Fitur Keselamatan Toyota Avanza Veloz Kalah Canggih Dibanding Kompetitor

Liputan6.com, Jakarta – Setelah berbagai bocoran muncul di dunia maya, akhirnya PT Toyota Astra Motor (TAM) resmi menghadirkan model baru dari Avanza dan Veloz. Berstatus sebagai model facelift, mobil keluarga bawah jenama asal Jepang ini mendapatkan sedikit penyegaran, mulai dari desain eksterior, interior, dan fitur.

Soal fitur, Toyota Veloz sebagai kasta tertinggi dari mobil sejuta umat ini memang mendapatkan sejumlah fitur menarik, seperti start/stop engine, pengaturan AC secara digital, retractable auto folding spion luar, serta steering switch atau tombol pengaturan pada kemudi, head unit dengan layar sentuh dengan enam speaker, dan juga lampu follow me home.

Selain itu, Toyota juga melakukan penyegaran pada bagian kaki-kaki dengan melakukan penyempurnaan desain suspensi serta ubahan pada electric power steering.

Sementara untuk fitur keselamatannya, baik Toyota Avanza dan Veloz baru masih mempertahankan dual SRS airbags, seatbelt dengan pretensioner dan force limiter, ABS (anti-lock braking system), EBD (electronic braking distribution), isofix, seatbelt tiga titik, side impact beam, dan front passenger seat belt warning.

Namun, dengan segala fitur yang yang tersedia tersebut, jika dibandingkan dengan kompetitor, seperti Mitsubishi Xpander varian tertinggi, ada beberapa fitur keselamatan yang luput sehingga tidak terdapat pada Toyota Avanza dan Veloz 2019 ini.

Sebut saja hill start assist (HSA) yang terdapat di Mitsubishi Xpander tipe ultimate. Dengan adanya fitur ini, mampu membantu pengendara menghadapi tanjakan. Kemudian, terdapat juga fitur active stability control (ASC), dan tentu saja cruise control.

2 dari 3 halaman

Tanggapan Toyota

Dijelaskan Kazutoshi Sakamoto, Executive Chief Engineer new Toyota Avanza dan Veloz, fitur safety memang dibagi menjadi dua, yaitu pasif dan aktif.

“Dari sisi safety aktif, kami sudah menambahkan banyak perubahan pada 2015 dalam hal safety. Bahkan, kami sudah meraih bintang 4 ASEAN NCAP,” jelas Sakamoto di sela-sela peluncuran Toyota Avanza dan Veloz baru di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat.

Sementara itu, menurut Anton Jimmi, Direktur Pemasaran PT TAM, fitur safety saat ini memang menjadi hal yang dibutuhkan bagi konsumen, Namun, penggunaan fitur safety ini memang perlu dilihat juga soal posisi harga jual dari model-model tersebut.

“Karena kami harus seimbang, antara safety dan value for money. Kami rasa di segmen LMPV bintang 4 NCAP, rasanya masih acceptable hingga saat ini. Dan kami masih cukup yakin dengan spesifikasi safety seperti ini masih bisa diterima,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Membandingkan Fitur Keselamatan New Avanza dengan Xpander

Liputan6.com, Jakarta – Toyota memanaskan persaingan segmen low multi purpose vehicle (LMPV) dengan menghadirkan new Avanza. Model anyar ini hadir dengan wajah lebih segar dan mendapatkan penambahan fitur.

Fitur-fitur ini pun bikin penasaran, terutama soal seberapa lengkap jika dibandingkan dengan Xpander sebagai lawan terkuat Avanza saat ini? Supaya lebih jelas, simak setidaknya tujuh perbandingan fitur keselamatan di bawah ini.

1. Antilock Braking System (ABS)

Baik Avanza maupun Xpander memakai fitur keselamatan rem spesial ini, mengingat selain mendukung keselamatan, jalanan licin di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu butuh teknologi yang menata pengereman.

ABS sendiri pada prinsipnya memanfaatkan sensor yang memonitor serta menentukan kekuatan pengereman. Teknologi ini secara otomatis mengintervensi proses pengereman dan menghindari kondisi roda terkunci.

2. Sistem Penanggulangan Benturan

Kedua mobil ini secara unik menyuguhkan sistem penanggulangan benturan. Misalnya, Avanza dan Xpander sama-sama memiliki side impact beam, yakni penahan di balik pintu agar benturan keras dari samping tertahan untuk berlanjut ke kabin.

Namun, Xpander sejak awal memang menempatkan benturan ke bodi sebagai prioritas untuk urusan keselamatan. Mereka memiliki apa yang disebut dengan RISE (Reinforced Impact Safety Evolution).

Jadi, ini adalah teknologi rangka bodi yang dibuat dari high tensile metal. Dengan bahan ini, bagian dalam kabin terlindungi dari benturan karena rangkanya lebih kuat.

RISE sendiri jadi satu kesatuan antara bodi dan sasis. Jadi, selain efektif menyerap energi tabrakan dari segala arah (depan, belakang, samping) untuk meminimalkan kerusakan dan menjaga penumpang dalam kabin tetap aman dan menjaga bentuk interior tetap utuh, RISE juga berfungsi untuk meningkatkan kenyamanan waktu berkendara.

3. BA dan EBD

Di luar ABS, fitur lain yang juga meringankan urusan dalam pengereman adalah Brake Assist (BA) dan Electronic Brake-force Distribution (EBD).

BA sendiri bikin tenaga tambahan buat pengereman kalau-kalau pijakan kaki pengendara tidak kukuh waktu mobil harus mengerem. Jadi, BA akan kasih tambahan tekanan, sementara ABS bikin roda tidak terkunci.

Sementara, Electronic Brake-force Distribution akan membantu pendistribusian daya pengereman jadi imbang di keempat roda.

Soalnya, kondisi jalan dan aspek lainnya belum tentu bikin daya pengereman di tiap roda. Sayangnya, BA dan EBD cuma ada di Xpander.

4. Hill Start Assist

Ini adalah fitur yang melegakan bagi mereka yang cukup parno pada tanjakan. Apalagi, MPV adalah mobil multi-guna yang sering diajak ke segala medan pula, termasuk untuk urusan tanjak-menanjak.

Hill Start Assist (HSA) sebenarnya adalah sistem yang mengaktifkan rem saat sensor mendeteksi mobil sedang berada dalam kondisi menanjak.

Jadi saat tiba-tiba pengemudi kurang sigap mengontrol pengendalian saat tanjakan, rem pun akan menahan mobil supaya tidak nyelonong mundur.

Tapi rupanya New Avanza tidak atau belum memakai fitur ini, sementara Xpander sudah memilikinya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

5. Airbag

Kantong udara yang mengembang setelah benturan atau airbag juga jadi semacam hal wajib di mobil modern. Untuk urusan ini, New Avanza maupun Xpander sama-sama sudah dilengkapi perangkat serupa.

Secara standar, kedua mobil sudah sama-sama memakai airbag ganda untuk pengemudi dan penumpang depan. New Avanza sendiri menambahkan airbag tirai untuk area samping.

6. Emergency Stop Signal

Yang ini memang baru ada di Xpander. Fungsinya untuk memberi tahu pengemudi mobil di belakangnya jika Xpander tiba-tiba harus mengerem mendadak, entah misalnya karena ada sepeda motor atau mobil tiba-tiba datang dari persimpangan, bisa juga karena mobil di depannya mengerem mendadak, yang bisa sangat berbahaya saat di tol.

Di Xpander, Emergency Stop Signal akan otomatis menyala (menunjukkan lampu hazzard) saat sistem mendeteksi bahwa pengereman si pengemudi bersifat panik atau mendadak.

7. Sabuk keselamatan

Untuk unsur satu ini, New Avanza dan Xpander jelas sudah memenuhi syarat. Apalagi syarat ini sudah terbilang standar.

Pembedanya adalah keberadaan pengait untuk kursi anak yang menggunakan standar Isofix. Di kedua mobil, hal ini juga sudah menjadi standar.

Berdasarkan tujuh fitur di atas, Xpander dan Avanza memang masing-masing punya kelebihan. Namun secara jumlah, Xpander lebih unggul tiga sampai empat hal.

Tiga sampai empat hal itu adalah fitur tahan benturan depan, samping, dan belakang dan menjaga postur kabin karena RISE (Reinforced Impact Safety Evolution), sistem pengereman Brake Assist (BA) dan Electronic Brake-force Distribution (EBD), Hill Start Assist buat kondisi panik di tanjakan, dan Emergency Stop Signal yang menjadi peringatan penting, termasuk di tol.

Poin-poin itu juga yang bikin Xpander tahun lalu dapat 4 bintang untuk tes uji tabrak dari ASEAN New Car Asessment Program (ASEAN NCAP).

Banyak Fitur, Toyota Tahan Harga New Toyota Avanza dan Veloz Minimal 3 Bulan

Liputan6.com, Jakarta – Mobil sejuta umat Toyota Astra Motor (TAM), Avanza dan Veloz facelift hadir dengan berbagai penyegaran dari segi eksterior, interior, dan fitur. Dengan berbagai ubahan yang ada, jenama asal Jepang ini tidak menaikkan harga jual untuk dua model terbarunya tersebut.

Toyota Avanza tipe terbawah masih dibanderol Rp 188,6 juta, dan untuk Veloz varian tertinggi tetap dibanderol Rp 239,45 juta on the road (OTR) Jakarta.

Lalu, dengan kondisi pasar dan persaingan, serta penambahan fitur yang cukup lumayan untuk Toyota Avanza dan Veloz facelift tersebut, sampai kapan Toyota tetap mempertahankan harga jualnya tersebut?

Menurut Anton Jimmy, Direktur Marketing PT TAM, harga ini memang sudah termasuk biaya Bea Balik Nama (BBN) terbaru per 2019.

“Pastinya kita lihat dulu, dalam tiga bulan kami akan tinjau lagi bagaimana. Tentunya, dalam tiga bulan ke depan harganya masih sama dengan sekarang,” jelas Anton di sela-sela peluncuran Toyota Avanza dan Veloz, di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Lanjut Anton, memang untuk menentukan harga jual ada beberapa faktor yang memengaruhi. Jadi, meskipun banyak ubahan, Toyota masih bisa membanderol Avanza dan Veloz baru ini dengan posisi yang sangat menarik bagi konsumen.

“Tapi, tidak berarti harga Avanza ini sudah mahal sehingga kami tidak menaikkan harga. Tetapi, untuk segmen LMPV ini harga yang sesuai yaitu seperti sekarang ini,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Kepincut Grand New Daihatsu Xenia 2019, Simak Perbedaan Tiap Variannya

Liputan6.com, Jakarta – Daihatsu Xenia 2019 mendapatkan pilihan mesin baru yang berkapasitas 1,5 liter. Dengan kehadiran opsi baru, kini Xenia memiliki 5 varian, yaitu 1.3 X, 1.3 X Deluxe, 1.3 R, 1.3 R Deluxe, dan 1.5 R Deluxe.

Kelima varian tersebut memiliki dimensi ukuran yang sama, 4.190 mm x 1.660 mm x 1.695 mm dan dengan jarak sumbu roda 2.655 mm. Perbedaan dari kelima varian itu terletak pada fitur dan aksesori yang menempel di mobil tersebut. Lalu apa saja perbedaan dari kelima varian itu?

1. Grand New Xenia 1.3 X

Varian ini adalah varian terendah dari Grand New Xenia. Grand New Xenia 1.3 X memiliki desain grille berwarna hitam. Varian ini belum dilengkapi lampu sein LED di bagian spion serta spoiler belakang.

2. Grand New Xenia 1.3 X Deluxe

Sama seperti 1.3 X, Daihatsu Xenia 2019 1.3 X Deluxe juga memiliki desain grille berwarna hitam. Hanya saja, 1.3 X Deluxe sudah dilengkapi bumper aerokit di bagian depan dan belakang serta sideskirt di bagian samping. Tidak hanya itu, pada varian ini juga sudah dilengkapi oleh lampu sein LED di bagian spion serta spoiler belakang. Mulai varian 1.3 X Deluxe juga sudah dilengkapi oleh rear spoiler dengan high mounted stop lamp.

3. Grand New Xenia 1.3 R

Varian Daihatsu Xenia 2019 1.3 R memiliki desain grille depan berwarna krom, namun belum memiliki bumper aerokit di bagian depan dan belakang serta sideskirt di bagian samping. Sayangnya, hampir sama dengan 1.3 X, varian ini tidak dilengkapi oleh lampu sein LED di bagian spionnya. Mulai varian 1.3 R sudah dilengkapi oleh Immobilizer, audio steering switch serta retractable mirror.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

4. Grand New Xenia 1.3 R Deluxe

Varian 1.3 R Deluxe memiliki grille depan berwarna krom dan sudah dilengkapi oleh bumper aerokit di bagian depan dan belakang serta sideskirt di bagian samping. Varian 1.3 R Deluxe memiliki lampu sein LED di bagian spion serta sudah dilengkapi oleh front corner sensor.

5. Grand New Xenia 1.5 R Deluxe

Varian terakhir yaitu 1.5 R Deluxe, pada varian ini desain dan sama persis dengan 1.3 R Deluxe. Hanya saja pada varian ini sudah dilengkapi oleh fitur keselamatan seperti ABS dan EBD.

Soal pelek, semua mobil ini menggunakan pelek alloy yang berbeda-beda namun dengan ukuran yang sama yaitu R14 185/70. Masing-masing varian pun dibekali mesin yang berbeda, ada 2 macam.

Grand New Xenia tipe 1.3 X, 1,3 X Deluxe, 1.3 R, dan 1.3 R Deluxe menggunakan mesin 1NR-VE DOHC Dual VVT-i yang berkapasitas 1.329 cc dengan tenaga sebesar 95 Tk pada 6.000 rpm dan torsi 120 Nm pada 4.200 rpm. Sedangkan, khusus varian 1.5 R Deluxe menggendong mesin 2NR-VE DOHC Dual VVT-i yang berkapasitas mesin 1.496 cc yang memuntahkan tenaga sebesar 102 Tk pada 6.000 rpm dan torsi 136 Nm pada 4.200 rpm.

Kedua pilihan mesin tersebut sama-sama akan di-support oleh dua pilihan transmisi yaitu manual 5 percepatan serta otomatis 4 percepatan. Semua pilihan transmisi ini tersedia untuk semua varian.

Namun begitu, kelima varian juga memiliki persamaan. Seperti lampu depan yang sudah mengadopsi LED, shark fin antena, desain center cluster, pengaturan AC secara digital, double din touchscreen audio, speaker audio 6 titik, dan power outlet.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Toyota Supra 2020, Sportscar Jepang Berdarah Jerman

Liputan6.com, Detroit – Detroit Motor Show menjadi saksi peluncuran resmi Toyota Supra 2020. Supra generasi terbaru ini mengadopsi mesin dari BMW. Sejalan dengan tradisinya, mesin 6-inline tak ditinggalkan dan masih berkapasitas 3,0 liter seperti 17 tahun lalu.

Lalu, berapa tenaganya? Supra 2020 bertenaga 335 Tk dengan torsi 500 Nm. Tenaga yang cukup mengesankan. Mengutip Autoindustriya, Toyota mengklaim bahwa mobil ini bisa berakselerasi 0-100 kpj dalam waktu 4,3 detik. Hanya saja berapa top-speed-nya belum disampaikan.

Selain itu, beberapa varian Supra ini juga disebut akan terdengar asing bagi para pecinta Supra. Seperti mesin 6-silinder turbocharger bernama RZ dan 4-silinder turbocharger bernama SZ-R dan SZ. SZ-R menghasilkan tenaga 254 Tk dan torsi 400 Nm, persis dengan BMW 330i. Sedangkan SZ menghasilkan tenaga 194 Tk. Semua mesin dipadukan dengan transmisi 8-percepatan dengan setelan sport. Tak ada transmisi manual untuk kali ini.

Sedangkan tampilannya, Supra masih setia dengan FT-1 yang menjadi konsepnya bertahun-tahun lalu. Lampu depan bergaya Supra generasi sebelumnya, A80, dan ‘nose cone’ yang terinspirasi dari mobil balap. Intake dan bilah besar ada di ujung depan membuatnya menjadi coupe yang agresif.

Ada banyak garis pada spoiler-nya yang berfungsi untuk memberikan aerodinamika Supra. Bahkan side skirt Supra juga bisa memberikan tingkat aerodinamika untuk Supra. Setengah bagian atas mobil memiliki gaya kanopi jet-fighter dan atap gelembung. Menurut Toyota ini adalah topi untuk 2000GT klasik.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sementara bagian belakang adalah interpretasi dari Supra terakhir pada tahun 2002. Ada lampu ekor yang ramping dan haunches yang jelas, memberikan kesan tampilan yang luas. Bumper belakang dan diffuser juga tak kalah agresif. Desain liftback masih mengusung tradisi Supra.

Sedangkan dimensinya, Supra tak lebih besar dari sedan keluarga, berukuran di bawah 4,4 meter.

Sedangkan interiornya tak seperti kebanyakan produk Toyota. Dasbor dilengkapi layar infotainment di tengah. Cluster instrument-nya merupakan perpaduan antara sistem digital dan analog, serta setir kemudinya yang terlihat kuat.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Musim Hujan, Begini Cara Merawat Wiper dan Karet Jendela yang Benar

Liputan6.com, Jakarta – Saat intensitas hujan tinggi seperti yang terjadi akhir-akhir ini, memang sangat sulit untuk mengemudikan mobil. Pasalnya, dengan jarak pandang yang terbatas, pastinya pengemudi harus ekstra hati-hati karena potensi bahaya kecelakaan yang besar juga.

Maka dari itu, agar saat mengemudikan mobil tetap aman, rawatlah wiper dan karet jendela dengan baik, agar bisa berfungsi maksimal. Nah, berikut panduan merawat wiper dan karet jendela mobil seperti dilansir laman Suzuki Indonesia:

1) Jagalah elastisitas wiper dan karet jendela mobil

Tahukah Anda bahwa wiper selain terbuat dari rangka besi, wiper juga memiliki bagian yang terbuat dari material karet. Bagian inilah yang memiliki fungsi untuk menghalau air hujan menutupi kaca mobil Anda.

Nah, supaya bagian tersebut tetap terjaga maka jangan sering memarkirkan mobil Anda di tempat yang sangat panas. Karena, panasnya matahari akan diserap oleh kaca mobil dan akan berdampak pada wiper dan karet jendela.

2) Berhati-Hati Saat Mencuci Wiper Dan Karet Jendela Mobil

Pada saat mencuci mobil, bagian wiper dan karet jendela tentunya bagian yang tak terlewatkan untuk dibersihkan. Ternyata Anda harus berhati-hati saat membilas bagian-bagian karetnya.

Pada bagian wiper dan karet jendela mobil, terdapat cairan khusus yang berfungsi sangat penting. Fungsi tersebut adalah sebagai pelindung dan pelembab.

2 dari 2 halaman

Tips Merawat Wiper Mobil

Dalam merawat wiper mobil ada caranya sendiri lho. Nah, cara merawat wiper yang benar adalah jangan membilas karet wiper dengan sabun cuci mobil.

Anda cukup menyiram wiper dengan air bersih dan lap permukaan karetnya dengan hati-hati. Biarkan air mengering sendiri dengan cara menegakkan wiper setelah Anda mencucinya.

Setelah Anda mencucinya dengan baik dan benar. Maka Anda harus memberikan pelumas pada bagian poros wiper secara berkala untuk mencegah terjadinya aus.

Hal tersebut perlu dilakukan supaya perputaran pada wiper saat menyapu air dan kotoran pada saat musim hujan tidak terhambat.

Top3: Harga Baru dan Diskon Besar Toyota Avanza 2019

Liputan6.com, Jakarta Toyota Avanza kembali membuat gempar awal tahun ini. Bukan soal desainnya tapi lebih kepada harga yang ditawarkan Toyota. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Toyota Avanza 2019 Resmi Mengaspal, Ini Daftar Harganya

Setelah cukup lama menjadi perbincangan pecinta otomotif, mobil di kelas low multi purpose vehicle (LMPV), Toyota Avanza 2019 dan Veloz akhirnya resmi meluncur.

Memiliki perubahan dari sisi eksterior dan interior, mobil pabrikan otomotif Jepang tersebut diklaim mampu memenuhi kebutuhan konsumen Tanah Air. Selengkapnya baca di sini.

2. Waduh, Toyota Avanza dan Veloz Terbaru Sudah Kasih Diskon Besar, Benarkah?

Mobil keluarga level bawah terbaru milik PT Toyota Astra Motor (TAM), Toyota Avanza dan Veloz resmi diluncurkan. Dengan sedikit penyegaran di sisi desain dan fitur, pesaing Mitsubishi Xpander ini tidak mengalami kenaikan harga, dan tetap dibanderol Rp 188,6 juta untuk varian terendah Avanza dan Rp 239,45 juta untuk tipe tertinggi Veloz.

Namun, sebelum diluncurkan, beredar kabar Toyota Avanza dan Veloz terbaru ini sudah didiskon oleh beberapa diler resmi, mulai dari Rp 12 sampai Rp 15 juta. Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Ogah Disamakan Xpander, Toyota Sebut Desain Avanza Terinspirasi Mobil Ini

Model baru low multi purpose vehicle (LMPV) dari PT Toyota Astra Motor (TAM), Toyota Avanza dan Veloz telah resmi diluncurkan dan siap dipinang calon konsumen. Model sejuta umat ini hadir dengan berbagai penyegaran, dan paling terlihat dari desain wajah, seperti grill, bumper, headlamp, serta foglamp yang terlihat lebih sporty.

Jika dilihat sekilas, ubahan eksterior atau wajah baru Toyota Avanza dan Veloz ini mirip dengan pesaing beratnya, yaitu Mitsubishi Xpander. Namun, raksasa asal Jepang ini langsung menyanggah, dan mengatakan desain eksterior Toyota Avanza dan Veloz ini masih tetap menggunakan DNA Toyota. Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Avanza Alami Penyegaran, Xpander Siapkan Fitur Baru

Liputan6.com, Jakarta – 2018 menjadi tahun paling manis bagi Mitsubishi Xpander. Small MPV andalan PT PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) itu berhasil bersaing di posisi atas segmen low MPV dan mencapai market share 29,2 persen pada periode Januari-November 2018.

Deputy Group Head of Planning & Communication Group MMKSI Intan Vidiasari menyatakan, Xpander saat ini sudah sangat kuat di segmen small MPV dengan segala keunggulannya dari sisi desain, fitur, kenyamanan dan performanya.

Dia menyebut, ini menjadi modal bagi Xpander untuk menghadapi kompetitor dengan berbagai ubahan yang dilakukan.

Meski begitu, bukan berarti Mitsubishi berdiam diri dan hanya menyaksikan kompetitor bergerilya. Dia menyebut, Mitsubishi tengah mempertimbangkan untuk menambah fitur pada Xpander.

“Tentunya kami siap untuk menghadapi kompetitor dengan berbagai minor dan major change yang dilakukan mereka. Namun tentu saja, kami juga mempunyai rencana untuk meningkatkan fitur-fitur dari Xpander. Dan saat ini sedang dipelajari lebih lanjut,” jelas Intan saat dihubungi Liputan6.com beberapa waktu lalu.

Sayangnya, dirinya enggan membeberkan secara rinci fitur-fitur baru yang tengah dipersiapkan tersebut.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Seperti diketahui, model terbaru Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia telah diluncurkan. Menariknya, dua produk kembar itu hadir dengan fitur lebih banyak namun harga jualnya tetap alias sama dengan model sebelumnya.

Tentu ini menjadi sangat menarik dan membuat persaingan di kelas LMPV semakin sengit.

Toyota Avanza Bersolek, Cuma Transmover yang Bertahan dengan Wajah Lama

Liputan6.com, Jakarta – Sejak awal tahun, wujud Toyota Avanza terbaru mulai bertebaran di dunia maya. Mulai dari wajah, interior, hingga video.

Tak perlu waktu lama, Toyota Astra Motor (TAM) selaku Agen Pemegang Merek (APM) akhirnya resmi meluncurkan Avanza dan Veloz model terbaru.

Meski demikian ada satu varian Avanza yang tidak bersolek alias tetap mempertahankan wajah dan desain lama. Dia adalah Transmover. TAM mengakui untuk model yang satu ini akan tetap dijual tanpa ada perubahan.

“Transmover itu tidak berubah, karena segmen di taksi lebih kepada fungsi, durability dan value for money-nya,” kata Vice President Director PT Toyota Astra Motor, Henry Tanoto di sela-sela acara peluncuran Avanza dan Veloz.

Saat disinggung pengaruh besar kenaikan harga sebuah kendaraan ada pada komponen apa, Henry menjelaskan beberapa faktor, salah satunya logistic cost.

“Sebenarnya bukan hanya dari ongkos produksi saja, tapi juga logistic cost, service cost, kemudian juga volume lalu juga masyarakat, jadi memang semua faktor itulah akhirnya kita pikirkan dan putuskan,” ujarnya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Sebelumnya, Digital imaging Transmover yang diperuntukkan sebagai taksi telah mengalami perubahan layaknya Avanza dan Veloz.

Gambar yang diunggah akun Instagram @rmr_digiworks memperlihatkan Toyota Avanza yang dibalut dengan warna khas taksi milik perusahaan Blue Bird.

Namun hal tersebut tampaknya belum menjadi kenyataan dalam waktu dekat, sebab TAM enggan melakukan perubahan pada Transmover.

Top3 Berita Otomotif: Harga Toyota Avanza Baru dan Toyota Baleno

Liputan6.com, Jakarta Toyota Avanza 2019 terbaru punya tampilan yang selaras dengan Mitsubishi Xpander. Untungnya fitur yang disematkan dan harga yang ditawarkan tidak menambah beban untuk konsumen. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Toyota Avanza 2019 Resmi Mengaspal, Ini Daftar Harganya

Setelah cukup lama menjadi perbincangan pecinta otomotif, mobil di kelas low multi purpose vehicle (LMPV), Toyota Avanza 2019 dan Veloz akhirnya resmi meluncur.

Memiliki perubahan dari sisi eksterior dan interior, mobil pabrikan otomotif Jepang tersebut diklaim mampu memenuhi kebutuhan konsumen Tanah Air. Selengkapnya baca di sini.

2. Suzuki Baleno Berlabel Toyota Meluncur Akhir Tahun

Toyota dan Suzuki memang tengah melakukan kolaborasi untuk pengembangan bisnis dua jenama asal Jepang tersebut di India. Kabarnya, mobil pertama hasil kerjasama Toyota dan Suzuki di Tanah Hindustan ini, adalah Suzuki Baleno dengan tambahan emblem Toyota.

Melansir Rushlane, Senin (14/1/2019), peluncuran Suzuki Baleno bermerek Toyota ini kabarnya akan meluncur paruh kedua tahun fiskal 2019-2020. Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Chevrolet Trax Dibuat Lebih Bongsor

General Motors mulai menguji calon model terbaru dari crossover mereka, Chevrolet Trax. Saat pengujian, mobil tersebut tertutup kamuflase.

Dilansir Carscoops.com, dalam foto tersebut terlihat tampilan mobil tampak menyerupai bayi Blazer dengan desain model yang memiliki gril ramping yang berada di atas lubang udara besar. Serta desain lampu depan yang ramping pada kedua sisinya yang dilengkapi juga dengan LED DRL. Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Motor Kustom Karya Anak Bangsa Kembali Tebar Pesona di Italia

Liputan6.com, Jakarta – Motor kustom karya anak bangsa kembali bertandang ke Italia untuk tampil di acara motor tahunan terbesar di Eropa yaitu Motor Bike Expo di kota Verona pada 17-20 Januari 2019. Selama di Italia, motor-motor ini ditemani para pemenang Suryanation Motorland 2018 yang turut hadir untuk menggali ilmu kustom lebih dalam lagi.

Adapun motor-motor yang akan tampil di antaranya The Greatest Bike Suryanation Motorland 2018 milik Denny Shooter, Iconic Bike Suryanation Motorland 2018 “Tosan Adji” garapan Lufti Ardika bersama dengan Andhika Pratama, Iconic Bike Suryanation Motorland 2017 “Trident” yang merupakan hasil kolaborasi M Yusuf Adib bersama dengan Kaichiroh Kurosu dan Lulut Wahyudi dan juga motor bergaya Lowrider milik Safrudin yang merupakan pilihan Committee Pick dari acara Grand Battle Suryanation Motorland 2018 lalu.

Motor-motor tersebut akan dipajang di booth milik Suryanation Motorland untuk memperlihatkan karya builder-builder Indonesia ke pengunjung acara yang hadir.

Menariknya, untuk lebih mempelajari kultur custom scene di Eropa Suryanation Motorland akan mengadakan konten Suryanation Motorland Custom Contest yang berhadiah total hingga 8.000 Euro.

Beberapa kelas yang akan ada di Suryanation Motorland Contest adalah: Championship, Modified Harley, Café Racer, Vintage / Old School, dua appreciation class: Best Painting dan Best Engine serta The Greatest Bike.

Nantinya pemenang Suryanation Motorland Custom Contest ini akan dibawa ke Indonesia bersama dengan motornya untuk berbagi dengan builder lokal Indonesia di acara Suryanation Motorland 2019.

“Dengan partisipasi Suryanation Motorland di acara sekelas Motor Bike Expo ini akan menjadi kerjasama yang sangat menguntungkan karena selain bisa menampilkan karya builder Indonesia juga akan semakin memperkenalkan dunia custom Indonesia di mata pecinta dunia custom Internasional,” terang Rizky Dwianto, Suryanation Motorland Committee dalam keterangan resminya, Selasa (15/1/2019).

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Sekadar informasi, Motor Bike Expo merupakan salah satu motor bike show terbesar yang diadakan di Eropa. Tahun lalu saja, acara ini dihadiri 167.000 pengunjung.

Di tahun ini, tamu-tamu yang akan hadir di Motor Bike Expo, di antaranya Ray Drea, Cory Ness, Fred Kodlin dan Shinya Kimura salah satu legenda motor asal Jepang yang saat ini bermukim di Amerika Serikat.

Tidak cuma menghabiskan waktu di arena Motor Bike Expo, rencananya rombongan Suryanation Motorland juga akan berkunjung ke MV Agusta Motorcycle Art.

Selain itu, mereka juga akan menyambangi Rebuffini Cycle yang merupakan bengkel mekanik spesialisasi membuat custom part Harley Davidson. Bengkel ini sudah berdiri sejak 1987.

Waduh, Toyota Avanza dan Veloz Terbaru Sudah Kasih Diskon Besar, Benarkah?

Liputan6.com, Jakarta – Mobil keluarga level bawah terbaru milik PT Toyota Astra Motor (TAM), Toyota Avanza dan Veloz resmi diluncurkan. Dengan sedikit penyegaran di sisi desain dan fitur, pesaing Mitsubishi Xpander ini tidak mengalami kenaikan harga, dan tetap dibanderol Rp 188,6 juta untuk varian terendah Avanza dan Rp 239,45 juta untuk tipe tertinggi Veloz.

Namun, sebelum diluncurkan, beredar kabar Toyota Avanza dan Veloz terbaru ini sudah didiskon oleh beberapa diler resmi, mulai dari Rp 12 sampai Rp 15 juta.

Menaggapi hal tersebut, Anton Jimmi, Direktur Pemasaran PT TAM menjelaskan, intinya keterjangkauan harga untuk Toyota Avanza dan Veloz untuk konsumen di segmen pasar LMPV ini tetap paling penting.

“Sebenanya, diler juga harus menyesuaikan kebutuhan konsumen di segmen tersebut (LMPV), kalau kita sebut bukan diskon ya,” jelas Anton di sela-sela peluncuran Toyota Avanza dan Veloz di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, selasa (15/1/2019).

2 dari 2 halaman

Permudah Konsumen

Lanjut Anton, pihak Toyota menyebutkan memang bukan diskon. Namun, lebih kepada easy ownership program, atau kemudahan untuk memiliki kendaraan Toyota.

“Terutama, bagaimana memberikan down payment (DP) yang cukup baik, kemudian cicilan ringan, program tukar tambah. Diler juga perlu memberikan insentif di segmen yang kompetitif ini, dan kita pikir itu strategi yang dilakukan,” tambahnya.

Sementara itu, menanggapi rumor terkait diskon yang beredar mulai dari Rp 12 juta sampai Rp 15 juta terebut, raksasa asal Jepang ini belum bisa mengkonfirmasi, apakah rumor yang beredar tersebut benar atau tidak.

“Secara official, belum kita lihat frontliner-nya seperti apa karena baru dijual hari ini. Apakah benar Rp 12 juta terebut (diskon),” pungkasnya.

Toyota Avanza dan Veloz Baru Bentuk Kepanikan Menghadapi Mitsubishi Xpander?

Liputan6.com, Jakarta – Segmen low multi purpose vehicle (LMPV) di Tanah Air tahun ini dipastikan bakal kembali sengit. Pasalnya, setelah model baru bermunculan, seperti Mitsubishi Xpander dan Wuling Confero, penguasa pasar di segmen mobil keluarga bawah ini tidak tinggal diam, dengan menghadirkan Toyota Avanza dan Veloz model anyar.

Namun, banyak ekspetasi masyarakat jika Toyota harusnya menghadirkan all new Avanza dan Veloz, bukan model facelit yang sudah diluncurkan secara resmi, Senin (15/1/2019).

Pasalnya, jika dilihat dari siklus Toyota Avanza sendiri, yang diluncurkan pertama kali pada Desember 2003, dan selang delapan tahun atau tepatnya pada 2011 sudah hadir generasi kedua, dan penyegaran pertama pada 2013, serta yang kedua pada 2015.

Dengan melihat hal terebut, memang sudah sepantasnya tahun ini Toyota Avanza dan Veloz bukan menyandang status facelit, tapi all new untuk setidaknya memberikan perlawan yang sengit terhadap para kompetitornya yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM), Yoshihiro Nakata mengatakan pihaknya pasti memiliki ide untuk meluncurkan all new Toyota Avanza, namun bukan saat ini.

“Meskipun bukan all new, tapi Avanza 2019 ini mengalami banyak perubahan dan peningkatan. Kami tetap percaya diri memperkenalkan dua produk ini di Indonesia,” jelas Nakata di sela-sela peluncuran Toyota Avanza dan Veloz baru di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019).

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Sementara itu menurut Wakil Presiden Direktur PT TAM, Henry Tanoto, apa yang dilakukan untuk Toyota Avanza dan Veloz baru ini merupakan kelanjutan studi terkait apa yang dibutuhkan konsumen terhadap segmen mobil keluarga kelas bawah di Indonesia.

“Jadi sebenarnya, fokus pengembangan kami bukan reaksi terhadap kompeitor. Kita pelajari apa ytang dibutuhkan masyarakat untuk model seperti ini,” tambah Tanoto di tempat yang sama.

Lebih lanjut Henry Tanoto menjelaskan, jika untuk segmen mobil keluarga bawah ini, yang dibutuhkan konsumen adalah produk dengan value for money yang bagus, peace of mind atau produk yang tidak merepotkan, dan Avanza sendiri sudah dipakai di semua lapisan masyarakat.

“Dari dua hal ini, tetap ada ekspetasi prestise, desain yang stylish, modern, dan nyaman tentunya. Makanya kita juga menghadirkan Toyota Avanza dan Veloz, yang mengkombinasi value of money, peace of mind, stylish, modern, dan comport tentunya,” pungkasnya.