Fitur Honda X-ADV yang Anti Mainstream

Fitur kedua DCT (Dual Clutch Transmission), sistem transmisi yang mengandalkan dua kopling pada setiap perpindahan gear. Komponen pertama menggerakkan gigi ganjil (1,3 dan 5), sedangkan yang kedua untuk genap (2,4 dan 6). Masing-masing dikendalikan secara independen oleh sirkuit elektro-hidrolik.

Cara kerjanya, saat motor bergerak pada gigi pertama, kopling genap sudah menyiapkan gigi dua. Ketika sudah masuk gigi dua, yang ketiga langsung disiapkan kopling ganjil.

Lantaran memakai dua kopling, perpindahan gigi X-ADV lebih responsif dan halus. Motor berakselerasi dengan cepat, tidak kehilangan momentum.

G-Switch menjadi fitur ketiga yang jarang dimiliki skutik sekelasnya. G sendiri bermakna gravel atau kerikil. Artinya, perangkat ini mengizinkan X-ADV melintasi jalur sulit dengan mantap.

Sistem memungkinkan putaran dari crankshaft diteruskan langsung ke roda belakang. Atau dengan kata lain, tenaga dan torsi yang dihasilkan mesin diterima ban sepenuhnya secara spontan.

Kondisi ini sebenarnya mirip seperti melepas kopling motor manual dengan cepat, sehingga mengentakkan tunggangan.

Agar bekerja dengan sempurna, pengendara perlu mematikan HSTC sepenuhnya. Tapi perlu diingat, motor ini peruntukannya bukan untuk melintasi medan berat, melainkan off-road ringan yang tak terlalu ekstrem.

Sumber: Oto.com

Jangan Pernah Pakai Aksesori Ini di Mobil Kesayangan Saat Mudik dan Balik Lebaran

Liputan6.com, Jakarta – Menggunakan aksesori di mobil kesayangan, sepertinya sudah hal yang wajib dilakukan pemilik kendaraan. Pada dasarnya, menggunakan tambahan tersebut, memang memiliki fungsi tersendiri, seperti untuk pemanis atau agar tampilan mobil keren, dan juga membantu kenyamanan saat berkendara.

Namun, bukan berarti semua aksesori bisa digunakan. Pasalnya, justru ada aksesori yang justru membahayakan pengguna mobil. Terutama, saat menempuh perjalanan jauh, seperti mudik atau balik lebaran.

Menurut Suparman, Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso, ada beberapa aksesori aftermarket yang pantang digunakan di mobil. Paling utama menyangkut soal ragam perangkat tambahan yang terkait dengan sistem kelistrikan.

“Aksesori kelistrikan dari aftermatket wajib dihindari atau digunakan, karena kita tidak tahu mengenai kualitas dan bagaimana cara pasangnya,” terang Suparman seperti disitat dari laman resmi Auto2000, Jumat (7/6/2019).

“Dikhawatirkan bisa menimbulkan masalah seperti hubungan arus pendek yang pastinya menimbulkan kerugian, apalagi saat menempuh perjalanan jauh keluar kota,” tambahnya.

Seperti diketahui, ragam aksesori terkait kelistrikan untuk mobil memang cukup banyak variannya. Mulai dari lampu LED untuk penerangan, alarm, sistem audio, bahkan sampai hal-hal yang dianggap sepele seperti klakson.

Toyota dan Daihatsu Produksi Mobil Hybrid di Indonesia 3 Tahun Lagi

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian perindustrian terus mendorong percepatan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. Salah satu caranya, dengan melakukan sosialisasi kesiapan terkait regulasi yang bakal diterbitkan kepada pelaku industri otomotif di Jepang.

Dijelaskan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, potensi implementasi dari percepatan mobil listrik dan fasilitas PPnBM yang sedang disusun sudah dikomunikasikan dengan pabrikan asal Negeri Matahari Terbit tersebut.

Selain itu, peraturan yang akan dikeluarkan pemerintah Indonesia terkait kendaraan listrik, nantinya diberikan tenggat waktu atau periode transisi selama dua tahun.

“Maka itu, kami berharap, pelaku industri otomotif yang ada di Jepang bisa mulai merealisasikannya di tahun 2021 atau 2022,” tutur Airlangga seusai melakukan pertemuan dengan jajaran direksi Toyota Motor Corporation (TMC) di Tokyo, beberapa waktu lalu, seperti dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Deputy CEO Toyota Corp, Susumu Matsuda mengemukakan, dalam upaya memasarkan kendaraan listrik, pihaknya juga akan fokus dengan pengembangan teknologinya di Indonesia.

“Hal ini untuk memberikan pelayanan utama kepada konsumen kami, sesuai budaya perusahaan, agar mereka praktis menggunakan kendaraan listrik,” ujarnya di tempat yang sama.

Toyota bersama Daihatsu akan memproduksi mobil hibrida di Indonesia pada tahun 2022. Jenisnya antara lain SUV dan MPV.

“Kami menilai, kedua jenis tersebut yang akan lebih diminati konsumen di Indonesia. Kami sedang mempersiapkan produksinya,” tegas Matsuda.

Lima Kesalahan yang Bikin Garansi Motor Hangus

2. Tidak Pernah Melakukan Servis Berkala di Bengkel Resmi

Tidak pernah melakukan perawatan berkala di bengkel resmi menjadi salah satu faktor hangusnya garansi motor.

3. Kerusakan Akibat Perawatan di Luar Bengkel Resmi

Jika membeli motor baru jangan sekali-kali melakukan perawatan di bengkel umum, karena saat terjadi kerusakan, maka garansi akan hilang.

4. Kerusakan Karena Penggunaan Tidak Wajar

Menggunakan sepeda motor tidak sesuai dengan petunjuk penggunaan pada buku pedoman pemilik atau penggunaan lain yang tidak sewajarnya.

Mengalami tabrakan atau terjatuh saat penggunaan. Sepeda motor digunakan dalam kegiatan perlombaan atau balapan. Memodifikasi seperti pemasangan aksesoris.

Menggunakan bahan bakar ataupun minyak pelumas (oli) yang tidak sesuai dengan rekomendasi yang tertera pada buku pedoman pemilik.

5. Mengubah atau Memodifikasi Kelistrikan

Banyak kasus dimana terjadi kerusakan pada motor yang disebabkan modifikasi pada bagian kelistrikan.

Modifikasi ini biasa dilakukan untuk memasang alarm motor atau lampu yang berbeda dari standar pabrikan. Apabila melakukan modifikasi seperti ini bisa menghanguskan garansi.

Mobil Penumpang Siap Gunakan Ban Tanpa Udara

Liputan6.com, Jakarta – Ban tanpa udara untuk digunakan pada mobil penumpang dinilai akan lebih praktis. Melihat hal tersebut, GM dan Michelin telah meluncurkan prototipe Uptis (Unique Tire-proof Tire System).

Seperti dilansir Engadget, Kamis (6/6/2019) terdapat campuran karet komposit dan resin yang tertanam di fiberglass memungkinkan ban jenis ini untuk beroperasi pada kecepatan tinggi. Hal ini untuk mematahkan opsi sebelumnya yang mengatakan bila ban akan berfungsi maksimal saat digunakan dalam kecepatan rendah.

Meski tidak menarik dari sisi tampilan, Michelin mengklaim ban ini akan sama nyamannya dengan ban konvensional yang ada saat ini.

Hal terpenting yang juga menarik perhatian ialah GM akan mulai menguji ban ini di Michigan pada 2019 dengan armada Chevy Bolts. Sehingga, versi produksi massal bisa mulai dirasakan pada tahun 2024.

Hingga saat ini, pabrikan otomotif roda empat belum menyebutkan model mobil tertentu yang akan menggunakan ban jenis ini.

Meme Otomotif Edisi Lebaran: Mudik, Jangan Lupa Oleh-Olehnya

Liputan6.com, Jakarta – Dalam berbagai jejaring sosial baik itu Facebook, Instagram maupun Twitter, gambar/foto lucu atau yang biasa disebut Meme kerap ditemui.

Berbagai hal bisa dijadikan Meme menarik, tidak terkecuali yang berkaitan dengan otomotif.

Seperti diketahui, banyak dari masyarakar Indonesia mudik untuk merayakan Lebaran di kampung halaman menggunakan kendaraan bermotor.

Saat kembali ke kota perantauan tidak lengkap rasanya jika tidak membawa oleh-oleh alias buah tangan untuk dibagikan ke tetangga maupun rekan kerja.

Dan meme yang dikirimkan oleh Andika Maulana ini seperti mengingatkan kepada pemudik agar tidak lupa membawa oleh-oleh saat kembali dari kampung halaman. 

Nah, jika Anda memiliki meme menarik seputar dunia otomotif, kirim saja ke email kami di otoliputan6@gmail.com  

200 Ribu Lebih Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Hari Lebaran

Liputan6.com, Jakarta – Pada hari pertama Lebaran 2019, PT Jasa Marga mencatat sebanyak 206.710 kendaraan meninggalkan Jakarta, menuju arah Timur, arah Barat dan arah Selatan. Angka tersebut naik sebesar 58,83 persen dari lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal sebesar 130.144 kendaraan.

Berdasarkan keterangan resmi yang dirilis Jasa Marga, jumlah lalu lintas untuk hari pertama Lebaran ini lebih tinggi 9 persen dari prediksi Jasa Marga sebanyak 190.246 kendaraan.

Sementara itu, untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 59 persen ke arah Timur, 22 persen ke arah Barat, dan 19 persen ke arah Selatan.

Sedangkan untuk rinciannya, arah timur merupakan kontribusi lalin mudik di dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pemudik menuju arah Jalan Tol Cikopo-Palimanan dan GT Kalihurip Utama untuk pemudik menuju arah Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

Rincian untuk GT Cikampek Utama, dengan jumlah 73.830 kendaraan, naik sebesar 218,88 persen dari LHR normal 23.153 kendaraan. GT Kalihurip Utama, dengan jumlah 48.634 kendaraan, naik sebesar 96,50 persen dari LHR normal 24.750 kendaraan.

Total kendaraan yang menuju arah Timur, adalah 122.464 kendaraan, naik sebesar 155,65 persen dari LHR normal 47.903 kendaraan.

Jumlah ini telah melebihi prediksi Jasa Marga untuk lalu lintas silaturahmi ke arah timur sebanyak 120.138

Mobil Diesel Masuk Angin, Begini Mengatasinya

Liputan6.com, Jakarta – Saat ini semakin banyak produsen mobil bersaing dengan mengandalkan teknologi mesin diesel. Salah satu mitos mesin diesel ‘masuk angin’ sampai saat ini masih menjadi hal yang mengganggu.

Lalu apa gejala dan bagaimana cara menanggulangi mobil diesel yang ‘masuk angin’?

Hal pertama yang harus kita pahami ialah teknologi mesin diesel. Mesin terbagi dua macam, yaitu commonrail dan konvensional. Satu perbedaan antara keduanya ada pada pasokan bahan bakar. Jika commonrail sudah menggunakan ECU, konvensional masih memakai mekanikal.

Kontrol mesin diesel commonrail, mulai dari injakan pedal gas, rpm mesin, panas mesin dikontrol oleh sensor. Itu semua menggunakan ECU untuk menentukan kapan dan berapa banyak solar yang disemprotkan ke dalam ruang bakar.

Sedangkan kontrol mesin diesel konvensional masih mengandalkan gerakan kabel besi penghubung dari pedal gas, sehingga putaran komponen yang akan menggeser pintu besar atau kecilnya solar.

Ternyata Hitler Punya Peran Atas Kelahiran VW Kodok

Dalam skala global, VW ini familiar dengan nama Beetle. Lantas pertanyaannya, mengapa diberi nama Beetle? Mengapa ia memiliki nama yang berbeda-beda, dan di Indonesia sendiri disebut Kodok?

Mengutip Sebeetles, VW Type I tidaklah langsung diberi nama Beetle setelah diproduksi. Semua berawal dari pembelian VW Type I oleh vokalis The Beatles, John Lennon, pada tahun 1967. Saat itu, Lennon memutuskan untuk membeli Type I sebagai mobil sehari-harinya.

Untuk meningkatkan brand, VW kemudian memanfaatkan momentum tersebut dengan memberikan nama Type I dengan Beetle yang langsung mengingatkan orang dengan The Beatles. Jadilah, sejak saat itu model ini lebih dikenal dengan sebutan VW Beetle.

Selain itu, Beetle juga cocok untuk merepresentasikan bentuk mobil ini yang memang mirip kumbang.

Jangan Sembarangan, Ini Cara Mengatur Barang Bawaan di Roof Rack

Liputan6.com, Jakarta – Terbatasnya kabin pada mobil membuat sebagian pemudik memilih meletakkan barang bawaannya di atap kendaraan dengan menggunakan roof rack. Meski dianggap sebagai solusi, meletakkan barang di atas atap mobil bisa menjadikan keseimbangan kendaraan terganggu.

Terkait itu, Direktur Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana menyarankan agar tidak menaruh barang yang besar atau berat di roof rack. Hal ini bisa menyebabkan perpindahan pusat gravitasi kendaraan (center of gravity), menjadi lebih besar sehingga mobil menjadi tidak stabil.

“Sebisa mungkin yang ada di roof rack itu bukan barang-barang yang berat. Barang yang berat harus ada di kabin, karena kalau di kabin berarti kan dia di bawah, artinya center of gravity kendaraan ada di bawah,” kata Sony saat dihubungi Liputan6.com.

Menurutnya, jika barang yang berat berada di atas, ini bisa berpotensi membuat limbung bahkan bisa terbalik.

“Kalau beban di atas, itu bisa terjadi body roll yang besar. Tetapi mengingat macetnya mudik sekarang, kan berarti gak ada kecepatan tinggi kan. Kalau ga ada kecepatan tinggi gak ada masalah sebenarnya,” kata dia.

BMW dan Jaguar Land Rover Bermitra untuk Kembangkan Mobil Listrik

Liputan6.com, Jakarta – Kolaborasi merupakan rute yang banyak digunakan pembuat mobil untuk mengembangkan kendaraan listrik baru. Jaguar Land Rover dan BMW adalah perusahaan terbaru yang telah mengumumkan kemitraan mereka untuk mengembangkan teknologi elektrifikasi generasi berikutnya.

Seperti dilansir Car and Bike, Kamis (6/6/2019), kedua perusahaan tersebut bergabung untuk menciptakan teknologi elektrifikasi yang mendukung transisi dan akan mengembangkan Electric Drive Unit (EDU) generasi berikutnya.

BMW i3 merupakan kendaraan all-electric pertama BMW yang diluncurkan pada tahun 2013. Perusahaan kemudian memperkenalkan i3S yang memiliki jangkauan dan kinerja listrik yang lebih baik.

“Laju perubahan dan minat konsumen pada kendaraan listrik sedang mengumpulkan momentum nyata dan itu penting untuk bekerja di seluruh industri. Kami telah membuktikan bahwa kami dapat membangun mobil listrik yang mengalahkan dunia, tetapi sekarang kami perlu meningkatkan teknologi untuk mendukung generasi berikutnya dari produk Jaguar dan Land Rover,” kata Jaguar Land Rover Engineering Director, Nick Rogers.

Menurut perjanjian baru, kedua perusahaan akan berinvestasi bersama dalam penelitian, pengembangan teknik dan pengadaan yang akan memberikan skala ekonomi untuk mendukung peningkatan adopsi konsumen terhadap kendaraan listrik.

Anak Ridwan Kamil Buka Penyewaan Mobil Antik

Liputan6.com, Jakarta Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil selalu menarik perhatian warganet. Tak hanya caranya memimpin sebuah wilayah, kehidupan pribadinya juga sering kali menjadi perhatian.

Memiliki seorang putra bernama Emmiril Khan Mumtadz, mantan walikota Bandung ini mempromosikan usaha anaknya melalui akun Instagram miliknya, @ridwankamil.

Dalam captionnya tertulis jelas bila Eril membuka jasa penyewaan mobil antik untuk digunakan dalam acara tertentu. Tak segan pula Ridwan Kamil mempromosikan terkait jodoh anaknya.

Terlihat Ridwan mengunggah fotonya bersama Eril dan sang istri, Atalia Praratya, di depan mobil antik berwarna merah. 

“Jalan-jalan naik mobil antik milik Eril. Olehnya dijadikan bisnis sewa mobil pengantin untuk menambahi biaya kuliah. Jika tertarik, kontak @emmerilkahn . *Tips: Buat para gadis, pura-pura kontak mau sewa aja, siapa tau jodoh,” tulisnya.

Ingat, Dahulukan Kereta Api Melintas atau Ini Akibatnya

Liputan6.com, Jakarta – Sudah seharusnya para pengendara kendaraan bermotor sabar menunggu di balik palang perlintasan ketika ada kereta yang hendak melintas. Hal ini tak terlepas dari bahaya bagi pengendara apabila mengalami kecelakaan dengan kereta api.

Meski mengatahui secara pasti akibatnya, tak sedikit pemotor tetap nekat dan tak menghiraukan hal tersebut dengan menerobos palang kereta api, seperti video yang diupload akun Instagram @tmcpoldametro.

Dalam video terlihat seorang pengendara motor bersama penumpangnya nekat menoros palang yang sedang tertutup. Meski sang pengendara berhasil melewati palang, penumpang yang berada di belakang mengalami kejadian buruk karena tersangkut.

Terlihat jelas, kepala penumpang tersangkut palang hingga hampir terjatuh ke belakang. Bahkan, helm yang digunakan terjatuh karena kejadian yang dialami.

Saat penumpangnya tersangkut, motor yang dikendarai tersebut akhirnya berhenti. Meski tak mengalami luka serius, penumpang terlihat sangat malu hingga tak mau mengambil helm yang terjatuh.

Tak Semua Mobil Berwajah Rupawan, Ini Sebabnya

Tidak hanya itu, biasanya desain juga memengaruhi faktor-faktor lainnya pada sebuah mobil, seperti biaya produksi. Dengan tampilan sederhana nantinya harga jual mobil juga bisa lebih murah.

Sisi kepraktisan juga dapat menjadi penentu tampilan mobil. Kerap kali model kotak menjadi pilihan, alasannya tentu untuk ruang kabin yang lebih luas.

Berbeda halnya dengan mobil sport dengan desain menawan dan harga selangit, namun untuk sisi kepraktisan kurang maksimal.

Namun, pilihan tetap ada di Anda, lebih suka mobil dengan tampilan biasa tapi praktis atau desain menawan dengan segala kemewahannya.

Sumber: Otosia.com

Meme Otomotif Edisi Lebaran: Bukan Rindu yang Berat, tapi…

Dalam berbagai jejaring sosial baik itu Facebook, Instagram maupun Twitter, gambar/foto lucu atau yang biasa disebut Meme kerap ditemui.

Berbagai hal bisa dijadikan Meme menarik, tidak terkecuali yang berkaitan dengan otomotif.

Salah satunya adalah kiriman dari Adi Hidayat. Dalam meme yang ia kirimkan, nampak seorang petugas polisi tengah beristirahat di samping motor dinasnya.

Seperti diketahui, saat Lebaran seperti sekarang ini, ada banyak masyarakat yang tidak bisa berkumpul bersama keluarga karena tugas kedinasan.

Mereka bertugas siang dan malam demi lancarnya arus mudik.

Nah, jika Anda memiliki meme menarik seputar dunia otomotif, kirim saja ke email kami di otoliputan6@gmail.com  

Pertama Kali Membeli Mobil, Pilih Baru atau Bekas?

Dilansir Zing, para calon konsumen harus memperhatikan beberapa faktor, yaitu tujuan penggunaan dan kemampuan keuangan. Yang tak kalah penting juga adalah pengetahuan tentang mobil, bahkan ini merupakan faktor terpenting untuk memutuskan membeli mobil baru atau bekas.

Jika kondisi keuangan baik, membeli mobil kondisi baru bisa menjadi pilihan. Keuntungannya tentu kualitas mobil terjamin, serta ada garansi resmi sampai beberapa tahun ke depan.

Namun, uang untuk pembelian yang dikeluarkan bisa berlipat ganda karena biaya pengurusan surat-surat kendaraan dan administrasi lainnya. Ditambah lagi kalau Anda sampai tergoda dengan aksesori mobil yang ditawarkan.

Jika Anda memiliki pengetahuan tentang mobil, tak ada salahnya juga untuk membeli mobil bekas. Hal ini tentunya untuk meminimalisir pengeluaran berlebih saat pembelian.

Dalam memilih mobil bekas juga tak boleh sembarangan. Pastikan kendaraan dalam kondisi masih bagus dan tidak ada kerusakan berat. Apabila mendapatkan mobil seperti ini, siap-siap uang untuk servis di sana-sini.

Jadi Anda mau pilih yang mana nih antara mobil bekas atau baru untuk digunakan berkendara?

Meski Lelah, Jangan Pernah Tidur dengan Kondisi Mesin Mobil Menyala

Liputan6.com, Jakarta – Melakukan mudik ke kampung halaman, pastinya bakal menempuh perjalanan dengan jarak yang cukup jauh. Tidak jarang, saat di jalan, pengemudi pastinya bakal mengalami kelelahan, dan diharuskan untuk berhenti sejenak, beristirahat atau tidur sebentar agar kondisi badan kembali segar.

Pasalnya, jika badan sudah mulai lelah dan masih dipaksakan untuk mengemudi, pastinya akan sangat berbahaya. Bahkan, beberapa kecelakaan yang terjadi saat masa mudik yaitu karena faktor kelelahan yang melanda.

Namun perlu diingat, saat hendak beristirahat dengan tidur sebentar, banyak pengendara yang beristirahat dengan cara yang salah. Seringkali pengendara yang merasa kelelahan tidur dalam keadaan AC dan mesin mobil menyala.

Melansir laman resmi Suzuki Indonesia, tidur di mobil dengan mesin nyala, sangatlah tidak aman baik dari segi kesehatan dan keselamatan. Kemungkinan terbesar yang terjadi, yaitu terjadinya kebocoran yang menjalar ke dalam kabin dan terhirup oleh pengendara yang sedang beristirahat.

Jika gas buang terhirup ke dalam paru-paru, maka kematian akan terjadi seketika. Menurunnya kadar oksigen dalam kabin menyebabkan pengendara sulit bernapas dan menghirup karbon monoksida.

Bisa terjadi hilang kesadaran karena gas monoksida sudah mengalir dalam darah sehingga aluran oksigen akan berhenti mengalir ke otak.

Kurang lebih 1 jam, kematian bisa terjadi. Ada mitos mengatakan untuk membuka kaca jendela sehingga oksigen dapat masuk. Akan tetapi kebiasaan ini masih dianggap terlalu berbahaya pula dengan risiko kaca tertutup dan AC menyala.

Transformasi Chevrolet Trailblazer Bikin Pangling

Pada area pengemudi terlihat ada multi information display (MID) terselipkan pada panel instrumen. Kemudinya model flat-bottom, lengkap dengan tombol fungsi, yang sepertinya untuk mengontrol perangkat multimedia dan cruise control.

Sayangnya Chevrolet masih menutup rapat informasi soal jantung pacu. Dugaan sementara, pabrikan Amerika Serikat ini, bakal mengaplikasikan mesin empat silinder turbocharged dengan sistem transmisi otomatis. Kemudian penggerak roda depan sebagai pilihan standar dan all-wheel drive untuk opsi tambahan.

Walau begitu, Chevrolet memastikan Trailblazer terbaru bakal diperkuat beragam fitur keselamatan dan keamanan mumpuni, antara lain: Front Pedestrian Braking, Automatic Emergency Braking dan Lane Keep Assist with Lane Departure Warning. Konsumen juga bisa menambah perangkat seperti Adaptive Cruise Control, Rear Park Assist dan kamera belakang High Definition sebagai optional.

“Fitur ini memastikan pengemudi semakin percaya diri dan merasa aman. Karena bisa memantau area sekitar mobil, yang tersedia kombinasi dari kamera, radar jarak pendek dan sensor ultrasonic,” ucap Steve Majoros, Direktur Pemasaran Mobil Penumpang dan Crossover Chevrolet.

Chevrolet menjadwalkan New Trailblazer rilis pada 2020. Perkiraan harganya mulai dari $22 ribu atau Rp 314 jutaan sampai $ 30 ribu atau Rp 428 jutaan, tergantung spesifikasi.

Sumber: Oto.com

Berkenalan dengan Mobil Listrik Pertama Porsche

Liputan6.com, Jakarta – Salah satu pabrikan mobil sport asal Jerman, Porsche tengah mengembangkan mobil listrik terbaru. Kendaraan ramah lingkungan ini, rencananya bakal diberi nama seperti salah satu sate di Indonesia, yaitu Taycan.

Namun, Porsche Taycan ini bukan mobil listrik pertama yang bakal diluncurkan jenama Bavarian tersebut. Pasalnya, pada 1898 silam, Ferdinand Porsche pernah merancang mobil listrik pertamanya, yaitu Egger-Lohner model C.2 Phaeton atau lebih dikenal sebagai desain pertama Ferdinand Porsche.

Melansir USA Today, ditulis Rabu (5/6/2019), mobil listrik ini dikembangkan oleh Ferdinand Porsche, sebelum ia membuat Porsche pada 1948. Saat itu, ia berusia 22 tahun, dan bekerja untuk membangun mobil Jacob Lohner yang menugaskan dirinya untuk menghasilkan mobil bertenga listrik.

Mobil listrik Porsche ini, telah melakukan perjalanan pertamanya di Wina, Austria, pada Juni 1898.

Sebagai informasi, mobil ini dipersenjatai dengan penggerak listrik yang dipasang di belakang mobil.

Dengan spesifikasi tersebut, mobil ini mampu menghasilkan daya hingga 3 Tk, dan bisa mencapai 5 Tk dengan mode overdrive, yang mampu mencapai kecepatan maksimum hingga 50 km/jam, dengan jangkauan terjauhnya hingga 120 km.

Catat, Ini Tanggal dan Waktu Penerapan One Way Saat Arus Balik Lebaran 2019

Liputan6.com, Jakarta – Sistem one way atau satu arah bakal kembali diberlakukan pada arus balik Lebaran 2019. Hal tersebut, sesuai dengan hasil rapat evaluasi Polri bersama Kementerian Perhubungan, serta Jasa Marga, yang memutuskan sistem one way saat arus balik akan diberlakukan pada 7 Juni hingga 10 Juni 2019, dengan jam operasionalnya akan dimulai sejak pukul 12.00 WIB.

“Kita bertemu di sini, kantor Jasa Marga Jagorawi untuk melaksanakan diskusi, melakukan evaluasi terhadap apa yang kita lakukan selama enam hari terakhir sampai hari ini,” jelas Kepala Korlantas Polri, Irjen Refdi Andri kepada wartawan di kantor pusat Jasa Marga, Kramat Jati, Jakarta Timur, seperti dikutip laman resmi NTMC Polri.

Lanjut Refdi, diskusi ini merupakan hasil dari masukan dan saran beberapa instansi. Saran dan masukan ini, sebut Refdi, diterapkan ke dalam kesepakatan yang dilakukan saat arus balik mudik tanggal 7 hingga 10 Juni.

Refdi menyebut salah satu kesepakatannya adalah sistem one way diberlakukan mulai 7 Juni hingga 10 Juni pada pukul 12.00 WIB sampai 24.00 WIB.

“Waktu pelaksanaan one way adalah tanggal 7 sampai 10 Juni 2019, dimulai 12.00 WIB sampai 24.00 WIB,” tegas Refdi.

Mobil Listrik Lebih Dulu Eksis Dibanding Mesin Bensin atau Diesel, Ini Buktinya

Liputan6.com, Jakarta – Mobil listrik, hybrid, atau plug-in hybrid tengah menjadi bahan perbincangan di industri otomotif dunia dan juga Indonesia. Banyak pabrikan global yang sedang berlomba-lomba untuk mengembangkan, dan juga menjual mobil ramah lingkungan tersebut dalam skala yang lebih besar.

Namun sebenarnya, sistem elektrifikasi pada kendaraan ini tidak hanya berkembang akhir-akhir ini saja. Mobil yang harga jualnya masih cukup mahal ini, bahkan sudah terlebih dahulu eksis sebelum mesin bensin atau Diesel.

Hal tersebut, tercantum dalam sebuah tulisan yang diterbitkan Idaho National Laboratory. Titik awal dimulainya pengembangan sistem penggerak listrik, telah dimulai sejak 1895 di Amerika Serikat.

Pengembangan dan inovasi mobil listrik terus muncul, hingga pada 1897 lahir mobil listrik pertama. Bahkan, mobil dengan penggerak motor elektrik ini langsung digunakan sebagai armada taksi di New York, saat pertama kali hadir.

Penyempurnaan terus dilakukan dan pada 1902, dan lahirlah mobil listrik lainnya bernama Wood Phaeton. Wujud kendaraan ini berupa kereta tak berkuda yang didukung baterai untuk menempuh jarak sejauh 29 kilometer.

Sementara itu, motor penggerak pada kendaraan yang saat itu dibanderol US$ 2 ribu atau sekira Rp 26,2 juta ini sanggup dipacu hingga kecepatan 23 km/jam.

Buat Hadiah Lebaran, Yamaha RX King Edisi 20 Tahun Dijual Rp 100 Juta

Liputan6.com, Jakarta – Harga jual motor bekas bermesin 2-Tak kini sudah tidak masuk akal, khususnya Yamaha RX King. Tidak tanggung-tanggung, motor legendaris pabrikan berlambang garpu tala ini, harganya sudah tembus belasan, puluhan, bahkan ratusan juta rupiah.

Salah satunya, Yamaha RX King edisi spesial 20 tahun, produksi 2003 milik Armindra Rais. Pria yang juga merupakan owner dari Kemspeed, Malang, ini memberikan mahar sepeda motor miliknya yang hanya dicetak 5.000 unit sebesar Rp 100 jutaan.

Dalam postingan di akun instagram @kemspeed, RX King SE 20th Anniversary 2003 ini merupakan new old stock, dengan kilometer baru 17 kilometer.

Motor ini sendiri, bukan hasil restorasi, dan plastiknya juga merupakan bawaan pabrik yang masih tertempel di jok, kaca spion, dan juga lampu sein.

“Saya bukan pemilik pertama motor ini. Saya yang pecinta 2-Tak rasanya gatal pengen ngegas RX King ini, tapi sejak baru memang cuma buat pajangan aja. Jadi disayang banget. Sudah masuk barang koleksi,” jelas Armindra saat dihubungi Liputan6.com, melalui pesan elektronik, Selasa (4/6/2019).

Lanjutnya, Yamaha RX King ini dijual mahal karena dengan usianya yang menyentuh 16, dengan kondisi seperti baru keluar dari dealer, dan semua komponennya masih original.

“Semua masih orisinil, kecuali ban saja ya yang sudah diganti. Motor ini sudah ditawar 100 juta. Tentu saja kolektor yang berani menawar,” tegasnya.

Pemudik Mobil Pilih Bahan Bakar Beroktan Tinggi

Liputan6.com, Jakarta – Perjalanan mudik lebaran masih banyak yang menggunakan kendaraan pribadi, seperti mobil bahkan motor. Menariknya, hingga memasuki H-2 Idul Fitri, Pertamina mencatat jika pemudik semakin minat dengan bahan bakar minyak (BBM) beroktan tinggi, seperti Pertamax Turbo, Pertamax dan Dex.

Pertamax Turbo tercatat mengalami kenaikan tertinggi hingga 23 persen. Konsumsi harian Pertamax Turbo naik hingga menembus 650 ribu liter Kenaikan tinggi juga terjadi pada BBM beroktan tinggi jenis Pertamax dan Dex.

Pertamax mengalami kenaikan 11 persen dibanding konsumsi rata-rata harian normal, serta Dex tercatat mengalami kenaikan hingga 15 persen dari rata-rata harian normal.

Dijelaskan VP Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi lebih banyak mengkonsumsi BBM beroktan tinggi untuk kenyamanan selama perjalanan mudik ke kampung halaman.

“Pada H-2, BBM berkualitas dan ramah lingkungan yang diproduksi Pertamina banyak diminati pemudik. BBM beroktan tinggi mampu menjaga performa mesin tetap prima sehingga mendukung untuk perjalanan jauh. BBM beroktan tinggi seperti Pertamax Turbo memiliki spesifikasi tinggi sesuai dengan kebutuhan mesin kendaraan saat ini,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com.

Meme Otomotif Edisi Lebaran: Demi Lancarnya Arus Mudik

Liputan6.com, Jakarta – Dalam berbagai jejaring sosial baik itu Facebook, Instagram maupun Twitter, gambar/foto lucu atau yang biasa disebut Meme kerap ditemui.

Berbagai hal bisa dijadikan Meme menarik, tidak terkecuali yang berkaitan dengan otomotif.

Salah satunya adalah kiriman dari Adi Hidayat. Dalam meme yang ia kirimkan, nampak seorang petugas polisi tengah beristirahat di samping motor dinasnya.

Seperti diketahui, saat Lebaran seperti sekarang ini, ada banyak masyarakat yang tidak bisa berkumpul bersama keluarga karena tugas kedinasan.

Mereka bertugas siang dan malam demi lancarnya arus mudik.

Nah, jika Anda memiliki meme menarik seputar dunia otomotif, kirim saja ke email kami di otoliputan6@gmail.com  

Mencampur Nitrogen dengan Angin Biasa, Ini yang Terjadi

Jawabannya ternyata masih beragam. Ada yang percaya bahwa tidak akan terjadi apa-apa, meskipun memang khasiat nitrogennya sendiri akan hilang. Ada pula yang mengatakan bahwa dengan dicampurkan, tekanan ban justru lebih cepat naik.

“Kalau dicampur, ban bakal lebih cepat memuai,” ujar salah satu penjaga stasiun pengisian nitrogen di SPBU kawasan Depok.

Nampaknya, jawaban kedua lebih terpercaya. Sebabnya, sudah ada orang yang pernah melakukan tes dan membuktikan bahwa nitrogen dicampur angin biasa justru membuat udara dalam ban lebih cepat memuai.

Karena itu, untuk berjaga-jaga, sebaiknya pilih salah satu saja. Jika memang ingin menggunakan angin biasa, maka jangan dicampurkan. Begitu juga jika ingin menggunakan nitrogen.

Bolehkah Mencampur Bensin Berbeda Oktan?

Liputan6.com, Jakarta – Adanya bermacam-macam jenis bensin berbeda oktan membuat beberapa pemilik sepeda motor maupun mobil kerap mencampurnya. Seperti halnya mengombinasikan Premium, Pertalite, Pertamax hingga Pertamax Turbo atau Racing.

Namun, jika Anda melakukan hal itu dengan berbagai alasan, ternyata hal itu tidak disarankan. Hal ini disampaikan langsung Commercial Fuel Marketing PT Pertamina, Indra Pratama.

Kata dia, untuk melakukan mix and match bahan bakar bukan persoalan boleh atau tidak, melainkan hasil performa yang akan didapat.

Sebaliknya, mencampurkan Premium-Pertamax sampai dengan Pertamax Turbo itu sangat bisa karena sama-sama golongan bensin yang memiliki zat sama.

“Tapi, apakah itu recommended? Jelas tidak, karena masing-masing segmen punya keunggulan, karena karakteristik sulfurnya beda dan muatannya beda,” jelas Indra.

Cara Pengendara Ini Lewati Jembatan Bikin Geleng-geleng Kepala

Liputan6.com, Jakarta – Kejadian menyebalkan saat menggunakan kendaraan bermotor sering kali mengundang tanya bagaimana pengendara bisa berujung pada nasib sial yang dialami. Hadirnya media sosial membuat sebagian orang akhirnya membagikan kejadian tersebut.

Tak sedikit dari momen yang dibagikan akhirnya viral. Selain mencari tahu bagaimana nasib dan awal mula kejadian tersebut bisa terjadi, pengguna media sosial juga diharapkan untuk belajar sehingga tak mengalami kejadian yang sama.

Seperti dilansir akun Instagram @crashcamsback, seorang pengendara mobil terlihat kesulitan saat harus melalui sebuah jembatan. Badan mobil yang cukup lebar saat melalui jalan yang sempit menjadi alasannya.

Bahkan, seorang pria harus menggoyangkan pagar pembatas jembatan agar mobil dapat melintasi jalan. Tak diketahui secara pasti awal mula dan alasan pengendara akhirnya terjebak pada sebuah jembatan kecil.

Menggunakan mobil berwarna sliver, mobil kemungkinan mengalami baret karena bersentuhan langsung dengan pagar pembatas. Selain itu, tak ada keterangan resmi dimana kejadian tersebut terjadi dan apakah mobil bisa melalui jembatan kecil tersebut.

Ternyata, Video Ikan Berenang Bisa Hilangkan Mabuk Kendaraan

Pabrikan Jerman itu banyak melakukan eksperimen untuk mendapatkan solusi atas hal tersebut. Satu di antaranya adala menggunakan strip LED besar berwarna merah atau hijau yang dipasang di kendaraan. Lampu LED itu akan menyala sesuai dengan laju kendaraan. Sehingga pengemudi bisa menebak pergerakan kendaraan self-driving itu.

Ada juga soal ide menggeser tempat duduk. Namun disebut tak ada solusi spesifik dengan ide ini. VW juga memasang sensor untuk mengukur denyut jantung dan suhu kulit, serta kamera untuk mengamati warna kulit. 

Menariknya lagi, VW juga memasang tablet dan menampilkan video ikan berenang. Hasilnya menunjukkan bahwa jika tak ada video yang menggambarkan gerakan itu, orang yang duduk di mobil akan mabuk.

Sumber: Otosia.com

Mau Pasang Charger di Motor, Begini Caranya

Liputan6.com, Jakarta – Port USB charger untuk mengisi daya smartphone sudah menjadi fitur wajib di sepeda motor keluaran terbaru. Tentu saja fitur itu sangat menolong kala baterai smartphone butuh asupan daya saat darurat.

Tapi motor-motor yang belum punya fitur USB charger ini, bisa ditambahkan sendiri. Alat-alat yang dibutuhkan pun mudah ditemui. Biasa di toko-toko aksesori pun ada.

Setelah membelinya, Anda pun bisa memasangnya sendiri di motor. Tapi, dengan catatan paham soal kelistrikan sepeda motor ya.

Jika belum tahu, berikut trik jitu pasang USB charger smartphone di sepeda motor dari Suzuki Indonesia.

Pertama, beli perangkat tambahan fitur USB charger handphone di toko aksesori atau situs online di internet.

Kedua, hubungkan alat charger tersebut ke aki motor.

Suzuki Akan Hadirkan Varian Tertinggi Katana?

Liputan6.com, Jakarta – Perusahaan asal Jepang, Suzuki memiliki rencana untuk memperkenalkan varian terbaru Suzuki Katana, yakni Katana tipe R. Selain memiliki spesifikasi lebih tinggi, motor terbaru ini juga dijejali lebih banyak kekuatan dan kinerja.

Menurut laporan dari Jepang, model edisi terbatas akan menjadi versi R dari Suzuki Katana yang telah melakukan debutnya di pameran EICMA 2018 di Milan.

Seperti dilansir Car and Bike, Suzuki Katana 1135R terbaru diharapkan untuk berbagi bagian dengan Suzuki GSX-R1000R karena tersedianya sistem elektronik canggih.

Untuk menambah faktor kenyamanan, motor ini diharapkan dijejali suspensi depan yang sama dengan milik GSX, sistem rem kelas atas serta tenaga yang lebih besar. Tak hanya itu, swingarm juga disebut baru dengan ergonomi yang lebih sporty berkat setang clip-on, dan fairing depan yang lebih rendah.

Nama 1135R menunjukkan bahwa Katana R juga bisa mendapatkan kinerja Super Katana yang layak untuk bersaing dengan motor super terbaik milik pabrikan otomotif lain.

Risiko Terbakar, BMW Recall Ratusan Ribu Mobil

Liputan6.com, Jakarta – Penarikan kendaraan alias recall akan dilakukan BMW untuk pasar Cina karena pemanas katup PCV yang rusak menurut regulator pasar di negara tersebut.

Seperti dilansir China Daily, penarikan tersebut akan dimulai 30 Agustus mendatang dan melibatkan 174.027 kendaraan sedan yang diproduksi di dalam negeri dan 145.018 mobil impor menurut pernyataan situs web Administrasi Negara untuk Pengaturan Pasar di Cina.

Terdapatnya kerusakan milik mobil pabrikan otomotif asal Jerman tersebut dikhawatirkan mampu membahayakan pengendara dan penumpang.

Karena bahan yang rusak dan kesalahan pembuatan, elemen-elemen internal dari pemanas katup PCV dapat mengalami hubungan pendek, panas berlebih, dan meleleh sehingga kemungkinan adanya risiko terbakar.

Wahana Berikan Mudik Gratis Kepada 1.400 Pemudik

Liputan6.com, Jakarta – Menyambut hari raya Idul Fitri, main dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) memberikan fasilitas kepada 1.400 pemudik dari lapangan Polda Metro Jaya, Senin (3/06).

Bertema ‘Mudik Bareng Wahana 2019’ kesempatan ini diberikan untuk pekerja AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) SE Jakarta Tangerang untuk berlebaran di kampung halaman.

Tidak hanya SDM AHASS, mudik ini juga bisa diikuti ojek mitra polisi, masyarakat umum, dan karyawan Wahana Artha Group.

“Selain apresiasi, melalui mudik bareng ini kami ingin menyediakan tradisi mudik yang aman. Sehingga dapat merayakan Lebaran dengan bahagia di kampung halaman, “jelas Chief Marketing Officer, Edi Setiawan dalam pelepasan rombongan mudik.

Tahun ini Wahana menyediakan 24 bus untuk jurusan Jakarta Solo via selatan dan Utara. Tak hanya itu, pemudik juga dapat menyesuaikan perjalanan mudik dengan rute yang disediakan.

Mudik Pakai Motor Matik, Ini Tekanan Angin yang Pas

Liputan6.com, Jakarta – Salah satu komponen paling penting pada kendaraan bermotor ialah ban, oleh karena itu tekanan angin ban sangat penting untuk diperhatikan.

Banyak pemilik kendaraan tidak mengetahui bila tekanan angin ban motor bagian depan dan belakang tidaklah sama dan harus ideal.

Perbedaan fungsi antara ban belakang dengan depan membuat tekanan angin harus disesuaikan agar motor dapat digunakan dengan nyaman saat perjalan. Jika tekanan angin ban berkurang, motor bisa menjadi oleng bahkan menjadi penyebab kecelakaan saat dikemudikan dengan kecepatan tinggi.

Dilansir Planetban, Selasa 4 Juni 2019, tekanan angin pada ban depan motor matik yakni sekitar 28 hingga 30 psi. karena itu, tekanan 28 psi aman digunakan saat berkendara sendiri sementara 30 psi saat berboncengan atau membawa beban berat.

Sedangkan untuk tekanan angin ban belakang motor matik, berada diangka 31-33 psi. Tekanan angin 31 psi untuk berkendara sendiri dan 33 psi adalah jika berboncengan atau saat membawa beban berat.

Meninggalkan Mobil di Rumah Saat Mudik Lebaran, Ini Tips Amannya

Liputan6.com, Jakarta – Mudik Lebaran tidak harus menggunakan kendaraan pribadi, Anda bisa memanfaatkan transportasi umum, seperti bus, kereta api, atau juga pesawat.

Nah, bagi yang mudik menggunakan transportasi umum, pastinya bakal meninggalkan kendaraan pribadi milikny,  seperti mobil atau motor di rumah dalam jangka waktu yang lama.

Berikut, tips meninggalkan kendaraan terparkir di garasi rumah dalam jangka waktu yang lama:

1. Parkir mobil di ruang tertutup

Kondisikan mobil dengan diparkir di ruang tertutup atau menggunakan atap. Hal ini bertujuan untuk menghindari terpaan sinar matahari dan hujan yang dapat merusak permukaan cat dan menimbulkan karat.

2. Aktifkan alarm mobil

Sebelum meninggalkan mobil dalam waktu yang cukup lama, maka sebaiknya aktifkan dahulu alarm di mobil. Yang perlu Anda ketahui, efek mengaktifkan alarm terlalu lama dapat menghabiskan tegangan pada baterai/aki.

Untuk itu, sebaiknya Anda juga menyiapkan aki cadangan untuk berjaga-jaga apabila mobil sulit distarter karena kondisi aki sudah lemah.

VW Beetle, Diproduksi Atas Permintaan Hitler dan Dipopulerkan John Lennon

Beetle juga memiliki nama yang berbeda di tiap-tiap negara. Julukan tersebut biasanya berupa istilah yang menggambarkan bentuknya yang unik.

Seringkali, julukan ini adalah bahasa lokal untuk kumbang/Beetle. Termasuk di dalamnya adalah Fusca di Brazil, Coccinelle di Perancis, Scathari di Yunani, Vocho di Meksiko, Brouk di Ceko, dan tentunya Bug di Amerika Serikat. 

Ada juga julukan Type 1 yang tidak berasosiasi dengan kumbang. Meskipun begitu, julukan tersebut tetap mengambil inspirasi dari bentuk Type 1 yang khas.

Adapun yang termasuk di dalamnya adalah Kotseng Kuba yang berarti mobil punggung bengkok, yang merupakan julukan Beetle di Filipina, Garbus (bongkok) di Polandia, Kostenurka (kura-kura) di Bulgaria, Boble (gelembung) di Norwegia, dan tentunya Kodok di Indonesia.

Biar Tetap Nyaman, Begini Cara Merawat Helm Saat Mudik

Liputan6.com, Jakarta – Mudik ke kampung halaman memang sangat tidak disarankan menggunakan sepeda motor. Pasalnya, kendaraan roda dua ini memang tidak diciptakan untuk perjalanan jauh, terlebih membawa orang dan barang yang berlebihan karena bisa sangat membahayakan.

Namun, dengan berbagai alasan, masih banyak pemudik yang nekat menggunakan sepeda motor. Alasannya, karena masih dianggap lebih murah atau hanya kendaraan ini yang dipunya untuk digunakan bersilaturahmi dengan keluarga saat Hari Raya Idul Fitri.

Jika sudah begitu, setidaknya persiapaan baik untuk kendaraannya atau orangnya harus dilakukan dengan sangat baik. Bagi pengemudi atau pembonceng, wajib menggunakan peralatan keselamatan yang terbaik, seperti helm full face.

Dijelaskan Executive Director RSV Helmet, Richard Ryan bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor, selain harus menggunakan helm full face, pilih juga yang busa di dalamnya bisa dibongkar pasang. Hal tersebut, berguna untuk merawat helm dari bau keringat ketika digunakan menempuh perjalanan jauh.

“Biasanya, yang bikin helm bau ketika berkeringat itu bagian belakang atau dekat leher. Sedangkan bagian kanan, kiri, atau atau atas tidak terlalu. Jadi, memang harus dirawat setiap hari,” jelas Richard saat berbincang dengan Liputan6.com, di RSV Store Jakarta, kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Lanjut Richard, bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor, dan helmnya tetap bersih dan nyaman dipakai, sebaiknya setelah tiba di kampung halaman segera bersihkan helm yang digunakan.

“Copot semua busa di dalamnya, lalu angin-anginkan agar bekas keringatnya kering. Tidak perlu dijemur di bawah sinar matahari langsung, cukup diletakan agar terkena angin,” jelasnya.

Ugal-Ugalan di Jalan, Pengendara Toyota Fortuner Berpelat Polisi Kena Batunya

Liputan6.com, Jakarta – Sebuah kendaraan berpelat nomor dinas kepolisian, diberhentikan oleh satuan Polres Bogor. Mobil berjenis Toyota Fortuner ini dikemudikan secara ugal-ugalan, dan mengawal kendaraan lain menggunakan rotator dan strobo dengan sembarangan.

Melansir dari berbagai sumber, mobil hitam doff berpelat nomor 3553-07 ini dikendarai secara sembarangan, dan bahkan membelah jalan (contra flow) dengan ugal-ugalan.

Dalam video yang diunggah akun instagram @polantasindonesia, kendaraan ini kemudian diberhentikan oleh Ipda Danny beserta anggotanya, dan mendapati jika pengemudi mobil ini hanyalah seorang pelajar dan bukan anggota kepolisian.

“Ipda Danny beserta anggota menghentikan kendaraan berplat dinas polri yang melakukan pengawalan terhadap kendaraan lain secara ugal-ugalan,” tulis akun tersebut sebagai caption dipostingan yang dilihat Liputan6.com, Senin (3/6/2019).

Jika dilihat dari peraturan yang berlaku, sejatinya mobil warga sipil tidak diperbolehkan menggunakan rotator dan strobo sesuai dengan UU Nomor 22 tahun 2009.

Namun, dalam kasus ini, mobil kepolisian memang diperbolehkan menggunakan hal tersebut, namun kembali lagi, apakah memang ada keperluan yang penting atau siapa yang ada di mobil tersebut.

Pilih Makanan Tepat Supaya Tetap Fokus Berkendara Saat Mudik

Liputan6.com, Jakarta – Melakukan perjalanan jauh, seperti mudik lebaran tidak hanya harus mempersiapkan kendaraannya. Tidak kalah penting, persiapan diri atau pengemudi juga harus diperhatikan dengan baik, terlebih saat berkendara jarak jauh, pengemudi masih berpuasa.

Pasalnya, dengan berpuasa, pastinya kadar gula darah dalam tubuh akan mengalami penurunan dan berpotensi mengalami dehidrasi. Kondisi ini dapat menyebabkan seseorang merasa lelah dan menjadi tidak sabar.

Nah, berikut tips menjaga fokus berkendara di bulan puasa dari Chevrolet Indonesia:

1. Penuhi Asupan Gizi

Saat sahur, jangan pernah lupakan konsumsi karbohidrat kompleks yang ada di dalam nasi merah, ubi, jagung, roti gandum, dan makanan lainnya.

Asupan protein dan lemak juga tidak boleh ditinggalkan, karena jika kita tidak mengkonsumsinya, dikhawatirkan badan akan mudah terasa lemah di siang hari.

2. Jaga tubuh tetap terhidrasi

Ketika sahur atau berbuka, kita dapat mengkonsumsi jus buah yang membantu proses pencernaan tetap lancar sekaligus menjaga asupan vitamin dan nutrisi baik lainnya yang penting bagi tubuh.

Selain itu, pastikan agar Anda minum 8 gelas air putih demi mencukupi kebutuhan cairan tubuh sekaligus mencegah dehidrasi.

Pengendara Motor Terobos Palang Kereta, Boncenger yang Kena Apes

Liputan6.com, Jakarta – Kelakuan pengendara sepeda motor di kota-kota besar, khususnya di Jakarta memang kadang menyebalkan. Terlebih, bagi pemotor yang sering melewati perlintasan kereta api karena kerap kali melakukan tindakan bodoh yang bisa berakibat fatal, yaitu menerobos palang kereta api.

Meskipun mengetahui risiko dan akibatnya, yaitu kehilangan nyawa, namun banyak pengendara roda dua yang tidak peduli, dan tetap melanggar aturan tersebut.

Sejatinya, dengan melanggar palang kereta api, tidak hanya membahayakan diri sendiri atau si pengendara sepeda motor, tapi juga penumpangnya. Contohnya, seperti video yang tengah viral di media sosial ini, dan salah satunya yang diunggah oleh akun @dramaojol.id.

Dalam video tersebut, terlihat seorang pengendara motor yang berusaha untuk menerobos palang kereta api.

Meskipun, ia sudah mengetahui jika palang kereta api tersebut sudah mulai turun dan pengendara di sebelahnya pun sudah mulai berhenti.

Saat berusaha melewati palang kereta api, dengan menundukan kepala, pemotor ini tidak sadar jika orang yang diboncengnya tidak siap.

Akibatnya, saat pemotor sudah melewati palang kereta api si boncengers perempuan itu tersangkut palang kereta hingga terjengkang ke belakang.

Beruntung, si boncengers tersebut tidak jatuh meskipun helmnya terlepas. Namun pastinya, pembonceng tersebut sangat malu, bahkan hingga turun dari dan jalan menjauhi sepeda motor.

Yang kagak-kagak aja,” tulis akun tersebut sebagai caption postingan tersebut.

Ini Hasil Uji Tabrak Suzuki Ignis

Liputan6.com, Jakarta – Global New Car Assessment Programme (Global NCAP) melakukan uji tabrak pada Suzuki Ignis buatan India yang diekspor ke Afrika Selatan. Hasil tes tabrak Suzuki Ignis pun diumumkan dalam rangka kampanye Safer Cars for Africa.

Capaiannya tergolong biasa saja, hanya 3 bintang. Namun ternyata lebih baik dari Suzuki Swift rakitan India juga, yang dites Global NCAP tahun lalu dan dapat 2 bintang.

Wajar cuma 3 bintang, Suzuki Ignis cukup dilengkapi dual airbag. Standar di India dan sama seperti di Indonesia yang juga berasal dari sana. Jika dilakukan uji untuk model yang dijual di India maupun Indonesia, semestinya memperoleh hasil serupa.

Selain dual airbag, tersedia ABS dan juga ISOFIX untuk keselamatan anak-anak. Hasil 3 bintang didapat untuk proteksi terhadap penumpang dewasa dengan skor 9,99 point dari 17 poin.

Justru perlindungan anak-anak nilainya buruk, hanya 1 bintang. Skornya 8 poin dari total 49 poin. Kesimpulan dari Global NCAP, rangka bodi Ignis dinilai tidak stabil dan tidak mampu menahan hantaman lebih kuat.

Skor 1 bintang untuk proteksi terhadap penumpang anak-anak, membuat Ignis tidak direkomendasikan dipasang Child Restraint System (CRS) tertentu. Dari hasil uji, perlindungannya amat kurang, terutama proteksi bagian dada dummy bocah berusia 3 tahun.

Tapi yang mengherankan, Suzuki Swift yang kelasnya di atas Ignis justru dapat hasil lebih buruk. Padahal sama-sama menggunakan platform Heartect. Ternyata versinya berbeda.

Meme Otomotif Edisi Lebaran: Mudik Asik Itu Kayak Gini

Liputan6.com, Jakarta – Dalam berbagai jejaring sosial baik itu Facebook, Instagram maupun Twitter, gambar/foto lucu atau yang biasa disebut Meme kerap ditemui.

Berbagai hal bisa dijadikan Meme menarik, tidak terkecuali yang berkaitan dengan otomotif.

Dalam meme tersebut nampak sebuah sepeda motor yang menarik gerobak yang memuat orang banyak. Seperti tradisi mudik di Indonesia, mudik yang asyik ke kampung halaman itu memang enaknya beramai-ramai.

Seperti diketahui, mudik ke kampung halaman untuk berlebaran sudah menjadi tradisi di Indonesia.

Maka tidak heran jika musim mudik seperti sekarang ini banyak dijumpai pengendara kendaraan bermotor yang melakukan perjalanan mudik.

Nah, jika Anda memiliki meme menarik seputar dunia otomotif, kirim saja ke email kami di otoliputan6@gmail.com

Mudik Naik Motor, Jangan Berhenti Istirahat di Sembarang Tempat

Sony juga menambahkan faktor ibadah yang perlu dipertimbangkan. Kalau Anda menjalani puasa, tentu Anda perlu beribadah. Pertimbangkan juga lokasi rest area yang memiliki fasilitas untuk beribadah. Hal ini penting agar Anda tetap bisa menjalankan shalat. Selain puasa tetap berkah, aktivitas ini dapat merelaksasi tubuh yang kaku akibat berada di posisi berkendara terus menerus.

Opsi yang bisa jadi pilihan seperti masjid atau pom bensin yang mempunyai musala. “Ada fasilitas untuk sembahyang. Karena itu merupakan kewajiban, juga membantu pemudik melakukan olah tubuh,” terangnya.

Selanjutnya menurut Sony adalah kelayakan beristirahat. Sesuai namanya, rest area harus bisa mengakomodasi Anda untuk beristirahat. Bila perlu, lokasi yang memadai dipakai tidur. Saat mengendarai motor, energi banyak terkuras, kelelahan bisa terjadi. Anda butuh mengembalikan tenaga dengan tidur sejenak. Tubuh yang lelah berpotensi tinggi menyebabkan Anda melakukan kesalahan, bahkan kecelakaan.

Tanda-Tanda Tubuh Lelah Berkendara yang Perlu Kita Cermati

Banyak sekali rambu di jalan raya. Fungsinya pun beragam. Mulai dari penunjuk arah, relief lintasan, perintah dan larangan berkendara. Menjadi sangat berbahaya bila sudah abai dan tak memperhatikan rambu jalan. Tak ada pilihan lain, kecuali istirahat maksimal 30 menit, bila ingin melanjutkan perjalanan. Perlu dicatat, kita wajib rehat pada kelipatan 4-5 jam agar badan tetap bugar.

4. Tidak Sabar dan Cepat Marah

Kala kita lelah, biasanya tak sabar ingin sampai tempat tujuan. Banyak dari kejadian seperti ini yang malah menjadi bumerang pada sebagian pengendara. Lantaran ingin cepat sampai, banyak dari mereka yang akhirnya tidak memedulikan orang lain atau pengendara sekitar. Hasilnya, banyak kecelakaan yang terjadi karena alasan ini.

Orang yang lelah acap kali sulit mengendalikan emosi. Saat mengemudi dalam kondisi ini, biasanya mereka emosional dan mudah mengumpat. Tanda ini juga memberi tahu, Anda sudah tidak layak berkendara dan sebaiknya mengistirahatkan tubuh. Kenyamanan berkendara tercipta dari tubuh yang prima.

Sumber: Oto.com

Jangan Cuci Motor Waktu Mesin Panas, Efeknya Sangat Buruk

Liputan6.com, Jakarta Cuci motor menjadi cara termudah bikin motor kembali bersih dan kinclong. Pekerjaan ini bisa dilakukan sendiri atau memanfaatkan jasa pencucian motor yang banyak tersebar.

Namun demikian ada hal yang wajib jadi perhatian, baik itu mencuci sendiri atau diserahkan pada orang lain. Yang paling sering dilakukan adalah kebiasaan langsung membilas sepeda motor setiba di tempat cuci motor.

Sayangnya kebiasaan ini harus ditiadakan. Khususnya untuk motor yang masih dalam kondisi mesin panas. Melansir Suzuki Indonesia, kebiasaan itu punya efek buruk untuk sepeda motor.

Bagian logam pada komponen motor yang masih panas, jika bersentuhan langsung dengan air dingin ketika dicuci adalah hal yang bertentangan. Saat besi panas langsung terkena air dingin, akan terjadi perubahan suhu yang drastis.

Kalau hal itu dilakukan terus menerus dalam jangka panjang, berisiko negatif. Salah satunya adalah blok mesin motor retak. Efek buruk lainnya adalah leher pipa knalpot yang berlapis krom bisa berubah warna jadi agak kekuningan.

Karena itulah disarankan, saat kondisi suhu mesin masih panas, beri jeda waktu 5 sampai 10 menit sebelum dicuci. Ini akan membantu mengurangi risiko terjadi kerusakan yang tidak kita inginkan.

Sumber: otosia.com

Mobil Listrik Datang, Bisnis Oli akan Menguap?

Liputan6.com, Jakarta Era mobil listrik sudah di depan mata. Banyak komponen konvensional yang bakal hilang di mobil listrik. Oli contohnya. Hal ini sudah disadari sedari awal oleh PT Federal Karyatama, yang menaungi produk pelumas Federal Oil dan kini satu kelompok dengan ExxonMobil.

Vice President Director PT Federal Karyatama, Adrian Baskoro, melihat bahwa perusahaan taksi burung biru Blue Bird sudah menjadi contoh nyata dari tren tersebut.

Sekalipun demikian, ia coba menggambarkan bahwa kendaraan listrik sendiri punya budaya tersendiri.

“Blue Bird Taxi juga sudah menerapkan. Kemudian ketika saya belajar di Cina, infrastrukturnya juga mesti disiapkan. Itu pun perjalanannya adalah perjalanan yang sudah terencana. Misalnya ke sekolah balik lagi. Kebanyakan orang-orang yang sekali jalan. Jadi sudah ketahuan ini, seperti pakai handphone pakai setengah jam, sudah itu balik lagi untuk charge,” kata dia.

Dalam hal ini, penerapan mobil listrik masih memiliki tantangan. Terlebih lagi adalah bagaimana hal tersebut bertemu dengan budaya masyarakat di Indonesia.

“Motor listrik juga seperti ini. Kita lihat, memang kebiasaannya seperti itu. Jadi sampai di rumah sudah di-charge lagi. Enggak bisa seperti kita yang pom bensin di mana-mana. Yang terbayang adalah akan ada banyak port tempat charger seperti di mal-mal, atau di airport,” kata dia.

Jangan Tahan Gas Waktu Antre di Tanjakan, Kampas Rem Bisa Habis Sebelah

Rem berfungsi untuk mengendalikan kecepatan dan memastikan sepeda motor dapat berhenti dengan sempurna. 

Jadi, pengereman merupakan suatu sistem yang sangat penting karena sangat erat kaitannya dengan keamanan dan keselamatan pengendara.

 HomeOtomotifTips & Trik8 Hal yang Wajib Diperhatikan pada Rem Sepeda Motor Liputan6.com10 Apr 2019, 15:03 WIB71  Membersihkan master rem Foto: Liputan6.comLiputan6.com, Jakarta – Rem berfungsi untuk mengendalikan kecepatan dan memastikan sepeda motor dapat berhenti dengan sempurna. 

Jadi, pengereman merupakan suatu sistem yang sangat penting karena sangat erat kaitannya dengan keamanan dan keselamatan pengendara.

Khusus untuk sepeda motor, secara umum sistem rem dibagi menjadi dua jenis, yaitu rem dengan sistem mekanis dan rem dengan sistem hidrolik. Di antara kedua jenis rem tersebut yang perlu mendapatkan perhatian lebih adalah pada jenis rem hidrolik.

“Ada beberapa poin yang harus diperhatikan oleh pemilik sepeda motor agar kerja dari sistem rem hidrolik ini bekerja dengan baik,” buka Ade Rohman, Asisten Manajer Technical Training PT Daya Adicipta Motora (DAM).

Cuma Ada 40 Unit, Porsche Langka Berlabel Harga Rp52 Miliar

Liputan6.com, Jakarta Sebuah mobil langka produksi tahun 1957, Porsche 550A Spyder berhasil terjual dengan harga $3,7 juta atau setara dengan Rp52 miliar melalui sebuah lelang yang diadakan RM Erna Sotheby.

Seperti dilansir Carcoops, Minggu 2 Juni 2019, Porsche 550A Spyder merupakan mobil balap pertama buatan pabrikan Jerman.

Menggunakan spaceframe tabung baja dan didukung mesin yang mampu menghasilkan tenaga hingga 135 Tk, mobil ini memilik bobot sangat ringan, yakni 530 kg. Hal tersebut diklaim mampu menjadikan kinerja mobil lebih baik.

Memiliki nomor sasis 0121, Porsche yang dilelang tersebut merupakan mobil ke-15 dari 40 unit yang pernah dibuat. Mobil ini awalnya dijual kepada pembalap di Denmark pada Maret 1957 dan memenangkan ajang balapan pada bulan April, Juni, dan Agustus pada tahun yang sama.

Pembalap Inggris John Manussis membeli Porsche 550A Spyder pada akhir 1958 ketika tinggal di Kenya. Setelah empat tahun kepemilikan, mobil tersebut jatuh ke tangan pasangan di Tanzania sebelum dijual ke dealer di Nairobi.

Lewati Batas Kecepatan, Mantan Bintang Arsenal Tewas dalam Kecelakaan

Liputan6.com, Jakarta Mantan bintang Arsenal dan Real Madrid, Jose Antonio Reyes tewas dalam kecelakaan mobil pada usia 35 tahun. Ia bersama sepupunya Jonathan Reyes berusia 23 tahun dan seorang lelaki bernama Juan Manuel Calderon, berkendara mobil dan akhirnya terbalik serta terbakar.

Seperti dilansir Daily Mail, Minggu 2 Juni 2019, Reyes dilaporkan dalam perjalanan pulang ke rumah untuk bertemu dengan istri dan ketiga anaknya.

Polisi Spanyol mengatakan, Reyes mengendarai Mercedes Brabus S550V dengan kecepatan 120 mil per jam atau di atas 50 mph yang merupakan batas kecepatan di jalan A-376 dekat Alcala de Guadaira.

Dikatakan, mobil yang dikendarai Reyes keluar dari jalan sebelum terbalik dan terbakar. Sepupunya ikut meninggal. Sementara Juan Manuel berhasil keluar, namun ia menderita luka bakar hingga 60 persen.

Mengheningkan cipta selama satu menit akan dilakukan di final Liga Champions antara Liverpool melawan Tottenham sebagai tanda penghormatan kepada Reyes.

Berbagi Kebaikan Hanya dengan Test Drive MINI

Liputan6.com, Jakarta Beragam aktivitas menarik diberikan pabrikan otomotif untuk menyambut bulan suci Ramadan. Tak hanya promo dan diskon, beberapa pabrikan juga mencoba mendekatkan diri kepada konsumen dengan beragam cara, seperti yang dilakukan MINI.

Sebagai brand yang mengandalkan kedekatan emosional dengan para fansnya, di bulan suci Ramadan, MINI Indonesia mengajak penggemarnya untuk bersama-sama melakukan kebaikan dalam program MINI Driving Kindness 2019.

Dalam program ini, pecinta mobil mungil tersebut diajak untuk mengonversikan setiap kilometer yang ditempuh dalam kegiatan test drive MINI menjadi sebuah paket buka puasa untuk mereka yang membutuhkan.

Adapun seluruh jajaran kendaraan MINI yang tersedia untuk diuji secara langsung, ialah MINI 3-Door, MINI 5-Door, MINI Cabrio, MINI Countryman rakitan lokal, dan MINI Ice Blue Edition.

“MINI adalah sebuah brand yang lekat dengan gaya hidup pemiliknya, pada bulan Ramadan tahun ini MINI ingin mengajak para penggemarnya untuk mencoba secara langsung model kendaraan terbaru MINI sekaligus berbagi dengan sesama melalui program MINI,” kata Kidd Yam, Head of MINI Asia.

Jangan Sembarangan, Ini Patokan Saat Kencangkan Rantai Motor

Liputan6.com, Jakarta Rantai motor yang terlalu kendur sangat tidak nyaman karena mengeluarkan suara berisik dan tenaga mesin terasa berkurang. Karena itu, banyak pengendara motor memilih untuk mengencangkan rantai pemutar roda belakang sesuai keinginan.

Namun ternyata mengatur tarikan rantai motor tidak boleh sembarang. Hal itu dikarenakan saat pengencangan atau pengenduran rantai ada beberapa hal yang harus dipertimbangan dan menjadi patokan.

Seperti dilansir Suzuki, Minggu 2 Juni 2019, pemilik kendaraan harus mempertimbangkan beban yang akan ditanggung sepeda motor. Jika motor sering dipakai untuk berboncengan, khususnya dengan penumpang yang posturnya besar, sangat disarankan untuk tidak menarik rantai terlalu kencang.

Karena komponen tersebut berisiko rantai motor menegang dan akhirnya akan lebih mudah putus. Hal yang perlu diperhatikan dalam pengaturan tarikan rantai ialah berpatokan pada beban yang sering ditanggung sepeda motor.

Intinya yang harus selalu diingat adalah menyelaraskan beban yang ditanggung sepeda motor, dengan tingkat kekencangan rantai.

Ingat, Ini Tarif Tol Trans Jawa dan Sumatra

Liputan6.com, Jakarta Menjadi alternatif bagi pemilik kendaraan roda empat yang ingin mudik melalui jalur darat, Tol Trans Jawa banyak dipilih karena memiliki jarak tempuh lebih singkat dari ibu kota Jakarta ke kota-kota di wilayah Jawa.

Sebagai contoh, berkat Tol Trans Jawa pengendara dari Jakarta ke Semarang hanya membutuhkan waktu 5 jam. Tak hanya itu, Perjalanan dari Jakarta ke Surabaya juga terpangkas menjadi 10 jam saja.

Selain itu, ada total 95 unit rest area di jalan tol Trans Jawa yang tersebar di setiap titik pemberhentian dari Merak hingga Surabaya. Terbagi menjadi 46 rest area Tipe A, 23 rest area Tipe B, dan 26 rest area Tipe C.

Untuk rest area di tol Trans Sumatera yakni di ruas Bakauheni – Terbanggi Besar terdapat 4 rest area sementara, serta ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung terdapat 5 rest area sementara, dan  ruas Tol Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi terdapat 11 rest area sementara.

Pertanyaannya, berapa tarif yang diperlukan? Berikut ulasan tarif Tol Trans Jawa dari Merak, Palimanan, Batang, hingga Pasuruan seperti dilansir data BPJT.

Valentino Rossi Pamer Helm Spesial di MotoGP Italia

Liputan6.com, Jakarta MotoGP Italia bakal berlangsung pada 2 Juni 2019 di Sirkuit Mugello. Sebagai kandang dari Valentino Rossi, pembalap tuan rumah tersebut memiliki beragam persiapan.

Menjadi momen yang ditunggu-tunggu, pemilik nomor 46 ini rupanya juga memperkenalkan desain helm terbarunya di kampung halaman.

Seperti dilansir akun instagram @motogp, desain helm terbaru masih menggunakan helm AGV dengan perpaduan sejumlah warna, yakni hijau, putih dan merah.

Hal berbeda pada helm terbaru ini ialah tak adanya desain khusus yang ingin diperlihatkan. Terlihat tiga warna dasar tersebut dibuat layaknya kuas di atas kertas.

Keempat perpaduan warna tersebut dibuat layaknya goresan cat di atas kanvas putih layaknya lukisan abstrak.

Tak Ada yang Spesial, Kawasaki Cuma Kasih Servis Gratis

Liputan6.com, Jakarta – Sejalan dengan tumbuhnya pasar di kelas sport, tidak hanya jenis bebek atau skutik yang menjadi andalan pemudik, motor sport naked atau sport fairing kerap digunakan untuk mudik.

Karena itu sudah bukan menjadi pemandangan aneh jika Kawasaki Ninja banyak digunakan untuk pulang kampung. Motor pun ikut dijejali barang bawaan maupun berboncengan.

Lantaran banyak pengguna Kawasaki yang mudik, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) membuka Bengkel Siaga Lebaran 2019. Bengkel Siaga ini merupakan bengkel resmi dealer Kawasaki, yang akan buka selama 24 jam setiap harinya.

Program Lebaran tersebut beroperasi dari 1 – 8 Juni 2019. Fasilitas yang diberikan antara lain free makanan ringan dan free biaya servis serta pengecekan motor, namun di luar biaya pembelian spare part, oli, dan aksesoris.

Mengenal Lebih Dekat Hypercar Hybrid Pertama Ferrari

Bobot SF90 hanya 1.570 kg, lebih ringan 13 kg dari LaFerrari. Platform baru lebih kaku 20 persen dan rigid 40 persen dibanding sasis terdahulu.

Ditambah traksi empat roda yang tentu lebih baik dari gerak belakang (RWD), menghasilkan akselerasi 0-100 km/jam secepat 2,5 detik dan 0-200 km/jam cuma 6,7 detik. Figur ini hampir sama dengan LaFerrari, tapi mengitari sirkuit Fiorani lebih cepat sedikit dalam 79 detik (1 menit 19 detik). Sedangkan LaFerrari 1:19,70.

Eksterior SF90 Stradale tidak seradikal Ferrari Enzo maupun LaFerrari. Karakternya berubah signifikan jadi kalem dan tetap modern. Sistem aerodinamika telah melewati perancangan matang.

Bagian sasis depan dibuat 15 milimeter lebih tinggi dari tengah. Ini menyebabkan aliran udara tetap mulus melewati bodi. Dengan segala bentuk sayap, spoiler maupun ventilasi, SF90 dapat mengumpulkan 390 kg downforce pada kecepatan 250 km/jam.

Kata Ferrari, capaian ini adalah patokan baru dalam merancang mobil performa tinggi untuk jalan raya.

Interiornya pun bergaya futuristis. Semakin banyak menggunakan tombol touchscreen dan terinspirasi kokpit mobil Formula 1. Monitor 16-inc High Definition langsung menjadi pusat perhatian di dashboard, begitu pula head-up display dan beragam tombol di setir.

Ada 4 mode berkendara ditawarkan: eDrive, Hybrid, Performance dan Qualify. Dua pilihan pertama berhubungan erat dengan sistem hybrid. Dalam eDrive, mesin V8 sepenuhnya mati.

Untuk mode Hybrid, kombinasi kinerja mesin dan motor listrik berlangsung otomatis. Untuk model Performance dan Qualify, mesin V8 turbo menyala terus. Pilihan terakhir paling tepat dipakai saat ngebut di sirkuit.

Harga belum diumumkan, yang pasti bakal mahal banget. Kabarnya penjualan mulai tahun ini juga, tapi belum dapat diketahui berapa unit yang dibuat.

Sumber: Oto.com

Mesin Overheat Mengintai Saat Mudik, Kenali Gejala dan Penyebabnya

Liputan6.com, Jakarta – Saat mudik menggunakan kendaraan pribadi, Anda harus benar-benar memastikan kendaraan dalam kondisi prima. Jarak yang relatif panjang dan kemacetan yang tak terhindarkan membuat peluang mesin mengalami overheat atau panas berlebih semakin terbuka.

Kasus seperti ini biasanya dialami mobil-mobil tua, tapi tak menutup kemungkinan juga terjadi pada mobil baru. Letak permasalahan utama ada pada sistem pendinginan.

Radiator, tutup radiator, kipas radiator, fan belt, water pump, thermostat, slang-slang dan cairan di dalamnya terkadang terabaikan.

Atau masih banyak yang belum mengenali dan memahami. Jika salah satu tidak bekerja maksimal, overheating rentan terjadi. Akibatnya bisa fatal. Selain mobil pasti mogok, kemungkinan besar harus turun mesin.

Karena itu, perlu untuk mengenal masalah ini, mulai dari gejala, penyebab dan cara menanggulanginya.

Gejala Overheating

Suhu mesin terpantau melalui indikator di panel instrumen. Biasanya berupa petunjuk jarum analog dengan huruf C (Cold) dan H (Hot). Tapi mayoritas mobil baru sekarang, sudah tidak memakai model begitu. Indikatornya hanya berupa lampu hijau dan merah.

Tentu saja berbagai tanda wajib dipantau saat mengemudi untuk mengetahui bila ada masalah. Untuk model analog, tanda mesin panas bila jarum petunjuk sudah melebihi batas tengah. Untuk model lampu, huruf H menyala merah. Bila semua itu terlihat, segera tepikan mobil dan matikan mesin.

Ketika indikator menunjukkan mesin panas, belum ada tanda-tanda mencurigakan saat sedang berjalan. Namun bila terus dipaksakan, beberapa gejala bisa timbul. Mesin yang tadinya bekerja halus, semakin kasar dan kurang bertenaga.

 Bahkan ada yang sampai ngelitik (knocking) berlebihan dan tenaga mesin pun turun drastis. Pendingin udara (AC) tiba-tiba tidak dingin. Sebagian kendaraan menerapkan sistem safety untuk memutus sejumlah komponen yang memberatkan mesin.

Semakin dipaksa, mesin bisa mati dan langsung mogok. Suhu sekitar mesin tentu amat panas dan keluar asap. Jangan langsung membuka tutup radiator dan menambahkan air sampai suhu turun. Akibatnya bisa berdampak fatal ke diri Anda. Mesin pun bisa rusak parah. Silinder head bengkok dan blok silinder retak paling sering terjadi. Turun mesin yang menghabiskan banyak biaya perlu dilakukan.

Momen Ibu Ani Abadikan Aksi Fotografer dari Dalam Mobil

Liputan6.com, Jakarta – Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono wafat saat menjalani perawatan medis di National University Hospital, Singapura. Istri Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono mengalami sakit kanker darah kurang lebih selama empat bulan.

“Innalillahi wainnailaihi rojiun. Telah meninggal dunia Ibu Ani pada pukul 11.50 waktu Singapura. Semoga almarhumah husnul khotimah,” ujar salah satu orang dekat Agus Harimurti Yudhoyono melalui pesan singkat, Sabtu (1/6/2019).

Semasa hidupnya, salah satu kegiatan yang mendiang gemari adalah fotografi. Ani Yudhoyono membidik banyak momen melalui lensa kameranya, flora, fauna, serta foto keluarga dan cucu-cucunya. Foto-foto ini kerap diunggah ke akun Instagram pribadinya, yakni @aniyudhoyono.

Ibu Ani, begitu ia karib disapa, memang tidak begitu menggandrungi dunia otomotif. Namun setiap menjalani aktivitasnya, Ibu Ani selalu diantar dan dikawal oleh sejumlah mobil.

Dalam suatu kesempatan, Ibu Ani sempat menangkap momen dua fotografer yang tengah mengabadikan gambar dari sebuah mobil yang melaju di Jembatan Suramadu, Jawa Timur. Ia memfotonya dari dalam mobil.

Bila fotografer sudah beraksi, sering lupa keselamatan diri…. hanya untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Namun saya yakin kakinya dipegangi oleh temannya. #JembatanSuramadu,” tulis Bu Ani sebagai keterangan foto tersebut di akun Instagram pribadinya. Foto tersebut ia unggah pada 25 Juni 2018.

Mungil dan Terlihat Agresif, Berapa Harga Skutik Aprillia?

Liputan6.com, Jakarta – Motor terbaru berjenis skutik milik Aprillia resmi mengaspal untuk pasar otomotif India. Menjadi motor termurah dari pabrikan asal Italia tersebut, Storm 125 ditawarkan dalam dua pilihan warna, matte yellow dan matte red.

Seperti dilansir Motorbeam, Aprilia Storm 125 diyakini mampu untuk melawan kompetitor di kelasnya karena harga yang kompetititf. Selain itu, hadirnya beberapa fitur diklaim mampu menarik minat konsumen.

Meski tak disematkan rem cakram, Storm 125 memiliki ban lebar berukuran 12 inci. Untuk bagian bodi, motor memiliki skema cat yang menarik dan grafis terbaru.

Tak hanya itu, terdapat juga instrumen analog mirip dengan yang dipasang pada SR 125. Pertama kali dipamerkan di 2018 Auto Expo, motor ini menarik banyak perhatian.

Pindah Jalur Seperti Ini Saat One Way Bakal Ditilang?

Liputan6.com, Jakarta – Guna mengurai kemacetan pada arus mudik tahun ini, sistem One way diberlakukan di Tol Trans Jawa mulai dari kilometer 70 Cikampek Utama hingga kilometer 263 Brebes Barat.

“Untuk arus mudik saat ini One Way ini diberlakukan mulai pukul 06.00 sampai dengan 21.00. Saat arus balik nanti waktunya akan berbeda dan belum kami tentukan,” ujar Kabag Teknologi Informasi dan Komunikasi Korlantas Polri Kombes E. Zulpan usai pelepasan Mudik Balik Bareng Honda di Kantor AHM, Sunter, Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Dalam pelaksanaannya, sistem One Way nampak efektif dalam mengurai kemacetan. Namun sayangnya cara baru ini dinodai oleh ulah sejumlah pengendara nakal yang nekat pindah jalur dengan cara menyebrangi jalur hijau yang berada di bagian tengah jalan tol.

Tentu saja aksi seperti ini tidak hanya membahayakan diri sendiri tetapi juga pengguna jalan lainnya. Apakah perilaku menyimpang seperti ini akan ditindak polisi?

“Dalam operasi ini yang kami kedepankan adalah edukasi jadi tidak tindakan. Jadi kalau mereka salah, kami ingatkan atau beri teguran. Jadi tidak ada tindakan,” tegas Zulpan.

Perhatian, Jalur Hijau di Tengah Tol Bukan Jalan Pintas

Liputan6.com, Jakarta – Sistem One way mulai diberlakukan di Tol Trans Jawa mulai dari kilometer 70 Cikampek Utama hingga kilometer 263 Brebes Barat. Sistem ini berlaku mulai jam 9 pagi hingga pukul 9 malam.

Dalam pelaksanaannya, sistem One Way nampak efektif dalam mengurai kemacetan. Namun sayangnya cara baru ini dinodai oleh ulah sejumlah pengendara nakal yang nekat pindah jalur dengan cara menyebrang melalui jalur hijau di bagian tengah tol.

Tentu saja aksi seperti ini tidak hanya membahayakan diri sendiri tetapi juga pengguna jalan lainnya. Rifat Sungkar selaku pendiri Rifat Drive Labs menilai aksi ini merupakan tindakan bodoh.

“Manuver seperti itu adalah manuver yang luar biasa bodohnya,” kata Rifat Sungkar kepada Liputan6.com, Sabtu (1/6/2019).

Menurut Rifat, dengan diberlakukannya One Way tidak berarti pengguna jalan bisa berperilaku seenaknya. Terlebih hanya karena ingin cepat.

“Jadi dengan adanya sistem one way artinya kita harus bisa memanfaatkan fasilitas publik yaitu jalan tol yang diprioritaskan untuk arus mudik tapi bukan berarti melewati jalan tengah itu adalah solusi untuk mencari jalan yang tercepat,”

“Hormatilah rambu-rambu lalu lintas di kawasan satu arah ini. Artinya, bukan semaunya, mentang-mentang satu arah,” Rifat menambahkan.