Resmi Diperpanjang, Ini Ruas Jalan dan Jam Pemberlakuan Peraturan Ganjil Genap

Liputan6.com, Jakarta – Pemberlakukan sistem ganjil genap resmi diperpanjang oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Melalui Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil-Genap, sistem ini sudah mulai diterapkan Rabu (2/12/2019).

Melansir Merdeka.com, peraturan ganjil genap diberlakukan di beberapa ruas jalan Ibu Kota, mencakup Jalan Medan Merdeka Barat, MH Thamrin, Jenderal Sudirman, Jalan S Parman (mulai dari simpang Jalan Tomang Raya sampai dengan simpang Jalan KS Tubun), Jalan Jenderal MT Haryono, DI Panjaitan, Ahmad Yani, dan HR Rasuna Said.

Pembatasan lalu lintas sistem ganjil genap pada ruas-ruas jalan tersebut tidak diberlakukan pada segmen persimpangan terdekat sampai dengan pintu masuk tol dan segmen pintu keluar tol sampai dengan persimpangan terdekat.

Sistem ganjil genap diberlakukan pada hari Senin sampai dengan Jumat mulai pukul 06.00 sampai dengan 10.00 WIB, dan pada sore hari mulai pukul 16.00 hingga 20.00 malam.

Top3 Berita Hari Ini: Cara Menguji Konsumsi BBM dan Daur Ulang Material Mobil

Liputan6.com, Jakarta Konsumsi bahan bakar tetap jadi isu penting dalam penilaian performa sebuah mobil atau motor. Tapi tidak banyak orang yang tahu bagaimana mengetes keiritan BBM tersebut. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Begini Caranya, Ngetes Mobil Kesayangan Irit Bahan Bakar atau Tidak

Setiap pemilik mobil pasti menginginkan kendaraannya hemat bahan bakar. Bahkan, si empunya mobil selalu ingin tahu berapa angka konsumsi bahan bakar minyak (BBM), dan baru bisa menilai apakah kendaraannya masuk dalam kategori irit atau boros.

Melansir Hyundai Indonesia, Selasa (1/1/2019), banyak yang belum tahu bagaimana sih sebenarnya cara mengetahui konsumsi BBM pada mobil? Selengkapnya baca di sini.

2. Ini Bagian Mobil yang Bisa Didaur Ulang seperti Barang Bekas

Bagi pemilik mobil yang mendapati bagian kendaraannya rusak, biasanya hanya dilakukan perbaikan atau di buang ke tempat sampah jika memang tidak bisa dipakai kembali. Tapi ternyata, meskipun sudah tidak digunakan, ada bagian mobil yang bisa didaur ulang seperti barang bekas.

Melansir Autohowstuffworks, ditulis Rabu (1/1/2019), setidaknya ada lima bagian mobil yang bisa dimanfaatkan lagi untuk hal yang lebih berguna. Selengkapnya baca di sini.

Ini Penyebab Mogoknya Mobil Menteri Agama

“Alhamdulillah, sampai akhirnya mesin mobil bisa hidup lagi dg jumper-aki, dan aku ucapin terima kasih ke mereka, tak ada satupun yg mengenaliku..,” tambahnya.

Honda CR-V milik menteri Lukman ini memang sudah berumur lima tahun, dan ia menjelaskan jika aki yang soak tersebut bukan bawaan aslinya. Bahkan, ia sudah sempat mengganti aki sebelumnya, karena memang bukan bawaannya.

Fungsi Lapisan di Kaca Helm Pembalap MotoGP

Liputan6.com, Jakarta – Jika Anda penggemar berat MotoGP pasti sudah tidak asing dengan lapisan yang menempel di kaca helm pembalap. Biasanya, lapisan yang dinamakan tear-off tersebut dilepas jelang melakukan start.

Mengutip dari Gtamotorcycle.com, tear-off berfungsi untuk menjaga supaya pandangan pembalap tak terhalang oleh kotoran.

Ketika pandangan dirasa sudah mulai terhalang oleh debu dan kotoran lainnya, pembalap bisa melepas tear-off tersebut dengan cepat. Biasanya, 1 helm dilapisi 2 sampai 3 tear-off.

Selain itu, lapisan tear-off memungkinkan air tak menempel pada kaca helm. Kaca atau visor helm juga tak mudah tergores saat terkena lontaran kerikil atau pun benda asing lainnya.

Sayangnya, tear-off hanya dapat digunakan pada flat-visor atau kaca helm dengan permukaan datar. Selain itu, visor juga harus dilengkapi dengan tear-off post.

Akhir-akhir ini, penggunaan tear-off pada helm harian juga mulai menjamur di Indonesia. Alasannya pun beragam, mulai hanya sekadar kosmetik hingga difungsikan saat menempuh perjalanan jauh.

Sumber: Otosia.com

Top3: Suzuki Gixxer 250 Cc dan Waktu Aturan Ganjil Genjap Diperpanjang

Liputan6.com, Jakarta Motor sport Suzuki memang lebih populer ketimbang model lainnya. Tak heran bila keluar pembaruan atau penambahan  model selalu menarik perhatian. Dan berikut ringkasan berita selanjutnya:

1. Bukan Versi Telanjang, Ini Model yang Bakal Dirilis Suzuki Lebih Dulu

Suzuki Gixxer 150 merupakan sepeda motor terlaris di segmennya untuk pasar India. Namun, dengan sedikitnya motor berkapasitas yang lebih besar, pabrikan sepeda motor asal Jepang ini berencana untuk menghadirkan motor baru, yaitu Gixxer 250cc.

Melansir Rushlane, Rabu (2/1/2019), Gixxer 250cc ini bakal meluncur di Tanah Hindustan awal tahun, dan sebelum itu gambar paten sudah beredar luas di kojintekibikematome.blog.jp. Selengkapnya baca di sini.

2. Resmi Diperpanjang, Ini Ruas Jalan dan Jam Pemberlakuan Peraturan Ganjil Genap

Pemberlakukan sistem ganjil genap resmi diperpanjang oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Melalui Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil-Genap, sistem ini sudah mulai diterapkan Rabu (2/12/2019).

Melansir Merdeka.com, peraturan ganjil genap diberlakukan di beberapa ruas jalan Ibu Kota, mencakup Jalan Medan Merdeka Barat, MH Thamrin, Jenderal Sudirman, Jalan S Parman (mulai dari simpang Jalan Tomang Raya sampai dengan simpang Jalan KS Tubun), Jalan Jenderal MT Haryono, DI Panjaitan, Ahmad Yani, dan HR Rasuna Said. Selengkapnya baca di sini.

Hebohkan Dunia Maya, Begini Tampang Baru Toyota Avanza 2019?

Liputan6.com, Jakarta Memasuki awal tahun, pecinta otomotif Tanah Air bakal disajikan satu model baru yang memang sudah lama ditunggu. Ya, mobil tersebut adalah duet LMPV, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia versi 2019.

Bahkan, sebelum resmi diluncurkan, bocoran tampang new Toyota Avanza dan juga kembarannya tersebut sudah menghebohkan dunia maya. Hal tersebut, terlihat dari unggahan di akun instagram @indra_fathan, yang menampilkan ubahan terbesar terlihat dari wajah model pesaing Mitsubishi Xpander ini.

Dari foto-foto yang tersebar, Toyota Avanza kini memiliki bumper, grill, dan lampu depan yang berubah total. Bahkan, desainnya dikatakan mirip MPV kelas atas milik PT Toyota Astra Motor (TAM), Alphard.

Sementara itu, dilihat dari bagian buritan, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia juga mendapatkan ubahan pada bagian bumper dan lampu rem.

Dengan beredarnya foto-foto ubahan Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia ini, beragam komentar datang dari warganet. Seperti biasa, ada yang berkomentar positif, tapi tidak sedikit juga yang negatif.

“Lumayan depannya, lebih sangar. Tapi belakangnya gak banget kalau liat bocoran yang Xenia,” tulis salah satu pengguna internet yang berkomentar terkait Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia ini.

Suzuki Jimny Terbaru Meluncur Bulan Depan?

Liputan6.com, Jakarta – Sebuah unggahan penjualan mobil di salah satu media sosial mengungkapkan Suzuki Jimny terbaru akan diluncurkan Februari mendatang. Kami mencoba menghubungi nomor telepon yang tertera, ternyata milik tenaga penjual Suzuki Bandengan-Jakarta. Menurutnya, perkiraan waktu kehadiran unit, ditujukan untuk konsumen yang sudah inden sejak Oktober lalu.

Pihaknya pun tak lagi membuka jalur pemesanan, lantaran sudah membeludak. Konsumen itu sebelumnya telah menyerahkan booking fee Jimny sebesar Rp 10 juta. Namun, bila nantinya mereka tak kebagian, uang dikembalikan sepenuhnya. Ketika ditanya lebih lanjut mengenai harga, iapun mengungkapkan, banderolnya berkisar Rp 300 jutaan sampai Rp 400 jutaan.

“Info terakhir yang inden sudah sekitar 1.000-an, sedangkan unitnya hanya 900-an. Mohon maaf (sudah tidak bisa dipesan),” ungkapnya lewat pesan singkat, Rabu (02/01).

Kami kembali menghubungi tenaga penjual Suzuki lain untuk memastikan. Pernyataan berbeda diungkapkan sales Suzuki Kebon Jeruk-Jakarta. Menurutnya, pelanggan masih bisa melakukan inden dengan besaran uang pemesanan Rp 5 juta. Tetapi, ia belum bisa memastikan kapan Jimny terbaru masuk ke Tanah Air. Penjelasan ini sama seperti yang diutarakan tenaga penjual dari dealer Suzuki Sunter-Jakarta. Hanya ia memperkirakan mobil diluncurkan tahun ini.

“Untuk estimasi memang tahun ini. Tapi dari pihak Suzuki Pusat, belum buka untuk pemesanan. Kalau memang mau, kami siapkan booking dulu, untuk booking bisa KTP saja,” jelasnya.

Hati-Hati, Shock Bocor Bisa Bikin Rem Blong

Menurutnya, karet seal shock bocor ada banyak penyebab. Selain umur pakai, karet yang sudah getas, menghantam lubang dengan keras, kelebihan beban, hingga malas membersihkan.

“Sering-sering bagian shock dibersihkan, dicuci, terutama saat melewati jalan becek atau kotor. Karena sisa-sisa pasir atau kotoran menembel di batang besinya. Kalau tidak rajin dibersihkan, lama-lama sisa kotoran terjebak di antara karet dan besi, ini bisa juga menyebabkan bocor. Meski tidak terasa, lama kelamaan bikin bocornya menjadi besar,” paparnya.

Jika shock bocor – katakannlah – hanya sebelah, akan mempengaruhi keseimbangan motor terutama saat menikung dan membuat rebound pengereman tidak stabil, terutama saat mengerem mendadak. Jika kebocoran terus dibiarkan, pelumas shock akan habis sehingga menyebabkan per maupun tabung di dalamnya menjadi rusak.

“Kalau ngisi oli shock, takarannya harus sama kiri-kanan biar seimbang. Volumenya jangan kelebihan atau kurang. Biar yakin, minta orang bengkel terpercaya untuk melakukannya,” tutupnya.

Sumber: Otosia.com

Beredar Bocoran Deretan Varian Toyota Avanza 2019

Memasuki awal tahun, pecinta otomotif Tanah Air bakal disajikan satu model baru yang memang sudah lama ditunggu. Ya, mobil tersebut adalah duet LMPV, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia versi 2019.

Bahkan, sebelum resmi diluncurkan, bocoran tampang new Toyota Avanza dan juga kembarannya tersebut sudah menghebohkan dunia maya. Hal tersebut, terlihat dari unggahan di akun instagram @indra_fathan, yang menampilkan ubahan terbesar terlihat dari wajah model pesaing Mitsubishi Xpander ini.

Dari foto-foto yang tersebar, Toyota Avanza kini memiliki bumper, grill, dan lampu depan yang berubah total. Bahkan, desainnya dikatakan mirip MPV kelas atas milik PT Toyota Astra Motor (TAM), Alphard.

Sementara itu, dilihat dari bagian buritan, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia juga mendapatkan ubahan pada bagian bumper dan lampu rem.

Dengan beredarnya foto-foto ubahan Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia ini, beragam komentar datang dari warganet. Seperti biasa, ada yang berkomentar positif, tapi tidak sedikit juga yang negatif.

“Lumayan depannya, lebih sangar. Tapi belakangnya gak banget kalau liat bocoran yang Xenia,” tulis salah satu pengguna internet yang berkomentar terkait Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia ini.

Wajah Baru Avanza-Xenia Bocor, Pantaskah Kompetitor Resah?

Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM), pernah mengatakan Toyota Indonesia minimal merilis enam model baru pada 2019 seperti tahun lalu. Keenam model baru itu ada yang improvement, minor change, full model change, atau new model.

“Ya dihitung saja, ujar Soerjo saat ditemui wartawan di kawasan Senayan, Jakarta, pada Desember lalu.

Sayang, pria tinggi besar ini enggan membuka rahasia lebih dalam soal kapan waktu peluncuran model baru Avanza.

Pokoknya bakal ada model baru di segmen small MPV Toyota. Tungga saja waktunya. Bakal ada komunitas mobil low MPV baru di Toyota Indonesia, kata Soerjo, pada kesempatan lain, beberapa waktu lalu.

Dari penelusuran Merdeka.com, model baru low MPV Toyota ini juga menyasar Avanza Veloz, yang menggunakan mesin 1.500 cc, sama dengan Xpander. Tampaknya merek Veloz akan ditingkatkan brand awareness-nya, agar enak head-to-head dengan Xpander yang juga bermesin 1.500 cc.

Ya, selama ini Veloz berada di bawah bayang-bayang merek Avanza sebagai mobil low MPV Toyota. Mereknya tidak pernah benar-benar ‘keluar’ menjadi merek mobil low MPV Toyota yang memiliki kesan sporty lebih kuat dibandingkan Avanza. Tak heran, penjualannya pun tidak menonjol.

Pada penjualan Januari-April 2018, Veloz 1.5 MT BMC mencatat 3.840 unit dan Veloz 1.5 AT BMC 1.638. Jika ditotal, Toyota Avanza varian mesin 1.500 cc dan Veloz mencatat penjualan 6.015 unit. Hanya berkontribusi 21 persen terhadap total penjualan Toyota Avanza. Kontribusi terbesar masih varian mesin 1.300 cc.

Dengan model baru yang fresh dari sisi desain dan spesifikasi, mungkin model anyar Avanza Veloz ini bisa menyaingi Xpander yang sangat sporty. Ingat reputasi baik merek Toyota di mata konsumen otomotif Indonesia. Kemudian dukungan jaringan diler dari Astra International.

Kedua faktor tersebut merupakan kekuatan besar Toyota Indonesia, yang tidak dimiliki Mitsubishi Motors Indonesia.

Jadi, menarik ditunggu model baru Avanza. Dapatkah label mobil sejuta umat ini masih bertengger manis di Toyota Avanza pada 2019?

Sumber: Merdeka.com

Muncul Bocoran Xenia dan Avanza di Dunia Maya, Daihatsu Masih Pelit Komentar

Liputan6.com, Jakarta – Jelang peluncuran Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia baru bulan ini, beredar foto-foto duet maut LMPV tersebut di dunia maya. Dari gambar yang tersebar luas, ubahan paling terlihat, adalah wajah depannya, baik bumper, grille, dan juga lampu depan.

Sementara itu, untuk bagian buritan, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia juga mendapatkan ubahan pada bagian bumper dan lampu rem.

Mencoba mengonfirmasi terkait bocoran Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia ini, pihak PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sebagai jenama yang melakukan produksi dua LMPV tersebut masih belum bersedia komentar.

“hehehe no comment ya,” singkat Amelia Tjandra, Direktur Penjualan PT ADM, ketika ditanya Liputan6.com terkait bocoran Daihatsu Xenia, Kamis (3/1/2019).

Untuk diketahui, beredarnya foto-foto ubahan Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia ini, beragam komentar datang dari warganet. Seperti biasa, ada yang berkomentar positif, tapi tidak sedikit juga yang negatif.

“Lumayan depannya, lebih sangar. Tapi belakangnya gak banget kalau liat bocoran yang Xenia,” tulis salah satu pengguna internet yang berkomentar terkait Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia ini.

Sementara itu ada komentar lain yang kiranya bernada negatif untuk sosok baru tersebut. “Terlalu memaksakan design. Depan dan belakang gak matching,” tambah satu lagi komentar pengguna internet.

Mobil Menteri Agama Mogok, Begini Cara Mendeteksi Aki Soak

Liputan6.com, Jakarta – Mobil milik Menteri Agama Republik Indonesia (RI), Lukman Hakim Saifuddin mogok karena aki soak. Aki atau accu memang menjadi salah satu komponen yang kerap dituding saat mobil rusak. Salah satu tuduhan yang kerap terlontar saat mobil mogok, adalah akinya kali soak.

Sebenarnya, untuk mengetahui aki bakal soak cukup mudah. Aki soak tidak berarti bahwa hari itu juga akan mati, tetapi sisa waktunya mungkin tidak lama, dan apesnya kita tidak tahu persis.

“Ketika mengalami starter berbeda,” kata Muksin, Technical Operational Fast Pancoran menyebut bahwa bunyi starter bisa digunakan untuk menakar kondisi aki, seperti dilansir Otosia.com, beberapa waktu lalu.

Lanjutnya, jika suatu kali pengguna mobil menstarter kendaraannya dan merasa bahwa mesin butuh waktu lebih lama dari biasanya untuk menyala, maka itu bisa jadi pertanda. “Kalau (starter) agak berat, lalu besoknya normal lagi, baik, harusnya saat itu sudah dicek,” kata dia.

Ciri yang disebutkan tersebut, sebenarnya berlaku pada semua jenis aki, baik yang diistilahkan aki basah ataupun aki kering.

“Kedua, soal usia. Biasanya, kalau aki sudah di atas setahun, seharusnya dicek,” pungkasnya.

Mencari Identitas Toyota Avanza Sesungguhnya

Persaingan di segmen low MPV Tanah Air di tahun ini bakal semakin sengit. Hal itu ditandai dengan beredarnya foto-foto new Toyota Avanza dan saudara kembarnya, Daihatsu Xenia, di dunia maya.

Bila ditilik lebih dalam, Toyota Indonesia sangat pantas berbenah di segmen mobil paling laris di republik ini. Sejak Toyota Avanza generasi kedua dirilis pada 2011, nyaris tiada perubahan signifikan, selain peluncuran major change Avanza-Xenia pada 2015. Itu tiga tahun silam.

Padahal pesaing baru di segmen ini semakin banyak. Jika dulu ada Honda Mobilio, Suzuki Ertiga, dan Chevrolet Spin (penjualannya dihentikan karena gagal bersaing), kini pesaing Avanza-Xenia ini kedatangan Mitsubishi Xpander dan Wuling Confero.

Maka itu, pasar Toyota Avanza semakin tertekan, setelah merajai segmen low MPV di Indonesia sejak 2004. Lihat data wholesales Gaikindo di Januari-Juni 2018. Penjualan Avanza tercatat 39.455 unit, kalah tipis dari Xpander yang 39.948!

Meski periode Januari-Oktober, Avanza kembali unggul dari Xpander. Yakni 67.940 unit banding 66.125 unit.

Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM), pernah mengatakan Toyota Indonesia minimal merilis enam model baru pada 2019 seperti tahun lalu. Keenam model baru itu ada yang improvement, minor change, full model change, atau new model.

“Ya dihitung saja, ujar Soerjo saat ditemui wartawan di kawasan Senayan, Jakarta, pada Desember lalu.

Sayang, pria tinggi besar ini enggan membuka rahasia lebih dalam soal kapan waktu peluncuran model baru Avanza.

Pokoknya bakal ada model baru di segmen small MPV Toyota. Tungga saja waktunya. Bakal ada komunitas mobil low MPV baru di Toyota Indonesia, kata Soerjo, pada kesempatan lain, beberapa waktu lalu.

Dari penelusuran Merdeka.com, model baru low MPV Toyota ini juga menyasar Avanza Veloz, yang menggunakan mesin 1.500 cc, sama dengan Xpander. Tampaknya merek Veloz akan ditingkatkan brand awareness-nya, agar enak head-to-head dengan Xpander yang juga bermesin 1.500 cc.

Ya, selama ini Veloz berada di bawah bayang-bayang merek Avanza sebagai mobil low MPV Toyota. Mereknya tidak pernah benar-benar ‘keluar’ menjadi merek mobil low MPV Toyota yang memiliki kesan sporty lebih kuat dibandingkan Avanza. Tak heran, penjualannya pun tidak menonjol.

Pada penjualan Januari-April 2018, Veloz 1.5 MT BMC mencatat 3.840 unit dan Veloz 1.5 AT BMC 1.638. Jika ditotal, Toyota Avanza varian mesin 1.500 cc dan Veloz mencatat penjualan 6.015 unit. Hanya berkontribusi 21 persen terhadap total penjualan Toyota Avanza. Kontribusi terbesar masih varian mesin 1.300 cc.

Dengan model baru yang fresh dari sisi desain dan spesifikasi, mungkin model anyar Avanza Veloz ini bisa menyaingi Xpander yang sangat sporty. Ingat reputasi baik merek Toyota di mata konsumen otomotif Indonesia. Kemudian dukungan jaringan diler dari Astra International.

Kedua faktor tersebut merupakan kekuatan besar Toyota Indonesia, yang tidak dimiliki Mitsubishi Motors Indonesia.

Jadi, menarik ditunggu model baru Avanza. Dapatkah label mobil sejuta umat ini masih bertengger manis di Toyota Avanza pada 2019?

Sumber: Merdeka.com

Inikah Generasi Terbaru Suzuki Karimum Wagon R?

Liputan6.com, Jakarta – Sosok mobil yang diduga generasi terbaru Suzuki Karimun Wagon R tertangkap kamera saat tengah melakukan uji jalan. Kabarnya, mobil ini tak lama lagi meluncur.

Menurut afiliasi OTO.com di India, Cardekho dan GaadiWaadi, New Wagon R dirilis 23 Januari mendatang. Mobil ini memakai platform baru yang diharapkan semakin luas dibanding model terdahulu.

Bila melihat wujud keseluruhan, semestinya benar bertambah lega. Bentuk bodi masih mengotak dengan wheelbase lebih panjang dan atap tinggi. Desain serba boxy ini paling berkontribusi pada kelapangan kabin.

Masih menurut Cardekho, unit di foto bukan varian tertinggi. Kemungkinan tipe menengah bila menelaah kelengkapan di sektor eksterior. Seperti lampu utama model multireflektor bukannya proyektor. Karena Wagon R varian termahal di India dan Indonesia sudah pakai proyektor.

Wajah depan semakin dinamis dan tidak sekaku Wagon R lama. Caranya dengan membuat lampu yang lebih membulat. Bumper pun didesain sederhana. Rumah fog lamp hanya berbentuk trapezoidal kecil dan air dam di tengah berkelirkan hitam.

Guratan garis bodi samping yang dibuat dinamis, membentuk over fender meski tidak membuat wheel arch semakin besar. Spion luar kecil dan menyatu memberi kesan modern tersendiri. Sementara atapnya tetap jangkung dan kaku. Garis bahu yang meninggi ke belakang sedikit menyamarkan kesan tinggi itu.

Desain belakang lebih menarik untuk dibahas. Profil samping ditutup aksen hitam di pilar C yang membentuk gaya atap mengambang. Hal ini selaras dan menyatu dengan lampu belakang yang memanjang hampir memenuhi seluruh pilar.

Lampu rem berada di atas, diikuti lampu mundur dan sein. Bentuk lampu dibuat sudut melebar pada bagian paling bawah. Sehingga bila dilihat dari frontal belakang, bokong tampak berisi. Tidak adanya spoiler kembali menandakan bukan varian tertinggi.

Penampakan Toyota Avanza Baru, Bakal Ada Perubahan Besar?

Melihat penampakan Toyota Avanza baru LMPV milik PT Toyota Astra Motor (TAM) ini diharapkan memiliki perubahan yang signifikan. Mulai dari eksterior, interior, hingga mesin. Tapi sayangnya, berdasarkan informasi dari tenaga penjual Toyota, Avanza baru sepertinya masih akan menggunakan mesin lama.

“Spesifikasinya belum diinformasikan dengan detail, tapi kemungkinan mesin masih sama. Ubahannya tampilan saja,” jelas salah satu tenaga penjual Toyota yang namanya enggan disebutkan, saat berbincang dengan Liputan6.com, Selasa (3/1/2018).

Sementara itu, sebagai pabrikan yang memproduksi Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia, sebelumnya Direktur Penjualan PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra, mengatakan bahwa ada model baru, pihaknya pasti akan mempertahankan keunggulannya yang sudah ada di model lawas.

“Kalau kita yang mau jual, yang sekarang proven (terbukti) pasti kita pertahankan,” jelas Amel.

Menurutnya, keunggulan mereka saat ini yang bakal dipertahankan, seperti irit bahan bakar, dan mesin tangguh untuk jalan yang rusak. Keunggulan ini pun yang nantinya akan dipertahankan jika benar ada model baru untuk LMPV andalannya.

“Tidak mungkin Daihatsu menghilangkan yang sudah proven, dan diterima banyak. Kalau kamu lihat susunan kursi kita, one touch tumble, anak kecil juga bisa langsung buka. Kompetitor tidak begitu, susah. Keunggulan-keunggulan itu pasti kita pertahankan,” lanjutnya.