Bernilai Rp 3,5 Miliar, Apa Hebatnya Motor Tua yang Satu Ini?

Liputan6.com, Paris – MV Agusta berencana untuk melelang sekitar 90 sepeda motor mereka di Prancis pada 9 Februari 2019 mendatang . Semua unit yang dilelang merupakan produk koleksi dan prototype

Mengutip dari Artcurial.com, harga produk tertinggi diperkirakan bisa mencapai EUR220.000, sekitar Rp3,5 miliaran. Angka tersebut adalah milik MV Agusta 750 Prototype Turbo (EUR1 = Rp15.844).

Motor keluaran tahun 1975 ini adalah prototype atau purwarupa yang dibuat sebelum versi produksi massalnya. Seperti namanya, motor klasik ini dibekali turbocharger dengan 2 turbin.

Komponen lainnya juga terbilang istimewa. Blok silindernya terbuat dari bahan aluminium. Mesinnya berkapasitas total 830 cc dari 4-silinder inline. Istimewanya lagi, dapur pacu ini menggunakan pelapisan plasma layaknya roket untuk menghilangkan panas.

Karena masih purwarupa, body aluminium MV Agusta 750 Prototype Turbo masih belum dilapisi cat sama sekali. Instrumen panelnya pun masih tampak klasik dengan beberapa indikator analog.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sayangnya, sudah ada beberapa bagian yang tampak lusuh, seperti mesin, jok, leher knalpot, dan sasis. Karena berusia 44 tahun, ban MV Agusta 750 Prototype Turbo tentunya juga sudah tak layak pakai.

Selain itu, MV Agusta 750 Prototype Turbo tentu tak bisa digunakan ke jalan raya lantaran kondisinya dan tidak memiliki kelengkapan berkendara. Motor ini tentu hanya akan menjadi koleksi dan harganya terus meningkat.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Sudah Banyak Bocoran, SUV Baru DFSK Mengaspal Sebelum IIMS 2019?

Liputan6.com, Jakarta – DFSK Indonesia sepertinya tidak akan berdiam terlalu lama, setelah kehadiran SUV baru dari pesaing satu negaranya, Wuling Almaz. Pasalnya, pabrikan asal Cina ini, juga berencana untuk menghadirkan SUV baru, sebagai ‘adik’ dari Glory 580.

Sebelumnya, bocoran dari model yang diperkirakan bakal bernama DFSK Glory 560 sudah banyak beredar di dunia maya. Meskipun masih tertutup kamuflase, namun penampakan wajah depan model anyar ini sudah terlihat jelas, dengan adanya perbedaan desain grille dari Glory 580, letak logo, bumper, kap mesin, dan juga desain lampu.

Untuk desain grille, calon SUV baru DFSK ini memiliki garis besar dengan logo DFSK di bagian tengah, serta headlamp yang sudah LED dengan foglamp yang juga memiliki desain baru. Terakhir, terdapat tambahan bodi berkelir hitam, yang semakin mempertegas kesan tangguh dari SUV baru DFSK tersebut.

Lalu, kapan model baru yang siap menantang Wuling Almaz ini mengaspal di Tanah Air?

“Jadi, tahun ini DFSK berencana meluncurkan SUV baru. Semoga bisa direalisasikan di semester pertama ini untuk produk barunya,” jelas Arviane D.B, PR Digital Manager & Marketing DFSK saat berbincang dengan Liputan6.com, melalu pesan elektroniknya, Kamis (7/1/2019).

Namun, wanita yang akrab disapa Ane ini belum menjelaskan secara detail, terkait kapan waktu peluncuran SUV barunya tersebut. Tapi, kemungkinan besar, SUV baru ini bakal hadir di Tanah Air sebelum gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Spesifikasi Dongfeng S560 (ist)

Untuk diketahui, SUV baru DFSK ini kemungkinan besar bakal menggunakan platform yang sama dengan Dongfeng Fengguang S560. Mobil berkapasitas tujuh penumpang ini, diluncurkan pada November 2017.

Berbicara dimensi, mobil ini bakal lebih ramping dari Glory 580, dengan panjang 4.515 mm, lebar 1.815 mm, dan tinggi 1.735 mm. Fascia keduanya juga memiliki guratan yang mirip. Namun bentuk buritan dan lampu belakang sipit, seperti terinspirasi dari Range Rover Sport. Mungkin desain ini dilekatkan biar mobil punya cita rasa premium.

Fengguang S560 menawarkan dasbor yang elegan. Mirip seperti kakaknya, Glory 580. Tapi ia pakai head unit floating monitor, jok kulit, atap panoramic sunroof yang besar, dashcam, kamera 360 derajat, cruise control, dan juga VSC. Yang bikin makin keren, rem parkir pakai model elektronik. Jadi Anda tinggal menyentuh tombol saja.

Sedangkan jantung penggeraknya, mobil ini dipersenjatai dua pilihan mesin, yaittu mesin bensin, 1,5 liter turbo dan 1,8 liter naturally aspirated. Jantung mekanis turbo memberi tenaga 150 Tk dengan torsi maksimum 220 Nm. Sedangkan engine 1,8 liter menyuplai daya 139 Tk dan torsi 187 Nm. Kedua mesin, sama seperti yang dimiliki Glory 580.

Meskipun memiliki spesifikasi yang cukup keren, namun pertimbangan harga tetap penting untuk pasar Indonesia. Jika melihat harga Glory 580 paling murah Rp 245 jutaan, SUV baru ini harusnya bisa dibanderol tidak lebih dari Rp 235 jutaan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

All New BMW X4 Resmi Meluncur, Berapa Harganya?

Liputan6.com, Jakarta – All new BMW X4 resmi diluncurkan oleh BMW Group Indonesia pada hari ini (7/2/2019). Kendaraan yang termasuk dalam kategori SAV (Sport Activity Vehicle) tersebut dibanderol Rp 1.459.000.000 berstatus off the road.

Bertempat di Museum MACAN (The Museum Of Modern and Contemporary Art in Nusantara), acara tersebut turut dihadiri oleh President Director of BMW Group Indonesia yaitu Ramesh Divyanathan, Vice President of Corporate Communications BMW Group Indonesia yaitu Jodie O’tania, Vice President of Sales BMW Indonesia yaitu Bayu Riyanto, serta Director of Museum Macan yaitu Aaron Seeto.

Pada kesempatan tersebut, President Director BMW Group Indonesia mengatakan bahwa All-new BMW X4 hadir sebagai pelopor di segmen kendaraan premium Sports Activity Coupe ukuran menengah.

“Lebih dari 200.000 unit BMW X4 generasi pertama laris terjual secara global dalam kurun waktu hanya empat tahun. Salah satu alasan untuk popularitasnya yang luar biasa adalah sama seperti semua model BMW X sebelumnya, BMW X4 merupakan trendsetter,” ujar Ramesh.

“BMW adalah pelopor yang menggabungkan perpaduan karakteristik antara fitur sebuah BMW X dengan keanggunan Coupe,” sambung Ramesh.

Tampil dengan desain eksterior yang lebih sporty, X4 terbaru ini sukses menunjukkan jati dirinya sebagai BMW X yang lebih dinamis dan maskulin.

“Siluet dinamis, tampilan sporty, serta performa tangguh menjadikan all new BMW X4 sebagai pilihan ideal bagi seluruh penggemar Sports Activity Coupe di Indonesia,” tambah Ramesh.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Untuk pasar Indonesia, mobil ini hanya hadir dengan 1 pilihan varian saja, yaitu BMW X4 xDrive30i M Sport X. Varian tersebut hadir dengan mesin berkapasitas 2.0 liter empat silinder yang mampu memuntahkan tenaga hingga 252 Tk dan torsi 350 Nm.

Tenaga tersebut akan disalurkan ke sistem penggerak all-wheel drive xDrive melalui sistem transmisi steptronic delapan percepatan. Dengan perpaduan drivetrain tersebut, all new BMW X4 mampu melesat hingga 240 km/jam.

Mobil ini dikatakan juga akan memiliki sistem suspensi M Sport dengan Vertical Dynamic Control dan Variable Sport Steering sebagai varian standarnya. Untuk mode pengendaraannya, X4 terbaru ini memiliki 3 mode berkendara yaitu ECO Pro, Comfort, dan Sport.

Bagian dalam mobil ini juga akan memiliki sentuhan sporty dengan beragam fitur serta sistem infotainment yang modern dan terkini.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Daftar Harga Ban Motor FDR per Februari 2019

Liputan6.com, Jakarta – Kondisi ban tak bisa disepelekan. Maklum ban merupakan bagian motor yang menyentuh langsung ke jalan. Salah sedikit bisa bikin pengendara celaka.

Kalau ban motor sudah botak, atau ada retak di dinding ban, kondisi ini harus segera diatasi. Caranya dengan mengganti ban yang baru. 

Supaya Anda tidak kesulitan dalam mempersiapkan dana, berikut daftar harga sejumlah ban motor FDR per Februari 2019 dikutip dari Otosia.com:

Ban FDR Tubeless

Ukuran

Pattern

Harga Ban FDR

80/80 – 14

TL

GENZI

Rp185.000

90/80 – 14

TL

GENZI

Rp221.000

100/80 – 14

TL

GENZI

Rp262.000

80/80 – 17

TL

GENZI

Rp219.000

90/80 – 17

TL

GENZI

Rp279.000

100/80 – 17

TL

GENZI

Rp331.000

100/70 – 18

TL

GENZI

Rp449.000

120/70 – 18

TL

GENZI

Rp575.000

80/80 – 14

TL

GENZI PRO

Rp185.000

90/80 – 14

TL

GENZI PRO

Rp221.000

100/80 – 14

TL

GENZI PRO

Rp262.000

70/80 – 17

TL

GENZI PRO

Rp186.000

80/80 – 17

TL

GENZI PRO

Rp219.000

90/80 – 17

TL

GENZI PRO

Rp279.000

100/80 – 17

TL

GENZI PRO

Rp331.000

120/80 – 17

TL

GENZI PRO

Rp429.000

80/90 – 14

TL

FACIO

Rp193.000

90/90 – 14

TL

FACIO

Rp226.000

80/90 – 14

TL

FACIO EST

Rp215.000

90/90 – 14

TL

FACIO EST

Rp254.000

80/90-14

TL

FLEMINO

Rp191.000

90/90-14

TL

FLEMINO

Rp223.000

80/80 – 14

TL

SPORT XR EVO

Rp193.000

90/80 – 14

TL

SPORT XR EVO

Rp230.000

100/80 – 14

TL

SPORT XR EVO

Rp276.000

110/80 – 14

TL

SPORT XR EVO

Rp314.000

120/70 – 14

TL

SPORT XR EVO

Rp344.000

140/70 – 14

TL

SPORT XR EVO

Rp435.000

80/80 – 17

TL

SPORT XR EVO

Rp234.000

90/80 – 17

TL

SPORT XR EVO

Rp294.000

100/80 – 17

TL

SPORT XR EVO

Rp366.000

110/70 – 17

TL

SPORT XR EVO

Rp416.000

120/70 – 17

TL

SPORT XR EVO

Rp445.000

130/70 – 17

TL

SPORT XR EVO

Rp538.000

100/80 – 18

TL

SPORT XR EVO

Rp437.000

120/80 – 18

TL

SPORT XR EVO

Rp549.000

80/80 – 14

TL

SPORT XR EVO EST

Rp200.000

90/80 – 14

TL

SPORT XR EVO EST

Rp237.000

90/80 – 18

TL

SPORT XT

Rp374.000

110/80 – 18

TL

SPORT XT

Rp514.000

80/80 – 14

TL

SPORT ZEVO

Rp190.000

90/80 – 14

TL

SPORT ZEVO

Rp227.000

120/70 – 12

TL

SPORT ZEVO

Rp284.000

130/70 – 12

TL

SPORT ZEVO

Rp324.000

120/70 – 13

TL

SPORT ZEVO

Rp295.000

140/60 – 13

TL

SPORT ZEVO

Rp375.000

100/90 – 12

TL

CITYGO

Rp200.000

110/90 – 12

TL

CITYGO

Rp235.000

80/80 – 17

TL

BLAZE

Rp236.000

90/80 – 17

TL

BLAZE

Rp297.000

100/70 – 17

TL

BLAZE

Rp407.000

110/70 – 17

TL

BLAZE

Rp453.000

120/70 – 17

TL

BLAZE

Rp502.000

130/70 – 17

TL

BLAZE

Rp573.000

110/70 – 17

TL

MAXTREME

Rp378.000

130/70 – 17

TL

MAXTREME

Rp503.000

90/80 – 14

TL

SPORT XR

Rp304.000

90/80 – 14

TL

SPORT MP 27

Rp304.000

90/80 – 14

TL

SPORT MP 76

Rp304.000

90/80 – 17

TL

SPORT XR

Rp391.000

90/80 – 17

TL

SPORT XT-R

Rp391.000

90/80 – 17

TL

SPORT MP-27

Rp391.000

90/80 – 17

TL

SPORT MP-57

Rp391.000

90/80 – 17

TL

SPORT MP-76

Rp391.000

90/80 – 17

TL

SPORT FR 75

Rp450.000

100/70 – 17

TL

SPORT FR 75

Rp514.000

120/70 – 17

TL

SPORT FR 75

Rp706.000

90/80 – 17

TL

SPORT MP-96

Rp391.000

100/70 – 17

TL

SPORT XR

Rp460.000

120/70 – 17

TL

SPORT XR

 
2 dari 3 halaman

Ban FDR Tube

Ukuran

Pattern

Harga Ban FDR

70/90 – 14

TT

FLEMMO

Rp132.000

80/90 – 14

TT

FLEMMO

Rp155.000

90/90 – 14

TT

FLEMMO

Rp191.000

60/100 – 17

TT

FLEMMO

Rp130.000

70/90 – 17

TT

FLEMMO

Rp154.000

80/90 – 17

TT

FLEMMO

Rp195.000

90/80 – 17

TT

FLEMMO

Rp236.000

80/90 – 18

TT

FLEMMO

Rp232.000

90/90 – 18

TT

FLEMMO

Rp268.000

70/90 – 14

TT

FLEMMO PRO

Rp132.000

80/90 – 14

TT

FLEMMO PRO

Rp155.000

90/90 – 14

TT

FLEMMO PRO

Rp191.000

60/90 – 17

TT

FLEMMO PRO

Rp130.000

70/90 – 17

TT

FLEMMO PRO

Rp154.000

80/90 – 17

TT

FLEMMO PRO

Rp195.000

90/80 – 17

TT

FLEMMO PRO

Rp236.000

60/80 – 17

TT

GENZI PRO

Rp149.000

60/80 – 17

TT

GENZI

Rp149.000

70/80 – 17

TT

GENZI

Rp158.000

70/90 – 14

TT

CITYFORCE

Rp129.000

80/90 – 14

TT

CITYFORCE

Rp153.000

90/90 – 14

TT

CITYFORCE

Rp188.000

70/90 – 17

TT

CITYFORCE

Rp152.000

80/90 – 17

TT

CITYFORCE

Rp193.000

2.75 – 18

TT

CITYPOWER

Rp209.000

3.00 – 18

TT

CITYPOWER

Rp249.000

100/90 – 18

TT

CITYPOWER

Rp310.000

2.50 – 17

TT

COSSAPRO

Rp160.000

2.75 – 17

TT

COSSAPRO

Rp199.000

3.00 – 17

TT

COSSAPRO

Rp237.000

2.25 – 17

TT

CITYPRO

Rp128.000

2.50 – 17

TT

CITYPRO

Rp148.000

2.75 – 17

TT

CITYPRO

Rp191.000

70/90 – 17

TT

RAVEN

Rp152.000

80/90 – 17

TT

RAVEN

Rp193.000

90/80 – 17

TT

RAVEN

Rp234.000

70/90 – 14

TT

DOZER

Rp155.000

80/90 – 14

TT

DOZER

Rp180.000

90/90 – 14

TT

DOZER

Rp211.000

70/90 – 17

TT

DOZER

Rp171.000

80/90 – 17

TT

DOZER

Rp208.000

90/80 – 17

TT

DOZER

Rp246.000

70/90 – 14

TT

SPARTAX

Rp132.000

80/90 – 14

TT

SPARTAX

Rp155.000

90/90 – 14

TT

SPARTAX

Rp191.000

60/90 – 17

TT

SPARTAX

Rp130.000

70/90 – 17

TT

SPARTAX

Rp154.000

80/90 – 17

TT

SPARTAX

Rp195.000

90/80 – 17

TT

SPARTAX

Rp236.000

60/80 – 17

TT

DRAVO

Rp149.000

70/80 – 17

TT

DRAVO

Rp158.000

80/80 – 17

TT

DRAVO

Rp205.000

90/80 – 17

TT

DRAVO

Rp243.000

100/80 – 17

TT

DRAVO

Rp277.000

50/90 – 17

TT

DRAX

Rp140.000

60/100 – 17

TT

DRAX Slick

Rp304.000

Ban FDR Dalam

Ukuran

Harga Ban FDR

2.00-50/90-60/80 – 17

Rp30.000

2.25 – 17 60/90 . 70/80 – 17

Rp31.000

2.25 / 2.50 – 17

Rp32.000

2.50/2. 75 – 17

Rp34.000

2. 75 – 17

Rp36.000

2.75/3.00-80/90-90/80-17

Rp37.000

3.00 / 3.25 – 17

Rp38.000

2.50 / 2.75 – 18

Rp34.000

3.00 / 3.25 – 18

Rp39.500

2.50 / 2.75 – 14

Rp29.000

2. 75 / 3.00 – 14

Rp32.000

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Top3: Lambretta Masuk Indonesia dan Pengalaman Kendarai Honda PCX Listrik

Liputan6.com, Jakarta Pecinta skuter klasik pasti tidak akan melupakan nama Lambretta. Namun boleh di-up date, motor itu masih ada sampai sekerang dan kabarnya akan segera masuk ke Indonesia. Ringkasan berita populer ada di sini:

1. Lambretta Bersiap Masuk Indonesia, Ini Buktinya

Nama merek motor Lambretta pasti sudah tak asing lagi bagi penggemar motor klasik. Pabrikan otomotif asal Italia tersebut kabarnya siap memasuki pasar Indonesia.

Hal itu dibuktikan dengan hadirnya akun Instagram @lambrettaid. Terlihat setiap unggahan foto dalam akun tersebut terdapat hashtag #lambrettaindonesia. Selengkapnya ada di sini.

2. Valentino Rossi Komentari Motor Baru Yamaha Indonesia

Yamaha Indonesia resmi meluncurkan motor sport terbarunya, Yamaha MT-15. Telah cukup lama menarik perhatian karena menjadi perbincangan pecinta otomotif Tanah Air, naked bike tersebut akhirnya resmi dijual.

Dinilai mampu menjadi pelengkap keluarga MT Series di Indonesia, Yamaha MT-15 secara resmi diluncurkan ke publik bersamaan dengan hadirnya dua pembalap MotoGP andalan Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, Senin (4/2). Selengkapnya ada di sini.

2 dari 3 halaman

3. Kesan Pertama Tunggangi Honda PCX Listrik

PT Astra Honda Motor (AHM) resmi menghadirkan Honda PCX listrik. Menjadi kendaraan ramah lingkungan, motor pabrikan Jepang tersebut sepenuhnya bertenaga listrik alias tidak menggunakan mesin konvensional.

Baru-baru ini, Liputan6.com mendapat kesempatan mencoba Honda PCX listrik di kawasan Kemayoran, Jakarta. Selengkapnya ada di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Suzuki Kembali Bikin Kejutan, Model Legendaris Bakal Bangkit Lagi

Liputan6.com, Jakarta – Suzuki Global jelang akhir tahun lalu sempat menggegerkan publik dengan mengumumkan rencana untuk menghidupkan kembali salah satu model legendaris mereka, Suzuki GSX-S1000 Katana.

Rupanya, Suzuki Global lagi-lagi memiliki rencana untuk menghidupkan kembali salah satu motor legendarisnya di segmen adventure, yaitu Suzuki DR 800S Big.

Rencananya, Suzuki DR Big terbaru akan dirilis pada tahun 2020 mendatang. Mengutip dari Rideapart.com, basisnya kemungkinan diambil dari Suzuki V-Strom 1000, namun bodinya akan bertema klasik.

Jika benar, Suzuki DR Big 2020 akan mengusung mesin mesin 2-silinder V-twin 90 derajat 1.037cc liquid-cooled. Dapur pacu ini akan menempatkannya di kelas yang sama dengan Honda CRF1000L Africa Twin, BMW S1000 XR, dan Kawasaki Versys 1000.

Sekadar informasi, Suzuki DR 800S Big bisa dibilang adalah nenek moyang dual-sportbike SUzuki. Motor adventure ini mulanya dirilis pada tahun 1989 dengan nama Suzuki DR 750S Big dan mengandalkan mesin 1-silinder 727cc.

Karena dirasa terlalu kecil, pabrikan asal Jepang tersebut menyematkan mesin baru 779cc pada tahun 1991. Alhasil, namanya berubah menjadi Suzuki DR 800S Big sebelum akhirnya disuntik mati pada tahun 1999.

Sumber: Otosia.com

Mobil Jarang Keluar Garasi Rentan Jamuran, Ini Tips Menangkalnya

Liputan6.com, Jakarta – Tidak sedikit pemilik yang memilih menggunakan mobilnya di akhir pekan saja. Alhasil mobil lebih sering berdiam diri di garasi.

Dengan parkir lama di garasi, mungkin sebagian orang akan khawatir mobil tersebut akan berdebu dan kotor. Alhasil, tak jarang mereka akan menggunakan sarung mobil untuk menutupi mobilnya dari debu atau hujan.

Namun, menurut Kwie Stefan Eka Wijaya, CEO Scuto Lebak Bulus, penggunaan sarung mobil untuk jangka waktu lama justru dapat menimbulkan jamur pada bodi mobil dan membuat cat cepat kusam.

Kalo pengen disimpan lama, sebaiknya malah jangan disarungin. Karena dengan disarungin justru akan membuat mobil menjadi lembab dan mudah berjamur. Kalo disarungin gitu kan jadi tidak ada udara masuk dan panas, jadi biarkan saja terbuka. Kalo memang berdebu yaa dibersihkan saja, ujar Stefan.

Parkir di luar ruangan juga sama, biarkan saja terbuka. Tidak masalah kepanasan dan kehujanan. Asal abis kehujanan langsung dibilas dan dilap, tambah Stefan.

Stefan juga menjelaskan bahwa sarung mobil sesekali harus dibuka dan dibersihkan. Mobil yang tertutup justru akan lembab dan cenderung menimbulkan jamur yang lebih parah.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Kalo tetep mau disarungin sih silahkan saja, cuma harus rajin dibuka dan dibersihkan. Minimal setiap hari atau dua hari sekali dibuka sarungnya terus di bersihkan.

Lalu pilih sarungnya juga harus yang berkualitas, ungkap Stefan saat ditemui di workshop Scuto di Lebak Bulus.

Terakhir Stefan menyarakan bahwa mobil harus rajin dicuci dan dibersihkan setelah terkena hujan atau kotor. Jika tidak, cat menjadi kusam dan cepat rusak.

Sumber: Otosia.com

Meluncur Tahun Depan, Begini Wujud Toyota Corolla Terbaru

Liputan6.com, Jakarta – Toyota secara resmi mengungkap wujud generasi terbaru Corolla yang siap diluncurkan untuk pasar otomotif India, tahun 2020 mendatang.

Seperti dilansir Motorbeam, Kamis (7/2/2019) model terbaru itu disebut akan menggantikan Corolla Altis yang saat ini sedang menyelesaikan masa 6 tahun produksi.

Gen Toyota Corolla teranyar didasarkan pada platform TNGA yang menopang berbagai mobil Toyota dan Lexus baru. Berubah total, mobil pabrikan Jepang itu diklaim akan mendapat perubahan besar pada eksterior dan interior.

Terlihat lampu depan mobil dibuat lebih sipit agar terlihat lebih elegan. Meski demikian, tidak ada keterangan lebih jauh terkait desain serta fitur yang akan disematkan sebagai daya tarik.

Secara global, Toyota Corolla baru ditawarkan dengan powertrain bensin-hybrid 1,8 liter atau mesin bensin 2,0 liter.

Corolla Altis saat ini hadir dengan mesin Diesel 1,4 liter. Kemungkinan besar, mesin tersebut tidak akan ditawarkan pada model terbaru.

Hingga saat ini tidak ada penjelasan lebih terkait harga dan spesifikasi detail Toyota Corolla generasi terbaru.

2 dari 2 halaman

Mengenal Teknologi Mesin Toyota Dual VVT-i

Mesin dual VVT-i (Foto: Dokumentasi Toyota)

Teknologi VVT-i ini kemudian dikembangkan dan disempurnakan oleh para insinyur Toyota menjadi Dual VVT-i. Secara global, teknologi ini pertama kali dipakai pada 1998 di mesin berkode 3S-GE untuk mobil Toyota Altezza.

Di Indonesia, Toyota Corolla Altis yang diluncurkan pada tahun 2010 menjadi mobil pertama yang memakai teknologi mesin Dual VVT-i.

Jika pada teknologi VVT-i hanya katup intake saja yang dilengkapi mekanisme pengatur waktu bukaan, maka pada teknologi Dual VVT-i terbaru, exhaust valve juga memiliki pengatur waktu bukaan katup.

Hasilnya, proses pembakaran menjadi lebih sempurna sehingga mesin menjadi semakin ramah lingkungan dan lebih efisien dalam pemakaian bahan bakar.

Ketika dihidupkan, mesin Dual VVT-i akan membuat pengaturan waktu bukaan katup bekerja secara penuh, disesuaikan dengan temperatur mesin saat itu.

Saat mesin sudah mencapai suhu kerja optimal, waktu bukaan katup akan disesuaikan dengan putaran dan beban mesin.

Banyak Peminat, Yamaha Kewalahan Produksi XMax

Liputan6.com, Jakarta – Resmi diperkenalkan 2016 oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Yamaha XMax sukses menarik minat konsumen Tanah Air dan mancanegara.

Pabrikan asal Jepang itu mengaku kemampuan untuk mengakomodir permintaan XMax untuk pasar nasional tak sebanding dengan banyaknya permintaan konsumen.

“Yamaha XMax itu saat ini (stoknya) shortage, kekurangan barang dan kapasitas produksi terbatas,” kata Dyonisius Beti, Executive Vice President PT YIMM, usai peluncuran MT-15 dan MX King 150 di Jakarta.

Mereka memang tidak memerinci berapa jumlah pesanan saat ini. Berapa selisihnya dengan kapasitas pabrik pun tak dideskripsikan. Padahal, angka ini bisa menggambarkan kondisi ketimpangan permintaan yang dimaksud.

“XMax (pasar domestik) setiap bulan hanya produksi sekitar 1.000 unit. Ekspor jauh lebih besar, karena itu untuk kebutuhan seluruh dunia, Amerika, Eropa, Jepang,” tutur Dyon.

Jumlah ini memang representatif dengan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) medio 2018, yang menunjukkan penjualan di level tersebut.

Dalam keterangannya, Dyon menjabarkan permintaan ekspor Yamaha XMax yang lebih tinggi ketimbang di domestik.

“Sekitar 3 ribu sampai 4 ribu unit sebulan, tergantung negaranya. Demand-nya kami belum tahu, karena di luar negeri XMax masih paling murah,” jelasnya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Untuk diketahui, pabrik YIMM yang berada di Pulo Jahe, Cakung Jakarta Timur, memang jadi satu-satunya fasilitas yang memproduksi XMax di seluruh Dunia. Berkat ekspor XMax, Yamaha pun sukses membukukan pengapalan ke-1,5 juta unit, beberapa waktu lalu.

Demi menjaga keseimbangan permintaan dan pemantauan data yang lebih spesifik, Yamaha pun sejak awal menerapkan metode pemesanan online.

Konsumen yang berminat harus mengisi data lewat website, lalu meneruskan proses pembelian setelah ada konfirmasi dari dealer. Meski terbilang praktis untuk pemantauan permintaan, langkah ini sempat dikeluhkan konsumen.

“Pemesanan saat ini masih kombinasi online dan offline. Yang online tetap diprioritaskan dapatnya. Nah, di daerah kepulauan, konsumen masih belum bisa online. Jadi kami display motornya, dan bantu registrasi di dealer via offline,” kata Dyon.

Kebutuhan untuk pasar global yang tak bisa ditolak, dan popularitas XMax di Tanah Air, lantas menyebabkan ketidakseimbangan antara permintaan dalam negeri dan ketersediaan produk. Mau tak mau, konsumen dipaksa menunggu. “Sebulanlah kira-kira (masa inden),” katanya.

Dalam situasi seperti ini, sudah sewajarnya pabrikan meningkatkan kapasitas produksi. Bukan sekadar mengalihkan alokasi pabriknya dan mengorbankan pasar tertentu. Sayang, kami tak sempat mengorek keterangan lebih lanjut dari YIMM terkait investasi mereka ke depan

Sumber : Oto.com

Panaskan Mobil Sebelum Digunakan, Perlu atau Tidak?

Liputan6.com, Jakarta – Kebiasan pemilik mobil yang sampai saat ini masih dilakukan, adalah memanaskan kendaraan sebelum digunakan. Kebanyakan, memanaskan mobil dilakukan selama beberapa menit sebelum benar-benar mobil dipakai.

Ada yang mengatakan, memanaskan mobil itu baik untuk menyesuaikan suhu mesin supaya siap dibawa berkegiatan. Khususnya, untuk pemilik mobil yang tinggal di daerah dengan suhu rendah atau dingin.

Lalu, pentingkah memanaskan mobil sebelum benar-benar digunakan?

Melansir laman resmi Suzuki Indonesia, Rabu (6/2/2019), sejatinya memanaskan mobil itu tidak harus dilakukan dan sampai dijadikan rutinitas sehari-hari.

Terlebih, untuk mobil-mobil saat ini yang mayoritas sudah didesain canggih sehingga bisa langsung menyesuaikan walaupun dibawa ke tempat bersuhu dingin sekalipun.

Mesin mobil yang sudah mengusung fuel-injection, ECU-nya dengan mudah akan menyesuaikan walaupun sedang berada di tempat dengan suhu bawah nol (0) derajat celcius.

Menyiapkan mesin mobil untuk siap digunakan tidak lagi harus membutuhkan waktu lama, dan pemilik mobil tidak perlu menunggunya sampai panas terlebih dahulu.

2 dari 2 halaman

Apa yang terjadi dengan mesin saat suhu dingin?

Saat suhu dingin yang ditemukan adalah oli mesin menyusut secara jumlah (volume). Namun, dengan catatan mobil itu didiamkan dalam waktu yang lama.

Sementara jika mobil dipakai untuk kegiatan sehari-hari tidak perlu memanaskannya, karena hal itu bisa berisiko membuat bensin merembes ke oli sehingga sifat pelumasi minyak menjadi rusak. Ini justru akan berisiko meningkatkan keausan pada mobil.

Melihat penjelasan di atas bisa disimpulkan, bahwa memang memanaskan mobil sebelum membawanya jalan bukan suatu kewajiban dan tidak akan juga berisiko membuat mesin mobil menjadi rusak.

Top3 Berita Hari Ini: Teknik Pengereman di Jalan Basah dan Hukuman Polisi

Liputan6.com, Jakarta Musim hujan membuat jalan licin. Artinya cara berkendara jadi berbeda, dan ada teknik pengereman tersendiri supaya tetap selamat. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Jalan Licin Saat Musim Hujan, Begini Teknik Pengereman yang Benar

Kondisi jalan yang licin akibat hujan merupakan hal umum bagi pengendara di musim hujan, seperti saat ini. Kondisi seperti itu dapat menyebabkan kecelakaan akibat tergelincir saat mengerem.

Hal ini bisa saja terjadi jika kamu melakukan pengereman dengan teknik yang salah. Dalam artikel kali ini, terdapat beberapa cara pengereman sepeda motor dengan benar, seperti dilansir Corsatire, Selasa (5/2/19). Selengkapnya baca di sini.

2. Dijamin Kapok, Begini Cara Polisi Menghukum Pemakai Knalpot Bising

Untuk menjaga ketertiban berlalu lintas, pihak kepolisian sering kali melakukan operasi lalu lintas. Dalam razia yang dilakukan, kepolisian biasanya berfokus pada berbagai pelanggaran, seperti kelengkapan berkendara, penggunaan ponsel saat mengemudi, dan mengabaikan rambu-rambu lalu lintas.

Salah satu yang sering ditertibkan juga ialah pemilik kendaraan yang melakukan modifikasi tidak sesuai peraturan. Pasalnya, modifikasi yang dilakukan biasanya akan mengganggu pengendara lain, salah satunya penggunaan knalpot bising pada motor. Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Komentar Bos Yamaha Indonesia Terkait NMax Terbaru

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) resmi menghadirkan Yamaha NMAX empat tahun lalu. Dengan banderol kurang dari Rp30 juta, skuter matik premium tersebut sukses menarik minat konsumen di pasar nasional.

Memasuki tahun 2019, banyak penggemar motor pabrikan otomotif berlambang garpu tala tengah menunggu hadirnya NMax terbaru. Meski telah santer terdengar kabar terkait hal tersebut, Yamaha Indonesia enggan memberikan komentar terkait generasi terbaru matik pabrikan Jepang tersebut. Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Lampu Belakang ala Hybrid Bikin Tampilan Honda PCX Makin Keren

Liputan6.com, Jakarta – Tampilan lampu belakang bagi sebagian pemilik sepeda motor tidak menjadi fokus utama dalam hal modifikasi. Namun, bagi yang ingin bagian buritan terlihat keren, khususnya untuk Honda PCX bisa menggantinya dengan lampu belakang ala-ala hybrid.

Seperti yang ditawarkan bengkel modifikasi Kedai Riders, yaitu lampu belakang yang memang terinspirasi dari milik Honda PCX hybrid.

“Honda PCX hybrid kan mika belakang tidak ada warna merah, hanya smoke saja. Tapi, saat lampu standby memang masih menggunakan warna merah,” jelas Yoyo, Punggawa Kedai Riders, saat berbincang dengan Liputan6.com di bengkelnya di Ruko Puri Beta 1, Petos Junction 7, Nomor 58, Ciledug, Tangerang, Rabu (6/2/2019).

Lanjut Yoyo, ia kemudian mencoba melakukan modifikasi, dengan mengganti warna lampu belakang dari merah menjadi biru. Namun, saat motor direm tetap mengeluarkan warna merah.

“Tapi, lampu ini kita pastikan aman dan sinarnya tidak ekstrim, jadi tidak menggangu pengendara lain dan silau di mata,” tambahnya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Sementara itu, modifikasi lampu belakang hybrid ini, memang tidak hanya bisa diaplikasikan di Honda PCX. Untuk sepeda motor yang aksesoris aftermarketnya tersedia mika transparan bisa dibuatkan lampu ala-ala hybrid ini.

“Harganya mulai Rp 500 ribu sampai Rp 800 ribu, tergantung modelnya. Ada yang jenis F1, yaitu saat direm lampunya kedip-kedip, atau juga mode sein running, yaitu saat sein kiri atau kanan dihidupkan, lampunya berjalan bawah ke atas atau kanan ke kiri sesuai bentuk lampu sein,” pungkasnya.

Daihatsu Optimistis Xenia 1.500 Cc Bakal Diterima Pasar

Liputan6.com, Jakarta – Daihatsu Indonesia optimistis Xenia 1.500cc dapat diterima pasar dengan baik. Penjualan varian baru tersebut diperkirakan mampu melebihi target awal sebesar 10 persen yang dicanangkan.

“Angka 10 persen ini hanya periode launching. Nanti kita lihat responsnya, kalau bagus, akan kita tambah. Total target penjualan Xenia terbaru rata-rata 3.000 unit, atau naik dari rata-rata sebelumnya sekitar 2.500 unit. Jadi yang 1.500 cc kami targetkan sekitar 300 unit, memang tidak terlalu besar,” terang Marketing and CR Division Head PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso dalam keterangan resminya, Rabu (6/2/2019).

Dirinya mengakui, tingginya minat masyarakat terhadap Xenia terbaru lantaran harga yang tidak mengalami kenaikan. Padahal, menurut dia, adanya desain baru, tentu ada biaya pengembangan. Belum lagi setiap tahun pemerintah menetapkan perubahan harga Bea Balik Nama (BBN). Jadi logikanya, kata Hendrayadi, semestinya ada dua kenaikan.

“Tetapi kita lihat kondisi pasar. Walaupun Daihatsu dan Toyota market leader, pasar terus berkembang, pemainnya makin banyak, ada tujuh pemain di segmen MPV ini yang tadinya hanya dua pemain. Mau tidak mau, semuanya rebutan kue. Jadi persaingan pasar ketat, makanya kami pakai strategi tidak menaikkan harga,” kata Hendrayadi.

Selain dari sesama pemain Jepang, perlawanan terhadap Xenia di kelas low multi purpose vehicle (LMPV) juga datang dari Tiongkok. Produk Tiongkok datang dengan harga lebih terjangkau serta fitur yang lebih banyak.

Menanggapi hal ini, Hendrayadi menyebut hal itu wajar dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk merebut pasar. Namun hal itu tidak terlalu dipusingkan Daihatsu yang telah memasarkan Xenia selama 15 tahun.

“Fiturnya berlimpah. Itu strategi mereka. Harga rendah, tetapi fitur melimpah. Mereka memang harus melakukan itu. Tetapi orang Indonesia memilihnya tidak sekadar dari fitur. Banyak yang menjadi pertimbangan, dengan duit terbatas, mereka akan berpikir bagaimana saat dijual lagi. Mereka tidak silau fitur atau pemanis sehingga pindah brand,” bebernya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Menurut dia, dalam membeli mobil, konsumen masih memikirkan kelebihan lain yang memang dimiliki Daihatsu Xenia seperti resale value, kemudahan perawatan atau after sales, kemudahan mendapatkan spare part. “Yang terpenting, Xenia sudah teruji ketangguhannya,” tambahnya.

Sebagai informasi, hadir dengan 10 varian, Daihatsu Xenia terbaru dijual dengan harga terendah Rp 183,35 juta hingga tertinggi Rp 228,95 juta. Varian terbaru 1.500 cc harganya terpaut lebih murah sekitar Rp 10 juta dari saudara kembarnya, Avanza Veloz.

Sebagai contoh, Grand New Xenia 1.5 R deluxe transmisi manual dijual Rp 218,05 juta sedangkan transmisi matik Rp 228,95 juta. Tipe Avanza Veloz R manual dijual Rp 227,65 juta dan matik Rp 239,45 juta.

Untuk diketahui, total penjualan ritel Daihatsu di sepanjang 2018 mencapai 200.178 unit. Sigra menempati posisi teratas dengan penjualan 50.682 unit atau memberi kontribusi 25,3 persen.

Posisi kedua dipegang Gran Max Pick Up yang terjual 42.250 unit atau 21,1 persen, dan tempat ketiga diisi Xenia dengan total penjualan 30.418 unit atau memberi kontribusi 15,19 persen.

Bikin Taksi Tanpa Sopir, Aliansi Nissan-Renault-Mitsubishi Gandeng Google

Liputan6.com, Jakarta – Salah satu aliansi otomotif terbesar di dunia, Nissan-Renault-Mitsubishi berkolaborasi dengan jenama teknologi besar, Google, untuk mengembangkan taksi dan kendaraan lainya yang menggunakan teknologi tanpa sopir. Demikian dilaporkan AsianNikkei, Rabu (6/2/2019).

Aliansi ini bakal bekerja dengan Waymo, sebuah perusahaan di bawah Google yang berkonsentrasi terhadap pengembangan teknologi mobil autonomous.

Untuk pembicaraan antar keduanya sudah masuk ke tahap akhir, dan berencana untuk melakukan pengumuman kerjasama tersebut dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Waymo memang telah membuat kesepakatan yang serupa dengan grup otomotif Fiat Chrysler Automobiles dan Jaguar Land Rover, tetapi aliansi Nissan-Renault-Mitsubishi menawarkan skala yang lebih besar.

Dengan kerjasama ini, Nissan cs mencoba mengejar ketinggalan di bidang mobil tanpa supir dari para pesaingnya, seperti BMW dan Ford Motor yang berencana untuk memiliki sistem penggerak otomatis yang siap dipasarkan pada 2021, atau satu tahun lebih awal dari target Nissan.

Kerjasama ini, bakal meliputi mobilitas layanan, atau MaaS, kepemilikan kendaraan ke penggunaan transportasi yang sesuai permintaan, dan termasuk kemungkinan pengembangan armada taksi tanpa pengemudi menggunakan kendaraan Nissan, dan sistem yang menangani pemesanan dan pembayaran.

Untuk diketahui, Waymo memulai layanan taksi komersial tanpa supir di Phoenix, Amerika Serikat akhir tahun lalu.

Dengan kehadiran aliansi ini di dalam ketersediaan mobil listrik, menawarkan afiliasi Google kesempatan untuk berada di garis depan dalam menetapkan standar untuk kendaraan generasi berikutnya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Kerjasama antara perusahaan otomotif dan teknologi untuk pengembangan mobil tanpa supir memang sudah lumrah dilakukan.

Selain aliansi Nissan, Toyota juga bekerjasama dengan Uber Technologies untuk mengembangkan kendaraan tanpa pengemudi.

Bahkan, raksasa otomotif asal Jepang ini, berencana untuk merilis mobil tanpa sopirnya tersebut dengan perangkat lunak dari Uber dan sistem Guardian pada 2021.

Toyota juga bekerja sama dengan SoftBank Group untuk mempopulerkan e-Palette, kendaraan listrik untuk layanan mobilitas.

Pasang LED 3 Warna di Sepeda Motor, Berapa Harganya?

Liputan6.com, Jakarta – Pemasangan lampu LED 3 warna yang biasa untuk mobil kini sudah banyak diaplikasikan pada sepeda motor. Hal tersebut, bertujuan agar segi penerangan lebih maksimal, dan tampilan kuda besi kesayangan terlihat lebih keren.

Salah satu bengkel yang menawarkan pemasangan lampu LED 3 warna ini adalah Kedai Riders yang beralamat di Ruko Puri Beta 1, Petos Junction 7, Nomor 58, Ciledug, Tangerang.

Lalu, berapa kocek yang harus dikeluarkan untuk pasang lampu LED 3 warna?

“Untuk pemasangan LED 3 warna Honda PCX, pemasangan saklar mulai Rp 450 ribu sampai Rp 750 ribu. Sedangkan untuk lampu LED-nya mulai Rp 2,2 juta tergantung spesifikasi lampu mobil apa yang ingin dipasang,” jelas Yoyo, si empunnya Kedai Riders saat berbincang dengan Liputan6.com, Rabu (7/2/2019).

Sedangkan untuk pemasangan lampu LED 3 warna di Yamaha NMax, juga harus menggunakan saklar, dan dibanderol mulai Rp 425 ribu sampai Rp 450 ribu.

“Lampu LED-nya, mulai dari Rp 1,2 juta sampai Rp 5,5 juga dengan spesifikasi full custom proyektor, dan menggunakan original equipment manufacturer (OEM) karena memang durability-nya sudah terbukti,” tambah pria yang mengawali bisnis otomotifnya dengan memodifikasi Yamaha NMax.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Sementara itu, dengan modifikasi lampu ini dan pastinya berhubungan dengan kelistrikan, faktor keamanan dan kerapian menjadi hal yang utama di bengkel ini.

“Kalau aki kita garansi tiga bulan, dan pastinya dengan modifikasi lampu ini tidak akan bikin tekor,” jelasnya.

“Proses instalasi juga saya pastikan dengan mekanik kita, setiap sambungan disolder, dikasi solasi bakar, dan dibungkus solatip. Jika upgrade lampu atau klakson juga kita pakai relay, agar aman,” pungkasnya.

Tidak Diatur Perpres, Bagaimana Skema Insentif Mobil Hybrid di Indonesia?

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah masih menggodok Peraturan Presiden (Perpres) terkait Percepatan Program Kendaraan bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) untuk Transportasi Jalan.

Namun, sesuai dengan namanya, payung hukum ini hanya mengurusi perkembangan mobil listrik berbasis baterai, dan tidak untuk kendaraan ramah lingkungan lainnya, seperti mobil hybrid, plug-in hybrid, dan energi terbarukan lainnya.

Meskipun begitu, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Harjanto menjelaskan jika pemerintah serius dalam mengembangkan kendaraan listrik karena memiliki target utama yang ingin dicapai, yakni ketahanan energi dan ramah lingkungan.

Selain itu, nantinya untuk mengatur kendaraan ramah lingkungan di luar mobil listrik, bakal tercantum dalam peraturan low carbon emission vehicle (LCEV).

Pengembangan kendaraan LCEV sendiri juga perlu disesuaikan dengan karakteristik teknologi, antara lain terkait jarak tempuh, ukuran kendaraan dan bahan bakar yang digunakan. Hal ini juga untuk mengatur mengenai skema insentifnya.

“Tentunya insentif ini disesuaikan dengan jumlah emisi yang dikeluarkan oleh kendaraan itu. Jadi, makin rendah emisinya, makin besar insentifnya,” ujar Harjanto di kantor Kemenperin, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, pembobotan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) menjadi faktor pemberian fasilitas fiskal tersebut.

“Kami juga telah mengusulkan penurunan PPnBM kendaraan listrik dan terkait bea masuk, sehingga kendaraan listrik dapat lebih diperkenalkan dan diaplikasikan di Indonesia secara luas,” tegasnya.

Pemerintah menilai, kendaraan bermotor listrik dapat mengurangi pemakaian BBM serta memangkas ketergantungan impor BBM. Ini berpotensi menghemat devisa kurang lebih Rp 798 triliun.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Selain itu, pengembangan kendaraan listrik sebagai salah satu komitmen pemerintah dalam upaya menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (CO2) sebesar 29 persen pada tahun 2030.

“Penurunan emisi bukan hanya tergantung kendaraannya,tapi juga dari sumber energi yang kita gunakan,” ujarnya.

Sejalan target tersebut, pada peta jalan pengembangan industri otomotif nasional, populasi mobil listrik pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 20 persen atau sekitar 400.000 unit dari total produksi di dalam negeri yang sebesar dua juta unit. Pada tahun yang sama, populasi motor listrik dibidik sebanyak dua juta unit.

Selanjutnya, berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, Indonesia akan menjadi basis produksi kendaraan jenis Internal Combustion Engine (ICE) maupun Electrified Vehicle untuk pasar domestik hingga ekspor pada 2030.

Hal ini didukung oleh kemampuan industri nasional dalam memproduksi bahan baku, dan komponen utama serta optimalisasi produktivitas sepanjang rantai nilai industri tersebut.

Tren Pasang LED 3 Warna Punya Mobil untuk Sepeda Motor

Liputan6.com, Jakarta – Pemilik sepeda motor yang tidak puas dengan tampilan standar kuda besi kesayangannya, pasti bakal melakukan modifikasi. Dari ubahan standar namun memiliki nilai fungsi yang tinggi hingga modifikasi ekstrim.

Salah satu modifikasi yang bisa dilakukan, adalah dengan mengubah lampu. Pasalnya, pabrikan pasti memberikan sistem penerangan yang biasa saja, dan mengikuti aturan untuk menyala sepanjang sepeda motor dihidupkan, jadi menggunakan lampu yang hemat energi.

Nah, salah satu modifikasi lampu yang ditawarkan oleh bengkel Kedai Riders, yaitu LED tiga warna yang sudah banyak digunakan untuk mobil.

“Untuk LED 3 warna ini bisa dikombinasi dalam satu papan, menggunakan lampu dengan tingkat keterangan 6.500 kelvin, 4.000 kelvin, dan 3.000 kelvin,” jelas Yoyo, Pemilik Kedai Bikers yang beralamat di Ruko Puri Beta 1, Petos Junction 7, Nomor 58, Ciledug, Tangerang, Rabu (6/2/2019).

Lanjutnya, modifikasi LED 3 warna ini sejatinya bisa dilakukan untuk semua jenis motor, namun di bengkelnya memang kebanyakan dilakukan untuk Yamaha NMax dan Honda PCX.

Selain itu, untuk menyalakan lampu juga hanya dibutuhkan tombol switch off dan on saja tanpa modul tambahan.

“Kalau PCX lokal pakai enam titik lampu LED, yang empat untuk lampu dekat dan dua untuk lampu jauh. Modifikasi ini juga tidak bakal bikin aki tekor, karena satu lampu LED terutama yang menggunakan lampu Fortuner VRZ setara dengan lampu 33 watt, namun pemakaian tidak sampai 33 watt per lampu,” tegasnya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Memang, untuk sepeda motor yang tidak memiliki saklar lampu seperti Yamaha NMax dan Honda PCX, harus memasang saklar tambahan.

“Rekomendasinya pakai saklar Yamaha V-Ixion, Pulsar 135, atau NS 200,” pungkasnya.

Untuk pengerjaan upgrade lampu ini, memang tidak bisa langsung, dan harus melakukan pemesan terlebih dahulu untuk bisa diatur lampunya, baru dipasang di sepeda motor.

Honda City 2020 Akan Menggunakan Turbocharger

Liputan6.com, Jakarta – Honda City dikabarkan akan mendapatkan pembaruan pada akhir 2019. Tentu perubahannya akan memberikan banyak fitur dan juga tampilan yang lebih segar.

Lalu, apa perubahan Honda City 2020? Dilansir Headlightmag, perubahan total adalah kemungkinan terbesar yang diterima City. Sejak 2003, Honda City berbasis Honda Jazz dan tampaknya tak akan berubah.

Soal desainnya, menurut Autoindustriya, kemungkinan akan mengikuti gaya Civic dan Accord. Artinya akan berubah total baik eksterior maupun interiornya.

Lalu soal mesin, City juga kemungkinan akan mendapatkan turbo, seperti Civic. Mesin 3-silinder City bisa saja diganti menjadi 4-silinder dengan kubikasi 1,5L, demi tenaga yang lebih nendang.

Sedangkan tenaga City saat ini 118 Tk dan 126 Tk dengan Earth Dream Tech, serta 1.0 turbo 127 Tk. Transmisinya kemungkinan akan menggunakan CVT dan manual 6-percepatan milik Civic.

Honda City 2020 kemungkinan akan melakoni debutnya pada Tokyo Motor Show, pada kuartal keempat 2019. City diprediksi akan menjadi sedan segmen B yang menarik saat dirilis nanti.

Sumber: Otosia.com

2 dari 3 halaman

Honda City Hybrid Meluncur, Kapan di Indonesia?

Honda Malaysia (HM) untuk pertama kalinya memperkenalkan Honda City Hybrid model tahun 2017, pekan lalu. Mobil ini baru akan ada di dealer pada Agustus nanti dengan harga jual mulai 89,2 ribu ringgit atau setara Rp 271,99 juta.

Melansir Paultan, Senin (24/7/2017), City Hybrid menggendong mesin konvensional ditambah motor listrik. Mesin konvensionalnya beda dengan City standar. Pada model ini, mesin yang dipakai berjenis DOHC i-VTEC bertenaga 108,4 Tk dan torsi 134 Nm.

Sementara motor elektriknya bertenaga 29,5 Tk dan torsi 160 Nm. Dengan begitu, kombinasi keduanya menghasilkan tenaga 137 Tk dan torsi 170 Nm.

Mesin ini sama persis dengan Jazz Hybrid, juga telah dijual di Malaysia. Performa keduanya tidak beda jauh. Bahkan, Honda mengklaim mesin Jazz dan City ini tidak kalah kalau dibandingkan dengan mesin Civic lama yang masih memakai 1,8 liter naturally-aspirated.

Soal bahan bakar juga patut diacungi jempol. Di atas kertas, City Hybrid diklaim bisa menempuh 100 kilometer hanya dengan bahan bakar 3,9 liter.

Beberapa kelengkapan lain yang tersemat pada sedan ini adalah airbagauto folding wing mirrors, rear air con vents, steering paddle shifters, serta instrument panel display spesial.

Sayang, baik City Hybrid dan Jazz Hybrid hanya diperuntukkan bagi pasar Malaysia. Bahkan lebih jauh, negara ini satu-satunya di luar Jepang yang menjual dua mobil tersebut, akibat adanya kebijakan yang memudahkan keberadaan mobil ramah lingkungan, Energy Efficient Vehicle (EEV).

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Cara Mudah Supaya Mobil Matik Enggak Boros BBM

Liputan6.com, Jakarta – Asumsi mobil bertransmisi matik lebih boros dibandingkan dengan mobil bertransmisi manual masih dipercaya hingga saat ini. Sehingga, pemilik dinilai harus bersiap-siap dengan dana yang lebih besar apabila memilih mobil bertransmisi matik.

Seperti disitat dari situs resmi Suzuki, Rabu (6/2/2019), terdapat beberapa cara agar pemilik bisa lebih menghemat bahan bakar apabila menggunakan mobil matik.

Hal utama yang harus diperhatikan pengendara ialah teknik berkendara. Beberapa pengendara tidak memperhatikan dengan baik teknik atau cara saat menekan pedal gas dan rem, sehingga berimbas pada borosnya bahan bakar.

Berikut cara mudah menghemat bahan bakar mobil matik:

1. Pastikan Kecepatan Tetap Konstan

Tubuh yang terus bergerak, pasti membutuhkan energi lebih banyak. Hal itu sama dengan mobil, jika pengendara berakselerasi semakin cepat maka mesin akan bekerja lebih keras dan bahan bakar yang dibutuhkan akan menjadi lebih banyak.

Usahakan jangan terlalu sering memakai rem jika tidak perlu, jagalah kecepatan mobil agar tetap konstan, sehingga mesin bekerja lebih stabil.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

2. Istirahatkan Kaki dari Pedal Rem

Jangan terlalu sering menginjak pedal rem. Karena terlalu sering menginjak pedal rem juga akan berkontribusi dalam pemborosan bahan bakar.

3. Pastikan Tekanan Ban Cukup

Setiap ban memiliki porsinya tersendiri dan berpengaruh pada efisiensi bahan bakar. Ban yang memiliki tekanan kurang dari standar yang ditetapkan bisa membuat mesin mobil bekerja lebih keras sehingga berisiko menyedot bahan bakar lebih banyak.

4. Jaga Emosi Ketika Berkendara

Berkendara agresif seperti berakselerasi sangat cepat dan melakukan pengereman mendadak bisa membuat pemakaian bahan bakar menjadi lebih boros. Jaga emosi saat berkendara dan berakselerasilah secukupnya.

Nissan Juke 2020 Bakal Dilengkapi Sistem Hybrid, Intip Bocorannya

Liputan6.com, Jakarta – Nissan tak pernah memberikan perubahan besar terhadap crossover andalan mereka, yaitu Nissan Juke. Selama ini pembaruan yang dilakukan sekedar perubahan minor atau peluncuran edisi terbatas.

Dilansir dari Carscoops, rumor yang berkembang bahwa Nissan akan memperkenalkan Juke terbaru pada akhir tahun ini. Desain mobil tersebut diduga akan menggunakan konstruksi milik aliansi, CMF-B yang saat ini berbagi platform dengan Renault Clio generasi kelima.

Dengan menggunakan platform tersebut Juke kemungkinan akan hadir dalam versi hybrid. Platform ini juga dinilai akan meningkatkan daya saing Juke.

“Saat ini di seluruh dunia, orang-orang memiliki kecenderungan untuk memilih kendaraan jenis SUV. Selain itu, kendaraan elektrik atau listrik juga dinilai akan banyak dipilih orang. Sehingga mengombinasikan kendaraan SUV dan elektrik akan membuatnya menjadi sempurna,” ujar Chief Brand Product Planning Nissan Europe, Peter Bedrosian.

Peter juga menambahkan bahwa mereka saat ini sedang mengerjakan beberapa pilihan mesin yang mungkin akan tersedia. Namun, Peter menegaskan bahwa pernyataan dia bukanlah sebuah konfirmasi, namun bukan juga sebuah penolakan.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Terkait mesin yang akan digunakan oleh Juke, saat ini terdapat beberapa pilihan yang mungkin akan digunakan. Di antaranya yaitu mesin berkapasitas 1,0 liter dan mesin berkapasitas 1,6 liter turbo empat silinder. Tidak menutup kemungkinan, Juke juga akan tetap menghadirkan versi diesel dCi yang berkapasitas 1,5 liter.

Sedangkan soal desain, Nissan masih menutup rapat-rapat informasinya. Hanya saja, CCO Nissan, Shiro Nakamura pernah mengatakan bahwa mereka akan tetap mempertahankan garis desain tampilan Juke saat ini.

Diharapkan, interiornya banyak berubah, terutama soal kualitas material plastik dan fitur konektivitas smartphone dengan sistem infotainment. Beberasap sentuhan lain diharapkan bisa membuat konsumen makin tertarik.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Bahaya Mencuci Mesin Mobil Pakai Air Bertekanan Tinggi

Liputan6.com, Jakarta – Mobil dalam keadaan bersin bisa memberikan rasa puas dan nyaman terhadap pemiliknya. Namun, mencuci mobil membutuhkan waktu yang tak sedikit, dan tak semua pemilik memiliki waktu luang.

Jika sudah begitu, solusi yang mudah adalah dengan menyerahkannya kepada jasa cuci mobil, yang mudah ditemui di mana saja. Hal tersebut, dinilai lebih praktis dan efisien.

Jasa pencucian mobil pun kini semakin beragam, mulai dari harga murah hingga kelas premium. Biasanya mereka akan menawarkan beberapa pengerjaan seperti cuci bodi, vacuum interior, cuci kolong hingga cuci mesin.

Namun sayangnya, ada beberapa jasa pencucian mobil yang masih salah dalam mencuci bagian ruang mesin. Tak jarang, mereka mencuci ruang mesin dengan menggunakan semprotan air bertekanan tinggi.

Padahal menurut Kwie Stefan Eka Wijaya, CEO Scuto Lebak Bulus, dalam treatment pencucian ruang mesin setiap mobil terkadang tidaklah sama. Ada beberapa kendaraan yang sangat sensitif terhadap cipratan air terutama bagian sensor-sensornya.

“Tidak setiap mobil itu bisa kena air, seperti mobil-mobil Eropa atau mobil baru yang sudah banyak sensor-sensornya itu tidak bisa sembarangan. Salah-salah kalo kena air malah bisa menyebabkan kerusakan pada beberapa sensornya,” ujar Stefan.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Stefan juga menambahkan, meskipun pada beberapa mobil masih cenderung aman, tapi bukan berarti boleh begitu saja disemprot dengan air bertekanan tinggi.

“Seperti mobil Jepang misalnya, cenderung lebih aman jika kena air. Cukup dengan air tekanan kecil saja namun mengalir,” lanjutnya.

Selain mobil-mobil kekinian dengan sensor melimpah, komponen mobil yang sudah berusia juga dikhawatirkan bisa rusak jika menggunakan air bertekanan tinggi. Hal lain yang perlu diperhatikan, ruang mesin harus segera dikeringkan setelah disiram.

“Sehabis kena air itu juga harus segera dikeringkan, karena kalo cuma disiram tapi enggak dikeringkan ya sama saja bohong. Bisa timbul karat juga,” imbuh Stefan.

Stefan menyarankan agar lebih aman, sebaiknya cukup gunakan engine degreaser dalam membersihkan ruang mesin. Selain aman, penggunaan engine degreaser juga dapat diaplikasikan sendiri oleh pemilik kendaraan. Saat ini cukup banyak engine degreaser yang dijual di toko-toko umum.

“Kalo di Scuto sih kita menggunakan engine degreaser ya, karena memang lebih aman. Kalau mau beli di toko umum juga tetap harus hati-hati ya, khawatir tidak bagus kualitasnya malah bisa merusak. Untuk penggunaanya cukup disemprot ke bagian mesin yang akan dibersihkan, lalu bersihkan dengan kuas atau lap microfiber. Terakhir tetap harus dikeringkan lagi agar tidak karat,” sambung Stefan.

Dalam pengerjaannya juga perlu diperhatikan beberapa hal seperti menutupi beberapa komponen elektrikal. Dengan menutupi beberapa komponen tersebut dapat menghindari korsleting di ruang mesin.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Valentino Rossi Komentari Motor Baru Yamaha Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Yamaha Indonesia resmi meluncurkan motor sport terbarunya, Yamaha MT-15. Telah cukup lama menarik perhatian karena menjadi perbincangan pecinta otomotif Tanah Air, naked bike tersebut akhirnya resmi dijual.

Dinilai mampu menjadi pelengkap keluarga MT Series di Indonesia, Yamaha MT-15 secara resmi diluncurkan ke publik bersamaan dengan hadirnya dua pembalap MotoGP andalan Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, Senin (4/2).

Mendapat tugas menunggangi MT-15, Valentino Rossi tak lupa memberikan komentar terkait motor terbaru pabrikan otomotif Jepang tersebut.

Pria yang akrab dengan sebutan The Doctor tersebut mengaku motor naked itu bisa bermanuver dengan baik.

“Sangat menyenangkan, apa yang saya suka dari motor ini adalah sangat agresif, posisi dan rasa berkendaranya bagus untuk manuver,” kata Rossi.

2 dari 2 halaman

Valentino Rossi dan Maverick Vinales Luncurkan Dua Produk Baru Yamaha di Jakarta

Yamaha Indonesia secara resmi melakukan peluncuran dua produk anyar mereka, yakni MT-15 dan new MX-King kepada publik, Senin (4/2).

Kemunculan dua motor bergenre sport tersebut, diklaim mampu meramaikan pasar sepeda motor nasional, khususnya, di kelas sport naked dan bebek berkapasitas mesin 150-155cc.

Mengawali debut perdananya di Indonesia, MT-15 dan New MX-King diperkenalkan secara langsung oleh pembalap MotoGP dari Yamaha yaitu Valentino Rossi dan Maverick Vinales. MT-15 dan new MX-King diklaim mendapatkan beragam perubahan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan berkendara masa kini, guna menunjang gaya hidup serta aktivitas sehari-hari.

Tampilannya dinilai lebih menarik dan menyatu dengan karakter pengguna sehingga dapat menciptakan rasa berkendara yang lebih menyenangkan. “MT-15 memiliki tampilan sporty dan agresif terutama pada bagian lampu depan yang sudah menggunakan teknologi LED Projector dengan desain MT-family yang begitu kuat. Posisi berkendaranya juga nyaman untuk melakukan berbagai manuver berkat kehadiran suspensi up side down,” jelas Valentino Rossi.

New MX-King membawa mesin 150cc fuel injection, 4 valve, dengan 5 percepatan yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 15,5 Tk pada  8.500 rpm dan torsi sejumlah 13,8 Nm pada 7.000 rpm.

Hadir dalam tiga balutan warna baru, yakni Metallic Blue, Matte Red serta Metallic Orange, harga yang ditawarkan yakni Rp 22,900,000 on the road Jakarta.

MT-15 dibekali dengan mesin berkapasitas 155cc 4-katup dengan 6-percepatan yang mampu menyemburkan tenaga sebesar 19 Tk pada  10.000 rpm dan menghasilkan torsi sebesar 14,7 Nm pada 8.500rpm.

MT-15 hadir dalam tiga pilihan warna yakni Matte Grey, Matte Blue serta Metallic Black dan dipasarkan kepada konsumen seharga Rp 34.950.000 OTR Jakarta.  

Terlalu Cepat Memproduksi Baterai Listrik Justru Berdampak Buruk

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah telah resmi membangun pabrik bahan baku untuk pembuatan baterai kendaraan listrik di Morowali, Sulawesi Tengah. Bekerja sama dengan perusahaan Tiongkok, Indonesia dan Jepang, pabrik ini bakal dikembangkan di lahan seluas 120 hektar, dengan investasi sebesar US$ 700 juta.

Dengan adanya pabrik yang siap menghasilkan nikel dan kobalt, Indonesia diharapkan mampu menguasai industri baterai kendaraan listrik. Namun, beragam penelitian terkait dampak positif dan negatif terkait kehadiran mobil atau motor listrik ini, dan salah satunya yang dilakukan The Institute of Energy Economic, Japan (IEEJ).

Dalam studi yang dilakukan lembaga asal Negeri Matahari Terbit tersebut, disebutkan dampak negatif jika pengembangan baterai lebih cepat dibanding keberadaan kendaraan listrik tersebut.

“Kesimpulan, bila pengembangan baterai lebih cepat dibanding kesiapan kendaraan listrik itu sendiri, akan mengakibatkan hal yang negatif atau tidak baik,” jelas Ichiro Kutani, Senior Research Fellow IEEJ).

Lanjutnya, dampak negatif tersebut, adalah potensi error atau ketidaksesuaian baterai dengan kendaraan yang bakal beredar, dan peluang tersebut akan sangat besar jika pengembangan baterai dan kendaraan listrik tidak dilakukan bersamaan.

“Di saat mengembangkan energi yakni baterai, diimbangi juga dengan pengembangan kendaraan yang yang irit bahan bakar, itu bagus. Jadi, harus berbarengan pengembangannya (baterai dan mobil listrik),” tegasnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sementara itu, langkah pemerintah untuk membangun industri baterai kendaraan listrik di Morowali dinilai sebagai langkah yang tepat. Dengan begitu, ketika setiap negara juga tengah melakukan pengembangan mobil listrik dan perangkatnya, Indonesia juga sudah mulai, dan tidak jauh tertinggal dibanding mesin konvensional sebelumnya.

“Kendaraan listik mobil kecil diperkirakan bakal booming pada 2030, dan artinya pada tahun tersebut pengembangan baterai persaingannya ketat sekali,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Kesan Pertama Tunggangi Honda PCX Listrik

Liputan6.com, Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) resmi menghadirkan Honda PCX listrik. Menjadi kendaraan ramah lingkungan, motor pabrikan Jepang tersebut sepenuhnya bertenaga listrik alias tidak menggunakan mesin konvensional.

Baru-baru ini, Liputan6.com mendapat kesempatan mencoba Honda PCX listrik di kawasan Kemayoran, Jakarta.

Honda PCX Listrik memiliki desain yang sama persis dengan PCX bermesin konvensional maupun versi hybrid. Perbedaan paling terlihat ada pada bagian belakang karena hugger yang terpasang di belakang power unit.

Skutik ini telah mengadopsi sistem smart key. Saat menyalakan motor, pengendara harus memperhatikan layar speedometer tanda motor telah menyala.

Saat hendak memacu kendaraan, pengendara yang belum pernah menggunakan kendaraan listrik harus lebih memperhatikan bukaan gas awal.

Seperti motor listrik pada umumnya, akselerasi awal motor bisa sangat menyentak. Dan pengendara mesti lebih berhati-hati karena tak ada engine brake.

2 dari 4 halaman

Selanjutnya

Saat berada di lintasan, motor mampu berbelok dan mengikuti alur dengan baik. Karena desain sangat mirip dengan versi konvensional, pengendara juga bisa mendapat posisi riding yang bervariasi.

Hanya tersedia dalam warna Pearl Glare White, panel instrumen motor ini menampilkan informasi sistem EV.

Indikatornya meliputi speedometer, jam, kapasitas baterai yang tersisa, dan status pengisian daya saat tersambung ke daya listrik.

Menggunakan tipe suspensi belakang lebih panjang, pengendara merasa cukup nyaman berada di atas motor seorang diri.

Telah dilengkapi Anti-lock Braking System (ABS) pada sistem pengereman bagian depan, PCX Listrik mampu memberikan sistem pengereman dengan baik di kecepatan 40-60 kilometer per jam.

3 dari 4 halaman

Kesimpulan

Mengendarai PCX Listrik (foto:AHM)

Karena keterbatasan waktu dan tempat, Liputan6.com tidak bisa memacu motor hingga kecepatan tinggi. Pasalnya, lokasi pengujian dilakukan di bawah tenda.

Memiliki bobot 58 kilogram, pengendara tidak merasa kesulitan saat harus memacu kendaraan karena motor cukup nyaman digunakan dalam kecepatan rendah dan jalan berbelok.

Hal itu menjadi tanda, kendaraan listrik cukup nyaman digunakan di jalan perkotaan dengan sistem jalan yang sangat padat.

4 dari 4 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Mau Belajar Naik Sepeda Motor, Mending Manual atau Matik?

Liputan6.com, Jakarta – Jenis sepeda motor matik sangat populer di masyarakat. Lihat saja populasinya di jalan raya yang sangat banyak. Memang sepeda motor matik lebih praktis. Tapi tidak untuk belajar berkendara motor.

Belajar naik motor mending pakai sepeda motor manual, terlebih yang memiliki tuas kopling di tangan kiri, mengapa begitu?

Mengutip laman resmi Suzuki Indonesia, sebab jika seseorang sudah bisa mengendarai sepeda motor manual, maka akan secara otomatis dia juda bisa menggunakan sepeda motor matik.

Sedangkan mereka yang baru bisa naik motor matik, belum tentu bisa atau sanggup mengendarai motor manual dengan aman.

Saat belajar menggunakan sepeda motor manual, yang pertama kali dilakukan dan harus dikuasai adalah soal gas dan kopling. Berbeda dengan sepeda motor matik yang hanya gas-rem saja.

Jika belajar tapi menggunakan sepeda motor manual, artinya tak belajar juga bagaimana mengoordinasikan kopling dan gas. Sehingga, feeling kontrol gas dan persneling tak akan sebagus mereka yang belajar dengan motor manual.

Sumber: Otosia.com

2 dari 3 halaman

10 Bagian yang Wajib Diperhatikan agar Sepeda Motor Berumur Panjang

Sepeda motor jadi alat transportasi yang cukup digemari saat ini. Sebab, si kuda besi acap digunakan untuk menunjang keseharian masyarakat, baik di desa maupun kota.

Kendati demikian, fakta dilapangan adalah tak sedikit pemilik sepeda motor justru enggan merawatnya. Padahal, jika mengalami masalah di jalan, mereka menyalahkan sepeda motor.

Nah, jika tak ingin sepeda motor Anda bermasalah, ada baiknya melakukan berbagai perawatan seperti dilansir Gaadikey.

Untuk merawat sepeda motor ternyata cukup sederhana, asalkan melakukannya secara rutin. Dan situs tersebut membagikan 10 tips cara merawat sepeda motor, yakni:

1. Periksa tekanan angin ban

Ban sepeda motor perlu diperhatikan pada bagian tekanan udara. Pastikan tekanan udara ban pada level yang direkomendasikan oleh pabrikan. Janganlah tekanan angin terlalu tinggi atau rendah, karena hal itu akan jadi berbahaya.

Baca selengkapnya di sini.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Honda Luncurkan PCX Listrik, Yamaha: Kami Menunggu Infrastrukturnya

Liputan6.com, Jakarta – Honda secara resmi meluncurkan Honda PCX listrik di Indonesia. Sayangnya, motor ini belum dijual, sehingga konsumen belum bisa membelinya. Untuk tahap awal, Honda menawarkan sistem sewa, tapi tidak untuk end user.

Melihat itu, Yamaha mengaku pihaknya siap dengan teknologi motor listrik. Namun, pihaknya masih menunggu infrastruktur terkait kendaraan ramah lingkungan tersebut.

“Yamaha sudah menguji coba EV yang ada dan kita sudah siap bahkan jauh dari puluhan tahun lalu sudah meluncurkan produk produk Easy 1, Easy 2 di pasar Eropa.

“Khusus untuk Indonesia kita menunggu infrastrukturnya. Tentu Yamaha ready dengan teknologinya, cuma kita tidak bisa mengomentari kompetitor. Tapi merek sebesar Yamaha memperhatikan banyak faktor, salah satu faktor utamanya adalah kepuasan konsumen tentang charging baterai,” kata Dyonisius Beti, Executive Vice President Director & COO PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Hal lain yang dipikirkan perusahaan berlambang garpu tala tersebut ialah limbah baterai pada motor listrik. Sehingga, pihaknya harus memikirkan banyak hal, tidak hanya menjualnya saja.

“Selain itu kita juga harus perhatikan buangan limbah karena baterai itu sangat beracun sekali, bagaimana pengolahannya, fast charging-nya, kalau banjir,” ujar Dyonisius.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Saat disinggung target Yamaha terkait kendaraan ramah lingkungan, perusahaan otomotif asal Jepang tersebut masih harus melihat perkembangan pasar.

“Targetnya kita melihat perkembangan pasar, pemerintah menentukan 2025 akan 20 persen, tentu kita akan mengikuti pasar ini. Kalau bisa kita akan bekerja sama dengan pemerintah apakah industri mengembangkan suatu sistem baterai yang sama atau fast charging yang sama. Sampai sekarang belum ada standar industri, dari pemerintah sedang menggodok peraturan ini,” tutur Dyonisius.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lambretta Bersiap Masuk Indonesia, Ini Buktinya

Liputan6.com, Jakarta – Nama merek motor Lambretta pasti sudah tak asing lagi bagi penggemar motor klasik. Pabrikan otomotif asal Italia tersebut kabarnya siap memasuki pasar Indonesia.

Hal itu dibuktikan dengan hadirnya akun Instagram @lambrettaid. Terlihat setiap unggahan foto dalam akun tersebut terdapat hashtag #lambrettaindonesia.

Bahkan salah satu foto mendapat keterangan coming soon to Indonesia. Hal itu tentu saja menandakan skuter ikonik tersebut siap bersaing dengan Vespa di pasar otomotif Tanah Air.

Sebelumnya, pasar Thailand telah lebih dulu disasar Lambretta dengan membawa dua model anyar. Yang pertama Lambretta V200 2019 yang dibanderol 99.500 baht atau Rp 43,5 juta. Sementara model kedua Lambretta V125 2019 ditawarkan 86.900 baht, setara Rp 38 juta.

Keduanya diluncurkan di Italia pada pertengahan Juni 2018. Thailand International Motor Expo 2018, pun dijadikan panggung untuk mengenalkan unit, hingga 10 Desember 2018. Sekadar info, Lambretta diboyong ke Thailand oleh Dynamic Motors. Mereka ingin meramaikan pasar yang juga dimainkan oleh rival senegara, Piaggio Vespa.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Meski belum ada keterangan resmi Lambretta model apa yang akan hadir di Indonesia, kemungkinan besar motor yang sama dengan di Thailand yang akan dipilih.

Sekilas desain dan bentukan Lambretta dengan Vespa tampak mirip. Namun untuk detail sangat berbeda. Misal lampu utama Lambretta berbentuk hexagonal (segi delapan) sedangkan Vespa berbentuk bulat dan mengotak. Lampu utama Lambretta V125 pakai teknologi LED. Kemudian pengisi daya USB dan starter elektrik dipasang sebagai standar.

Di bawah jok V125 tertanam jantung pacu satu silinder berpendingin udara dengan kubikasi 124,7 cc. Mesin 4-tak ini menghasilkan daya 10 Tk dan besaran torsi 9,2 Nm. Seperti Vespa, tenaga disalurkan ke roda belakang melalui gearbox CVT dan drive belt.

Sementara model V200 dilengkapi mesin bensin 169 cc. Dalam hal output, V200 menghasilkan 11,8 Tk dan dorongan torsi 12,2 Nm. Fitur yang dimiliki mirip dengan V125. Namun dengan tambahan sistem pengereman ABS.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Top3: Cara Mengerem yang Benar dan Mobil Murah

Liputan6.com, Jakarta Berkendara di musim hujan akan lebih berbahaya ketimbang saat jalanan kering. Perlu tahu cara pengereman yang benar agar kita tidak tergelincir. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Jalan Licin Saat Musim Hujan, Begini Teknik Pengereman yang Benar

Kondisi jalan yang licin akibat hujan merupakan hal umum bagi pengendara di musim hujan, seperti saat ini. Kondisi seperti itu dapat menyebabkan kecelakaan akibat tergelincir saat mengerem.

Hal ini bisa saja terjadi jika kamu melakukan pengereman dengan teknik yang salah. Dalam artikel kali ini, terdapat beberapa cara pengereman sepeda motor dengan benar, seperti dilansir Corsatire, Selasa (5/2/19). Selengkapnya baca di sini.

2. Kepincut Mobil Murah Asal Cina, Berikut Daftar Harganya

Pasar otomotif Tanah Air semakin meriah dengan hadirnya mobil Cina beberapa tahun belakangan ini. Menawarkan beberapa keunggulan dibanding pabrikan Jepang, sedikitnya terdapat dua merek baru yang telah menjadi anggota Gaikindo saat ini, yakni Wuling dan DFSK.

Salah satu strategi pabrikan Cina untuk menarik minat konsumen ialah harga yang lebih terjangkau. Tak hanya itu, salah satu pabrikan bahkan memberikan warranty selama 7 tahun atau 150 ribu kilometer. Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Yamaha MT-15 Resmi Meluncur, Nasib Xabre Tergantung Hal ini

Mengawali awal tahun 2019, Yamaha Indonesia resmi memberikan kejutan melalui peluncuran produk terbarunya, Yamaha MT-15. Meski tak ada seremoni, pernyataan resmi dari pabrikan Jepang itu sukses menarik perhatian karena telah cukup lama menjadi perbincangan pecinta otomotif Tanah Air.

Dinilai mampu menjadi pelengkap keluarga MT series di Indonesia, Yamaha MT-15 secara resmi diluncurkan ke publik bersamaan dengan hadirnya dua pembalap MotoGP andalan Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, Senin (4/2/19). Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Honda Perkenalkan Mesin Rumput hingga NSX Berwarna Emas, Ada Apa?

Liputan6.com, Sydney – Pabrikan otomotif asal Jepang, yaitu Honda berhasil memiliki penggemarnya di berbagai belahan dunia. Di Australia, Honda sudah 50 tahun berkarya dan menorehkan namanya.

Merayakan capaian tersebut, Honda memodifikasi beberapa produk mereka di Australia. Melansir Carscoops, modifikasi itu dilakukan mulai dari mobil, sepeda motor, hingga mesin pemotong rumput.

Menariknya, semua produk itu berubah menjadi keemasan. Yap, sesuai dengan umurnya, bodi supercar NSX, Civic Type R, CBR1000RRR FireBlade, CRF450L, dan CRF50F untuk anak-anak, kini berwarna emas.

Begitu juga dengan mesin pemotong rumput HRU19 Buffalo Premium dan generator EU221, yang dirancang dan dirakit di Australia.

“Kami berpikir tentang bagaimana kami bisa merayakan ulang tahun dengan menunjukkan keragaman produk kami yang unik melalui cara yang berani dan menyenangkan. Maksud saya, siapa yang pernah melihat mesin pemotong rumput atau generator berwarna emas sebelumnya?” ungkap Direktur Pelaksana dan CEO honda Australia, Hiroyuki Simizu.

Selain warna emas, masing-masing produk tersebut mendapatkan stiker bertuliskan ’50 Years in Australia’. Tapi produk-produk yang mendadak emas itu tak bisa dibawa pulang. Honda hanya menghadirkan mereka sebagai koleksi peringatan 50 tahun di Australia.

Sumber: Otosia.com

2 dari 3 halaman

Honda Ajak Konsumen CBR Geber Motor Marc Márquez

Sebanyak 10 finalis yang lolos seleksi PT Astra Honda Motor (AHM) mengendarai Motor supersport Honda RC213V-S, motor versi jalan raya dari Honda RC213V Marc Marquez.

PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak 10 konsumen mengendarai motor Marc Márquez versi jalan raya yakni Honda RC213V-S di sirkuit Sentul, Jawa Barat (10/12). Gelaran ini menjadi puncak kegiatan kompetisi digital RC213V-S MotoGP Street Experience yang dilaksanakan sejak awal November 2018.

Untuk dapat merasakan motor MotoGP Marc Marquez versi jalanan ini, AHM mengajak peserta untuk mengunggah foto serta cerita momen terbaik mereka bersama Honda CBR series kesayangan lengkap dengan safety gear di website www.motogp-streetexperience.com dan media sosial peserta. Kompetisi digital RC213V-S MotoGP Street Experience yang diselenggarakan pada periode 9 – 27 November 2018 ini disambut antusias 1.089 peserta yang mendaftar untuk mengikuti kompetisi ini dari seluruh Indonesia.

Tahapan seleksi pertama berhasil memilih 20 kandidat terbaik yang berkesempatan masuk ke tahap selanjutnya. Mereka menjalani pelatihan dan seleksi safety riding dengan menggunakan Honda CBR250RR dan Honda CB500F di Safety Riding Center Wahana Jatake (8/12).

Dari hasil seleksi tersebut, terpilih 10 peserta terbaik yang berkesempatan menunggangi Honda RC213V-S di sirkuit Sentul. Sebelum menjajal Honda RC213V-S, 10 peserta dibekali pengetahuan mengenai informasi keselamatan berkendara dan pengenalan produk yang dilakukan oleh para pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT). Setelah sesi bersama pebalap usai, para peserta melaksanakan seleksi tahap akhir.

Pada tahap seleksi akhir, seluruh peserta dinilai berdasarkan kemampuan berkendara di sirkuit dengan menggunakan Honda CBR650F dan CBR1000RR yang langsung dievaluasi oleh para pebalap AHRT. Peserta yang berhasil lolos dari tahap seleksi terakhir berhak untuk menunggangi RC213V-S selama 4 putaran penuh melintasi sirkuit Sentul, Bogor.

GM Planning and Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan aktivitas melalui media digital yang dimulai sejak tahun lalu mendapat perhatian besar dari para pecinta balap. Oleh karena itu, kini perusahaan berupaya terus memberikan kesempatan berharga bagi pecinta motor sport untuk merasakan sensasi performa tinggi motor sport Honda .

“Kami berharap konsumen dapat merasakan pengalaman tak terlupakan dengan mengendarai langsung motor MotoGP Honda RC213V-S versi jalan raya. Performa Total Control yang disematkan pada motor supersport ini sejalan dengan performa Honda CBR series yang dipasarkan di Tanah Air,” ujar Indraputra.

Motor supersport Honda RC213V-S merupakan motor versi jalan raya dari Honda RC213V yang ditunggangi pembalap Repsol Honda di ajang MotoGP. Produk ini memiliki konfigurasi mesin serupa, yakni mengusung mesin DNA balap V-4, 4-stroke, DOHC, 4-Valve, 6-speed dengan kapasitas mesin 999cc yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 157 Tk/11.000 rpm serta torsi sebesar 102 Nm/10.500 rpm untuk versi standar. System pembakaran menggunakan PGM-Fi (Programmed Fuel Injection) dengan daya tampung bahan bakar 16,3L.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Dijamin Kapok, Begini Cara Polisi Menghukum Pemakai Knalpot Bising

Liputan6.com, Jakarta – Untuk menjaga ketertiban berlalu lintas, pihak kepolisian sering kali melakukan operasi lalu lintas. Dalam razia yang dilakukan, kepolisian biasanya berfokus pada berbagai pelanggaran, seperti kelengkapan berkendara, penggunaan ponsel saat mengemudi, dan mengabaikan rambu-rambu lalu lintas.

Salah satu yang sering ditertibkan juga ialah pemilik kendaraan yang melakukan modifikasi tidak sesuai peraturan. Pasalnya, modifikasi yang dilakukan biasanya akan mengganggu pengendara lain, salah satunya penggunaan knalpot bising pada motor.

Seperti dilansir akun @trailnusantara, Selasa (5/2/19), terlihat sebuah video memperlihatkan polisi yang tengah menertibkan pemilik motor dengan knalpot bising.

Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu terdapat seorang pemuda yang didekatkan kepalanya kepada knalpot sambil dinyalakan dan digas. Hal itu merupakan salah satu upaya petugas memberikan efek jera.

Petugas juga mencoba memberikan imbauan kepada pemilik kendaraan agar tidak mengganggu ketertiban dengan menggunakan knalpot bising pada kendaraannya.

Hal itu langsung menjadi perbincangan warganet, banyak yang menyayangkan tindakan petugas karena harus melakukan tindakan seperti itu. Namun juga ada yang mendukung upaya tersebut, untuk memberikan efek jera.

2 dari 2 halaman

Saksikan Videonya di Bawah Ini :

Komentar Bos Yamaha Indonesia Terkait NMax Terbaru

Liputan6.com, Jakarta – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) resmi menghadirkan Yamaha NMAX empat tahun lalu. Dengan banderol kurang dari Rp30 juta, skuter matik premium tersebut sukses menarik minat konsumen di pasar nasional.

Memasuki tahun 2019, banyak penggemar motor pabrikan otomotif berlambang garpu tala tengah menunggu hadirnya NMax terbaru. Meski telah santer terdengar kabar terkait hal tersebut, Yamaha Indonesia enggan memberikan komentar terkait generasi terbaru matik pabrikan Jepang tersebut.

“Maaf saya tidak bisa bicara soal new product, sesuatu yang baru, biar waw nanti saatnya. Kami punya banyak ide untuk produk baru, tapi kami masih konsentrasi dengan model saat ini dan mohon maaf kami belum bisa bicara,” kata Presiden Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Minoru Morimoto.

Meski demikian, Morimoto menegaskan pihaknya pasti akan melakukan pembaruan terhadap skutik bertubuh bongsor tersebut.

“Pada saatnya jelas akan kami perbarui. Tetapi waktunya belum sekarang. Lagi-lagi saya tidak bisa mengatakan apapun,” ujar Morimoto.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Sebagai informasi, Nmax dibenamkan mesin berkapasitas 155 cc yang mampu menghasilkan daya 14,8 Tk pada 8.000 rpm dan torsi 14,4 Nm pada 6.000 rpm.

Yamaha sudah membekali Nmax dengan teknologi variable valve activation (VVA) untuk performa lebih unggul di setiap rentang putaran mesin. Melengkapi itu, bobot Nmax di angka 127 kg.

Jalan Licin Saat Musim Hujan, Begini Teknik Pengereman yang Benar

Liputan6.com, Jakarta – Kondisi jalan yang licin akibat hujan merupakan hal umum bagi pengendara di musim hujan, seperti saat ini. Kondisi seperti itu dapat menyebabkan kecelakaan akibat tergelincir saat mengerem.

Hal ini bisa saja terjadi jika kamu melakukan pengereman dengan teknik yang salah. Dalam artikel kali ini, terdapat beberapa cara pengereman sepeda motor dengan benar, seperti dilansir Corsatire, Selasa (5/2/19).

Pertama, pengendara sebaiknya menggunakan keempat jari tangan kanan untuk melakukan pengereman ban depan. Hal itu dilakukan agar semua handle rem terpegang sempurna sehingga pengereman bisa dilakukan lebih maksimal.

Selanjutnya, proses pengereman harus diawali dengan melepas handle gas. Akan percuma jika pengendara mengerem sambil menarik gas, karena mesin masih memutar roda. Hasilnya pengereman yang dilakukan tidak maksimal.

Lakukan penarikan handle rem secara pelahan-lahan, jangan disentak secara bersamaan. Setelah hampir mendekati objek yang dihindari, pengereman bisa ditarik lebih kuat.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Untuk memperlambat laju kendaraan di jalanan lurus, kombinasikan sistem pengereman depan dan belakang dengan perbandingan 60:40 atau 70:30. Pemakaian rem depan yang lebih besar memungkinkan gerakan sepeda motor tidak oleng. Sedangkan pengendara yang menggunakan rem belakang memiliki potensi sliding lebih besar.

Apabila sepeda motor hendak melewati tikungan, teknik pengereman yang benar ialah mengandalkan rem belakang secara perlahan-lahan. Penggunaan rem depan bisa mengakibatkan motor terpeleset.

Pastikan kondisi rem depan dan rem belakang selalu normal. Lakukan perawatan rem sepeda motor secara rutin dan ganti kampas rem yang sudah habis. Jangan biarkan salah satu sistem pengereman tidak berfungsi. Sebab, rem depan dan rem belakang merupakan komponen penting.

Hal terakhir, pastikan ban motor memiliki daya cengkeram yang baik agar kendaraan tetap terkendali saat mengerem. Jika ban tidak memiliki daya cengkeram resiko terjadi selip saat mengerem lebih besar.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Indonesia Jangan Kalah, Emisi Mobil Konvensional di Thailand Sudah Euro5 pada 2021

Liputan6.com, Jakarta – Semua kendaraan yang dirakit dan diimpor secara lokal yang dijual di Thailand sudah harus memenuhi standar Euro5 pada 2021. Sedangkan untuk kendaraan listrik, baik hibrida maupun plug-in harus memenuhi standar emisi Euro6.

Melansir BangkokPost, Senin (4/2/2019), Kantor Ekonomi Industri (OIE) Thailand, telah memberikan perintah produsen mobil dan importir kendaraan untuk mulai bekerja membuat mobil dengan persyaratan tersebut.

Peraturan tersebut bertujuan untuk membantu mengurangi tingkat partikel asap dan PM2.5 di Negeri Gajah Putih tersebut.

Saat ini, mobil penumpang atau pikap yang dirakit secara lokal di Thailand sudah memenuhi standar emisi Euro4. Namun, sebanyak 27 mobil ramah lingkungan telah ditetapkan untuk mengikuti peraturan Euro5.

Selain itu, untuk mobil konvensional, sudah sebanyak 11 model kendaraan berukuran sedang dan besar buatan Thailand sudah memenuhi standar Euro5, seperti halnya dengan 19 mobil penumpang impor, dan 84 model impor dengan standar emisi Euro6.

Sedangkan untuk bus dan truk bertenaga diesel di Thailand yang masih standar emisi Euro3.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Menurut Direktur Jenderal OIE, Nattapol Rangsitpol, agensi telah menyerukan peningkatan ke Euro5, tetapi banyak perusahaan mobil menolaknya. Pasalnya, dengan peraturan tersebut bakal menelan biaya sekitar 15 ribu sampai 20 ribu baht per mobil.

“Kami sudah memperkirakan biaya tambahan dan itu tidak akan setinggi yang disebutkan produsen,” katanya.

Lanjut Nattapol, walaupun OIE belum menerima tanggapan positif dari para pembuat mobil tentang peralihan ke Euro5 namun karena sentimental pasar, setiap produsen yang memperkenalkan model baru, sudah menggunakan standar emisi Euro5 dan bukan Euro4.

“Saya pikir sudah waktunya bagi semua lembaga terkait di negara ini untuk mengubah kebijakan lingkungan mereka, dan standar Euro5 dan 6 harus diberlakukan dalam satu hingga dua tahun. Thailand tidak bisa jatuh 14-15 tahun di belakang Eropa, dan setiap pemangku kepentingan di negara itu harus membantu, bahkan jika awalnya akan ada biaya tinggi,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Yamaha MT-15 Resmi Meluncur, Nasib Xabre Tergantung Hal ini

Liputan6.com, Jakarta – Mengawali awal tahun 2019, Yamaha Indonesia resmi memberikan kejutan melalui peluncuran produk terbarunya, Yamaha MT-15. Meski tak ada seremoni, pernyataan resmi dari pabrikan Jepang itu sukses menarik perhatian karena telah cukup lama menjadi perbincangan pecinta otomotif Tanah Air.

Dinilai mampu menjadi pelengkap keluarga MT series di Indonesia, Yamaha MT-15 secara resmi diluncurkan ke publik bersamaan dengan hadirnya dua pembalap MotoGP andalan Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, Senin (4/2/19).

Saat disinggung posisi Xabre akan terganti setelah adanya Yamaha MT-15, Dyonisius Beti, Executive Vice President Director & COO PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing tidak menampik hal tersebut.

“Iya saya fikir pasti ada kanibal season. Tapi ini kan adalah model baru dimana banyak perubahan dari sisi desain dan produk ini pun kita lihat sudah mulai terkenal di luar negeri kalau Xabre kan lebih fokusnya di Thailand,” katanya di Four Season, Jakarta.

Meski demikian, Dyonisius menegaskan saat ini Xabre masih dijual berbarengan dengan MT-15. Karena adanya perbedaan harga yang cukup jauh, ia yakin segmen pasar yang akan dijangkau kedua motor berbeda.

“Kita masih lihat Xabre sambil kita menunggu, karena ada perbedaan harga. Tentu yang mencari harga murah akan mencari Xabre tapi sekarang yg top model ini yang MT-15 ini. Kita akan lihat respons pasar masa depan, kita lihat kalau perbedaan harga ada kita lihat dulu mungkin bisa jalan. Zaman dulu ada RX S ada RX King sampai ada yang sudah enggak kuat daya beli makin kuat kita geser ke atas,” ujarnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sebagai informasi, MT-15 dan Xabre memiliki selisih harga lumayan banyak, hampir Rp 5 juta. MT-15 ditawarkan Rp 34,95 juta, sedang Xabre Rp 30,7 juta.

Untuk pilihan warna, masing-masing punya tiga penawaran. Xabre punya warna green army, matte red, dan silver white. Sementara MT-15 matte grey, metallic black, dan matte blue. Pilihan MT-15 lebih berwarna, dengan pelek kontras pada pilihan selain hitam. Pilihan warna Xabre sangat monoton dengan dominasi hitam.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Deretan Mobil Listrik Buatan Cina yang Populer di Negaranya

Liputan6.com, Beijing – Pemerintah Cina merupakan salah satu negara yang mendukung perkembangan mobil hybrid dan juga listrik. Sebagai ilustrasi, negara Tirai Bambu tersebut secara nasional memberi subsidi atau insentif 3.000 yuan untuk kendaraan hybrid biasa, 50 ribu yuan untuk hybrid plug-in (yang dilengkapi dengan charger ke colokan listrik) dan 60 ribu yuan untuk mobil listrik murni.

Senada dengan Cina, Pemerintah Guangzhou memberi subsidi para pembeli mobil hybrid baru dengan potongan harga 10.000 yuan atau sekitar Rp. 15juta.

Karena itu, wajar bila saat ini beberapa pabrikan asalnya mulai melakukan produksi dan menjual mobil listrik dengan harga terjangkau di Cina.

Sedikitnya terdapat dua mobil listrik karya pabrikan otomotif Cina yang saat ini mulai dijual. Beberapa diantaranya bahkan pernah datang ke Indonesia, meski belum dijual.

2 dari 3 halaman

Berikut Daftar Mobil Listrik Asal Cina

Baojun

Pada gelaran GIIAS 2018 awal Agustus lalu, Wuling Motors Indonesia secara resmi memperkenalkan mobil listrik Baojun E100. Belum dijual di Tanah Air, induknya di Cina bahkan telah mengeluarkan adiknya yang tampak lebih modern dan futuristik, Baojun E200.

Nissan Sylphy

Diproduksi di Cina oleh perusahaan joint venture Nissan dengan mitranya Dongfeng Motor Group. Nissan Sylphy merupakan model listrik Nissan pertama yang dibuat di Cina khusus untuk konsumen Cina. Mobil diproduksi di pabrik Dongfeng Nissan, tepatnya di pabrik Huadu.

Senia R7 EV400 SUV

Memiliki bobot 150 kilogram, mobil disegmen SUV ini diklaim mampu mecapai kecepatan 140 kilometer per jam. Dengan motor listrik yang dibenamkan, mobil ramah lingkungan ini mampu menyemburkan tenaga hingga 107 Tk.

Besturn B30 EV

Hadir pertama kali dalam ajang otomotif Beijing Auto Show, Besturn B30 EV diharapkan mampu menjadi salah satu mobil listrik andalan di China. Mendapat perubahan baterai pada tahun 2017, mobil ini mampu menempuh jarak lebih panjang, dari 180km ke 205km.

Junpai D80E EV SUV

Hadir untuk memeriahkan segmen SUV, mobil ini diklaim mampu mecapai kecepatan 160 kilometer per jam. Dengan motor listrik yang dibenamkan, mobil ramah lingkungan ini mampu menyemburkan tenaga hingga 188 Tk.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Helm Lokal Ini Terus Perluas Jaringan

Liputan6.com, Jakarta – Seiring penjualan yang terus meningkat, RSV Helmet terus memperluas jaringan pemasarannya. Produk helm dalam negeri itu baru-baru ini meresmikan flagship store kedua yang berlokasi di Kalimalang, Jakarta Timur.

Menariknya, flagship store kedua ini merupakan kolaborasi antara RSV Helmet, KTM Kalimalang, dan KTM Owners Community Indonesia (KOCI).

Executive Director RSV Helmet, Richard Ryan, menyebut didirikannya flagship store sebagai offline sales untuk mendukung penjualan online yang selama ini cukup sukses dijalani.

“Kombinasi yang tepat saat ini adalah menggabungkan pemasaran digital yang kuat dan offline yang mumpuni. Karena itulah, berbagai respons positif pun terus bermunculan, yaitu keinginan untuk membuka flagship store,” ucapnya belum lama ini.

Sekadar informasi, produk helm yang dijual RSV tidak cuma berstandar SNI, tetapi juga bersertifikasi ECE dan DOT. Di flagship store ini nantinya akan ada juga produk riding apparel seperti jaket, sarung tangan, t-shirt dan lain lain.

Saat ini RSV Helmet membuka peluang bagi masyarakat untuk bekerja sama dalam membangun flagship store.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Disebutkan, dalam partnership tersebut RSV Helmet akan memberikan perlakuan yang sama seperti flagship store yang ada di Jakarta, baik dalam hal desain eksterior dan interior, hingga tata ruang untuk penempatan seluruh produk display yang dipasarkan.

Lebih lanjut Richard menyampaikan, dalam enam bulan ke depan pihaknya akan melakukan roadshow pembukaan dealer.

“Setiap bulannya akan ada pembukaan store baru RSV. Bulan Febuari ini di KTM Kalimalang, Maret di Bandung Jawa Barat, April di Banten, Mei di Surabaya Jawa Timur, Juni di Bogor Jawa Barat, dan Juli di Padang, Sumatera Barat,” katanya.

“Target kami akan ada 28 flagship store yang dibuka di Indonesia tahun ini, dan 7 di antaranya berada di Jabodetabek,” ucap Richard.

Mengenal Moge Adventure Baru Asal Cina Pesaing Honda CB500X

Liputan6.com, Beijing – Pabrikan motor Cina semakin serius menunjukkan eksistensinya di industri otomotif dunia. Beberapa produsen bahkan telah mulai memasarkan motor gede (moge) di berbagai segmen, salah satunya Lifan.

Seperti dilansir Newmotor.com.cn, Minggu (5/2/19), Lifan baru saja merilis moge adventure baru bernama KPT500. Motor dual-purpose ini tak hanya terlihat tangguh, tapi juga futuristik.

Terlahir sebagai motor adventure, Lifan KPT500 dibekali dengan berbagai aksesori khas motor petualang, sebut saja setang lebar, hand-guard, adjustable windshield, skid-plate, crash-bar, dan knalpot tinggi.

Pabrikan asal Cina tersebut juga menyematkan berbagai fitur lain, seperti full-LED lighting, instrumen panel full-digital, suspensi depan upside-down, dan box aftermarket.

Ground-clearance Lifan KPT500 juga cukup tinggi, mencapai 200mm, berkat pelek jari-jari (spoke wheel) berdiameter 19 inci di depan dan belakang 17 inci. Keduanya menggunakan ban dual-purpose dan dikawal rem cakram berteknologi ABS.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sayangnya, tak ada informasi lebih lanjut terkait detail mesin dan harga moge adventure ini. Yang jelas, banderolnya akan lebih murah dari produk Jepang sekelasnya, seperti Honda CB500X, Kawasaki Versys 650, dan Suzuki V-Strom 650.

Hal itu tentu tak terlepas dari image motor Cina yang selalu dibandrol dengan harga lebih murah dibanding pabrikan Jepang dan Eropa.

Sumber : Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Kepincut Mobil Murah Asal Cina, Berikut Daftar Harganya

Liputan6.com, Jakarta – Pasar otomotif Tanah Air semakin meriah dengan hadirnya mobil Cina beberapa tahun belakangan ini. Menawarkan beberapa keunggulan dibanding pabrikan Jepang, sedikitnya terdapat dua merek baru yang telah menjadi anggota Gaikindo saat ini, yakni Wuling dan DFSK.

Salah satu strategi pabrikan Cina untuk menarik minat konsumen ialah harga yang lebih terjangkau. Tak hanya itu, salah satu pabrikan bahkan memberikan warranty selama 7 tahun atau 150 ribu kilometer.

Hadir lebih dulu, Wuling saat ini telah menjual tiga model mobil andalannya di Tanah Air. Ketiga mobil tersebut berada di segmen yang sama, yakni MPV.

Meski demikian, target pasar dan konsumen yang akan disasar setiap mobil sangat berbeda karena telah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing konsumen.

Berbeda dengan sang kompetitor, DFSK hadir pertama kali di Indonesia dengan mengandalkan mobil di segmen SUV. Selain itu, terdapat juga mobil pikap untuk memenuhi kebutuhan di segmen komersial.

2 dari 3 halaman

Berstatus On The Road Jakarta, Berikut Daftar Harga Mobil Cina

Wuling Confero

1.5 | Rp134,8 Juta

1.5 (Double Blower) | Rp136,8 Juta

S 1.5C | Rp156,9 Juta

S 1.5C Lux | Rp158,9 Juta

S 1.5C Lux Plus | Rp159,9 Juta

S 1.5L | Rp168,9 Juta

S 1.5L Lux | Rp170,9 Juta

S 1.5L Lux Plus | Rp171,9 Juta

 

Wuling Cortez

1.5L S | Rp193,8 Juta

1.5L C | Rp203,8 Juta

C MT | Rp218 Juta

C i-AMT | Rp228 Juta

C Lux Plus i-AMT | Rp233 Juta

L Lux Plus MT | Rp254 Juta

L Lux Plus i-AMT | Rp264 Juta

Wuling Formo

1.2 Blind Van | Rp135,8 Juta

1.2 Minibus 8-Seater | Rp135,8 Juta

1.2 Minibus 7-Seater | Rp136,8 Juta

DFSK Glory 580

1.5T CVT Comfort | Rp282 Juta

1.5T CVT Luxury | Rp308 Juta

1.8L 5MT Comfort | Rp245,9 Juta

1.5T 6MT Luxury | Rp295 Juta

Supercab

1.5L Petrol | Rp119,99 Juta

1.3L Turbodiesel | Rp167 Juta

Sumber : Oto.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Ternyata, MPV Asal Cina Ini Termasuk Mobil Terlaris di Dunia

Liputan6.com, Jakarta – Saat ini terdapat cukup banyak pabrikan otomotif dunia yang saling berlomba merebut hati konsumen secara global dengan beragam produk andalan. Meski masih didominasi merek Jepang, pabrikan mobil Cina tak ingin kalah menunjukkan eksistensinya.

Hal itu dibuktikan dengan salah satu merek negara tirai bambu yang masuk dalam jajaran mobil terlaris di dunia, seperti dilansir Autocar, Selasa (5/2/19).

Sukses masuk dalam daftar 20 mobil paling banyak dibeli di dunia sepanjang tahun 2018. Model yang berhasil menarik minat ialah mobil keluarga Hongguang, atau di Tanah Air lebih dikenal dengan nama Wuling Confero.

Hal itu dinilai sangat menarik mengingat mobil terlaris secara global bukan berada di segmen mobil Multi-Purpose Vehicle (MPV), melainkan sedan.

Terbukti berada di posisi pertama, mobil terlaris di dunia dipegang oleh Toyota Corolla karena berhasil terjual lebih dari satu juta unit tahun lalu. Urutan kedua ditempati pikap kabin ganda andalan Ford, F Series.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Meski hanya menduduki peringkat 19, Hongguang mampu mencatatkan penjualan lebih dari 480 ribu unit sepanjang 2018. Angka itu tentu menjadi kebanggaan bagi Wuling karena mampu bersaing secara global.

Tak hanya global, Wuling juga berani mengucurkan dana triliunan rupiah untuk investasi dan menyukseskan langkah mereka di pasar otomotif nasional.

Kiprah Wuling di Indonesia tak bisa dipandang sebelah mata karena selama dua tahun, pabrikan tersebut mampu masuk dalam jajaran 10 besar merek otomotif terlaris di Tanah Air.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Maverick Vinales Ingin Motor Bebek Ini untuk Sehari-hari

Liputan6.com, Jakarta – Hadir untuk memeriahkan pasar otomotif Tanah Air, Yamaha Indonesia secara resmi meluncurkan MX King dn MT-15 di Jakarta, Senin (4/2/19). Mengawali debut perdananya di Indonesia, new MX-King diperkenalkan secara langsung oleh pembalap MotoGP dari Yamaha yaitu Valentino Rossi dan Maverick Vinales.

Di sela-sela peluncuran, Dyonisius Beti, Executive Vice President Director & COO PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing memberi pertanyaan kepada Maverick Vinales setelah melihat dan mencoba secara singkat MX King.

Menanggapi hal tersebut, pria berumur 24 tahun tersebut mengaku ingin memiliki MX King. Sayang motor pabrikan Jepang itu tidak dijual di Eropa khususnya di tempatnya tinggal.

“Tapi kalau dilihat dari desainnya, ini cukup sporty dan kompak, nampaknya easy to control. Sayang motor ini tidak ada di Eropa, kalau motor ini ada di Eropa mungkin saya bisa menggunakannya untuk kegiatan sehari-hari,” kata Vinales di Four Season, Jakarta.

Hadir dalam tiga balutan warna baru, yakni Metallic Blue, Matte Red serta Metallic Orange harga yang ditawarkan untuk MX King yakni Rp 22.900.000 on the road Jakarta.

2 dari 3 halaman

Hadir di Jakarta, Valentino Rossi Minta Maverick Vinales Pelankan Laju Motornya

Resmi memperkenalkan livery motor YZR-M1 yang akan digunakan dalam laga Moto GP musim ini, kedua pembalap andalan Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales hadir di Jakarta, Indonesia.

Tak hanya corak pada tunggangan baru yang menjadi perhatian, namun juga dukungan yang diberikan Rossi pada juniornya, Maverick.

“Kami pasangan yang baik. Dia masih muda tidak seperti saya yang sudah sedikit tua. Dia adalah pembalap yang kuat dan cepat,” kata Rossi.

Bahkan Rossi menegaskan dirinya memiliki hubungan baik dengan Maverick bahkan di luar perlintasan balap.

“Kami bertarung di lintasan tapi saling menghormati di luar lintasan. Kami datang dari 2018 yang sulit dan datang dengan lebih kuat,” ujarnya.

Dengan nada bercanda, Rossi juga meminta Maverick untuk memperlambat motornya saat berlaga di lintasan. “Pertama saya ingin dia lebih lambat, jangan terlalu menekan,” tutur Rossi sambil tersenyum.

Melihat hal itu, Maverick membalas gurauan Rossi. Ia mengaku ingin mengalahkan Juara Dunia sembilan kali tersebut.

Motivasi saya adalah mengalahkan Valentino. Bercanda. Kami harus fokus dengan kejuaraan yang panjang. Dari yang saya pelajari dari Valentino, saya harus bekerja keras dan menekan diri saya. Tujuan kami adalah menjadi nomor 1. Setelah musim tes beberapa saat lalu kami merasa sangat siap,” ujar Mavrick

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Punya Motor Baru, Valentino Rossi Teringat Klub Sepak Bola Idolanya

Liputan6.com, Jakarta – Motor yang akan digunakan Valentino Rossi dan Maverick Vinales dalam ajang Moto GP musim ini memiliki perubahan livery. Penggunaan kombinasi ‘Monster Energy black’ dengan ‘Yamaha Factory Racing blue’ serta beberapa garis minimalis berwarna biru diklaim mampu menghasilkan gradasi warna yang lebih dinamis pada desain motor yang terlihat ramping.

Melihat perubahan itu, Valentino Rossi mengaku teringat pada klub sepak bola idolanya, Inter Milan.

“Saya sangat menyukai motor ini. Yamaha selalu biru, dan saya suka hitamnya Monster. Ini seperti tim kesukaan saya Inter Milan. Saya sangat banga dengan design baru dan sponsor baru ini,” kata Rossi

Selain itu, Maverick Vinales mengaku perubahan livery pada motor membuat tunggangannya di Moto GP terlihat lebih keren.

“Saya suka motor cross sehingga saya tahu Monster. Jadi saya dengan bangga bisa bekerja sama dengan Monster. Saya melihatnya sebagai coolest bike yang pernah saya liat,” ujar Maverick.

Sebagai informasi, perpaduan sempurna antara nilai estetika Yamaha dengan gambar cakar dinilai mampu dikenali dengan mudah.

Logo baru Monster Energy Yamaha MotoGP Team, juga termasuk pada perlengkapan tim dan racing suit yang dikenakan oleh Valentino dan Maverick.

“Tahun ini tampilan tim MotoGP dari Yamaha Factory Racing berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, sehingga memang laik untuk menggelar seremoni khusus sebagai penanda dari awal yang baru. Tim kali ini hadir di Indonesia, negara yang merupakan pasar terpenting bagi Yamaha Motor Corporation dan menjadi semakin menarik berkat semangat besar yang ditunjukkan dari para penggemar serta media lokal terhadap balap MotoGP. Selain itu, Indonesia merupakan lokasi sentral di Asia dan jaraknya yang dekat dengan tempat tes pramusim pertama yang diadakan di Malaysia, menjadikan negara ini sebagai tuan rumah yang sempurna untuk mengadakan peluncuran tim,” kata Lin Jarvis, Managing Director of Yamaha Motor Racing.

2 dari 3 halaman

Hadir di Jakarta, Valentino Rossi Minta Maverick Vinales Pelankan Laju Motornya

Resmi memperkenalkan livery motor YZR-M1 yang akan digunakan dalam laga Moto GP musim ini, kedua pembalap andalan Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales hadir di Jakarta, Indonesia.

Tak hanya corak pada tunggangan baru yang menjadi perhatian, namun juga dukungan yang diberikan Rossi pada juniornya, Maverick.

“Kami pasangan yang baik. Dia masih muda tidak seperti saya yang sudah sedikit tua. Dia adalah pembalap yang kuat dan cepat,” kata Rossi.

Bahkan Rossi menegaskan dirinya memiliki hubungan baik dengan Maverick bahkan di luar perlintasan balap.

“Kami bertarung di lintasan tapi saling menghormati di luar lintasan. Kami datang dari 2018 yang sulit dan datang dengan lebih kuat,” ujarnya.

Dengan nada bercanda, Rossi juga meminta Maverick untuk memperlambat motornya saat berlaga di lintasan. “Pertama saya ingin dia lebih lambat, jangan terlalu menekan,” tutur Rossi sambil tersenyum.

Melihat hal itu, Maverick membalas gurauan Rossi. Ia mengaku ingin mengalahkan Juara Dunia sembilan kali tersebut.

Motivasi saya adalah mengalahkan Valentino. Bercanda. Kami harus fokus dengan kejuaraan yang panjang. Dari yang saya pelajari dari Valentino, saya harus bekerja keras dan menekan diri saya. Tujuan kami adalah menjadi nomor 1. Setelah musim tes beberapa saat lalu kami merasa sangat siap,” ujar Mavrick

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Top3 Berita Hari Ini: Skutik Rp20 Jutaan dan Pelek Bekas Seharga Rp1,4 Miliar

Liputan6.com, Jakarta Bagi Anda yang memiliki dana sebesara Rp20 juta, ada banyak skutik  yang bisa dibeli. Tapi yang benar-benar mendekati angka itu ada dua model. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Punya Duit Rp20 Juta, Ambil Honda Vario 125 atau Yamaha FreeGo S?

Ketika dana untuk membeli motor hanya tersedia sekitar Rp 20 jutaan, maka akan muncul dua skuter matik yang bisa jadi pilihan utama. Pertama adalah Yamaha FreeGo S Non ABS dan satunya lagi ialah Honda Vario 125.

Honda Vario 125 CBS-Idling Stop System (ISS) dilabeli Rp 20 juta. Sementara Yamaha FreeGo S Non ABS Rp 19,7 juta (OTR DKI Jakarta). Mesinnya pun berada dalam satu kelas. Berikut informasi yang akan memudahkan kita untuk memilih satu di antaranya: Selengkapnya baca di sini.

2. Pelek Bekas Ini Harganya Rp 1,4 Miliar, Apa Hebatnya?

Anda mungkin pernah mendengar biaya ganti oli Bugatti yang sangat mahal. Tidak tanggung-tanggung, untuk mengganti oli hypercar tersebut biayanya mencapai Rp 290 jutaan. Lantas bagaimana dengan biaya yang lain, misalkan ganti pelek?

Baru-baru ini, mengutip dari Autoweek.com, ada pengguna situs jual beli Ebay.com yang menjual pelek asli dari Bugatti Veyron. Dengan kondisi mulus dan ban 85%, komponen tersebut dibanderol USD1 juta, sekitar Rp1,4 miliaran. Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Perlu Diingat, Inilah Tanda-Tanda Kerusakan Busi pada Mobil Kesayangan

Salah satu komponen yang penting bagi performa mobil kesayangan, adalah busi. Maka dari itu, perlu diperhatikan kondisinya, karena jika sudah rusak bakal berdampak pada ketidaknyamanan saat berkendara.

Melansir laman resmi Daihatsu Indonesia, busi mobil yang rusak bisa mengakibatkan mesin kehilangan tenaga dalam kondisi tertentu. Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Honda PCX Punya Pilihan Warna Baru, Berapa Harganya?

Liputan6.com, Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menyegarkan salah satu produk andalannya, Honda PCX. Skutik premium penantang Yamaha NMax ini, mendapatkan warna baru Sophisticated Matte Silver.

Kehadiran warna baru Sophisticated Matte Silver ini tetap mengusung desain elegan dan mewah. Varian warna baru ini sekaligus melengkapi pilihan warna lain, Wonderful White, Brilliant Black, dan Majestic Matte Red.

Dijelaskan Direktur Marketing PT AHM Thomas Wijaya, Honda PCX akan terus dihadirkan bagi pecinta gaya hidup berkelas, melalui kehadiran sepeda motor premium dengan fitur canggih yang sesuai dengan keinginan konsumen.

“Kami berharap penyegaran ini mampu menjawab kebutuhan konsumen dan memberikan kebanggaan tersendiri bagi pengendara dan pecinta skutik premium Honda,” jelas Thomas dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com, Senin (4/2/2019).

Honda PCX menghadirkan kenyamanan saat berkendara melalui fitur Anti-Lock Braking System (ABS), untuk menunjang keselamatan berkendara di tipe ABS.

Selain itu, motor ini juga dilengkapi Enhanced Smart Power (eSP) teknologi minim gesekan, dan efisiensi pendinginan mesin, serta transmisi yang menghadirkan performa mesin terbaik pada model ini.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Pada sisi kenyamanan, model ini telah dilengkapi DC socket untuk power charger yang disematkan pada konsol box sisi depan, sistem pengereman combi brake hidrolis dengan 3 piston caliper untuk tipe CBS yang memberikan kestabilan saat pengereman.

Untuk banderolnya, Honda PCX ini dibanderol Rp 28.025.000 untuk tipe CBS, Rp 31.025.000 untuk tipe ABS, dan Rp 41.325.000 untuk hybrid. Harga tersebut, berstatus on the road (OTR) Jakarta.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi Yamaha MX King 2019

Liputan6.com, Jakarta – Yamaha Indonesia secara resmi meluncurkan MX King terbaru di Four Season Hotel, Jakarta pada Senin (4/2/19). Kemunculan motor bergenre moped tersebut diyakini akan semakin meramaikan pasar sepeda motor nasional, khususnya, di kelas bebek berkapasitas mesin 150-155cc.

Mengawali debut perdananya di Indonesia, new MX-King diperkenalkan secara langsung oleh pembalap terbaik MotoGP dari Yamaha yaitu Valentino Rossi dan Maverick Vinales, sesaat setelah mereka selesai mengikuti seremoni peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP Team yang menampilkan livery warna baru pada motor YZR-M1.

“MX-King kini terlihat lebih racy, bobotnya yang ringan membuat motor ini sangat lincah dan mudah untuk dikendalikan. Menurut saya MX-King merupakan motor bebek dengan karakter sport sejati,” kata Maverick Vinales.

New MX-King tampil lebih racy melalui wajah baru dan kehadiran 3 lampu (terdiri dari 2 low beam dan 1 high beam) dengan bentuk lebih tajam dan sudah mengadopsi teknologi LED.

Area switch (tombol panel pada area handle) pada new MX-King juga dirancang menjadi independen atau tidak tertutup oleh cover handle yang membuatnya berbeda dari generasi sebelumnya. Untuk urusan desain body, MX-King terbaru masih mempertahankan gaya agresif dengan lekukan tajam yang menjadi ciri khasnya. Selain itu, motor bebek bergaya sport ini juga telah dilengkapi dengan fitur hazard lamp yang berfungsi sebagai tanda ketika pengendara mengalami kondisi darurat.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Motor terbaru pabrikan berlambang garpu tala ini juga telah disematkan Light Frame Design serta pijakan kaki yang dapat dilipat. Posisi berkendara motor juga ditunjang dengan suspensi mono shock yang terdapat pada bagian belakang motor. Perpaduan ban tubeless lebar (F:90/80-17 dan R: 120/70-17) dengan pelek berukuran 17 inci yang terdapat pada bagian kaki-kaki motor, dinilai mampu menciptakan rasa berkendara yang lebih stabil serta membuat tampilan motor menjadi terlihat gagah.

MX-King generasi terbaru juga telah dilengkapi dengan double disc-brake yang mampu meningkatkan sistem pengereman, serta digital speedometer dengan desain futuristik.

Untuk dapur pacu, motor terbaru pabrikan Jepang tersebut dibenamkan mesin 150cc fuel injection, 4 valve, dengan transmisi manual 5 percepatan yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 15 Tk/ 8,500rpm dan torsi sejumlah 13,8 Nm/ 7,000rpm. Selain itu, mesin yang mengadopsi teknologi balap tersebut telah dilengkapi dengan liquid cooled (berpendingin cairan) yang mampu menjaga suhu mesin tetap stabil serta DiAsil cylinder & forged piston yang membuat mesin motor menjadi tiga kali lebih awet, kuat dan ringan.

New MX-King hadir dalam tiga balutan warna baru yang tersedia, yakni Metallic Blue, Matte Red serta Metallic Orange dan dipasarkan dengan harga Rp 22,900,000 OTR Jakarta.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Teknologi Motor Terbang Semakin Dekat, Intip Wujudnya

Liputan6.com, Jakarta – Selain motor listrik, salah satu teknologi yang sedang dikembangkan oleh beberapa pabrikan otomotif adalah motor terbang. Motor terbang bukan sekedar mimpi, karena beberapa pengujian dan juga videonya sudah tersebar di dunia maya.

Salah satu yang sedang berusaha mewujudkannya adalah Ludovic Lazareth, seorang penemu asal Prancis sekaligus pemilik Lazareth Auto-Moto. Motor terbang prototype terbarunya yaitu Lazareth LMV 496 telah diperkenalkan ke masyarakat luas pada 31 Januari 2019 lalu.

Mengutip dari Journaldugeek.com, Lazareth LMV 496 memiliki 4 roda (2 depan 2 belakang) yang dilengkapi turbin dari JetCat, perusahaan asal Jerman. Keempat roda tersebut dapat terbuka secara otomatis hanya dengan menekan tombol di setir.

Selain itu, Ludovic Lazareth juga menggandeng perusahaan asal Perancis lainnya, NTN-SNR. Mereka bertanggung jawab pada mekanisme perputaran roda pada Lazareth LMV 496.

Sayangnya, masih belum ada informasi lebih detail terkait ketinggian dan kecepatan maksimal yang mampu dicapai oleh Lazareth LMV 496, begitu juga versi produksinya.

Diperkenalkannya Lazareth LV 496 ke masyarakat menjadi penanda bahwa industri otomotif semakin dekat dengan masa depan. Bahkan, kepolisian di Dubai juga tengah mempelajari armada baru mereka yang juga merupakan motor terbang.

Sumber: Otosia.com

2 dari 3 halaman

Mau Sepeda Motor Terbang, Siapkan Rp 2 Miliar

Hoversuft, perusahaan teknologi asal Rusia yang berbasis di California, Amerika Serikat, mengumumkan produk sepeda motor terbang Hoverbike Scorpio 3 (S3) yang sudah dapat dipesan dengan banderol US$ 150 ribu atau sekitar Rp 2,2 miliar.

Seperti diketahui Hoverbike S3 merupakan sepeda motor terbang yang digadang-gadang menjadi salah satu solusi dari semakin padatnya jalan raya.

Dengan sepeda motor terbang, maka hal ini dipercaya mampu mempersingkat jarak dan waktu tempuh untuk sampai di tempat tujuan.

Dalam keterangan di situs resmi Hoversuft, Hoverbike S3 baru akan dikirim pada 2019 mendatang, namun terlebih dahulu calon konsumen memberikan uang deposit sebesar US$ 10 ribu atau sekitar Rp 145 juta.  

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Demi Pabrik Baterai Kendaraan Listrik, Kemenperin ‘Rayu’ Investor Jepang

Liputan6.com, Jakarta – Untuk pengembangan kendaraan listrik, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus menggodok regulasi dan faktor pendukung lain. Salah satu usahanya dengan menarik investasi di sektor industri pembuatan baterai.

Dijelaskan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Harjanto seperti yang sudah disampaikan sebelumnya sudah menawarkan investasi ke Korea Selatan dan negara lain.

“Saat ini, kami berharap Jepang juga bisa masuk ke wilayah yang sedang kita butuhkan untuk pengembangan kendaraan listrik,” jelas Harjanto di kantor Kemenperin dalam seminar Indonesia-Japan beberapa waktu lalu.

Lanjut Harjanto, Jepang menjadi salah satu negara potensial karena teknologi kendaraan listriknya yang sudah berkembang. Hal ini, dapat mendukung investasi bahan baku baterai yang sudah ada di Indonesia.

“Di Morowali sudah ada investor materialnya, dalam 16 bulan ke depan mereka sudah siap beroperasi. Maka itu berikutnya, kami terus dorong untuk pembangunan pabrik baterainya,” tegasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, telah meresmikan peletakan batu pertama pembangunan PT QMB New Energy Materials di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Proyek industri smelter berbasis teknologi hydro metallurgy tersebut, akan memenuhi kebutuhan bahan baku baterai lithium generasi kedua nikel kobalt yang dapat digunakan untuk kendaraan listrik. Total investasi yang ditanamkan sebesar USD700 juta, dan akan menghasilkan devisa senilai USD 800 juta per tahun.

Dari pabrik yang bakal menyerap total tenaga kerja sebanyak 2.000 orang itu, setiap tahunnya akan memproduksi sebanyak 50.000 ton produk intermediate nikel hidroksida, 150.000 ton baterai kristal nikel sulfat, 20.000 ton baterai kristal sulfat kobalt, dan 30.000 ton baterai kristal sulfat mangan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Larangan Penggunaan GPS Saat Mengemudi Didukung Menhub

Liputan6.com, Jakarta – Mahkamah Agung (MK) telah menolak terkait uji materi penggunaan global positioning system (GPS) di telepon seluler saat berkendara. Larangan penggunaan GPS ini, tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009.

Terkait hal tersebut, kepada Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi menyatakan dukungannya terhadap keputusan MK tersebut. “”(Kemenhub mendukung keputusan MK?) Mendukung,” ujar dia seperti dilansir Bisnis Liputan6.com, ditulis Senin (4/2/2019).

‎Menurut Budi, pada dasarnya penggunaan gadget pada saat berkendara memang dilarang. Hal ini bukan hanya membahayakan pengendara yang menggunakan gadget tersebut, tetapi juga pengendara lain.

“Sebenarnya memang secara mendasar penggunaan gadget itu tidak boleh oleh para pengemudi online dan pengemudi yang lain. Yaitu suatu landasan hukum ya sah-sah saja,” tambahnya.

“Tapi message-nya adalah, please jangan menggunakan gadget pada saat berkendara siapapun itu karena bahaya sekali. Kalau mau main gadget ya berhenti dulu,” tegasnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Budi mengungkapkan, pemerintah bersama instansi terkait juga terus mengampanyekan keselamatan berkendara. Hal ini guna menekan angka kecelakaan di jalan raya. “Sosialisasi kepada pengguna kendaraan? Oh selalu. Jadi keselamatan itu tiga hal sederhana, pakai helm, mengatur kecepatan, dan tidak menggunakan gadget. Itu suatu campaign yang secara sederhana selalu kita sampaikan pada masyarakat,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Dipakai atau Tidak, Pemilik Harley-Davidson Wajib Keluarkan Dana Rp 1 Jutaan per 3 Bulan

Liputan6.com, Jakarta – Untuk memiliki motor gede (Moge) bermerek Harley Davidson, memang harus merogeh kocek yang dalam. Tidak hanya saat meminang, sang empunya kuda besi asal Amerika Serikat ini juga harus mempersiapkan dana yang tidak sedikit untuk melakukan perawatan berkala.

Dijelaskan Owner Fatz Moge, Andre Prijatna, untuk servis rutin Harley-Davidson tidak hanya dilihat dari kilometer, tapi juga dari segi pemakaian.

“Jadi, kalaupun tidak dipakai harus servis tiga bulan, karena olinya kadaluarsa atau basi. Sekali servis itu, biayanya sekitar Rp 1,5 juta,” jelas Andre saat ditemui di Tangerang Selatan, Minggu (4/2/2019).

Lanjut Andre, sedangkan untuk moge yang sering digunakan atau touring jarak jauh, jangan dilihat dari waktu tapi kilometer, sekitar 2.000 km.

“Biayanya sama, dan itu termasuk servis ringan karena kan HD sekarang sudah tinggal dicolok ke komputer, dan terekam semua kondisi motornya,” pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan penuturan para pemilik moge, dan tidak hanya HD, memang biaya perawatan berkala berbeda-beda. Bahkan, untuk servis Harley-Davidson, dana yang harus dikeluarkan sama seperti saat melakukan perawatan berkala mobil-mobil LMPV, seperti Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

“Servisnya sama dengan servis mobil. Karena memang ada buku panduannya. Jadi kalau ditanya tarif, sesuai dengan yang komponen yang dibeli. Kalau jasanya saja Rp 250 ribu,” kata Ketua Pilotos (Komunitas Pilot dengan hobi motor besarnya), Ari Sapari.

Hal senada juga diungkapkan Sekjen GeSer Indonesia (komunitas motor BMW), Mulyadi. Ia mengaku harga oli dan jasa saat melakukan servis rutin lebih dari Rp1 juta.

“Memang kalau servis lebih baik di dealer resmi. Sekarang itu sudah tinggal dicolok ketahuan data dan riwayat servis motor. Kalau ongkos sama ganti oli Rp 1 jutaanlah, itu sudah semua. Kalau ditanya biasanya berapa, tergantung komponen yang mau dibeli,” ujar Mulyadi.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Mengintip Spesifikasi SUV DFSK Terbaru yang Meluncur Tahun Ini

Liputan6.com, Jakarta – Foto-foto bocoran SUV yang diduga sebagai produk baru DFSK telah beredar di dunia maya. SUV asal Cina tersebut dibalut oleh kamuflase di seluruh tubuhnya. Tujuannya? Tentu untuk menguji produknya atau sekedar menggoda konsumen.

Arviane D.B, PR Digital Manager & Marketing DFSK bilang, perusahaan meluncurkan SUV anyar tahun ini. Namun untuk info detailnya belum mau dijabarkan. Kemungkinan besar, SUV tujuh penumpang bernama Glory 560 jika resmi meluncur di pasar nasional. Posisinya menjadi adik Glory 580.

Sebagai produsen baru di Indonesia, seyogyanya mereka gerak cepat untuk mendapatkan perhatian pasar. Sebab, Wuling Almaz 1,5 liter turbo malah lebih dulu melakukan penetrasi di segmen SUV. Gerakan mereka sangat agresif membangun citra brand. Terbukti, tahun lalu Wuling menembus 10 besar penjualan nasional. Toh dari fitur dan value yang diberikan, DFSK sebetulnya tak kalah. Cuma, siapa dulu yang berakselerasi kencang untuk mendapatkan ceruk pasar.

Spesifikasi Dongfeng S560

Di negara asalnya, ia dikenal dengan nama Dongfeng Fengguang S560. Unit diluncurkan pada November 2017. Jadi sebetulnya bukan barang anyar. Dibekali dua pilihan mesin bensin, 1,5 liter turbo dan 1,8 liter naturally aspirated. Jantung mekanis turbo memberi tenaga 150 Tk dengan torsi maksimum 220 Nm. Sedangkan engine 1,8 liter menyuplai daya 139 Tk dan torsi 187 Nm. Kedua mesin, sama seperti yang dimiliki Glory 580.

Lalu dimensinya lebih ramping dari Glory 580. Mari kita bandingkan. Glory berdimensi (P x L x T) 4.680 mm X 1.845 mm x 1.715 mm. Sedangkan Fengguang S560 hanya 4.515 mm x 1.815 mm x 1.735 mm. Fascia keduanya juga memiliki guratan yang mirip. Namun bentuk buritan dan lampu belakang sipit, seperti “terinspirasi” dari Range Rover Sport. Mungkin desain ini dilekatkan biar mobil punya cita rasa premium.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Memasuki kabin, Fengguang S560 menawarkan dasbor yang elegan. Mirip seperti kakaknya, Glory 580. Tapi ia pakai head unit floating monitor, jok kulit, atap panoramic sunroof yang besar, dashcam, kamera 360 derajat, cruise control dan juga VSC. Yang bikin makin keren, rem parkir pakai model elektronik. Jadi Anda tinggal menyentuh tombol saja. Itu spesifikasi di Cina. Semoga kala masuk di sini, fitur komplet tak banyak dipangkas. Di Cina diniagakan mulai dari Rp 150 hingga Rp 200 jutaan. Patut ditunggu kedatangan SUV ini.

Sumber: Oto.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Berbanderol Selangit, Bisnis Harley-Davidson di Indonesia Masih Menggiurkan

Liputan6.com, Jakarta – Motor gede (moge) bermerek Harley-Davidsonmerupakan salah satu tunggangan dengan banderol yang tinggi. Terlebih, jika sudah masuk ke pasar Indonesia, harga moge legendaris ini bakal lebih tinggi dibandingkan dengan harga asli di negara asalnya, Amerika Serikat.

Namun, melihat kondisi tersebut, bisnis moge di Tanah Air ternyata masih sangat menjanjikan. Setidaknya, hal tersebut diungkapkan oleh salah satu pemilik dealer HD, yaitu Andre Prijatna, dari Fatz Moge.

“Jika dilihat moge motor mewah dan eksklusif iya, tapi peminatnya banyak. Sampai akhirnya kita kekurangan buat jual beli, dan pasarnya bagus buat ke depan,” jelas Andre saat ditemui di Tangerang, Minggu (4/2/2019).

Sementara itu, soal harga jual yang tinggi karena pajak barang mewah dan import duty yang sangat tinggi. Bahkan, harganya bisa naik 3,5 kali lipat dari harga aslinya.

“Kalau berbicara hobi, dan senang sesuatu pajak nomor kedua. Jadi, konsumen sudah tidak peduli dengan pajak,” tegasnya.

Untuk penjualannya, dalam sebulan, Fatz Moge rata-rata mampu menjual sebanyak 15 sampai 20 unit. Untuk tipe yang paling laris, juga bisa dilihat dari kondisi waktu konsumen ketika memutuskan untuk membeli moge dengan harga yang tidak murah ini.

“Paling laris seri touring. Tapi, dilihat juga eventnya, jika awal tahun seri non-touring, dan November sampai Desember, paling laris touring,” pungkasnya.

Valentino Rossi dan Maverick Vinales Luncurkan Dua Produk Baru Yamaha di Jakarta

Liputan6.com, Jakarta – Yamaha Indonesia secara resmi melakukan peluncuran dua produk anyar mereka, yakni MT-15 dan new MX-King kepada publik, Senin (4/2/19).

Kemunculan dua motor bergenre sport tersebut, diklaim mampu meramaikan pasar sepeda motor nasional, khususnya, di kelas sport naked dan bebek berkapasitas mesin 150-155cc.

Mengawali debut perdananya di Indonesia, MT-15 dan New MX-King diperkenalkan secara langsung oleh pembalap MotoGP dari Yamaha yaitu Valentino Rossi dan Maverick Vinales. MT-15 dan new MX-King diklaim mendapatkan beragam perubahan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan berkendara masa kini, guna menunjang gaya hidup serta aktivitas sehari-hari.

Tampilannya dinilai lebih menarik dan menyatu dengan karakter pengguna sehingga dapat menciptakan rasa berkendara yang lebih menyenangkan. “MT-15 memiliki tampilan sporty dan agresif terutama pada bagian lampu depan yang sudah menggunakan teknologi LED Projector dengan desain MT-family yang begitu kuat. Posisi berkendaranya juga nyaman untuk melakukan berbagai manuver berkat kehadiran suspensi up side down,” jelas Valentino Rossi.

New MX-King membawa mesin 150cc fuel injection, 4 valve, dengan 5 percepatan yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 15,5 Tk pada  8.500 rpm dan torsi sejumlah 13,8 Nm pada 7.000 rpm.

Hadir dalam tiga balutan warna baru, yakni Metallic Blue, Matte Red serta Metallic Orange, harga yang ditawarkan yakni Rp 22,900,000 on the road Jakarta.

MT-15 dibekali dengan mesin berkapasitas 155cc 4-katup dengan 6-percepatan yang mampu menyemburkan tenaga sebesar 19 Tk pada  10.000 rpm dan menghasilkan torsi sebesar 14,7 Nm pada 8.500rpm.

MT-15 hadir dalam tiga pilihan warna yakni Matte Grey, Matte Blue serta Metallic Black dan dipasarkan kepada konsumen seharga Rp 34.950.000 OTR Jakarta.

2 dari 3 halaman

Hadir di Jakarta, Valentino Rossi Minta Maverick Vinales Pelankan Laju Motornya

Resmi memperkenalkan livery motor YZR-M1 yang akan digunakan dalam laga Moto GP musim ini, kedua pembalap andalan Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales hadir di Jakarta, Indonesia.

Tak hanya corak pada tunggangan baru yang menjadi perhatian, namun juga dukungan yang diberikan Rossi pada juniornya, Maverick.

“Kami pasangan yang baik. Dia masih muda tidak seperti saya yang sudah sedikit tua. Dia adalah pembalap yang kuat dan cepat,” kata Rossi.

Bahkan Rossi menegaskan dirinya memiliki hubungan baik dengan Maverick bahkan di luar perlintasan balap.

“Kami bertarung di lintasan tapi saling menghormati di luar lintasan. Kami datang dari 2018 yang sulit dan datang dengan lebih kuat,” ujarnya.

Dengan nada bercanda, Rossi juga meminta Maverick untuk memperlambat motornya saat berlaga di lintasan. “Pertama saya ingin dia lebih lambat, jangan terlalu menekan,” tutur Rossi sambil tersenyum.

Melihat hal itu, Maverick membalas gurauan Rossi. Ia mengaku ingin mengalahkan Juara Dunia sembilan kali tersebut.

Motivasi saya adalah mengalahkan Valentino. Bercanda. Kami harus fokus dengan kejuaraan yang panjang. Dari yang saya pelajari dari Valentino, saya harus bekerja keras dan menekan diri saya. Tujuan kami adalah menjadi nomor 1. Setelah musim tes beberapa saat lalu kami merasa sangat siap,” ujar Mavrick

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Sama-Sama Bisa Disewa, Pilih Honda PCX Listrik atau Viar Q1?

Liputan6.com, Jakarta – Sebelum Honda PCX listrik resmi diperkenalkan, Viar Motor Indonesia sudah terlebih dahulu menyewakan skutik listrik Viar Q1. Keduanya sama-sama menyasar segmen fleet dalam skema penyewaan. Tapi Viar sedikit berbeda memilih target konsumen. Ia menjangkau penggunanya lebih luas.

Jika Honda baru memulai dan mempersiapkan layanan aftersales, Viar sudah lebih dulu menyentuh instansi pemerintah seperti Perusahaan Listrik Negara (PLN), swasta, kampus, hingga ojek online. Beberapa stasiun pengisian daya listrik umum (SPLU) pun dibangun atas kerja sama dengan PLN di sejumlah lokasi.

Viar mengaku tidak gentar dengan nama besar Honda. Bahkan Viar mengaku tetap optimistis penyewa Q1 akan terus bertambah karena punya keunggulan ongkos sewa lebih murah dan sudah tersedia STNK.

“Biaya sewa kita sangat terjangkau, juga perawatan motor dan baterai kita mudah. Bodi motor kita lebih kecil dan simpel, sehingga memudahkan pemakaian di kemacetan, dengan mudah selap-selip,” kata Frengky Osmond, Marketing Communicaton Viar Motor Indonesia.

Selain memasarkan skutik listrik Q1, Viar juga menyodorkan layanan sewa Q-Rent dengan tarif mulai Rp 50 ribu. Sementara PCX Electric disewakan Rp 2 juta per bulan, dengan periode penyewaan hingga 2-3 tahun untuk fleet. Namun untuk biaya perawatannya Honda menawarkan skema include dan exclude maintenance, bergantung pada konsumen yang menyewa.

2 dari 4 halaman

Selanjutnya

Mekanisme penyewaan Viar Q1 hanya cukup memberikan data berupa foto KTP, SIM, foto diri beserta dengan identitas, dan mengisi formulir yang telah disediakan oleh tim marketing. Selanjutnya tim akan melakukan verifikasi dan unit akan dikirim ke penyewa untuk digunakan.

Frengky pun menyebut sejumlah keunggulan Q1 sebagai motor listrik sewa. Di antaranya Viar Q1 menggunakan e-Scooter driving system dari Bosch yang terdiri atas Electronic Control Unit (ECU) dan e-Motor. ECU ini merupakan peranti lunak yang berfungsi mengontrol performa komponen penggerak motor listrik, termasuk eMotor dan baterai.

Viar Q1 yang telah dilengkapi dengan 2 battery mampu menempuh hingga 110 km. Baterai Viar Q1 bisa dilepas sehingga bisa dicolokkan di mana saja. Viar Q1 menggunakan daya baterai tipe Lithium-Ion kapasitas 60 Volt- 20 Ah untuk menggerakkan motor berdaya 800 watt. Pengisian daya baterai dari nol sampai penuh memakan waktu kurang lebih 4-5 jam. Viar Q1 mampu mampu berlari maksimum hingga 60 km/jam.

Honda Sedangkan PCX electric dibekali dua unit baterai portabel yang disebut Honda Mobile Power Pack. Dengan baterai ini PCX listrik mampu melaju hingga hingga 69 km dalam sekali pengisian penuh sekitar 4 jam.

Honda Mobile Power Pack bisa diisi ulang menggunakan dua mekanisme, yakni off-board charging dan on-board charging. Dengan kata lain mengganti dua baterai kosong dengan baterai yang sudah terisi (swap system) atau menggunakan konektor yang bisa disambungkan dengan listrik gedung atau perumahan (on-board charging).

3 dari 4 halaman

Selanjutnya

Viar Q1 dibekali “switch parking”. Tujuannya demi keamanan karena motor yang tanpa bunyi ini dikhawatirkan membuat anak-anak kecil dan orang dewasa tidak tahu bahwa sebenarnya kendaraan sudah siap untuk digas usai start. Lainnya halnya PCX Electric yang dibekali sistem Honda Smart Key memungkinkan pengendara membuka kunci utama dengan hanya mendekati sepeda motor tanpa perlu mengeluarkan kunci pintar dari pakaian.

Untuk indikator Viar Q1, informasi tersaji secara digital. Kontrol dan informasi mengenai kendaraan, seperti kapasitas baterai disajikan secara penuh melalui odometer, termasuk mengenai speed saat melaju. Untuk soal ini, PCX Electric punya panel instrumen yang menampilkan informasi sistem EV dengan jelas. Indikatornya meliputi speedometer, jam, kapasitas baterai yang tersisa, dan status pengisian daya saat tersambung ke daya listrik.

Lalu bagaimana dengan layanan purna sewa? Viar menyediakan layanan Viar Emergency Roadside Assistance (VERA) yang selalu siaga termasuk bila nantinya penyewa mengalami masalah dengan unitnya sehingga nantinya aktifitas penyewa tersebut tidak terganggu.

Saat ini layanan penyewaan motor listrik Viar Q1 yang sudah berlaku di Jakarta. dan segera menyebar ke beberapa kota besar di Indonesia, seperti Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Medan dan Bali.

Sementara AHM mengaku sudah menyiapkan berbagai fasilitas dan sarana untuk mendukung bisnis sepeda motor listrik. Di antaranya jaringan Honda yang melayani servis Honda PCX Electric serta kebutuhan swap/penggantian baterai.

Untuk keadaan darurat, Honda menyediakan contact center 7X24 jam, emergency road assistance (Honda care), dan service visit. Namun sewa dan fasilitas layanan tersebut baru terdapat di Jakarta.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Hadir di Jakarta, Valentino Rossi Minta Maverick Vinales Pelankan Laju Motornya

Liputan6.com, Jakarta – Resmi memperkenalkan livery motor YZR-M1 yang akan digunakan dalam laga Moto GP musim ini, kedua pembalap andalan Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales hadir di Jakarta, Indonesia.

Tak hanya corak pada tunggangan baru yang menjadi perhatian, namun juga dukungan yang diberikan Rossi pada juniornya, Maverick.

“Kami pasangan yang baik. Dia masih muda tidak seperti saya yang sudah sedikit tua. Dia adalah pembalap yang kuat dan cepat,” kata Rossi.

Bahkan Rossi menegaskan dirinya memiliki hubungan baik dengan Maverick bahkan di luar perlintasan balap.

“Kami bertarung di lintasan tapi saling menghormati di luar lintasan. Kami datang dari 2018 yang sulit dan datang dengan lebih kuat,” ujarnya.

Dengan nada bercanda, Rossi juga meminta Maverick untuk memperlambat motornya saat berlaga di lintasan. “Pertama saya ingin dia lebih lambat, jangan terlalu menekan,” tutur Rossi sambil tersenyum.

Melihat hal itu, Maverick membalas gurauan Rossi. Ia mengaku ingin mengalahkan Juara Dunia sembilan kali tersebut.

Motivasi saya adalah mengalahkan Valentino. Bercanda. Kami harus fokus dengan kejuaraan yang panjang. Dari yang saya pelajari dari Valentino, saya harus bekerja keras dan menekan diri saya. Tujuan kami adalah menjadi nomor 1. Setelah musim tes beberapa saat lalu kami merasa sangat siap,” ujar Mavrick

2 dari 3 halaman

Ganti Jubah, Ini Wujud Motor Terbaru Valentino Rossi dan Maverick Vinales

Monster Energy Yamaha MotoGP Team secara resmi memperkenalkan livery warna baru untuk musim balap 2019 di Four Seasons Hotel Jakarta, Indonesia, Senin (4/2/19).

Mengangkat tema “Beast Mode On”, peluncuran tim baru tersebut sekaligus menjadi pertanda adanya kesepakatan sponsorship antara Yamaha dengan Monster Energy serta kesamaan visi sebelum menghadapi tes pramusim IRTA MotoGP 2019 di Sepang, Malaysia. Dihadiri President Director PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg, President Yamaha Motor Racing & Senior General Manager of Motorsports Section, Kouichi Tsuji, dan Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, serta Vice President of Sports Marketing Monster Energy Company, Mitch Covington, acara itu juga memperkenalkan struktur baru Yamaha dimana Hiroshi Itou telah bergabung dengan Motorsport Development Division sebagai General Manager, dan Takahibero Sumi menjadi MotoGP Group Leader.

Dua pembalap Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales juga turut menyampaikan antusiasmenya untuk kembali beraksi pada tes pramusim IRTA MotoGP 2019 yang akan berlangsung di Sepang, Malaysia, dua hari lagi.

Valentino Rossi akan menjalani musim ke-14 nya dan memiliki target untuk mencetak kemenangan Grand Prix (GP) saat ia memasuki tahun ketujuh bersama Yamaha sejak kembali pada 2013.

Sedangkan Maverick bergabung dengan tim pabrikan Yamaha di tahun 2017 dan memiliki motivasi tinggi untuk kembali berlaga. Livery warna motor YZR-M1 benar-benar berubah, penggunaan kombinasi ‘Monster Energy black’ dengan ‘Yamaha Factory Racing blue’ serta beberapa garis minimalis berwarna biru diklaim mampu menghasilkan gradasi warna yang lebih dinamis pada desain motor yang terlihat ramping.

Selain itu, perpaduan nilai estetika Yamaha dengan gambar cakar yang secara mudah dapat langsung dikenali sebagai branding Monster Energy turut tersaji dalam logo baru Monster Energy Yamaha MotoGP Team, termasuk pada perlengkapan tim dan racing suit yang dikenakan oleh Valentino dan Maverick.

Selain logo Monster Energy, tim Yamaha mengumumkan bahwa sepanjang musim balap 2019, motor tunggangan Valentino dan Maverick akan terus menampilkan slogan PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Yamaha Motor Vietnam Co., Ltd., Yamaha Motor Philippines, Inc., serta Thai Yamaha Motor Co., MotoGP,“Kami senang secara resmi memulai perjalanan dengan sponsor baru, Monster Energy. Meskipun merupakan merek yang sama sekali berbeda dari Yamaha, kami berharap dapat membuat sejarah yang hebat di kejuaraan MotoGP,” kata Kouichi Tsuji, President of Yamaha Motor Racing & Senior GM of Motorsports Section.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Bergaya Lamborghini, Mobil Ini Harganya Rp 100 Jutaan

Liputan6.com, Manila – Jika Anda mendengar kata supercar, tentu yang terbayangkan adalah mobil keren dengan harga yang super juga. Nah, ternyata di Filipina ada yang menjual mobil bergaya Lamborghini dengan harga Rp 109,3 juta.

Harga itu jelas menggiurkan. Apalagi, mobil itu menggunakan transmisi manual. Kabar buruknya, supercar itu bukanlah Lamborghini yang sesungguhnya.

Dilansir Autoindustriya, mobil sport itu sebenarnya adalah Toyota MR2 generasi kedua. Hanya saja MR2 itu sudah dimodifikasi di semua bagiannya, sampai terlihat seperti Lambo.

Tapi tak jelas model Lambo apa yang jadi transformasi MR2 itu. Hanya saja di bagian depan terlihat bumper Murcielago dan headlight yang sudah diganti. Tail light-nya justru mirip dengan milik Mitsubishi Eclipse generasi kedua, dengan motif LED kustom.

Sayangnya lagi, tak ada gambar interiornya. Tapi pada iklan diklaim bahwa MR2 ala Lamborghini ini pakai mesin twin turbo. Mobil ini juga baru berjalan sejauh 70.000 kilometer.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Terlepas dari kenyataan bahwa mobil itu bukanlah Lambo yang sesungguhnya, tampilan luarnya benar-benar terlihat mulus. Warna abu-abunya masih terlihat kinclong.

Mengetahui hal ini, sepertinya sudah tak banyak yang kaget. Bukan pertama kalinya juga ada yang mencoba mengkloning supercar Italia pakai MR2. Beberapa tahun lalu, di Spanyol juga ada yang mencoba meniru Ferrari F430s.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Sebelum Sepeda Motor Masuk Tol, Ini yang Harus Dilakukan Pengendaranya

Liputan6.com, Jakarta – Wacana sepeda motor masuk tol terus menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Beragam komentar menanggapi rencana tersebut, mulai dari yang setuju karena setiap pengendara roda dua memiliki hak yang sama atas jalan tol, atau yang tidak setuju karena jika sepeda motor masuk jalan bebas hambatan akan sangat berbahaya bagi pengguna jalan lain.

Menurut Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Nanan Soekarna, terkait peraturan sepeda motor masuk tol harus dikaji dengan benar. Selain itu, sepeda motor masuk jalan tol ini memang sudah terdapat dalam peraturan, dan pemerintah harus menyediakan sarana terkait.

“Saya hanya meng-endorse, bahwa Ketua DPR akan mengkaji. Dan tentunya, kami sebagai bikers ya hanya mengamini. tentunya perlu dipikirkan bersama, karena di luar negeri sendiri tidak ada larangan masuk tol, dan di kita ada peraturan masuk tol, dan pemerintah harus menyiapkan sarana,” jelas Nanan Soekarna di Tangerang, Minggu (4/2/2019).

Jika berbicara peraturan sepeda motor masuk tol, memang sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005, tentang Jalan Tol yang disahkan oleh Presiden Keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sementara itu, Nanan Soekarna mengatakan, sepeda motor masuk jalan tol itu memang bisa dilihat ada banyak manfaatnya atau tidak. Namun yang paling penting, setiap pengendara sepeda motor, baik motor besar atau motor kecil harus disiplin terlebih dahulu.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

“Yang penting disiplin, kalau masuk tol tidak disiplin bisa kacau. Bikers siap dia, mau motor besar motor kecil tunjukan sikap disiplin terlebih dahulu,” tegasnya.

Dengan sikap disiplin yang tinggi dari para pengendara sepeda motor ini, nantinya bakal menimbulkan kepercayaan dari masyarakat.

“Supaya orang percaya sama kita, trust sama bikers, tunjukan sikap tindakan sopan santun, taat kepada peraturan, agar masyarakat percaya. Soal tol ini hanya sarana,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Ganti Jubah, Ini Wujud Motor Terbaru Valentino Rossi dan Maverick Vinales

Liputan6.com, Jakarta Monster Energy Yamaha MotoGP Team secara resmi memperkenalkan livery warna baru untuk musim balap 2019 di Four Seasons Hotel Jakarta, Indonesia, Senin (4/2/19).

Mengangkat tema “Beast Mode On”, peluncuran tim baru tersebut sekaligus menjadi pertanda adanya kesepakatan sponsorship antara Yamaha dengan Monster Energy serta kesamaan visi sebelum menghadapi tes pramusim IRTA MotoGP 2019 di Sepang, Malaysia. Dihadiri President Director PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg, President Yamaha Motor Racing & Senior General Manager of Motorsports Section, Kouichi Tsuji, dan Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, serta Vice President of Sports Marketing Monster Energy Company, Mitch Covington, acara itu juga memperkenalkan struktur baru Yamaha dimana Hiroshi Itou telah bergabung dengan Motorsport Development Division sebagai General Manager, dan Takahibero Sumi menjadi MotoGP Group Leader.

Dua pembalap Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales juga turut menyampaikan antusiasmenya untuk kembali beraksi pada tes pramusim IRTA MotoGP 2019 yang akan berlangsung di Sepang, Malaysia, dua hari lagi.

Valentino Rossi akan menjalani musim ke-14 nya dan memiliki target untuk mencetak kemenangan Grand Prix (GP) saat ia memasuki tahun ketujuh bersama Yamaha sejak kembali pada 2013.

Sedangkan Maverick bergabung dengan tim pabrikan Yamaha di tahun 2017 dan memiliki motivasi tinggi untuk kembali berlaga. Livery warna motor YZR-M1 benar-benar berubah, penggunaan kombinasi ‘Monster Energy black’ dengan ‘Yamaha Factory Racing blue’ serta beberapa garis minimalis berwarna biru diklaim mampu menghasilkan gradasi warna yang lebih dinamis pada desain motor yang terlihat ramping.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Selain itu, perpaduan nilai estetika Yamaha dengan gambar cakar yang secara mudah dapat langsung dikenali sebagai branding Monster Energy turut tersaji dalam logo baru Monster Energy Yamaha MotoGP Team, termasuk pada perlengkapan tim dan racing suit yang dikenakan oleh Valentino dan Maverick.

Selain logo Monster Energy, tim Yamaha mengumumkan bahwa sepanjang musim balap 2019, motor tunggangan Valentino dan Maverick akan terus menampilkan slogan PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Yamaha Motor Vietnam Co., Ltd., Yamaha Motor Philippines, Inc., serta Thai Yamaha Motor Co., MotoGP,“Kami senang secara resmi memulai perjalanan dengan sponsor baru, Monster Energy. Meskipun merupakan merek yang sama sekali berbeda dari Yamaha, kami berharap dapat membuat sejarah yang hebat di kejuaraan MotoGP,” kata Kouichi Tsuji, President of Yamaha Motor Racing & Senior GM of Motorsports Section.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Suzuki Ertiga Matik Hanya 4-Percepatan, Ini Alasannya

Liputan6.com, Manila – Suzuki Ertiga generasi terbaru ditawarkan di beberapa negara. Sebut saja Indonesia, India, dan juga Filipina yang baru saja kebagian Ertiga terbaru.

Di Filipina, MPV pesaing Mitsubishi Xpander itu belum lama ini dirilis. Tampilan Ertiga baru ini benar-benar berubah, dimensi lebih besar, guratan-guratan eksteriornya lebih tegas, dan lebih bertenaga.

Mobil 7-penumpang itu ditawarkan dengan 2 pilihan manual dan otomatis. Versi manual punya transmisi 5-percepatan, sementara otomatis hanya 4-percepatan.

Dilansir Autoindustriya, beberapa pihak menyangka Ertiga akan menggunakan Continuously Variable Transmission (CVT) untuk varian otomatis. Apalagi saat Ertiga baru menggunakan platform heartect, saat pertama kali diluncurkan pada IIMS 2018, di Indonesia.

Tapi ternyata, all new Suzuki Ertiga masih memakai transmisi otomatis 4-percepatan, yang tak berubah dari pendahulunya. Senior Product Supervisor for Automobiles Suzuki Philipine, Kennedy Adia, mengatakan bahwa otomatis 4-percepatan memang sengaja dipertahankan karena dirasa cocok untuk kendaraan yang mungkin akan mengangkut beban yang berat.

“Suzuki mempertahankan otomatis 4-percepatan untuk Ertiga 2019 karena dinilai sesuai dengan persyaratan perusahaan, selain manual 5-percepatan. Ini adalah transmisi yang andal dan sudah terbukti,” ujar Adia.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Lalu, mengapa tak menggunakan CVT? Menurut Adia, CVT memang khusus dirancang untuk Swift, demi efisiensi yang lebih baik.

Namun demikian, bukan berarti Ertiga akan seterusnya menggunakan transmisi tersebut. Adia mengisyaratkan, bisa saja Ertiga menggunakan transmisi otomatis 6-percepatan di kemudian hari.

Perlu diingat, Vitara pun menggunakan transmisi otomatis 6-percepatan. Dan kini, pabrikan Jepang itu disebut sedang melakukan riset untuk memadukan transmisi otomatis 6-percepatan dengan platform Heartect.

“Kami memiliki kapabilitas untuk membuat transmisi otomatis 6-percepatan, dan Vitara memakai itu. Ini hanya soal pengembangan, lalu membuatnya cocok dengan platform Heartect milik Ertiga,” tambah Adia.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Mengenang 10 Tahun Perjalanan Honda Blade di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Honda Blade X 125 resmi disuntik mati oleh PT Astra Honda Motor (AHM). Hal tersebut bisa terlihat dari laman resmi AHM yang tak lagi menawarkan motor tersebut.

Hal itu diungkapkan langsung Direktur Pemasaran AHM, Thomas Wijaya. Ia menyebutkan bahwa Honda Blade 125 saat ini memang tengah sepi peminat.

“Iya, Blade itu kita melihat demand-nya semakin mengecil, sejauh ini kita tidak melanjutkan lagi produk itu (Honda Blade),” kata Thomas.

Honda Blade Generasi Pertama

Padahal, 10 tahun lalu, tepatnya Desember 2008, Honda Blade memberi pilihan baru di pasar otomotif Indonesia. Pasalnya, konsep yang diusung motor bebek ini terbilang unik.

Pada generasi pertamanya, Honda Blade hadir dengan headlamp yang menyatu dengan dek depan, tepat di bawah pelat nomor, layaknya skutik. Selain itu, desain bodinya juga terlihat simpel dan sporty.

Masa jaya Honda Blade terjadi pada tahun 2011 silam. Kala itu, versi facelift motor bebek ini berhasil terjual sebanyak 64.288 unit hanya dalam kurun waktu 2 bulan saja, bahkan melebihi target yang ditetapkan oleh AHM.

2 dari 3 halaman

Honda Blade Generasi Kedua

Setelah beredar selama 3 tahun, PT AHM merilis generasi kedua Honda Blade pada semester kedua 2011. Kala itu, motor bebek tersebut hadir dengan sepasang headlight yang terletak di setang. Selain itu, pabrikan berlogo sayap tersebut juga membekalinya dengan bagasi berukuran 7 liter.

Untuk urusan performa, Honda Blade generasi kedua mengandalkan mesin 1-silinder EFT (Efficient & Low-Friction Technology) SOHC berkubikasi 110cc, seperti generasi pertamanya. Dapur pacu tersebut disempurnakan dengan teknologi HVIC (Honda Variable Ignition Control Technology).

Hanya saja, target penjualan AHM pada Honda Blade 2012 menurun, sebelumnya 33.000 unit per bulan menjadi 20.000 unit per bulan. Memang, generasi kedua motor bebek ini sudah mulai kalah dari saudaranya, Honda Revo dan Honda Supra X.

Honda Blade Generasi Ketiga

Berselang 2 tahun, pada awal 2014, PT AHM merilis generasi ketiga, sekaligus terakhir dari Honda Blade. Secara desain, motor bebek ini masih sama seperti model sebelumnya, namun mengusung mesin yang lebih besar.

Kala itu, AHM menyematkan mesin yang sama dengan milik Honda Supra X 125, 1-silinder SOHC 125cc bertenaga 10 Tk dengan torsi maksimum 9,3 Nm. Dapur pacu tersebut juga telah disokong sistem pengabutan injeksi.

Sayangnya, tak ada peningkatan fitur yang signifikan pada generasi terakhirnya ini. Honda Blade 125 FI hanya mendapat tambahan auto shuttered key dan knalpot sporty. Kemudian pada tahun 2015 hanya hadir dengan striping baru.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Skutik Listrik Harley-Davidson Mulai Diuji di Lintasan Bersalju

Liputan6.com, Jakarta – Selain menguji motor listrik trail di lintasan bersalju, rupanya skutik listrik Harley-Davidson pun ikut bermain di jalur licin tersebut. Untuk pengujian ini, Harley mempercayakannya ke pembawa acara X-Games yakni Jack Mitrani.

Dilansir dari Electreck, prototipe ini memiliki beberapa perbedaan jika dibandingkan dengan desain konsepnya. Ketika diperhatikan secara lebih detail, terlihat komponen elektronik yang dipakai sama dengan kepunyaan versi trail.

Meski terbilang mungil, motor listrik ini memiliki power yang cukup besar. Hal itu didukung oleh pemakaian mesin elektrik berukuran jumbo yang digerakkan dengan belt dan pengontrol kecepatan elektronik berarus tinggi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Mitrani setelah melakukan pengujian prototipe skuter listrik tersebut, “Saat Saya melompat dan itu seperti, BOOM! Torsi yang dihasilkan sangat besar. Sangat mudah untuk bermanuver, ringan, dan ke mana pun saya pergi orang-orang berhenti dan mengambil foto. Hal yang paling mengejutkan adalah seberapa tenang dan halusnya skuter ini, ” ungkapnya.

Hal tersebut memang merupakan tujuan dari Harley-Davidson dalam menciptakan konsep skuter listrik mereka. Pabrikan ikonik Amerika Serikat itu berharap bahwa nantinya kendaraan yang lebih ringan seperti skuter listrik tersebut tidak memerlukan SIM pada saat digunakan di beberapa negara bagian Amerika.

Dengan konsep tersebut, pihaknya berharap dapat menyasar para pengendara pemula roda dua seperti mahasiswa yang selama ini terhalang oleh lisensi mengendarai sepeda motor.

Sumber: Otosia.com

2 dari 3 halaman

Pan America 1250, Harley-Davidson Adventure yang Pertama

Harley-Davidson Pan America 1250 (Zigwheels)

Harley-Davidson  rupanya tertarik dengan motor segmen adventure. Motor bernama Pan America 1250 akan memulai penampilan perdana pada pameran motor paling akbar sedunia, EICMA (Esposizione Internazionale Ciclo Motociclo e Accessori) 2018 yang digelar mulai besok (6-11 November). Ya, dilakukan di pameran motor kelas dunia karena nampaknya ini salah satu langkah merek asal Negeri Paman Sam itu untuk merakyat.

Maksudnya merakyat adalah menghadirkan motor dengan aneka jenis yang bisa menggaet lebih banyak segmen. Maklum, selama ini Harley-Davidson terkenal hanya sebagai produsen motor gaya cruiser.

Desainnya sangat kaku. Apalagi berimbuh aneka pelindung baja mulai dari bawah, hingga samping. Garis bodinya nampak sederhana, dan tak terlalu nyeleneh. Anda bisa melihat garis horizontal melintang dari depan hingga buritan. Sangat kaku! Di satu sisi, mengesankan dengan kuat ciri khas motor adventure. Namun di lain sisi, bukankah semua brand sedang berupaya mendinamiskan desain?

Cover wajah, atau fairing memang nampak unik. Bahkan kata aneh masih layak digunakan untuk mendeskripsikannya. Bentuknya sangat ortodok sebagai motor adventure, kotak dan sudutnya sangat kaku. Oke, modernisasi memang tampak dengan lampu yang pipih. Pastinya pun berteknologi LED.

Dari laman rekan kami di Zigwheels, disebutkan bahwa unit yang memberi tenaga adalah V-Twin 45 derajat, 1.250cc. Mesin ini dipadankan dengan pendingin cairan berpompa, girboks manual 6-speed. Layaknya motor-motor adventure, mesin jadi bagian penting bagi sasis teralis. Dan ya, sasis teralis jadi andalan penyongsong rangkanya. Konfigurasi ini menunjukkan dengan jelas habitat Harley-Davidson adventure tersebut. Dua alam.

Sasis motor adventure Harley-Davidson ini bahkan terlihat sangat kekar dan vulgar. Tanpa perlindungan apapun baik bentuk cover maupun shroud, Anda bisa melihat dengan jelas aneka ukuran, sambungan dan konfigurasi sasis yang menyusun sang penjelajah.

Kaki-kaki dibuat tangguh, dengan suspensi terbalik (upside down) bertravel panjang di bagian depan. Penunjang kaki belakang adalah monoshock dengan potensi penyesuaian. Remnya disusun oleh peranti lansiran Brembo dengan piringan ganda di bagian depan dan tunggal di belakang.

Rodanya disusun oleh lingkar 19 inci depan dan 17 inci belakang. Settingan yang sangat khas motor adventure. Karet pembungkus roda adalah ban tubeless dengan pattern yang agresif bermerk Michelin Anakee Wild.

Zigwheel memprediksi bahwa Harley-Davidson Pan America 1250 akan mendapat segala aspek futuristis khas motor adventure modern. Harapannya, layar digital dua buah yang menyajikan beragam informasi mulai dari pengendaraan, konektivitas hingga navigasi. Cruise control dan aneka panduan elektronik khas motor besar berharga mahal. Dan ragam fitur lainnya yang mencirikan pengembangan terdepan di dunia sepeda motor. Itu harapannya.

Menarik? Tentu saja. Namun kita tunggu performa merek ini di masa depan. apalagi dengan isu akan diambil alihnya merek ini oleh brand Cina, tentu patut diantisipasi sedrastis apa pergerakan Harley-Davidson di masa yang akan datang.

Sumber: Oto.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: