Perpres Mobil Listrik Sah, Ini Tanggapan Toyota dan DFSK

Liputan6.com, Jakarta – Peraturan Presiden (Perpres) terkait mobil listrik yang resmi diteken Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, Senin 5 Agustus 2019, mendapat banyak sorotan.

Hal ini tak terlepas dari keinginan pemerintah untuk mendorong pelaku industri otomotif membangun mobil listrik di Indonesia melalui Perpres tersebut. Terlebih, bahan baku untuk membuat baterai mobil listrik ada di Indonesia sehingga bisa dengan cepat dirancang.

Menanggapi hal tersebut, beberapa Agen Pemegang Merek kendaraan roda empat di Tanah Air memberikan komentarnya. Telah menghadirkan kendaraan ramah lingkungan berjenis hybrid, PT Toyota Astra Motor (TAM) mengaku mendukung langkah yang diambil pemerintah.

“Semua Agen Pemegang Merek (APM) di Tanah Air, termasuk Toyota, pasti akan mendukung semua kebijakan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan industri otomotif Nasional,” kata Executive General Manager TAM, Fransiscus Soerjopranoto, Kamis (8/8/2019).

Selain itu Soerjo menegaskan pihaknya memiliki komitmen untuk bekerjasama dengan pemerintah terkait pengembangan kendaraan listrik yang sesuai dengan kondisi Indonesia.

“Sekarang ini kita mengenal beberapa jenis EV, di antaranya hybrid EV, plug-in hybrid EV, battery EV, dan fuel cell EV. Pemahaman masyarakat mengenai kendaraan jenis EV perlu diperkuat agar masyarakat siap mengoperasikan secara aman mobil ramah lingkungan ini,” ujarnya.

2 dari 3 halaman

DFSK

Pabrikan otomotif asal Cina, DFSK juga menyambut positif Perpres yang telah ditandatangani Presiden RI. Meski demikian, pihaknya akan mempelajari terlebih dulu kebijakan yang akan ditetapkan pemerintah terkait kendaraan listrik.

“Tentunya kami menyambut positif, namun hingga sekarang kami belum mendapat sosialisasi secara resmi tentang Perpres tersebut dari kementerian terkait. Tentu nya jika nanti kami mendapatkan surat tersebut, akan kami pelajari dan diskusikan di internal kami,” kata PR & Digital Manager DFSK Arvianne DB kepada Liputan6.com.

Meski demikian, wanita yang akrab disapa Anne tersebut menegaskan pihaknya sudah siap secara produk.

“Kalau produk siap, karena di Cina sendiri produk kami sudah mulai dipasarkan. Tapi kami harus pelajari dulu regulasi di Indonesia,” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Jurus Peugeot Tarik Pemilik Mobil Lawas ke Bengkel Resmi

Liputan6.com, Jakarta – PT. Astra International Tbk – Peugeot Sales Operation (Astra Peugeot), sebagai agen pemegang merek (APM) Peugeot di Indonesia terus meningkatkan pelayanan purna jual. Salah satu caranya, dengan membuat program atau promo khusus bagi pemilik mobil lawas asal Perancis ini.

Dijelaskan Rokky Irvayandi, CEO Astra Peugeot, dengan program bertajuk Fixed Price yang berlaku di seluruh bengkel resmi Peugeot di Tanah Air, pemilik mobil lama tidak perlu ragu untuk datang dan melakukan perawatan berkala, atau melakukan perbaikan komponen.

“Dengan paket perbaikan ini, kita buat harganya sudah didiskon 25 persen, meliputi harga jasa servis dan suku cadang tertentu,” jelas Rokky saat ditemui di bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (8/8/2019).

Lanjutnya, diskon untuk pemilik model lawas ini, berlaku mulai 1 Agustus sampai 31 Desember 2019. Sedangkan untuk paket yang ditawarkan juga beragam, mulai dari paket suspensi, rem, kopling, timing belt, oli dan semua filter.

“Program ini berlaku untuk pemilik seri Peugeot 206, 306, 406, 806, 107, 207, 307, dan 807,” tegasnya.

2 dari 3 halaman

Sparepart Ready

Sementara itu, dijelaskan Musyaffa, Part Supervisor Astra Peugeot, program fixed price ini memang untuk perawatan berkala. Jadi, semua spare part tersedia dan tidak ada proses inden dalam jangka waktu tertentu.

“Kalau bukan yang reguler maintenance, dan ada potensi pergantian kita biasanya antisipasi ada. Tapi, kita jamin yang fast moving sparepart,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Penuhi Permintaan, Suzuki Luncurkan Motor Sport 250 Edisi MotoGP

Liputan6.com, New Delhi – Suzuki secara resmi memperkenalkan Gixxer SF 250 MotoGP Edition untuk pasar otomotif India. Terlihat jelas motor sport full fairing ini mendapatkan skema cat biru balap baru dengan stiker Suzuki Ecstar dan pinstripes pada roda.

Seperti dilansir Motorbeam, Kamis (8/8/2019), Suzuki Gixxer SF 250 MotoGP Edition tidak memiliki perbedaaan lain selain jubah yang disematkan pada motor.

Hadirnya motor ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan konsumen yang gemar dengan ajang balap MotoGP.

Beberapa konsumen biasanya akan melakukan modifikasi terkait hal ini, karena itu perusahaan otomotif asal Jepang tersebut menghadirkan Suzuki Gixxer SF 250 MotoGP Edition sesuai keinginan dan permintaan konsumen.

Dari sketor dapur pacu, Suzuki Gixxer SF 250 dibekali mesin 249cc satu silinder 4-stroke yang mampu menghasilkan tenaga 25,6 Tk dan torsi puncak 22,6 Nm.

2 dari 3 halaman

Harga

Motor ini mendapat teknologi Suzuki Oil Cooling System (SOCS) yang diklaim perusahaan mampu meningkatkan efisiensi dan kinerja bahan bakar. Menurut mereka, teknologi ini secara khusus dikembangkan untuk Gixxer SF 250 di India.

Selain itu, motor pabrikan otomotif Jepang ini memiliki garpu teleskopik dengan monoshock di bagian belakang dan ABS ganda sebagai standar. Fitur lain pada sepeda motor ini antara lain headlamp LED dengan DRL, konsol instrumen sepenuhnya digital, knalpot ganda, dan lampu ekor LED.

Terkait harga, Suzuki Gixxer SF 250 MotoGP Edition dibandrol dengan harga Rs.1,71 lakh atau setara dengan Rp34.2 juta.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Manjakan Konsumen, Garansi Mobil Peugeot Jadi 5 Tahun

Liputan6.com, Jakarta – Dalam memilih mobil yang hendak dibeli, banyak calon konsumen yang juga memperhatikan pelayanan aftersales-nya. Hal tersebut, ternyata sangat disadari oleh salah satu merek asal Eropa, Peugeot.

Bahkan, pabrikan asal Prancis ini telah resmi menambahkan masa garansi kendaraannya, yaitu 3008 dan 5008. Jika sebelumnya masa garansi hanya tiga tahun, maka saat ini sudah menjadi lima tahun atau 100 ribu km. Selain itu, program ini juga termasuk Peugeot Maintanance Package (PMP).

“Pelayanan ini, termasuk free service (jasa dan sparepart) selama lima tahun atau 60 ribu km, serta lima tahun layanan emergency roadside assistance (ERA) dari Astraworld,” jelas Rokky Irvayandi, CEO Astra Peugeot, saat ditemui di bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (8/8/2019).

Di luar pelayanan tersebut, konsumen Peugeot juga mendapatkan fasilitas home service dan gratis jasa pick-up kendaraan ke bengkel. Jadi, dengan program ini, konsumen tidak perlu repot lagi datang ke bengkel saat hendak melakukan perawatan berkala.

“Tidak ada syarat khusus, program ini berlaku bagi semua pemilik new Peugeot 3008 dan 5008. Tapi, janjian dahulu, konsumen bisa kapan dan kami bisa kapan,” tegasnya.

Sebagai informasi, program penambahan garansi lima tahun ini sudah resmi berlaku per 1 Agustus 2019. Bengkel Peugeot sendiri, saat ini sudah tersebar di area Jakarta, Banten, Solo, dan Surabaya.

2 dari 3 halaman

SUV Barunya Mulai Dilirik, Peugeot Tambah Stok

PT. Astra International Tbk – Peugeot Sales Operation (Astra Peugeot) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Peugeot di Indonesia secara resmi meluncurkan Peugeot 5008 SUV pada Juni lalu.

Sebulan memeriahkan pasar otomotif Tanah Air, mobil pabrikan Prancis ini diklaim mampu menarik puluhan konsumen.

“Kita baru launching itu akhir bulan Juni, sampai dengan sekarang itu ada sekitar 20 SPK (Surat Pemesanan Kendaraan),” kata Rokky Irvayandi, Chief Executive Astra Peugeot di Sudirman, Jakarta.

Mendapatkan perubahan menyeluruh dari 5008 generasi sebelumnya yang merupakan versi MPV, konsumen yang melakukan pembelian mobil baru ini harus menunggu sekitar satu bulan.

“Iya memang di awal saya sebutkan suplai untuk mobil ini masih belum banyak. Untuk bulan Juni itu 4 unit, lalu di bulan ini ada 5 unit. Jadi saat ini masih inden posisinya. Sekitar satu bulan,” ujar Rokky.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Rayakan Hari Jadi ke-4, TIOCI Sumbang Ratusan Bibit Pohon

Liputan6.com, Jakarta – Bersamaan dengan Anniversary TIOCI (Toyota Innova Owner Club Indonesia ) yang ke-4, TIOCI bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kota Subang dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Subang untuk menyelenggarakan kegiatan Ekowisata Nusantara ‘Tanam Pohon Bersama’ di Hutan Kota Ranggawulung.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kota Subang, H. Agus Maskur, Asisten Daerah II, Komir Bastaman, Kepala Dinas LH Kota Subang, H. Yayat Sudrajat, Ketua Umum Komunitas TIOCI Iwan Setiawan, pegawai Dinas LH, dan 250 peserta Touring Komunitas TIOCI, turut hadir juga Kasubdit Media Elektronik BNN Pusat Tri Cahyo.

TIOCI menyerahkan 700 bibit pohon kepada Pemda Subang. Adapun jenis pohon yang diserahkan adalah pohon produksi (Mahoni, Trembesi, Akasia), dan bibit pohon ekonomis (Sirsak, Kelengkeng, Jambu biji, Durian, Mangga), dan tanaman hias (Ketapang Kencana), dan 100 bibit Bambu dialokasikan di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah sebagai zona penyangga (Buffer Zone).

Aksi ini pun diharapkan dapat meminimalisir polusi udara yang dihasilkan dari mobil para anggota. “Karena kami sadar akan polusi udara yang kami keluarkan pada saat melakukan touring bersama”, ungkap Ketua Umum Komunitas TIOCI Iwan Setiawan.  

Kegiatan ini diikuti oleh 80 mobil dari 500 member yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Berbeda dengan tahun sebelumnya, Ekowisata Nusantara saat ini mengarah kepada green lifestyle. Peserta touring dilarang membawa kantong plastik, membawa wadah makanan yang bisa digunakan lagi, tidak membawa minuman botol plastik.

Acara “Tanam Pohon Bersama” juga diisi dengan penyuluhan anti narkoba, penyuluhan ini sebagai kegiatan sosial yang juga rutin diadakan oleh TIOCI dengan mengundang narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat.

Anniversary TIOCI ke-4

TIOCI dideklarasikan pada tanggal 1 Juli 2015. Setiap tahunnya TIOCI rutin mengadakan kegiatan touring, dan selalu disertakan dengan kegiatan lingkungan dan sosial.

Selesai Acara “Tanam Pohon Bersama”, sabtu sore acara dilanjutkan dengan Anniversary TIOCI yang ke 4, kali ini acara digelar di Fave Hotel Subang. Acara yang dihadiri seluruh pengurus serta member TIOCI yang ikut serta dalam ecowisata ini berisikan doa bersama, tiup lilin, pemotongan kue , serta pembagian doorprize.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Mobil Putih Rentan Menguning, Begini Cara Melenyapkannya

Liputan6.com, Jakarta – Mobil kelir putih belakangan ini menjadi favorit. Warna ini dianggap memberikan kesan mewah dan elegan.

Padahal, warna terang seperti ini membutuhkan perawatan ekstra. Pasalnya, sedikit saja kotoran menempel maka akan terlihat jelas dan menjadi tidak sedap dipandang.

Dan salah satu yang kerap dialami mobil warna putih adalah efek menguning. Warna cat pada bodi mobil tidak lagi cerah dan cenderung kusam.

Banyak faktor penyebabnya, mulai dari pemakaian yang rutin, terlalu lama terpapar sinar matahari, debu, jamur, hingga jarang dicuci.

Untuk mengembalikan warna supaya kembali cerah seperti semula, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan treatment khusus seperti auto detailing dan coating.

2 dari 3 halaman

Usia Coating

Proses pembersihan ruang mesin dengan cairan khusus. (Septian / Liputan6.com)

Adi Purwanto selaku Account Executive Makko Group yang membawahi Topcoat menyampaikan, dalam proses perawatan ini ada beberapa tahapan yang dilakukan.

“Pertama dicuci dulu, kemudian auto detailing untuk menghilangkan semua kerak, debu, flek, jamur yang menempel,”

“Kemudian masuk ke proses polish atau poles menggunakan kompon antara tiga sampai empat step. Nah proses ini yang mengembalikan warna cat seperti kembali ke semula.proses selanjutnya adalah coating untuk proteksi,” terang Adi kepada Liputan6.com belum lama ini.

Dirinya menyebutkan, usia coating bisa bertahan hingga 5-6 tahun. “Dengan catatan maintenance rutin tiap enam bulan sekali,” ujarnya.

Sekadar informasi, Topcoat menawarkan perawatan mobil dengan paket all in yang meliputi eksterior, interior, mesin dan kaca, dengan garansi selama 3 tahun. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 4-7 juta tergantung ukuran mobil.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Porsche Punya Tim Khusus Pemberantas Suku Cadang KW

Liputan6.com, Stuttgart – Berkat perkembangan teknologi yang semakin cepat, mencari suku cadang mobil cukup dengan berselancar di dunia maya. Beragam suku cadang tersedia dari berbagai negara, dari brand Jepang hingga Jerman seperti Porsche.

Namun, hal ini ternyata disalahgunakan oleh sebagaian orang. Ya, mereka memasarkan suku cadang palsu dengan harga yang lebih terjangkau, tapi kualitasnya tentu tak sebaik aslinya.

Menghadapi fenomena tersebut, mengutip dari Motor1.com, Porsche sampai membentuk tim khusus. Setidaknya ada 3 tim yang bertugas melacak, menyita, dan melenyapkan suku cadang palsu Porsche.

Berbagai suku cadang palsu Porsche ternyata banyak beredar di situs jual beli online, seperti Amazon, eBay, dan Alibaba. Sayangnya pembuat barang tersebut masih sulit dilacak.

2 dari 3 halaman

Kualitas Setara Asli

Menurut sumber yang sama, pada 2018 lalu, tim khusus Porsche ini berhasil mengamankan lebih dari 200.000 barang palsu dan sekitar 33.000 di antaranya adalah suku cadang. Total, nilai seluruh barang tersebut mencapai USD67 juta, setara Rp953,4 miliaran (USD1 = Rp14.230).

Kadang pemalsuannya sangat mudah diketahui. Barang-barang tersebut lebih murah dari yang asli, atau replika logo Porsche yang mereka buat kualitasnya buruk, ujar Michaela Stoiber, Pengacara Porsche.

Kadang kami menemukan hewan yang berbeda ada di tengah logo. Sebagai contoh, bukan kuda Porsche, tapi itu adalah domba yang berdiri dengan kaki belakangnya, tambah Michaela.

Porsche memperkirakan 80% dari barang palsu tersebut dibuat di Cina. Menariknya Porsche menyebutkan ada beberapa perusahaan yang kualitas pengerjaannya nyaris sama dengan produk asli Porsche, mulai dari bahan hingga detailnya.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Gaikindo Sambut Baik Perpres Mobil Listrik

Liputan6.com, Jakarta – Setelah cukup lama menjadi perbincangan, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi akhirnya menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) terkait mobil listrik.

Dengan resminya Perpres tersebut, pemerintah ingin mendorong pelaku industri otomotif membangun mobil listrik di Indonesia. Terlebih, bahan baku untuk membuat baterai mobil listrik ada di Indonesia sehingga bisa dengan cepat dirancang.

Menanggapi hal tersebut, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengaku menyambut baik hal tersebut.

“Kami, Gaikindo menyambut baik mengenai Perpres Mobil Listrik ini. Dengan demikian maka aturannya menjadi jelas untuk industri,” ujar Ketua I Gaikindo, Jongki Sugiarto kepada Liputan6.com, Kamis (8/8/2019).

Saat disinggung langkah apa yang akan dilakukan Gaikindo terkait mobil listrik, Jongki mengaku seluruh pihak terkait termasuk Agen Pemegang Merek (APM) akan mempelajarinya terlebih dahulu.

2 dari 3 halaman

Kesiapan APM Terkait Mobil Listrik

“Tentunya para APM dan Industri akan mempelajari dan antisipasi,” ujarnya singkat.

Meski demikian, Jongki tak ingin berkomentar terkait kesiapan APM untuk menghadirkan mobil listrik. Ia menilai hal tersebut bergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan.

“Ini rencana dari masing-masing APM, silahkan tanya ke APM saja,” tuturnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Perpres Kendaraan Listrik Diteken Jokowi, Ini Tanggapan AISI

Liputan6.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah menandatangani peraturan presiden (perpres) terkait mobil listrik pada Senin, 5 Agustus 2019.

Melalui Perpres ini, pemerintah ingin mendorong pelaku industri otomotif membangun mobil listrik di Indonesia. Terlebih, bahan baku untuk membuat baterai mobil listrik ada di Indonesia sehingga bisa dengan cepat dirancang.

Menanggapi hal tersebut, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mengaku tak bisa berkomentar bila belum mengatahui secara jelas isi Perpres yang dikeluarkan.

“Mohon maaf, kita belum bisa komentar sebelum mengetahui isi sebenarnya dari Perpres tersebut. Sabar, kita juga berkoordinasi dengan pihak terkait, tetapi mereka belum juga punya salinan yang final. Jadi kita tunggu,” kata Sekretaris Jenderal AISI Hari Budianto kepada Liputan6.com, Kamis (8/8/2019).

Meski demikian, Hari mengaku AISI siap mendukung setiap kebijakan yang berlaku dan memberi masukan bila diperlukan.

“Kita selalu mendukung setiap kebijakan yang ada, dan memberi masukan jika ada yang memang perlu disampaikan sesuai kondisi di lapangan agar bisa berjalan dengan maksimal,” ujarnya.

2 dari 2 halaman

Regulasi Mobil Listrik Berlaku 2021

Sebelumnya, Presiden Jokowi menggelar rapat terbatas bersama jajaran menteri kabinet kerja untuk membicarakan terkait kelanjutan peraturan mobil listrik. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menjelaskan, Perpres tersebut akan diteken tahun ini dan menargetkan regulasi industri perkembangan teknologi mobil listrik akan diberlakukan pada 2021.

“Jadi keseluruhan perkembangan teknologi sudah diadopsi dan regulasi ini akan berlaku di 2021,” kata Airlangga di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu 7 Agustus 2019.

Artinya, kata Airlangga, pelaku industri diberikan waktu selama 2 tahun untuk melakukan investasi.

Dia menjelaskan di dalam Perpres yang akan nanti diteken KBL mobil atau BEV, untuk produksi awal wajib memenuhi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimum 35 persen, periode 2019-2021. Kemudian bertahap naik sampai terbesar 80 persen, juga pada 2025 dan seterusnya.

Sedangkan untuk KBL sepeda motor (motor listrik), industri wajib menggunakan komponen dalam negeri dengan TKDN minimum 40 persen, untuk periode produksi 2019-2023.

“Di dalam Perpres juga diatur TKDN-nya sampai dengan 2023 itu kira-kira 35 persen. Diharapkan dengan demikian bisa dorong ekspor kita ke Australia,” kata Airlangga. 

Mencari Kepastian, PNOC Indonesia Sambangi Markas Proton

Liputan6.com, Jakarta – Khawatir bakal benar-benar mati di Indonesia, komunitas pengguna Proton pun resah. Tak tinggal diam, Persona Neo Owner Club (PNOC) Indonesia mengunjungi kantor pusat Proton di Malaysia. Tujuannya, menemukan titik cerah kembalinya Proton ke Tanah Air.

Tepat akhir bulan lalu, PNOC menyambangi Proton Holding yang berada di Shah Alam, Malaysia. Namun usaha itu tak membuahkan hasil. Diungkap Salman Farouk Al Hakim, Ketua Umum PNOC Indonesia, hanya jawaban retorika yang diterima. Proton masih mengumbar janji segera kembali ke Indonesia.

“Saya datang ke KL ingin menceritakan keluh kesah kami sebagai konsumen dan juga bagaimana penetrasi brand Cina di Indonesia. Sehingga Proton seharusnya yang semi-Cina pun (karena sudah diakuisisi Geely) bisa bergerak lebih cepat masuk ke pasar Indonesia,” ungkap Salman dalam keterangan resmi.

Menariknya, sudah tiga kali perwakilan komunitas Proton datang dan curhat langsung. Namun tetap belum menerima kepastian. Proton Edar Indonesia juga sama, tak bisa memberi kepastian.

Karena semua keputusan ada di tangan Proton Malaysia. Ketika kami hubungi, pihak Proton Edar Indonesia tak bisa memberi komentar.

Wajar kalau kemudian komunitas dan pengguna Proton di Indonesia mulai resah. Diler resmi sudah berguguran. Bahkan menurut Salman, area Jabodetabek hanya sisa satu diler di kawasan Depok.

Bagaimana dengan bengkel? Salman membeberkan ada sejumlah bengkel 2S yang berasal dari bengkel umum, namun ditunjuk resmi sebagai perwakilan oleh Proton Edar Indonesia. Suku cadang pun mulai sulit ditemukan.

Sungguh mengkhawatirkan. Makanya peran komunitas sangat penting, saling membantu dan berbagi informasi soal Proton kesayangan mereka.

2 dari 2 halaman

Dijanjikan

Sekitar Maret 2019, pihak Proton pusat memberi kabar melalui surat elektronik. Isinya, mereka tetap mempertahankan nama di Indonesia dan tengah membenahi bisnis untuk bisa kembali menjadi ATPM.

Dalam surel juga dijanjikan, Proton siap membawa perubahan di Indonesia dalam waktu dekat. Beberapa pesan bisa diambil dari isi surel.

Kejutan yang dimaksud, produk-produk baru seperti SUV Proton X70 yang dikembangkan bersama Geely. Sementara soal waktu kedatangan, masih belum bisa dipastikan.

Komunitas PNOC tampaknya harus lebih bersabar, sampai Proton benar-benar meluncurkan merek kembali di Indonesia. Pihak Proton, juga sebelumnya menjanjikan soal garansi masih bisa diurus dan suku cadang diupayakan terus disuplai (impor).

Karena menurut mereka, Indonesia salah satu yang punya pasar otomotif terbesar di ASEAN. Tentu mereka ingin bisa menikmati porsi itu.

Untuk informasi tambahan, PNOC terdiri dari pemilik mobil Proton Gen 2 Persona, Persona Elegance, Satria Neo dan Neo CPS R3. Komunitas yang baru berusia satu tahun itu sudah menjaring 60 anggota. Tujuan paling penting, berbagi informasi soal produk dan servis.

“Saat ATPM sedang tidur, maka peran komunitas menjadi sangat penting. Sebab kami adalah sumber informasi mengenai suku cadang dan bengkel rekomendasi di setiap daerah,” tutup Salman.

Sumber: Oto.com

Sering Dilakukan, Lima Hal Ini Ternyata Haram Bagi Pengemudi Mobil

Liputan6.com, Jakarta – Karena kebutuhan, mengemudi kendaraan seakan menjadi aktivitas rutin yang wajib dilakukan sebagian masyarakat perkotaan. Namun dalam praktiknya, pengemudi sering kali lalai dan melakukan aktifitas lain yang mengganggu konsentrasi mengemudi.

Sebagai pengemudi mobil, keamanan berkendara tentu menjadi prioritas utama dengan memperhatikan peraturan atau rambu lalu lintas.

Tak hanya itu, ada lima hal lain yang sering dilakukan pengemudi meski nyatanya hal tersebut berbahaya untuk keselamatan dan keamanan seperti dilansir Garda Oto, Kamis (8/8/2019).

1. Makan Saat Mengemudi

Mengemudi sambil makan sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kecelakaan, karena saat makan biasanya para pengemudi lebih fokus dengan makanannya dibandingkan mengemudikan mobil.

Oleh karena itu, lebih baik menepi sebentar untuk menghabiskan makanan sebelum melanjutkan perjalanan.

2. Bermain Smartphone

Saat ini, penggunaan smartphone sambil berkendara adalah hal yang dilarang dan bisa terjerat UU No. 22 tahun 2009, pasal 106 ayat 1.

Jika dilanggar akan dijerat denda maksimal Rp 750.000, dan kurungan 3 bulan seperti yang diatur pada pasal 283 UU yang sama.

Maka dari itu, berkendaralah dengan fokus dan hindari penggunaan smartphone demi keselamatan bersama. Jika ada hal darurat, cobalah untuk berhenti di tempat yang aman sebelum menggunakan smartphone.

2 dari 2 halaman

3. Mengemudi Saat Mengantuk

Bila rasa mengantuk sudah mulai muncul, jangan paksakan diri untuk terus berkendara karena dapat berbahaya bagi Anda dan pengguna jalan lain. Kondisi ngantuk saat menyetir dapat membuat Anda sulit berkonsentrasi dan bereaksi.

Berhentilah sebentar di pinggir jalan atau rest area, regangkan badan, cuci muka, atau bila perlu tidur sebentar untuk mengembalikan kondisi tubuh agar siap untuk melanjutkan perjalanan.

4. Bercanda Berlebihan

Baik pengemudi yang masih pemula atau pengemudi yang sudah berpengalaman hindari bercanda secara berlebihan selama mengendarai mobil, karena akan mempengaruhi respon seseorang dalam menyetir mobil.

5. Memakai Make-up

Menggunakan make-up saat di perjalanan ataupun saat menunggu lampu lalu lintas adalah salah satu kebiasaan yang cukup sering dilakukan pengemudi wanita.

Hal ini tidak disarankan karena bisa menyebabkan kehilangan konsentrasi saat berkendara.

Akhirnya, Jokowi Resmi Teken Perpres Mobil Listrik

Liputan6.com, Jakarta Setelah menunggu beberapa waktu lalu, akhirnya Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) mobil listrik. Dengan begitu, industri otomotif nasional kini sudah mulai harus bergerak menuju perkembangan mobil ramah lingkungan.

“Sudah, saya tandatangani hari Senin pagi,” ujar pria yang akrab disapa Jokowi ini usai meresmikan Gedung Sekretariat ASEAN di Jakarta Selatan, seperti dilansir news Liputan6.com, Kamis (8/8/2019).

Lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta itu, dengan resminya Perpres tersebut, pemerintah ingin mendorong pelaku industri otomotif membangun mobil listrik di Indonesia.

Terlebih, bahan baku untuk membuat baterai mobil listrik ada di Indonesia sehingga bisa dengan cepat dirancang. “Sehingga strategi bisnis negara ini bisa kita rancang agar kita nanti bisa mendahalui membangun industri mobil listrik yang murah dan kompetitif. Karena bahan-bahan ada di kita,” jelasnya.

Jokowi menuturkan, membangun industri mobil listrik tak mungkin dilakukan hanya dalam waktu satu atau dua tahun. Namun yang terpenting, dalam mengembangkan industri mobil listrik juga perlu melihat pasar dalam beberapa waktu ke depan.

“Melihat pembeli. Apakah membuatnya bisa, yang beli ada? Karena 40 persen harganya (mobil listrik) lebih mahal dari mobil biasa. Mau beli?,” pungkas Jokowi.

2 dari 4 halaman

Hitung-hitungan Pengeluaran Penggunaan Mobil Listrik

Meningkatnya kebutuhan akan kendaraan berteknologi ramah lingkungan membuat berbagai produsen kendaraan ternama berlomba-lomba menghadirkan mobil bertenaga listrik sebagai varian kendaraan di masa depan.

Dalam pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, beberapa merek ternama mulai menampilkan mobil listrik andalannya, sebut saja DFSG Glory E3, Renault Twizy, BMW i8 Roadster Hybrid dan lain sebagainya.

Meski saat ini belum banyak digunakan oleh masyarakat, tetapi di masa mendatang mobil listrik bisa menjadi solusi untuk mengurangi permasalahan polusi.

Terutama di Ibu Kota Jakarta yang sempat menyandang status sebagai kota dengan polusi terburuk di dunia.

Lalu kira-kira berapa biaya yang dikeluarkan dalam penggunaan mobil bertenaga listrik? Seberapa besar perbedaan biayanya dibanding mobil konvensional?

Dilansir dari Insideevs.com, mobil dengan efisiensi dan konsumsi tenaga paling baik saat ini dipegang oleh:

1. Hyundai IONIQ Electric (154 Wh/km)

2. Tesla Model 3 Standard Range Plus (157 Wh/km)

3. Tesla Model Standart Range (160 Wh/km)

Penghitungan akan coba dilakukan dengan kendaraan paling efisien yaitu Hyundai IONIQ Electric dengan 154 Wh/km. Jika dikonversi menggunakan satuan Kwh/km, maka konsumsi energi berubah menjadi 0,154 Kwh/km.

3 dari 4 halaman

Hitung-hitungan

 

Mengacu pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 28 Tahun 2016, tarif listrik Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPTU) termasuk ke dalam penggunaan listrik untuk keperluan khusus dengan biaya Rp 1.650 per Kwh.

Seandainya melakukan perjalanan sejauh 100 km, maka berapa pengeluarannya?

0,154 Kwh/km, 100 km = 15,4 Kwh.

15,4 Kwh x Rp 1.650 = Rp 25.410

Nah biaya yang perlu dikeluarkan untuk perjalanan sepanjang 100 km setara dengan Rp 25.410.

Bandingkan dengan kendaraan yang menggunakan BBM. Sebagai contoh penggunaan Pertalite yang dibanderol Rp 7.650 per liter.

Apabila 1 liter mampu menjangkau jarak 10 km maka dengan jangkauan jarak yang sama harus menghabiskan sebanyak 10 liter atau Rp 76.650. 

Jauh lebih hemat bukan?

Penulis: Khema Aryaputra

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Hati-Hati, Ini Pertanda Radiator Mobil Bocor

Liputan6.com, Jakarta – Radiator memiliki fungsi yang penting, yaitu membantu proses pendinginan mesin. Dengan begitu, keberadaan komponen ini jangan pernah dianggap remeh, apalagi sampai tidak diperhatikan dan dirawat.

Sejatinya, ada beberapa hal yang membuat radiator tidak berfungsi dengan baik, dan salah satunya kebocoran. Namun, masih banyak pemilik mobil yang tidak mengetahui ciri-ciri masalah tersebut, yang akhirnya mobil akan cepat panas dan terjadi overheat.

Dijelaskan Suparman, Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso, kebocoran radiator sebenarnya bisa diketahui dengan melihat cairan yang menetes di kolong mobil, tepatnya di bawah bumper depan.

“Coba cermati bagian kolong mobil depan, bila terdapat ada tetesan seperti air bisa menjadi petunjuk awal. Pastikan lagi seperti apa cairannya, bila terlihat ada warna seperti hijau atau kuning bisa dipastikan itu coolant dari radiator,” ujar Suparman.

Selain dari cairan yang menetes, sebenarnya ciri adanya kebocoran radiator bisa diketahui juga saat sedang berkendara. Caranya dengan melihat indikator temperatur yang tertera di speedometer mobil.

Bila berada di level merah atau cenderung turun, maka bisa diasumsikan ada masalah yang terjadi pada bagian radiator. Kalau sudah mengalamai hal ini, jangan tunda untuk berhenti dan melakukan pengecekan.

2 dari 3 halaman

Periksa Menyeluruh

Pastikan semua diperiksa, mulai dari kondisi fisik radiator, volume cairan coolant yang berguna sebagai pendingin, sampai saluran radiator untuk mengetahui apakah ada yang menetes keluar karena kebocoran.

“Pastikan dicek dari mana letak kebocoran, apakah selang atau pipa. Untuk solusi, biasanya memang harus ganti baru selang atau pipanya, karena bila diakali saja tidak ada jaminan akan awet,” tutupnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

3 Cara Jitu Mengenali Bensin Oplosan

Liputan6.com, Jakarta Saat membeli bensin di pedagang eceran, tak ada salahnya jika Anda lebih teliti. Masalahnya, ada kemungkinan Anda membeli bensin di pedagang nakal.

Jika kendaraan menggunakan bensin oplosan, bisa-bisa komponen dalam mesin rusak. Dampak terburuknya adalah turun mesin.

Maka itu, para pemilik kendaraan minimal harus bisa membedakan mana bensin asli dan mana bensin oplosan. Dilansir Wahana Honda, ada tiga cara mudah membedakan bensin asli dengan bensin oplosan.

1. Perhatikan Warna

Warna bahan bakar setiap jenis berbeda-beda. Premium memiliki warna kuning cerah, Pertalite berwarna hijau, dan Pertamax 92 berwarna biru, serta Pertamax Turbo berwarna merah. Umumnya, bensin yang asli akan berwarna bagus.

Perhatikan dasar botol jika membeli di pedagang eceran. Bensin asli tak memiliki banyak endapan di dasar botol. Bahan bakar asli selalu terlihat bening tanpa kontaminasi bahan lain.

2 dari 3 halaman

2. Pakai Koran Bekas

Ilustrasi koran. (dok. pexels.com/Kaboompics)

Cara lainnya adalah menguji bensin dengan koran. Caranya, celup atau siram koran dengan bensin. Jika tulisan pada koran baik-baik saja, maka itu adalah bensin asli. Sebaliknya, jika luntur artinya itu oplosan.

Sebab, kebanyakan pengoplos menggunakan minyak tanah sebagai bahan campuran. Sedangkan tinta koran tidak tahan dengan kandungan minyak tanah.

3 dari 3 halaman

3. Pakai Jari Tangan

Ilustrasi jari tangan pria. (iStockphoto)

Caranya sederhana, Anda hanya perlu memasukkan jari ke dalam bensin. Tunggu beberapa detik dan amati bagaimana penguapan yang terjadi pada bahan bakar di jarimu.

Jika mendapati bensin mudah hilang atau mengering, maka hal tersebut adalah tanda kalau bahan bakar tersebut murni. Sebaliknya, jika beberapa detik tak ada perubahan dan meninggalkan zat sisa, maka itu adalah bensin oplosan.

Perlu diketahui, bensin adalah zat yang cepat menguap. maka dari itu, tempat penyimpanannya di motor pun dibuat rapat dan kedap akan udara. 

Sumber: Otosia.com

Top3: Rute Perluasan Ganjil Genap dan Persiapan Pedagang Mobkas

Liputan6.com, Jakarta – Perluasan ganjil genap kendaraan bermotor di sejumlah ruas jalan akan dimulai 9 September 2019. Artikel “Perluasan Ganjil Genap Resmi Diberlakukan, Ini Rutenya” menjadi berita yang paling diminati pembaca setia Liputan6.com.

Selain itu, dua berita menarik lainnya adalah “Tenang, Aturan Baru Ganjil Genap Tak Berlaku untuk Sepeda Motor” dan “Ganjil Genap Resmi Diperluas, Pedagang Mobkas Bersiap”. Berikut rangkumannya.

1. Perluasan Ganjil Genap Resmi Diberlakukan, Ini Rutenya

Syafrin Lupito selaku Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengatakan bahwa pemberlakuan perluasan ganjil genap kendaraan bermotor di sejumlah ruas jalan akan dimulai 9 September 2019.

Sosialisasi akan dilaksanakan pada 7 Agustus-8 September 2019. Kemudian, uji coba pelaksanaan ganjil genap mulai dilaksanakan 12 Agustus-6 September 2019.

Baca selengkapnya di sini.

2 dari 3 halaman

2. Tenang, Aturan Baru Ganjil Genap Tak Berlaku untuk Sepeda Motor

Syafrin Lupito selaku Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengatakan bahwa pemberlakuan perluasan ganjil genap kendaraan bermotor di sejumlah ruas jalan akan dimulai 9 September 2019.

Rupanya, perluasan sistem ganjil genap tidak berlaku untuk sepeda motor. Sistem ini hanya diberlakukan untuk mobil.

Baca selengkapnya di sini.

3 dari 3 halaman

3. Ganjil Genap Resmi Diperluas, Pedagang Mobkas Bersiap

Sejumlah pedangan mobil bekas di wilayah Jabodetabek optimistis mampu mendapatkan dampak positif karena beberapa konsumen akan membeli mobil dengan pelat berbeda.

“Udah mulai calon konsumen mencari mobil dengan nomor polisi yang mereka enggak punya. Mestinya permintaan penjualan meningkat ya,” kata pemilik showroom Chelsea Mobil, Teddy kepada Liputan6.com.

Baca selengkapnya di sini.

Pengguna Motor Matik Wajib Perhatikan Posisi Duduk

Liputan6.com, Jakarta – Kenyamanan dan keselamatan saat berkendara merupakan salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan. Karena itu kemampuan pengendara sepeda motor matik tidak hanya sekadar mampu mengendarainya, tapi juga memahami safety riding.

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan, salah satunya posisi duduk yang benar, terutama saat mengendarai motor matik.

Ketika mengendarai skuter matik (skutik), keseluruhan kaki harus berada di dalam deck.  Posisi lutut pun tidak boleh keluar dari sayap motor skutik, seperti dilansir Federal Oil, Rabu (7/8/2019).

Selain itu, posisi paha, lutut hingga kaki harus sejajar dan disarankan tidak keluar dari bodi depan. Saat ini masih banyak yang menganggap posisi terluar motor ada di setang atau spion. 

Titik Bahaya

Padahal, bagian bawah motor juga memiliki titik bahaya, terlebih saat anggota tubuh keluar dari posisi seharusnya.

Bagaimana tidak, apabila ada pengendara lain yang jaraknya tak terlalu jauh tanpa sengaja menyenggol posisi kaki tentu sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kecelakaan.

Tak hanya itu, kondisi macet yang mengharuskan pengendara motor matik menyalip dan berkendara di antara mobil tentu harus memperhatikan posisi tubuh.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tidak Lagi Istimewa, Toyota Berharap LCGC Tetap Bebas PPnBM

Liputan6.com, Jakarta – Mendukung pengembangan kendaraan listrik di Indonesia, pemerintah siap menyesuaikan kembali Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Meskipun masih dalam tahap pengkajian, skema insentif untuk kendaraan ini akan berubah, dan salah satunya tidak lagi mengistimewakan mobil murah ramah lingkungan (LCGC).

Dalam skema PPnBM yang baru nanti, mobil yang termasuk dalam program Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2) ini bakal dikenakan PPnBM tiga persen. Sebelumnya, mobil-mobil seperti Toyota Agya dan Daihatsu Ayla ini sama sekali tidak dibebankan PPnBM alias nol persen.

Menanggapi hal tersebut, Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto menjelaskan jika keputusan terkait pajak sepenuhnya ditentukan oleh pemerintah. Meskipun begitu, raksasa asal Jepang ini berharap segmen LCGC tetap harus menarik bagi konsumen.

“LCGC itu ada kan pada 2013, dan market menjadi 1 juta. kalau tidak ada LCGC, tidak ada tuh satu segmen dengan harga segitu bisa isi hingga 200 ribu setiap tahun. Jadi, harus dipertahankan,” jelas pria yang akrab dipanggil Soerjo ini saat ditemui di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Lanjutnya, mempertahankan penjualan LCGC ini, salah satunya dengan tetap memberikan segmen ini PPnBM 0 persen. “Kalau bisa 0 persen lebih bagus untuk konsumen, bukan masuk ke kita (pabrikan),” tegasnya.

2 dari 3 halaman

Dorong Mobil Listrik

Sementara itu, terkait keputusan pajak oleh pemerintah memang harus dilihat dari arah kebijakannya tersebut. Jika memang pemerintah masih ingin mempertahankan penjualan LCGC di pasar otomotif nasional, saran dari penguasa pasar roda empat ini pajaknya tetap harus 0 persen.

“Tapi mungkin, dalam hal ini kementerian memiliki acuan ke arah elektrifikasi. Dengan dimahalin (harga) sedikit, orang akan pindah ke mobil listrik. Kalau saya lihatnya, perubahan jangan sampai terlallu drastis. Okelah, LCGC turun 50, elektrifikasi naik 100. Jadi, total penambahan pasar jadi 50 persen, itu yang positif,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Mobil Mungil Suzuki Segera Masuk Jalur Produksi

Liputan6.com, Jakarta – Suzuki Future S-Concept yang dipamerkan Maruti Suzuki saat India Auto Show 2018 dikabarkan siap diproduksi massal. Informasi yang beredar, mobil mungil tersebut diberi nama Suzuki S-Presso.

Kabarnya, Suzuki S-Presso akan dirilis pada tahun ini, kemungkinan kuartal terakhir 2019. Salah satu media lokal India, Cartoq.com lagi-lagi berhasil mendapatkan spyshot mobil hatchback tersebut.

Sebelumnya spyshot Suzuki S-Presso hanya menampilkan bagian belakangnya. Namun, foto kali ini diambil dari sudut lain dan memperlihatkan sektor depan dan sampingnya.

Berdasarkan spyshot tersebut tampak jelas bahwa desain Suzuki S-Presso terinspirasi dari SUV. Meski berukuran kecil, mobil ini tampak memiliki garis-garis tegas dan gagah.

Dari bagian depan, Suzuki S-Presso nantinya akan tampil modern. Hal itu tak terlepas dari penggunaan LED DRL. Begitu juga bagian belakangnya yang dilengkapi LED taillight.

2 dari 2 halaman

Fitur

Sedangkan interiornya masih belum terungkap. Namun, dengan sasaran anak muda India, diprediksi Suzuki S-Presso akan dibekali head-unit display touchscreen yang dapat terhubung ke smartphone.

Kabarnya Suzuki S-Presso akan dijual melalui Arena, dealer reguler Maruti Suzuki. Selain itu, nantinya posisi mobil ini berada di bawah Suzuki Wagon-R.

Jika benar demikian, kemungkinan besar Suzuki S-Presso akan dibekali mesin yang sama dengan Suzuki Wagon-R, berkode K12M dengan konfigurasi 4-silinder 1.197 cc. Dapur pacu tersebut bertenaga 83 hp dan torsi 90 Nm.

Sumber: Otosia.com

Mobil Listrik Punya Peran Penting Saat Bencana

Liputan6.com, Jakarta – Kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) seperti mobil listrik adalah tipe kendaraan yang sedang gencar-gencarnya dikembangkan oleh produsen otomotif. Hal ini disebabkan adanya tuntutan yang semakin besar akan kebutuhan kendaraan yang ramah lingkungan untuk mengurangi polusi yang telah menjadi masalah di banyak kota besar.

Namun,selain berfungsi sebagai alat transportasi, EV ternyata memiliki kegunaan yang tidak kalah bermanfaat, yaitu sumber listrik portable. Dilansir insideevs.com, Jepang pernah merasakan manfaat dari EV sebagai sumber listrik dalam keadaan darurat. 

Pada tahun 2011, gempa sebesar 9 skala Richter mengguncang kawasan Tohoku di lepas pantai Samudera Pasifik, wilayah timur Sendai, Honshu, Jepang. Gempa ini turut disertai Tsunami setinggi 40 meter yang menghancurkan daerah tersebut. Di tengah kerusakan dan sulitnya sumber daya, kendaraan listrik menjadi alternatif yang berhasil menyediakan kebutuhan tenaga di daerah yang terputus aliran listrik.

Selain itu sulitnya bahan bakar minyak juga membatasi penggunaan mobil konvensional sehingga kendaraan listrik digunakan untuk mempermudah dan memungkinkan mobilitas dalam beraktivitas. Saat itu mobil listrik Nissan LEAF dan Mitsubishi i-MiEV menjadi salah satu mobil listrik yang digunakan. Satu mobil yang terisi daya penuh diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan listrik satu rumah selama dua hingga empat hari.

2 dari 3 halaman

Teknologi Serupa Hadir di Indonesia

Teknologi kendaraan listrik yang mampu menjadi sumber tenaga cadangan hadir di Indonesia melalui Mitsubishi Outlander PHEV. Outlet Port yang berada di bagian bagasi belakang mobil ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik seperti peralatan elektronik dan lain sebagainya.

Dengan penggunaan maksimal 1500 watt, daya listrik 13,8 kwh yang ditampung baterai lithium-ion dan voltase 336 v, dalam kapasitas terpasang maksimal mobil seharga hampir 1,3 miliar ini dapat digunakan sebagai sumber daya selama sekitar 9 jam . Apabila baterai mulai lemah maka mesin 2,4 liter siap menyala dan menyuplai listrik dalam kondisi darurat.

Penulis: Khema Aryaputra

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

5 Fitur Unik Ini Jarang Ditemui pada Mobil Biasa

Liputan6.com, Jakarta Selain spesifikasi mesin, kelengkapan serta kenyamanan dari fitur yang disediakan oleh sebuah mobil dapat menambah nilai jual dan ketertarikan di mata pelanggan. Karena itu, perusahaan mobil berusaha untuk membuat fitur yang dapat memenuhi kebutuhan serta keinginan para penggunanya. 

Biasanya mobil-mobil “standar” menyediakan fitur yang memenuhi kebutuhan umum ketika berkendara. Tetapi, beberapa perusahaan tidak ingin menjadi “standar” dan menyertakan fitur-fitur unik yang jarang ditemui pada mobil andalannya. Dilansir Carbuzz.com, berikut mobil yang memiliki fitur anti-mainstream dan menimbulkan perdebatan, perlu atau tidak ya?

1. Bentley : Lapisan Interior Berbahan Batu

Bosan dengan bahan karbon atau kulit? Jangan khawatir, Bentley akan menyediakan lapisan berbahan batu untuk interior mobil anda. Dengan ketebalan kurang dari 1 milimeter, penambahan beban tidak akan jadi masalah dan sepadan dengan tampilan yang cukup keren.

2 dari 5 halaman

2.Audi Q3 : Tenda Kamping

2.Audi Q3 : Tenda kamping (Carbuzz)

Fitur ini sangat cocok untuk anda yang suka traveling menggunakan mobil. Audi Q3 menyediakan fitur tenda  yang bisa menggembung dan dirakit. Tenda ini didesain untuk bisa sampai pada posisi siap digunakan hanya dalam waktu kurang dari sepuluh menit.

3 dari 5 halaman

3.Nissan Cube : Karpet di Dashboard

3.Nissan Cube : Karpet di dashboard (Carbuzz)

Nissan Cube memiliki karpet berbentuk bundar pada bagian dashboard. Tidak ada yang tau apa kegunaannya karena pihak Nissan mengatakan bahwa itu hanya elemen dari desain. Namun, beberapa pengguna mengatakan bahwa karpet itu dapat digunakan untuk menyimpan barang-barang seperti pena atau kacamata.

4 dari 5 halaman

4.Honda Odyssey : HondaVac

4.Honda Odyssey : HondaVac (Carbuzz)

Honda Odyssey memiliki vacuum cleaner kecil yang menempel di bagian belakang mobil. Fitur ini sangat berguna dan dapat digunakan untuk membersihkan debu-debu yang ada pada interior mobil.

5 dari 5 halaman

5.Mercedes-Benz : Penghangat Armrest

5.Mercedes-Benz : Penghangat armrest (Carbuzz)

Tak hanya penghangat kursi dan setir, Mercedes-Benz juga menyediakan penghangat armrest untuk menambah kenyamanan pengemudinya.

Penulis: Khema Aryaputra

Top3 Berita Hari Ini: Perluasan Aturan Ganjil Genap Resmi Berlaku

Liputan6.com, Jakarta Menindaklanjuti Ingub DKI Jakarta, perluasan aturan ganjil genap akhirnya resmi dilakukan. Namun aturan ini baru menyasar pengguna mobil pribadi. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Perluasan Ganjil Genap Resmi Diberlakukan, Ini Rutenya

Syafrin Lupito selaku Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengatakan bahwa pemberlakuan perluasan ganjil genap kendaraan bermotor di sejumlah ruas jalan akan dimulai 9 September 2019.

Sosialisasi akan dilaksanakan pada 7 Agustus-8 September 2019. Kemudian, uji coba pelaksanaan ganjil genap mulai dilaksanakan 12 Agustus-6 September 2019. Selengkapnya baca di sini.

2. Jonfis Fandy Tinggalkan Honda Prospect Motor

Kabar mengejutkan datang dari PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku agen pemegang merek mobil Honda di Indonesia. Jonfis Fandy selaku Director Marketing and After Sales Services and IT HPM mengundurkan diri dari perusahaan.

Pria yang selama ini menjadi corong informasi terkait aktivitas HPM kepada media, resmi menanggalkan jabatannya per Senin (6 Agustus 2019) ini. Keputusan tersebut berbarengan dengan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) HPM yang digelar hari ini. Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. 4 Kebiasaan Ini Dijamin Buat Mobil Cepat Rusak

Tiap pengemudi pasti memiliki kebiasaan berkendara yang berbeda-beda. Sayangnya, beberapa bentuk kebiasaan yang seringkali dilakukan tersebut tanpa disadari ternyata dapat merusak dan mengurangi umur mobil. Tak jarang akibat hal-hal kecil ini  anda harus mengeluarkan ongkos yang besar untuk biaya perbaikan. 

Dilansir Motorist.my, terdapat 4 kebiasaan kecil yang perlahan tapi pasti dapat mengganggu kesehatan mobil Anda. Berikut daftarnya: Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Selain Jarak, Penggantian Oli Mesin Juga Berdasarkan Waktu Pemakaian

Liputan6.com, Jakarta – Bagi pemilik mobil, mengganti oli atau pelumas secara berkala wajib dilakukan. Pasalnya, oli memiliki tugas yang cukup penting, yaitu membersihkan mesin sehingga performa tetap terjaga, dan pastinya memperpanjang usia pakai kendaraan.

Dijelaskan M Wahab, salah satu pengamat otomotif Tanah Air, interval penggantian oli yang sudah tercantum di dalam buku petunjuk sebenarnya sudah merujuk ke faktor keamanan. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan pemilik kendaraan.

“Penggantian oli dengan standar pabrikan itu mungkin bisa lebih tepat kalau disesuaikan lagi. Mobil dengan pemakaian 5 ribu km sebulan, tentu akan berbeda rekomendasi penggantiannya dengan mobil yang hanya digunakan 20 km atau 600 km sebulan,” jelas Wahab saat ditemui di bilangan Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2019).

Lanjutnya, dengan jarak km yang lebih sedikit, artinya mobil tidak dipakai terus menerus. “Faktor lainnya juga suhu udara. Misalnya, akan berbeda mobil yang digunakan di wilayah dengan suhu 40 derajat dan suhu yang lebih dingin, seperti 20 derajat,” tegasnya.

Jadi, jika rekomendasi pabrikan mengganti oli setiap 5.000 km, dan dengan pemakaian mobil yang terus menerus, bisa juga diturunkan waktu pergantian olinya.

2 dari 3 halaman

Kondisi Stop and Go

“Kalau rekomendasi 5.000 km, memang sudah memenuhi faktor keamanan, atau jadinya maksimal 5.000 km jangan lebih,” tambahnya.

Sementara itu, saat mobil sering digunakan bermacet-macetan atau stop and go juga memengaruhi interval penggantian oli. Pasalnya, jika mobil sering berhenti, pastinya mesin mobil akan sering bekerja.

“Kalau mengganti oli sesuai standar, ya turunkan patokannya. Tapi, kalau jalanan lancar, ganti oli sesuai patokan atau dilebihkan sedikit tidak apa-apa,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Jangan Cuma Batasi Mobil Tua, Pemerintah Harus Perbaiki Transportasi Massal

Liputan6.com, Jakarta – Sebagai salah satu langkah menekan polusi udara yang semakin parah di wilayah ibu kota, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, resmi mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019. Terdapat beberapa poin yang diintruksikan kepada dinas terkait, dan salah satunya rencana pembatasan usia kendaraan yang berdampak terhadap keberadaan mobil tua.

Mengutip Ingub tersebut, pada poin ketiga yaitu memperketat ketentuan uji emisi bagi seluruh kendaraan pribadi mulai 2019, dan memastikan tidak ada kendaraan pribadi yang berusia lebih dari 10 tahun yang dapat beroperasi di wilayah DKI Jakarta pada 2025.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Otomotif, M Wahab menjelaskan, memang ada beberapa dampak teknis dan non teknis terkait rencana tersebut.

“Dampak teknisnya, dengan teknologi pada model baru dan dibatasi usia kendaraan, akan menghasilkan gas buang yang lebih baik, dan akan lebih ramah lingkungan. Selanjutnya, ada dampak ekonomi tidak, seperti dahulu LCGC pemerintah bertujuan untuk meningkatkan perekonomian,” jelas Wahab saat ditemui di bilangan Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2019).

Lanjutnya, saat ini tinggal bagaimana tujuan pemerintah. Jika mengarah ke lingkungan, caranya tidak hanya dibatasi, dan mungkin dengan tren mobil listrik saat ini bisa menjadi salah satu alternatif solusi.

“Kesimpulannya, harus lebih dianalisa dampaknya. Saya tidak bisa bilang setuju atau tidak setuju (pembatasan mobil tua), Pemprov tujuannya apa,” tegasnya.

2 dari 3 halaman

Tinjau Lagi

Sementara itu, ia juga menjelaskan, jika transportasi massal sudah siap dengan artian lebih baik, masyarakat pasti akan beralih dan tidak menggunakan kendaraan pribadi.

“Ini seperti telur atau ayam. Tinjau lagi, transportasi kan lagi digembor-gemborkan di Jakarta. Apakah masih berguna atau tidak (pembatasan mobil), setelah transportasi massal lebih baik,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Benelli Siapkan Versi Tergahar dari Leoncino

Liputan6.com, Jakarta – Benelli bersiap menghadirkan satu varian lagi dari Leoncino. Kali ini, model anyar yang bakal dihadirkan memiliki kapasitas mesin lebih besar, yakni 800cc. Kabarnya, EICMA 2019 akan menjadi panggung perdananya.

Merunut sedikit ke belakang, Benelli sebenarnya sudah punya dua varian Leoncino. Mulai dari Leoncino 500, dan yang terbaru adalah Leoncino 250. Keduanya juga disebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

Tapi, opsi itu sepertinya tidaklah cukup. Utamanya, jika ingin bersaing dengan Ducati Scrambler 800, Yamaha MT-07, KTM Duke 690 atau Honda CB650R.

Sebenarnya, prinsipal sudah menyiapkan langkah itu. Ditunjukkan melalui pengenalan Benelli Leoncino 800 di ajang serupa, tahun lalu. Hanya saja, kali itu mereka baru menempatkannya sebagai sebuah konsep saja.

Setahun berselang, atau tepatnya pada November 2019, pabrikan asal Pesaro, Italia bakal meresmikan kehadirannya.

Tampilannya memang tak ada beda dari kedua saudaranya. Secara detail, sistem penerangannya menggunakan lampu jenis LED.

Stang model telanjang, panel meter digital hingga suspensi depan up-side down (USD). Sudah barang tentu, dimensinya lebih besar ketimbang Leoncino 500 dan Leoncino 250.

Apalagi menilik kubikasi mesin. Tapi, walaupun mengusung angka 800, motor ini nyatanya cuma berbekal mesin 750cc. Jantung pacu DOHC dua silinder, diklaim sanggup mengeluarkan tenaga 82 Hp di 9.000 rpm.

Sedangkan torsi maksimalnya 67 Nm pada putaran mesin 6.500 rpm. Belum diketahui seberapa kencang ia berlari. Tapi perangkat rem ABS (antilock braking system), cukup untuk menghentikan lajunya.

2 dari 2 halaman

Performa

Bekal itu jelas membuat Leoncino 800 unggul dari Yamaha MT-07. Kendati demikian, mesin dua silinder buatan Yamaha Indonesia sedikit unggul. Terutama pada torsi puncak yang mencapai 68 Nm di putaran mesin serupa. Tapi tidak dengan KTM Duke 690.

Walau kubikasinya lebih kecil (690cc), naked bike asal Austria punya torsi lebih besar, 74 Nm. Itu karena desain mesinnya yang satu silinder. Motor seperti ini memiliki karakter torsi berlimpah.

Lalu bagaimana dengan Honda CB650R? Modalnya memang tidak sebesar Leoncino. Dengan kapasitas 650cc, torsinya hanya 64 Nm di 8.500 rpm. Tapi mesin Honda ini sudah empat silinder.

Maka itu, semburan tenaganya bisa mencapai 95 Hp di 12.000 rpm. Jika dilihat perbedaannya tidak terlalu signifikan. Tapi pilihan bisa saja beralih ke merek atau produk tertentu. Apalagi meniliknya dari sisi harga.

Sang singa bergaya scrambler, tentu bakal punya penawaran menarik. Terutama untuk konsumen di pasar Asia. Mengingat motor Benelli juga diproduksi di Cina, tepatnya oleh Qianjiang Motorcycles.

Harganya kemungkinan lebih bersabahat dibanding kompetitiornya tadi. Cuma calon peminatnya harus sedikit bersabar, rumornya Leoncino 800 baru dijual tahun depan.

Sumber: Oto.com

Bukti Toyota Yaris Bertaji di Lintasan Balap

Liputan6.com, Jakarta – Toyota Yaris menunjukkan taringnya di kejuaraan Japan Super Touring Car (JSTC) Championship kelas production max 1.600 (P2). Kedua pembalap Toyota Team Indonesia (TTI), Haridarma Manoppo dan Demas Agil mengunci podium 1 dan 2.

Kemenangan Toyota Yaris semakin lengkap karena posisi ketiga diisi oleh pembalap privateer Mirza Putra Utama yang juga menggunakan hatchback andalan Toyota tersebut.

Haridarma Manopo menyebutkan, dalam kejuaraan ini timnya harus bisa dengan cermat memantain kondisi kendaraan untuk tetap prima sepanjang balapan. Sedikit saja terjadi kesalahan dapat membuat kehilangan posisi, mengingat banyak mobil dengan spesifikasi mesin yang lebih kuat ikut serta pada ajang ini.

“Saya bersyukur dengan performa Yaris yang ternyata sangat kuat untuk membantu saya dalam menjaga momentum sehingga tidak mudah bagi pembalap lain untuk dapat melewati saya,” terang Haridarma dalam keterangan resminya, Selasa (7/8/2019).

“Saya bersyukur berhasil meraih podium ke-2, setelah memacu performa Yaris secara maksimal dalam bersaing dengan mobil lain yang lebih kuat sehingga dapat mempertahankan posisi terdepan pada ajang ini,” timpal Demas.

PT. Toyota-Astra Motor TAM selaku prinsipal TTI menyebut, keikutsertaan TTI dikejuaraan ini untuk mengembangkan performa mobil dan skill pembalap secara konsisten untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.

2 dari 3 halaman

Ajang Riset

“Tidak hanya bertujuan untuk terus memajukan dan meramaikan olahraga balap mobil di tanah air, tetapi ajang JSTC ini juga bisa menjadi sarana bagi kami untuk melakukan riset dalam pengembangan performa Yaris agar semakin kuat,”

“Selain itu berpartisipasi pada ajang JSTC juga menjadi sarana bagi pembalap TTI untuk dapat mengasah kemampuan dan menambah pengalaman mereka dalam dunia balap,” ujar Fransiscus Soerjopranoto Executive General Manager TAM.

Sekadar informasi, selain terjun di kejuaraan balap nasional, Toyota Yaris juga membuktikan performanya di seri balapan mancanegara.

Pada 4 Agustus lalu, Toyota Yaris berhasil meraih prestasi di ajang reli dunia FIA World Rally Championship (WRC) di Finlandia.

Ini adalah kemenangan ketiga kalinya bagi tim Toyota Yaris WRC setelah berhasil memenangkan seri yang sama pada tahun 2017 dan 2018 secara berturut-turut.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut:

Porsche Punya Program Penebus Dosa untuk Mengurangi Emisi

Liputan6.com, Washington – Produsen mobil Jerman, Porsche, membuat sebuah kampanye untuk menyeimbangkan emisi yang diberi nama Porsche Impact.

Dilansir autoevolution.com, inti dari projek ini adalah pengguna Porsche yang ingin “menebus kesalahan” bisa mendonasikan sejumlah uang sesuai dengan dampak kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh selama menggunakan kendaraan tersebut.

Melalui laman resmi Porsche, pemilik mobil mewah tersebut diminta untuk memasukkan data seperti jarak tempuh serta jenis dan konsumsi bensin. Secara otomatis website akan melakukan penghitungan dan menominalkan berapa harga yang perlu anda donasikan untuk menggantikan kerusakan lingkungan yang telah diakibatkan.

Jumlah uang yang perlu didonasikan berbeda-beda tergantung projek yang ingin anda dukung. Ada 4 tema projek yaitu keanekaragaman hayati di Zimbabwe, tenaga matahari di Meksiko, kebersihan dan energi air di Vietnam serta perlindungan hutan di pulau Afognak dan Alaska.

“Pengguna Porsche ingin semuanya, dan memberikan pilihan untuk menjaga keberlanjutan (alam) yang lebih baik adalah bagian dari pengalaman Porsche yang menakjubkan”, ucap Klaus Zellmer, CEO Porsche Amerika Utara.

Penulis: Khema Aryaputra

2 dari 3 halaman

Nama Mobil Listrik Pertama Porsche seperti Satai

Mobil listrik Porsche Taycan rencananya dirilis pada 2020. (Porsche)

Kendaraan listrik pertama Porsche selama ini dikenal sebagai Mission E. Namun, baru-baru ini pabrikan asal Jerman tersebut mengumumkan jika versi produksi mobil listriknya tersebut bakal diberi nama Taycan.

Melansir Electrek, Senin (11/6/2018), pengumuman mobil listrik pertama Porsche ini dilakukan pada pameran mobil Porsche Car 70 di Musem Porsche.

Sejatinya, mobil listrik Porsche sudah dikenalkan konsepnya pada 2015. Namun, versi produksi kemungkinan besar bakal menjadi masa depan mobil sport yang dirilis pihak Porsche, dan nama yang sesuai dengan Porsche saat ini.

“Prinsip ini juga membentuk ‘masa depan mobil sport” dengan mission E, versi produksinya nanti bakal dijual di berbagai daerah,” tulis Porsche.

Sejak memperkenalkan konsep tersebut, Porsche telah mengatakan bahwa versi produksi diharapkan bisa diluncurkan pada 2019, tapi dengan desain yang lebih luas akan tetap hampir sama.

Stefan Weckbach, Kepala Model BEV Seri di Porsche, baru-baru ini mengatakan bahwa mereka ingin membuat mobil elektrik pertama mereka terasa seperti “Porsche asli”.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Usia Kendaraan Mau Dibatasi, Pedagang Mobkas Untung atau Buntung?

Liputan6.com, Jakarta Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara secara resmi dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Salah satu instruksi menyebut pembatasan usia kendaraan.

Dalam Ingub tersebut, kendaraan pribadi yang berusia lebih dari 10 tahun akan dilarang beroperasi di DKI Jakarta pada 2025.

Menanggapi hal tersebut, Teddy, penggawa Chelsea Mobil mengaku tak keberatan apabila peraturan tersebut berlaku. Ia menilai hal itu justru akan memberikan dampak positif karena konsumen memiliki jangka waktu untuk melakukan pergantian unit kendaraan.

“Kalau saya dari sudut pedagang senang saja, berarti konsumen siap ganti unit yang lama kendaraan di atas 10 tahun dengan yang lebih muda tahunnya sesuai ketentuan, artinya kesempatan jual lebih banyak. Aturan itu memaksa konsumen ganti unit,” ujarnya kepada Liputan6.com, Rabu (7/8/2019).

Pedagang mobil bekas Langgeng Indah Makmur, Halim memiliki pandangan berbeda. Ia menilai kebijakan usia kendaraan justru membuat penjualan mobil bekas menurun.

2 dari 3 halaman

Penjualan Diprediksi Menurun

“Sebagai pedagang mobil tentunya sangat keberatan. Karena pilihan kita untuk stok mobil lebih sedikit. Belum lagi stok yang sudah kita beli tahun tua dengan sebelum peraturan keluar akan membuat harga turun setelah ada peraturan,” ujarnya.

Halim bahkan menegaskan karyawan dengan range gaji Rp5-9 juta per bulan akan sulit melakukan pembelian mobil baru karena biasanya mereka mengincar mobil bekas di bawah Rp100 juta.

“Karena gaji Rp5-9 juta pasti beli mobil yang harganya di bawah Rp100 juta. Yang Rp100 juta ke bawah kebanyakan umurnya lebih dari 10 tahun,” tuturnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Keren, DeLorean DMC-12 Disulap Jadi Mainan Remote Control

Liputan6.com, Amsterdam – DeLorean DMC-12 dengan segala fitur futuristisnya mengalami kegagalan penjualan ketika diluncurkan pada tahun 1981.

Bahkan antara tahun 1981 sampai 1983 jumlah mobil yang terjual tidak menyentuh angka 9000 unit. Akibatnya, DeLorean Motor Company dinyatakan bangkrut pada tahun 1982.

Kondisi ini berubah saat mobil ini digunakan dalam film fiksi ilmiah  “Back to The Future” yang rilis pada tahun 1995. Hingga saat ini DeLorean DMC-12 dikenal sebagai salah satu mobil paling ikonik sepanjang masa. Banyak mobil DeLorean DMC-12 yang dimodikasi semirip mungkin dengan tampilannya dalam film “Back to The Future”. Namun, ada yang berbeda dengan replika yang satu ini.

Dilansir Carbuzz.com, seorang teknisi komputer asal Belanda yang bernama Bjorn Harm membuat satu-satunya replika DeLorean DMC-12 “Back to The Future” yang dapat dikendalikan dengan remote control setelah sebelumnya ia pernah memodifikasi mobil Corvette dengan fitur yang sama beberapa tahun lalu.

Proses pembuatannya sendiri memakan waktu yang tidak sebentar. Harm membutuhkan 6 bulan untuk proses pembuatan dan 3 bulan untuk memastikan keamanannya. Salah satunya fitur keamanannya adalah ketika remote control dimatikan akan mengaktifkan sistem failsafe yang membuat mobil mengerem dan berhenti sepenuhnya.

Spesifikasi

Mobil modifikasi ini menggunakan mesin seperti DeLorean orisinilnya dengan 2,8 L V6. Hanya saja kecepatan puncaknya dibatasi menjadi 160 km/jam dengan berat keseluruhan 1,5 ton. Sistem kemudinya pun diubah melalui penggantian komponen orisinil dengan sistem power steering dari Opel Corsa.

Yang mengejutkan, di Belanda tempat Bjorn tinggal mobil ini legal untuk dikendarai di jalan raya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Populasi Menjamur, Castrol Sediakan Pelumas Khusus LCGC

Liputan6.com, Jakarta – Menjawab kebutuhan para pemilik mobil low cost green car (LCGC), Castrol resmi memperkenalkan pelumas khususnya, GTX Ultraclean. Produk ini diklaim memiliki kualitas oli mesin terbaik serta ramah lingkungan, namun tetap terjangkau secara ekonomis.

Dijelaskan Deananda Sudijono, Country Marketing Manager PT Castrol Indonesia, oli ini didesain untuk mengatasi masalah yang kerap dialami oleh para pengemudi dengan mesin generasi baru LCGC, seperti suhu yang panas, kualitas bahan bakar, serta kemacetan yang semuanya dapat menurunkan performa mesin.

“GTX Ultraclean memiliki kemampuan membantu mengatasi serta meminimalisir penimbunan kontaminan dalam ruang mesin. Pengemudi kini tidak perlu khawatir akan performa mesin,dan dapat menikmati pengalaman berkendara yang nyaman dan aman,” jelas Dea di sela-sela peluncuran Castrol GTX Ultraclean, di Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2019).

Castrol GTX Ultraclean merupakan oli mesin dengan teknologi sintetis, dengan viskositas 5W-30 yang sesuai untuk kendaraan LCGC. Formula aksi gandanya telah terbukti membersihkan lumpur mesin, yang dapat menghalangi saluran mesin oli dan membantu mencegah pembentukan endapan baru berkat teknologi sintetisnya.

2 dari 3 halaman

Harga

Produk ini diklaim memiliki banyak manfaat, yaitu membersihkan dan melindungi mesin LCGC dengan sempurna, sehingga juga membantu dalam memperpanjang umur mesin kendaraan.

Castrol GTX Ultraclean tersedia dalam ukuran yang tepat buat mesin LCGC yaitu kemasan 3,5 liter, karena Castrol melihat kebutuhan pengguna LCGC yang praktis dengan jumlah yang pas. Harganya, meskipun tidak diungkap secara jelas, namun di pasaran oli ini dibanderol sekitar Rp250 ribuan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Ganjil Genap Resmi Diperluas, Pedagang Mobkas Bersiap

Liputan6.com, Jakarta – Kebijakan ganjil genap di DKI Jakarta resmi diperluas dan berlaku mulai 9 September 2019 mendatang. Hal itu diungkapkan langsung oleh Syafrin Lupito selaku Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Meski informasi yang beredar sebelumnya menyebut kendaraan roda dua akan terkena ganjil genap, Syafrin menegaskan peraturan tersebut tak berlaku untuk kendaraan roda dua.

“Dalam tataran pelaksanaannya, untuk sepeda motor tidak diberlakukan ganjil genap,” kata Syafrin di Balaikota, Jakarta Pusat.

Melihat hal tersebut, sejumlah pedangan mobil bekas di wilayah Jabodetabek optimistis mampu mendapatkan dampak positif karena beberapa konsumen akan membeli mobil dengan pelat berbeda.

“Udah mulai calon konsumen mencari mobil dengan nomor polisi yang mereka enggak punya. Mestinya permintaan penjualan meningkat ya,” kata pemilik showroom Chelsea Mobil, Teddy kepada Liputan6.com.

2 dari 3 halaman

Pedagang Mobil Bekas Lainnya

Sementara itu, pedagang dari Langgeng Indah Makmur, Halim mengatakan, perluasan ganjil genap untuk kendaraan roda empat tidak terlalu berpengaruh pada penjualan mobil bekas.

“Kalau bicara perluasan ganjil genap sih dampaknya enggak terlalu besar. Jadi memang enggak terlalu berpengaruh ya, biasanya seperti itu,” ujar Halim.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tenang, Aturan Baru Ganjil Genap Tak Berlaku untuk Sepeda Motor

Liputan6.com, Jakarta – Syafrin Lupito selaku Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengatakan bahwa pemberlakuan perluasan ganjil genap kendaraan bermotor di sejumlah ruas jalan akan dimulai 9 September 2019.

Rupanya, perluasan sistem ganjil genap tidak berlaku untuk sepeda motor. Sistem ini hanya diberlakukan untuk mobil.

“Dalam tataran pelaksanaannya, untuk sepeda motor tidak diberlakukan ganjil genap,” kata Syafrin di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019), seperti diberitakan kanal Peristiwa Liputan6.com

Dia menjelaskan, pihaknya sempat mengkaji penerapan sistem ganjil genap untuk sepeda motor. Sebab, jumlah sepeda motor di ruas jalan yang diberlakukan sistem ganjil genap cukup tinggi.

Akan tetapi, kata Syafrin, pergerakan sepeda motor pada koridor sistem ganjil genap tidak berpengaruh besar pada peningkatan kinerja lalu lintas.

“Memang pada saat tertentu, perlambatan karena sepeda motor. Karena kurang tertib menggunakan lajur,” ucap dia.

2 dari 3 halaman

Cara Lain Tertibkan Sepeda Motor

Kendati begitu, Syafrin menyebut akan ada penertiban sepeda motor yang lebih masif, yakni dengan kanalisasi sepeda motor.

“Kami akan arahkan sepeda motor di lajur paling kiri sehingga aspek keselamatan, kenyamanan pengguna sepeda motor itu bisa kita jamin,” papar dia.

Pemberlakuan perluasan ganjil genap kendaraan bermotor di sejumlah ruas jalan dilaksanakan pada 9 September 2019. Sedangakn sosialisasi akan dilaksanakan pada 7 Agustus – 8 September 2019. Kemudian ujicoba pelaksanaan ganjil genap mulai dilaksanakan tanggal 12 Agustus-6 September 2019.

“Evaluasi (akan dilakukan) minggu ke 3 Agustus sampai minggu pertama september. Lalu 9 september mulai penindakan,” ujarnya.

Ganjil genap diberlakukan pada Senin sampai Jumat, kecuali hari libur, pada pukul 06.00-10.00 dan pukul 16.00-21.00 WIB.Dia menyatakan uji coba tersebut hanya dilakukan pada koridor tambahan saja. 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tepergok Uji Jalan, Suzuki Siapkan Mobil Murah Terbaru

Liputan6.com, Jakarta – Sebuah mobil milik Suzuki kepergok sedang melakukan uji jalan di India baru-baru ini. Menyasar segmen crossover, Suzuki S-Presso dikabarkan siap meluncur dalam waktu dekat.

Seperti dilansir Car and Bike, Rabu (7/8/2019), terlihat beberapa foto menunjukan prototipe kendaraan masih sangat disamarkan. Berdasarkan Concept Future S yang dipamerkan di Auto Expo 2018 lalu, Suzuki S-Presso akan menjadi salah satu model entry-level baru yang siap bersaing dengan mobil harga terjangkau seperti Renault Kwid.

Berdasarkan spy shot yang beredar, terlihat Suzuki S-Presso akan menjadi SUV mini. Meski demikian, belum diketahui pelek apa yang digunakan karena gambar masih belum menunjukkan hal tersebut.

Masih tertutup rapat, eksterior yang disematkan pada mobil masih sulit dikomentari. Namun, mobil milik perusahaan otomotif asal Jepang ini kemungkinan akan disematkan lampu depan tajam dan lampu belakang sweptback dengan lampu sein yang terintegrasi pada lampu rem.

Maruti S-Presso kabarnya akan menggunakan platform Heartect dan berbagi dengan Suzuki Wagon R, Swift, dan Ertiga.

2 dari 3 halaman

Fitur Keselamatan

Selain itu, S-Presso akan mendapatkan dua airbag, ABS, sensor parkir belakang serta pengingat sabuk pengaman. Dari segi fitur, mobil juga akan mendapatkan sistem infotainment layar sentuh mirip dengan Wagon R.

Untuk dapur pacu, Suzuki S-Presso akan datang dengan mesin bensin 1 liter. Meski demikian, ada kemungkinan Suzuki juga akan menawarkan mesin bensin K12.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Bukan Wacana, Mobil Terbang Mulai Diuji Coba

Liputan6.com, Tokyo – Sebelumnya pemerintah Jepang mengaku memiliki komitmen untuk menghadirkan mobil terbang sebagai kendaraan masa depan. 

Untuk mewujudkan mimpi ini, Jepang membentuk Public-Private Conference untuk masa depan mobilitas udara, yang terdiri lembaga pemerintah, universitas, dan perusahaan swasta, seperti NEC Corp, Japan Airlines, Subaru, dan Uber.

Seperti dilansir Autoevolution, Rabu (7/8/2019), hasil penelitian awal mengenai proyek tersebut baru-baru ini sudah tercipta.

Bertempat di fasilitas miliki NEC Corp, konsep mobil terbang akhirnya ditunjukan secara publik. Untuk waktu yang singkat, kendaraan tersebut naik ke langit dan membuktikan mobil terbang bisa menjadi solusi transportasi yang layak untuk masa depan.

Seharusnya kendaraan ini bukan disebut sebagai mobil terbang, namun quadcopter meski spesifikasi resminya belum dirilis. Meski demikian, diketahui panjang kendaraan mencapai 3,9 meter (12,7 kaki) dan berat sekitar 150 kg (330 pon).

2 dari 3 halaman

Mobil Terbang Secara Singkat

Menurut media lokal yang hadir dalam presentasi, penerbangan mobil hanya berlangsung secara singkat. Seperti yang terlihat dalam video, kendaraan dimasukan ke dalam sangkar raksasa untuk memastikan keamanan.

Tak ada pernyataan resmi apakah tes yang dilakukan mendapatkan hasil maksimal. Menurut Japan Today, mobil hanya terbang beberapa detik dan kendaraan berhasil mencapai ketinggian 3 meter (10 kaki).

3 dari 3 halaman

Saksikan Videonya di Bawah Ini

Tertawa Bareng Daihatsu di JICOMFEST 2019

Liputan6.com, Jakarta Tahun ini, Daihatsu bekerja sama dengan KapanLagi Youniverse (KLY) mengadakan festival komedi kekinian pertama dan terbesar di Indonesia, Jakarta Indonesia Comedy Festival (JICOMFEST) 2019.

Karena popularitas stand up comedy yang terus meningkat dengan mayoritas penggemarnya anak-anak muda atau milenial, Daihatsu mengaku acara ini merupakan kelanjutan dari kegiatan GIIAS 2019 yang telah diadakan dengan tema Funtastic GenerasiON, sehingga perusahaan otomotif asal Jepang ini juga ingin mendekatkan diri kepada Generasi Milenial.

Berlangsung di Indonesia ini berlangsung di Jakarta International Expo (JI-Expo) Kemayoran, Jakarta acara ini sukses menghibur para pecinta komedi pada 3-4 Agustus 2019.

Tak hanya komedian lokal, (JICOMFEST) 2019 juga menampilkan komedian mancanegara. Terdapat 4 panggung (stage) berbeda. Daihatsu Stage menjadi salah satu panggung yang paling mendapat perhatian karena lebih banyak komika yang tampil sekaligus menjadi panggung Spesial Show para komikaterkenal dalam dan luar negeri.

2 dari 3 halaman

Beragam Hiburan

Pada JICOMFEST 2019, terdapat juga beberapa kategori yang disajikan mulai dari komedi stand up, video, musik, tradisional, dan kompetisi komedi berdiri di skala nasional.

 “Melalui acara komedi terbesar di Indonesia ini, mari kita lupakan rutinitas sejenak dan tertawabahagia bersama. Semoga dengan acara ini Daihatsu dapat semakin dekat, serta membahagiakan Sahabat, khususnya Sahabat Milenial,” ujar Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Perluasan Ganjil Genap Resmi Diberlakukan, Ini Rutenya

Liputan6.com, Jakarta –

Syafrin Lupito selaku Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengatakan bahwa pemberlakuan perluasan ganjil genap kendaraan bermotor di sejumlah ruas jalan akan dimulai 9 September 2019.

Sosialisasi akan dilaksanakan pada 7 Agustus-8 September 2019. Kemudian, uji coba pelaksanaan ganjil genap mulai dilaksanakan 12 Agustus-6 September 2019.

“Evaluasi Minggu ke-3 Agustus sampai minggu pertama September. Lalu 9 September mulai penindakan,” kata Syafrin di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019), seperti diberitakan kanal News Liputan6.com.

Ia menyampaikan, ganjil genap diberlakukan pada Senin sampai Jumat, kecuali hari libur, pada pukul 06.00-10.00 dan pukul 16.00-21.00 WIB.

Syafrin menyatakan, uji coba tersebut hanya dilakukan pada koridor tambahan saja.

Ada 25 ruas jalan yang terkena sistem ganjil genap, baik yang sebelumnya sudah diberlakukan maupun ruas jalan tambahan.

“Jika sebelumnya ada 9 ruas jalan yang diterapkan ganjil genap, maka saat ini bertambah menjadi 25 ruas jalan,” ucap dia.

2 dari 3 halaman

Ruas Jalan Ganjil Genap

Ruas jalan yang terkena perluasan sistem ganjil genap, yaitu:

– Jalan Pintu Besar Selatan – Jalan Gajah Mada- Jalan Hayam Wuru- Jalan Majapahit- Jalan Sisingamangaraja – Jalan Panglima Polim – Jalan RS Fatmawati (mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang).- Jalan Suryopranoto – Jalan Balikpapan – Jalan Kyai Caringin – Jalan Tomang Raya – Jalan Pramuka – Jalan Salemba Raya – Jalan Kramat Raya – Jalan Senen Raya- Jalan Gunung Sahari.

Sistem ganjil genap juga tetap diberlakukan di ruas jalan, di antaranya yakni:

– Jalan Medan Merdeka Barat – Jalan MH Thamrin – Jalan Jenderal Sudirman – Sebagian Jalan Jenderal S Parman, dari ujung simpang Jalan Tomang Raya sampai simpang Jalan KS Tubun.- Jalan Gatot Subroto – Jalan Jenderal MT Haryono – Jalan HR Rasuna Said – Jalan DI Panjaitan – Jalan Jenderal Ahmad Yani (mulai simpang Jalan Perintis Kemerdekaan sampai dengan simpang Jalan Bekasi Timur Raya).

Produk kebijakan usang ganjil genap menjadi solusi dari Pemerintah DKI Jakarta atas tingkat polusi yang semakin parah. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan resmi menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara. Dalam Ingub tersebut, terdapat sejumlah instruksi kepada kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), dan salah satunya meminta Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk menyiapkan peraturan gubernur tentang perluasan sistem pembatasan kendaraan bernomor polisi ganjil dan genap (gage). 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Listrik Padam, AHM : Produksi Tetap Jalan

Liputan6.com, Jakarta – Pemadaman listrik di wilayah Jabodetabek, serta sebagian Banten dan Jawa Barat terjadi pada Minggu siang, 4 Agustus 2019. Hal tersebut menyebabkan aktivitas warga terganggu.

Sementara itu, PLN menyampaikan permohonan maaf resmi atas insiden akibat Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya mengalami gangguan (trip).

Lalu mungkinkah kondisi ini membuat produksi kendaraan bermotor terganggu? Menanggapi hal tersebut, Public Relation Manager Astra Honda Motor (AHM) Rina Listiani mengaku pihaknya sudah mengantisipasi apabila terjadi pemadaman listrik.

“Secara dealer dan pabrik kita sudah punya sistem backup, sehingga proses pelayanan dan produksi tetap berjalan maksimal. Kami harap ini tidak berkelanjutan,” katanya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dealer yang buka di hari Minggu diakui Rina tetap melayani konsumen seperti biasa dan berjalan normal.

2 dari 3 halaman

Pemadaman Listrik Diharapkan Tidak Berkelanjutan

“Dealer tetap melayani konsumen, tetap beroperasi, berjalan normal. Produksi kita tetap jalan karena kita memiliki sistem backup di pabrik kita,” ujar Rina.

Meski demikian, Rina berharap pemadaman listrik tidak terjadi berkelanjutan karena hal tersebut bisa menyebabkan masalah ke depannya.

“Akan Tetapi memang kita khawatir kalau berkelanjutan akan jadi masalah. Karena ada pasokan-pasokan yang akan terkendala ke depannya. karena kalau ini berjalan terus menerus tentunya sistem backup kami tidak bisa berlangsung lama,” tuturnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Toyota Masih Punya 4 Senjata Baru Hingga Akhir Tahun, Apa Saja?

Liputan6.com, Jakarta – PT Toyota Astra Motor (TAM) terus berupaya menghadirkan model baru untuk menggebrak pasar otomotif nasional tahun ini. Setidaknya, jenama asal Jepang ini masih memiliki tiga atau empat model baru yang bakal diluncurkan dalam waktu dekat.

“Masih ada tiga atau empat model baru, dan salah satunya model hybrid,” jelas Executive General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto, saat berbincang dengan wartawan di sela-sela Toyota Eco Youth di Kemang Village, Jakarta Selatan, Selasa (6/8).

Meskipun sudah menyebutkan jumlah model baru yang bakal dihadirkan hingga akhir tahun, pria ramah ini masih enggan memberikan informasi lebih detail terkait mobil apa saja.

Pastinya, model yang akan dihadirkan, ada yang refreshment, minor change, dan juga major change.

“Pokoknya nanti ada lah. Soalnya, saya tidak mau sebut banyak, seperti tahun lalu saya bilang masih ada satu akhir tahun, tapi tidak ada. Itu karena Camry, yang saat kita ingin luncurkan dolar ambruk dan pakai kuota,” tegasnya.

Tunggu Regulasi

Sementara itu, untuk model hybrid, kabarnya Toyota siap meluncurkan Prius PHEV.

Tapi, hal tersebut juga belum terkonfirmasi secara resmi, karena Toyota masih menunggu regulasi mobil listrik resmi dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia dalam beberapa waktu ke depan.

“Jadi sekarang, yang sudah kita jual hybrid sejak 2007. Kalau masalah PHEV, BHEV, dan lain-lain kita belum bisa bicara, karena masih menunggu peraturan. Kalau sudah keluar (peraturan mobil listrik), baru kita bicara bakal memperkenalkan PHEV atau tidak,” pungkasnya.

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Toyota Hilux Disulap Jadi Mobil Pos Menggemaskan

Liputan6.com, Jakarta – Jepang ingin bernostalgia ke masa dimana orang-orang saling berkomunikasi dengan mengirim surat melalui proyek &Post.

Dilansir Carscoops , sebagai cara mempromosikan proyek ini, Toyota Hilux yang dikenal sebagai pikap bergaya gahar disulap menjadi mobil pos bergaya retro. Seri yang digunakan sendiri tampaknya adalah Hilux generasi ke-enam. 

Memiliki cat merah dengan aksen putih serta tulisan “Have you received my letter?” di kedua pintu membuat mobil yang diberi nama Post Car ini terlihat menggemaskan.

Di belakang mobil ini juga terdapat kantor pos kecil yang dibuat dari kayu dan memiliki tempat duduk untuk petugas pos. Tak hanya sebagai pajangan, Post Car menjual alat tulis dan kartu pos. Pengunjung dapat berfoto di depan mobil Post Car dan mencetak foto tersebut pada kartu pos.

Mobil pos ini dipajang di Kitte Shopping Center kawasan Marunouchi, Tokyo dan akan dipamerkan ke berbagai lokasi lainnya tahun ini.

Penulis: Khema Aryaputra

2 dari 3 halaman

Selain Dijual, Mobil Desa AMMDes Akan Disewakan

AMMDes modifikasi ikut ramaikan IMX 2018. (Septian/Liputan6.com)

Selain dijual, penyewaan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) atau mobil pedesaan juga tengah dipikirkan. Karena itu, seluruh stakeholder terkait tengah mengkaji sistem ini.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Harjanto menyebut hal ini juga akan membuka unit bisnis baru di pedesaan.

“Selama ini orang bisa menyewakan kendaraan untuk transportasi, kenapa tidak untuk kebutuhan pertanian. Jadi nantinya, AMMDes ini bisa juga disewakan untuk proses pra dan pasca panen pertanian. Ini yang sedang kita kaji,” kata Harjanto di Gedung Kemenperin, Jakarta.

Saat disinggung sistem yang akan diterapkan untuk penyewaan AMMDes seperti apa, Harjanto mengaku masih harus mengkaji hal tersebut karena saat ini masih dalam tahap diskusi dengan seluruh pihak terkait.

“Untuk sistemnya sedang kita matangkan, apakah melalui Koperasi Unit Desa (KUD), atau sistem lainnya jadi memang sedang dikaji,” tuturnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Top3: Mobil Patwal Mbah Moen dan Jonfis Fandy Tinggalkan Honda

Liputan6.com, Jakarta Kiai Haji Maimun Zubair telah tiada. Namun Mbah Moen meninggalkan cerita unik saat ia pergi ke bandara Semarang. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Momen Ketika Mbah Moen Pilih Naik Mobil Patwal Ketimbang Alphard

Kyai Haji Maimun Zubair atau Mbah Moen mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit An Noer, Makkah, Selasa, sekitar pukul 4.30 subuh waktu setempat atau usai melaksanakan salat subuh.

Kabar duka ini tentu mengejutkan karena dua hari sebelum meninggal dunia, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, itu masih sehat. Selengkapnya baca di sini.

2. Ganjil Genap Diperluas, Dishub: Sepeda Motor Masih Tahap Pengkajian

Sebagai tindak lanjut terkait Intruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara, Pemerintah provinsi DKI Jakarta segera memperluas penerapan sistem ganjil genap pelat nomor kendaraan.

Namun, untuk sepeda motor sendiri masih dalam tahap pengkajian. Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Jonfis Fandy Tinggalkan Honda Prospect Motor

Kabar mengejutkan datang dari PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku agen pemegang merek mobil Honda di Indonesia. Jonfis Fandy selaku Director Marketing and After Sales Services and IT HPM mengundurkan diri dari perusahaan.

Pria yang selama ini menjadi corong informasi terkait aktivitas HPM kepada media, resmi menanggalkan jabatannya per Senin (6 Agustus 2019) ini. Keputusan tersebut berbarengan dengan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) HPM yang digelar hari ini. Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Pabrik Mobil Toyota Alami Kerugian Akibat Listrik Padam

Liputan6.com, Jakarta – Listrik padam atau mati lampu yang terjadi di sebagian pulau Jawa, pada Minggu dan Senin (4-5/8/2019) ternyata berdampak pada kegiatan bisnis di berbagai industri. Salah satu yang terkena, adalah salah satu pabrik mobil di Tanah Air, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Dijelaskan Bob Azam, Direktur Administrasi Korporasi dan Hubungan Eksternal, PT TMMIN, pemadaman listrik memang memengaruhi proses produksi mobil asal Jepang ini. Meskipun gangguan produksi tersebut hanya terjadi pada Senin (5/8/2019).

“Hari Minggu tidak berpengaruh. Tapi, Seninnya memang terganggu sedikit, karena painting atau proses pengecatan butuh pemanasan,” jelas Bob saat berbincang dengan wartawan di sela-sela acara Toyota Eco Youth, di Kemang Village, Selasa (6/8/2019).

Lanjutnya, meskipun mengalami kerugian, namun pria ramah ini tidak bersedia menyebutkan berapa kerugian yang dialami raksasa asal Negeri Matahari Terbit akibat listrik padam.

“Kerugian, ya adalah sedikit,” pungkasnya singkat.

Sebagai informasi, PT TMMIN sendiri telah memiliki lima pabrik di Indonesia, yang beroperasi di Sunter dan Karawang. Tidak hanya memproduksi mobil, pabrik ini juga memproduksi berbagai mesin di Indonesia.

2 dari 3 halaman

Toyota Proyeksikan Produksi Mobil Hybrid di Indonesia Mulai 2022

Toyota menunjukan keseriusannya dalam pengembangan kendaraan ramah lingkungan, seperti hybrid, plug-in hybrid, dan listrik murni di Indonesia. Bahkan, raksasa otomotif asal Jepang ini sudah berkomitmen dengan rencana investasinya sebesar 2 miliar US$ atau setara lebih dari Rp28 triliun.

Dijelaskan Presiden Direktur PT Toyota Motor manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono, investasi tersebut melanjutkan dari yang sebelumnya.

“Dulu pada periode pertama, setelah Pak Jokowi (Presiden RI) ke TMC pada 2014, dan investasi pertama dari 2015 hingga 2019. Kini disampaikan, pada periode berikutnya, 2019 sampai 2023 kita berkomitmen untuk berinvestasi lebih dari Rp28 triliun,” jelas Warih saat ditemui di booth Toyota GIIAS 2019, di ICE BSD, Tangerang Selatan.

Lanjutnya, untuk realisasi investasi baru ini masih dalam rencana. Namun yang sudah pasti, termasuk pengembangan dan produksi kendaraan elektrik.

“Kita ingin memulai produksi lokal untuk hybrid pada 2022. Bersamaan dengan itu, kita ingin kendaraan listrik bisa diterima masyarakat dengan baik, di dalamnya termasuk regulasi agar harganya tidak begitu jauh dengan mobil konvensional, volume baik, jadi baik mobil listrik dan komponen untumanya memiliki skala ekonomi yang bagus,” tegas Warih.

Sementara itu, saat ditanya mobil hybrid pertama apa yang bakal diproduksi Toyota di Indonesia, pria ramah ini masih belum bersedia memberikan informasi secara detail.

“Modelnya bisa SUV, bisa juga MPV. Kita lihat itu nanti,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

4 Kebiasaan Ini Dijamin Buat Mobil Cepat Rusak

Liputan6.com, Jakarta – Tiap pengemudi pasti memiliki kebiasaan berkendara yang berbeda-beda. Sayangnya, beberapa bentuk kebiasaan yang seringkali dilakukan tersebut tanpa disadari ternyata dapat merusak dan mengurangi umur mobil. Tak jarang akibat hal-hal kecil ini  anda harus mengeluarkan ongkos yang besar untuk biaya perbaikan. 

Dilansir Motorist.my, terdapat 4 kebiasaan kecil yang perlahan tapi pasti dapat mengganggu kesehatan mobil Anda. Berikut daftarnya:

1.Membawa beban berlebih di mobil

Tiap kendaraan memiliki batas daya tampung bebannya masing-masing. Meletakkan peralatan dan barang-barang yang tidak diperlukan dapat menambah beban keseluruhan dari kendaraan Anda dan bisa berdampak pada berbagai komponen seperti membuat konsumsi bensin lebih boros, tekanan pada rem dan suspens, serta kemudi yang tidak lincah.

Untuk itu, singkirkan barang-barang yang tidak Anda perlukan atau jarang digunakan pada mobil Anda untuk mengurangi beban kendaraan.

2 dari 4 halaman

2.Mengistirahatkan Tangan pada Tuas Gigi

Jumlah perempuan yang nyetir mobil bertransmisi manual bertambah.

Meletakkan tangan pada tuas gigi dapat memberi tekanan dan menyebabkan kerusakan pada bagian komponen gigi. Apabila lelah, biasakan untuk meletakkan tangan di posisi lain seperti di kemudi atau pada armrest.

3 dari 4 halaman

3. Menahan Pedal Kopling

Mengatur pijakan pedal kopling membuat nyaman berkendara

Ketika berhenti di lampu merah, beberapa orang memilih untuk menginjak kopling selama beberapa waktu agar bisa langsung menekan pedal gas begitu lampu hijau. Hal ini dapat menyebabkan bagian kopling bergesek dan mengalami kerusakan.

4 dari 4 halaman

4.Merubah Gigi Mundur ke Maju (dan sebaliknya) Tanpa Berhenti Total

Tuas persneling Suzuki Ertiga Sport transmisi otomatis. (Septian/Liputan6.com)

Ketika sedang parkir, agar tidak memakan waktu biasanya proses pergerakan antara mundur dan maju dilakukan secara langsung tanpa menghentikan mobil terlebih dahulu. Pergerakan seperti ini walaupun menghemat waktu tetapi ternyata dapat merusak gearbox.

Penulis: Khema Aryaputra

Listrik Padam, Mitsubishi Outlander PHEV Bisa Jadi Genset

Liputan6.com, Jakarta – Pemadaman listrik Jawa-Bali yang terjadi beberapa hari lalu menghebohkan semua pihak. Listrik padam menimbulkan kepanikan, terlebih lagi banyak perangkat rumah tangga yang tak berfungsi, seperti kulkas.

Saat itu terjadi, sebetulnya salah satu sistem Mitsubishi Outlander PHEV bisa jadi penolong. Sebab daya (listrik) yang ada di dalam mobil bisa menjadi cadangan, bak power bank. Anda bisa menggunakan outlet port untuk menyalakan lampu dan benda elektronik lain di rumah. Posisi stopkontak ada di bagasi belakang.

Namun kapasitas terpasang terbatas. Maksimal 1.500 watt yang bisa Anda gunakan. Sedangkan daya listrik yang mampu ditampung baterai lithium-ion Mitsubishi Outlander PHEV 13,8 kWh. Total voltase-nya mencapai 336V. Menurut pabrikan, bila kapasitas terpasang (maksimal) itu terpakai, bisa digunakan sekitar sembilan jam. Selama baterai yang bekerja, tetap senyap, tak ada aktifitas dari mesin bensin. Sistem mampu menyuplai listrik ke rumah hingga daya baterai berkisar 20 persen. Engine 2,4 liter siap menyala dan menyuplai listrik jika baterai mulai lemah.

“Ya itu benar, Outlander PHEV bisa jadi genset. Memang pada saat baterai masih terisi penuh, bisa dijadikan seperti power bank atau genset. Tapi maksimum output daya 1.500 watt. Caranya, cukup colok ke power socket di bagasi belakang, mau lampu, kulkas, macam-macam,” ungkap Irwansyah Siregar, Head of PC Technical Service & CS Support Section, beberapa waktu lalu.

Itulah kelebihan fitur Outlander PHEV yang dipasarkan di Indonesia. Kalau dinalar, apakah tidak sayang bila mobil seharga nyaris Rp 1,3 miliar ini digunakan untuk mengaliri listrik di rumah? Toh saat listrik padam, kita bisa pakai generator konvensional yang lebih minim perawatan. Tapi tidak begitu. Itu hanya salah satu kemampuan Outlander PHEV, yang sebetulnya bisa terkoneksi dengan Dendo Drive House.

2 dari 3 halaman

Dendo Drive House (DDH)

Peneliti menemukan kelemahan fatal dari Mitsubishi Outlander PHEV. Alarm Outlander hybrid ini ternyata bisa dimatikan via jaringan WiFi.

Begini penjelasannya. Mitsubishi Motors mulai gencar promosi sistem itu di Geneva International Motor Show, Maret lalu. Lewat DDH, ada ekosistem energi baru. Sistem ini memungkinkan Anda untuk menghasilkan dan menyimpan energi secara otomatis, antara mobil dan rumah pemilik. Paket ini ditawarkan pada pelanggan di showroom ketika mereka membeli EV/PHEV. Baru ada di Jepang dan Eropa tahun ini.

Kemasan itu terdiri dari EV/PHEV, pengisi daya dua arah, panel surya dan power bank di rumah. Pelanggan mengisi daya EV/PHEV-nya di rumah. Pakai tenaga surya dan bisa memasok listrik dari EV/PHEV ke rumah. DDH membawa banyak manfaat bagi pelanggan. Mencakup penghematan biaya listrik dan penyediaan sumber daya darurat.

Jadi, Anda dapat mengurangi biaya bahan bakar dengan menggunakan panel surya untuk menghasilkan listrik pada siang hari. Sementara pada malam hari, konsumen dapat menggunakan pengisi daya dua arah. Untuk memasok daya dari EV/PHEV ke rumah mereka. Diharapkan, pemilik DDH dapat berkontribusi pada penciptaan masyarakat yang rendah emisi karbon. Inilah proposal baru, yang ditawarkan Mitsubishi pada sistem elektrifikasi kendaraan. Bukan tak mungkin, saat regulasi dan pasar siap, Anda bakal menjumpai DDH di sini.

Sumber: Oto.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Mengenal Perbedaan Pelek Palang dan Jari-Jari

Liputan6.com, Jakarta – Secara umum, sepeda motor menggunakan pelek berjenis palang atau pelek jari-jari. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadi perbedaannya tak sekedar tampilan saja. Lantas apa saja bedanya?

Pelek Jari-Jari

Dalam sejarahnya, pelek jari-jari lebih dulu digunakan ketimbang model palang. Mulai dari motor sport, cruiser, dual purpose, apapun jenisnya, sama-sama mengadopsi desain seperti itu. Material baja jadi andalan untuk membentuk roda. 

Meski di era modern sudah ada pelek palang, tadi tak kunjung ditinggalkan, hingga saat ini tetap ada. Hanya saja, peruntukannya mengerucut di beberapa jenis motor. Semacam segmen Enduro, Trail, Adventure maupun Scrambler. Tak lain, karena performanya dinilai optimal dalam meredam entakan. Juga urusan fleksibilitas. Selain itu, ongkos produksi biasanya lebih murah, yang tentu berpengaruh pada harga jual. Faktor mudah diperbaiki, juga jadi nilai tambah untuk jenis pelek ini.

Konstruksi pelek jari-jari merupakan gabungan dari banyak tangkai besi, yang dipasang saling menyilang. Kunciannya terpisah pada masing-masing lubang, tidak dalam satu kesatuan. Alhasil, saat terentak benda keras, pelek lebih dulu meredam sebelum sampai ke shock breaker. Karakter lentur itu, juga meminimalisir risiko pelek patah atau rusak. Sehingga penggunaannya lebih pantas pada motor jenis penggaruk tanah ataupun petualang. Lihat saja Kawasaki KLX, BMW GS dan motor sejenis mempertahankan pelek semacam itu.

Performa tadi bukan berarti tak memiliki kekurangan. Elastisitas yang dimiliki, menyebabkan ketidakstabilan pada kecepatan tinggi. Selain itu, mayoritas bahan yang digunakan hanyalah besi. Sehingga bobotnya lebih berat ketimbang model palang. Karena itu, Anda yang berniat memasangkan di motor aspal, ada baiknya berpikir dua kali.

Banyaknya lubang-lubang di sekeliling pelek juga membuatnya tak bisa pakai ban tubeless. Rata-rata masih megadaptasi ban dalam. Tapi, ada beberapa motor yang sanggup. Misalnya, Honda X-ADV. Sedari awal desain peleknya dipikirkan matang agar tetap elastis dan menggunakan ban tubeless. Desain posisi kuncian berbeda dengan versi biasa. Makanya bisa tanpa ban dalam.

Dari segi perawatan, pelek jari-jari bagai dua sisi mata uang. Ada positif dan negatifnya. Kalau rusak, dengan mudah bisa mengganti bagian jari-jari saja atau bahkan sekadar disetel. Tapi saat membersihkannya agak repot. Banyak bagian yang sering luput saat dicuci, hingga akhirnya menyebabkan karat.

2 dari 3 halaman

Pelek Palang

Beragam pelek sepeda motor di arena Jakarta Fair Kemayoran 2018. (Otosia.com)

Seiring berkembangnya teknologi material, hadirlah bahan baru untuk menyusunnya. Desain pelek pun bisa lebih keren dan dibentuk menjadi palang. Pelek ini  dinilai lebih cocok pada kecepatan tinggi. Dengan kata lain, tingkat rigiditas lebih baik.

Keandalannya terbukti pada motor berperforma tinggi. Misalnya Honda CBR250RR, Kawasaki Ninja dan motor sport sejenis. Mengapa? Karena palang-palang itu dicetak dalam satu kesatuan. Tidak satupun ada bagian yang terpisah. Hingga lebih rigid dan stabil saat melaju di kecepatan tinggi. Lantas bahannya juga terbuat dari campuran besi dan alumunium (alloy), membuat bobotnya lebih ringan. Plus bisa pakai ban tubless, apapun modelnya.

Motifnya yang bisa disesuaikan dengan desain motor, membuat material ini kian populer. Bahkan sempat ada masa di mana pelek jenis ini disebut pelek racing. Karena aplikasinya yang dipopulerkan oleh dunia balap.

Sayang, kekakuan tadi membuat fleksibilitas minim. Jika berbenturan dengan benda keras, risiko pelek patah lebih besar. Saat terjadi kerusakan itu, penggantian disarankan secara menyeluruh, tak bisa perpartisi saja.

Masalahnya, harga jual produk ini agak mahal ketimbang jari-jari. Kalau urusan perawatan, tentunya lebih mudah. Kotoran yang mempel di sela-sela palang mudah dijangkau tangan untuk dibersihkan. Otomatis risiko korosi juga terminimalisir.

Sumber: Oto.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Top3 Berita Hari Ini: Rekomendasi Mobil Listrik dan Identitas Suzuki XL6

Liputan6.com, Jakarta Listrik padam yang terjadi di sebagian Jawa beberapa waktu lalu menjadi catatan tersendiri untuk industri otomotif Indonesia. Sejumlah perguruan tinggi merekomendasikan mobil hybrid untuk kendaraan masa depan. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Listrik Padam, Kemenperin: 6 Perguruan Tinggi Rekomendasikan Mobil Hybrid

Area Jabodetabek, serta sebagian Banten dan Jawa Barat mengalami kondisi listrik padam sejak Minggu (4/8/2019) siang. Hal tersebut menyebabkan aktivitas warga terganggu.

Sementara itu, PLN menyampaikan permohonan maaf resmi atas insiden listrik padam akibat Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya mengalami gangguan (trip), sementara Gas Turbin 7 saat ini dalam posisi mati (Off). Selengkapnya baca di sini.

2. Identitas Suzuki XL6 Mulai Terkuak

Maruti Suzuki bersiap merilis Suzuki XL6 pada 21 Agustus mendatang. Mobil anyar ini disebut-sebut berbasis Suzuki Ertiga.

Menjelang peluncurannya yang kian dekat, beberapa detail Suzuki XL6 mulai terungkap. Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Nekat Gunakan Oli Mobil pada Motor, Ini Akibatnya

Salah satu perawatan yang wajib dilakukan pemilik kendaraan bermotor ialah rutin mengganti oli. Terdapat beragam pilihan merek dan tipe, pemilik kendaraan bisa memilih dengan bebas pelumas yang hendak digunakan.

Perbedaan paling terlihat pada pelumas mesin ialah peruntukan untuk kendaraan yang digunakan seperti mobil dan motor. Lalu bisakah oli mobil digunakan pada motor dan apa efeknya? Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Suzuki XL6 Lebih Bongsor dari Ertiga?

Liputan6.com, Jakarta – Perlahan tapi pasti, identitas Suzuk XL6 mulai terkuak. Mobil yang dibangun menggunakan basis Suzuki Ertiga ini dikabarkan rilis 21 Agustus mendatang.

Informasi yang berhembus, Suzuki XL6 akan memiliki kabin yang lebih lega dibanding basisnya. Berdasarkan bocoran yang didapat Autocarindia.com, Suzuki XL6 memiliki panjang 4.445 mm, lebar 1.775 mm, dan tinggi 1.700 mm.

Artinya, Suzuki XL6 bertambah panjang 50 mm, lebar 40 mm, dan tinggi 10 mm. Hanya saja, jarak antar sumbu roda masih sama, 2.740 mm, begitu juga dengan radius putarnya, 5,2 meter.

Seperti sempat dikabarkan sebelumnya, Suzuki XL6 akan memiliki wajah yang berbeda dengan Suzuki Ertiga. pada bagian depan mobil ini dibekali gril krom yang tak terlalu besar, namun memunculkan kesan mewah. Aura serupa juga dihasilkan oleh LED headlight 4-stripe dan LED DRL.

Masuk ke kabin, Suzuki XL6 akan mendapat dashboard yang elegan dan terkesan premium. Hal itu tak terlepas dari paduan warna hitam, aksen silver, dan panel kayu. Di tengahnya terpasang head-unit 7 inci berkonektivitas smartphone.

Selain itu, Suzuki XL6 nantinya memiliki konfigurasi bangku 3 baris, namun hanya mampu memuat 6 penumpang. Di baris tengahnya, mobil ini akan menggunakan jok captain-seat.

2 dari 2 halaman

Performa

Untuk urusan performa, tampaknya Suzuki XL6 masih mengandalkan mesin berkode K15B yang digunakan pada Suzuki Jimny Siera, Suzuki Ertiga, dan all-new Suzuki Carry. Dapur pacu ini menghasilkan tenaga sebesar 105 hp dengan torsi 138 Nm.

Menariknya, Maruti Suzuki juga telah mengawinkan mesin tersebut dengan sistem Smart Hybrid yang belum beredar di Indonesia. Dengan demikian, dapur pacu tersebut bisa menjadi lebih irit bahan bakar.

Meski masuk ke kelas premium, Suzuki XL6 masih akan memiliki pilihan transmisi manual 5 percepatan. Selain itu, ditawarkan juga transmisi otomatis 4 percepatan.

Sumber: Otosia.com

Lakukan Modifikasi Pada Honda ADV150, Garansi Gugur?

Liputan6.com, Jakarta – Sebagai skutik bergaya adventure, Honda ADV150 sukses mencuri perhatian masyarakat Tanah Air. Hal itu terbukti dari impresi positif ribuan orang yang berujung pada SPK (surat pemesanan kendaraan).

Sebagai kendaraan adventure yang dirilis secara world premiere, Honda ADV150 cocok mendapatkan modifikasi sesuai selera pemiliknya. Lalu apakah hal tersebut menggugurkan garansi?

Menanggapi hal tersebut, General Manager Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), Wedijanto Widarso menegaskan semuanya tergantung dari modifikasi yang dilakukan konsumen.

“Enggak semua modifikasi membatalkan garansi tergantung komponen yang diganti. Kalau yang diganti lampu  tapi yang bemasalah engine-nya, ya enggak mengugurkan (garansi lampu). Tapi kalau komponen yang diganti dan bermasalah engga bisa komplain ke kita,” katanya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Saat disinggung modifikasi mesin yang menggugurkan garansi, Wedijanto mengaku pengubahan besar pada sektor dapur pacu tentu menggugurkan garansi.

2 dari 3 halaman

Garansi ADV150

“Terkait dengan part yang diganti. Kalau mesin enggak mudah, jadi kalau mesin tergantung modifikasinya kalau bore up dan ganti piston ya otomatis gugur,” ujarnya.

Selain itu, Wedijanto menegaskan PT Astra Honda Motor (AHM) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Honda di Indonesia resmi memberikan garansi untuk kelistrikan, mesin dan injeksi.

“Frame dan kelistrikan garansinya satu tahun. Mesin tiga tahun serta injeksi lima tahun,” tuturnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Demi Puaskan Konsumen, AHM Gelar Kompetisi Ini

Liputan6.com, Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi menggelar Kontes Layanan Honda Nasional (KLHN) 2019 sebagai langkah menghadirkan layanan terbaik bagi kepuasan konsumen.

Kegiatan yang telah memasuki tahun penyelenggaraan ke-13 ini merupakan bentuk konsistensi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas ujung tombak pelayanan konsumen sepeda motor Honda.

Mengusung tema ‘Satu Hati Dalam Harmoni Nusantara’ Sebanyak 5.888 peserta yang terdiri dari 970 pimpinan jaringan dealer, 4.017 frontline people, 636 deliveryman dan 265 customer retention officer, diuji kemampuan dan kompetensinya di tingkat regional oleh 29 jaringan main dealer Honda sejak April 2019.

Puncaknya, sebanyak 167 peserta terbaik bersaing di tingkat nasional yang dihelat pada 1-6 Agustus 2019 di Jakarta.

“Kepuasan konsumen merupakan prioritas utama kami. Karena itu, kami terus berupaya meningkatkan standar layanan seiring perkembangan kebutuhan konsumen. Kami berharap, kontes layanan ini dapat semakin mengasah keterampilan melayani sehingga konsumen mendapatkan pelayanan sesuai harapannya,” kata General Manager Honda Customer Care Center (HC3) Division AHM Istiyani Susriyati.

Bekerja sama dengan seluruh jaringan main dealer, KLHN 2019 melombakan empat kategori peserta yaitu Pimpinan Jaringan Konsumen, Frontline People, Deliveryman, dan Customer Retention Officer. Setiap penilaian kategori dibagi menjadi dua kelompok yaitu Reguler Dealer dan Wing / Big Wing Dealer.

2 dari 2 halaman

Total Hadiah Hampir Rp1 Miliar

Untuk kategori Frontline People, tahapan penilaian meliputi mystery shopping, mystery calling, role play, customer survey dan juga interview terkait bagaimana memberikan pelayanan yang baik bagi konsumen.

Sedangkan kategori Deliveryman, pengujian yang dilakukan berupa mystery calling, customer survey, serta penilaian proses pengantaran sepeda motor Honda hingga sampai di tangan konsumen.

Pada kategori pimpinan jaringan, dilakukan penilaian berupa mystery calling, customer survey, dealer audit serta project presentation yang harus mereka persiapkan terlebih dahulu untuk dipresentasikan kepada juri. Penilaian berbeda dilakukan untuk kategori customer retention officer, diantaranya penilaian performa pencapaian target aktivitas yang ditetapkan.

Memasuki tahap penjurian nasional, para peserta juga mendapatkan pembekalan lebih lanjut sebelum masuk ke tahap grand final. Para peserta diuji dengan beberapa rangkaian penilaian seperti tes tertulis, studi kasus, role play, presentasi dan wawancara.

“Untuk juara pertama mendapatkan Honda Vario 150 dan paket ke Hongkong untuk belajar di sana. Sedangkan juara ke dua dan tiga mendapatkan perlengkapan elektronik dan paket ke Singapura untuk belajar di sana. Total pemenang ada 3 dari 7 kategori sehingga ada 21 pemenang. Total hadiah hampir Rp1 miliar,” ujar Istiyani.

Motor Cafe Racer Honda Rilis Tahun Depan

Liputan6.com, Jakarta – Sejak kehadirannya pertama kali di Bangkok Motor Show 2016, modifikasi berbasis Honda CB300R ini cukup menyita perhatian. Bahkan, tak sedikit yang menyerukan agar Honda membuat versi produksinya.

Gayung pun bersambut, Honda Cafe Racer pun lantas diproduksi supaya bisa dinikmati konsumen.

Kendati begitu, inisiatif itu justru diambil oleh Honda India. Menurut berbagai sumber, motor bergaya neo cafe racer ini, memasuki lini produksi pada kuartal pertama.

Lantaran menganut konsep cafe racer modern, CB300 TT Cafe Racer juga punya usungan mutakhir. Sebutlah headlamp LED, panel meter digital hingga rem ABS (antilock braking system).

Rancang bangunnya, dikatakan tak banyak berubah dari konsep yang sudah ada. Perbedaan hanya terdapat pada swingarm dan sub-frame. Tentu saja motor ini menawarkan sensasi berkendara yang berbeda dari Honda kebanyakan.

Penempatan stang underyorke menjadi hal utama yang dikejar demi konsep cafe racer. Jadi, dengan stang di bawah segitiga, posisi berkendara bakal menunduk.

Ditambah lagi, model tangki BBM memanjang dan jok tunggal. Riding position itu kemudian diselaraskan pula dengan posisi foot step yang mengikat pada swingarm.

Sementara usungan buntut tawon membulat, tak ditemui di bagian buritan. Menariknya, frame bagian belakang itu dibungkus cover bermaterial carbon fiber.

Lagi-lagi itu dipilih, demi menciptakan nuansa kekinian pada kuda besi. Pun demikian dengan cakram pengapit roda. Disc brake bergelombang ditetapkan sebagai item penunjang tampilan.

2 dari 3 halaman

Mesin

Satu-satunya kesan retro hanya terlihat pada spakbor depan dan desain cover radiator. Khusus pelindung bagian samping itu, sepertinya bukan dari pelat galvanis, melainkan hanya plastik.

Sudah dipastikan pula, Honda CB300 TT mengadopsi mesin milik CB300R. Mesin satu silinder berkapasitas 286cc, diklaim punya keluaran tenaga 30 Hp di 8.000 rpm dan torsi maksimal 27,4 Nm pada putaran mesin 6.500 rpm. Sebelumnya, Honda di India juga sudah merilis CB300R dengan harga INR 2.41 lakh (setara Rp 48 jutaan).

Tapi Honda CB300 TT Cafe Racer jelas dijual lebih mahal. Diperkirakan, motor ini meluncur di India pada akhir 2020. Khusus di Negeri Bollywood, mungkin jadi opsi yang tepat.

Mengingat di sana juga sudah banyak bertebaran konsep bergaya ‘jadul’ seperti lansiran Ducati, Triumph hingga Royal Enfield. Di samping itu, keberadaan model ini menjadi segmen baru untuk line up Honda di India.

Sebelumnya, diketahui, mereka hanya punya jajaran motor ‘batangan’ seperti Honda CBR250R, Honda X Blade dengan basis seperti Honda Mega Pro, CB Hornet dan CB Unicorn (kembaran CB150R) hingga CB Shine, yang di Indonesia dikenal dengan nama CB Verza. 

Sumber: Oto.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Jangan Asal, Begini Cara Mencuci Mobil yang Benar

Liputan6.com, Jakarta – Mencuci mobil merupakan salah satu perawatan yang perlu dilakukan agar kendaraan bisa tampil maksimal. Selain mempengaruhi penampilan luar, mencuci mobil ternyata berpengaruh kepada performa kendaraan.

Hal ini tak terlepas dari kotoran seperti debu dan lumpur yang bila dibiarkan bisa masuk ke dalam mesin dan menumpuk, sehingga performa akan turun seperti dilansir Garda Oto, Selasa (6/8/2019).

Pada mesin, komponen yang paling mudah rusak akibat kotoran adalah bagian yang berhubungan dengan kelistrikan.

Bagian ini menjadi bagian penting pada mobil karena apabila ada gangguan, kendaraan tidak bisa menyala dengan baik. Maka dari itu, disarankan untuk membersihkan mobil dengan tepat dan teratur.

Meski mencuci mobil bisa dilakukan sendiri, namun Anda perlu berhati-hati agar tidak terjadi kesalahan yang tak disengaja.

Pemilik kendaraan harus paham tentang keberadaan komponen listrik, yang sangat rentan korslet ketika terkena air. Contohnya komponen pin sambungan, kabel sambungan, dan juga bagian ECU.

Hal yang perlu dilakukan adalah mencari area kelistrikan mobil terlebih dulu. Anda bisa mengamankan komponen tersebut dengan plastik, kemudian diperkuat dengan solasi ataupun lakban.

Setelah semua komponen aman dan terlindungi, pemilik bisa melanjutkan dengan mencuci mobil seperti biasanya.

2 dari 2 halaman

Semprotkan Air Bertekanan Rendah

Pertama, semprotkan air bertekanan rendah dari bagian atas ke bawah dengan tujuan membersihkan debu yang melekat di bagian luar mobil serta sela-sela yang sukar dijangkau.

Bersihkan dulu bagian atas mobil sebelum bagian bawah. Bila membersihkan mesin, Anda bisa menyemprotkan engine degreaser khusus untuk kotoran yang sulit dibersihkan.

Untuk memudahkan proses pembersihan, Anda bisa menyikatnya dengan sikat gigi halus. Hindari menggunakan alat pembersih seperti kawat untuk mencuci piring karena itu mampu merusak bagian sisi mobil.

Langkah selanjutnya bersihkan celah kecil mobil dengan menggunakan sikat khusus ban. Agar lebih maksimal, Anda bisa menyikat sambil mengaliri air, sehingga sela-sela yang terkena sabun bisa benar-benar bersih dan tak mengering sehingga menimbulkan flek.

Apabila tak memiliki kompresor angin, Anda bisa membersihkan sisa air yang terjebak di sela mesin dengan mendiamkan mobil dengan kap mesin terbuka.

Hal ini memiliki tujuan agar mobil benar-benar kering dan terhindar dari water spot atau kerak.

Jonfis Fandy Tinggalkan Honda Prospect Motor

Liputan6.com, Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku agen pemegang merek mobil Honda di Indonesia. Jonfis Fandy selaku Director Marketing and After Sales Services and IT HPM mengundurkan diri dari perusahaan.

Pria yang selama ini menjadi corong informasi terkait aktivitas HPM kepada media, resmi menanggalkan jabatannya per Senin (6 Agustus 2019) ini. Keputusan tersebut berbarengan dengan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) HPM yang digelar hari ini.

“Sehubungan dengan masa tugas Direksi, terhitung sejak Juli 2019, salah satu anggota Direksi Perusahaan, Bpk. Jonfis Fandy selaku Director in charge of Marketing and After Sales Services (3S: Sales, Spare Part and Services) and IT (Information Technology), telah mengajukan permohonan pengunduran diri kepada pemegang saham (shareholders) perusahaan atas kemauan sendiri,” tulis HPM dalam keterangan resminya, Senin (6/8/2019).

Honda pun langsung bergerak dan memecah jabatan yang selama ini dipegang Jonfis menjadi tiga divisi.

Pabrikan asal Jepang itu menunjuk Takayuki Uotani sebagai Product Planning and Sales & Marketing Director. Sebelumnya, Uotani menjabat sebagai Business and Product Planning Director.

2 dari 2 halaman

Pejabat Lain

Selanjutnya, Nobuyoshi Noda yang sebelumnya sebagai Finance and Accounting Director menjadi Finance and Accounting and IT (Information Technology Director).

Berikutnya, Yusak Billy ditunjuk sebagai Business Innovation and Sales & Marketing Director.

Untuk area After Sales Services, Direksi telah mengangkat seorang Deputy Director, Kenichi Tanaka yang bertanggung jawab pada area Customer First After Sales Operation.

“Dengan adanya perubahan anggota Direksi Perusahaan, kami berharap PT HPM dapat meningkatkan daya saing baik pada pasar domestik maupun internasional, agar selalu dapat memberikan pelayanan terbaik demi kepuasan pelanggan,” tutup HPM.

Dibanderol Rp100 Jutaan, Mobil Listrik Jaguar KW Punya Jarak Tempuh 310 Km

Liputan6.com, Shangrao – Meniru desain mobil terkenal dan mewah sering dilakukan oleh pabrikan Cina. Salah satunya adalah Hanteng Auto yang menjiplak desain Jaguar F-Pace. Hasilnya adalah mobil listrik Xingfu e +.

Lihat mukanya, mirip sekali dengan Jaguar F-Pace. Namun ia sepenuhnya bertenaga listrik. Unit dijual 59.800 yuan, setara Rp 120 jutaan. Yang menarik, Xingfu punya daya jelajah 310 km saat baterai terisi penuh.

Xingfu e +, nama ini mengacu pada ejaan Mandarin yang berarti kebahagiaan. Ditambah pengucapan e +, kesatuan nama punya makna keluarga bahagia. Makin “sumringah” pula dengan harga yang murah. Pemerintah Cina memberi subsidi bagi warganya yang membeli mobil hijau. Ditambah, infrastruktur (pengisian baterai) di sana makin masif. Teknologi elektrifikasi juga berkembang pesat. Wajar bila banderolnya bersaing.

Lantas seperti apakah kemampuan yang dimilikinya? SUV mungil ini disenjatai motor listrik bermagnet sinkron permanen. Daya maksimum yang dihasilkan 42kW (56 Tk) dan torsi puncak 180 Nm. Pabrikan mengklaim, mobil sanggup menjelajah 192 mil. Susunan baterai yang digunakan berjenis lithium dengan kapasitas 30,75 kWh.

Untuk mengecas baterai mobil listrik ini, diperlukan dua jam dari 0 hingga 100% dalam mode pengisian cepat. Dan 10 jam dalam mode pengisian lambat. Bergantung pada kapasitas stasiun pengisian.

2 dari 3 halaman

Tampilan

Xingfu e + bergaya Jaguar F-Pace (Chinapev)

Meski bertampang F-Pace, namun lekukan bodi Hanteng Xingfu e + lebih sederhana. Garis pinggang lurus menjalar ke sisi tubuh. Dimensinya pun lebih kecil. Ia punya panjang 3.721 mm, tinggi 1.658 mm, lebar 1.522 mm dan jarak sumbu roda 2.360 mm. Yang bikin mirip dengan mobil Inggris, ia menggunakan grille dot matrix pada desain muka depan. Kisi-kisi dibingkai dengan trim logam berwarna perak.

Lencana depan pakai elemen biru untuk menonjolkan identitasnya sebagai mobil listrik. Logo kucing khas Jaguar berganti menjadi kuda loncat, bukan jingkrak. Kemudian bumper depan juga dirancang dengan trim perak, untuk meningkatkan citra premium nan bergaya.

Ketika Anda menengok interior, Hanteng Xingfu e + mengadopsi desain dwi warna: hitam dan orange. Konsol tengah mengadopsi tata letak berbentuk T. Kontrol pusatnya seperti yang ada di Wuling Almaz, berukuran 10,4 inci. Sistem infotainment bisa terkoneksi dengan Baidu CarLife, human computer interaction dan Bluetooth. Tersisip pula fitur canggih seperti remote control, remote monitoring, vehicle positioning, electronic fence, vehicle burglar alarm, dan laporan kondisi mobil.

Sekadar info tambahan. Hanteng Auto didirikan pada November 2013. Perusahaan ini berlokasi di zona pengembangan ekonomi dan teknologi, Jiangxi Shangrao. Mereka banyak menghasilkan kendaraan bahan bakar fosil juga elektrik. Dan sebetulnya pabrikan juga berbagi platform serta teknologi bersama Zotye Auto. 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Gara-Gara Sepatu, Ferrari Tuntut Konsumennya

Liputan6.com, Jakarta – Seorang fashion designer ternama asal Jerman bernama Philipp Plein diminta oleh Ferrari untuk menghapus konten Instagram-nya. Hal ini terkait munculnya gambar mobil Ferrari 812 Superfast milik Philipp bersama dengan sepatu yang ia produksi pada salah satu unggahan di akun Instagram Philipp.

Philipp Plein yang memiliki 1,8 juta pengikut di Instagramnya seringkali mengunggah konten yang memamerkan kekayaan yang dimilikinya seperti mobil mewah, jet pribadi hingga model-model berbikini. 

Unggahan Instagram yang dipermasalahkan oleh Ferrari (@philippplein/Instagram)

Dilansir Carscoop.com terdapat dua alasan mengapa Ferrari menggugat Philipp. Pertama adalah penggunaan brand Ferrari sebagai promosi sepatu produksi Philipp tanpa ijin, yang kedua dan utama adalah perilaku Philipp yang tidak mencerminkan nilai dan merusak reputasi dari brand Ferrari. 

Meskipun Ferrari telah mengirimkan surat kepada Philipp tetapi hingga kini unggahan tersebut tidak dihapus dan masih dapat dilihat pada akun Instagram miliknya. Netizen pun banyak mendukung Philipp dalam kasus ini dikarenakan mobil yang ia gunakan adalah mobil miliknya sendiri

Penulis: Khema Aryaputra

2 dari 3 halaman

Pemilik Mobil Mewah Ferrari Mudik Pakai Supercar?

Ferrari 599 GTO (Foto: Roadandtrack)

Populasi mobil mewah bermerek Ferrari diperkirakan mencapai 500 unit di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Indraguna Sutowo selaku CEO Ferrari Jakarta.

Lantas, dari 500 unit tersebut adakah yang menggunakan supercar-nya untuk keperluan mudik ke kampung halaman? Indraguna Sutowo pun angkat bicara. 

“Kalau kita sih kalau punya mobil ya bebas mau diapain saja. Tapi selama ini sih belum ada (konsumen Ferrari Jakarta) yang mudik pakai Ferrari,” ungkap Indraguna di saat acara buka bersama Ferrari, kemarin (09/05/2019)

Meskipun tak digunakan mudik, mobil Ferrari yang ditinggal oleh konsumennya saat mudik perlu diperlakukan khusus. “Kalau yang model baru kan akinya ada colokan khusus untuk listrik. Nah itu harus dicolokin, untuk berjaga-jaga agar akinya tidak soak,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Momen Ketika Mbah Moen Pilih Naik Mobil Patwal Ketimbang Alphard

Liputan6.com, Jakarta – Kyai Haji Maimun Zubair atau Mbah Moen mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit An Noer, Makkah, Selasa, sekitar pukul 4.30 subuh waktu setempat atau usai melaksanakan salat subuh.

Kabar duka ini tentu mengejutkan karena dua hari sebelum meninggal dunia, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, itu masih sehat.

Terlepas dari berita duka tersebut, ternyata ada kejadian unik yang melibatkan mbah Moen. Hal itu terjadi saat menempuh perjalanan dari rumah dinas Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menuju Bandara Ahmad Yani, Semarang, Selasa (9/7/2019).

Dirinya mendadak enggan naik mobil pribadinya dan memilih menumpang mobil patroli dan pengawalan alias patwal polisi. Padahal sudah disiapkan mobil Toyota Alphard untuk dirinya.

Kala itu, ulama asal Rembang ini akan menghadiri kegiatan di Jakarta. Dari Rembang menuju Semarang, Mbah Maimoen dikawal Patwal Satlantas Polres Rembang.

Namun lantaran masih tersisa waktu lumayan lama sebelum penerbangan, Mbah Maimoen memutuskan transit terlebih dahulu ke rumah dinas Taj Yasin.

Sekitar pukul 16.15 WIB, Mbah Maimoen menuju Bandara Ahamd Yani. Meskipun sudah disiapkan mobil Toyota Alphard, tiba-tiba Mbah Maimoen enggan menaikinya.

Dia malah memilih naik mobil patwal polisi di kursi bagian depan. Mendadak hal itu membuat Aipda Wudi Sutrisno yang mengemudikan mobil patwal terkejut.

“Ya terkejutlah, tapi bercampur senang bisa mengemudikan mobil bersama tokoh Mbah Maimoen,” terang anggota Satlantas Polres Rembang itu, Selasa (9/7/2019), disitat dari Merdeka.com.

2 dari 2 halaman

Pesan Mbah Maimoen Pesan Mbah Maimoen

Wuri tidak menyangka Mbah Maimoen berkenan naik mobil patwal polisi. KAtena tidak sewajarnya tokoh-tokoh penting sekaliber Mbah Moen melakukan hal itu.

Mbah Maimoen selama perjalanan ke Bandara Ahmad Yani Semarang, sering mengingatkan untuk berhenti tiap kali lampu pengatur lalu lintas berwarna merah, ceritanya.

Karena Mabah Moen sudah sepuh, lanjutnya, mobil pelan-pelan melajunya.

Tiap kali melintas di lampu pengatur lalu lintas dan berwarna merah, beliau selalu meminta untuk berhenti, seperti pengguna jalan pada umumnya, katanya.

Wuri melanjutkan, Mbah Moen juga sempat berbincang dan meminta agar pihak kepolisian sering-sering menjalin silaturahmi dengan masyarakat.

Mbah Moen bilang polisi enggak seperti dulu, sekarang polisi sudah berbaur. Beliau berpesan yang penting sering silaturahmi sama masyarakat, lajutnya.

Mobil patwal yang membawa Mbah Moen akhirnya tiba di Bandara Ahmad Yani Semarang pukul 17.00 WIB, lebih sedikit. Mereka yang ada di dalam mobil patwal itu ada Aipda Wuri Sutristiyono, Brigadir Dwi Santoso, dan ajudan mbah maimoen, Jibril mendapatkan beragam inspirasi positif dari sosok Mbah Maimoen.

Toyota Eco Youth Ajak Generasi Milenial Peduli Lingkungan

Liputan6.com, Jakarta – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT Toyota Astra Motor (TAM), meneruskan kegiatan corporate social responsibility (CSR) di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Kegiatan tersebut diadakan melalu penghargaan Toyota Eco Youth (TEY) ke-11.

Bertemakan ecosociopreneur yang berlokasi di Kemang Village, Jakarta, turut dihadir oleh pelaksana Tugas (PLT), Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (RI), Didik Suhardi, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BP2SDM) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Helmi Basalamah.

Selain itu, dihadiri juga oleh Wakil Presiden Direktur PT TMMIN, Edward Otto Kanter, Direktur Administration, Corporate, & External Affairs PT TMMIN, Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT TAM Henry Tanoto, dan Direktur Finance & Administration PT TAM, Darmawan Widjaja.

“Kami sangat mengapresiasi semangat kepedulian lingkungan yang dituangkan para pelajar dalam berbagai program bertemakan ecosociopreuner,” ujar Edward Otto Kanter, di sela-sela TEY Awarding ke-11, di Kemang Village, Selasa (6/8/2019).

Sementara itu, Wakil Presiden Direktur PT TAM, Henry Tanoto, menyebutkan bahwa Toyota tidak hanya fokus pada pengembangan bisnis melalui produk, teknologi, dan peningkatan layanan purna jual saja, namun juga mempunyai komitmen untuk turut berkontribusi demi terciptanya masyarakat dan lingkungan yang lebih baik.

“Melalui program Toyota Eco Youth, diharapkan dapat menjadi salah satu medium untuk semakin meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, dalam pentingnya upaya pelestarian lingkungan,” tegas Henry.

2 dari 3 halaman

Daftar Pemenang

Dalam ajang penghargaan TEY Awarding Ke-11 ini, terdapat dua kategori dalam penilaian proyek proposal diantaranya science dan social.

Pada kategori science, juara 1 berhasil diraih oleh SMAN 5 Yogyakarta yang mengangkat tema pemanfaatan ekstrak daun pepaya dan abu kayu sebagai pestisida hama ulat kubis, Juara 2 diperoleh SMK Texar Karawang dengan tema alat pengurai kemacetan, dan Juara 3 diraih oleh SMAN 3 Merauke bertema hydrovolot recycle limbah domestik menjadi energi listrik 900 watt dan sebagai Water Netralisir.

Dalam kategori Social, Juara 1 sukses dicapai oleh SMAN 2 Semarapura (Bali) yang mengangkat tema Film Pendek Komedi Pemilihan Sampah (Filadipisah) Strategi Jitu Menggugah Kesadaran Masyarakat untuk Memilih Sampah Skala Rumah Tangga. Juara 2 diraih oleh SMAN 19 Bandung dengan tema Udunan Sampah, serta Juara 3 diperoleh SMAN 1 Ambon bertema Penerapan Budaya Kalesang Kintal dan Kewang Upaya Pembangunan Karakter Siswa di Lingkungan Sekolah.

Terakhir, pemenang Best of Best TEY Awarding Ke-11 disabet oleh SMAN 5 Yogyakarta, yang juga akan menerima hadiah berupa perjalanan Eco Trip ke Jepang.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Detik-Detik Tabrakan yang Melibatkan Belasan Mobil Mewah

Liputan6.com, Jakarta – Seorang pengendara menyebabkan kekacauan di Chelsea, London, Inggris, setelah kehilangan kendali atas mobilnya dan menabrak deretan mobil yang tengah terparkir di pinggir jalan.

Seperti dilansir Autoevolution, Selasa (6/8/2019), kecelakaan ini melibatkan 11 mobil dengan kerusakan beragam. Beberapa di antaranya rusak parah dan ada pula yang rusak total.

Kecelakaan ini juga menyebabkan kerugian mulai dari $ 607.000 (Rp 8,6 miliar) hingga $ 1.2 juta (Rp 17,1 miliar), karena semua mobil yang terlibat dalam tabrakan adalah kendaraan mewah.

Tertangkap kamera pengintai, terlihat pengendara Audi Q7 kehilangan kendali dan menabrak deretan mobil yang tengah terparkir saat sedang mengejar mobil Porsche.

Di antara 11 mobil yang rusak, terdapat McLaren, Porsche Cayenne , Bentley Bentayga, Porsche 911, dua Audi Q7, dan Porsche lainnya.

Beruntung tak ada pejalan kaki dan penumpang di dalam mobil yang diparkir karena kecelakaan memiliki dampak sangat kuat, bahkan salah satu kendaraan tertancap di pagar besi.

Penduduk sekitar, Haider mengatakan dirinya segera keluar setelah mendengar suara keras seperti ledakan. Terlihat pengemudi Audi dengan darah di kepalanya.

2 dari 3 halaman

Terekam CCTV

“Sopir keluar. Ada darah keluar dari kepalanya dan dia mulai mengatakan dia dikejar. Memiliki CCTV, kami tahu itu bohong,” kata Haider.

Tersangka lalu mengatakan dirinya tengah mengejar seseorang yang menabrak mobil miliknya sebelum terlibat kecelakaan. Sampai saat ini, tersangka masih dirawat di rumah sakit karena cedera kepala serius.

3 dari 3 halaman

Saksikan Videonya di Bawah Ini

Beredar Kabar Perluasan Ganjil Genap Sudah Berlaku, Dishub: Itu Hoaks

Liputan6.com, Jakarta – Beredar luas informasi terkait perluasan ganjil genap di media sosial dan pesan elektronik berantai. Dalam pengumuman tersebut, sudah tertera dengan jelas tambahan wilayah dan juga sosialisasi yang sudah berlangsung 5 sampai 30 Agustus 2019, dan mulai resmi diberlakukan mulai 2 September 2019.

Menanggapi hal tersebut, Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, hingga saat ini Pemprov DKI Jakarta belum mengumumkan perluasan ganjil genap di wilayah DKI Jakarta.

“Kami dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta sampai saat ini masih terus melakukan analisis terhadap berbagai alternatif yang ada untuk dilakukan implementasi perluasan ganjil genap,” jelas Syafrin seperti dilansir dari Instagram resmi Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Selasa (6/8/2019).

Lanjutnya, diharapkan dalam pekan ini, analisis terkait perluasan ganjil genap ini bisa selesai. Kemudian, hasil tersebut baru diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, untuk kemudian dilakukan penetapan atau resmi diberlakukan.

2 dari 3 halaman

Tunggu Pengumuman Resmi

“Selanjutnya, akan ada pengumuman resmi dari pemerintah alternatif mana yang digunakan untuk terkait perluasan ganjil genap. Kemudian tahap selanjutnya pelaksanaan sosialisasi, uji coba, evaluasi hasil uji coba, legal aspek, dan implementasi, serta pemasangan fasilitas keamanan sesuai peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Jadi, diharapkan masyarakat DKI Jakarta, menunggu hasil resmi pengumuman dan tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar yang belum diketahui kebenarannya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Videonya di Bawah Ini

Pegangan Tangan, Empat Pemuda Jatuh Saat Freestyle

Liputan6.com, Jakarta – Membutuhkan keberanian tinggi dengan skill mumpuni aksi freestyle tak bisa dilakukan semua pengendara motor. Meski demikian, tak sedikit pengendara nekat mencoba aksi ini.

Hal ini dikarenakan aksi freestyle sering kali menjadi tontonan dan mampu memberikan decak kagum serta menghipnotis siapapun yang melihatnya.

Namun jika skill Anda hanya modal nekat dan ingin terlihat keren semata, bukan pujian yang didapat, melainkan nasib sial dan malu.

Seperti halnya aksi nekat empat anak muda ini. Memiliki niat untuk bergaya, nasib sial dan malu justru yang didapat karena pengendara kehilangan kendali saat mencoba freestyle.

Seperti dilansir akun Instagram @dramaojol.id, Selasa (6/8/2019), terlihat sebuah video memperlihat dua motor di depan mencoba melakukan freestyle.

Saat pengendara mengangkat ban depan, penumpang di belakang saling meraih tangan layaknya orang bergandengan tangan. Namun, bukan aksi freestyle yang didapat, karena kedua pengendara kehilangan kendali dan terjatuh.

2 dari 2 halaman

Saksikan Videonya di Bawah Ini

Ganjil Genap Diperluas, Dishub: Sepeda Motor Masih Tahap Pengkajian

Liputan6.com, Jakarta – Sebagai tindak lanjut terkait Intruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara, Pemerintah provinsi DKI Jakarta segera memperluas penerapan sistem ganjil genap pelat nomor kendaraan.

Namun, untuk sepeda motor sendiri masih dalam tahap pengkajian.

“Masih dalam pengkajian. Nanti akan kami sampaikan detailnya pada saat konpers (konferensi pers) Jumat ya,” kata Syafrin saat dihubungi, Selasa (6/8/2019) pagi, seperti dilansir News Liputan6.com.

Hingga saat ini, dia menyebut analisis perluasan rute belum selesai. Meski demikian, ada bocoran tipe jalan mana saja yang akan diterapkan sistem ganjil-genap.

Pertama, ganjil genap akan diterapkan pada ruas jalan pada saat waktu sibuk, kecepatan rata-rata kendaraan di bawah 30 km per jam.

2 dari 3 halaman

Tunggu informasi resmi

Kedua, di jaringan jalan tersebut sudah ada angkutan umum massal yang melayani masyarakat, seperti MRT, LRT, Transjakarta, dan Jak Lingko.

“Yang sudah ada transportasi umum ya,” ucap Syafrin.

Saat ini, informasi yang beredar mengenai rute-rute perluasan ganjil-genap menurut Syafrin belum ada dan belum diumumkan kepada publik.

“Belum ya, nanti,” tandas dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Deretan Obat Ganteng Terbaru untuk Yamaha Lexi

Liputan6.com, Jakarta – Bagi pemilik salah satu skuter matik (skutik) andalan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Yamaha Lexi yang merasa kurang dengan penampilan sepeda motornya pasti bakal melakukan modifikasi. Biasanya, yang paling sederhana adalah dengan penambahan aksesori agar tampilan sepeda motor kesayangannya lebih bergaya.

Memfasilitasi konsumennya tersebut, pabrikan berlambang garpu tala ini kembali menyediakan aksesori terbaru untuk Yamaha Lexi, yaitu cover front fork.

Selain membuat tampilan Yamaha Lexi semakin keren, juga bisa berfungsi untuk melindungi front fork dari batu dan kerikil.

“Kami terus melengkapi aksesoris Lexi untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Mereka ingin tampilan Lexi berbeda dan memanfaatkan fungsi aksesorinya. Misalnya yang kami perkenalkan baru-baru ini yaitu cover front fork,” papar Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing PT YIMM, dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com, Selasa (6/8/2019).

Line-up aksesori Yamaha Lexi:

1) Cover Front Fork

Harga : Rp45 ribu

Material : PA (Polyamide), (Nylon)

Fungsinya untuk melindungi front fork dan membuat tampilan menjadi lebih kokoh.

 

2) Low Down Seat

Harga : Rp240 ribu

Material : kulit sintetis

Aksesori terbaru ini membuat jarak pijak kaki pengendara ke tanah lebih rendah 3 cm (berdasarkan pengukuran langsung dengan model dengan tinggi badan 159 cm). Konsep aksesoris ini plug and play yang artinya dapat langsung dipasang tanpa harus dimodifikasi.

2 dari 3 halaman

Line-up aksesori Yamaha Lexi

3) Yamaha 30 L Top Box with Kit Case Support

Harga : Rp 980.000

Capacity: 30 L

Dirancang dengan ukuran yang sesuai untuk penggunaan di dalam maupun luar kota (compact design). Dapat menyimpan berbagai perlengkapan motor seperti helm full face, jaket, jas hujan, dan sebagainya. Serta dilengkapi juga dengan baseplate tombol pembuka.

 

4) Rear Carrier Shad

Harga : Rp 395.000

Untuk konsumen yang membutuhkan kapasitas ekstra untuk penyimpanan yang inline dengan Yamaha 30 L Top Box with Kit Case Support, Yamaha merancang bracket top box khusus untuk unit Lexi dengan posisi di bagian belakang yang tetap nyaman karena tidak mengganggu posisi duduk penumpang.

 

5) Bracket Backrest Shad

Harga : Rp 390.000

Back Rest Shad

Harga : Rp 450.000

Kenyamanan merupakan hal yang penting saat berkendara, tak hanya untuk pengemudi tapi Yamaha juga memperhatikan kenyamanan untuk penumpang. Tersedia aksesoris back rest yang berfungsi untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi penumpang.

Desainnya terintegrasi tanpa harus melepas handle pegangan untuk penumpang. Bahannya berkualitas tinggi yang inline dengan kursi standar. Memiliki bracket yang mudah diaplikasikan pada unit motor Lexi dengan kontruksi material bracket yang kuat untuk menahan beban penumpang.

6) USB Charger Kit

Harga : Rp.110.000

Memiliki output yang stabil dengan kapasitas 2 ampere, dilengkapi dengan LED Light Indicator. Charging port yang memberi kemudahan agar dapat melihat posisi port USB dengan jelas dalam keadaan gelap.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tak Hanya Jakarta, Berikut Kota di Dunia yang Terapkan Sistem Ganjil Genap

Liputan6.com, Jakarta – Pada Kamis (1 Agustus 2019) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 untuk mengatasi permasalahan polusi udara yang terjadi di Ibu Kota.

Langkah ini diambil setelah Jakarta sempat mendapat perhatian karena menjadi kota besar nomor satu paling berpolusi di dunia berdasarkan data AirVisual.

Salah satu isi Ingub adalah seputar perluasan ganjil genap di beberapa kawasan Jakarta. Sistem pembatasan kendaraan berdasarkan pelat nomor ganjil genap ini dianggap efektif untuk mengurangi polusi.

Namun ternyata tak hanya Jakarta, beberapa kota di dunia juga sudah terlebih dulu menerapkan sistem ini sebagai upaya untuk mengurangi polusi.

Dilansir Spinny.com, berikut daftar kota dunia yang pernah menerapkan pembatasaan kendaraan dengan aturan ganjil genap:

1. Paris, Prancis

Pada 17 Maret 2014, pembatasan kendaraan berdasarkan pelat nomor dilakukan oleh Ibu Kota Prancis ini. Mobil dengan nomor genap dilarang untuk masuk ke kota mulai pukul 05.30 pagi hingga tengah malam.

Pemerintah juga menggratiskan transportasi publik untuk menarik perhatian masyarakat. 

2 dari 4 halaman

2. Beijing, Cina

Suasana lalu lintas sebuah jalan yang diselimuti kabut asap tebal di Beijing, China (14/11). Pihak berwenang mengeluarkan peringatan kuning untuk polusi udara buruk pada hari Rabu. (AP Photo/Andy Wong)

Beijing merupakan salah satu kota dengan permasalahan polusi yang cukup akut. Pada 2008, dalam rangka menyambut Olimpiade, kota ini menerapkan peraturan terkait pelat nomor mobil untuk mengurangi polusi.

Meskipun tidak sepenuhnya ganjil genap, Beijing menerapkan pembatasan nomor yang bisa masuk ke kota seperti akhiran 4 dan 9 untuk hari Senin lalu 5 dan 0 untuk Selasa.

3 dari 4 halaman

3. Mexico City, Meksico

Ilustrasi Meksiko (iStockphoto)

Pada 1989, Mexico City menerapkan peraturan ganjil genap yang disebut dengan kebijakan Hoy no Circula.

Sehari dalam seminggu dari pukul 5 hingga 10 pagi mobil dibatasi untuk masuk berdasarkan plat nomor ganjil atau genap.

Sayangnya, masyarakat mengakali peraturan ini dengan membeli kendaraan dengan nomor plat yang tidak ia miliki sehingga peraturan ini menjadi tidak efektif.

4 dari 4 halaman

4. Bogota, Kolombia

Bogota menjalankan kebijakan yang disebut dengan Pico y Placa yaitu pembatasan pelat nomor yang bisa masuk ke kota.

Tidak sepenuhnya ganjil genap, peraturan diterapkan dengan membatasi misalkan nomor berakhiran 5,6,7,8 untuk hari Senin dan 9,0,1,2 untuk hari Selasa dan seterusnya yang berlaku di hari  kerja.

Penulis: Khema