Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi Yamaha MX King 2019

Liputan6.com, Jakarta – Yamaha Indonesia secara resmi meluncurkan MX King terbaru di Four Season Hotel, Jakarta pada Senin (4/2/19). Kemunculan motor bergenre moped tersebut diyakini akan semakin meramaikan pasar sepeda motor nasional, khususnya, di kelas bebek berkapasitas mesin 150-155cc.

Mengawali debut perdananya di Indonesia, new MX-King diperkenalkan secara langsung oleh pembalap terbaik MotoGP dari Yamaha yaitu Valentino Rossi dan Maverick Vinales, sesaat setelah mereka selesai mengikuti seremoni peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP Team yang menampilkan livery warna baru pada motor YZR-M1.

“MX-King kini terlihat lebih racy, bobotnya yang ringan membuat motor ini sangat lincah dan mudah untuk dikendalikan. Menurut saya MX-King merupakan motor bebek dengan karakter sport sejati,” kata Maverick Vinales.

New MX-King tampil lebih racy melalui wajah baru dan kehadiran 3 lampu (terdiri dari 2 low beam dan 1 high beam) dengan bentuk lebih tajam dan sudah mengadopsi teknologi LED.

Area switch (tombol panel pada area handle) pada new MX-King juga dirancang menjadi independen atau tidak tertutup oleh cover handle yang membuatnya berbeda dari generasi sebelumnya. Untuk urusan desain body, MX-King terbaru masih mempertahankan gaya agresif dengan lekukan tajam yang menjadi ciri khasnya. Selain itu, motor bebek bergaya sport ini juga telah dilengkapi dengan fitur hazard lamp yang berfungsi sebagai tanda ketika pengendara mengalami kondisi darurat.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Motor terbaru pabrikan berlambang garpu tala ini juga telah disematkan Light Frame Design serta pijakan kaki yang dapat dilipat. Posisi berkendara motor juga ditunjang dengan suspensi mono shock yang terdapat pada bagian belakang motor. Perpaduan ban tubeless lebar (F:90/80-17 dan R: 120/70-17) dengan pelek berukuran 17 inci yang terdapat pada bagian kaki-kaki motor, dinilai mampu menciptakan rasa berkendara yang lebih stabil serta membuat tampilan motor menjadi terlihat gagah.

MX-King generasi terbaru juga telah dilengkapi dengan double disc-brake yang mampu meningkatkan sistem pengereman, serta digital speedometer dengan desain futuristik.

Untuk dapur pacu, motor terbaru pabrikan Jepang tersebut dibenamkan mesin 150cc fuel injection, 4 valve, dengan transmisi manual 5 percepatan yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 15 Tk/ 8,500rpm dan torsi sejumlah 13,8 Nm/ 7,000rpm. Selain itu, mesin yang mengadopsi teknologi balap tersebut telah dilengkapi dengan liquid cooled (berpendingin cairan) yang mampu menjaga suhu mesin tetap stabil serta DiAsil cylinder & forged piston yang membuat mesin motor menjadi tiga kali lebih awet, kuat dan ringan.

New MX-King hadir dalam tiga balutan warna baru yang tersedia, yakni Metallic Blue, Matte Red serta Metallic Orange dan dipasarkan dengan harga Rp 22,900,000 OTR Jakarta.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Teknologi Motor Terbang Semakin Dekat, Intip Wujudnya

Liputan6.com, Jakarta – Selain motor listrik, salah satu teknologi yang sedang dikembangkan oleh beberapa pabrikan otomotif adalah motor terbang. Motor terbang bukan sekedar mimpi, karena beberapa pengujian dan juga videonya sudah tersebar di dunia maya.

Salah satu yang sedang berusaha mewujudkannya adalah Ludovic Lazareth, seorang penemu asal Prancis sekaligus pemilik Lazareth Auto-Moto. Motor terbang prototype terbarunya yaitu Lazareth LMV 496 telah diperkenalkan ke masyarakat luas pada 31 Januari 2019 lalu.

Mengutip dari Journaldugeek.com, Lazareth LMV 496 memiliki 4 roda (2 depan 2 belakang) yang dilengkapi turbin dari JetCat, perusahaan asal Jerman. Keempat roda tersebut dapat terbuka secara otomatis hanya dengan menekan tombol di setir.

Selain itu, Ludovic Lazareth juga menggandeng perusahaan asal Perancis lainnya, NTN-SNR. Mereka bertanggung jawab pada mekanisme perputaran roda pada Lazareth LMV 496.

Sayangnya, masih belum ada informasi lebih detail terkait ketinggian dan kecepatan maksimal yang mampu dicapai oleh Lazareth LMV 496, begitu juga versi produksinya.

Diperkenalkannya Lazareth LV 496 ke masyarakat menjadi penanda bahwa industri otomotif semakin dekat dengan masa depan. Bahkan, kepolisian di Dubai juga tengah mempelajari armada baru mereka yang juga merupakan motor terbang.

Sumber: Otosia.com

2 dari 3 halaman

Mau Sepeda Motor Terbang, Siapkan Rp 2 Miliar

Hoversuft, perusahaan teknologi asal Rusia yang berbasis di California, Amerika Serikat, mengumumkan produk sepeda motor terbang Hoverbike Scorpio 3 (S3) yang sudah dapat dipesan dengan banderol US$ 150 ribu atau sekitar Rp 2,2 miliar.

Seperti diketahui Hoverbike S3 merupakan sepeda motor terbang yang digadang-gadang menjadi salah satu solusi dari semakin padatnya jalan raya.

Dengan sepeda motor terbang, maka hal ini dipercaya mampu mempersingkat jarak dan waktu tempuh untuk sampai di tempat tujuan.

Dalam keterangan di situs resmi Hoversuft, Hoverbike S3 baru akan dikirim pada 2019 mendatang, namun terlebih dahulu calon konsumen memberikan uang deposit sebesar US$ 10 ribu atau sekitar Rp 145 juta.  

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Demi Pabrik Baterai Kendaraan Listrik, Kemenperin ‘Rayu’ Investor Jepang

Liputan6.com, Jakarta – Untuk pengembangan kendaraan listrik, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus menggodok regulasi dan faktor pendukung lain. Salah satu usahanya dengan menarik investasi di sektor industri pembuatan baterai.

Dijelaskan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Harjanto seperti yang sudah disampaikan sebelumnya sudah menawarkan investasi ke Korea Selatan dan negara lain.

“Saat ini, kami berharap Jepang juga bisa masuk ke wilayah yang sedang kita butuhkan untuk pengembangan kendaraan listrik,” jelas Harjanto di kantor Kemenperin dalam seminar Indonesia-Japan beberapa waktu lalu.

Lanjut Harjanto, Jepang menjadi salah satu negara potensial karena teknologi kendaraan listriknya yang sudah berkembang. Hal ini, dapat mendukung investasi bahan baku baterai yang sudah ada di Indonesia.

“Di Morowali sudah ada investor materialnya, dalam 16 bulan ke depan mereka sudah siap beroperasi. Maka itu berikutnya, kami terus dorong untuk pembangunan pabrik baterainya,” tegasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, telah meresmikan peletakan batu pertama pembangunan PT QMB New Energy Materials di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Proyek industri smelter berbasis teknologi hydro metallurgy tersebut, akan memenuhi kebutuhan bahan baku baterai lithium generasi kedua nikel kobalt yang dapat digunakan untuk kendaraan listrik. Total investasi yang ditanamkan sebesar USD700 juta, dan akan menghasilkan devisa senilai USD 800 juta per tahun.

Dari pabrik yang bakal menyerap total tenaga kerja sebanyak 2.000 orang itu, setiap tahunnya akan memproduksi sebanyak 50.000 ton produk intermediate nikel hidroksida, 150.000 ton baterai kristal nikel sulfat, 20.000 ton baterai kristal sulfat kobalt, dan 30.000 ton baterai kristal sulfat mangan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Larangan Penggunaan GPS Saat Mengemudi Didukung Menhub

Liputan6.com, Jakarta – Mahkamah Agung (MK) telah menolak terkait uji materi penggunaan global positioning system (GPS) di telepon seluler saat berkendara. Larangan penggunaan GPS ini, tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009.

Terkait hal tersebut, kepada Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi menyatakan dukungannya terhadap keputusan MK tersebut. “”(Kemenhub mendukung keputusan MK?) Mendukung,” ujar dia seperti dilansir Bisnis Liputan6.com, ditulis Senin (4/2/2019).

‎Menurut Budi, pada dasarnya penggunaan gadget pada saat berkendara memang dilarang. Hal ini bukan hanya membahayakan pengendara yang menggunakan gadget tersebut, tetapi juga pengendara lain.

“Sebenarnya memang secara mendasar penggunaan gadget itu tidak boleh oleh para pengemudi online dan pengemudi yang lain. Yaitu suatu landasan hukum ya sah-sah saja,” tambahnya.

“Tapi message-nya adalah, please jangan menggunakan gadget pada saat berkendara siapapun itu karena bahaya sekali. Kalau mau main gadget ya berhenti dulu,” tegasnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Budi mengungkapkan, pemerintah bersama instansi terkait juga terus mengampanyekan keselamatan berkendara. Hal ini guna menekan angka kecelakaan di jalan raya. “Sosialisasi kepada pengguna kendaraan? Oh selalu. Jadi keselamatan itu tiga hal sederhana, pakai helm, mengatur kecepatan, dan tidak menggunakan gadget. Itu suatu campaign yang secara sederhana selalu kita sampaikan pada masyarakat,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Dipakai atau Tidak, Pemilik Harley-Davidson Wajib Keluarkan Dana Rp 1 Jutaan per 3 Bulan

Liputan6.com, Jakarta – Untuk memiliki motor gede (Moge) bermerek Harley Davidson, memang harus merogeh kocek yang dalam. Tidak hanya saat meminang, sang empunya kuda besi asal Amerika Serikat ini juga harus mempersiapkan dana yang tidak sedikit untuk melakukan perawatan berkala.

Dijelaskan Owner Fatz Moge, Andre Prijatna, untuk servis rutin Harley-Davidson tidak hanya dilihat dari kilometer, tapi juga dari segi pemakaian.

“Jadi, kalaupun tidak dipakai harus servis tiga bulan, karena olinya kadaluarsa atau basi. Sekali servis itu, biayanya sekitar Rp 1,5 juta,” jelas Andre saat ditemui di Tangerang Selatan, Minggu (4/2/2019).

Lanjut Andre, sedangkan untuk moge yang sering digunakan atau touring jarak jauh, jangan dilihat dari waktu tapi kilometer, sekitar 2.000 km.

“Biayanya sama, dan itu termasuk servis ringan karena kan HD sekarang sudah tinggal dicolok ke komputer, dan terekam semua kondisi motornya,” pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan penuturan para pemilik moge, dan tidak hanya HD, memang biaya perawatan berkala berbeda-beda. Bahkan, untuk servis Harley-Davidson, dana yang harus dikeluarkan sama seperti saat melakukan perawatan berkala mobil-mobil LMPV, seperti Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

“Servisnya sama dengan servis mobil. Karena memang ada buku panduannya. Jadi kalau ditanya tarif, sesuai dengan yang komponen yang dibeli. Kalau jasanya saja Rp 250 ribu,” kata Ketua Pilotos (Komunitas Pilot dengan hobi motor besarnya), Ari Sapari.

Hal senada juga diungkapkan Sekjen GeSer Indonesia (komunitas motor BMW), Mulyadi. Ia mengaku harga oli dan jasa saat melakukan servis rutin lebih dari Rp1 juta.

“Memang kalau servis lebih baik di dealer resmi. Sekarang itu sudah tinggal dicolok ketahuan data dan riwayat servis motor. Kalau ongkos sama ganti oli Rp 1 jutaanlah, itu sudah semua. Kalau ditanya biasanya berapa, tergantung komponen yang mau dibeli,” ujar Mulyadi.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Mengintip Spesifikasi SUV DFSK Terbaru yang Meluncur Tahun Ini

Liputan6.com, Jakarta – Foto-foto bocoran SUV yang diduga sebagai produk baru DFSK telah beredar di dunia maya. SUV asal Cina tersebut dibalut oleh kamuflase di seluruh tubuhnya. Tujuannya? Tentu untuk menguji produknya atau sekedar menggoda konsumen.

Arviane D.B, PR Digital Manager & Marketing DFSK bilang, perusahaan meluncurkan SUV anyar tahun ini. Namun untuk info detailnya belum mau dijabarkan. Kemungkinan besar, SUV tujuh penumpang bernama Glory 560 jika resmi meluncur di pasar nasional. Posisinya menjadi adik Glory 580.

Sebagai produsen baru di Indonesia, seyogyanya mereka gerak cepat untuk mendapatkan perhatian pasar. Sebab, Wuling Almaz 1,5 liter turbo malah lebih dulu melakukan penetrasi di segmen SUV. Gerakan mereka sangat agresif membangun citra brand. Terbukti, tahun lalu Wuling menembus 10 besar penjualan nasional. Toh dari fitur dan value yang diberikan, DFSK sebetulnya tak kalah. Cuma, siapa dulu yang berakselerasi kencang untuk mendapatkan ceruk pasar.

Spesifikasi Dongfeng S560

Di negara asalnya, ia dikenal dengan nama Dongfeng Fengguang S560. Unit diluncurkan pada November 2017. Jadi sebetulnya bukan barang anyar. Dibekali dua pilihan mesin bensin, 1,5 liter turbo dan 1,8 liter naturally aspirated. Jantung mekanis turbo memberi tenaga 150 Tk dengan torsi maksimum 220 Nm. Sedangkan engine 1,8 liter menyuplai daya 139 Tk dan torsi 187 Nm. Kedua mesin, sama seperti yang dimiliki Glory 580.

Lalu dimensinya lebih ramping dari Glory 580. Mari kita bandingkan. Glory berdimensi (P x L x T) 4.680 mm X 1.845 mm x 1.715 mm. Sedangkan Fengguang S560 hanya 4.515 mm x 1.815 mm x 1.735 mm. Fascia keduanya juga memiliki guratan yang mirip. Namun bentuk buritan dan lampu belakang sipit, seperti “terinspirasi” dari Range Rover Sport. Mungkin desain ini dilekatkan biar mobil punya cita rasa premium.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Memasuki kabin, Fengguang S560 menawarkan dasbor yang elegan. Mirip seperti kakaknya, Glory 580. Tapi ia pakai head unit floating monitor, jok kulit, atap panoramic sunroof yang besar, dashcam, kamera 360 derajat, cruise control dan juga VSC. Yang bikin makin keren, rem parkir pakai model elektronik. Jadi Anda tinggal menyentuh tombol saja. Itu spesifikasi di Cina. Semoga kala masuk di sini, fitur komplet tak banyak dipangkas. Di Cina diniagakan mulai dari Rp 150 hingga Rp 200 jutaan. Patut ditunggu kedatangan SUV ini.

Sumber: Oto.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Berbanderol Selangit, Bisnis Harley-Davidson di Indonesia Masih Menggiurkan

Liputan6.com, Jakarta – Motor gede (moge) bermerek Harley-Davidsonmerupakan salah satu tunggangan dengan banderol yang tinggi. Terlebih, jika sudah masuk ke pasar Indonesia, harga moge legendaris ini bakal lebih tinggi dibandingkan dengan harga asli di negara asalnya, Amerika Serikat.

Namun, melihat kondisi tersebut, bisnis moge di Tanah Air ternyata masih sangat menjanjikan. Setidaknya, hal tersebut diungkapkan oleh salah satu pemilik dealer HD, yaitu Andre Prijatna, dari Fatz Moge.

“Jika dilihat moge motor mewah dan eksklusif iya, tapi peminatnya banyak. Sampai akhirnya kita kekurangan buat jual beli, dan pasarnya bagus buat ke depan,” jelas Andre saat ditemui di Tangerang, Minggu (4/2/2019).

Sementara itu, soal harga jual yang tinggi karena pajak barang mewah dan import duty yang sangat tinggi. Bahkan, harganya bisa naik 3,5 kali lipat dari harga aslinya.

“Kalau berbicara hobi, dan senang sesuatu pajak nomor kedua. Jadi, konsumen sudah tidak peduli dengan pajak,” tegasnya.

Untuk penjualannya, dalam sebulan, Fatz Moge rata-rata mampu menjual sebanyak 15 sampai 20 unit. Untuk tipe yang paling laris, juga bisa dilihat dari kondisi waktu konsumen ketika memutuskan untuk membeli moge dengan harga yang tidak murah ini.

“Paling laris seri touring. Tapi, dilihat juga eventnya, jika awal tahun seri non-touring, dan November sampai Desember, paling laris touring,” pungkasnya.

Valentino Rossi dan Maverick Vinales Luncurkan Dua Produk Baru Yamaha di Jakarta

Liputan6.com, Jakarta – Yamaha Indonesia secara resmi melakukan peluncuran dua produk anyar mereka, yakni MT-15 dan new MX-King kepada publik, Senin (4/2/19).

Kemunculan dua motor bergenre sport tersebut, diklaim mampu meramaikan pasar sepeda motor nasional, khususnya, di kelas sport naked dan bebek berkapasitas mesin 150-155cc.

Mengawali debut perdananya di Indonesia, MT-15 dan New MX-King diperkenalkan secara langsung oleh pembalap MotoGP dari Yamaha yaitu Valentino Rossi dan Maverick Vinales. MT-15 dan new MX-King diklaim mendapatkan beragam perubahan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan berkendara masa kini, guna menunjang gaya hidup serta aktivitas sehari-hari.

Tampilannya dinilai lebih menarik dan menyatu dengan karakter pengguna sehingga dapat menciptakan rasa berkendara yang lebih menyenangkan. “MT-15 memiliki tampilan sporty dan agresif terutama pada bagian lampu depan yang sudah menggunakan teknologi LED Projector dengan desain MT-family yang begitu kuat. Posisi berkendaranya juga nyaman untuk melakukan berbagai manuver berkat kehadiran suspensi up side down,” jelas Valentino Rossi.

New MX-King membawa mesin 150cc fuel injection, 4 valve, dengan 5 percepatan yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 15,5 Tk pada  8.500 rpm dan torsi sejumlah 13,8 Nm pada 7.000 rpm.

Hadir dalam tiga balutan warna baru, yakni Metallic Blue, Matte Red serta Metallic Orange, harga yang ditawarkan yakni Rp 22,900,000 on the road Jakarta.

MT-15 dibekali dengan mesin berkapasitas 155cc 4-katup dengan 6-percepatan yang mampu menyemburkan tenaga sebesar 19 Tk pada  10.000 rpm dan menghasilkan torsi sebesar 14,7 Nm pada 8.500rpm.

MT-15 hadir dalam tiga pilihan warna yakni Matte Grey, Matte Blue serta Metallic Black dan dipasarkan kepada konsumen seharga Rp 34.950.000 OTR Jakarta.

2 dari 3 halaman

Hadir di Jakarta, Valentino Rossi Minta Maverick Vinales Pelankan Laju Motornya

Resmi memperkenalkan livery motor YZR-M1 yang akan digunakan dalam laga Moto GP musim ini, kedua pembalap andalan Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales hadir di Jakarta, Indonesia.

Tak hanya corak pada tunggangan baru yang menjadi perhatian, namun juga dukungan yang diberikan Rossi pada juniornya, Maverick.

“Kami pasangan yang baik. Dia masih muda tidak seperti saya yang sudah sedikit tua. Dia adalah pembalap yang kuat dan cepat,” kata Rossi.

Bahkan Rossi menegaskan dirinya memiliki hubungan baik dengan Maverick bahkan di luar perlintasan balap.

“Kami bertarung di lintasan tapi saling menghormati di luar lintasan. Kami datang dari 2018 yang sulit dan datang dengan lebih kuat,” ujarnya.

Dengan nada bercanda, Rossi juga meminta Maverick untuk memperlambat motornya saat berlaga di lintasan. “Pertama saya ingin dia lebih lambat, jangan terlalu menekan,” tutur Rossi sambil tersenyum.

Melihat hal itu, Maverick membalas gurauan Rossi. Ia mengaku ingin mengalahkan Juara Dunia sembilan kali tersebut.

Motivasi saya adalah mengalahkan Valentino. Bercanda. Kami harus fokus dengan kejuaraan yang panjang. Dari yang saya pelajari dari Valentino, saya harus bekerja keras dan menekan diri saya. Tujuan kami adalah menjadi nomor 1. Setelah musim tes beberapa saat lalu kami merasa sangat siap,” ujar Mavrick

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Sama-Sama Bisa Disewa, Pilih Honda PCX Listrik atau Viar Q1?

Liputan6.com, Jakarta – Sebelum Honda PCX listrik resmi diperkenalkan, Viar Motor Indonesia sudah terlebih dahulu menyewakan skutik listrik Viar Q1. Keduanya sama-sama menyasar segmen fleet dalam skema penyewaan. Tapi Viar sedikit berbeda memilih target konsumen. Ia menjangkau penggunanya lebih luas.

Jika Honda baru memulai dan mempersiapkan layanan aftersales, Viar sudah lebih dulu menyentuh instansi pemerintah seperti Perusahaan Listrik Negara (PLN), swasta, kampus, hingga ojek online. Beberapa stasiun pengisian daya listrik umum (SPLU) pun dibangun atas kerja sama dengan PLN di sejumlah lokasi.

Viar mengaku tidak gentar dengan nama besar Honda. Bahkan Viar mengaku tetap optimistis penyewa Q1 akan terus bertambah karena punya keunggulan ongkos sewa lebih murah dan sudah tersedia STNK.

“Biaya sewa kita sangat terjangkau, juga perawatan motor dan baterai kita mudah. Bodi motor kita lebih kecil dan simpel, sehingga memudahkan pemakaian di kemacetan, dengan mudah selap-selip,” kata Frengky Osmond, Marketing Communicaton Viar Motor Indonesia.

Selain memasarkan skutik listrik Q1, Viar juga menyodorkan layanan sewa Q-Rent dengan tarif mulai Rp 50 ribu. Sementara PCX Electric disewakan Rp 2 juta per bulan, dengan periode penyewaan hingga 2-3 tahun untuk fleet. Namun untuk biaya perawatannya Honda menawarkan skema include dan exclude maintenance, bergantung pada konsumen yang menyewa.

2 dari 4 halaman

Selanjutnya

Mekanisme penyewaan Viar Q1 hanya cukup memberikan data berupa foto KTP, SIM, foto diri beserta dengan identitas, dan mengisi formulir yang telah disediakan oleh tim marketing. Selanjutnya tim akan melakukan verifikasi dan unit akan dikirim ke penyewa untuk digunakan.

Frengky pun menyebut sejumlah keunggulan Q1 sebagai motor listrik sewa. Di antaranya Viar Q1 menggunakan e-Scooter driving system dari Bosch yang terdiri atas Electronic Control Unit (ECU) dan e-Motor. ECU ini merupakan peranti lunak yang berfungsi mengontrol performa komponen penggerak motor listrik, termasuk eMotor dan baterai.

Viar Q1 yang telah dilengkapi dengan 2 battery mampu menempuh hingga 110 km. Baterai Viar Q1 bisa dilepas sehingga bisa dicolokkan di mana saja. Viar Q1 menggunakan daya baterai tipe Lithium-Ion kapasitas 60 Volt- 20 Ah untuk menggerakkan motor berdaya 800 watt. Pengisian daya baterai dari nol sampai penuh memakan waktu kurang lebih 4-5 jam. Viar Q1 mampu mampu berlari maksimum hingga 60 km/jam.

Honda Sedangkan PCX electric dibekali dua unit baterai portabel yang disebut Honda Mobile Power Pack. Dengan baterai ini PCX listrik mampu melaju hingga hingga 69 km dalam sekali pengisian penuh sekitar 4 jam.

Honda Mobile Power Pack bisa diisi ulang menggunakan dua mekanisme, yakni off-board charging dan on-board charging. Dengan kata lain mengganti dua baterai kosong dengan baterai yang sudah terisi (swap system) atau menggunakan konektor yang bisa disambungkan dengan listrik gedung atau perumahan (on-board charging).

3 dari 4 halaman

Selanjutnya

Viar Q1 dibekali “switch parking”. Tujuannya demi keamanan karena motor yang tanpa bunyi ini dikhawatirkan membuat anak-anak kecil dan orang dewasa tidak tahu bahwa sebenarnya kendaraan sudah siap untuk digas usai start. Lainnya halnya PCX Electric yang dibekali sistem Honda Smart Key memungkinkan pengendara membuka kunci utama dengan hanya mendekati sepeda motor tanpa perlu mengeluarkan kunci pintar dari pakaian.

Untuk indikator Viar Q1, informasi tersaji secara digital. Kontrol dan informasi mengenai kendaraan, seperti kapasitas baterai disajikan secara penuh melalui odometer, termasuk mengenai speed saat melaju. Untuk soal ini, PCX Electric punya panel instrumen yang menampilkan informasi sistem EV dengan jelas. Indikatornya meliputi speedometer, jam, kapasitas baterai yang tersisa, dan status pengisian daya saat tersambung ke daya listrik.

Lalu bagaimana dengan layanan purna sewa? Viar menyediakan layanan Viar Emergency Roadside Assistance (VERA) yang selalu siaga termasuk bila nantinya penyewa mengalami masalah dengan unitnya sehingga nantinya aktifitas penyewa tersebut tidak terganggu.

Saat ini layanan penyewaan motor listrik Viar Q1 yang sudah berlaku di Jakarta. dan segera menyebar ke beberapa kota besar di Indonesia, seperti Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Medan dan Bali.

Sementara AHM mengaku sudah menyiapkan berbagai fasilitas dan sarana untuk mendukung bisnis sepeda motor listrik. Di antaranya jaringan Honda yang melayani servis Honda PCX Electric serta kebutuhan swap/penggantian baterai.

Untuk keadaan darurat, Honda menyediakan contact center 7X24 jam, emergency road assistance (Honda care), dan service visit. Namun sewa dan fasilitas layanan tersebut baru terdapat di Jakarta.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Hadir di Jakarta, Valentino Rossi Minta Maverick Vinales Pelankan Laju Motornya

Liputan6.com, Jakarta – Resmi memperkenalkan livery motor YZR-M1 yang akan digunakan dalam laga Moto GP musim ini, kedua pembalap andalan Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales hadir di Jakarta, Indonesia.

Tak hanya corak pada tunggangan baru yang menjadi perhatian, namun juga dukungan yang diberikan Rossi pada juniornya, Maverick.

“Kami pasangan yang baik. Dia masih muda tidak seperti saya yang sudah sedikit tua. Dia adalah pembalap yang kuat dan cepat,” kata Rossi.

Bahkan Rossi menegaskan dirinya memiliki hubungan baik dengan Maverick bahkan di luar perlintasan balap.

“Kami bertarung di lintasan tapi saling menghormati di luar lintasan. Kami datang dari 2018 yang sulit dan datang dengan lebih kuat,” ujarnya.

Dengan nada bercanda, Rossi juga meminta Maverick untuk memperlambat motornya saat berlaga di lintasan. “Pertama saya ingin dia lebih lambat, jangan terlalu menekan,” tutur Rossi sambil tersenyum.

Melihat hal itu, Maverick membalas gurauan Rossi. Ia mengaku ingin mengalahkan Juara Dunia sembilan kali tersebut.

Motivasi saya adalah mengalahkan Valentino. Bercanda. Kami harus fokus dengan kejuaraan yang panjang. Dari yang saya pelajari dari Valentino, saya harus bekerja keras dan menekan diri saya. Tujuan kami adalah menjadi nomor 1. Setelah musim tes beberapa saat lalu kami merasa sangat siap,” ujar Mavrick

2 dari 3 halaman

Ganti Jubah, Ini Wujud Motor Terbaru Valentino Rossi dan Maverick Vinales

Monster Energy Yamaha MotoGP Team secara resmi memperkenalkan livery warna baru untuk musim balap 2019 di Four Seasons Hotel Jakarta, Indonesia, Senin (4/2/19).

Mengangkat tema “Beast Mode On”, peluncuran tim baru tersebut sekaligus menjadi pertanda adanya kesepakatan sponsorship antara Yamaha dengan Monster Energy serta kesamaan visi sebelum menghadapi tes pramusim IRTA MotoGP 2019 di Sepang, Malaysia. Dihadiri President Director PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg, President Yamaha Motor Racing & Senior General Manager of Motorsports Section, Kouichi Tsuji, dan Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, serta Vice President of Sports Marketing Monster Energy Company, Mitch Covington, acara itu juga memperkenalkan struktur baru Yamaha dimana Hiroshi Itou telah bergabung dengan Motorsport Development Division sebagai General Manager, dan Takahibero Sumi menjadi MotoGP Group Leader.

Dua pembalap Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales juga turut menyampaikan antusiasmenya untuk kembali beraksi pada tes pramusim IRTA MotoGP 2019 yang akan berlangsung di Sepang, Malaysia, dua hari lagi.

Valentino Rossi akan menjalani musim ke-14 nya dan memiliki target untuk mencetak kemenangan Grand Prix (GP) saat ia memasuki tahun ketujuh bersama Yamaha sejak kembali pada 2013.

Sedangkan Maverick bergabung dengan tim pabrikan Yamaha di tahun 2017 dan memiliki motivasi tinggi untuk kembali berlaga. Livery warna motor YZR-M1 benar-benar berubah, penggunaan kombinasi ‘Monster Energy black’ dengan ‘Yamaha Factory Racing blue’ serta beberapa garis minimalis berwarna biru diklaim mampu menghasilkan gradasi warna yang lebih dinamis pada desain motor yang terlihat ramping.

Selain itu, perpaduan nilai estetika Yamaha dengan gambar cakar yang secara mudah dapat langsung dikenali sebagai branding Monster Energy turut tersaji dalam logo baru Monster Energy Yamaha MotoGP Team, termasuk pada perlengkapan tim dan racing suit yang dikenakan oleh Valentino dan Maverick.

Selain logo Monster Energy, tim Yamaha mengumumkan bahwa sepanjang musim balap 2019, motor tunggangan Valentino dan Maverick akan terus menampilkan slogan PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Yamaha Motor Vietnam Co., Ltd., Yamaha Motor Philippines, Inc., serta Thai Yamaha Motor Co., MotoGP,“Kami senang secara resmi memulai perjalanan dengan sponsor baru, Monster Energy. Meskipun merupakan merek yang sama sekali berbeda dari Yamaha, kami berharap dapat membuat sejarah yang hebat di kejuaraan MotoGP,” kata Kouichi Tsuji, President of Yamaha Motor Racing & Senior GM of Motorsports Section.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Bergaya Lamborghini, Mobil Ini Harganya Rp 100 Jutaan

Liputan6.com, Manila – Jika Anda mendengar kata supercar, tentu yang terbayangkan adalah mobil keren dengan harga yang super juga. Nah, ternyata di Filipina ada yang menjual mobil bergaya Lamborghini dengan harga Rp 109,3 juta.

Harga itu jelas menggiurkan. Apalagi, mobil itu menggunakan transmisi manual. Kabar buruknya, supercar itu bukanlah Lamborghini yang sesungguhnya.

Dilansir Autoindustriya, mobil sport itu sebenarnya adalah Toyota MR2 generasi kedua. Hanya saja MR2 itu sudah dimodifikasi di semua bagiannya, sampai terlihat seperti Lambo.

Tapi tak jelas model Lambo apa yang jadi transformasi MR2 itu. Hanya saja di bagian depan terlihat bumper Murcielago dan headlight yang sudah diganti. Tail light-nya justru mirip dengan milik Mitsubishi Eclipse generasi kedua, dengan motif LED kustom.

Sayangnya lagi, tak ada gambar interiornya. Tapi pada iklan diklaim bahwa MR2 ala Lamborghini ini pakai mesin twin turbo. Mobil ini juga baru berjalan sejauh 70.000 kilometer.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Terlepas dari kenyataan bahwa mobil itu bukanlah Lambo yang sesungguhnya, tampilan luarnya benar-benar terlihat mulus. Warna abu-abunya masih terlihat kinclong.

Mengetahui hal ini, sepertinya sudah tak banyak yang kaget. Bukan pertama kalinya juga ada yang mencoba mengkloning supercar Italia pakai MR2. Beberapa tahun lalu, di Spanyol juga ada yang mencoba meniru Ferrari F430s.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Sebelum Sepeda Motor Masuk Tol, Ini yang Harus Dilakukan Pengendaranya

Liputan6.com, Jakarta – Wacana sepeda motor masuk tol terus menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Beragam komentar menanggapi rencana tersebut, mulai dari yang setuju karena setiap pengendara roda dua memiliki hak yang sama atas jalan tol, atau yang tidak setuju karena jika sepeda motor masuk jalan bebas hambatan akan sangat berbahaya bagi pengguna jalan lain.

Menurut Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Nanan Soekarna, terkait peraturan sepeda motor masuk tol harus dikaji dengan benar. Selain itu, sepeda motor masuk jalan tol ini memang sudah terdapat dalam peraturan, dan pemerintah harus menyediakan sarana terkait.

“Saya hanya meng-endorse, bahwa Ketua DPR akan mengkaji. Dan tentunya, kami sebagai bikers ya hanya mengamini. tentunya perlu dipikirkan bersama, karena di luar negeri sendiri tidak ada larangan masuk tol, dan di kita ada peraturan masuk tol, dan pemerintah harus menyiapkan sarana,” jelas Nanan Soekarna di Tangerang, Minggu (4/2/2019).

Jika berbicara peraturan sepeda motor masuk tol, memang sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005, tentang Jalan Tol yang disahkan oleh Presiden Keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sementara itu, Nanan Soekarna mengatakan, sepeda motor masuk jalan tol itu memang bisa dilihat ada banyak manfaatnya atau tidak. Namun yang paling penting, setiap pengendara sepeda motor, baik motor besar atau motor kecil harus disiplin terlebih dahulu.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

“Yang penting disiplin, kalau masuk tol tidak disiplin bisa kacau. Bikers siap dia, mau motor besar motor kecil tunjukan sikap disiplin terlebih dahulu,” tegasnya.

Dengan sikap disiplin yang tinggi dari para pengendara sepeda motor ini, nantinya bakal menimbulkan kepercayaan dari masyarakat.

“Supaya orang percaya sama kita, trust sama bikers, tunjukan sikap tindakan sopan santun, taat kepada peraturan, agar masyarakat percaya. Soal tol ini hanya sarana,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Ganti Jubah, Ini Wujud Motor Terbaru Valentino Rossi dan Maverick Vinales

Liputan6.com, Jakarta Monster Energy Yamaha MotoGP Team secara resmi memperkenalkan livery warna baru untuk musim balap 2019 di Four Seasons Hotel Jakarta, Indonesia, Senin (4/2/19).

Mengangkat tema “Beast Mode On”, peluncuran tim baru tersebut sekaligus menjadi pertanda adanya kesepakatan sponsorship antara Yamaha dengan Monster Energy serta kesamaan visi sebelum menghadapi tes pramusim IRTA MotoGP 2019 di Sepang, Malaysia. Dihadiri President Director PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg, President Yamaha Motor Racing & Senior General Manager of Motorsports Section, Kouichi Tsuji, dan Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, serta Vice President of Sports Marketing Monster Energy Company, Mitch Covington, acara itu juga memperkenalkan struktur baru Yamaha dimana Hiroshi Itou telah bergabung dengan Motorsport Development Division sebagai General Manager, dan Takahibero Sumi menjadi MotoGP Group Leader.

Dua pembalap Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales juga turut menyampaikan antusiasmenya untuk kembali beraksi pada tes pramusim IRTA MotoGP 2019 yang akan berlangsung di Sepang, Malaysia, dua hari lagi.

Valentino Rossi akan menjalani musim ke-14 nya dan memiliki target untuk mencetak kemenangan Grand Prix (GP) saat ia memasuki tahun ketujuh bersama Yamaha sejak kembali pada 2013.

Sedangkan Maverick bergabung dengan tim pabrikan Yamaha di tahun 2017 dan memiliki motivasi tinggi untuk kembali berlaga. Livery warna motor YZR-M1 benar-benar berubah, penggunaan kombinasi ‘Monster Energy black’ dengan ‘Yamaha Factory Racing blue’ serta beberapa garis minimalis berwarna biru diklaim mampu menghasilkan gradasi warna yang lebih dinamis pada desain motor yang terlihat ramping.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Selain itu, perpaduan nilai estetika Yamaha dengan gambar cakar yang secara mudah dapat langsung dikenali sebagai branding Monster Energy turut tersaji dalam logo baru Monster Energy Yamaha MotoGP Team, termasuk pada perlengkapan tim dan racing suit yang dikenakan oleh Valentino dan Maverick.

Selain logo Monster Energy, tim Yamaha mengumumkan bahwa sepanjang musim balap 2019, motor tunggangan Valentino dan Maverick akan terus menampilkan slogan PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Yamaha Motor Vietnam Co., Ltd., Yamaha Motor Philippines, Inc., serta Thai Yamaha Motor Co., MotoGP,“Kami senang secara resmi memulai perjalanan dengan sponsor baru, Monster Energy. Meskipun merupakan merek yang sama sekali berbeda dari Yamaha, kami berharap dapat membuat sejarah yang hebat di kejuaraan MotoGP,” kata Kouichi Tsuji, President of Yamaha Motor Racing & Senior GM of Motorsports Section.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Suzuki Ertiga Matik Hanya 4-Percepatan, Ini Alasannya

Liputan6.com, Manila – Suzuki Ertiga generasi terbaru ditawarkan di beberapa negara. Sebut saja Indonesia, India, dan juga Filipina yang baru saja kebagian Ertiga terbaru.

Di Filipina, MPV pesaing Mitsubishi Xpander itu belum lama ini dirilis. Tampilan Ertiga baru ini benar-benar berubah, dimensi lebih besar, guratan-guratan eksteriornya lebih tegas, dan lebih bertenaga.

Mobil 7-penumpang itu ditawarkan dengan 2 pilihan manual dan otomatis. Versi manual punya transmisi 5-percepatan, sementara otomatis hanya 4-percepatan.

Dilansir Autoindustriya, beberapa pihak menyangka Ertiga akan menggunakan Continuously Variable Transmission (CVT) untuk varian otomatis. Apalagi saat Ertiga baru menggunakan platform heartect, saat pertama kali diluncurkan pada IIMS 2018, di Indonesia.

Tapi ternyata, all new Suzuki Ertiga masih memakai transmisi otomatis 4-percepatan, yang tak berubah dari pendahulunya. Senior Product Supervisor for Automobiles Suzuki Philipine, Kennedy Adia, mengatakan bahwa otomatis 4-percepatan memang sengaja dipertahankan karena dirasa cocok untuk kendaraan yang mungkin akan mengangkut beban yang berat.

“Suzuki mempertahankan otomatis 4-percepatan untuk Ertiga 2019 karena dinilai sesuai dengan persyaratan perusahaan, selain manual 5-percepatan. Ini adalah transmisi yang andal dan sudah terbukti,” ujar Adia.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Lalu, mengapa tak menggunakan CVT? Menurut Adia, CVT memang khusus dirancang untuk Swift, demi efisiensi yang lebih baik.

Namun demikian, bukan berarti Ertiga akan seterusnya menggunakan transmisi tersebut. Adia mengisyaratkan, bisa saja Ertiga menggunakan transmisi otomatis 6-percepatan di kemudian hari.

Perlu diingat, Vitara pun menggunakan transmisi otomatis 6-percepatan. Dan kini, pabrikan Jepang itu disebut sedang melakukan riset untuk memadukan transmisi otomatis 6-percepatan dengan platform Heartect.

“Kami memiliki kapabilitas untuk membuat transmisi otomatis 6-percepatan, dan Vitara memakai itu. Ini hanya soal pengembangan, lalu membuatnya cocok dengan platform Heartect milik Ertiga,” tambah Adia.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Mengenang 10 Tahun Perjalanan Honda Blade di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Honda Blade X 125 resmi disuntik mati oleh PT Astra Honda Motor (AHM). Hal tersebut bisa terlihat dari laman resmi AHM yang tak lagi menawarkan motor tersebut.

Hal itu diungkapkan langsung Direktur Pemasaran AHM, Thomas Wijaya. Ia menyebutkan bahwa Honda Blade 125 saat ini memang tengah sepi peminat.

“Iya, Blade itu kita melihat demand-nya semakin mengecil, sejauh ini kita tidak melanjutkan lagi produk itu (Honda Blade),” kata Thomas.

Honda Blade Generasi Pertama

Padahal, 10 tahun lalu, tepatnya Desember 2008, Honda Blade memberi pilihan baru di pasar otomotif Indonesia. Pasalnya, konsep yang diusung motor bebek ini terbilang unik.

Pada generasi pertamanya, Honda Blade hadir dengan headlamp yang menyatu dengan dek depan, tepat di bawah pelat nomor, layaknya skutik. Selain itu, desain bodinya juga terlihat simpel dan sporty.

Masa jaya Honda Blade terjadi pada tahun 2011 silam. Kala itu, versi facelift motor bebek ini berhasil terjual sebanyak 64.288 unit hanya dalam kurun waktu 2 bulan saja, bahkan melebihi target yang ditetapkan oleh AHM.

2 dari 3 halaman

Honda Blade Generasi Kedua

Setelah beredar selama 3 tahun, PT AHM merilis generasi kedua Honda Blade pada semester kedua 2011. Kala itu, motor bebek tersebut hadir dengan sepasang headlight yang terletak di setang. Selain itu, pabrikan berlogo sayap tersebut juga membekalinya dengan bagasi berukuran 7 liter.

Untuk urusan performa, Honda Blade generasi kedua mengandalkan mesin 1-silinder EFT (Efficient & Low-Friction Technology) SOHC berkubikasi 110cc, seperti generasi pertamanya. Dapur pacu tersebut disempurnakan dengan teknologi HVIC (Honda Variable Ignition Control Technology).

Hanya saja, target penjualan AHM pada Honda Blade 2012 menurun, sebelumnya 33.000 unit per bulan menjadi 20.000 unit per bulan. Memang, generasi kedua motor bebek ini sudah mulai kalah dari saudaranya, Honda Revo dan Honda Supra X.

Honda Blade Generasi Ketiga

Berselang 2 tahun, pada awal 2014, PT AHM merilis generasi ketiga, sekaligus terakhir dari Honda Blade. Secara desain, motor bebek ini masih sama seperti model sebelumnya, namun mengusung mesin yang lebih besar.

Kala itu, AHM menyematkan mesin yang sama dengan milik Honda Supra X 125, 1-silinder SOHC 125cc bertenaga 10 Tk dengan torsi maksimum 9,3 Nm. Dapur pacu tersebut juga telah disokong sistem pengabutan injeksi.

Sayangnya, tak ada peningkatan fitur yang signifikan pada generasi terakhirnya ini. Honda Blade 125 FI hanya mendapat tambahan auto shuttered key dan knalpot sporty. Kemudian pada tahun 2015 hanya hadir dengan striping baru.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Skutik Listrik Harley-Davidson Mulai Diuji di Lintasan Bersalju

Liputan6.com, Jakarta – Selain menguji motor listrik trail di lintasan bersalju, rupanya skutik listrik Harley-Davidson pun ikut bermain di jalur licin tersebut. Untuk pengujian ini, Harley mempercayakannya ke pembawa acara X-Games yakni Jack Mitrani.

Dilansir dari Electreck, prototipe ini memiliki beberapa perbedaan jika dibandingkan dengan desain konsepnya. Ketika diperhatikan secara lebih detail, terlihat komponen elektronik yang dipakai sama dengan kepunyaan versi trail.

Meski terbilang mungil, motor listrik ini memiliki power yang cukup besar. Hal itu didukung oleh pemakaian mesin elektrik berukuran jumbo yang digerakkan dengan belt dan pengontrol kecepatan elektronik berarus tinggi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Mitrani setelah melakukan pengujian prototipe skuter listrik tersebut, “Saat Saya melompat dan itu seperti, BOOM! Torsi yang dihasilkan sangat besar. Sangat mudah untuk bermanuver, ringan, dan ke mana pun saya pergi orang-orang berhenti dan mengambil foto. Hal yang paling mengejutkan adalah seberapa tenang dan halusnya skuter ini, ” ungkapnya.

Hal tersebut memang merupakan tujuan dari Harley-Davidson dalam menciptakan konsep skuter listrik mereka. Pabrikan ikonik Amerika Serikat itu berharap bahwa nantinya kendaraan yang lebih ringan seperti skuter listrik tersebut tidak memerlukan SIM pada saat digunakan di beberapa negara bagian Amerika.

Dengan konsep tersebut, pihaknya berharap dapat menyasar para pengendara pemula roda dua seperti mahasiswa yang selama ini terhalang oleh lisensi mengendarai sepeda motor.

Sumber: Otosia.com

2 dari 3 halaman

Pan America 1250, Harley-Davidson Adventure yang Pertama

Harley-Davidson Pan America 1250 (Zigwheels)

Harley-Davidson  rupanya tertarik dengan motor segmen adventure. Motor bernama Pan America 1250 akan memulai penampilan perdana pada pameran motor paling akbar sedunia, EICMA (Esposizione Internazionale Ciclo Motociclo e Accessori) 2018 yang digelar mulai besok (6-11 November). Ya, dilakukan di pameran motor kelas dunia karena nampaknya ini salah satu langkah merek asal Negeri Paman Sam itu untuk merakyat.

Maksudnya merakyat adalah menghadirkan motor dengan aneka jenis yang bisa menggaet lebih banyak segmen. Maklum, selama ini Harley-Davidson terkenal hanya sebagai produsen motor gaya cruiser.

Desainnya sangat kaku. Apalagi berimbuh aneka pelindung baja mulai dari bawah, hingga samping. Garis bodinya nampak sederhana, dan tak terlalu nyeleneh. Anda bisa melihat garis horizontal melintang dari depan hingga buritan. Sangat kaku! Di satu sisi, mengesankan dengan kuat ciri khas motor adventure. Namun di lain sisi, bukankah semua brand sedang berupaya mendinamiskan desain?

Cover wajah, atau fairing memang nampak unik. Bahkan kata aneh masih layak digunakan untuk mendeskripsikannya. Bentuknya sangat ortodok sebagai motor adventure, kotak dan sudutnya sangat kaku. Oke, modernisasi memang tampak dengan lampu yang pipih. Pastinya pun berteknologi LED.

Dari laman rekan kami di Zigwheels, disebutkan bahwa unit yang memberi tenaga adalah V-Twin 45 derajat, 1.250cc. Mesin ini dipadankan dengan pendingin cairan berpompa, girboks manual 6-speed. Layaknya motor-motor adventure, mesin jadi bagian penting bagi sasis teralis. Dan ya, sasis teralis jadi andalan penyongsong rangkanya. Konfigurasi ini menunjukkan dengan jelas habitat Harley-Davidson adventure tersebut. Dua alam.

Sasis motor adventure Harley-Davidson ini bahkan terlihat sangat kekar dan vulgar. Tanpa perlindungan apapun baik bentuk cover maupun shroud, Anda bisa melihat dengan jelas aneka ukuran, sambungan dan konfigurasi sasis yang menyusun sang penjelajah.

Kaki-kaki dibuat tangguh, dengan suspensi terbalik (upside down) bertravel panjang di bagian depan. Penunjang kaki belakang adalah monoshock dengan potensi penyesuaian. Remnya disusun oleh peranti lansiran Brembo dengan piringan ganda di bagian depan dan tunggal di belakang.

Rodanya disusun oleh lingkar 19 inci depan dan 17 inci belakang. Settingan yang sangat khas motor adventure. Karet pembungkus roda adalah ban tubeless dengan pattern yang agresif bermerk Michelin Anakee Wild.

Zigwheel memprediksi bahwa Harley-Davidson Pan America 1250 akan mendapat segala aspek futuristis khas motor adventure modern. Harapannya, layar digital dua buah yang menyajikan beragam informasi mulai dari pengendaraan, konektivitas hingga navigasi. Cruise control dan aneka panduan elektronik khas motor besar berharga mahal. Dan ragam fitur lainnya yang mencirikan pengembangan terdepan di dunia sepeda motor. Itu harapannya.

Menarik? Tentu saja. Namun kita tunggu performa merek ini di masa depan. apalagi dengan isu akan diambil alihnya merek ini oleh brand Cina, tentu patut diantisipasi sedrastis apa pergerakan Harley-Davidson di masa yang akan datang.

Sumber: Oto.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Pelek Bekas Ini Harganya Rp 1,4 Miliar, Apa Hebatnya?

Liputan6.com, Jakarta – Anda mungkin pernah mendengar biaya ganti oli Bugatti yang sangat mahal. Tidak tanggung-tanggung, untuk mengganti oli hypercar tersebut biayanya mencapai Rp 290 jutaan. Lantas bagaimana dengan biaya yang lain, misalkan ganti pelek?

Baru-baru ini, mengutip dari Autoweek.com, ada pengguna situs jual beli Ebay.com yang menjual pelek asli dari Bugatti Veyron. Dengan kondisi mulus dan ban 85%, komponen tersebut dibanderol USD1 juta, sekitar Rp1,4 miliaran.

Untuk penggantian keempat bannya, setiap 4.000 km sekali, pemilik Bugatti Veyron harus mengeluarkan biaya sebesar US$30.000 atau sekitar Rp450 jutaan.

Bahkan, biaya servis rutin setiap setahun sekali bisa setara varian termurah Honda CR-V, USD30.000, sekitar Rp418 jutaan.

Wajar saja, harga terendah Bugatti Veyron saat ini bisa mencapai USD1,5 jutaan atau setara Rp21 miliaran. Tentunya desain, performa, dan kebanggaan yang ditawarkan berbeda dengan mobil lainnya.

Sumber: Otosia.com

2 dari 3 halaman

Detail Pelek yang Perlu Kita Ketahui

Bila kita kita perhatikan pada pelek mobil atau motor yang sudah ganti ban, biasanya kita akan menemukan benda kecil yang melekat di pelek. Benda apa itu sebenarnya?

Ukurannya kecil, kira-kira setengah kelingking. Biasanya logam itu berbentuk persegi panjang.Bagi yang belum tahu, logam tersebut adalah timah yang kerap digunakan saat balancing roda.

“Logam itu timah, kalau bengkel lain mungkin ada yang pakai bahan logam lain,” ujar Adi, mekanik di bilangan Pos Pengumben, Jakarta Selatan.

Buat apa timah itu menempel dan apa hubungannya dengan balancing roda?Balancing roda sendiri diperlukan waktu mobil terasa bergetar, terutama pada kecepatan tinggi.

Yang terjadi biasanya, bobot pelek pada roda sudah tidak seimbang. Lalu proses balancing diperlukan dengan mencopot roda-roda di mobil dan memasukkannya ke mesin berputar yang dipasangi sensor.

Sensor akan membaca jika ban secara bobot tidak di titik nol saat dipasang secara vertikal di mesin. Untuk itulah, logam tadi dipasang untuk menyeimbangkan bobot.

“Lebih mantap buat keseimbangan. Jadi disetel di mesin ketahuan. Jadinya hasilnya seimbang,” tambahnya.

Mengapa hal ini diperlukan? Roda yang bergetar bukan hanya menyisakan rasa tidak nyaman saat berkendara.

Tanpa disadari, roda bergetar juga berpengaruh pada sistem suspensi mobil. Efeknya, balljointshockabsorber, tie rod, dan bushing-bushing bisa lebih cepat aus. Yang ada, efeknya ke faktor keselamatan dan uang.

Penulis: Dimas Wahyu

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Top3: Memilih Skutik Rp20 Juta dan Menakar Daya Honda PCX Listrik

Liputan6.com, Jakarta Pilihan motor di Indonesia sangat beragam. Makanya kita akan memilihnya berdasarkan dana yang dimiliki. Untuk dana Rp 20 juta, ada Yamaha FreeGo dan Honda Vario 125. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Punya Duit Rp20 Juta, Ambil Honda Vario 125 atau Yamaha FreeGo S?

Ketika dana untuk membeli motor hanya tersedia sekitar Rp 20 jutaan, maka akan muncul dua skuter matik yang bisa jadi pilihan utama. Pertama adalah Yamaha FreeGo S Non ABS dan satunya lagi ialah Honda  Vario 125.

Honda Vario 125 CBS-Idling Stop System (ISS) dilabeli Rp 20 juta. Sementara Yamaha FreeGo S Non ABS Rp 19,7 juta (OTR DKI Jakarta). Mesinnya pun berada dalam satu kelas. Berikut informasi yang akan memudahkan kita untuk memilih satu di antaranya: Selengkapnya baca di sini.

2. Terparkir di Garasi Selama 35 Tahun, Mobil Langka Ini Terjual Rp 9 Miliar

Bagi kolektor mobil langka, memiliki Alfa Romeo Giulietta SZ lansiran 1962 mungkin bisa jadi yang paling spesial. Pasalnya, selain sebagai mobil paling cantik yang pernah diproduksi, kuda besi dari pabrikan asal Italia ini juga hanya dibuat sebanyak 217 unit di seluruh dunia.

Nah, tidak heran jika penemuan Alfa Romeo Giulietta SZ di ruang bawah tanah seorang pemiliknya di Turin, Italia, menjadi berita yang cukup besar. Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Menakar Daya dan Ketahanan Baterai Honda PCX Listrik

Honda PCX Listrik resmi mengaspal di Indonesia. Tanpa mesin konvensional, sumber tenaga Honda PCX listrik tersimpan di dalam baterai.

Honda PCX listrik punya inovasi yang memudahkan penggunanya, berupa baterai bithium-ion yang bisa lepas pasang. Prinsip kerjanya mirip sumber daya telepon genggam zaman dulu, yang bisa di-charging menggunakan alat pengisian eksternal. Namun, bagaimana durabilitasnya? Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Beredar Bocoran Edisi Spesial, Mitsubishi: Belum Ada Xpander Baru

Liputan6.com, Jakarta – Beberapa waktu lalu, beredar foto terkait varian baru Mitsubishi Xpander Ultimate Special Edition. Mobil tersebut, diunggah oleh akun instagram @salesmitsubishi_tangerang.

Namun, ketika dikonfirmasi langsung kepada Deputy Group Head of Planning & Communication Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Intan Vidiasari, perempuan ramah ini menjelaskan, jika sampai saat ini belum ada peluncuran produk baru.

“Itu bukan Original Equipment Manufactur (OEM) dari APM yang jelas, karena kita belom ada Xpander baru kok,” jelas Intan saat dihubungi Liputan6.com, Minggu (3/2/2019).

Lanjut Intan, ketika ditanya lebih lanjut terkait model tersebut, pihaknya masih belum bersedia memberikan informasinya lebih detail. Termasuk, apakah model ini hanya cara dealer untuk meningkatnya penjualan pesaing berat Toyota Avanza Veloz tersebut.

“Tidak bisa komentar, karena saya tidak tahu (buatan dealer atau bukan),” pungkasnya.

Untuk diketahui, Mitsubishi Xpander Ultimate special edition ini dilengkapi emblem Special Edition di buritan. Bagian eksterior seperti bodykit dan sideskirt juga terlihat berbeda. Ada tambahan talang air, hood emblem, muffler cutter, luggage matt, dan LED scuff plate. Jenis lampu depan LED juga tetap dipertahankan, seperti pada Ultimate biasa.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Ketika menelisik ke dalam, small MPV ini terlihat makin mewah. Paling kentara layar monitor layar sentuh 10 inci pada dasbor. Bentuknya bak floating monitor yang sedang naik daun. Agar konsumen makin nyaman, Jok mobil dibalut kulit sintetik berkelir krem. Kemudian terpasang arm rest pada kursi depan. Warna dual tone pun jadi makin mencuat lantaran kombinasi ini.

Pada baris kedua, terpasang sepasang layar monitor tambahan (headrest monitor). Jadi penumpang baris kedua juga bisa menikmati hiburan selama perjalanan. Menonton film, misalnya. Namun sayangnya, mobil yang ditempel lencana Ultimate Special Edition tak disenjatai fitur cruise control. Padahal tipe Ultimate yang kini dijual sudah tersedia.

Di pasar aftermarket harga panel cruise control Rp 900 ribuan belum termasuk ongkos pasang. Cukup mudah ketika Anda mencarinya di toko online. Namun pemasangan ini bisa merusak garansi kelistrikan bila konsumen membenamkan panel itu.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Perlu Diingat, Inilah Tanda-Tanda Kerusakan Busi pada Mobil Kesayangan

Liputan6.com, Jakarta – Salah satu komponen yang penting bagi performa mobil kesayangan, adalah busi. Maka dari itu, perlu diperhatikan kondisinya, karena jika sudah rusak bakal berdampak pada ketidaknyamanan saat berkendara.

Melansir laman resmi Daihatsu Indonesia, busi mobil yang rusak bisa mengakibatkan mesin kehilangan tenaga dalam kondisi tertentu.

Akibat lain yang ditimbulkan akibat busi mesin yang tidak dalam kondisi baik, bakal membuat mesin menjadi tidak seimbang, karena tenaga yang dikeluarkan tidak sama pada tiap silinder mesin.

Selain itu, akibat paling fatal dari kerusakan busi adalah akan membuat mobil mogok, dan pastinya merepotkan. Nah, berikut tanda-tanda untuk mendeteksi kerusakan pada busi mobil:

1) Tanda Kerusakan Saat Mesin Idle

Masalah pada busi tentunya bisa dideteksi pada saat mesin mobil dalam kondisi idle. Jika terjadi masalah pada busi mobil, putaran mesin akan terasa tidak halus. Hal ini dapat dirasakan dari dalam kabin mobil. Dalam keadaan idle, biasanya akan muncul getaran-getaran yang menandakan busi bermasalah.

Pada saat mencoba menarik tuas gas mobil, akan terasa berat. Hal ini juga bisa menjadi petunjuk bahwa ada masalah dengan busi, jika tanda tersebut sudah terasa, dan bisa memeriksakannya ke bengkel.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

2) Tanda Kerusakan Busi Saat Mobil Jalan

Tanda-tanda kerusakan pada busi mobil selanjutnya bisa dilihat saat mobil dijalankan. Busi yang bermasalah, bakal menyebabkan akselerasi pada mobil menjadi tidak maksimal. Akselerasi menjadi terhambat karena mobil kekurangan tenaga.

Jika tanda-tanda seperti ini sudah dirasakan, jangan memaksakan mobil untuk melakukan akselerasi maksimal, karena jika dipaksakan, mobil bisa mengalami mogok.

3) Tanda Kerusakan Lewat Warna Busi

Cara lain untuk mendeteksi apakah busi mobil masih layak pakai atau sudah harus diganti melalui warna busi .

Apabila busi berwarna kecokelatan, ini menandakan masa penggunaan busi hampir habis dan harus segera diganti. Jika warna busi kemerahan atau kuning, ini menandakan mesin mobil Sahabat melakukan pemanasan berlebihan, dan bagian yang harus dicek adalah bagian pendingin.

Jika kondisi busi warna hitam gosong, itu menandakan ada yang salah dari setelan bahan bakar mobil, dan jika busi meleleh, kemungkinan kompresi mobil sahabat mengalami kebocoran, jadi segeralah bawa mobil ke bengkel kepercayaan.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Punya Duit Rp20 Juta, Ambil Honda Vario 125 atau Yamaha FreeGo S?

Liputan6.com, Jakarta Ketika dana untuk membeli motor hanya tersedia sekitar Rp 20 jutaan, maka akan muncul dua skuter matik yang bisa jadi pilihan utama. Pertama adalah Yamaha FreeGo S Non ABS dan satunya lagi ialah Honda  Vario 125.

Honda Vario 125 CBS-Idling Stop System (ISS) dilabeli Rp 20 juta. Sementara Yamaha FreeGo S Non ABS Rp 19,7 juta (OTR DKI Jakarta). Mesinnya pun berada dalam satu kelas. Berikut informasi yang akan memudahkan kita untuk memilih satu di antaranya:

Dimensi dan Desain

Honda Vario 125 punya ukuran yang lebih panjang dibanding FreeGo S. Dimensinya 1.921 mm x 683 x 1.096 mm (PxLxT), dengan jarak antar-poros roda 1.280 mm dan ground clearance 132 mm. Yamaha FreeGo berukuran 1.905 x 690 x 1.100 mm, sumbu rodanya 1.275 mm dan jarak terendah dengan tanah 135 mm.

Desain Honda Vario terlihat agresif, lantaran adanya aksen tajam di beberapa sisi. Berbeda dengan Yamaha FreeGo, bodinya minimalis dengan lekukan lembut yang terkesan membulat. Kedua pabrikan tampaknya berusaha menciptakan tunggangan yang punya tampilan unik.

Tengok sektor penerangan. Honda Vario memasang dua lampu LED yang terpisah, sehingga auranya dinamis. Yamaha FreeGo cuma satu, tetapi tampak dominan dengan ukurannya. Menariknya, lampu sein pada kedua skutik itu, diletakkan terpisah dengan headlamp. Posisi pada Yamaha FreeGo ada di bawah sayap samping, sedangkan Vario di atas dan bentuknya memanjang ke depan, menyatu dengan daytime running light.

Panel digital yang mampu menampilkan berbagai informasi terkait tunggangan, sudah diaplikasikan keduanya. Tetapi Yamaha FreeGo ukurannya tak sebesar Honda Vario. Pada kaki-kaki, Yamaha diperkuat pelek 12 inci dengan ban berprofil tebal. Skutik Honda lebih besar mencapai, 14 inci.

Soal warna, Honda Vario lebih banyak ketimbang Yamaha FreeGo. Ada 4 kelir : Advanced Black, Advanced Red, Advanced White Blue, Advanced White Red. Sedangkan skutik Yamaha cuma dua, Matte Red dan Matte Grey.

2 dari 5 halaman

Fitur dan Kepraktisan

Honda Vario ditantang oleh Yamaha FreeGo S dengan harga yang sangat bersaing. (Oto.com)

Yamaha FreeGo S Non ABS punya kelengkapan lebih baik dari Honda Vario 125. Dimulai dari fitur akses yang sudah keyless dengan smart key system, immobilizer dan sistem answer back. Vario masih mempercayakan kunci konvensional yang diperkuat alarm dan answer back system. Selain itu, kapasitas bagasi di bawah jok, volume FreeGo mencapai 25 liter, Vario hanya 18 liter. Jadi barang yang dimasukkan bisa lebih banyak, seperti helm full face dan sepatu atau jaket.

Smartphone milik pengguna Yamaha FreeGo bisa terjaga dayanya, berkat keberadaan power socket di kompartemen depan. Sayangnya, Yamaha seperti kelupaan memikirkan ruang penyimpanan. Sehingga membutuhkan perangkat tambahan untuk menyimpannya, atau menggantungkan tas di bagian tengah.

Sektor keselamatan, FreeGo S hanya diberikan cakram di bagian depan. Skema sama digunakan Vario 125 dengan imbuhan teknologi combi brake. Fitur ini memungkinkan rem depan dan belakang aktif secara bersamaan.

3 dari 5 halaman

Performa

Yamaha FreeGo. (Istimewa)

Walau punya kubikasi mesin yang setara, tetapi keluaran tenaga yang dihasilkan berbeda. Bila Honda Vario 125 mampu memproduksi 11,1 PS pada 8.500 rpm dan torsi 10,8 Nm di 5.000 rpm, Yamaha FreeGo S lebih kecil, 9,5 PS saat putaran 8.000 rpm dan momen puntir 9,5 Nn pada 5.500 rpm. Dua-duanya sudah berteknologi injeksi untuk menyuplai bahan bakar ke ruang pembakaran. Hanya FreeGo mempercayakan udara untuk mendinginkan dapur pacu, sementara Vario berupa cairan.

Guna memperhalus proses starter, baik FreeGo maupun Vario telah menerapkan teknologi terkini. Hanya namanya yang berbeda, bila FreeGo S disebut Smart Motor Generator, Vario 125 ACG Starter. Untuk menghemat konsumsi bahan bakar, keduanya telah dipasangkan start stop sytem. Pada Vario, teknologi itu disebut Idling Stop System (ISS).

4 dari 5 halaman

Simpulan

Yamaha FreeGo S dan Honda Vario 125 merupakan skutik yang mampu dijadikan tunggangan sehari-hari, dengan harga yang bersaing. Namun, masing-masing menawarkan keunggulan berbeda. Jika Anda mencari performa mesin yang bertenaga, Vario bisa menjadi pilihan karena produksi dayanya lebih besar. Walau tenaga dan torsinya lebih kecil, FreeGo S punya keunggulan pada fitur yang disematkan, sehingga penggunanya dimudahkan. Nah, tinggal pilih mau Honda Vario 125 atau Yamaha FreeGo S.

(Hfd/Van)

Sumber: Oto.com

5 dari 5 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Bila Tanpa Regulasi, Begini Wujud Ekstrem Jet Darat McLaren Masa Depan

Liputan6.com, Jakarta – Bagi desainer dan teknisi Formula 1 (F1), balapan tanpa dibatasi regulasi adalah sebuah mimpi. Bahkan, jika hal tersebut terjadi, ada beberapa visi yang bisa terwujud di masa depan.

Melansir Motorsport.com, Minggu (2/1/2019), McLaren Applied Technologies (MAT) memaparkan visi F1 pada 2050, dan tidak hanya sebatas mobil yang diberi nama MCLExtreme, tapi juga konsep gelaran Grand Prix di masa depan.

Ide yang dipaparkan MAT, tidaklah contoh pertama dan gambar konsep mobil F1 masa depan sudah diperlihatkan sebelumnya. Konsep ini mungkin tidak dirancang khusus untuk F1, namun bisa dibilang menjadi titik awal dari beragam mobil konsep F1.

Pada 2015, McLaren menghadirkan konsep MP4-X. Berbeda dari MCLExtreme, mobil balap ini masih ditenagai mesin pembakaran dalam, tapi dengan bahan bakar yang sangat irit demi meningkatkan efisiensi termal.

Untuk kanopi dan penutup roda bakal mengoptimalkan aerodinamika, sementara sistem hibrida mobil dikombinasikan dengan panel surya yang dipasang di atas sidepod

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Begini Wujud Ekstrim Jet Darat McLaren Untuk Masa Depan (Foto: Motorsport.com)

Sementara itu, untuk konsep yang paling baru, tahun lalu McLaren memamerkan MP4-X dengan corak warna yang sama seperti ‘jet darat’ F1 2018 miliknya. Konsep yang paling anyar ini, menjadi yang paling radikal sejauh ini.

Bagaimana tidak, MCLExtreme, mobil dengan penggerak roda belakang yang didukung energi listrik dari baterai yang bisa dilipat, aero yang dapat berubah bentuk, dan dilengkapi teknologi canggih kopilot AI dan ban anti-rusak, dan diklaim mampu dipacu hingga 500 km perjam.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Menakar Daya dan Ketahanan Baterai Honda PCX Listrik

Liputan6.com, Jakarta Honda PCX Listrik resmi mengaspal di Indonesia. Tanpa mesin konvensional, sumber tenaga Honda PCX listrik tersimpan di dalam baterai.

Honda PCX listrik punya inovasi yang memudahkan penggunanya, berupa baterai bithium-ion yang bisa lepas pasang. Prinsip kerjanya mirip sumber daya telepon genggam zaman dulu, yang bisa di-charging menggunakan alat pengisian eksternal. Namun, bagaimana durabilitasnya?

Sebelumnya perlu diketahui dulu, baterai yang dipakai adalah buatan Panasonic. Baterai itu milik Astra Honda Motor (AHM) dan tidak menjadi milik konsumen. Baterai bisa ditukar setiap saat kalau mau mengisi di stasiun pengisian. Tinggal ganti saja, konsumen nantinya tidak akan tahu dan tidak perlu tahu umur baterai. Yang tahu hanya pihak AHM.

Honda telah melakukan serangkaian pengujian. Pengetesannya menyerupai kondisi yang sering terjadi di jalan. Pertama, getaran. Sumber daya Honda PCX listrik diletakkan pada alat khusus yang menguncangnya dengan keras. Tujuannya, untuk mengetahui komponen tetap terjaga dan mampu mempertahankan performa saat melewati jalan tidak rata.

Selanjutnya tes benturan. Pengujian ini dilakukan dengan menjatuhkan baterai Honda PCX listrik dari ketinggian tertentu. Honda ingin memastikan, komponen tak mengalami kebocoran atau meledak ketika motor mengalami kecelakaan.

Terakhir, uji suhu dan air. Maksud pengetesan ini untuk mengetahui, apakah kondisinya tetap prima performanya; aman saat berhadapan cuaca panas yang ekstrem atau hujan deras.

“Kami memastikan baterai Honda PCX listrik andal,” jelas Makoto Mitsukawa, Development Manager Honda PCX Electric di Jakarta, Kamis (31/01).

2 dari 4 halaman

Masa Pakai Baterai

Bicara masa pakai, menurut Makoto, life cycle sumber daya Honda PCX listrik mencapai 700-an. Artinya baterai ini dapat di-charging dari posisi kosong sampai penuh sebanyak 700-an kali. Bila dihitung setiap hari melakukan pengisian daya, berarti komponen itu dapat bertahan selama kurang lebih 2 tahun.

Namun, setelah melewati 2 tahun, bukan berarti baterai tak bisa dipakai atau dayanya benar-benar habis. Hanya performanya mengalami penurunan. Adapun skema yang mengharuskan pengguna untuk mengganti dengan perangkat baru, ketika kondisi sumber daya hanya mencapai level 60 persen.

“Setelah dua tahun, baterai mengalami penurunan performa menjadi 80 persen. Sebenarnya ini masih bisa dipakai. Tetapi kinerjanya agak kurang. Pengaruhnya ke jarak tempuh,” tambahnya.

3 dari 4 halaman

Cara Mengisi Baterai

PT Astra Honda Motor resmi meluncurkan Honda PCX listrik. (Dian/Liputan6.com)

Terdapat dua cara dalam mengisi tenaga baterai PCX listrik. Pertama, menghubungkan motor secara langsung dengan sumber listrik. Pengguna cukup menarik kabel yang sudah disediakan dalam tempat yang sebelumnya merupakan ruang tangki bahan bakar. Teknik ini sederhana, tetapi butuh waktu pengisian terbilang lama, 6 jam. Selain itu, daya yang dibutuhkan relatif besar mencapai 500 Watt.u

Cara kedua dengan mencabutnya dari motor, kemudian di-charge memakai perangkat eksternal khusus yang disediakan Honda. Opsi ini bisa memangkas waktu pengisian menjadi 4 jam dengan daya per-unit sekitar 350 Watt.

“Lebih cepat karena yang charging itu cuma satu baterai. Perangkat eksternalnya hanya bisa mengisi satu baterai. Kalau yang dicolok langsung ke motor itu langsung mengisi dua baterai. Makanya lebih lama,” jelas Technical Service Division PT AHM, Reza Rezdie.

Untuk melepaskannya juga tak sulit. Honda sudah mengatur agar semua orang bisa melakukannya. Buka jok terlebih dahulu untuk mengakses sumber daya. Kemudian tarik atau dorong tuas pengunci. Pemilik PCX Electric tinggal mengangkat sumber daya dari tempatnya. Untuk memasangnya kembali, lakukan dengan membalik prosedur tadi. Sayangnya, bagi pengendara wanita mungkin kesulitan, karena komponen itu beratnya kurang lebih 10 kg.

(Hfd/Odi)

Sumber: Oto.com

4 dari 4 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Lebih Cerdas Menggunakan Lampu Hazard Mobil

Liputan6.com, Jakarta – Saat kondisi hujan lebat, ada pemilik mobil yang menyalakan lampu hazard. Padahal, mobil tersebut tidak berhenti dan tetap berjalan, meskipun pelan. Namun, apa yang dilakukan pengendara mobil tersebut ternyata salah dalam penggunaan lampu hazard.

Seperti disitat dari laman resmi Hyundai Indonesia, penggunaan lampu hazard sudah diatur dalam undang-undang mengenai fungsi dan waktu yang tepat untuk menyalakan lampu hazard ini.

Bagi yang belum paham, hazard lamp (lampu darurat) atau biasa disebut lampu hazard adalah lampu yang hidup bersamaan ketika tombol (bergambar segitiga merah) ditekan. Fungsi utamanya adalah penanda keadaan darurat yang dialami oleh pengemudi.

Hal tersebut tertulis dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, Pasal 121 ayat 1 yang menyatakan, ”Setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya, atau isyarat lain pada saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat di jalan”.

Maksud isyarat lain, adalah lampu darurat dan senter. Lalu kata ”keadaan darurat” diartikan sebagai kendaraan dalam keadaan mogok, mengalami kecelakaan lalu lintas, atau sedang mengganti ban. Jadi lampu hazard itu hanya boleh digunakan dalam kondisi yang disebut di atas saja.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Nah, daripada terus mengulang kesalahan yang malah bisa mengakibatkan kendaraan lain celaka sebaiknya perhatikan beberapa kesalahan yang masih sering ditemui di jalan raya mengenai penggunaan lampu hazard ini. Di antaranya sebagai berikut:

1) Menggunakan saat hujan. Ini hanya akan membingungkan pengemudi di belakang karena saat lampu hazard dinyalakan, lampu sein tidak berfungsi. Pengemudi cukup berhati-hati saja saat hujan atau dengan menghidupkan lampu utama.

2) Saat memberi tanda lurus di persimpangan. Ini tidak perlu, karena dengan tanpa menghidupkan lampu sein berarti sudah menandakan akan bergerak lurus.

3) Ketika berada di lorong gelap. Misalnya masuk terowongan, hazard tidak perlu dinyalakan karena tidak ada efeknya. Yang ada hanya membingungkan kendaraan di belakang. Cukup menyalakan lampu senja atau lampu utama, karena lampu merah di belakang mobil sudah menyala yang artinya memberi tanda bahwa ada mobil di depan.

4) Dalam kondisi berkabut. Cukup menyalakan lampu kabut (fog lamp) yang berwarna kuning atau lampu utama.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Ikut Berperan di Film, 40 Mobil Ini Jadi Paling Favorit Sepanjang Masa

Liputan6.com, Jakarta – Dalam sebuah film, aktor atau aktris terkadang sudah tidak menjadi satu-satunya yang paling dilihat penonton. Pasalnya, banyak kendaraan yang kini juga mencuri perhatian ketika ikut berakting dalam layar lebar.

Tidak heran, banyak pabrikan otomotif yang mulai ikut menawarkan atau memberikan mobilnya untuk bermain di film. Bahkan, hal tersebut menjadi ajang promosi dan beriklan yang sangat efektif, dan secara langsung atau tidak langsung berdampak pada penjualan mobilnya tersebut.

Nah, baru-baru ini, sebuah jenama asal Korea Selatan, Hyundai telah melakukan survei kepada 2 ribu orang dewasa di Inggris, terkait mobil terfavorit sepanjang masa yang ada di sebuah film.

Hasilnya, Aston Martin DB5 yang digunakan dalam film James Bond menjadi kuda besi paling favorit sepanjang masa pilihan pecinta film. Demikian dikutip dari Fox News, Sabtu (25/8/2018).

Seperti diketahui, mobil Aston Martin DB5 ini pertama kali ikut membintangi film agen 007 dengan judul Goldfinger pada 1964 dengan aktor utamanya Sean Connery.

Tak hanya sampai di situ, mobil buatan Inggris itu kembali muncul pada serial film James Bond termasuk Thunderball hingga Spectre.

Aston Martin DB5 diketahui dipersenjatai mesin 3.995 cc yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 282 Tk dan torsi 390 Nm.

2 dari 4 halaman

Selanjutnya

Tidak hanya Aston Martin DB5, berikut 40 mobil terfavorit yang ada di sebuah film:

1. James Bond’s Aston Martin DB5 (James Bond 007)

2. Chitty Chitty Bang Bang – Customised Paragon Panther (ChittyChitty Bang Bang)

3. Doc Brown’s DeLorean – 1981 De Lorean DMC-12 (Back to the FutureTrilogy)

4. Herbie – 1963 Model 117 Volkswagen Type 1 Beetle (Five Herbiemovies including ‘The Love Bug’)

5. Batmobile/Tumbler (Batman Begins, The Dark Knight)

6. James Bond’s Lotus Esprit S1 (James Bond – The Spy Who Loved Me)

7. Greased Lightning – 1948 Ford De Luxe (Grease)

8. Charlie’s getaway Minis – 1968 Austin Mk I Mini Cooper S (The Italian Job)

9. Ford Mustang GT Fastback (Bullitt)

10. 1960’s Batmobile – Customized 1954 Lincoln Futura (Batman: TheMovie)

11. Tim Burton’s Batmobile (Batman, Batman Returns)

12. The Bluesmobile – 1974 Dodge Monaco with police package (The BluesBrothers)

13. Ecto-1 – 1959 Cadillac Miller-Meteor (Ghostbusters)

14. Bumblebee’ – 1977/2009 Chevrolet Camaro (Transformers)

15. Louise’s Thunderbird – 1966 Ford Thunderbird (Thelma & Louise)

16. Iron Man’s Audi R8 (Iron Man)

17. Mr. Frye’s Ferrari – 1961 Ferrari 250 GT California Spyder SWB (Ferris Bueller’s Day Off)

18. Bandit’s Trans Am – 1977 Pontiac Trans Am (Smokey and the Bandit)

19. Robocop’s 6000 SUX (Robocop)

20. Christine – 1958 Plymouth Fury (Christine)

3 dari 4 halaman

Selanjutnya

21. Dodge Charger (The Fast and The Furious)

22. 1969 Mustang (John Wick)

23. 44 Toyota Supra Mark IV (The Fast and The Furious)

24. ‘Eleanor’ – 1973 Ford Mustang Mach 1 (Gone in 60 Seconds)

25. Iron Man’s Acura NSX Roadster concept (Avengers Assemble)

26. Lola – 1962 Chevrolet Corvette belonging to S.H.I.E.L.D. AgentPhil Coulson (Avengers Assemble)

27. The taxi (Taxi Driver)

28. Ben’s Alfa Romeo – 1966 Alfa Romeo 1600 Spider Duetto (The Graduate)

29. Shaggin’ Wagon – 1984 Ford Econoline (Dumb and Dumber)

30. Marie’s 1989 Mini (The Bourne Identity)

31. Dodge Challenger R/T (Vanishing Point)

32. Ryan Gosling’s 1973 Chevrolet Chevelle (Drive)

33. The Gigahorse (Mad Max: Fury Road)

34. Buck’s Pussy Wagon – 1997 Chevrolet C-2500 Silverado Fleetside (Kill Bill)

35. Fozzie’s uncle’s Studebaker – 1951 Studebaker Commander (The Muppet Movie)

36. Pursuit Special – Modified 1973 Ford Falcon XB GT Coupe (Mad Max)

37. The Dude’s Gran Torino – 1973 Ford Gran Torino (The Big Lebowski)

38. 1970 Dodge Challenger R/T (Vanishing Point, Death Proof)

39. Garth’s Mirth Mobile – 1976 AMC Pacer (Wayne’s World)

40. Hank Pym’s Triumph Spitfire (Ant-Man)

4 dari 4 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Terparkir di Garasi Selama 35 Tahun, Mobil Langka Ini Terjual Rp 9 Miliar

Liputan6.com, Jakarta – Bagi kolektor mobil langka, memiliki Alfa Romeo Giulietta SZ lansiran 1962 mungkin bisa jadi yang paling spesial. Pasalnya, selain sebagai mobil paling cantik yang pernah diproduksi, kuda besi dari pabrikan asal Italia ini juga hanya dibuat sebanyak 217 unit di seluruh dunia.

Nah, tidak heran jika penemuan Alfa Romeo Giulietta SZ di ruang bawah tanah seorang pemiliknya di Turin, Italia, menjadi berita yang cukup besar.

Melansir Carscoops, Sabtu (2/2/2019), mobil langka ini dimiliki oleh seorang mekanik yang tidak dapat mengeluarkan mobilnya tersebut dari lahan parkir di ruang bawah tanah karena lift-nya rusak.

Menurut halaman Facebook Alfa Romeo Giulia & 105-Series, mobil langka ini ternyata sudah ditinggalkan selama 35 tahun oleh sang pemilik, hingga seseorang menemukannya. Setelah pemiliknya meninggal, dan tidak meninggalkan pesan atau keinginan terhadap mobilnya tersebut, akhirnya Alfa Romeo Giulietta SZ ini dilelang pemerintah pada 31 Januari 2019 lalu.

Mobil tersebut terjual dengan harga yang cukup fantastis, sebesar 567 ribu euro atau sekitar US$650 ribu ( Rp 9 miliar).

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Untuk diketahui, Giulietta SZ (Sprint Zagato) merupakan model versi performa tinggi dari ikon Alfa Romeo tersebut. Mobil ini, datang dengan bodywork alumunium buatan tangan yang ikonik, dan mendapatkan sasis yang lebih pendek dari Giulietta Spider.

Mobil ini cukup ringan, dengan bobot hanya 785 kg, yang dikombinasikan dengan mesin empat silinder berkapasitas 1,3 liter yang mampu menghembuskan daya hingga 100 Tk. Mobil ini mampu mencapai kecepatan maksimum hingga 200 km/jam, dan melebihi mobil balap yang memiliki spesifikasi mesin yang lebih besar.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Ducati Siap Rebut Gelar Juara Dunia MotoGP Pakai Mesin GP19

Liputan6.com, Jakarta – Tim MotoGP asal Italia, Ducati memiliki target besar di musim balap 2019. Dengan menggunakan mesin GP19, pabrikan yang bermarkas di Borgo Panigale ini siap mengakhiri paceklik, dan merebut gelar juara dunia kalahkan Yamaha dan Honda.

Pada dua musim terakhir berturut-turut, tim yang kini bernama lengkap Mission Winnow Ducati ini hanya menjadi runner up lewat Andrea Dovizioso. Musim ini, Dovizioso kembali diandalkan untuk merebut gelar juara dunia setelah 11 kali absen.

Dilansir situs MotoGP, sudah 11 tahun sejak Casey Stoner dan Ducati menjadi juara dunia MotoGP 2007. Untuk MotoGP 2019, Dovizioso akan berduet dengan Danilo Petrucci, yang sama-sama berasal dari Italia. Kedua rider ini, mengemban misi meraih gelar juara dunia.

Dengan target besar tersebut, Dovizioso dan Petrucci membutuhkan awalan yang kuat untuk tes di Valencia menggunakan mesin GP19 versi pertama, dengan hasil “DesmoDovi” menetapkan waktu tercepat kedua dan “Petrux” masuk lima besar.

Kemudian di Sirkuit Jerez, Petrucci tampil mengesankan dengan menetapkan waktu tercepat kedua di uji balap dan Dovizioso mencetak selisih waktu 0,240 di posisi ke tujuh. Kendati begitu, masih ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk mewujudkan harapan besar itu.

2 dari 3 halaman

selanjutnya

“Di Sepang, kami ingin menguji sesuatu yang berbeda dari yang kami lakukan di Jerez. Dari sudut pandang mesin, kami ingin meningkatkan kinerja, dan pengujian di Sepang akan menjadi batas waktu di mana kami harus mengambil beberapa keputusan terkait mesin,” terang General Manager Ducati Corse Luigi Dall’Inga.

Bisa dikatakan tiga hari di Sepang akan sangat penting bagi Ducati karena mereka terus berusaha membentuk GP19 menjadi mesin dengan kekuatan yang lebih hebat. Dengan demikian, target menjadi juara MotoGP 2019 semakin besar untuk dicapai.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Mobil Listrik Mini Sedang Diuji Coba, Intip Bocoran Spesifikasinya

Liputan6.com, Jakarta – Mungkin Anda masih ingat bahwa Mini pernah memperkenalkan mobil listrik konsep mereka. Kini mobil tersebut tak lagi sekedar konsep, karena Mini sedang menguji mobil listrik mereka.

Dilansir dari Carscoops, baru-baru ini sebuah foto kamuflase dari prototipe Mini Electric tersebut telah bocor. Dari foto tersebut terlihat Mini Electric ini tidak ada perbedaan dalam hal bentuknya dari varian Mini yang biasa.

Perbedaan yang cukup signifikan hanya terlihat pada bentuk grille yang berbeda yang menyesuaikan dengan kendaraan listrik pada umumnya. Untuk colokan listrik, Mini menempatkannya layaknya tempat mengisi bahan bakar bensin.

Jika dibandingkan dengan konsep mobil listrik sebelumnya yang pernah Mini bawa di ajang Frankfurt Auto Show 2017 lalu, terlihat ada sedikit kemiripan dengan mobil konsep tersebut dengan yang siap diproduksi,

Untuk dapur pacu listriknya, Mini ini akan menggunakan motor listrik tunggal yang diletakkan di depan. Baterai tersebut kemungkinan akan memiliki daya 42,2 kwh seperti yang terdapat pada BMW i3 terbaru.

Untuk bagian interior dari Mini Electric ini memang belum ada bocoran lebih lengkapnya, namun kuat dugaan bahwa Mini Electric ini akan memiliki cluster instrument digital.

2 dari 3 halaman

Mengenal Mobil-Mobil Mini Zaman Dulu

Sejumlah pemilik mobil MINI klasik hadir digelaran ndonesia Coopret Registry (ICR) di QBig, Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangeran Selatan, Sabtu (15/12/2018). (Herdi Muhardi)

Sebelum dimiliki secara langsung oleh BMW Group di tahun 2000, MINImemiliki beberapa model yang dipasarkan dari tahun 1959 hingga 2000.

Pada saat itu desain MINI cenderung lebih kompak dan mungil, tidak sebongsor sekarang. Nah, berikut ini adalah deretan mobil MINi yang cukup populer sebelum dimiliki seutuhnya oleh BMW Group dikutip dari Wikipedia .

Mini Mark I (1959 – 1967)

Mini Mark I diluncurkan pada Agustus 1959. Model tersebut dipasarkan menggunakan nama Austin Seven dan Morris Mini-Minor. Awalnya Mini Mark I mengadopsi mesin 848 cc, setelah itu mesin berkapasitas 997, 998, 1071 and 1275 cc ditambahkan. Pada tahun 1961 versi pikap dengan jarak sumbu lebih panjang diperkenalkan.

Mini Mark II (1967 – 1970)

Mini mendapatkan sedikit modifikasi di tahun 1967. Mark II dipasarkan dengan nama Austin atau Morris Mini.

Baca selengkapnya di sini.
3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

5 Cara Ampuh Mengenali Spare Part Asli atau Palsu

Liputan6.com, Jakarta – Banyaknya kendaraan yang terjual di Indonesia tentu menandakan tingginya akan kebutuhan suku cadang. Sayangnya, hal tersebut justru digunakan oleh oknum yang menjajakan spare part palsu, namun mengaku asli.

Hal tersebut tentu akan merugikan kita. Tak hanya mengeluarkan uang untuk barang dengan kualitas yang buruk, membeli dan menggunakan spare part mobil palsu juga akan membahayakan kita. Nah, agar kamu tidak tertipu saat membeli spare part, berikut cara membedakan spare part mobil asli dan palsu.

1. Periksa Kode dan Nomor Seri  

Langkah pertama yang harus kamu lakukan untuk membedakan spare part mobil asli dan palsu adalah dengan memeriksa kode dan nomor seri yang ada. Setiap barang yang dijual oleh bengkel resmi memiliki nomor seri tertentu. Nah, setiap nomor seri yang tercantum dalam suatu barang akan terdaftar di katalog resminya. Jika kamu melihat ada yang janggal dalam hal itu, kamu perlu waspada dan berpikir dua kali.

Meski begitu, bukan berarti barang KW atau palsu tidak dilengkapi dengan nomor seri. Sadar atau tidak, kini tak sedikit juga barang palsu yang dilengkapi dengan kode atau nomor seri tertentu.

Itu sebabnya, kamu harus lebih jeli dalam memeriksa barang incaran. Biasanya, nih, tampilan kode atau nomor seri yang ada pada barang palsu atau KW lebih ringkih dan mudah hilang.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

2. Periksa Juga Kondisi Kemasan 

Setelah memeriksa nomor seri barang incaran, langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan untuk membedakan spare part asli dan palsu adalah dengan memeriksa kondisi kemasannya.

Kardus kemasan asli memiliki material yang lebih tebal dan halus. Selain itu, kualitas kardus di kemasan spare part mobil asli berwarna terang dan tidak kusam.

Biasanya, spare part asli juga akan memiliki label stiker hologram yang menempel pada kemasan. Nah, yang perlu kamu perhatikan adalah laberl stiker untuk spare part mobil asli tidak mudah terlepas dan logonya tercetak dengan jelas.

3. Kondisi Fisik dan Spesifikasi Barang Sesuai 

Saat hendak membeli spare part mobil, kamu juga wajib memeriksa kondisi fisik dan spesifikasi dari barang yang diincar. Terkadang, pengerjaan spare part palsu atau KW biasanya tidak sempurna, salah satu contohnya adalah tingkat kerapian dari barang itu sendiri.

Selain itu, kamu juga bisa memeriksa spesifikasi dari barang yang akan kamu beli. Spesifikasi tersebut bisa kamu lihat di internet dengan mengunjungi web resmi. Sebab, meski spare part palsu dibuat semirip mungkin, barang tersebut tidak akan pernah menggunakan bahan yang sama. Contohnya, spare part asli menggunakan baja, sementara spare part palsu hanya menggunakan besi biasa.

4. Tanyakan Garansi 

Jika kamu sudah memeriksa barang incaran tersebut dengan seksama, ini saatnya kamu untuk menanyakan garansi dari barang tersebut. Umumnya, spare part asli memiliki garansi panjang.

Selain itu, spare part mobil asli biasanya memiliki garansi yang diberikan sendiri oleh pihak produsen kendaraan tersebut. Sementara yang palsu hanya diberikan garansi toko.

5. Harga Masuk Akal 

Cara terakhir untuk membedakan spare part mobil asli dan palsu adalah dengan memeriksa harga yang diberikan. Ya, harga memang tidak bohong. Harga spare part asli pasti akan lebih mahal jika dibandingkan dengan spare part mobil palsu.

Nah, sebelum membeli barang, penting bagi kamu untuk mengetahui harga spare part tersebut di pasaran. Jika si penjual memberikan spare part dengan harga sangat murah, tanpa promo khusus atau potongan harga, kamu perlu curiga. Sebab, bisa saja barang yang kamu incar tersebut merupakan barang palsu.

Itu dia lima cara membedakan spare part mobil asli dan palsu. Semoga setelah membaca artikel ini, kamu bisa terhindar dari barang-barang KW, ya.

Sumber: Review.bukalapak.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Mau Ban Mobil Awet, Simak 7 Tips Berikut Ini

Liputan6.com, Jakarta – Ban merupakan salah satu komponen penting dari sebuah kendaraan. Pasalnya, kulit bundar ini satu-satunya bagian dari mobil kesayangan yang bersentuhan langsung dengan aspal atau jalan.

Namun masalahnya, meski penting, ban kerap luput dari pemeriksaan. Padahal, kamu tidak perlu bersusah payah dalam proses perawatannya. Nah, ingin ban mobil kamu jadi lebih tahan lama? Berikut tujuh tips mudah merawat ban mobil dilansir bukareview.

1. Periksa Tekanan Angin Ban Mobil 

Memeriksa tekanan angin ban jadi salah satu tips merawat ban mobil agar tahan lama, terlebih lagi buat kamu yang akan bepergian jauh dengan menggunakan mobil. Lakukan pemeriksaan secara berkala, paling tidak sebulan sekali. Pastikan tekanan angin ban mobil kamu sudah sesuai dengan yang direkomendasikan, tidak kurang dan tidak lebih.

Tidak main-main, ban mobil yang kurang angin bisa menyebabkan masalah cukup serius. Jika tekanan ban mobil kurang, maka hal tersebut akan mengakibatkan penggunaan BBM yang meningkat.

Sementara jika tekanan ban mobil terlalu keras, permukaan ban mobil akan menjadi lebih cepat halus sehingga sangat membahayakan kamu dan pengguna jalan lainnya.

2 dari 4 halaman

Selanjutnya

2. Merotasi Ban Mobil 

Selain memeriksa tekanan angin, merotasi ban mobil juga jadi salah satu hal yang kerap dilupakan oleh banyak orang. Merotasi ban mobil dilakukan untuk memperpanjang umur pemakaian ban.

Ban depan mobil akan lebih rentan terjadi gesekan dan menyebabkan lebih cepat botak. Nah, sebelum permukaan ban rata, lebih baik kamu merotasi ban depan dengan ban belakang. Kamu bisa melakukan rotasi ban setiap 7.500 hingga 10.000 kilometer.

3. Periksa Keseimbangan Ban Mobil 

Tidak berhenti sampai di situ, agar ban mobil tahan lama, kamu juga wajib melakukan spooring dan balancing. Hal tersebut juga harus dilakukan secara berkala untuk memastikan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan saat berkendara.

Spooring dan balancing bisa dilakukan setiap pergantian ban baru, rotasi ban, atau jika ban bergetar pada saat mencapai kecepatan tertentu serta adanya gejala kemudi mobil menarik ke arah kanan atau kiri pada saat berkendara.

4. Rajin Melakukan Pengecekan Visual 

Kamu juga wajib melakukan pengecekan visual secara teratur dan tidak perlu ke bengkel untuk melakukan hal ini. Jika terdapat benjolan atau sayatan pada dinding ban, kamu perlu waspada. Sebab, hal itu bisa berakibat mengurangi daya tahan ban. Bahkan, kemungkinan terburuknya adalah ban mobil kamu bisa meledak.

3 dari 4 halaman

Selanjutnya

5. Tutup Pentil Ban Selalu Terpasang 

Sama seperti tekanan angin, tutup pentil juga termasuk hal sederhana yang sering kali dilupakan. Entah karena kamu kurang teliti atau memang sedang terburu-buru sehabis mengisi angin ban, tak jarang kamu lupa untuk memasang kembali tutup pentil ban.

Sebelum mulai mengemudi, pastikan tutup pentil ban sudah terpasang. Sebab, mengemudikan mobil dengan ban tanpa penutup pentilnya akan mengakibatkan ban mengalami kebocoran dan bisa mengurangi tekanan ban mobil kamu.

6. Bawa Barang Secukupnya 

Tips merawat ban mobil agar tahan lama selanjutnya adalah membawa barang sesuai dengan anjuran dan tidak berlebihan. Beban yang berlebihan bisa mengakibatkan ban mobil jadi cepat rusak.

Kamu perlu memperhatikan kode pada bagian ban. Kode tersebut biasanya berisi keterangan seberapa berat beban yang bisa ditahan ban mobil kamu. Jadi, jangan memaksakan ban mobil kamu untuk menahan beban yang berlebih.

7. Perhatikan Ukuran Ban

Kamu juga wajib memperhatikan jenis dan ukuran ban mobil. Yang perlu kamu ketahui, ban mobil jenis citycar tentu akan memiliki jenis dan ukuran ban yang berbeda dengan mobil berjenis MPV.

Pastikan kamu menggunakan ban yang sesuai dengan ukuran dan indeks ban yang dianjurkan untuk kendaraan kamu.

Sumber: Review.bukalapak.com

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Blue Bird Siap Uji Coba Mobil Listrik Cina

Liputan6.com, Jakarta – Perkembangan mobil listrik di Indonesia akan berkembang dengan pesat di masa depan. Terlebih, jika peraturan presiden (perpres) Percepatan Program Kendaraan bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) untuk Transportasi Jalan resmi disahkan pemerintah.

Tidak hanya penggunaan pribadi, banyak pihak yang juga bakal menggunakan mobil listrik, atau setidaknya melakukan pengetesan seperti yang bakal dilakukan oleh perusahaan taksi di Indonesia, Blue Bird.

Seperti dijelaskan Division of Engineering and Procurement Planning PLN, Zainal Arifin, pihaknya memang berencana untuk mendirikan fasilitas charging station atau Stasiun Penyedia Listrk Umum (SPLU) di beberapa tempat di Jakarta dan Bali, termasuk di pul Blue Bird.

“Blue Bird soalnya sudah ada rencana mau mencoba taksi listrik. Saya denger-denger sih BYD,” jelas Zainal Arifin saat ditemui di bilangan Tangerang Selatan, beberapa waktu lalu.

Lanjut Zainal, untuk pembangunan SPLU di markas Blue Bird ini, kira-kira bakal dilakukan di tempat yang paling luas, yaitu di pul Blue Bird, Mampang, Jakarta Selatan.

“Untuk rencana tahap awal, Blue Bird ingin mencoba 100 unit dulu,” pungkasnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Untuk diketahui, BYD sendiri merupakan salah satu merek otomotif besar asal Cina. Untuk di negara asalnya, jenama ini memang memiliki beberapa line-up model, mulai dari hatchback, SUV, dan juga MPV.

Selain itu, beberapa waktu lalu memang tersebar isu jika BYD bakal secara resmi masuk ke pasar otomotif nasional, menemani dua merek Tirai bambu yang sudah terlebih dahulu berjualan, yaitu Wuling dan DFSK.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Honda PCX Listrik Bengkelnya Khusus, Biayanya Lebih Murah

Liputan6.com, Jakarta – Honda PCX listrik resmi diperkenalkan oleh Astra Honda Motor (AHM). Meskipun hanya disewakan, AHM menyediakan fasilitas bengkel khusus dan stasiun pengisian daya.

Terdapat 5 bengkel resmi yang ditunjuk untuk menangani layanan servis Honda PCX listrik. Perawatan yang diberikan tak bisa sembarangan, karena skutik ini bertenaga listrik. Tentunya komponen yang ada di dalamnya, berbeda dari model konvensional peminum bensin.

Memang jumlahnya belum banyak dan lokasinya terbatas di Jakarta dan Bandung. Namun, Honda telah melatih mekanik di dealer itu agar mampu merawat dan memperbaiki PCX Electric. Adapun bengkel resmi yang ada di Ibukota, yakni Wahana Gunung Sahari, Astra Dewi Sartika, dan Honda Tanah Abang Motor. Di Kota Kembang berada di Daya Motor Soekarno Hatta dan Daya Motor Cibereum.

Khusus untuk dealer di Jakarta, turut difungsikan sebagai stasiun pengisian daya (charging station). Ketiganya sudah dilengkapi perangkat charging eksternal Honda. Di sini pengguna PCX Electric bisa menukarkan baterai yang habis dayanya dengan yang sudah terisi penuh. Pada dasarnya, Honda menyuguhkan konsep yang mirip dengan model bermesin konvensional saat mengisi bahan bakar. Kecepatan dan kepraktisan menjadi fokusnya. Jadi pengendara PCX Electric tak perlu berhenti terlalu lama karena menunggu baterai di-charging. Cukup datangi dealer, kemudian tukar dengan yang baru, motor pun sudah bisa dipacu lagi.

Guna memberikan kenyamanan lebih, AHM juga menyediakan contact center 7×24 jam, Honda Care, dan service visit yang siap melayani konsumen dalam keadaan darurat. Ke depannya unit bakal ditambah, tapi AHM masih melihat bagaimana penerimaan konsumen.

2 dari 3 halaman

Perawatan Lebih Murah

Bicara perawatan, PCX Electric punya treatment yang berbeda dari model biasa dan hybrid. Soalnya, skutik ini tak mempunyai jantung mekanis pembakaran konvensional dan perangkat CVT (continuously variable transmission). Dengan absennya kedua komponen itu, berarti PCX Electric tak perlu mengganti suku cadang seperti: busi, filter, belt atau pelumas mesin.

PCX Electric hanya membutuhkan penggantian suku cadang fast moving seperti kampas dan minyak rem serta lampu. Hal ini tentu mengurangi ongkos perawatan menjadi lebih murah. Sedangkan untuk servis rutin, Honda tak membedakan PCX Electric. Jadwalnya sama dengan model berbahan bakar bensin atau hibrida, berdasarkan kilometer penggunaan.

“Servis rutinnya biasa saja, mengikuti kilometer,” jelas Technical Service Division PT AHM, Reza Rezdie di Jakarta, Kamis (31/01). 

Sumber: Oto.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

4 Modal Utama Wuling Almaz Bersaing di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Wuling Motors sudah memperkenalkan Wuling Almaz ke masyarakat Indonesia. Sayangnya Wuling masih merahasikan soal harga jualnya. Meskipun demikian, dealer Wuling telah membukan keran pemesanan untuk SUV terbarunya.

Berada di bawah bayang-bayang produk Jepang, apa saja modal yang dimiliki Wuling Almaz untuk bersaing di pasar otomotif Indonesia?

1. Desain khas SUV

Tampilan unik dan futuristik Wuling Almaz bisa menjadi salah satu modal yang baik. Namun, masalah desain kami kembalik ke selera Anda.

Wuling Almaz memiliki tampilan gagah khas SUV dengan LED headlight dan LED DRL sipit. Selain itu, bodinya cenderung gambot dan memiliki pelek dual-tone.

2. Fitur melimpah

Seperti produk Wuling lainnya, mobil SUV baru ini hadir dengan segudang fitur, sebut saja cruise control, audio control steering mounted, jok elektrik, kamera 360 derajat, dan panoramic sunroof.

Selain itu, terpasang pula head-unit tablet touchscreen berukuran 10,4 inci. Selain berfungsi sebagai sistem infotainment, layar ini juga bisa menampilkan sistem navigasi dan pengaturan suhu AC.

Menariknya lagi, head-unit Wuling Almaz terhubung dengan speaker keluaran Infinity yang berada di 9 titik.

2 dari 3 halaman

3. Mesin Mumpuni dan Transmisi CVT

Wuling Almaz mengandalkan mesin 1,5 liter turbocharger bertenaga 141 Tk dengan torsi 250 Nm. Dapur pacu tersebut hanya memiliki sistem transmisi CVT 8-percepatan untuk memberikan pengalaman mengemudi yang lebih halus.

Selain itu, mesin ini memiliki 2 mode berkendara, yakni Economic dan Sport. Menariknya, komponen ini mempunyai kemampuan belajar sendiri, alias mengidentifikasi gaya berkendara si pengemudi.

4. Harga bersaing

Sayangnya, pihak Wuling Motors Indonesia sampai saat ini masih belum menyebutkan harga resmi Wuling Almaz. Namun, kabarnya banderol SUV tersebut tak akan menyentuh angka Rp400 jutaan.

Nantinya, harga resmi Wuling Almaz akan diumumkan bersamaan dengan peluncurannya yang diselenggarakan dalam waktu dekat.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Mengintip Mitsubishi Xpander Ultimate SE Garapan Dealer, Apa Bedanya?

Liputan6.com, Jakarta – Diam-diam, Mitsubishi Xpander punya varian baru, yaitu Ultimate Special Edition. Mobil tersebut diunggah oleh akun @salesmitsubishi_tangerang di Instagram. Namun setelah dihubungi oleh Oto.com, rupanya unit itu hasil modifikasi dealer di kawasan Tangerang.

Jerry Amran, Head of Media & Corporate Relations MMKSI menampik, unit memang bukan dari pihaknya. “Mengenai gambar itu, bukan OEM dari MMKSI. Hingga kini kami belum mengeluarkan varian baru Xpander,” jelasnya.

Kalau Anda berminat, cukup sediakan booking fee sebesar Rp 5 juta. Sedangkan harga dasar dibanderol Rp 258,9 juta. Ditambah sederet aksesori tadi Rp 19,35 juta. Jadi total harga mobil modifan ini Rp 278,25 juta. Apakah unit ini value for money? Silakan disimpulkan sendiri.

Namun, sebelumnya salah satu petinggi Mitsubishi bilang, bakal menyiapkan Xpander yang berbeda. “Tentu saja, kami juga mempunyai rencana untuk meningkatkan fitur-fitur dari Xpander. Dan saat ini sedang dipelajari lebih lanjut. Kami berdiskusi dengan serius bersama Mitsubishi Development Team,” ujar Intan Vidiasari, Deputy Group Head of Planning & Communication Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), beberapa waktu lalu.

Lantas apa yang membedakan mobil ini dengan Xpander Ultimate? Yang paling pertama, emblem “Special Edition” di buritan. Bagian eksterior seperti bodykit dan sideskirt juga terlihat berbeda. Ada tambahan talang air, hood emblem, muffler cutter, luggage matt, dan LED scuff plate. Jenis lampu depan LED juga tetap dipertahankan, seperti pada Ultimate biasa.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Mitsubishi Xpander Ultimate Special Edition (ist)

Ketika menelisik ke dalam, small MPV ini terlihat makin mewah. Paling kentara layar monitor layar sentuh 10 inci pada dasbor. Bentuknya bak floating monitor yang sedang naik daun. Agar konsumen makin nyaman, Jok mobil dibalut kulit sintetik berkelir krem. Kemudian terpasang arm rest pada kursi depan. Warna dual tone pun jadi makin mencuat lantaran kombinasi ini.

Pada baris kedua, terpasang sepasang layar monitor tambahan (headrest monitor). Jadi penumpang baris kedua juga bisa menikmati hiburan selama perjalanan. Menonton film, misalnya. Namun sayangnya, mobil yang ditempel lencana Ultimate Special Edition tak disenjatai fitur cruise control. Padahal tipe Ultimate yang kini dijual sudah tersedia.

Di pasar aftermarket harga panel cruise control Rp 900 ribuan belum termasuk ongkos pasang. Cukup mudah ketika Anda mencarinya di toko online. Namun pemasangan ini bisa merusak garansi kelistrikan bila konsumen membenamkan panel itu.

Nah, itulah semua pembeda antara Xpander Ultimate dari MMKSI dengan unit Special Edition dari dealer. Menurut kami, harga yang ditawarkan itu terlampau mahal. Apalagi absennya fitur macam cruise control. Jadi masih kurang mantap. Bahkan, peminat Xpander tipe Ultimate, dikatakan Mitsubishi malah turun. Belakangan, paling laris tipe menengah ke bawah dengan transmisi otomatis. Bagaimana menurut Anda soal Xpander ini?

Sumber: Oto.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Sama-Sama Buatan Indonesia, Pilih Motor Listrik Lincah atau Gesits?

Liputan6.com, Jakarta – Motor listrik Gesits belum resmi meluncur, kini pesaing lokalnya, yaitu Lincah sudah diperkenalkan. Ya, motor listrik Lincah telah menyapa masyarakat Indonesia saat acara Masyarakat Konservasi & Efisiensi Energi Indonesia (MASKEEI) di BSD, Tangerang.

Produk bergaya skuter matik (skutik) ini mendahului motor listrik Gesits, yang sempat digadang-gadang akan dirilis pada 17 Agustus 2018 silam. Untuk diketahui, sampai saat ini Gesits juga masih belum diluncurkan.

Karena sama-sama produksi Indonesia, tidak ada salahnya jika membandingkan berbagai aspek yang dimiliki oleh Gesits dan Lincah, mulai dari spesifikasi hingga harganya.

Di sektor dapur pacunya, Gesits menggunakan baterai Li-ion yang dapat menempuh jarak maksimal 100 km dalam kondisi penuh. Pengisian daya komponen tersebut memakan waktu 1,5 sampai 3 jam.

Sementara itu, Lincah dibekali 2 buah baterai berkapasitas 1 kWh. Jarak tempuh maksimalnya bisa mencapai 60 km dengan waktu pengisian yang sedikit lebih lama dari Gesits, 3 sampai 4 jam.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Paspampres mengecek motor Gesits di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (7/11). Motor Listrik Gesits ini akan hadir dengan mengusung mesin bertenaga listrik dengan daya motor sebesar 5 KW. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Untuk urusan performa, keunggulan berada di pihak Gesits. Skutik listrik ini diklaim memiliki mesin setara motor konvensional berkapasitas 125cc dengan kecepatan maksimum 100 km/jam.

Sedangkan Lincah, dengan baterai yang lebih kecil, skutik ini memiliki tenaga setara motor konvensional 100cc. Kecepatan maksimumnya pun hanya 70 km/jam.

Mengenai harga, baik Gesits maupun Lincah masih belum memiliki banderol resmi. Yang jelas, angka keduanya tak jauh dari kisaran 17-20 jutaan. Soal desain, silakan disesuaikan dengan selera Anda.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Meme Otomotif Pekan Ini: Utamakan Keselamatan

Liputan6.com, Jakarta – Dalam berbagai jejaring sosial baik itu Facebook, Instagram maupun Twitter, gambar/foto lucu atau yang biasa disebut Meme kerap ditemui.

Berbagai hal bisa dijadikan Meme menarik, tidak terkecuali yang berkaitan dengan otomotif.

Meme otomotif kali ini merupakan unggahan @ngakakduluboss di Instagram.

Dalam meme tersebut terlihat seseorang menggunakan helm sambil memotong bawang. Tentu saja helm tersebut digunakan untuk mengurangi rasa perih saat memotong bawang. Jumlah bawang yang hendak dipotong pun tak main-main.

Nah, jika Anda memiliki meme menarik seputar dunia otomotif, kirim saja ke email kami di otoliputan6@gmail.com.

2 dari 3 halaman

Meme Otomotif Pekan Ini: Sindiran Keras Buat Pengguna Skutik Bongsor

Berbagai hal bisa dijadikan meme menarik, tidak terkecuali yang berkaitan dengan otomotif. (ist)

Dalam berbagai jejaring sosial baik itu Facebook, Instagram maupun Twitter, gambar/foto lucu atau yang biasa disebut Meme kerap ditemui.

Berbagai hal bisa dijadikan Meme menarik, tidak terkecuali yang berkaitan dengan otomotif.

Meme otomotif kali ini merupakan kiriman Sufyandi.

Dalam meme tersebut nampak dua skutik bongsor tengah parkir. Menariknya kedua skutik yang tengah naik daun itu dipasangi semacam gerobak tempel untuk mengangkut barang.

Adapun pesan yang disampaikan sepertinya menyindir pengguna skutik jenis ini yang berlaga seperti naik motor gede (moge). Ada-ada saja ya.

Nah, jika Anda memiliki meme menarik seputar dunia otomotif, kirim saja ke email kami di otoliputan6@gmail.com.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Mengadu Potensi Motor Listrik Honda PCX Listrik dengan Viar Q1

Liputan6.com, Jakarta – Honda PCX Listrik resmi diperkenalkan di Indonesia. Sayangnya, motor ini belum dijual, sehingga konsumen belum bisa membelinya. Honda pun menawarkan sistem sewa, tapi tidak diperuntukkan untuk end user.

Kedatangannya menambah daftar skutik listrik yang mengaspal di sini. Jika semua komplet bakal ada deret seperti Viar Q1, PCX, Gesitz, dan Lincah yang konon bulan depan dirilis.

Berarti, pasar motor Indonesia mulai ada gairah evolusi. Dari dominasi mesin konvensional lalu bergerak perlahan dengan tambahan skutik listrik. Produsen sebetulnya paham. Motor ini tergolong barang baru yang tak bakal tancap gas diserap pasar. Apalagi tipikal konsumen Indonesia kebanyakan tak mudah berpindah haluan. Tapi, setidaknya teknologi listrik gencar dikenalkan, agar mulai tercipta ekosistem baru. Sementara ini hanya punya dua pilihan yang tersedia. PCX Electric atau Viar Q1?

Perbandingan memang tak terlihat imbang. Tapi paling tidak, Anda mengantongi informasinya dahulu. Sebab dari rentang harga saja masih belum terlihat. Motor bikinan Honda ini bisa dibanderol di atas PCX reguler (Rp 32 juta), sedangkan Q1 kini dihargai Rp 18 juta. Untuk penjajakan awal, AHM hanya menyewakan sebagai kendaraan operasional di perusahaan tertentu. Tapi kesempatan untuk dijual bebas sangat terbuka lebar.

Dimensi

Kalau dilihat dari dimensi juga lumayan jauh. PCX berukuran 1.960 mm × 740 mm × 1.095 mm. Sementara Q1 punya faset 1.680 mm x 690 mm x 1.220 mm. Saat keduanya disandingkan, Q1 terlihat sangat mungil. Bahkan wujudnya seakan mirip sepeda listrik yang dibanderol Rp 5 jutaan. Terlebih pelek Viar hanya 10 inci dan PCX 14 inci.

Apalagi karakter desainnya juga berbeda. Motor listrik Honda menggunakan basis PCX reguler yang dipasarkan di sini. Kami akui desainnya menawan. Perawakannya membersitkan skutik sungguhan yang kokoh dan bisa diajak jauh. Sedangkan Viar Q1, terlihat unik sebagai benda koleksi namun menyiratkan motor futuristik. Berat Viar Q1 hanya 78,5 kg. PCX nyaris dua kali lipat, 144 kg. Keduanya punya kesamaan meski tak identik. Mereka menggunakan lampu LED di depan dan belakang. Full digital indicator tersemat dan punya USB charger.

2 dari 4 halaman

Performa Motor

Motor listrik Viar Q1. (Weente/oto.com)

Honda PCX Electric menggunakan motor penggerak EF01M dengan daya 980 watt (0,98 kW). Dorongan torsinya mencapai 18 Nm pada 500 rpm. Motor ditenagai dua Mobile Power Pack yang mengantongi spesifikasi 50,4 Volt 20,8 Ah. Pengisian baterai hingga penuh butuh waktu 4-6 jam. Itu bergantung pada cara pengecasan langsung atau terpisah (pakai peranti tambahan). Dari kondisi terisi penuh, Honda PCX Electric diklaim dapat melaju hingga 69 km.

Kalau Viar Q1, menggunakan baterai Lithium-ion 60 volt 20 Ah. Sistem kelistrikan dan dinamo disuplai dari produsen ternama Jerman, Bosch. Dalam kondisi penuh, baterai ini mampu memberikan daya jelajah sejauh 60 km. Motor mengembuskan tenaga 800 watt (0,8 kW) dan torsi 15 Nm. Kecepatan maksimal yang bisa diraih Q1 mencapai 60 km/jam. Saat baterai habis, Anda butuh waktu sekitar 5-7 jam agar kondisinya penuh.

Dilihat dari data angka, kemampuan keduanya beda tipis. Baik dari kapasitas baterai, kapabilitas motor penggerak, output tenaga dan estimasi pengisian baterai. PCX sedikit lebih unggul. Namun dengan bentuknya yang superkompak, Viar Q1 seharusnya lebih lincah dari PCX. Cocok untuk sekadar bergerak perjalanan dekat. Lantaran joknya yang mungil, untuk berboncengan agak susah. Kalau PCX lebih bersahabat untuk penumpang lain. Keduanya juga dikatakan bebas perawatan, kecuali memang ada kerusakan.

3 dari 4 halaman

Fitur

Kelengkapan yang paling membedakan, sistem pengereman. PCX dilengkapi rem cakram dengan ABS. Viar Q1 hanya menggunakan rem cakram biasa, di depan dan belakang. Kapasitas bagasi. PCX punya volume 6 liter sedangkan Viar sedikit lebih besar, 7 liter. Dan terakhir yang membuat PCX listrik terlihat canggih, penggunaan fitur smart key.

Q1 masih mengandalkan anak kunci konvensional. Dari semua aspek, PCX sangat lengkap dari Q1. Namun sayangnya, unit Honda ini hanya untuk penawaran di kalangan terbatas. Sedangkan Viar sudah dijual bebas dan juga merasuk ke fleet market. Jika sama-sama sebagai barang sewaan, seharusnya Viar Q1 menjadi pertimbangan utama. Faktornya ialah kepraktisan dan daya jelajahnya yang mirip. Bahkan mungkin banderol sewa Q1 lebih terjangkau. Kita tunggu saja kiprah PCX Electric di sini dan ikuti perkembangannya di OTO.com.

Sumber: Oto.com

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Pilih Disewakan, Ini Alasan Honda Belum Jual PCX Listrik

Liputan6.com, Jakarta – Meski resmi meluncurkan PCX listrik di Indonesia, Kamis (31/1), PT Astra Honda Motor (AHM) ternyata masih ogah menjual kendaraan ramah lingkungan tersebut. Saat ini skema bisnis yang ditawarkan perusahaan otomotif Jepang itu ialah penyewaan secara fleet kepada perusahaan.

AHM mengaku pihaknya masih harus melihat perkembangan motor listrik di Indonesia, mulai dari gaya penggunaan, jarak tempuh, hingga sistem kepemilikan.

“Nanti pasti akan kita kaji lagi bersama, karena ini juga masih tahap awal. Masih bisa dikembangkan lagi semuanya,” kata Direktur Pemasaran AHM Thomas Wijaya di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Saat disinggung target konsumen umum bisa membeli PCX listrik, Thomas enggan berkomentar lebih jauh. Ia hanya menegaskan hasil evaluasi dan juga kebijakan dari pemerintah soal kendaraan listrik masih harus ditinjau kembali.

“Menyangkut soal harga, dan juga banyak hal lain harus kita kaji lagi dalam beberapa tahun ke depan. Saat ini kami belum bisa memperkirakan juga berapa harganya. Masih butuh waktu, karena itu sekarang kami terapkan skema sewa dulu kepada perusahaan yang ingin menggunakan skuter ini sebagai motor operasional,” tuturnya.

2 dari 2 halaman

Komponen Lokal Pada PCX Electric

Saat ini Honda PCX Electric sudah diproduksi secara lokal di pabrik Astra Honda Motor (AHM) di Sunter, Jakarta Utara.

Meski demikian kandungan komponen lokalnya jauh lebih sedikit dibandingkan PCX lainnya.

Untuk PCX Konvensional kandungan lokalnya mencapai 95 persen, sedangkan model hibrida sekitar 90 persen.

“Untuk PCX Electric masih di bawah 50 persen, tetapi ke depan pasti akan terus bertambah,” ujar Thomas.

Krisis Penjualan dan Ditinggal Dealer, KIA Tetap Bertahan di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – PT Kia Mobil Indonesia (KMI) tengah mengalami kondisi yang sulit. Pasalnya, penjualan pabrikan asal Korea Selatan di industri otomotif nasional ini terus mengalami penurunan.

Dijelaskan General Manager PT KMI, Ridjal Mulyadi memang penjualan beberapa tahun terakhir mengalami penurunan. Namun, Kia tetap melanjutkan bisnisnya di Indonesia, dan tetap bertahan untuk menjual berbagai model yang menjadi andalan.

“Memang mengalami penurunan penjualan, namun Kia tetap berkomitmen untuk melanjutkan bisnis Kia di Indonesia,” jelas Ridjal melalui pesan elektronik kepada Liputan6.com, Jumat (1/2/2019).

Lanjut Ridjal, dengan terus berkomitmen bisnis di Indonesia, Kia memiliki strategi sendiri. Meskipun, pabrikan asal Negeri Ginseng ini masih belum membeberkan secara detail terkat hal tersebut.

“Mengenai strategi ke depannya, kita akan sampaikan kemudian,” tambahnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Untuk diketahui, PT KMI saat ini memang sudah ditinggal oleh salah satu dealernya di Jakarta, Kia Mobil Dinamika (KMD). Jadi, Kia harus menghentikan sementara waktu penjualan di Jakarta, dan hanya melayani service.

“Kita sedang berupaya kerja sama dengan pihak lain (untuk penjualan di Jakarta). Sementara di Jakarta, dealer kita Kia Mobil Dinamika memutuskan untuk setop penjualan,” tutup Ridjal.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Top 3: Wacana Motor Masuk Tol dan Biaya Sewa Honda PCX Listrik

Liputan6.com, Jakarta – Informasi mengenai wacana motor yang diperbolehkan masuk tol menyedot perhatian pembaca Liputan6.com. Banyak yang mendukung wacana ini, namun tak sedikit pula yang menolak lantaran membahayakan.

Sementara informasi lain, seperti fitur keyless Entry yang rentan diretas serta biaya sewa Honda PCX listrik turut menjadi sorotan pembaca.

Berikut ini ulasan artikel otomotif terpopuler yang terangkum dalam top 3 berita hari ini:

1. HEADLINE: Motor Masuk Tol Mengurai Kemacetan?

Motor masuk tol menjadi isu yang berkembang saat ini. Wacana tersebut mungkin bisa membawa dampak baik terhadap komuter seperti Suryadi.

Bagi pegawai sebuah perusahaan swasta di bilangan Sunter ini, perjalanan dari rumahnya menuju kantor memakan waktu lebih dari satu jam. Dari rumahnya di Kampung Rambutan, ia harus melewati Kramat Jati yang terkenal padat menuju Cawang dan terus menyusuri By Pass (Jalan DI Panjaitan dan Jalan Ahmad Yani) hingga Sunter yang berjarak sekitar 30 kilometer.

Selengkapnya baca di sini

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

2. Keyless Entry Bikin Mobil Gampang Kemalingan, Mitos atau Fakta?

Keyless entry dinilai lebih canggih dan praktis dibanding menggunakan anak kunci biasa. Cukup dengan menekan tombol pada remote, maka kunci pintu akan terbuka.

Penggunaan kunci model keyless entry ini memang memberikan kenyamanan bagi para pemiliknya. Namun, apakah benar akan mengorbankan sisi keamanan?

Selengkapnya baca di sini

3. Mau Sewa Honda PCX Electric, Ini Biayanya

Setelah dipamerkan dalam ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS), awal November 2018 lalu, PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi meluncurkan Honda PCX Electric, Kamis (31/01/19) di Jakarta.

Mengusung tampilan PCX yang telah ada, motor ramah lingkungan ini masih enggan dijual perusahaan otomotif asal Jepang tersebut. Thomas Wijaya selaku Direktur Pemasaran AHM menegaskan, Honda PCX Electric ditawarkan dengan sistem sewa secara fleet.

Selengkapnya baca di sini

Penjualan Harley-Davidson Merosot Drastis

Liputan6.com, Milwaukee – Saat mendengar nama Harley-Davidson, Anda akan membayangkan motor legendaris asal Amerika Serikat yang tangguh dan memesona. Sayangnya, penjualan Harley ternyata tak sekuat namanya. Hal itu terlihat dari laporan keuangan pada periode Oktober sampai Desember 2018.

Dilansir Rideapart.com, pabrikan yang bermarkas di Milwaukee, Amerika Serikat ini memperoleh laba USD0,00 alias tidak mencatatkan keuntungan sama sekali per sahamnya.

Bahkan, penjualan Harley-Davidson mengalami penurunan di atas 10 persen dibanding kuartal ketiga 2018, periode Juli sampai September. Ini adalah hasil buruk kedelapan kali berturut-turut sepanjang 2 tahun ke belakang.

Hal serupa juga terjadi di pasar internasional. Secara global, penjualan pabrikan ikonik asal Amerika Serikat itu mengalami penurunan sebesar 6,7%. Alhasil pendapatannya pun merosot sampai USD1 miliar, sekitar Rp14 triliunan (Kurs USD1 = Rp13.955).

Matt Levatich, CEO Harley-Davidson, mengatakan bahwa pihaknya akan memperbanyak produksi. Hal ini tentu dilakukan untuk mendongkrak penjualan dan pendapatannya, baik di pasar Amerika Serikat maupun secara global.

Levatich pun menyatakan bahwa hasil buruk selama 2 tahun ke belakang ini justru memberi energi baru bagi Harley-Davidson untuk meningkatkan kualitas dan komitmen mereka di dunia sepeda motor.

Sumber: Otosia.com

2 dari 3 halaman

Pan America 1250, Harley-Davidson Adventure yang Pertama

Harley-Davidson Pan America 1250 (Zigwheels)

Harley-Davidson  rupanya tertarik dengan motor segmen adventure. Motor bernama Pan America 1250 akan memulai penampilan perdana pada pameran motor paling akbar sedunia, EICMA (Esposizione Internazionale Ciclo Motociclo e Accessori) 2018 yang digelar mulai besok (6-11 November). Ya, dilakukan di pameran motor kelas dunia karena nampaknya ini salah satu langkah merek asal Negeri Paman Sam itu untuk merakyat.

Maksudnya merakyat adalah menghadirkan motor dengan aneka jenis yang bisa menggaet lebih banyak segmen. Maklum, selama ini Harley-Davidson terkenal hanya sebagai produsen motor gaya cruiser.

Desainnya sangat kaku. Apalagi berimbuh aneka pelindung baja mulai dari bawah, hingga samping. Garis bodinya nampak sederhana, dan tak terlalu nyeleneh. Anda bisa melihat garis horizontal melintang dari depan hingga buritan. Sangat kaku! Di satu sisi, mengesankan dengan kuat ciri khas motor adventure. Namun di lain sisi, bukankah semua brand sedang berupaya mendinamiskan desain?

Cover wajah, atau fairing memang nampak unik. Bahkan kata aneh masih layak digunakan untuk mendeskripsikannya. Bentuknya sangat ortodok sebagai motor adventure, kotak dan sudutnya sangat kaku. Oke, modernisasi memang tampak dengan lampu yang pipih. Pastinya pun berteknologi LED.

Dari laman rekan kami di Zigwheels, disebutkan bahwa unit yang memberi tenaga adalah V-Twin 45 derajat, 1.250cc. Mesin ini dipadankan dengan pendingin cairan berpompa, girboks manual 6-speed. Layaknya motor-motor adventure, mesin jadi bagian penting bagi sasis teralis. Dan ya, sasis teralis jadi andalan penyongsong rangkanya. Konfigurasi ini menunjukkan dengan jelas habitat Harley-Davidson adventure tersebut. Dua alam.

Sasis motor adventure Harley-Davidson ini bahkan terlihat sangat kekar dan vulgar. Tanpa perlindungan apapun baik bentuk cover maupun shroud, Anda bisa melihat dengan jelas aneka ukuran, sambungan dan konfigurasi sasis yang menyusun sang penjelajah.

Kaki-kaki dibuat tangguh, dengan suspensi terbalik (upside down) bertravel panjang di bagian depan. Penunjang kaki belakang adalah monoshock dengan potensi penyesuaian. Remnya disusun oleh peranti lansiran Brembo dengan piringan ganda di bagian depan dan tunggal di belakang.

Rodanya disusun oleh lingkar 19 inci depan dan 17 inci belakang. Settingan yang sangat khas motor adventure. Karet pembungkus roda adalah ban tubeless dengan pattern yang agresif bermerk Michelin Anakee Wild.

Zigwheel memprediksi bahwa Harley-Davidson Pan America 1250 akan mendapat segala aspek futuristis khas motor adventure modern. Harapannya, layar digital dua buah yang menyajikan beragam informasi mulai dari pengendaraan, konektivitas hingga navigasi. Cruise control dan aneka panduan elektronik khas motor besar berharga mahal. Dan ragam fitur lainnya yang mencirikan pengembangan terdepan di dunia sepeda motor. Itu harapannya.

Menarik? Tentu saja. Namun kita tunggu performa merek ini di masa depan. apalagi dengan isu akan diambil alihnya merek ini oleh brand Cina, tentu patut diantisipasi sedrastis apa pergerakan Harley-Davidson di masa yang akan datang.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Mau Kopling Sepeda Motor Awet, Begini Caranya

Liputan6.com, Jakarta – Meskipun tak selaris motor skutik, motor sport memiliki penggemarnya tersendiri. Beda jenis motor tentu cara menggunakannya berbeda. Motor sport umumnya dilengkapi dengan transmisi manual dan juga kopling. Nah, kopling membutuhkan perawatan khusus agar tetap nyaman saat digunakan.

Menurut Ade Rohman, Asisten Manajer Technical Training PT Daya Adicipta Motora (DAM), yang pertama dilakukan adalah melakukan penggantian oli mesin secara rutin.

“Cara merawat kopling yang pertama adalah rutin mengganti oli mesin dimana penggantian oli mesin ini dianjurkan maksimal setiap 2.000 kilometer. Hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah gunakan spesifikasi oli mesin sesuai dengan dianjurkan oleh pihak pabrikan,” buka Ade Rohman.

Selanjutnya adalah memperhatikan routing kabel kopling karena terdapat alur yang sudah memiliki standar pabrikan. Pastikan semua dalam kondisi baik dan standar, agar pada saat berbelok free play handle kopling tidak terganggu.

Selain itu, lanjutnya, perhatikan jarak main bebas atau free play dari handle kopling yang berkisar antara 10-20 mm.

“Periksa jarak main bebas ini bukan hanya pada saat kondisi setang kemudi lurus saja tetapi pada saat setang kemudi dibelokkan, fungsi free play ini harus tetap ada,” terangnya.

Daftar Mobil Toyota Indonesia yang Laris di Negeri Orang

Liputan6.com, Jakarta – Tahun 2018 menyisakan catatan manis pada kinerja ekspor kendaraan utuh otomotif Indonesia. Pengiriman kendaraan utuh (Complete Build Up/CBU) merek Toyota ke pasar global mengukirrekor tertinggi dalam sejarah kegiatan ekspor dalam negeri.

Sepanjang tahun 2018, total pengapalan CBU bermerek Toyota berhasil menembus angka 206.600 unit atau naik positif sebesar 4 persen dari capaian tahun sebelumnya yang berjumlah 199.600 unit.

“Performa ekspor CBU Toyota tetap naik positif di tengah situasi perang dagang dan proteksi di beberapa negara. Hal ini tidak terlepas dari upaya kami untuk selalu kompetitif serta sinergi dan dukungan yang kuat dari Pemerintah Indonesia, sehingga kinerja ekspor Toyota dapat terjaga walaupun kondisi makro ekonomi dunia cenderung kurang menguntungkan,” ungkap Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dalam keterangan resminya.

Model SUV Fortuner masih menjadi kontributor terbesar dengan catatan angka 52.600 atau sekitar 25 persen dari total ekspor CBU Toyota. Posisi kedua ditempati Avanza dengan total 35.300 (17 persen). Rush menjadi kontributor terbesar ketiga terhadap performa ekspor CBU dengan jumlah pengapalan sebanyak 34.100 unit (17 persen).

Di tempat keempat diduduki Agya dengan volume ekspor 31.000 (15 persen). Vios berada di tempat kelima dengan kontribusi sebanyak 23.100 unit (11 persen).

Selain kelima kontributor ini, model CBU ekspor bermerek Toyota lainnya adalah Kijang Innova, Yaris, Sienta, Town Ace/Lite Ace dengan jumlah volume 30.500 unit.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Selain dalam bentuk CBU, Pada periode yang sama TMMIN juga berhasil mengekspor kendaraan dalam bentuk terurai atau Completely Knock-Down (CKD) sebanyak 42.700 unit, mesin tipe TR dan NR sebanyak 146.000 unit serta komponen sebanyak 107,6 juta buah.

Mengawali tahun 2018, destinasi ekspor Toyota Rush telah diekspansi yang awalnya hanya dikapalkan ke Malaysia, kini menjadi ke lebih dari 50 negara di kawasan Asia, Timur Tengah dan Amerika Latin.

Toyota menandai tercapainya 1 juta volume kumulatif ekspor CBU bermerek Toyota di bulan September dengan seremoni yang juga dihadiri oleh Presiden RI dan jajaran Menteri terkait.

Toyota juga meraih penghargaan Primaniyarta kesembilan kalinya untuk kategori Eksportir Berkinerja pada bulan Oktober.

Penghargaan ini diberikan oleh Kemeterian Perdagangan RI. Menutup tahun 2018, di akhir November 2018 Toyota juga meraih dua penghargaan dari Bank Indonesia atas konsistensi mengelola investasi dan ekspor.

Sepeda Motor Masuk Jalan Tol Tanpa Ada Pembatasan Mesin, Ini Kata Polisi

Liputan6.com, Jakarta – Rencana terkait sepeda motor yang diperbolehkan melintas di jalan tol terus bergulir. Banyak pihak yang menentang wacana yang dihembuskan oleh Ketua DPR, Bambang Soesatyo ini. Namun, tidak sedikit juga yang menentang, dengan alasan kesetaraan hak, yang juga membayar pajak dan bisa menikmati jalan bebas hambatan tersebut.

Sepeda motor masuk jalan tol ini sejatinya memang sudah tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005, tentang Jalan Tol yang disahkan oleh Presiden Keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Disebutkan juga, tidak ada aturan khusus terkait kapasitas mesin sepeda motor, dan artinya semua jenis kendaraan roda dua bisa melintas di jalan tol.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Refdi Andri, memang semua pemilik motor bisa masuk ke jalan tol. Pasalnya, hal tersebut konteksnya sebagai pelayanan, dan sudah diatur dalam peraturan resmi.

“Namun, perlu pengkajian lebih lanjut. Perlu diadakannya forum group disscusion (FGD) untuk membahas lima pilar keselamatan terkait hal tersebut, dengan mendengar pendapat semua pihak, mulai dari Bapenas, Pekerjaan Umum (PU), Menteri Kesehatan, Kementerian Perhubungan, mitra kepolisian yang berhubungan dengan lalu lintas, para ahli transportasi, dan kalau perlu dari APM kendaraan di Indonesia,” jelas Refdi saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (31/1).

Lanjut Refdi, wacana sepeda motor masuk jalan tol ini sebenarnya bagus. Namun dengan catatan, harus mempertimbangkan keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kelancaran.

“Sarana dan prasarana, infrastruktur harus memadai. kalau ada pembatas, antara kendaraan roda empat atau lebih dengan kendaraan roda dua, saya pikir itu bagus sekali,” tambahnya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Selain itu, pemerintah juga harus mendengar pihak-pihak yang sudah memberlakukan sepeda motor masuk tol, seperti di Bali dan Jembatan Suramadu. Dan tidak lupa, pendapat pihak-pihak yang memang belum memanfaatkan peraturan sepeda motor yang masuk di jalan tol.

“Apa yang sudah ada di Bali dan Suramadu bakal menjadi acuan kita. Pergerakan kendaraan, potensi kecelakaan, dan volume kita hitung,” ungkapnya.

Untuk mengkaji hal tersebut, tidak dibutuhkan waktu yang lama. Bahkan, pihak kepolisian menjamin, kajian terkait wacana sepeda motor masuk jalan tol ini bisa selesai tahun ini.

Motor Listrik Lincah Bisa Diproduksi 10 Ribu Unit per Tahun

Liputan6.com, Jakarta – Perlahan tapi pasti, kendaraan listrik mulai ditawarkan di Indonesia. Dua di antaranya adalah motor listrik yang diklaim hasil karya anak bangsa, yaitu Gesits dan Lincah.

Salah satu produsen motor listrik dalam negeri tersebut yakni Lincah Group. Melalui produk unggulannya motor listrik Lincah, produsen tersebut menghadirkan sebuah varian yang sepenuhnya diproduksi dan dirakit di Indonesia dan menggunakan 60% komponen lokal.

Pada peluncuran motor listrik Lincah kemarin, Kristian Sutikno selaku Kepala Engineering Lincah Group, mengatakan bahwa saat ini motor listrik Lincah dirakit di Pusat Industri Kecil (PIK) yang berlokasi di Penggilingan, Jakarta Timur.

“Untuk beberapa bahan utama memang dibuat di beberapa daerah seperti motor listrik dari Purwakarta, nantinya semua komponen tersebut dikirim ke Penggilingan dan dirakit di Penggilingan,” ujar Kristian.

Kristian juga menjelaskan bahwa di Penggilingan tersebut, Lincah Group memiliki luas pabrik sekitar 800 meter persegi yang diklaim mampu memproduksi sepeda motor listrik hingga 10 ribu unit per tahunnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Menurut Kristian, saat ini Lincah Group sebenarnya sudah siap untuk menjual sepeda motor listriknya, namun masih terkendala dengan beberapa surat izin dan dokumen yang memang masih diurus.

Namun, Kristian memastikan bahwa hingga saat ini pihaknya telah merealisasikan beberapa perizinan tersebut sekitar 40% . Kristian juga mengonfirmasi bahwa Lincah kemungkinan baru bisa dijual setelah bulan April tahun ini.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Delapan Perlengkapan Wajib Saat Touring Motor

Liputan6.com, Jakarta – Memasuki akhir pekan, kegiatan touring merupakan salah satu yang banyak dilakukan pemilik kendaraan roda dua dan komunitas. Menghabiskan cukup banyak waktu di jalan karena memilih melewati rute dengan nuansa alam yang indah membuat perjalanan touring motor lebih menyenangkan.

Namun beberapa perlengkapan perlu disiapkan dengan benar, untuk mengantisipasi kejadian buruk saat melakukan perjalanan. Seperti dilansir Corsatire, Jumat (1/2/2019), terdapat delapan perlengkapan wajib yang harus dibawa ketika touring.

Jaket Anti Hujan

Jaket menjadi salah satu pakaian yang paling penting untuk dibawa saat touring motor. Sebab pengendara akan menghabiskan banyak waktu di jalanan dengan kondisi dan cuaca yang tak terduga.

Dengan membawa jaket anti hujan, pengendara siap menghadapi hujan yang tiba-tiba menghadang saat perjalanan.

Kotak P3K dan Obat

Ketersediaan obat-obatan dan kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dalam perjalanan touring wajib dibawa.

Bukan hanya sebagai pertolongan pertama di saat terjadi kecelakaan, ketersediaan obat-obatan penting dan kotak P3K juga berguna jika pengendara tiba-tiba mengalami gejala tidak enak badan.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Uang Tunai

Membawa uang tunai mungkin terlihat beresiko. Namun hal ini diperlukan saat kamu melewati rute touring yang daerahnya tak memiliki ATM.

Hanya saja, selalu pisahkan uang di beberapa tempat tertentu di luar dompet, hal itu untuk berjaga-jaga dari kemungkinan pemerasan atau dompet hilang saat berkendara.

Tool Kit

Pengendara wajib menyediakan tool kit saat melakukan touring untuk kerusakan minor, seperti baut-baut longgar atau mengganti part motor yang masih bisa dilakukan sendiri tanpa harus ke bengkel.

Flat Tire Repair Kit

Perangkat ini mungkin bagi sebagian pengguna motor tak begitu penting. Tapi saat motor kamu mengalami kebocoran ban, maka perangkat ini sangat berguna.

Dilengkapi dengan pompa atau tabung gas, obeng, lem dan karet untuk tambal ban, alat ini sangat mudah digunakan, meski seorang diri.

3 dari 3 halaman

Selanjutnya

Senter dan Pemantik Api

Penggunaan senter dan pemantik api cukup berguna saat touring motor memasuki waktu malam hari. Jika senter berfungsi sumber cahaya, pemantik api mampu menjadi penyelamat saat harus memasak atau menyalakan api.

GPS/ Peta Fisik

Kemajuan teknologi membuat teknologi navigasi Global Positioning System (GPS) menjadi mudah digunakan. Hanya saja, penggunaan GPS seringkali terhalang oleh sinyal yang tidak terlalu baik.

Sehingga, peta fisik masih menjadi andalan. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika GPS dan atau peta fisik selalu tersedia saat melakukan touring motor.

Power Bank

Untuk kamu yang memiliki smartphone, tersedianya power bank sangat berguna di saat touring. Dengan kapasitas daya yang besar, power bank menjamin smartphone pengendara selalu memiliki daya yang cukup untuk digunakan selama perjalanan.

Mitsubishi Motors Cetak Rekor di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Mitsubishi Motors berhasil mencetak rekor penjualan di pasar otomotif Indonesia. Hal itu tidak terlepas dari kehadiran small MPV, Mitsubishi Xpander.

PT Mitsubishi Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) melaporkan penjualan ritel periode Januari – Desember 2018, mencapai 146.805 unit.

Angka yang didapat dari hasil penjualan kendaraan penumpang dan kendaraan niaga ringan itu, mendongkrak penjualan sampai 84 persen dibanding periode sebelumnya. Tak cuma itu, dari pencapaian yang sama, Mitsubishi Motors juga mencatat angka penjualan terbesar selama 48 tahun kiprahnya memasarkan kendaraan penumpang dan niaga ringan.

Raihan itu juga meningkatkan pangsa pasar Mitsubishi Motors di Indonesia menjadi 14,2 persen. Kontribusi terbesar dari kendaraan penumpang, sebanyak 98.964 unit. Angka itu naik 174 persen dari periode terdahulu, dan model Mitsubishi Xpander menjadi pahlawan dengan kontribusi lebih dari 70 persen. Sedang 47.841 unit lainnya, disumbang lini kendaraan niaga ringan seperti Triton.

Irwan Kuncoro, Direktur Penjualan dan Pemasaran PT MMKSI, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada konsumen. Ia juga menyinggung pencapaian Mitsubishi sebagai penantang segmen kendaraan penumpang yang berhasil meraih banyak prestasi selama 2018.

“Sebagai challenger, pada 2018 ini kami berhasil mencatat banyak prestasi dalam kiprah Mitsubishi Motors di Indonesia. Mulai dari menjadi distributor Mitsubishi Motors dengan penjualan terbesar di dunia, hingga capaian angka penjualan kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi terbesar selama berbisnis di Indonesia dalam 48 tahun,” ungkap Irwan dalam siaran pers yang diterbitkan.

Selain itu, masih kata Irwan, penerimaan masyarakat yang baik menjadi pemicu layanan purnajual untuk meningkatkan kepuasan konsumen. Benar saja, lantaran sejak Xpander diluncurkan, Mitsubishi tak henti membuka diler baru di penjuru Indonesia.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Sampai saat ini, 125 outlet dengan layanan 3S (sales, service, spare parts) tersebar di Indonesia. Yang lebih lengkap, ada 10 outlet yang punya fasilitas perbaikan bodi dan cat kendaraan. Tak berhenti sampai di situ, Mitsubishi berencana membuka 143 outlet lagi sepanjang 2019.

Pencapaian Mitsubishi Motors di Indonesia, berpengaruh terhadap penjualan global. Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi dilaporkan mengalami kenaikan penjualan sebesar 1,4 persen.

Dilansir dari situs Paultan, persentase itu dari penjualan gabungan sebanyak 10.756.875 kendaraan sepanjang 2018.

Berkat itu, aliansi gabungan merek Prancis dan Jepang, berhasil menduduki peringkat pertama penjualan otomotif global untuk kendaraan penumpang dan niaga ringan.

Kalau dipecah, Mitsubishi Motors menjual 1.218.897 unit atau bertumbuh 18,3 persen dari periode sebelumnya. Kontributornya termasuk Mitsubishi Eclipse Cross, Xpander dan Triton.

Sumber: Oto.com

Sepi Peminat, AHM Suntik Mati Honda Blade 125 FI

Liputan6.com, Jakarta – Tak lagi dipajang di situs resmi, PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi menyutik mati salah satu motor bebek andalannya, Honda Blade 125 FI di Indonesia.

Direktur Pemasaran AHM, Thomas Wijaya menyebut, motor bebek pabrikan otomotif Jepang tersebut semakin ditinggal konsumen setianya saat ini. Sehingga alasan utama Honda harus menghentikan produksi dan penjualan dikarenakan demand-nya yang semakin mengecil.

“Iya, Blade itu kita melihat demand-nya semakin mengecil, sejauh ini kita tidak melanjutkan lagi produk itu (Honda Blade),” kata Thomas di Kemayoran, Jakarta.

Thomas mengaku saat ini pihaknya mengandalkan tiga model di segmen bebek, yakni Supra GTR, Revo dan Supra X.

“Ada Revo, Supra X dan Supra GTR. Ada tiga kalau di bebek. (Blade) di bawah seribu demand-nya (tahun 2018). Tahun lalu sudah (setop produksi). Memang demand-nya kecil sekali,” ujar Thomas.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Di Indonesia, Honda Blade menggendong mesin 125 cc dengan PGM-FI yang mampu menghasilkan akselerasi dan kecepatan namun tetap hemat bahan bakar.

Honda mengklaim bila Blade 125 FI mampu menghasilkan kecepatan maksimum hingga 100,7 km/jam serta akselerasi 12,6 detik pada jarak 0-200 meter.

Kandungan Lokal Mobil Toyota Ditargetkan Mencapai 80 Persen

Liputan6.com, Jakarta – Catatan positif ekspor otomotif Indonesia di tahun lalu memberikan optimisme tersendiri bagi Toyota dalam mempertahankan performa ekspor di tahun ini. Adanya ekspansi ekspor beberapa model CBU yang dilakukan pada tahun 2018, membuat Toyota tetap fokus pada kestabilan performa ekspor (kualitas produk dan ketepatan waktu pengiriman) di negara tujuan baru.

“Kami memproyeksikan bahwa kinerja ekspor CBU bermerek Toyota naik lebih dari 5 persen. Studi-studi untuk mempelajari destinasi ekspor baru termasuk ke Australia masih terus kami lakukan. Di saat yang sama kami juga berupaya tetap fokus dalam hal menjaga kestabilan performa ekspor di negara baru tujuan ekspasi tahun 2018 yang lalu seperti Afrika dan Amerika Latin,” kata Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dalam keterangan resminya.

Semua kendaraan CBU yang diekspor ke berbagai negara merupakan produksi lokal dengan tingkat kandungan komponen dalam negeri mencapai 75 persen sampai 94 persen. Saat ini sudah lebih dari 80 negara di kawasan Asia, Afrika, Amerika Latin, Karibia dan Timur Tengah yang menjadi tujuan ekspor Toyota.

Kondisi ekonomi makro dunia merupakan tantangan tersendiri bagi kinerja ekspor otomotif dalam negeri. Menyikapi hal tersebut Toyota mengaku, daya saing industri menjadi kunci untuk bisa bertahan bahkan memenangkan persaingan.

“Tidak ada jalan lagi selain meningkatkan competitiveness industri dalam negeri dari hulu hingga ke hilir untuk bisa mempertahankan posisi Indonesia sebagai salah satu basis produksi dan ekspor di kawasan Asia-Pasifik. Peningkatan kandungan lokal murni produk yang dimulai dari penggunaan sumber material dalam negeri, menjadi upaya yang fundamental untuk menjaga daya saing. Kegiatan tersebut dapat membantu menekan impor raw material sehingga dapat memberi sumbangan terhadap kestabilan neraca perdagangan terutama di sektor komponen otomotif, yang masih menjadi perhatian Pemerintah,” tutur Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal TMMIN, Bob Azam.

Neraca perdagangan di sektor hilir yang positif masih menyisakan pekerjaan rumah di dunia industri otomotif nasional. Hal itu dikarenakan neraca perdagangan di sektor hulu rantai suplai otomotif terutama di level pemasok komponen lapis ke 2 dan 3 masih negatif.

Salah satu penyebab permasalahan ini diakui Toyota, masih banyaknya bahan mentah dan bahan baku industri manufaktur otomotif yang bersumber dari material impor. Hal inilah yang kemudian turut memengaruhi TKDN produk otomotif Indonesia. Dengan banyaknya material impor, menjadikan TKDN murni atau “true localization” tidak setinggi yang harapkan.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Bob Azam menambahkan, pendalaman TKDN masih merupakan isu yang serius karena pada umumnya menjadi beban tanggung jawab industri kecil yang berperan sebagai supplier di lapis ke-2 atau ke-3. Inefisiensi menjadi salah satu kendala mendasar operasi bisnis industri kecil di Indonesia.

Untuk memerangi ketidak efisienan tersebut, diperlukan upaya berkelanjutan dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) terutama pembekalan keterampilan dasar (basic skill) yang pada gilirannya akan berperan dalam meningkatkan efisiensi.

Terkait upaya memperbaiki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), sejak tahun 2004, TMMIN mengaku telah menggunakan baja lokal untuk bagian-bagian kendaraan tertentu.

Di tahun 2017, dua jenis bahan mentah yaitu resin, bekerja sama dengan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP), dan non-woven fabric, bekerja sama dengan PT Herculon Carpet, telah berhasil dilokalkan, setelah sebelumnya di tahun 2016, bekerja sama dengan PT Pertamina, melokalkan engine oil lubricant.

Saat ini TMMIN menegaskan pihaknya sedang dalam proses riset dan pengembangan penggunaan aluminium lokal untuk dipergunakan pada pelek (wheel disc) bekerja sama dengan INALUM dan Pako.

TKDN murni produk Toyota berada di angka 65 persen. Ke depannya, Toyota menargetkan bisa mencapai true localization hingga level 80% di tahun 2020.

Polisi Setuju Sepeda Motor Masuk Jalan Tol, Asal..

Liputan6.com, Jakarta – Ketua DPR Bambang Soesatyo menggulirkan wacana terkait sepeda motor yang diperbolehkan masuk jalan tol. Pasalnya, hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005, tentang Jalan Tol yang disahkan oleh Presiden Keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini menjelaskan fungsi diperbolehkannya sepeda motor masuk ke jalur tol. Menurut dia hal itu guna menekan tingkat kecelakaan di jalan tol.

“Justru lebih tertib dan lebih aman karena satu arah. Kecelakaan dulu banyak terjadi ketika dua arah dan bertabrakan. Ini satu arah mereka antre tol lalu berjalan beriringan,” kata Bamsoet.

Namun, wacana sepeda motor masuk tol ini mendapatkan beragam tanggapan. Ada yang pro, dan tidak sedikit juga yang kontra. Salah satu yang setuju dengan wacana ini, datang dari pihak kepolisian.

Menurut Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Refdi Andri, sejatinya sepeda motor memang diperbolehkan masuk jalan tol, jika melihat peraturan yang sudah tertuang tersebut.

“Sebenarnya sudah diatur dalam PP, bagus sekali menurut saya. Namun masih banyak yang harus dianalisa sesuai dengan evaluasi terkait keselamatan, ketertiban, kelancaran, dan keamanan,” jelas Refdi saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (31/1).

2 dari 2 halaman

Perlu Dikaji Serius

Lanjut Refdi, sepeda motor masuk tol bisa saja diberlakukan, dengan catatan ada pembatas di jalan bebas hambatan, antara kendaraan roda empat atau lebih dengan pengendara dua. Bahkan, hal itu sudah diterapkan di ruas jalan tol Bali dan jembatan Suramadu.

“Memang harus mendengar pendapat dari semua pihak, terkait lima pilar keselamatan, dari para ahli transportasi, Kemenhub, bahkan juga Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan bermotor. Mungkin bisa dilakukan forum group discussion (FGD),” tambahnya.

Sementara itu, perlu juga diperhatikan hal teknis berkendara. Seperti halnya mobil, yang dibatasi kecepatannya, minimal 60 km/jam dan maksimal 100 km/jam.

Selain itu, perlu diingat juga, sepeda motor merupakan kendaraan yang didesain bukan untuk perjalanan jauh, layaknya mobil.

“Sepeda motor bukan untuk jarak jauh, seperti antar kota antar provinsi. Sarana jalan tol menjadi penting, dan sekali lagi yang terpenting harus melihat keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketertibannya,” pungkas Refdi.

Bantah Bangkrut, Kia Indonesia Hanya Setop Penjualan di Jakarta

Liputan6.com, Jakarta – Penjualan salah satu merek otomotif di Indonesia Kia, yang diwakili agen pemegang merek (APM) Kia Mobil Indonesia (KMI) tengah mengalami kondisi yang tidak menggembirakan.

Bahkan, muncul isu terkait berhentinya penjualan pabrikan asal Korea Selatan tersebut.

Mengkonfirmasi hal tersebut, General Manager KMI Ridjal Mulyadi menjelaskan kepada Liputan6.com, jika untuk sementara waktu beberapa dealer Kia di Jakarta memang mengurangi aktifitas penjualannya.

“Mengurangi aktifitas, dan hanya melayani service saja (setop penjualan mobil),” jelas Ridjal melalui pesan elektroniknya, Jumat (1/2/2019).

Lanjut Ridjal, pemberhentian penjualan ini hanya terjadi di Jakarta, dan untuk penjualan di daerah lain tetap berjalan normal.

“Kita sedang berupaya kerjasama dengan pihak lain (untuk penjualan di Jakarta). Sementara di Jakarta, dealer kita Kia Mobil Dinamika memutuskan untuk setop penjualan,” tambah Ridjal.

Kabar tidak mengenakan terkait keberadaan bisni KMI di Indonesia tidak hanya terjadi saat ini. Beberapa waktu lalu, KMI juga dikabarkan bangkrut, dan langsung ditepis oleh merek asal Negeri Gingseng tersebut.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Terpaan isu bangkrut, tidak hanya disebabkan oleh terus turunnya penjualan Kia, tapi juga karena tak lagi menempati kantor di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Sementara itu, lokasi kantor yang tak lagi ditempati itu disebutkan bukan karena ditutup, melainkan hanya pindah ke lokasi baru di Jalan Garuda, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Bahkan, kepindahan tersebut hanya dilakukan divisi servis atau dealer. Sedangkan manajemen dan lainnya masih berlokasi di tempat lama.

“Jujur saja kita lagi ada konsolidasi. Konsolidasi itu salah satunya entah itu perpindahan dealer. Jadi memang kalau yang Sunter, pada Agustus tahun ini pindah ke Jalan Garuda. Di sana ada fasilitas 3S (sales, service & spare part),” pungkasnya beberapa waktu lalu.

Seperti Hercules, Pria Ini Memanggul Sepeda Motor Lewati Banjir

Liputan6.com, Surabaya – Sepeda motor merupakan salah satu kendaraan andalan masyarakat di Indonesia saat ini. Sebab, motor dinilai memiliki beberapa kelebihan dibanding kendaraan lain. Salah satunya mampu bermanuver di jalan perkotaan yang padat lalu lintas.

Memiliki bobot puluhan bahkan ratusan kilogram, kendaraan ini diperuntukkan untuk mengangkut dua orang.

Namun, hal unik terjadi di salah satu wilayah Indonesia. Seorang pria langsung menjadi perhatian karena mampu memanggul sepeda motor melintasi jalan yang tengah digenangi air alias banjir.

Seperti diunggah akun Instagram @neng_jepret, video singkat tersebut diketahui diambil di Raya Kupang Baru, Surabaya. Terlihat ketinggian banjir mencapai paha orang dewasa.

Wajar saja, bila pria itu akhirnya memilih memanggul sepeda motornya agar tidak mogok dan mengalami kerusakan karena dipaksa melintas melewati banjir.

Tak ada keterangan resmi terkait sepeda motor apa yang dipanggul dan sejauh mana pria itu harus berusaha membawa kendaraannya di atas punggung.

Bila dilihat dari wujudnya, sepeda motor berkelir putih tersebut diperkirakan merupakan Yamaha Mio. Bila dilihat dari spesifikasinya, motor model ini memiliki bobot di atas 90 kilogram.

Hal itu tentu mendapat perhatian dari warganet. Banyak yang mengaku tak sanggup bila harus memanggul sepeda motor kesayangannya.

2 dari 3 halaman

Saksikan Videonya di Bawah Ini:

3 dari 3 halaman

Seperti Hercules, Satpam Memanggul Sepeda Motor

Seorang satpam RS Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selata, viral setelah memindahkan motor yang parkir sembarangan dengan cara dipanggul. (Facebook Firman Wakkary)

Sejumlah pengendara sepeda motor tak pernah kapok jika parkir sembarangan di berbagai tempat. Namun kali ini, jika Anda ingin parkir sepeda motor di kawasan RS Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, harus pikir panjang.

Pasalnya, di kawasan tersebut terdapat seorang manusia kuat. Meski bukan binaragawan, kekuatannya patut diperhitungkan. Ya, dia adalah seorang petugas keamanan atau satpam, yang siap memindahkan sepeda motor parkir sembarangan.

Cara memindahkan sepeda motor pun tidak seperti biasanya digeser secara perlahan. Sebaliknya, petugas keamanan yang diketahui bernama Sutarno itu memanggul sepeda motor di pundaknya seperti mengangkat karung beras.

Kekuatan Sutarno membawa skuter matik berwana putih rupanya direkam oleh rekannya dan diunggah seorang warganet bernama Firman Wakkary ke akun Facebook.  

Dari video tersebut Sutarno sendiri terlihat santai memanggul skuter tersebut keluar area. Meski rekan-rekannya tertawa, dia pun seakan tak lelang mengangkat motor tersebut.

Gara-Gara Airbag, Seribuan Mobil Mitsubishi di Indonesia Terkena Recall

Liputan6.com, Jakarta – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), selaku distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia, mengumumkan program Field Fix Campaign (Kampanye Perbaikan) untuk kendaraan penumpang Mitsubishi Pajero Super Exceed, Delica, dan Lancer SEi.

Melalui siaran pers nya, Mitsubishi mengaku hal ini merupakan wujud kepatuhan terhadap ketentuan yang diatur dalam Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, khususnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 33 Tahun 2018 Tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor.

Kampanye perbaikan dilakukan karena adanya kemungkinan Body Inflator Airbag (komponen mekanis pengembang kantung udara) dapat pecah. Hal itu bisa menyebabkan terpentalnya material komponen yang berpotensi melukai pengemudi atau penumpang depan saat airbag mengembang setelah terjadinya tabrakan frontal.

Dalam hal ini diketahui penyebab body inflator airbag berpotensi pecah dikarenakan bahan kimia pengembang airbag, ammonium nitrate yang berubah dalam jangka waktu lama sehingga rusak karena pengaruh temperatur dan kelembaban.

Komponen body inflator airbag yang baru sebagai pengganti telah dikembangkan tanpa penggunaan bahan kimia tersebut.

Adapun mobil yang harus mengalami perbaikan ialah Pajero Super Exceed tahun 2008-2013 sebanyak 62 unit, Delica tahun 2014-2016 sebanyak 996 unit dan Lancer SEi tahun 2006-2012 sebanyak 220 unit.

“Program kampanye perbaikan ini merupakan komitmen dan tanggung jawab Mitsubishi Motors Corporation dalam menjaga kualitas kendaraan secara berkesinambungan serta memberikan jaminan layanan purna jual untuk terus memastikan keamanan dan kenyamanan berkendara bagi pengguna Mitsubishi di Indonesia. Kami mengundang konsumen penumpang Mitsubishi dengan model dan tahun kendaraan yang dimaksud untuk dapat melakukan pemeriksaan kendaraannya di dealer resmi kami dengan prosedur yang mudah dan kompensasi penggantian part terkait tanpa biaya”, kata Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division MMKSI.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

MMKSI melalui dealer kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi di seluruh Indonesia akan mengirimkan surat undangan kepada konsumen yang kendaraannya terlibat dalam kampanye ini.

Kampanye ini dimulai tanggal 1 Februari 2019 di seluruh dealer resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia. Konsumen dapat menghubungi diler resmi terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kampanye perbaikan, sekaligus melakukan Service Booking.

Kegiatan ini memiliki estimasi pemeriksaan penggantian komponen dengan durasi tiga jam untuk model Pajero Super Exceed dan dua jam untuk Delica dan Lancer SEi.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tahun Ini Renault dan Volkswagen Punya Pabrik Perakitan di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Industri otomotif Tanah Air sepertinya masih sangat menarik bagi pabrikan luar negeri. Terbukti, tahun ini banyak merek kendaraan dari berbagai negara, yang berniat untuk berinvestasi membangun pabrik perakitan di Indonesia.

Seperti disebutkan Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, ada beberapa merek yang berniat untuk membuka fasilitas perakitan di dalam negeri. Meskipun begitu, ia masih belum membuka secara gamblang, detail investasi yang dilakukan beberapa pabrikan otomotif ini di Indonesia.

“Saya sampaikan, banyak sekali yang ingin investasi. Tapi, memang ada yang memang belum bersedia diinformasikan terlebih dahulu,” jelas Putu saat ditemui di Tangerang Selatan, beberapa waktu lalu.

Lanjut pria ramah ini, untuk tahun ini, pabrikan yang bakal membuka fasilitas perakitan, antara lain Renault dan Volkswagen. “Mereka menggunakan general assembler yang sudah ada. Jadi, memulai CKD dan IKD, memulai merakit terlebih dahulu, biasalah tahapannya,” tambahnya.

Untuk diketahui, jumlah kapasitas produksi di Indonesia sendiri memang sudah 2 juta unit. Namun, hingga saat ini, kapasitas yang sudah terpakai masih 1,2 juta unit. Jadi, masih ada kapasitas produksi yang bisa digunakan bagi pabrikan lainnya.

Sementara itu, berbicara soal investasi Hyundai yang sebelumnya terkuak, Putu tidak ingin menjawabnya, dan masih belum mau memberikan informasi secara detail terkait hal tersebut.

2 dari 3 halaman

Jangan Kaget, Produksi dan Pemasukan Terbesar VW Bukan Mobil

Siapa tak kenal Volkswagen (VW). Salah satu pabrikan mobil terbesar di dunia.

Tapi siapa sangka jika penghasilan terbesar mereka bukan berasal dari penjualan mobil ataupun truk. Lalu apa?

Dilansir dari Carscoops.com, VW juga membuka bisnis kuliner dengan menjual sosis. Faktanya, selama 2017 lalu, penjualan makanan tersebut mencapai 6,8 juta, melebihi jumlah mobil VW yang terjual selama setahun.

VW sebenarnya telah membuat sosis itu sejak tahun 1973 silam. Mulanya, mereka hanya membuatnya untuk para karyawan. Namun, sejak beberapa tahun belakang, VW melakukan penjualan melalui berbagai toko di seluruh Jerman.

Bahkan, sosis yang produksinya mencapai puluhan ribu batang tiap harinya itu tercatat pada katalog komponen Volkswagen dengan nomor seri 199-398-500-A.

Bahannya menggunakan daging babi pilihan dan diproses di Wolfsburg oleh tukang daging VW sejak 1979, Franco Lo Presti.

Yang membuat sosis VW ini istimewa adalah kadar lemak yang hanya 20 persen. Angka tersebut lebih kecil dari sosis lainnya di pasaran yang mencapai 35 persen.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

STNK Honda PCX Listrik Belum Bisa Terbit, Ini Alasannya

Liputan6.com, Jakarta – Meski telah resmi diperkenalkan, Honda PCX listrik hingga saat ini masih belum memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Hal itu dikarenakan motor masih dalam proses untuk mendapatkan Sertifikat Uji Tipe (SUT) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Meski demikian, Thomas Wijaya selaku Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM) memastikan STNK PCX Electric akan diterbitkan paling lambat di penghujung semester pertama tahun ini atau akhir April 2019.

“Ditunggu saja nanti (uji tipe-nya) karena kan motor ini masih pakai STNK dan segala macamnya. Ini masih pakai surat keterangan, belum ada STNK” kata Thomas pada peluncuran Honda PCX Electric di Jakarta, Kamis (31/1/2019). 

Thomas menegaskan PCX Electric merupakan kendaraan baru. Bahkan hingga saat ini belum ada perusahaan yang memesan unitnya, sehingga uji tipe masih dalam proses.

“Uji tipe masih diproses. Tergantung nanti keluarnya kapan, nanti kita lihat. Tapi targetnya kuarter pertama ini sudah resmi semuanya,” katanya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sebagai informasi, Honda PCX Electric mampu menghasilkan output maksimum 4,2kW yang didapat sejak putaran rendah, dengan akselerasi lembut. Torsi maksimal 18 Nm @500 rpm. Sistem elektrifikasi ini membuat pompa oli, radiator, dan kopling tidak diperlukan.

Untuk mengisi baterai kosong, dua Honda Mobile Power Pack dapat terisi penuh dalam pengisian selama 4 jam saat menggunakan pengisi daya opsional dengan metode off-board. Terdapat pula cara pengisian menggunakan sistem on-board (terkoneksi langsung dengan listrik) dengan masa pengisian 6 jam.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Top3: Ciri Aki Bekas dan Spesifikasi Honda PCX Listrik

Liputan6.com, Jakarta Sesuatu yang berstatus bekas biasanya punya harga yang lebih rendah, makanya disukai banyak orang. Termasuk aki bekas yang jadi solusi di saat keuangan menipis. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1.Waspada Aki Rekondisi, Berikut Cara Mudah Mengenalinya

Mobil pastinya memiliki beberapa komponen penting, salah satunya aki. Biasa disebut accumulator, komponen ini memiliki tugas untuk menyediakan energi memutar dinamo starter sehingga siklus mesin bisa dijalankan.

Aki berperan untuk menyediakan dan menyimpan daya untuk semua kebutuhan energi listrik pada mobil, mulai dari dinamo starter, lampu-lampu mobil, hingga sistem elektrik mobil. Tak heran jika aki menjadi komponen vital pada sebuah kendaraan agar bisa berjalan dengan nyaman dan lancar. Selengkapnya baca di sini.

2. Keyless Entry Bikin Mobil Gampang Kemalingan, Mitos atau Fakta?

Keyless entry dinilai lebih canggih dan praktis dibanding menggunakan anak kunci biasa. Cukup dengan menekan tombol pada remote, maka kunci pintu akan terbuka.

Penggunaan kunci model keyless entry ini memang memberikan kenyamanan bagi para pemiliknya. Namun, apakah benar akan mengorbankan sisi keamanan? Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Ini Spesifikasi Lengkap Honda PCX Listrik

PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi menghadirkan Honda PCX listrik, Kamis (31/1/2019) di Jakarta. Wujudnya sama persis dengan Honda PCX lokal yang telah beredar lebih dulu.

Berbedanya dengan model bermesin konvensional, dua unit baterai portabel yang disebut Honda Mobile Power Pack mampu menjalankan sepeda motor sekitar 69 km dalam sekali pengisian penuh (hasil pengujian dengan kecepatan rata-rata 40 km/jam secara konstan). Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Honda Freed Bergaya Crossover Meluncur Medio 2019

Liputan6.com, Jakarta – Gaya crossover tidak lagi diadopsi oleh hatchback saja, kini MPV bergaya crossover pun sudah mulai digemari. Salah satunya yang cukup populer adalah Mitsubishi Xpander.

Hal inilah yang akan diaplikasikan oleh Honda pada MPV pintu geser mereka, Freed. Dikutip dari Carstuff.com.tw, mobil bernama Honda Cross Freed itu dihadirkan oleh Honda Jepang untuk melawan Toyota Sienta facelift.

Honda Cross Freed sebenarnya bukanlah produk baru, melainkan hanya menjadi salah satu varian dari Honda Freed. Namun, masih belum ada informasi lebih detail terkait mobil MPV ini.

Yang jelas, di Jepang maupun pasar negara lain, masih belum ada mobil MPV pintu geser yang menerapkan konsep crossover. Di sana, kebanyakan tema tersebut diterapkan pada kei car dan hatchback, seperti Toyota Aqua Crossover, Suzuki Spacia Gear, dan Nissan Note C-Gear.

Kabarnya, Honda Cross Freed akan dirilis pada paruh kedua tahun 2019 ini. Varian baru ini kabarnya akan menjadi pembaruan terakhir sebelum Honda Freed memiliki generasi baru.

Sekadar informasi, Honda Freed telah disuntik mati oleh Honda Indonesia sejak beberapa tahun lalu. Sedangkan Toyota Sienta sampai saat ini masih beredar untuk pasar tanah air dengan banderol Rp236,45-302,25 jutaan.

Sumber: Otosia.com

2 dari 3 halaman

7 Mobil Crossover Jadul yang Keren di Masanya

Matra-Simca Rancho crossover dari Prancis. (Carbuzz)

Mobil segmen crossover mungkin sedang naik daun beberapa tahun belakangan ini. Akan tetapi, wujud dari mobil crossover ternyata sudah ada sejak lama.

Sosok crossover banyak yang menyebutkan muncul 20 tahun lalu, dengan kemunculan merek mobil asal Jepang, Lexus, yang menghadirkan Lexus RX yang menggunakan basis Toyota Camry.

Namun dilansir Carbuzz, Rabu (13/11/2018) crossover pertama pada dasarnya muncul tak lama setelah Perang Dunia II, dan yang membuatnya dari Amerika Serikat dan Rusia, dan juga Eropa.

Kala itu, ternyata selama Perang Dingin, sejumlah negara tidak hanya memperlombakan kecanggihan senjata nuklir, tetapi juga ikut siapa yang paling menarik membuat kendaraan.

Di Indonesia sendiri, saat ini banyak yang menyebut beberapa model mobil bergaya crossover, seperti Suzuki SX4 S-Cross, Nissan Juke, Chevrolet Trax, Mazda CX-3, Honda HR-V, dan Toyota C-HR.

Mau tahu bagaimana wujud crossover jadul, baca selengkapnya di sini.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Honda PCX Listrik Aman Menerjang Banjir, Asal..

Liputan6.com, Jakarta – Hadir sebagai kendaraan ramah lingkungan, PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi membuka penyewaan PCX Electric secara fleet di Indonesia. Tak menggunakan mesin layaknya kendaraan konvensional, motor pabrikan Jepang tersebut memiliki dua baterai portabel yang disebut Honda Mobile Power Pack.

Mampu menjalankan sepeda motor sekitar 69 km dalam sekali pengisian penuh (hasil pengujian dengan kecepatan rata-rata 40 km/jam secara konstan), bagaimana performa kendaraan saat harus menerjang banjir?

Menanggapi hal itu, Reza Rezdie Technical Service Devision AHM menegaskan PCX Eletric hanya mampu menerjang ketinggian banjir 30cm.

“Bisa, atau amannya di 30cm. Kalau lebih dari sana ada warning system. Kalau aliran air yang melebihi batas normalnya itu ada lampu peringatan nyala. Nah itu harus matiin konci kontak, terus harus dorong,” katanya di Kemayoran, Jakarta.

Meski demikian, Reza menegaskan pengendara tidak akan kesetrum atau mengalami sengatan listrik meski motor terkena air. Karena itu Ia menghimbau pengendara untuk tidak panik atau risau meski motor digunakan saat hujan.

“Lebih dari situ masih aman, tapi motor sudah enggak bisa dipake lagi (motor mati). Enggak akan kesetrum. Jadi kalau ada sistem yang bermasalah itu pasti ada lampu peringatan. Nah lampu peringatan itu sebagai indikator konsumen bahwa motor ini sedang mengalami trouble,” ujar Reza.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Saat disinggung komponen apa yang rusak akibat menerjang banjir diluar ketentuan pabrikan, Reza menegaskan harus membawa motor ke bengkel resmi dan dicek dengan sistem komputer.

“Tergantung kita enggak bisa langsung menerka, karena kalau motor kebanjiran itu akan muncul lampu indikator. Salah satunya warning, kalau itu muncul dan motor tidak bisa dihidupkan meski sudah kering, itu mesti diperiksa di bengkel, harus dilihat dengan sistem komputer apa yang rusak. Komponen yang paling bawah motor listrik, lalu ada chager unit,” tuturnya.

Sepeda Motor Masuk Tol Berpotensi Membahayakan Pengguna Jalan

Liputan6.com, Jakarta – Wacana terkait pengendara sepeda motor yang diperbolehkan masuk ke jalan tol terus bergulir. Penerapan rencana ini, bertujuan untuk memberikan hak dan kenyamanan yang sama bagi pemilik roda dua, yang juga membayar pajak, sehingga dapat ikut menggunakan jalan tol, yang memang saat ini masih diperuntukan oleh pemilik mobil.

Beragam tanggapan terkait wacana yang digulirkan pertama kali oleh Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet), terus berdatangan. Ada yang beranggapan, mengijinkan pesepada motor masuk ke jalan tol adalah langkah yang tepat, setidaknya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, dan menurunkan tingkat kepadatan di jalan raya.

Namun, ada juga yang berkomentar, jika rencana tersebut, justru akan membahayakan pesepeda motor, karena harus berkendara bersamaan dengan kendaraan roda empat atau lebih.

Menanggapi hal tersebut, EVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru mengatakan saat ini sebenarnya sepeda motor dapat masuk ke jalan tol, namun hal itu berlaku pada ruas jalan tol dimana memang terdapat lajur khusus yang dibangun untuk itu.

“Ini dapat dilihat di Jalan Tol Bali Mandara dan (dahulu) di Jembatan Suramadu (yang belum lama ini dibebaskan dari status sebagai Jalan/Jembatan Tol).

Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 Tentang Jalan Tol,” jelas Heru dalam pesan elektroniknya kepada Liputan6.com, Kamis (31/1).

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Lanjutnya, dalam PP tersebut, pada Pasal 1 menyebutkan bahwa pada jalan tol dapat dilengkapi dengan jalur jalan tol khusus bagi kendaraan bermotor roda dua, yang secara fisik terpisah dari jalur jalan tol yang diperuntukkan bagi kendaraan bermotor roda empat atau lebih.

“Pengertian jalur terpisah ini, berarti bahwa memang sejak awal kedua jalan tol tersebut memang didesain untuk dapat dilintasi kendaraan bermotor roda dua,” tegasnya.

Adapun pada ruas-ruas jalan tol yang tidak mempunyai jalur khusus untuk kendaraan roda dua tersebut, jika sepeda motor masuk jalan tol maka akan terjadi mixed traffic, yaitu tercampurnya kendaraan roda dua dengan kendaraan roda empat ke atas.

“Hal ini berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, mengingat pada ruas jalan tol tersebut tidak didesain untuk dilewati kendaraan roda dua,” pungkasnya.

Tips Jitu Bikin Konsumen Balik Lagi Sewa Mobil Anda

Liputan6.com, Jakarta Bisnis tour and travel masih sangat menjanjikan hingga beberapa tahun ke depan. Hal ini tidak terlepas dari bidang pariwisata yang terus menggeliat, bahkan dijadikan sebagai leading sector ekonomi oleh Pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Salah satu bisnis dalam bidang pariwisata yang tetap menjanjikan adalah bisnis rental mobil atau transportasi antar kota lewat jalur darat. Bagaimanapun juga masyarakat tetap membutuhkan jasa ini untuk bepergian ke kota lain, terutama bila ingin bepergian bersama keluarga besar.

Supaya terus bisa sukses menjalankan bisnis rental mobil atau transportasi antar kota, pebisnis pun sebaiknya senantiasa memperhatikan kebutuhan konsumen. Jika kebutuhan konsumen terpenuhi, dijamin konsumen akan terus mau balik menggunakan jasa Anda.

Berikut beberapa kebutuhan konsumen yang perlu pelaku bisnis rental dan jasa transportasi perhatikan.

Harga terjangkau

Konsumen tentu ingin menggunakan jasa transportasi yang harganya terjangkau tetapi memiliki kualitas bagus. Untuk menetapkan harga, ada baiknya Anda mengecek terlebih dahulu kisaran harga untuk bisnis serupa di wilayah sekitar. Jangan sampai Anda mematok harga lebih mahal daripada tempat sewa mobil lainnya. Selain itu, pastikan harga yang Anda tetapkan sebanding dengan kualitas kendaraan yang akan diperoleh konsumen.

Keamanan

Umumnya, konsumen menggunakan jasa transpotasi darat saat ingin bepergian ke daerah yang cukup jauh. Mereka pun akan memperhatikan dengan baik keamanan kendaraan yang akan mereka tumpangi. Karena itu, sebagai penyedia jasa travel, Anda perlu mengutamakan aspek keamanan ini.

Sediakan mobil yang dilengkapi dengan fasilitas safety lengkap dan mumpuni. Selalu cek kondisi kendaraan, seperti minyak rem dan ban sebelum disewakan. Selain itu, Anda juga bisa melindungi mobil dan penumpang dengan asuransi. Biasanya penumpang akan merasa lebih aman kalau tahu mereka dilindungi oleh asuransi.

Kenyamanan

Nah, ini merupakan salah satu faktor yang paling penting bagi konsumen. Saat melakukan perjalanan jauh, tentu mereka ingin merasa lega dan nyaman selama perjalanan. Dengan begitu, mereka tak akan merasa lelah ketika sampai di tempat tujuan.

Guna memenuhi kebutuhan konsumen terkait kenyamanan, Anda bisa menyediakan mobil yang ditunjang dengan interior dan suspensi nyaman. Salah satu mobil yang dapat Anda andalkan adalah Toyota Hiace Luxury.

Mobil tersebut memiliki kapasitas penumpang cukup banyak, yaitu 11 seats. Mobil ini pun cocok untuk konsumen yang ingin bepergian dengan keluarga besar. Kapasitas seat yang lebih sedikit daripada mobil van lainnya memungkinkan konsumen untuk duduk dengan lega sepanjang perjalanan.

Selain itu, Toyota Hiace Luxury juga dilengkapi dengan kursi yang lebih nyaman, sehingga badan tak akan terasa lelah saat sampai di tujuan. Lebih nyaman lagi, di atas setiap jok terdapat pendingin udara masing-masing yang bisa diatur sesuai keinginan setiap penumpang.

Jok model Captain Seat.

Tak hanya itu, penumpang juga akan merasa terhibur selama perjalanan dengan ketersediaan hiburan berupa layar sentuh berukuran 6 inci yang dilengkapi fitur Bluetooth, AUX, USB, AM/FM, iPod Ready, dan DVD/CD. Kenyamanan semakin bertambah dengan suspensi double wishbone dengan stabilizer di depan leaf spring rigid axle di belakang.

Masalah safety, Toyota Hiace Luxury juga terjamin aman. Di baris depan, terdapat dua SRS airbag yang memberikan perlindungan ekstra. Sementara itu, di semua kursi terdapat sabuk pengamanan 3 titik yang dilengkapi pretensioner dan force limiter.

Pretensioner berfungsi mengencangkan sabuk pengaman secara otomatis ketika mobil mengalami benturan, sehingga melindungi pengemudi dan penumpang dari benturan ke depan. Sementara itu, force limiter berfungsi sebagai pembatas kekuatan sabuk dalam mengendalikan beban tubuh, sehingga risiko cidera pada area dada dapat diminimalisir.

Toyota Hiace Luxury dibanderol dengan kisaran harga Rp 677.650.000. Yuk, penuhi kebutuhan konsumen dengan Toyota Hiace Luxury supaya mereka mau balik lagi!  

(Adv)