Sebulan Setelah Perkenalan, Yamaha MT-15 Alami Kenaikan Harga

Liputan6.com, Jakarta – Baru diluncurkan pada 4 Februari lalu, Yamaha MT-15 mengalami kenaikan harga. Dari awalnya Rp 34,95 juta menjadi Rp 35,335 juta atau naik Rp 385 ribu.

Ini sungguh unik. Untuk apa menaikkan harga motor yang baru beredar selama sebulan?

“Untuk MT-15 memang ada penyesuaian harga saja karena menyesuaikan dengan perubahan harga BBN,” terang Antonius Widiantoro, Public Relation Manager PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, ketika dihubungi via pesan singkat, (28/3).

Sekarang saja, kami belum banyak melihat Yamaha MT-15 berseliweran di jalan. Bisa diasumsikan populasinya belum tumbuh. Konsumen butuh waktu untuk membeli sebuah produk kendaraan bermotor.

Keputusan membeli tidaklah terbit dalam tempo yang singkat. Apalagi, MT-15 merupakan spesies baru. Ia bukanlah generasi kedua atau versi facelift dari model yang sudah ada sebelumnya. Murni model baru.

Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyebut, pasar motor Indonesia secara total (domestik dan ekspor) sudah menyentuh angka 6,38 juta.

Secara spesifik, di pasar domestik, Yamaha mengalami penurunan alokasi pasar (market share). Januari-Februari 2018 (year to date – YTD), Yamaha berhasil berkontribusi sebanyak 22,6 persen (208 ribu) dari total penjualan 922 ribu unit.

Tahun ini (YTD 2019-Jan Feb), market share mereka turun menjadi 19,3 persen. Padahal, pasar domestik sedang mengalami kenaikan 19,4 persen menjadi 1,1 juta unit.