honda Brio Menyerah di Negeri Bollywood

Pabrikan asal Jepang, Honda akhirnya menghentikan penjualan salah satu hatchback andalannya, Honda Brio. Namun, hal tersebut bukan terjadi di Indonesia, melainkan di India.

Melansir lama Economics Times, pabrikan berlambang huruf H ini harus menghentikan penjualan Brio setelah 7 tahun diniagakan di Tanah Hindustan. Saat ini, Honda Cars India, bakal lebih memaksimalkan penjualan sedan Amaze sebagai model entry level-nya. Selengkap baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Vidio Pilihan Berikut Ini:

Punya Beragam Mobil Listrik, Kapan BMW Mau Datangkan ke Indonesia?

Liputan6.com, Jakarta BMW Group Indonesia siap menghadirkan banyak mobil baru di tahun ini. Tidak tanggung-tanggung, BMW mendatangkan 10 model, beberapa model yang dipastikan datang adalah X4, X5, X7, Seri 7, Seri 8 Coupe, dan Z4.

Sayangnya dari 6 model yang telah dibocorkan dan diluncurkan oleh BMW, mereka belum mau membocorkan apakah keempat model lainnya akan masuk dengan varian hybrid atau tidak. Mengingat saat ini, cukup banyak pabrikan yang meluncurkan mobil bertenaga hybrid atau full electric.

Ketika disinggung terkait mobil listrik, pihak BMW Group Indonesia mengatakan bahwa mereka sangat siap untuk memboyong mobil bertenaga hybrid ke Indonesia. Namun, masih ada beberapa alasan yang menjadi menjadi hambatan bagi pihak BMW.

Kalo mobil listrik, sebenarnya dari BMW sangat menyambut positif karena sekarang mobil listrik sudah menjadi pembicaraan hangat di masyarakat. Saat ini kami mulai melakukan pendekatan berdasarkan dari apa yang kita lakukan di luar negeri, yang paling ideal itu adalah menggunakan pajak berdasarkan emisi. Jadi berdasarkan berapa sih emisi yang dihasilkan dari sebuah kendaraan, ujar Jodie Otania selaku Vice President of Corporate Communications BMW Group Indonesia.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Jodie juga menambahkan kebijakan seperti itu sudah dilakukan di beberapa negara seperti di Thailand dan di Malaysia. Jadi pajak kendaraan itu didasarkan atas berapa emisi yang dihasilkan. Cara tersebut bisa menjadi payung regulasi dari kendaraan listrik di Indonesia.

Menurut Jodie, tantangan terbesar ketika menghadirkan kendaraan full electric di Indonesia yaitu meyakinkan mindset dari pelanggan terhadap kendaraan listrik. Mindset tersebut yaitu terkait benefit apa yang didapatkan terhadap penggunaan kendaraan listrik, serta kesiapan infrastruktur pendukung.

BMW Group Indonesia menilai alangkah lebih bijaknya jika saat ini terlebih dahulu memperkenalkan kendaraan plug in hybrid yang merupakan kombinasi antara listrik dengan combustion engine.

Jodie memaparkan, mobil full electric akan siap masuk ke Indonesia ketika memang masyarakat sendiri sudah siap menerima kehadiran dari mobil full electric.

Pada saat mindset mereka sudah mulai bisa merasakan benefit dari mobil full electric seperti kenyamanannya, kehematannya dan performanya, maka saat itu mereka akan mulai mengetahui bahwa mobil full electric memiliki kesamaan bahkan lebih baik dari mobil bertenaga combustion engine.

Kesiapan infrastruktur pendukung juga dinilai akan sangat berpengaruh terhadap keyakinan masyarakat ketika hendak membeli mobil full electric. Saat ini, mungkin banyak masyarakat yang masih khawatir jika menggunakan mobil listrik akan mengalami kesulitan pengisian baterai terutama saat di kondisi kemacetan.

Pemerintah Indonesia sendiri, saat ini sebenarnya sedang menggodok aturan terkait kendaraan listrik di Indonesia yang kabarnya akan segera rampung pada tahun ini.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Selain Evoque, JLR Bakal Luncurkan Land Rover Discovery

Liputan6.com, Jakarta – PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) sebagai agen pemegang merek (APM) Jaguar, Land Rover, dan Bentley tahun ini bakal menghadirkan banyak model baru. Selain Range Rover Evoque yang sudah disebutkan sebelumnya, pabrikan premium asal Inggris ini juga bakal membawa Land Rover Discovery 2,0 liter.

“Kami ingin membawa Land Rover 2,0 liter, karena kami selama ini baru bawa yang 3,0 liter,” ujar Brand Director Jaguar Land Rover, Jentri Izhar, saat berbincang dengan wartawan, di Tea Addict, Selasa (12/2/2019).

Lanjut Jentri, dengan membawa mesin 2,0 liter tren penurunan mesin memaksa produsen yang terkenal dengan mesin besar ini untuk turut memangkas kapasitasnya. Hal tersebut juga berhubungan dengan ramah lingkungan, serta regulasi pajak yang meringankan dari segi emisi.

“Tujuan pengenalan Discovery 2,0 liter dengan teknologi yang baru, sudah jauh lebih mumpuni, punya output dan torsi yang besar, dan memang cukup untuk medan offroad,” tegasnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sementara itu, dengan membawa Discovery 2,0 liter tidak menjadikan model 3,0 liter yang tidak diberhentikan. Namun, penjualan tipe tersebut, hanya sesuai pesanan konsumen yang berminat.

“Hanya kami tidak akan stok. Karena peminatnya terlalu niche. Untuk pemesanan unit, datangnya bisa sampai enam bulan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Land Rover Discovery 2,0 liter bensin memang terpangkas hampir 1.000 cc dari mesin 3,0 liter.

Tenaganya tetap besar, mencapai 300 Tk dan hanya selisih 40 Tk dari versi 3,0 liter. Torsinya pun terpaut sedikit, hanya 50 Nm dan bukan jumlah yang perlu dikhawatirkan. Apalagi skema penggerak 4WD, dan sistem elektronikal pengaturannya tetap sama. Jadi kemampuan jelajahnya harusnya tak jauh berbeda.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Cara Hino Mengurangi Fatalitas Kecelakaan antara Truk dengan Sepeda Motor

Liputan6.com, Jakarta – Hino menambah fitur pencegah fatalitas kecelakaan pada produk-produknya. Hal ini dilakukan lantaran banyaknya kecelakaan yang melibatkan truk dan kendaraan kecil terutama sepeda motor.

Fitur yang ditambahkan tersebut mencakup rear camera, side guard dan ABS terutama untuk truk tangki pengangkut bahan bakar minyak.

Fitur tersebut dipasangkan untuk segmen kargo atau transportasi logistik baik itu Hino New Generation Ranger maupun Hino New Dutro

Menurut Santiko Wardoyo, Direktur Penjualan dan Promosi PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), penambahan fitur side guard untuk mencegah motor masuk ke kolong truk ketika terjadi kecelakaan dari samping.

Dari evaluasi dan analisis Hino, banyak kasus kecelakaan truk dan sepeda motor terjadi di sisi samping badan truk, baik motor yang tiba-tiba nyelonong atau masuk ke badan truk, yang sulit diduga dan diantisipasi sopir truk.

“Sepeda motor, sudah diduga, suka salip dan mepet secara mendadak. Ketika dia kena bodi truk, dia tidak kena besinya, tidak langsung masuk ke kolong, tetapi mental terdorong (keluar),” kata Santiko pada media gathering di Jakarta, Senin (11/3)

Penambahan rear camera juga bertujuanmenambah keselamatan pengemudi ketika mundur atau parkir di area yang sulit dilihat.

“Tujuan lainnya kita pasang rear camera untuk mengantisipasi dan menghindari blind spot bagi pata pengemudi, terutama kendaraan kecil, seperti sepeda motor,” ujarnya.

Selain itu yang menjadi fitur terbaru untuk angkutan bahan bakar minyak, gas, bahan kimia dan bahan berbahaya lainnya adalah penggunaan sistem pengereman Anti-Lock Brake System (ABS).

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Dengan sistem ABS meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan berkendara bagi pengemudi, barang muatan yang dibawa dan lingkungan sekitar terutama jika berkendaradengan kecepatan tinggi dan kondisi jalan yang licin.

Truk dengan fitur ABS ini ditujukan bagi customer yang bergerak dibidang distribusi bahan bakar minyak, angkutan bahan kimia, perusahaan bahan bakar gas maupun semen industei.

Varian untuk segmen ini diantaranya Hino New Generation Ranger FG 245 JK untuk kapasitas 8.000 liter, serta FL245 JN, FL 245 JW, dan FM 285 JD untuk kapasitas 16.000 liter.

Sementara untuk model tractor head dengan kapasitas tarik tangki 24.000 liter Hino memiliki tipe SG 260 dan 285 TH serta FM 265 dan 285 TH.

Sedangkan yang paling tinggi adalah FM 350 TH untuk kapasitas 32.000 liter.

“Sebenarnya tanpa ABS, produk kita tidak masalah karena pakai rem angin, itu sudah cukup. Tapi misalnya karena Pertamina meminta (ABS), maka kita pasangkan. Kita bisa pasang ABS kalau konsumen mau, jadi monggo, kami bisa,” tutup Santiko.

Sumber: Otosia.com

Top3 Berita Hari Ini: Larangan Penggunaan GPS dan Nissan Livina 2019

Liputan6.com, Jakarta Hati-hati berkendara menggunakan GPS. Selain mengancam keselamatan, penggunaan GPS saat berkendara dapat dikenakan hukuman 3 bulan penjara. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. HEADLINE: Ketuk Palu MK untuk Larangan Penggunaan GPS Saat Berkendara

Global Positioning System (GPS) kini bukan lagi barang mewah. Teknologi pemantau lokasi ini selalu ada digenggaman pemilik smartphone. GPS sangat bermanfaat memandu kita menujut lokasi yang diinginkan.

Tidak sekedar itu, teknologinya berkembang pesat. Secara real time, GPS bisa memberikan informasi kemacetan lalu lintas selain menunjukan lokasi tempat-tempat penting seperti rumah sakit, sekolah, SPBU dan sebagainya. Selengkapnya baca di sini.

2. Belum Mengaspal, Nissan Livina 2019 Kembaran Xpander Bocor di Internet

Kehadiran low multi purpose vehicle (LMPV) baru dari Nissan dengan platform Mitsubishi Xpander bukan rahasia umum lagi. Bahkan, sebelum resmi beredar, model yang kabarnya bakal bernama new Nissan Livina ini sudah bocor di media sosial, dan diunggah oleh salah satu netizen.

Sebuah akun Instagram mengunggah dua foto bocoran LMPV baru dari pabrikan asal Jepang ini, terlihat tampang muka dan bodi samping model yang ditulis “Livander’ ini sebagai caption unggahan tersebut. Sayang, foto ini sudah tidak ada dan akunnya sudah non aktif. Atas permintaan pemilik akun pula, Liputan6.com menarik penayangan foto tersebut. Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. 7 Fitur yang Wajib Dimiliki Nissan Livina 2019

Dalam waktu dekat Nissan Livina 2019 akan meluncur. Informasi tersebut didapat dari salah satu tenaga penjual yang menyebutkan kembaran XPander tersebut akan diperkenalkan pada akhir Februari 2019.

Nissan wajib berbenah, jika penjualannya tak ingin terpuruk terus. Tahun lalu saja, Livina hanya mampu terjual 2.437 unit. Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Vidio Pilihan Berikut Ini:

Ada Toyota Veloz, Siapa Pembeli Daihatsu Xenia 1.5 Liter?

Liputan6.com, Sibolga – Setelah mesin 1.5 liter hadir pada Toyota Veloz, kini giliran saudara kembarnya yaitu Daihatsu Xenia yang diperkenalkan. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) resmi merilis Xenia dengan mesin yang sama, Januari lalu.

Bertepatan dengan 15 tahun hadirnya Xenia di Indonesia, hadirnya mesin terbaru mobil di kelas Low MPV tersebut disebut sebagai permintaan konsumen setia Daihatsu

Hal itu diungkapkan langsung Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra saat media test drive di Sibolga, Sumatera Utara.

“Dari step up-nya Xenia 1.3, naik kelas ke 1.5, nanti kita lihat saja benar apa enggak prediksinya seperti itu,” kata Amel, Senin (11/02/19).

Saat disinggung siapa pembeli Xenia dengan kapasitas mesin lebih besar tersebut, Amel mengaku konsumen setia Daihatsu yang menginginkan performa mesin lebih besar.

“Jadi memang kami tanya ke konsumen juga memang begitu, mereka bingung mau ganti mobil apa. Jadi kami hadirkan Xenia 1.5 ini,” ujarnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Meski mesin 1.0 liter pada Xenia tak lagi dijual, Amel menegaskan mesin 1.3 liter akan tetap dipertahankan meski mobil pabrikan Jepang tersebut telah memiliki varian baru.

“Itu kan karena ada Sigra (mesin 1.0 setop dijual), supaya enggak tumpang tindih. Jadi itu bagian dari strategi produk,” tutur Amel.

Sebagai informasi, Daihatsu Xenia 2019 saat ini mendapatkan pilihan mesin baru berkapasitas 1,5 liter. Dengan kehadiran opsi baru, kini Xenia memiliki 5 varian, yaitu 1.3 X, 1.3 X Deluxe, 1.3 R, 1.3 R Deluxe, dan 1.5 R Deluxe.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Menguji Kemampuan Ban Corsa Platinum M5 untuk Yamaha NMax

Liputan6.com, Jakarta – Untuk mengakomodir para pengguna skuter matik premium, seperti Yamaha NMax yang sudah semakin besar di Indonesia, PT Multistrada Arah Sarana Tbk resmi menghadirkan ban Corsa Platinum M5. Karet bundar ini dihadirkan khusus bagi pengguna skutik gambot, yang menginginkan ban mumpuni, namun dengan harga yang masih cukup terjangkau.

Beruntung, Liputan6.com mendapatkan kesempatan untuk menguji ketangguhan ban yang sudah diluncurkan Oktober 2018 ini, dengan penggunaan sehari-hari dan touring santai ke Bogor, Jawa Barat.

Untuk menguji ban tersebut, Liputan6.com memilih ukuran 120/70-13 ban depan dan 140/70/13 ban belakang.

Saat pertama mengggunakan ban ini, memang perlu penyesuaian sedikit. Pasalnya, ban ini memiliki profil yang cukup berbeda dengan ban lainnya, yaitu V-Shape di bagian depan dan model round atau bulat di bagian belakang.

Dengan pola telapak tersebut, ketika menikung ban depan yang bekerja, sehingga daya cengkeram dengan aspal lebih lengket. Dan hal tersebut sangat dirasakan karena ketika berbelok dan menikung tajam lebih percaya diri.

Sedangkan saat menahan beban, ban belakang yang bekerja karena bobot terberat Yamaha NMax berada di bagian buritan.

2 dari 4 halaman

Selanjutnya

Menguji Corsa M5 (ist).

Sementara itu, untuk kompon ban juga berjenis medium to soft, dan menurut M Sulkan Arif, Technical Support National PT Multistrada Arah Sarana Tbk, jenis kompon ini sifatnya lebih empuk dari ban biasa. “Dengan semakin empuk karet ban, maka kemampuan cengkeramannya semakin optimal,” ujarnya.

Meskipun menggunakan kompon medium to soft, durabilitas ban ini diklaim oleh pabrikan masih cukup maksimal, bahkan mampu digunakan hingga 15 ribu km (ban depan), dan 12 ribu km (ban belakang).

Pola blok yang sporty dan lebih dalam pada ban ini dihadirkan untuk meningkatkan visual dengan gaya yang lebih sporty. Alur telapak dibuat lebih dalam, dengan maksud meningkatkan masa pakai ban.

Pattern ban ini juga disajikan dengan konsep reverse (depan dan belakang berlawanan). Fitur ini diadopsi dari Michelin untuk mengoptimalkan performa cengkeram ban saat kecepatan tinggi.

Lagi-lagi, saat berkendara dengan kecepatan tinggi, Yamaha NMax yang digunakan Liputan6.com kendarai memang lebih mudah dikontrol. Selain itu, ban ini juga cukup baik saat digunakan meliuk-liuk di tengah kepadatan lalu lintas di kota besar, seperti Jakarta.

Kondisi dinding ban juga dirancang sedemikian rupa untuk membuatnya makin kokoh dan stabil kala menghadapi berbagai kondisi jalan raya.

Pada dinding ban juga diberikan rim guard, sebuah fitur yang menebalkan bagian yang bersinggungan dengan pelek untuk melindungi pelek dari benturan pada bagian samping.

3 dari 4 halaman

Selanjutnya

Sementara itu, berbicara tekanan angin, pabrikan merekomendasikan untuk ban depan 22 psi (depan) dan 36 psi (belakang). Namun, saat pengetesan dan disesuaikan dengan bobot pengguna, ban depan menggunakan tekanan 22 psi dan ban belakang 34 psi.

Dengan begitu, daya cengkeram ban ini lebih baik saat digunakan di berbagai kondisi jalan, baik melintas di perkotaan atau saat menuju Bogor, dengan jalanan yang beragam, seperti menanjak dan menurun, dan sedikit melintasi jalan aspal yang tidak rata alias bebatuan.

Untuk diketahui, Corsa M5 tersedia dalam ukuran 11/70-13 depan dengan harga Rp 270 ribu, 120/70-13 (depan) dengan banderol Rp 325 ribu. Sedangkan untuk ban belakang, tersedia ukuran 130/70-13 dengan harga Rp 350 ribu, 140/70-13 belakang Rp 390 ribu, dan 150/70-13 dengan banderol Rp 420 ribu.

Ke depannya, Corsa M5 juga akan tersedia untuk ring ukuran 12 inci, yang ditunjukan kepada pemakai Honda Scoopy dan Yamaha FreeGo.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Meski Diasuransikan, Jangan Coba-Coba Merusak Motor Sendiri

Liputan6.com, Jakarta – Mungkin Anda masih ingat aksi Adi Saputra (21) sempat viral di media sosial beberapa hari lalu. Seperti yang Anda ketahui, Adi merusak motornya akibat tak terima ditilang oleh polisi.

Terkait dengan aksi perusakan sepeda motor tersebut, VP Communication, Event and Service Management Asuransi Astra, L Iwan Pranoto ikut angkat bicara.

Menurutnya secara umum, penggantian biaya kerusakan tersebut masih bisa ditanggung pihak asuransi. Namun kemudian timbul pertanyaan jika kerusakan tersebut disebabkan karena disengaja, apakah asuransi akan tetap mengganti kerugian atas risiko yang dialami?

Sebelumnya, Iwan menjelaskan pada dasarnya asuransi dapat menyetujui klaim atas risiko kerusakan yang diajukan pemilik kendaraan. Untuk sepeda motor, biasanya hanya perlindungan Total Loss Only (TLO) yang menjamin risiko karena pencurian dan kerusakan jika biaya perbaikannya sama dengan atau melebihi 75 persen dari harga kendaraan sesaat sebelum kerugian (usia maksimal kendaraan 12 tahun).

Sedangkan untuk mobil, selain TLO ada perlindungan Comprehensive yang menjamin risiko kerugian atas kerusakan sebagian (partial loss) dan menyeluruh (total loss) akan ditanggung oleh pihak asuransi, sepanjang tidak dikecualikan dalam polis (usia maksimal kendaraan 9 tahun).

“Tapi kalau rusaknya disebabkan karena disengaja atau saat kejadian ternyata si pengendara melanggar lalu lintas, tidak punya SIM atau surat kendaraan yang masih berlaku, maka proses klaim yang diajukan jelas tidak ditanggung oleh asuransi. Itu berlaku juga baik mobil maupun motor,” jelasnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Ketentuan itu tercantum jelas dalam polis asuransi. Merujuk pada Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI), Bab II Pengecualian, dalam pasal 3 ayat 4 disebutkan: Pertanggungan ini tidak menjamin kerugian, kerusakan dan atau biaya atas Kendaraan Bermotor dan atau tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga jika disebabkan oleh tindakan sengaja Tertanggung dan atau pengemudi dan atau orang yang bekerja pada dan atau orang suruhan Tertanggung.

“Pada saat terjadi kerugian atau kerusakan, Kendaraan Bermotor dikemudikan oleh seseorang yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masih berlaku dan sesuai peruntukannya sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan mengenai lalu lintas yang berlaku. Sesuai ayat 4.5, kerugian juga tidak ditanggung jika: Memasuki atau melewati jalan tertutup, terlarang, tidak diperuntukkan untuk Kendaraan Bermotor atau melanggar rambu-rambu lalu lintas,” jelasnya

“Karena itu, penting bagi pemilik kendaraan untuk memahami ketentuan yang berlaku dalam polis asuransi kendaraannya. Di sisi lain, kelengkapan berkendara seperti SIM dan STNK perlu menjadi perhatian karena secara psikologis akan memberikan ketenangan dalam berkendara,” tandasnya.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Bukan Xenia, Ini Mobil Terlaris Daihatsu di Sumatera

Liputan6.com, Sibolga – Penjualan Daihatsu secara keseluruhan sepanjang tahun 2018 di wilayah Sumatera tercatat menorehkan angka 28.482 unit. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 2 persen dibanding tahun 2017.

“Daihatsu total unit di 2018 itu 28.482 unit. Daihatsu sebenarnya mengalami penurunan sebesar 2 persen (pasar naik 5 persen) dibanding tahun sebelumnya,” kata Budy Lau, Manager Regional Sumatera PT Astra Internasional Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) di Sibolga, Sumatera Utara.

Saat disinggung penyebab penurunan penjualan di wilayah Sumatera, Budy mengaku pengaruh segmen komersial di daerah ini sangat tinggi.

“Penyebabnya salah satunya itu (ada kompetitor baru Xpander). Tapi sebetulnya di Sumatera lebih dipengaruhi segmen komersial. Karena ada sawit, tambang, dan juga karet. Segmen komersial di Indonesia ini kan tumbuh besar sekali tahun lalu. Daihatsu sendiri tidak main di truk,” ujar Budy.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Saat disinggung mobil Daihatsu terlaris untuk wilayah Sumatera, Budy mengaku posisi pertama masih ditempati Sigra yang disusul oleh mobil pick up.

“Kontribusi Xenia itu terhadap Daihatsu 22 persen. Sigra 25 persen, pick up 23 persen. Dengan model baru yang kita tes hari ini diharapkan Xenia akan bisa balik lagi kepada porsinya, lebih besar,” tutur Budy.

Budy menegaskan pasar wilayah Sumatera berbeda dibandingkan dengan wilayah Jawa. Hal itu dikarenakan segmen komersial di wilayah Jawa tak sebesar Sumatera.

“Jadi di Sumatera sendiri cukup berbeda dengan yang ada di Jawa. Karena di Jawa itu kan segmen komersialnya tidak sebesar di sini,” tuturnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Cuci Mobil Pakai Cairan Ini Bodi Bisa Makin Kinclong

Liputan6.com, Jakarta – Mencuci mobil tidak bisa mendapatkan hasil sempurna jika hanya mengandalkan sabun. Tambahan cairan Water Repellent diyakini bisa membuat hasil pencucian lebih kinclong lagi.

Menurut Ronald Reagan selaku Department Head of After Sales Marketing and Development PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) pertama-tama, cuci mobil terlebih dulu sampai bersih, sampai tidak ada kotoran yang tertinggal di bodi dan kaca mobil.

Setelah kering, siapkan spray Water Repellent dan dua kain microfibre. Dalam kondisi mobil yang masih basah, semprotkan cairan Water Repellent pada kain microfibre yang pertama. Lalu usapkan microfibre tersebut ke seluruh bodi mobil.

Diamkan sesaat sampai kandungan chemical Water Repellent menempel sempurna. Kemudian lap kering permukaan bodi dan kaca mobil dengan kain microfibre yang kedua.

Mitsubishi sendiri punya produk Water Repellent yang merupakan produk genuine karena dipasarkan langsung oleh Mitsubishi Motors. Water Repellent ini adalah produk chemical untuk perawatan bodi luar, kaca dan cat kendaraan Mitsubishi.

Aplikasi Water Repellent ini mampu menghadirkan efek daun talas pada permukaan cat kendaraan Mitsubishi saat terpapar air hujan. Efek daun talas ini membuat air terlihat seolah-olah tidak menempel pada permukaan cat dan kaca mobil.

“Setelah penggunaan efek daun talas langsung akan terlihat saat mobil terpapar air hujan. Untuk mengetes efek daun talas ini bisa juga menggunakan semprotan air bertekanan. Untuk sekali pemakaian, hanya perlu sekitar 50 ml saja,” imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Selain membantu agar mobil tetap terlihat kinclong, pemakaian produk chemical ini juga berguna mencegah pembentukan jamur pada bodi dan kaca mobil. Untuk perawatan berkala, disarankan menggunakan produk Water Repellant ini setiap tiga bulan sekali.

Produk chemical Water Repellent sudah didapatkan oleh konsumen di dalam paket Smart setiap pembelian Mitsubishi Xpander, ungkap Ronald Reagan.

Bagaimana cara menggunakan produk water repellent ini? Sebenarnya perawatan Water Repellent ini sudah termasuk ke dalam paket Smart jika Anda membeli Mitsubishi Xpander.

Jadi tinggal serahkan saja ke bengkel resmi Mitsubishi Motors. Tapi jika Anda ingin mengaplikasikan sendiri di rumah, caranya cukup mudah seperti yang disarankan Ronald di atas.

Sumber: Otosia.com

Jaguar Land Rover Siap Hadirkan Range Rover Evoque Terbaru

Liputan6.com, Jakarta – Untuk terus mengembangkan pasarnya di Tanah Air, PT Wahana Auto Ekamarga (WAE), agen pemegang merek (APM) Jaguar, Land Rover, dan Bentley siap menghadirkan berbagai model baru. Salah satu yang bakal didatangkan adalah Range Rover Evoque.

Dijelaskan Jentri Izhar, Brand Director WAE, Range Rover Evoque ini diharapkan bisa hadir dalam waktu dekat. Dan saat ini, pihaknya sudah dalam proses mengatur kedatangan model baru tersebut ke Indonesia.

“Tanggal mainnya tunggu saja, karena sudah dalam proses. Model ini akan jadi spesial buat kami,” jelas Jentri saat berbincang dengan wartawan, di Tea Addict, Jakarta Selatan, Selasa (12/2/2019).

Lanjut Jentri, meskipun Range Rover Evoque merupakan line-up paling kecil, namun DNA-nya mobil off-road masih sangat terlihat. “Model ini masih sangat mumpuni untuk digunakan di medan off-road dengan DNA sebuah SUV,” tegasnya.

Untuk diketahui, penjualan terbesar WAE tahun lalu, paling besar kontribusinya disumbangkan oleh Range Rover Velar. Dengan adanya model ini, setidaknya mampu ikut menyumbangkan penjualan pabrikan asal Inggris tersebut di Indonesia.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sementara itu, untuk spesifikasinya Range Rover Evoque secara keseluruhan memiliki penampilan yang terlihat berbeda dibanding generasi pertamanya. Di bagian depan, Land Rover mengadopsi tampilan Range Rover Velar yang berisi sepasang LED headlight tipis dan dan grile yang tak terlalu lebar.Untuk mendukung era elektrifikasi, Range Rover Evoque kini memiliki varian mesin mild-hybrid 48 volt dan dipadukan dengan mesin bensin 4-silinder Ingenium 1.5 liter.

Dapur pacu tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 197 Tk dengan torsi maksimum mencapai 280 Nm. Teknologi hybrid ini adalah yang pertama bagi Land Rover dan berguna untuk memberi tenaga tambahan saat berakselerasi.

Selain itu, Range Rover Evoque juga memiliki varian mesin Ingenium 2,0 liter dan ditawarkan dalam 2 jenis, yaitu diesel dan bensin.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

4 Fakta Honda CB650R Neo Sports Cafe

Liputan6.com, Jakarta PT Astra Honda Motor (AHM) resmi menjual keluarga Neo Sports Cafe di Indonesia. Model pertama yang dijualnya adalah Honda CB650R.

Selain menjadi anggota Neo Sports Cafe pertama di Indonesia, simak beberapa fakta menarik seputar Honda CB650R:

1. Mesin 4-silinder 650cc

Honda CB650R menjadi naked-bike pertama AHM yang mengusung mesin 4-silinder inline. Konfigurasi tersebut sebelumnya hanya dimiliki oleh superbike mereka, Honda CBR1000RR.

Selain itu, Honda CB650R juga merupakan motor pertama AHM yang berada di kelas naked-bike 650cc. Sebelumnya, pabrikan berlogo sayap itu hanya bermain di segmen 500cc, 1.000cc, dan 1.800cc dengan Honda Gold Wing.

2. Suspensi dan Pencahayaan

Sama seperti versi Eropa, Honda CB650R dibekali suspensi depan upside-down 41 mm. Hal ini juga merupakan yang pertama bagi naked-bike AHM.

Selain itu, Honda CB650R juga menjadi satu-satunya naked-bike 650cc di Indonesia yang dibekali full-LED lighting.

2 dari 3 halaman

3. Naked-bike 650 Cc Termahal

Kehadiran Honda CB650R juga menjadikannya sebagai naked-bike termahal AHM untuk pasar otomotif Indonesia. Berdasarkan situs resminya, motor gede (moge) ini dijual dengan harga Rp265 juta (OTR Jakarta).

Angka tersebut juga merupakan yang tertinggi untuk naked-bike 650cc. Sebagai perbandingan, Kawasaki Z650 dijual dengan harga Rp160,4 juta dan Yamaha MT-07 berada di kisaran Rp110 jutaan.

4. Tenaga Terbesar di Kelasnya

Tak hanya harga tertinggi, tenaga Honda CB650R juta merupakan yang terbesar di kelasnya, mencapai 90 Tk. Performa tersebut tak terlepas dari konfigurasi mesin 4-silinder.

Sebagai perbandingan, mesin 2-silinder Kawasaki Z650 menghasilkan tenaga sebesar 67,3 Tk, sedangkan dapur pacu 2-silinder 689cc Yamaha MT-07 hanya menyemburkan 73,7 Tk.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Daihatsu Setop Penjualan Copen di Indonesia, Ini Alasannya

Liputan6.com, Sibolga – Merupakan mobil yang hadir dengan desain imut dan masuk dalam golongan premium dari merek Daihatsu, Copen tak lagi dijual di Indonesia.

Sepanjang tahun 2018, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan Daihatsu Copen secara wholesale hanya satu unit.

“Copen itu kalau diingat bukan sebagai volume maker. Jadi Daihatsu punya mobil yang lucu-lucuan bukan penjualan. Sudah setop jadi sekarang kita fokus pada current model,” kata Direktur Pemasaran Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra di Sibolga, Sumatera Utara.

Saat disinggung alasan Daihatsu setop menjual Copen, wanita yang akrab disapa Amel itu mengaku hadirnya model baru merupakan salah satu faktor mobil pabrikan Jepang tersebut tak lagi dijual.

“Iya bisa jadi, karena kita tak mau jual yang CVT-nya. Kita enggak mau membuat teman-teman di lapangan tak konsentrasi, karena kan kita sedang mengeluarkan model-model baru, konsentrasi di model baru,”ujarnya.

Hingga saat ini, Amel menegaskan tak lagi menjual Daihatsu Copen meski konsumen ingin memesan kendaraan tersebut. “Enggak mau jualan dulu lah ya repot. Kita sampai saat ini enggak mau terima dulu,” tuturnya.

2 dari 3 halaman

Spesifikasi Copen

Mobil yang satu ini mengusung desain mini sport, dengan ukuran dimensi 3.395 mm x 1.475 mm x 1.280 mm. serta memiliki bobot bersih 850 Kg dengan catatan mampu mempertahankan performanya maksimum untuk berat total 1040 Kg.

Menggunakan konsep D-Frame, sumbu roda depan dan belakang berjarak 2.230 mm dan ground clearance 115 mm serta radius putar minimum sebesar 4.6 meter.

Mobil ini telah dibenamkan mesin tiga silinder berkapasitas 658 cc, yang telah dilengkapi turbo intercooler, DOHC.

Mesin tersebut daya yang dihasilkan mencapai 64 Tenaga kuda pada 6.400 rpm dan torsi 9.4 kgm pada 3.200 rpm. Dengan daya ini, Daihatsu Copen diklaim mampu melesat dengan kecepatan 170 Km/jam.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Harga dan Spesifikasi Yamaha NMax 2019, Matik Generasi Baru yang Siap Hadir di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta Yamaha NMax dikenal sebagai motor matik bongsor yang populer di Indonesia. Kehadiran NMax keluaran pabrikan Yamaha terbilang cukup sukses. Pasalnya Yamaha NMax telah mampu mendongkrak penjualan motor Yamaha di segmen matik. 

Dan yang menarik dari Yamaha Nmax adalah harga Yamaha Nmax yang terbilang cukup kompetitif, serta mampu bersaing dengan pesaing-pesaingnya. Dalam waktu dekat, Yamaha segera merilis Nmax generasi baru, NMax 2019 bukan lagi minor change atau facelift, namun sudah all new, dengan perubahan besar pada mesin dan bodi.

Bahkan untuk melawan Honda PCX di pasaran, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) disebut-sebut akan menelurkan NMax versi hybrid, yang kabarnya lebih simpel dari PCX hybrid.

Sejak pertama kali diluncurkan Februari 2015, praktis NMax tidak mengalami perubahan yang signifikan. Saat itu NMax dibanderol Rp 27,4 juta dengan mesin Variable Valves Actuation (VVA) 155cc. Mesin yang sama digunakan pada Aerox.

Ketika itu NMax sudah panel indikator digital, dan mengaplikasi keselamatan anti-lock braking system (ABS). Berikut rumor spesifikasi dan harga Nmax 2019 yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (12/2/2019).

2 dari 4 halaman

Spesifikasi dan Harga NMax 2019

Yamaha NMAX 155.

NMax 2019 mengadopsi mesin Blue Core generasi terbaru dan smart motor generator. Santer terdengar juga kabar jika NMax 2019 baru bakal dilengkapi banyak fitur terkini, seperti lampu full LED, keyless, dan SSS (Start Stop System).

Dari sisi tampilan pun ditingkatkan lewat ubahan pada headlamp dan stoplamp belakang, overall body-nya bakal berubah dibanding yang lama. Yamaha NMax 2019 juga tersedia dalam 4 varian warna yaitu Matte, Blue, Matte Grey, dan White.

Kapasitas mesin 155cc bertipe Liquid cooled 4-stroke, SOHC ini dapat menghasilkan tenaga maksimal mencapai 11.1 kw pada 8.000 rpm. Sedangkan torsi yang bisa dihasilkan dari mesin Yamaha NMax sebesar 14.4 Nm pada 6.000 rpm.

Tidak hanya bertenaga Yamaha Nmax juga irit bahan bakar karena sudah menggunakan sistem bahan bakar fuel injection.

Seperti yang sudah dijelaskan di awal tadi harga Yamaha NMax cukup kompetitif. Yakni antara Rp 26-30 juta. Untuk harga Yamaha NMax non ABS sebesar Rp26.500.000, sedangkan harga Yamaha NMax ABS sebesar Rp30.400.000.

Selisih antara harga Yamaha NMAX ABS dan harga Yamaha NMAX Non-ABS hampir Rp 4 juta. Teknologi ABS memang patut dihargai mahal. Pasalnya teknologi tersebut akan mencegah roda mengunci saat mengerem mendadak, sehingga berkendara bisa semakin aman dan nyaman.

3 dari 4 halaman

Kekurangan dan Kelebihan NMax 2019

Kelebihan Yamaha NMax 2019

1.      Tampilan khas yang mewah dengan pengendaraan yang nyaman dan harga yang relatif murah dari kompetitornya.

2.      Posisi berkendara yang nyaman, kini ada warna baru yang atraktif.

3.      Instrument cluster LCD yang lebih jelas terlihat berkat penggunaan warna baru.

4.      Jok sama, dengan nuansa yang berbeda.

5.      Dengan sokbreker baru, lebih mudah dikendalikan dan jauh lebih nyaman dari sebelumnya.

6.      Tidak ada perubahan berarti. Masih sama seperti sebelumnya.

Kekurangan Yamaha NMax 2019

1.      Bentuk dan fleksibilitas bagasi belum berubah dan masih bisa ditingkatkan.

2.      Pilihan warnanya tidak bertambah, tidak ada perubahan desain. Hanya aksentuasi yang berubah

3.      Sayang, fitur auto start stop masih tetap tidak ada di NMax 2018.

4 dari 4 halaman

Perubahan Yamaha NMax dari tahun ke tahun

Tepat bulan Juni 2015, Yamaha menelurkan NMax non-ABS dengan banderol harga Rp 23,5 juta. Bobotnya pun berkurang 1 kg dibanding versi ABS, yakni hanya 119 kg. Varian inilah menjadi titik awal laris manisnya NMax di pasaran.

Namun perubahan kecil terjadi pada akhir 2016. Yamaha NMax mengalami penyegaran meliputi warna bodi, pelek, dan jok. Ketika itu motif jok diberi sentuhan tekstur kulit dan satin. Pada NMax berwarna merah mengikuti warna matte di bodi, sementara cover side boomerang berubah dari silver menjadi matte grey, serta handle jok juga dengan warna matte grey.

Di tahun tersebut juga penanda hadirnya NMax hitam glossy, cover side boomerang dan handle jok belakang sama seperti NMax merah, yakni matte grey. Lalu pelek dari silver menjadi hitam.

Terakhir adalah Desember 2017, Yamaha merilis NMax model 2018. Tampilan mewah NMax terbaru ini tak hanya dipancarkan dari fitur yang disematkan, namun juga empat pilihan warna baru, yakni Matte Grey, Matte Black, Blue dan White.

Menariknya masing-masing warna memilki perpaduan berbeda dengan warna pelek. Khusus untuk Matte Grey dan Matte Black, Yamaha memadukannya dengan pelek berwarna emas yang tampil kontras. Sedangkan White dikombinasikan dengan pelek berwarna perak.

Resmi Hadirkan Xenia 1.5, Daihatsu: Bukan untuk Melawan Xpander

Liputan6.com, Sibolga – Resmi meluncur Januari lalu, Xenia 2019 mendapatkan pilihan mesin baru yang berkapasitas 1,5 liter. Dengan kehadiran opsi baru, kini Xenia memiliki 5 varian, yaitu 1.3 X, 1.3 X Deluxe, 1.3 R, 1.3 R Deluxe, dan 1.5 R Deluxe.

Amelia Tjandra, Direktur Penjualan PT Astra Daihatsu Motor mengaku hadirnya Xenia dengan kapasitas mesin 1.500 cc bukan untuk menghadapi kompetitornya di kelas Low MPV, Mitsubishi Xpander.

“Kami hanya mau menyediakan pilihan itu dari Xenia yang lama. Kalau pemiliknya mau naik, ini ada pilihan mesin 1.5 dan bukan untuk head to head dengan Xpander, kata Amel di Sibolga, Sumatera Utara.

Wanita yang akrab disapa Amel itu menegaskan, Daihatsu hanya menargetkan 300 unit varian 1.5 terjual setiap bulannya. Angka tersebut hanya sepuluh persen dari target penjualan Xenia secara keseluruhan.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

“Dari total target 3.000 ya 300 unit. Jadi 1.5 ini target kita merupakan step up dari Xenia lama, kami tetap targetkan untuk pemilik setia Daihatsu,” ujar Amel.

Sebagai informasi, Xenia terbaru memiliki pilihan mesin 1.500 cc berteknologi dual VVT-i dan terdapat fitur keselamatan seperti ABS serta EBD.

Terdapat pula lampu depan yang sudah mengadopsi LED, shark fin antena, desain center cluster, pengaturan AC secara digital, double din touchscreen audio, speaker audio 6 titik, dan power outlet.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Ingat, Jangan Pernah Mendengarkan Musik Saat Naik Motor

Liputan6.com, Jakarta – Untuk mengurangi rasa bosan saat bepergian, tak jarang pengendara sepeda motor yang memilih untuk mendengarkan musik saat berkendara sepeda motor. Biasanya, si biker menggunakan earphone, baik dengan volume kecil atau hanya memasang di satu telinga.

Namun, mendengarkan musik saat berkendara ternyata memiliki risiko yang sangat besar. Pasalnya, saat berkendara, dibutuhkan konsentrasi penuh, dan jangan ada hal yang merusak hal tersebut.

Melansir laman Suzuki Indonesia, jangan hanya untuk kesenangan semata, malah justru bisa memecah fokus Anda ketika melaju di jalan saat mengendarai motor.

Menutup telinga dengan memakai earphone, sama saja dengan mengurangi fungsi telinga, yaitu mendengar. Padahal, saat berkendara di jalanan umum, banyak hal yang wajib kita dengar dan perhatikan.

Kalau telinga sudah diisi dengan suara lain, maka itu sama saja dengan kita tidak tahu dan mendengar apa yang ada di sekitar kita, contohnya klakson dari kendaraan lain.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Anda pasti tahu bahwa suara klakson yang dikeluarkan dari kendaraan lain mungkin saja peringatan yang perlu diperhatikan, karena mungkin saja sedang dalam kondisi bahaya, dan perlu diperingati.

Tidak cuma itu, suara-suara yang keluar dari earphone juga bisa membawa Anda dalam ruang imajinasi, sehingga akan terpecahlah konsentrasi.

Walaupun menggunakan earphone ketika mengemudi tidak secara eksplisit ilegal, tetapi tetap berbahaya dan bisa menjadi penyebab kecelakaan karena suara yang datang dari earphone menyebabkan gangguan yang cukup signifikan. Pengendara berisiko tidak punya kontrol yang penuh terhadap kendaraan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Honda Brio Menyerah di Negeri Bollywood

Liputan6.com, New Delhi – Pabrikan asal Jepang, Honda akhirnya menghentikan penjualan salah satu hatchback andalannya, Honda Brio. Namun, hal tersebut bukan terjadi di Indonesia, melainkan di India.

Melansir lama Economics Times, pabrikan berlambang huruf H ini harus menghentikan penjualan Brio setelah 7 tahun diniagakan di Tanah Hindustan. Saat ini, Honda Cars India, bakal lebih memaksimalkan penjualan sedan Amaze sebagai model entry level-nya.

“Kami telah menghentikan produksi Brio, dan hingga saat ini kami tidak bermaksud untuk membawa Brio generasi baru ke India,” jelas Senior Vice President and Director (Sales and Marketing) Honda Cars India, Rajesh Goel.

Goel melanjutkan, saat ini ada pergesaran tren konsumen di India, yang lebih menginginkan kendaraan yang lebih besar. Hal tersebut, juga menjadi tren global yang saat ini terjadi.

“Sedan penjualannya tinggi di India tahun lalu. Ini adalah siklus motorisasi khas yang diikuti di setiap negara, dan hanya saja di India laju peningkatannya jauh lebih lambat daripada negara lain,” tambahnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sementara itu, untuk mengisi segmen model entry-level di India, Honda hanya akan memberikan pilihan untuk sedan Amaze. Sedangkan untuk Honda Jazz dan WR-V bisa menjadi alternatif pilihan untuk mobil dengan dimensi yang lebih besar, dan bisa ditawarkan untuk konsumen di India.

Honda Brio meluncur di India September 2011, dan telah terjual sebanyak 97 ribu unit. Sebelumnya, pada 2017, Honda juga telah terlebih dahulu menghentikan produksi dan penjualan dari LMPV, Mobilio.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Ingat, 5 Hal Sepele Ini Bisa Menyebabkan Kecelakaan

Liputan6.com, Jakarta – Banyak hal yang harus dipertimbangkan saat mengemudikan mobil, tentu hal tersebut untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Salah satunya adalah memperhatikan berbagai kondisi sebelum berkendara, bahkan hal yang tak terpikirkan sebelumnya. 

Berikut beberapa hal diluar prediksi yang menjadi penyebab kecelakaan versi Cartoq.

Benda Silinder di Sekitar Pedal

Benda-benda berbentuk silinder seperti botol atau bola kecil yang tak sengaja berada di sekitar pedal gas dan kawan-kawannya, bisa jadi berbahaya. Bisa jadi membuat kaki pengemudi tergelincir dan menyebabkan kecelakaan. Maka ada baiknya untuk menyimpan benda-benda macam itu di tempatnya.

Karpet Mobil yang Tak Pas

Bayangkan jika hendak menginjak pedal kopling, tapi ada karpet mobil yang menghalangi. Hal itu bisa membahayakan pengemudi dan penumpang. Maka itu selalu pastikan karpet berada pada posisi yang benar.

Pelapis Setir Usang atau Murah

Setiap bagian mobil yang sudah usang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Seringnya, cover setir tak menjadi perhatian. Padahal itu sangat bahaya, karena bisa menyebabkan cedera tangan, terburuknya bisa menghilangkan kontrol dan menyebabkan kecelakaan.

2 dari 3 halaman

Alas Kaki yang Tak Layak

Ada banyak orang yang mengabaikan hal ini. Alas kaki yang kebesaran atau sandal jepit yang sedikit longgar pun bisa menjadi penyebab kecelakaan. Bahkan, mengemudi tanpa alas kaki dinilai lebih efektif ketimbang menggunakan sandal yang longgar. Tapi jauh lebih baik jika mengemudi menggunakan sepatu.

Posisi Duduk

Hal lain yang sering diabaikan adalah posisi duduk. Terlalu ke depan atau terlalu ke belakang sangat tidak dianjurkan saat mengemudi. Sebab, dalam kondisi darurat, posisi duduk bisa memperparah keadaan. Posisi duduk yang benar adalah siku sedikit menekuk dan lutut juga menekuk, sementara punggung tegak.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Top3: Kelemahan Honda PCX Listrik dan Penampakan Nissan Livina

Liputan6.com, Jakarta Honda PCX listrik belakangan jadi pusat pemberitaan. Ya, paling tidak, motor ini menjadi yang pertama dari produsen besar yang benar-benar mengaspal di Indonesia dengan keunggulan dan kelemahannya. Dan beikut ringkasan berita populer lainnya:

1. 3 Kelemahan Utama Honda PCX Listrik, Apa Saja?

Honda PCX listrik resmi meluncur di Indonesia. Skutik bongsor ini berbeda dibanding saudaranya sendiri, karena PCX listrik tidak lagi menggunakan bahan bakar minyak. Sebagai gantinya, PCX listrik menggunakan dua baterai lithium-ion 50,4V yang diklaim sanggup menggerakkan PCX listrik hingga 69 km.’ Selengkapnya baca di sini.

2. 4 Pertolongan Pertama Saat Mobil Mogok di Jalan

Sedikit memahami teknis mobil bisa membantu Anda dalam berbagai situasi. Salah satunya jika mobil mogok Anda bisa memperbaikinya sendiri. Berikut adalah empat tips ringan jika Anda mengalami kendala di jalan.

Namun patut diingat, keempat tips ini adalah yang paling sering terjadi, dan hanyalah bersifat sementara. Sementara dalam hal ini adalah supaya mobil Anda paling tidak bisa dijalankan sampai ke bengkel, atau tempat perbaikan terdekat. Meski sebetulnya kami lebih suka kalau Anda langsung menghubungi nomor bantuan asistensi di jalan dari bengkel resmi, tapi siapa tahu Anda sedang benar-benar ‘apes’ dan tidak bisa menghubungi bengkel, maka beberapa hal ini bisa dilakukan. Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Belum Mengaspal, Nissan Livina 2019 Kembaran Xpander Bocor di Internet

Kehadiran low multi purpose vehicle (LMPV) baru dari Nissan dengan platform Mitsubishi Xpander bukan rahasia umum lagi. Bahkan, sebelum resmi beredar, model yang kabarnya bakal bernama new Nissan Livina ini sudah bocor di media sosial, dan diunggah oleh salah satu netizen.

Dilihat dari akun @indra_prasetya1604 yang mengunggah dua foto bocoran LMPV baru dari pabrikan asal Jepang ini, terlihat tampang muka dan bodi samping model yang ditulis “Livander’ ini sebagai caption unggahan tersebut. Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Harga Crossover Terbaru Nissan Setara Honda CR-V

Liputan6.com, Jakarta – Nissan memperkenalkan new Qashqai N-Motion yang telah mendapatkan desain dan komponen baru baik pada eksterior maupun interiornya. Sayangnya model ini bukan untuk Indonesia melainkan pasar Inggris.

Sisi eksteriornya kini memiliki bumper silver di depan dan belakang, rumah spion silver, dan roof rail. Lampu utamanya menggunakan LED dengan lampu yang bisa disesuaikan, serta pelek alloy 19 inci berdesain baru.

Sedangkan interiornya juga tampak dipenuhi aksen oranye. Seperti pada jahitan jok yang didesan ulang, gear selector, dan door trim.

Nissan Qashqai N-Motion juga dibekali fitur standar NissanConnect untuk sistem hiburannya. Sistem ini didukung oleh perintah suara, Find My Car, dan Over The Air map. Sebagai tambahan, ada Apple CarPlay dan Android Auto.

Soal mesinnya, Nissan Qashqai N-Motion memiliki da pilihan. Pertama mesin bensin 1.3L DiG-T bertenaga 160 PS. Kedua, mesin diesel 1.5L dCi bertenaga 115 PS.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Melansir Carscoops, versi baru Nissan Qasqai N-Motion ini dipasrkan mulai harga USD 32.700 atau Rp 458,8 jutaan (Kurs USD 1 = Rp 14.032).

Konsumen juga bisa memakai transmisi Tekna. Versi ini dilego seharga USD 33.473 atau Rp 469,7 jutaan.

Fitur Ini Bisa Mencegah Kecelakaan Fatal yang Melibatkan Sepeda Motor

Liputan6.com, Jakarta – Kecelakaan antara truk berukuran besar dan sepeda motor terkadang tak bisa dihindari. Untuk mencegah hal tersebut, Hino menyematkan fitur penting pada kendaraannya.

Fitur yang ditambahkan tersebut mencakup rear camera, side guard, dan ABS terutama untuk truk tangki pengangkut bahan bakar minyak.

Fitur tersebut dipasangkan untuk segmen kargo atau transportasi logistik baik itu Hino New Generation Ranger maupun Hino New Dutro

Menurut Santiko Wardoyo, Direktur Penjualan dan Promosi PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), penambahan fitur side guard untuk mencegah motor masuk ke kolong truk ketika terjadi kecelakaan dari samping.

Dari evaluasi dan analisis Hino, banyak kasus kecelakaan truk dan sepeda motor terjadi di sisi samping badan truk, baik motor yang tiba-tiba nyelonong atau masuk ke badan truk, yang sulit diduga dan diantisipasi sopir truk.

“Sepeda motor, susah diduga, suka salip dan mepet secara mendadak. Ketika dia kena bodi truk, dia tidak kena besinya, tidak langsung masuk ke kolong, tetapi mental terdorong (keluar),” kata Santiko.

2 dari 4 halaman

Selanjutnya

Penambahan rear camera juga bertujuan menambah keselamatan pengemudi ketika mundur atau parkir di area yang sulit dilihat.

“Tujuan lainnya kita pasang rear camera untuk mengantisipasi dan menghindari blind spot bagi pada pengemudi, terutama kendaraan kecil, seperti sepeda motor,” ujarnya.

Selain itu yang menjadi fitur terbaru untuk angkutan bahan bakar minyak, gas, bahan kimia dan bahan berbahaya lainnya adalah penggunaan sistem pengereman Anti-Lock Brake System (ABS).

Dengan sistem ABS meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan berkendara bagi pengemudi, barang muatan yang dibawa dan lingkungan sekitar terutama jika berkendara dengan kecepatan tinggi dan kondisi jalan yang licin.

Truk dengan fitur ABS ini ditujukan bagi customer yang bergerak dibidang distribusi bahan bakar minyak, angkutan bahan kimia, perusahaan bahan bakar gas maupun semen industei.

3 dari 4 halaman

Selanjutnya

Varian untuk segmen ini di antaranya Hino New Generation Ranger FG 245 JK untuk kapasitas 8.000 liter, serta FL245 JN, FL 245 JW, dan FM 285 JD untuk kapasitas 16.000 liter.

Sementara untuk model tractor head dengan kapasitas tarik tangki 24.000 liter Hino memiliki tipe SG 260 dan 285 TH serta FM 265 dan 285 TH.

Sedangkan yang paling tinggi adalah FM 350 TH untuk kapasitas 32.000 liter.

“Sebenarnya tanpa ABS, produk kita tidak masalah karena pakai rem angin, itu sudah cukup. Tapi misalnya karena Pertamina meminta (ABS), maka kita pasangkan. Kita bisa pasang ABS kalau konsumen mau, jadi monggo, kami bisa,” tutup Santiko.

Sumber: Otosia.com

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Hatchback Mungil Toyota Tampil Menggemaskan

Liputan6.com, Jakarta – Toyota bakal memanfaatkan Geneva Motor Show 2019 dengan menghadirkan model-model baru salah satunya adalah hatchback.

Melansir Carscoops, kedua hatchback itu adalah new Aygo X-Cite dan X-Style special edition. Kedua hatchback itu akan menggunakan skema dua warna untuk bodinya.

New Aygo X-Style akan memiliki warna putih dengan atap oranye electric dan trim oranye gelap. Tampilan itu dipadukan dengan velg hitam 15-inci, fog lamp dan privacy glass di bagian belakang.

Warna oranye juga terlihat pada interiornya, seperti pada ventilasi udara dan gearshift. City car ini juga mendapatkan aksen piano black pada central console, jok semi kulit, dan karpet beraksen warna oranye.

Sedangkan Aygo X-Cite memiliki warna oranye cerah di luar, yang dikombinasikan dengan atap hitam-oranye, serta elemen berwarna hitam.

Ukuran velgnya sama, 15 inci dengan warna hitam glossy, fog lamp dan privacy windows di bagian belakang.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Lalu interiornya masih ada warna oranye untuk ventilasi udara. Joknya dibalut kulit Manhattan, central console berwarna hitam glossy dan gearshift krom yang membuatnya tampil paling beda.

Fitur AC, setir multifungsi, pengaturan kursi pengemudi, dan pengaturan batas kecepatan pada varian manual, menjadi fitur standar keduanya.

Ada juga sistem hiburan denganlayar 7-inci yang didukung Android Auto dan Apple CarPlay, serta reverse camera.

Sementara ftur Toyota Safety Sense, DAB radio dan keyless entry jadi fitur pilihan. Di balik bonet tertanam mesin 1.0L 3-silinder yang menghasilkan tenaga 71 hp.

Sumber: Otosia.com

HEADLINE: Ketuk Palu MK untuk Larangan Penggunaan GPS Saat Berkendara

Liputan6.com, Jakarta – Global Positioning System (GPS) kini bukan lagi barang mewah. Teknologi pemantau lokasi ini selalu ada digenggaman pemilik smartphone. GPS sangat bermanfaat memandu kita menujut lokasi yang diinginkan.

Tidak sekedar itu, teknologinya berkembang pesat. Secara real time, GPS bisa memberikan informasi kemacetan lalu lintas selain menunjukan lokasi tempat-tempat penting seperti rumah sakit, sekolah, SPBU dan sebagainya.

Yang paling merasakan perkembangan teknologi GPS adalah perusahaan tranportasi bebasis online. GPS tidak akan lepas dan menjadi andalan bagi ojek online (ojol), baik pengendara sepeda motor maupun pengemudi mobil. Pengembangan teknologi GPS memberikan jalan tercepat dan terpendek sehingga konsumen suka dengan layanan ojol ini karena ongkos yang dibebankan jadi lebih murah.

Ketergantungan masyarakat modern terhadap aplikasi GPS ternyata berbuntut panjang. Pengoperasian GPS saat berkendara terbukti mengganggu konsentrasi pengendara. Dan ini melanggar hukum seperti apa yang tertera dalam Pasal 106 ayat (1) dan Pasal 283 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ). 

Pasal 106 ayat (1) menyebutkan:

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi”.

Penjelasannya menyebutkan:

“yang dimaksud dengan penuh konsentrasi adalah setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor dengan penuh perhatian dan tidak terganggu perhatiannya karena sakit, lelah, mengantuk, menggunakan telepon atau menonton televisi atau video yang terpasang di Kendaraan, atau meminum minuman yang mengandung alkohol atau obat-obatan sehingga memengaruhi kemampuan dalam mengemudikan Kendaraan”.

Sedangkan Pasal 283 UU LLAJ berbunyi:

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan ‘melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan’ sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)”.

2 dari 6 halaman

Selanjutnya

Karena terbukti berbahaya, Mahkamah Konstitusi (MK) secara bulat menolak pengujian Pasal 106 ayat (1) dan Pasal 283 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) terkait larangan penggunaan telepon saat sedang berkendara yang jika dilanggar bisa dipidana. Artinya, kedua pasal yang mewajibkan pengendara penuh konsentrasi/perhatian itu dinyatakan tetap konstitusional dan tetap berlaku.

“Menolak permohonan para Pemohon untuk seluruhnya,” demikian bunyi amar putusan MK No. 23/PUU-XVI/2018 yang dibacakan pada Rabu 30 Januari lalu.

Memang tidak bisa dipungkiri, banyak mobil atau motor yang tiba-tiba bergerak melambat dengan arah yang tidak sesuai dengan arah jalan. Ternyata kedapatan, pengemudi atau pengendara kendaraan tersebut terhubung secara aktif dengan aplikasi GPS yang ada di smartphone-nya. Dan banyak lagi kejadian negatif akibat penggunaan GPS saat berkendara.

Menurut Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Herman Ruswandi, larangan GPS bagi pengguna roda dua dan empat telah sesuai aturan yang berlaku dalam Pasal 106 Ayat 1 dan Pasal 283 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009.

Dalam kedua pasal tersebut dijelaskan larangan penggunaan telepon saat sedang berkendara yang jika dilanggar bisa dipidana. Itu artinya kedua pasal yang mewajibkan pengendara penuh konsentrasi/perhatian itu dinyatakan tetap konstitusional dan tetap berlaku.

Mengacu pada peraturan perundang undangan tersebut, petugas di lapangan tak akan segan-segan melakukan penindakan jika aturan ini terus dilanggar para pengemudi.

“Saat ini masih oleh petugas, baik yang berjaga atau yang berpatroli. Tapi ke depan ketika kamera CCTV sudah terpasang dan itu juga sudah bisa dijadikan alat bukti yang sah sesuai undang-undang,” ujar Herman.

Infografis Jangan Pakai GPS Saat Berkendara. (Liputan6.com/Abdillah)

3 dari 6 halaman

Selanjutnya

Menanggapi keputusan MK, Vice President Corporate Affairs Go-Jek Michael Say menyampaikan pendapatnya. “Kami mengapresiasi upaya pemerintah untuk terus meningkatkan keselamatan berlalu lintas,” ujarnya melalui pesan singkat kepada Liputan6.com, Senin, 11 Februari 2019.

Michael menyebut keselamatan berkendara merupakan prioritas bagi Go-Jek, hal ini merupakan bagian dari komitmen dan akan dilaksanakan dengan berbagai cara. 

“Kami juga ingin memanfaatkan momentum ini untuk mengimbau kepada para pelanggan untuk bisa memberikan alamat jelas saat melakukan pemesanan sebagai panduan bagi driver dalam mencapai lokasi tujuan, agar pencarian alamat dapat dilakukan sebelum trip dimulai, sehingga mengurangi penggunaan GPS sambil berkendara.

Penggunaan GPS sendiri lazim digunakan di berbagai negara. Tentunya ada pembatasan penggunaan agar tak berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Misalkan saja di Inggris, dikutip dari express.co.uk, pengemudi bisa menggunakan fitur navigasi di smartphone selama tujuan sudah diatur sebelum memulai perjalanan dan tidak menyentuh smartphone selama berkendara.

Meskipun demikian, pengemudi masih bisa terkena denda hingga 100 pound sterling dan pengurangan 3 poin jika terbukti tak fokus saat berkendara.

4 dari 6 halaman

Selanjutnya

Di Indonesia sendiri beberapa agen pemegang merek (APM) menyediakan fitur GPS pada mobil yang dijualnya. Misalkan saja BMW Group Indonesia yang menawarkan fitur ini kepada konsumennya.

Terkait dengan pelarangan penggunaan GPS saat berkendara, Jodie O’tania selaku Vice President of Corporate Communications BMW Group Indonesia angkat bicara.

“Kami mendukung pelarangan penggunaan GPS yang diaktifkan melalui gadget (HP) dengan alasan keselamatan. Untuk GPS di BMW yang terintegrasi dengan dengan monitor MID atau console sudah disesuaikan dengan sudut pandang dan pengoperasian ergonomis pengendara sehingga tidak mengganggu pengendara dalam menyetir. Menurutnya kendaraan BMW telah menggunakan program navigasi sejak tahun 1994 atau di BMW Seri 7 E38, dalam perkembangannya sistem pengoperasian semakin mudah dan ergonomis,” ungkap Jody kepada Liputan6.com melalui pesan tertulis.

Lebih lanjut, seluruh BMW yang dipasarkan memiliki fitur navigasi GPS standar BMW ConnectedDrive. Fitur tersebut tak hanya memandu pengemudi untuk berkendara dari titik A ke titik B saja. Misalkan saja di Jerman, navigasi satelit sudah terintegrasi dengan beragam informasi penting. Salah satunya adalah peringatan batas kecepatan di jalan-jalan tertentu.

Untuk pengoperasian sistem tersebut, jika pengoperasian dinilai rumit seperti pairing smartphone, maka pengemudi diwajibkan untuk berhenti terlebih dahulu. Sedangkan jika pengoperasian ringan, BMW menawarkan beragam pengaturan agar pengemudi tetap fokus ke jalan, seperti voice control, tombol pada lingkar kemudi, hingga gesture control.

5 dari 6 halaman

Selanjutnya

Muhammad Ikhsan selaku Sekjen JMC, komunitas pengguna Yamaha NMax, menganggap pelarangan penggunaan GPS ini cukup menggelitik lantaran penggunaan internet sudah menjadi hal lumrah.

Penggunaan GPS dianggap telah sesuai dengan kemajuan zaman. Pasalnya sudah puluhan tahun pengendara di Indonesia cuma bermodalkan selembar peta, atau hanya bertanya pada warga di sekitar untuk mencari jalan.

“Di sini ada permasalahan yang fundamental. Masalah mendasar yang dimaksud adalah perkembangan teknologi dunia yang tidak sejalan dengan sistem atau aturan di Indonesia,” jelasnya saat dihubungi Liputan6.com.

Menurutnya, tujuan polisi melarang penggunaan GPS berdasarkan Pasal 106 ayat (1) Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), yaitu untuk menciptakan kondisi aman berlalu lintas sangat benar.

“Namun yang saya cermati itu adalah ‘pasal karet’. Perlu adendum untuk menyaingi percepatan era digitalisasi yang bermanfaat bagi pengendara, atau UU yang mengatur secara spesifik mengenai penggunaan GPS,” tegasnya.

Jika berkaca pada aturan tersebut, dan menyatakan jika pengendara sesekali melihat GPS saat berkendara dikenakan sanksi, artinya semua kegiatan yang memecah konsentrasi berkendara, harusnya diberikan sanksi juga.

“Artinya merokok, mendengarkan musik, dan ngobrol saat berkendara juga harus diberikan hukuman. Karena aktivitas-aktivitas tersebut juga memecah konsentrasi,” ujarnya.

6 dari 6 halaman

Selanjutnya

Rio Octaviano sebagai anggota Badan Kehormatan Road Safety Association (RSA) menyampaikan, ada dua aspek yang menjadi bahan analisa dalam polemik GPS. Pertama ialah mengakomodir arus teknologi informasi yang akan mempermudah pengendara, dan faktor keterampilan berkendara dengan tetap menghargai aturan lalu lintas.

“Seperti yang kita ketahui, bahwa instrumen berkendara ada beberapa hal antara lain, kemudi, persneling, pedal gas, dan spion. Masing-masing dari instrumen tersebut memiliki fungsi yang berbeda dalam hal ini, kami mencoba mengusulkan penggunaan GPS handphone diperlakukan seperti spion,” katanya.

Spion biasa digunakan penggendara dengan cara melirik, bukan dengan melihat secara intens. Maka, dalam aturan berkendara dengan konsentrasi, menambah kegiatan berkendara dengan cara melirik GPS dinilai bisa dipertimbangkan.

Namun ada catatan yang tidak boleh dilakukan pengendara, seperti mengubah rute, mengubah pengaturan aplikasi dan menjalankan aplikasi lainnya saat melaju.

Hal ini secara lisan disetujui oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat berbincang dengan Rio Octaviano. Meski demikian, ia melarang kegiatan lain yang dapat mengganggu konsentrasi saat berkendara.

“Bila saja pemerintah mau tetap melarang tanpa kompromi tentang penggunaan GPS pada handphone, maka, pemerintah wajib melarang mobil-mobil yang melengkapi fitur GPS, telpon, bahkan mirroring handphone yang bisa buat menonton,” tutup Rio.

Belum Mengaspal, Nissan Livina 2019 Kembaran Xpander Bocor di Internet

Liputan6.com, Jakarta – Kehadiran low multi purpose vehicle (LMPV) baru dari Nissan dengan platform Mitsubishi Xpander bukan rahasia umum lagi. Bahkan, sebelum resmi beredar, model yang kabarnya bakal bernama new Nissan Livina ini sudah bocor di media sosial, dan diunggah oleh salah satu netizen.

Dilihat dari akun @indra_prasetya1604 yang mengunggah dua foto bocoran LMPV baru dari pabrikan asal Jepang ini, terlihat tampang muka dan bodi samping model yang ditulis “Livander’ ini sebagai caption unggahan tersebut.

Melihat dari wajah depan, meskipun bumper masih tertutup isolasi, namun grille depan mobil ini terlihat sporty dengan dua lubang saluran udara. Pada bumper juga sepertinya terdapat logo atau emblem Nissan. Sedangkan headlamp-nya, layaknya Mitsubishi Xpander dengan tampilan kotak dan terdapat juga foglamp-nya.

Sementara itu, jika dilihat dari samping terlihat jelas garis bodi yang tajam, dan benar-benar tidak berbeda jauh dari Mitsubishi Xpander.

Sebelumnya, memang sempat beredar kabar jika Nissan Livina baru ini bakal meluncur 28 Februari 2019. Namun, berdasarkan bocoran dari salah orang yang mengetahui rencana tersebut, Nissan baru ini akan meluncur 19 Februari 2019.

Bahkan, untuk ubahannya, salah satu tenaga penjual Nissan di kawasan Jakarta sudah membeberkan hal tersebut. “Kali ini basisnya adalah Mitsubishi Xpander, sehingga mobilnya terlihat lebih tinggi dan kabinnya lebih lega,” ungkap tenaga penjual yang namanya enggan disebutkan. Karena basisnya berubah, bagian buritan terlihat mirip Xpander, sedangkan wajahnya mengadopsi grille kepunyaaan X-Trail.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Meski berbasis dari Xpander, tenaga penjual tersebut menjelaskan mesinnya menggunakan kepunyaan Nissan. Sehingga karakternya akan berbeda. Terlebih lagi Nissan memiliki opsi transmisi CVT pada mobil Livina model lama.

Transmisi CVT sendiri memiliki karakter berkendara yang smooth dan juga irit bahan bakar jika digunakan dengan tepat. Pemilihan rasio gear secara otomatis yang menyesuaikan dengan kondisi jalan menjadi salah satu keunggulannya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Top3 Berita Hari Ini: Harga Motor Sport Terbaru dan Penyebab Oli Cepat Habis

Liputan6.com, Jakarta Pecinta motor sport memang tidak sebanyak skutik. Tapi jumlahnya tidak bisa dibilang kecil. Nah buat yang ingin tahu harga terbaru motor sport bisa sima diartikel populer berikut ini:

1. Daftar Harga Terbaru Motor Sport 150 Cc

Pasar motor sport di Tanah Air belakangan mengalami penurunan cukup signifikan. Meski saat ini segmen skuter matik (skutik) terus menjadi primadona, namun model sport tetap punya pengemar setia.

Salah satu alasan konsumen ‘jatuh cinta’ dengan motor sport ialah desainnya yang mampu membuat bikers tampil layaknya pembalap MotoGP. Selengkapnya baca di sini.

2. Oli Mesin Motor Cepat Habis, Cek Lima Hal Ini

Oli pada kendaraan bermotor merupakan komponen penting agar mesin berjalan dengan sempurna. Memiliki fungsi utama sebagai pelumas mesin, menjaga komponen mesin dari korosi (karat), menjaga kebersihan mesin motor, dan menjaga suhu mesin motor. Tentu kualitas oli harus dijaga dan perhatikan.

Terkadang beberapa pemilik kendaraan roda dua mengalami masalah, salah satunya oli pada motor lebih cepat habis. Tentu hal ini sangat menganggu, karena dapat mengurangi kinerja mesin dan suara saat motor berjalan akan menjadi lebih kasar. Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Jangan Asal Ganti Kaca Spion Motor, Ini Alasannya

Banyak pemilik kendaraan menganggap kaca spion motor orisinal bawaan pabrik kurang keren dan cukup mengganggu karena dianggap terlalu besar atau lebar, sehingga kurang nyaman saat bermanuver di tengah kemacetan lalu lintas.

Karena alasan itu, tak sedikit pemilik kendaraan kemudian mengganti kaca spion dengan ukuran yang lebih kecil. Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

7 Fitur yang Wajib Dimiliki Nissan Livina 2019

Liputan6.com, Jakarta – Dalam waktu dekat Nissan Livina 2019 akan meluncur. Informasi tersebut didapat dari salah satu tenaga penjual yang menyebutkan kembaran XPander tersebut akan diperkenalkan pada akhir Februari 2019.

Nissan wajib berbenah, jika penjualannya tak ingin terpuruk terus. Tahun lalu saja, Livina hanya mampu terjual 2.437 unit.

Secara global, Nissan beraliansi dengan Mitsubishi. Walau di Indonesia mereka sebagai entitas yang berbeda. Namun tangan panjang Mitsubishi seperti memberi bantuan, menolong Nissan yang penjualannya meredup. Maka, berbagilah platform Xpander yang siap dijadikan generasi lanjutan Livina 2019. Kemungkinan strategi bisnisnya seperti Avanza-Xenia yang punya diferensiasi. Nah, apa saja yang mesti dimiliki calon mobil sejuta umat terbaru Nissan?

Desain

Mitsubishi siap menyuplai bodi dan jantung mekanis buat Livina. Urusan desain, kata Mitsubishi, diserahkan sepenuhnya pada Nissan supaya ada pembeda. Dengan platform sama, ada kemungkinan Grand Livina punya fascia yang mirip Xpander, namun dengan grille khas Nissan. Kami pun berdiskusi soal ini. Oleh tim OTO.com hasilnya ditranslasikan melalui rendering Livina 2019. Apapun bentuk realistis mobil kelak, rancang bangun Livina wajib punya fitur pedestrian protection.

2 dari 4 halaman

Mesin 1,5 liter

Diungkap oleh Mitsubishi, power unit disuplai oleh mereka. Lalu dikatakan ada peningkatan rasio penggunaan suku cadang lokal pada Xpander dan Livina. Dari semula 70% menjadi sekitar 80%. Pada 2020, barulah engine Xpander siap diproduksi Nissan Indonesia. Kelak, pengembangan di fasilitas NMI menambah kapasitas produksi 160.000 unit mesin saban tahun.

Harga varian tertinggi Livina HWS Autech jauh lebih mahal dari Xpander Ultimate. Nissan membanderol Rp 274 juta. Sedangkan Xpander tertinggi seharga Rp 258 juta. Jika pembagian market tetap seperti itu, mungkin jauh lebih baik kalau engine Livina diracik ulang agar makin bertenaga. Xpander saat ini memberi daya 102 Tk dan torsi 141 Nm. Livina, harus lebih dari itu.

Transmisi CVT

Xpander dibekali transmisi otomatis biasa. Sedangkan Livina yang ada di pasaran pakai jenis CVT. Untuk membedakan, bukan tidak mungkin Nissan mempertahankan CVT pada Livina 2019. Pasalnya, transmisi ini punya banyak kelebihan. Mulai dari penyaluran tenaga yang halus, hingga sanggup memberi efisiensi BBM. Kebanyakan, sistem penyaluran macam ini bisa menjaga putaran mesin tetap rendah, meski mobil melesat kencang.

Electronic Stability Control

Electronic Stability Control juga mesti dimiliki. Sistem ini membantu meningkatkan stabilitas berkendara saat menikung. Apalagi saat Anda melewati jalanan licin. Kebutuhan traksi mobil dibagi untuk stabilitas mobil. Ia bekerja dengan cara mengatur output mesin dan secara selektif melakukan pengereman otomatis.

Di segmen low MPV, fitur keselamatan ini baru ditemui pada Mitsubishi Xpander dan Honda Mobilio RS. Saat ini Nissan belum membekalinya. Grand Livina hanya disuguhi rem ABS (Anti-lock Braking System), EBD (Electronic Brake-force Distribution) dan BA (Brake Assist). Fitur keselamatan SRS Airbag semestinya ditambahi, atau minimal punya dua di depan.

3 dari 4 halaman

Kunci Immobilizer

Grand Livina 2018 belum dilengkapi fitur keamanan kunci immobilizer. Padahal kompetitor sudah memilikinya. Inilah perangkat elektronik yang tertanam di dalam rumah kunci. Alat ini sangat memudahkan Anda, ketika hendak menghidupkan mesin. Bila kendaraan tak mendeteksi keberadaan kunci aslinya, maka mesin tak bisa menyala. Menurut salah satu riset, peranti ini dapat mengurangi risiko pencurian mobil hingga 40%.

Start-Stop Button

Selain immobilizer, fitur start / stop button menjadi sematan menarik. Bila sensor mendeteksi kunci berada di dalam mobil, maka pengemudi hanya perlu menekan tombol ini. Baik saat menghidupkan maupun mematikan mesin. Anda tak perlu lagi memasukkan anak kunci ke lubang dan memutarnya. Mobil jadi makin praktis.

Power Outlet 3 Baris

Yang paling kekinian, fitur power outlet untuk mengisi gadget Anda. Mengingat, penggunaan smartphone kini makin meningkat. Dulu kelas Low MPV hanya menawarkan lighter yang bisa dipasangi satu adaptor USB. Sekarang kondisi berubah. Di semua baris, Mitsubishi Xpander memiliki fitur ini. Maka tak ayal jika Nissan Grand Livina paling anyar juga memilikinya. Toh bukan hal yang sukar bagi pabrikan untuk membenamkan itu. Andai semua fitur tersedia, maka Nissan Livina patut dijadikan daftar target utama. 

Sumber: Oto.com

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tantang Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga 2019 Bakal Kebanjiran Fitur Baru?

Liputan6.com, Jakarta – Persaingan di kelas low multi purpose vehicle (LMPV) Tanah Air dipastikan tetap sengit di tahun ini. Selain Mitsubishi Xpander, penguasa segmen ini bertahun-tahun, yaitu Toyota Avanza-Veloz dan Daihatsu Xenia yang telah dilakukan penyegaran.

Nah, salah satu model LMPV lainnya, yaitu Suzuki Ertiga sepertinya juga tengah mempersiapkan model baru. Bahkan, beredar di dunia maya, tepatnya akun instagram @indra_fathan dan @b_channel_indonesia yang membocorkan surat internal untuk dealer perihal ubahan Suzuki Ertiga.

Suzuki Ertiga baru ini, bakal mendapatkan beberapa penyegaran, terutama dari segi fitur. Ubahan ini terhitung sangat cepat, karena all new Ertiga belum genap setahun meluncur.

Generasi kedua ini, dikenalkan pertama kali di gelaran Indonesia Internasional Motor Show (IIMS), April 2018.

Fokus ubahannya, terletak pada Ertiga tipe GL dan GX. Mulai dari tipe GL, sekarang sudah mendapatkan fog lamp sebagai fitur standar.

Lalu hand grip yang sekarang menjadi model lipat. Sebelumnya jenis fix assist hand grip yang tidak bisa terlipat. Tampak jadul seperti mobil era 90an.

Untuk tipe GX, Suzuki Ertiga bakal mendapatkan penyegaran lebih banyak, dengan desain pelek baru dengan tetap berukuran 15 inci, kaca belakang dengan fitur defogger.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Bocoran Ertiga baru (Instagram @b_channel_indonesia)

Sedangkan interior, panel AC menjadi digital dengan pengaturan tombol, garnish head unit monitor layar sentuh yang diperbaiki, dan frame-nya dibuat menjadi rata dengan monitor.

Namun, dari semua penyegaran tersebut, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga menghentikan produksi Ertiga GX ESP, dan kemungkinan besar bakal menggantikannya dengan tipe paling tinggi dengan fitur yang lebih banyak.

Jangan Sembarangan, Ganti Fog Lamp Watt Besar Bisa Bikin Kebakaran

Liputan6.com, Jakarta – Sebagian besar mobil yang beredar di Indonesia sudah dilengkapi lampu kabut atau fog lamp. Namun, banyak si empunya kendaraan melakukan modifikasi dan mengganti bohlam fog lamp agar tidak terlihat standar dan makin keren.

Dijelaskan Didi Ahadi, Dealer Technical Support Department Head PT Toyota Astra Motor (TAM) , bagi yang berniat mengganti lampu kabut jangan sembarangan. Pasalnya, dengan mengganti bohlam lampu kabut dengan Watt lebih besar, tidak menutup kemungkinan bisa menyebabkan kebakaran mobil.

“Modifikasi lampu kabut harus sesuai Watt, dan jangan yang lebih besar karena sering ada kebakaran karena ganti bohlam yang lebih besar,” jelas Didi saat dihubungi Liputan6.com, ditulis Senin (11/2/2019).

Lanjut Didi, jika memang berniat mengganti bohlam fog lamp lebih baik sesuai dengan rekomendasi atau sesuai standar pabrikan. “Biasanya di kabelnya ada rekomendasi Watt lampunya, atau bisa diganti sesuai dengan OEM, sebesar 18 atau 19 Watt,” tegasnya.

Sementara itu, dengan mengganti lampu yang lebih besar Watt-nya bakal menyebabkan kabel cepat panas. Jadi, hal tersebut bisa menjadi salah satu penyebab kebakaran mobil. Kemudian, perlu diingat kembali, warna lampu fog lamp harus kuning, dan jangan pernah diganti warna putih.

“Banyak juga yang ganti bohlamnya. Namanya fog lamp, sinarnya itu rada kuning bukan putih. HID dan yang lainnya, jika hujan malah tidak terlihat,” tambah Didi.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Lanjut Didi, jika warna fog lamp itu selain kuning, justru tidak menembus kabut atau hujan, dan pastinya bakal berbahaya bagi pengemudi.

“Sesuai namanya, fog lamp sebenarnya membantu untuk penerangan saat kabut, dan menyinari jalan. Jadi, jangan pernah ganti warna fog lamp,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Gaya Baru Toyota Hiace, Semakin Mirip Alphard

Liputan6.com, Bangkok – Foto Toyota Hiace generasi keenam telah bocor di dunia maya. Foto tersebut tertangkap saat Hiace sedang dalam proses pengiriman di Thailand. Wajahnya terlihat berbeda, moncongnya lebih panjang dan menyerupai Alphard.

Hal tersebut menandakan adanya kemungkinan Hiace baru mendapat ubahan posisi mesin, tak lagi berada di bawah jok depan. Posisi mesin maju, sehingga Hiace baru memiliki bonnet. Fungsinya, untuk memenuhi regulasi keselamatan yang kian ketat di Jepang.

Tak cuma tambah kap mesin, Hiace juga punya wajah baru. Grille yang berani, lampu depan besar serta desain lampu kabut juga lebih segar, jadi ubahan nyata di bagian muka. Sementara karena ada kap mesin, kaca depan jadi landai, meningkatkan kadar aerodinamika sekaligus estetika. Beralih ke samping, kaca jendela lebih besar ketimbang model yang ada saat ini. Bibir rumah roda pun lebih tegas dari sebelumnya.

Pintu samping model geser dibawa dari generasi terkini. Buritan masih menyajikan lampu belakang vertikal, dengan sedikit penyegaran. Keseluruhan ubahan menjadikan Hiace tampak lebih premium dari sebelumnya. Meski terlihat pada foto, beberapa mobil memakai bumper plastik hitam dan pelek kaleng. Dipercaya model itu varian standar atau paling dasar untuk komersial dari Hiace baru nanti.

Varian lain dengan bodi lebih mewah juga disiapkan. Rumor beredar, nama Regius bakal dipakai kembali, mengisi celah antara Hiace standar dan Alphard sebagai mobil penumpang. Nampaknya Toyota tak ingin melewatkan ragam segmen pasar yang meminatinya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Kelengkapan kabin dan fitur bakal menyesuaikan dengan varian yang ada. Bahkan diprediksi, diisi dengan teknologi modern penunjang kenyamanan dan keselamatan tinggi. Soal jantung mekanis baru yang mengisi ruang mesin, kemungkinan ada dua pilihan. Ada mesin turbo diesel 2GD-FTV 2,4 liter dan 1GD-FTV 2,8 liter, menggantikan mesin lawas yang masih dipakai hingga kini.

Dengan model kendaraan penumpang yang digarap lebih serius, Hiace baru kemungkinan menyaingi kompetitor seperti Hyundai Starex. Tapi, saat ini, butuh surat izin mengemudi (SIM) B1 untuk bisa mengemudikan Hiace di Indonesia. Sementara kompetitor cukup memakai SIM A.

Belum jelas waktu kelahiran Toyota Hiace generasi ke-6 itu. Ekspektasi di Jepang bakal muncul lebih dulu tahun ini, sedang negara lain menyusul belakangan, mungkin tahun depan. Dengan beredarnya bocoran desain, tak tertutup kemungkinan bocoran spesifikasi bakal muncul tak lama kemudian. Kita nantikan saja. 

Sumber: Oto.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Terkait MotoE, Marc Marquez: Saya Masih Menikmati MotoGP

Liputan6.com, Bandung – Kendaraan listrik merupakan masa depan dari perkembangan dunia otomotif. Mobil atau motor listrik dinilai bisa mengurangi polusi sekaligus meningkatkan efisiensi berkendara. Bahkan tren ini pun mulai menjalar ke dunia balap, khususnya FIM Enel MotoE World Cup yang akan diluncurkan tahun ini oleh Dorna Sports.

Rencananya MotoE akan digelar di lima sirkuit Eropa yang diikuti oleh 18 sepeda motor. 7 tim independen masing-masing akan mendapatkan dua sepeda motor, dan empat sepeda motor diperuntukkan untuk tim Moto2 dan Moto3 yang memutuskan untuk mengikuti.

Terkait dengan hal ini, Tetsuhiro Kuwata, Honda Racing Corporation (HRC) Director pun angkat bicara. ” MotoE adalah pendekatan yang berbeda terhadap dunia balap motor. Dan ini baru menjadi titik awal pendekatan ini. Kami butuh mempertimbangkan pendekatan ini di masa depan, tapi ini terlalu cepat bagi kami. Jadi kita akan lihat apa yang terjadi di MotoE dan kami akan mempertimbangkannya di masa depan,” ungkap Kuwata saat sesi interview di hotel Harris, Bandung.

Marc Marquez pun ikut mengomentari soal MotoE. “Saya pikir atau saya harap masa depan itu masih jauh, karena saya menikmati motor ini. Saya belum mencoba motor listrik, jika disiapkan saya akan mencobanya. Tapi saat ini kita akan menjalankan MotoGP yang saya nikmati,” ungkap Marc Marquez ke wartawan.

Dikutip dari laman resmi MotoGP, suara dari MotoE akan memiliki keunikan tersendiri dan sangat berbeda. Motor elektrik akan lebih senyap, namun akan menyajikan suara yang biasanya tak terdengar akibat tertutup suara mesin konvensional. Suara yang terdengar adalah suara motor listrik membelah udara dan suara decitan akan memberikan pengalaman berbeda.

2 dari 3 halaman

Marc Marquez Mencicipi Kearifan Lokal Bandung

Marc Marquez di Saung Angklung Mang Udjo (Amal/Liputan6.com)

 Marc Marquez berkunjung ke Bandung untuk menjalankan serangkaian acara. Selain menyapa penggemarnya, Marquez juga bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, meluncurkan 5 moge terbaru Honda, dan yang terakhir adalah bermain angklung di Saung Angklung Mang Udjo, Padasuka, Bandung.

Performa Marc Marquez bermain angklung sekaligus menjadi akhir dari rangkaian kunjungan Marc Marquez di kota Kembang. Acara ini disaksikan oleh sejumlah komunitas motor Honda, konsumen, pembalap Astra Honda Racing Team, serta dari media nasional.

Juara dunia MotoGP tersebut terlihat menikmati alunan nada dari alat musik tradisional tersebut. Sesekali Marquez memainkan alat musik tersebut, meski terlihat canggung, penonton tetap merasa kagum.

Bahkan Marquez menyanyikan lagu Besame Mucho dan diiringi oleh alunan suara angklung dari semua penonton. Marquez pun turut menari saat musik Despacito dimainkan. 

Marquez dijadwalkan akan kembali mengikuti tes pramusim pada 20 Februari mendatang di sirkuit Jerez, Spanyol. MotoGP musim ini akan dimulai 10 Maret mendatang.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Helm Ternyata Bisa Kedaluwarsa, Bahayakah?

Liputan6.com, Jakarta – Banyak pengendara motor yang belum peduli terhadap pentingnya menggunakan perangkat keamanan dan keselamatan dalam berkendara seperti helm.

Tak jarang, para pengendara tersebut juga belum memahami bahwa sebuah helm memiliki kedaluwarsa.

Setiap helm sejak pertama diproduksi biasanya akan memiliki umur sekitar 5 tahun sebelum masuk fase kedaluwarsa. Lalu, apa bahayanya jika helm tersebut memasuki fase kedaluwarsa?

Irwansyah, Technical Support dari DeRide Official Store memaparkan, helm yang sudah kedaluwarsa saat terjadi benturan akan memiliki kualitas ketahanan yang sudah menurun.

Dengan kualitas ketahanan yang menurun tentu akan menimbulkan risiko cedera yang besar bagi para penggunanya.

“Helm yang sudah lewat dari 5 tahun sudah pasti akan menurun kualitas ketahanannya. Jadi sudah berkurang kemampuan safety-nya. Bahayanya kalo itu kalo pas kena benturan, khawatir tidak maksimal melindunginya,” ujar Irwansyah.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Dirinya juga menambahkan, bahwa tidak semua merk helm akan mengalami perubahan bentuk pada bagian dalamnya ketika sudah berusia lebih dari 5 tahun. Sedangkan, untuk merk Nolan akan terlihat perubahan busa pada bagian interior yang sudah kedaluwarsa.

“Kalo di Nolan pasti kelihatan interiornya untuk helm yang sudah lewat dari 5 tahun, tapi banyak juga helm merk lain yang tidak mengalami perubahan di bagian busa interiornya setelah berusia 5 tahun. Nah, yang seperti itu agak bahaya karena tidak ketahuan apakah masih memiliki kualitas ketahanan yang sama seperti saat kondisi baru atau tidak,” sambung Irwansyah.

Irwansyah juga menjelaskan bahwa untuk helm bermerk Nolan sudah memenuhi berbagai standar keamanan dan keselamatan baik itu Internasional ataupun nasional.

“Karena Nolan ini asalnya dari Italia, jadi standar keselamatan dan keamanan yang digunakan yaitu CE, standar untuk Eropa. Dan khusus yang masuk ke sini, juga sudah memenuhi SNI (Standar Nasional Indonesia),” tutup Irwansyah.

Sumber: Otosia.com

Hati-Hati, Pakai GPS Saat Berkendara Bisa Dihukum 3 Bulan Penjara

Liputan6.com, Jakarta – Mahkamah Agung (MK) telah menolak terkait uji materi penggunaan global positioning system (GPS) di telepon seluler saat berkendara. Larangan penggunaan GPS ini, tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009.

Jadi, bagi pengemudi yang mengaktifkan GPS di telepon pintarnya saat berkendara, bisa didenda sebesar Rp 750 ribu dan juga pidana kurungan selama tiga bulan penjara.

Menurut Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Herman Ruswandi, larangan penggunaan GPS sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Sudah diatur di pasal 106 ayat 1 dan pasal 283 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, sehingga tidak diragukan lagi,” kata Herman seperti dikutip dari Antara, disitat dari news Liputan6.com, ditulis Senin (11/2/2019).

Saat ini, kata Herman, penindakan dilakukan oleh petugas yang ada di lapangan. Namun ke depan penindakan tersebut akan diintegrasikan dengan sistem tilang elektronik menggunakan kamera CCTV.

“Saat ini masih oleh petugas baik yang berjaga atau yang berpatroli, tapi ke depan ketika kamera CCTV sudah terpasang dan itu juga sudah bisa dijadikan alat bukti yang sah sesuai undang-undang,” ujar Herman.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Herman mengungkapkan pemakaian GPS saat berkendara berpotensi mengganggu konsentrasi pengemudi. Sehingga dikhawatirkan menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Meski demikian, Herman mengaku penggunaan GPS tetap diperbolehkan, asal tidak digunakan saat pengemudi tengah berkendara.

“Jika dia mengoperasikan GPS di ponselnya atau yang ditempelkan dalam keadaan kendaraan menepi di pinggir jalan, itu boleh. Yang jelas ditindak adalah yang mengoperasikannya saat jalan apalagi di jalur cepat, karena pasti akan mengganggu konsentrasi,” kata dia.

Dengan aturan ini, Herman mengharapkan tidak ada lagi kecelakaan-kecelakaan fatal akibat pengemudi kehilangan konsentrasi ketika mengendarai kendaraannya.

“Karena aturan ini sesungguhnya bertujuan melindungi kepentingan umum yang lebih luas akibat perilaku pengemudi yang konsentrasinya terganggu karena menjalankan dua aktivitas,” ujar Herman menambahkan.