Wow, Inden Honda Super Cub 125 Sampai Akhir Tahun

Liputan6.com, Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi meluncurkan Honda Super Cub C125 di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, yang berlangsung di ICE, BSD, Tangerang Selatan.

Meskipun bergaya klasik, namun Honda Super Cub C125 tetap mengusung fitur dan gaya modern di motor yang dibanderol Rp 55 juta ini.

Berstatus impor, motor pabrikan otomotif Jepang tersebut masih berstatus inden hingga saat ini. Hal itu diungkapkan langsung Chief Marketing Officer PT Wahana Makmur Sejati, Edi Setiawan di Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

“Kalau SPK saya enggak terlalu hafal, karena nambah terus tiap harinya. Tapi kalau enggak salah, Forza 300 unit, dari IMOS. Super Cub enggak banyak paling 100,” kata Edi, Rabu 16 Januari 2019.

Saat disinggung inden Super Cub C125 hingga akhir tahun, Edi membenarkan hal tersebut. Ia menyebut, banyaknya pemesanan yang masuk tidak sesuai dengan jumlah kuota impor yang ada saat ini.

“Super Cub itukan barangnya retro, jadi orang yang punya histori pasti beli. Inden Forza lebih dari 6 bulan. Iya, kalau distribusinya cuma segitu kapan mau selesainya (inden Super Cub hingga akhir tahun),” ujar Edi.

Edi juga menyebut, pembeli Forza yang telah terpenuhi tidak lebih dari 20 unit dan Super Cup hanya 9 unit.

“Kayanya sedikit banget yang baru diterima satu base. Satu base C125 9-10 unit belum masuk lagi, Forza kurang dari 20 unit,” tuturnya.

2 dari 3 halaman

Fakta Unik Honda Super Cub yang Belum Anda Ketahui

Mendapatkan Super Cub dalam kondisi yang utuh dan terawat saat ini cukup sulit.

Honda Super Cub C125 generasi terbaru diluncurkan oleh PT Astra Honda Motor untuk pasar Indonesia di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2018. Harganya Rp 55 juta (OTR Jakarta). Dirilis sebagai sebuah penghargaan bagi model Super Cub C100, yang pernah menjadi motor terlaris Honda.

Pada 2017 lalu, tercatat 100 juta Super Cub sudah diproduksi oleh merek berlambang sayap ini. Angka itu membuatnya sebagai motor paling banyak diproduksi oleh sebuah pabrikan. Faktanya, bukan angka itu saja yang fenomenal. Super Cub merupakan pionir di banyak lembar sejarah industri, khususnya sepeda motor.

Motor Bebek ‘Pertama’

Era motor bebek (moped) mungkin sudah dimulai jauh di Eropa sebelum Honda merilis Super Cub. Namun bebek yang sudah duluan melenggang, kebanyakan masih menggunakan pedal untuk dikayuh. Fungsinya pun tak jauh dari sepeda tak bermesin, hanya saja memiliki perangkat mekanikal untuk meringankan kerja pengendara. Kepraktisannya pun masih kalah dengan jenis skuter.

Para pimpinan Honda, saat itu (1956), sedang melakukan turing ke Eropa pun melihat ide, ada potensi jenis motor kompak ini untuk berkembang. Riset demi riset, mereka pun sepakat untuk menyajikan motor yang memiliki kepraktisan tingkat tinggi, mudah perawatannya, nyaman dikendarai dan mampu dikembangkan di masa depan.

Manifestasinya Honda Super Cub C100 (1958). Motor bebek dengan sejumlah solusi atas kebutuhan masyarkat kala itu. Mesinnya 50-cc 4-tak pada konstruksi rangka backbone. Kemampuannya untuk menjelajah lebih di atas motor bebek yang ada saat itu. Bahkan kenyamanannya mendekati motor naked bike yang saat itu berukuran besar. Ukuran pelek yang besar juga membuatnya andal di jalan lebih dari jenis skuter. Potensi pengembangan desain? Lihat saja Supra GTR150 yang ada sekarang, DNA bebeknya mengalir dari C100.

Baca selengkapnya di sini.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Dalam Setahun, Ratusan Ribu Sepeda Motor Honda Terjual di Jakarta

Liputan6.com, Jakarta – PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku main dealer sepeda motor Honda Jakarta dan Tangerang, mengaku mendapat hasil penjualan positif sepanjang tahun 2018.

WMS mendata sepanjang 2018 mampu pasarkan beragam produk Honda untuk pasar Jakarta Tangerang hingga 401.500 unit (all type).

Sumbangan terbesar penjualan diakui Chief Marketing Officer WMS, Edi Setiawan masih diberikan dari segmen skuter matik. Tercatat, sepanjang tahun 2018, 370.300 unit skutik terjual. Angka tersebut disusul tipe Sport sebanyak 15.600 unit dan tipe Cub 15.520 unit.

“Sepanjang 2018 penjualan kami di angka 401.500 unit. Sepanjang tiga tahun lalu growth-nya mendekati nol, pasar sendiri sudah tak bertumbuh, pasar total Jakarta-Tangerang turun. Sementara kami masih tumbuh artinya kecil sekali ya, tapi kita bisa mempertahankan pangsa pasar kita di 72 persen,” kata Edi, Rabu (16/1).

Secara Nasional, Wahana mampu berkontribusi 10 hingga 11 persen. Secara urutan dibanding wilayah di Indonesia, dealer Wahana berada di urutan keempat.

Angka penjualan yang ditorehkan diakui Edi mampu membuktikan kepercayaan konsumen dengan beragam produk yang dipasarkan Honda. Tidak hanya itu, layanan aftersales juga menjadi perhatian khusus WMS.

“Target di tahun 2019 itu 5 persen atau menjadi 425.000 unit, mengandalkan 120 jaringannya yang ada di Jakarta-Tangerang,” ujar Edi

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Dengan kekuatan 334 Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), Wahana mampu berikan layanan aftersales hingga 5,1 juta unit sepanjang 2018.

Peminat Honda BigBike ataupun unit CBU, jaringan AHASS juga memberikan layanan dengan melengkapi special tools untuk tipe Honda BigBike dan unit CBU di dealer BigWing dan dealer Wing.

Memaksimalkan layanan pada konsumen Wahana juga diberikan mobile service ‘Semok’ (Service Motor Keliling) serta layanan HELP (Honda Peduli Layanan Pelanggan).

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Daftar Harga Ban Motor FDR per Januari 2019

Liputan6.com, Jakarta – Kondisi ban tak bisa disepelekan. Maklum ban merupakan bagian motor yang menyentuh langsung ke jalan. Salah sedikit bisa bikin pengendara celaka.

Kalau ban motor sudah botak, atau ada retak di dinding ban, kondisi ini harus segera diatasi. Caranya dengan mengganti ban yang baru. 

Supaya Anda tidak kesulitan dalam mempersiapkan dana, berikut daftar harga sejumlah ban motor FDR per Januari 2019 dikutip dari Otosia.com:

Ban Tubeless

Ukuran

Pattern

Harga Ban FDR

80/80 – 14

TL

GENZI

Rp185.000

90/80 – 14

TL

GENZI

Rp221.000

100/80 – 14

TL

GENZI

Rp262.000

80/80 – 17

TL

GENZI

Rp219.000

90/80 – 17

TL

GENZI

Rp279.000

100/80 – 17

TL

GENZI

Rp331.000

100/70 – 18

TL

GENZI

Rp449.000

120/70 – 18

TL

GENZI

Rp575.000

80/80 – 14

TL

GENZI PRO

Rp185.000

90/80 – 14

TL

GENZI PRO

Rp221.000

100/80 – 14

TL

GENZI PRO

Rp262.000

70/80 – 17

TL

GENZI PRO

Rp186.000

80/80 – 17

TL

GENZI PRO

Rp219.000

90/80 – 17

TL

GENZI PRO

Rp279.000

100/80 – 17

TL

GENZI PRO

Rp331.000

120/80 – 17

TL

GENZI PRO

Rp429.000

80/90 – 14

TL

FACIO

Rp193.000

90/90 – 14

TL

FACIO

Rp226.000

80/90 – 14

TL

FACIO EST

Rp215.000

90/90 – 14

TL

FACIO EST

Rp254.000

80/90-14

TL

FLEMINO

Rp191.000

90/90-14

TL

FLEMINO

Rp223.000

80/80 – 14

TL

SPORT XR EVO

Rp193.000

90/80 – 14

TL

SPORT XR EVO

Rp230.000

100/80 – 14

TL

SPORT XR EVO

Rp276.000

110/80 – 14

TL

SPORT XR EVO

Rp314.000

120/70 – 14

TL

SPORT XR EVO

Rp344.000

140/70 – 14

TL

SPORT XR EVO

Rp435.000

80/80 – 17

TL

SPORT XR EVO

Rp234.000

90/80 – 17

TL

SPORT XR EVO

Rp294.000

100/80 – 17

TL

SPORT XR EVO

Rp366.000

110/70 – 17

TL

SPORT XR EVO

Rp416.000

120/70 – 17

TL

SPORT XR EVO

Rp445.000

130/70 – 17

TL

SPORT XR EVO

Rp538.000

100/80 – 18

TL

SPORT XR EVO

Rp437.000

120/80 – 18

TL

SPORT XR EVO

Rp549.000

80/80 – 14

TL

SPORT XR EVO EST

Rp200.000

90/80 – 14

TL

SPORT XR EVO EST

Rp237.000

90/80 – 18

TL

SPORT XT

Rp374.000

110/80 – 18

TL

SPORT XT

Rp514.000

80/80 – 14

TL

SPORT ZEVO

Rp190.000

90/80 – 14

TL

SPORT ZEVO

Rp227.000

120/70 – 12

TL

SPORT ZEVO

Rp284.000

130/70 – 12

TL

SPORT ZEVO

Rp324.000

120/70 – 13

TL

SPORT ZEVO

Rp295.000

140/60 – 13

TL

SPORT ZEVO

Rp375.000

100/90 – 12

TL

CITYGO

Rp200.000

110/90 – 12

TL

CITYGO

Rp235.000

80/80 – 17

TL

BLAZE

Rp236.000

90/80 – 17

TL

BLAZE

Rp297.000

100/70 – 17

TL

BLAZE

Rp407.000

110/70 – 17

TL

BLAZE

Rp453.000

120/70 – 17

TL

BLAZE

Rp502.000

130/70 – 17

TL

BLAZE

Rp573.000

110/70 – 17

TL

MAXTREME

Rp378.000

130/70 – 17

TL

MAXTREME

Rp503.000

90/80 – 14

TL

SPORT XR

Rp304.000

90/80 – 14

TL

SPORT MP 27

Rp304.000

90/80 – 14

TL

SPORT MP 76

Rp304.000

90/80 – 17

TL

SPORT XR

Rp391.000

90/80 – 17

TL

SPORT XT-R

Rp391.000

90/80 – 17

TL

SPORT MP-27

Rp391.000

90/80 – 17

TL

SPORT MP-57

Rp391.000

90/80 – 17

TL

SPORT MP-76

Rp391.000

90/80 – 17

TL

SPORT FR 75

Rp450.000

100/70 – 17

TL

SPORT FR 75

Rp514.000

120/70 – 17

TL

SPORT FR 75

Rp706.000

90/80 – 17

TL

SPORT MP-96

Rp391.000

100/70 – 17

TL

SPORT XR

Rp460.000

120/70 – 17

TL

SPORT XR

Rp625.000

2 dari 4 halaman

Ban Tube Type

Ukuran

Pattern

Harga Ban FDR

70/90 – 14

TT

FLEMMO

Rp132.000

80/90 – 14

TT

FLEMMO

Rp155.000

90/90 – 14

TT

FLEMMO

Rp191.000

60/100 – 17

TT

FLEMMO

Rp130.000

70/90 – 17

TT

FLEMMO

Rp154.000

80/90 – 17

TT

FLEMMO

Rp195.000

90/80 – 17

TT

FLEMMO

Rp236.000

80/90 – 18

TT

FLEMMO

Rp232.000

90/90 – 18

TT

FLEMMO

Rp268.000

70/90 – 14

TT

FLEMMO PRO

Rp132.000

80/90 – 14

TT

FLEMMO PRO

Rp155.000

90/90 – 14

TT

FLEMMO PRO

Rp191.000

60/90 – 17

TT

FLEMMO PRO

Rp130.000

70/90 – 17

TT

FLEMMO PRO

Rp154.000

80/90 – 17

TT

FLEMMO PRO

Rp195.000

90/80 – 17

TT

FLEMMO PRO

Rp236.000

60/80 – 17

TT

GENZI PRO

Rp149.000

60/80 – 17

TT

GENZI

Rp149.000

70/80 – 17

TT

GENZI

Rp158.000

70/90 – 14

TT

CITYFORCE

Rp129.000

80/90 – 14

TT

CITYFORCE

Rp153.000

90/90 – 14

TT

CITYFORCE

Rp188.000

70/90 – 17

TT

CITYFORCE

Rp152.000

80/90 – 17

TT

CITYFORCE

Rp193.000

2.75 – 18

TT

CITYPOWER

Rp209.000

3.00 – 18

TT

CITYPOWER

Rp249.000

100/90 – 18

TT

CITYPOWER

Rp310.000

2.50 – 17

TT

COSSAPRO

Rp160.000

2.75 – 17

TT

COSSAPRO

Rp199.000

3.00 – 17

TT

COSSAPRO

Rp237.000

2.25 – 17

TT

CITYPRO

Rp128.000

2.50 – 17

TT

CITYPRO

Rp148.000

2.75 – 17

TT

CITYPRO

Rp191.000

70/90 – 17

TT

RAVEN

Rp152.000

80/90 – 17

TT

RAVEN

Rp193.000

90/80 – 17

TT

RAVEN

Rp234.000

70/90 – 14

TT

DOZER

Rp155.000

80/90 – 14

TT

DOZER

Rp180.000

90/90 – 14

TT

DOZER

Rp211.000

70/90 – 17

TT

DOZER

Rp171.000

80/90 – 17

TT

DOZER

Rp208.000

90/80 – 17

TT

DOZER

Rp246.000

70/90 – 14

TT

SPARTAX

Rp132.000

80/90 – 14

TT

SPARTAX

Rp155.000

90/90 – 14

TT

SPARTAX

Rp191.000

60/90 – 17

TT

SPARTAX

Rp130.000

70/90 – 17

TT

SPARTAX

Rp154.000

80/90 – 17

TT

SPARTAX

Rp195.000

90/80 – 17

TT

SPARTAX

Rp236.000

60/80 – 17

TT

DRAVO

Rp149.000

70/80 – 17

TT

DRAVO

Rp158.000

80/80 – 17

TT

DRAVO

Rp205.000

90/80 – 17

TT

DRAVO

Rp243.000

100/80 – 17

TT

DRAVO

Rp277.000

50/90 – 17

TT

DRAX

Rp140.000

60/100 – 17

TT

DRAX Slick

Rp304.000

3 dari 4 halaman

Ban Dalam

Ukuran

Harga Ban FDR

2.00-50/90-60/80 – 17

Rp30.000

2.25 – 17 60/90 . 70/80 – 17

Rp31.000

2.25 / 2.50 – 17

Rp32.000

2.50/2. 75 – 17

Rp34.000

2. 75 – 17

Rp36.000

2.75/3.00-80/90-90/80-17

Rp37.000

3.00 / 3.25 – 17

Rp38.000

2.50 / 2.75 – 18

Rp34.000

3.00 / 3.25 – 18

Rp39.500

2.50 / 2.75 – 14

Rp29.000

2. 75 / 3.00 – 14

Rp32.000

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tekan Angka Kecelakaan, Generasi Milenial Harus Berlalu Lintas dengan Benar

Liputan6.com, Jakarta – Angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih sangat tinggi. Mirisnya, yang menjadi korban kebanyakan masih dalam usia produktif.

Menurut data yang ada kurang lebih 30.000 jiwa meninggal dunia 60 persen adalah dari generasi milenial. Tentu ini menjadi pekerjaan rumah yang harus dikerjakan bersama-sama.

“Generasi milenial bisa dikatakan generasi hidup di balik layar gadget. Itu semua berdampak pada perilaku berlalu lintas. Masalah-masalah lalu lintas sebagian besar disebabkan adanya pelanggaran,” terangnya dalam keterangan resmi yang Liputan6.com terima, Rabu (16/1/2019).

Menurutnya, perilaku melanggar ini tatkala menjadi kebiasaan maka melanggar dianggap hal biasa. Sikap permisive terhadap pelanggaran inilah yang membuat orang makin masa bodoh terhadap masalah lalu lintas.

Dan jika hal ini terus dibiarkan, korban akan terus berjatuhan.

Lebih lanjut ia menyatakan, untuk membangun kesadaran bagi generasi milenial agar peduli road safety dapat dilakukan melalui beberapa tahapan, di antaranya:

Tahap tahu

Diperlukan adanya sosialisasi edukasi contoh atau berbagai produk tentang road safety yang digelorakan secara masif di semua lini. Baik secara langsung maupun melalui media.

Peran media ini penting dan mendasar untuk dapat menjadi opini publik atau viral yang dapat:

menginspirasi, menunjukkan yang baik dan benar, memotivasi, memberdayakan, memberi ruang untuk berekspesi, serta menghibur

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Tahap memahami

Artinya, pada tataran mengetahui perlu dikemas dan dikembangkan melalui edukasi, training bahkan coaching. Yang nantinya akan menghasilkan master trainer atau setidaknya para trainer atau setidaknya pernah ikut pelatihan

Tahap memanfaatkan

Pada tahap ini bisa memanfaatkan apa yang telah dilakukan pada tahap tahu dan memahami. Dipraktekkan dalam berlalu lintas yang berani dan mampu menjadi pelopor tertib berlalu lintas.

Tahap mengembangkan

Tahap ini mengembangkan wujud kepekaan kepedulian dengan bela rasa akan road safety dan siap menginspirasi, menunjukkan yang baik dan benar, memotivasi, memberdayakan, memberi ruang berekspresi dan mampu menghibur.

Kepekaan dan kepedulian generasi milenial akan road safety merupakan gerakan moral untuk mendukung proses membangun budaya tertib berlalu lintas.

Top3 Berita Hari Ini: Diskon Toyota Avanza 2019 dan Penyegaran Xpander

Liputan6.com, Jakarta Toyota mengeluarkan segala jurusnya untuk tetap jadi yang perkasa. Jurus andalannya antara lain tebar diskon, benarkah hingga Rp 15 juta? Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Waduh, Toyota Avanza dan Veloz Terbaru Sudah Kasih Diskon Besar, Benarkah?

Mobil keluarga level bawah terbaru milik PT Toyota Astra Motor (TAM), Toyota Avanza dan Veloz resmi diluncurkan. Dengan sedikit penyegaran di sisi desain dan fitur, pesaing Mitsubishi Xpander ini tidak mengalami kenaikan harga, dan tetap dibanderol Rp 188,6 juta untuk varian terendah Avanza dan Rp 239,45 juta untuk tipe tertinggi Veloz.

Namun, sebelum diluncurkan, beredar kabar Toyota Avanza dan Veloz terbaru ini sudah didiskon oleh beberapa diler resmi, mulai dari Rp 12 sampai Rp 15 juta. Selengkapnya baca di sini.

2. Avanza Alami Penyegaran, Xpander Siapkan Fitur Baru

2018 menjadi tahun paling manis bagi Mitsubishi Xpander. Small MPV andalan PT PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) itu berhasil bersaing di posisi atas segmen low MPV dan mencapai market share 29,2 persen pada periode Januari-November 2018.

Deputy Group Head of Planning & Communication Group MMKSI Intan Vidiasari menyatakan, Xpander saat ini sudah sangat kuat di segmen small MPV dengan segala keunggulannya dari sisi desain, fitur, kenyamanan dan performanya. Selengkapnya baca di sini.

2 dari 2 halaman

3. Toyota Avanza dan Veloz Baru Bentuk Kepanikan Menghadapi Mitsubishi Xpander?

Segmen low multi purpose vehicle (LMPV) di Tanah Air tahun ini dipastikan bakal kembali sengit. Pasalnya, setelah model baru bermunculan, seperti Mitsubishi Xpander dan Wuling Confero, penguasa pasar mobil keluarga bawah ini tidak tinggal diam, dengan menghadirkan Toyota Avanza dan Veloz model anyar.

Namun, banyak ekspektasi masyarakat jika Toyota harusnya menghadirkan all new Avanza dan Veloz, bukan model facelit yang sudah diluncurkan secara resmi, Selasa (15/1/2019). Selengkapnya baca di sini.

Mercedes-Benz Hungry for Adventure 2019, Pemuas Dahaga Para Petualang

Liputan6.com, Yogyakarta – Untuk menguji beragam varian SUV andalannya, PT Mercedez-Benz Distribution Indonesia mengajak media nasional untuk mengikuti ajang Hungry for Adventure 2019. Acara yang berlangsung dari 13 – 15 Januari 2019 ini berawal dari Yogyakarta dan berakhir di Semarang.

Konsep pengujian tidak hanya mengemudi dari satu titik ke tempat yang lain, melainkan peserta diajak untuk menikmati keindahan alam serta memacu adrenalin.

GLA 200 AMG line (Mercedes-Benz Indonesia)

Untuk perjalanan pertama, Liputan6.com menggunakan crossover GLA 200 AMG line. Seperti layaknya crossover, GLA 200 AMG memiliki karakter yang lincah dan menyenangkan untuk melahap tikungan demi tikungan. Terlebih lagi mode Sport yang membuat mesin 1,6 liter bertenaga 156 Tk dengan torsi 250 Nm meraung dan sensitif terhadap setiap pijakan pedal gas.

Transmisi 7-percepatan otomatis memainkan perannya dengan baik. Anda bisa memainkan paddle shift yang bersemayam untuk kesenangan berkendara. Atau membiarkannya bekerja sendiri, tentu karakter transmisi akan menyesuaikan dengan gaya Anda menginjak pedal gas.

Begitu mendekati pantai Widodaren, Liputan6.com harus sedikit berjuang untuk menghadapi jalanan berbatu besar. Yap, bantingan dari suspensi terasa keras dan membuat pengemudi maupun penumpang harus sedikit berjuang melahap jalanan ini. Meski jalanan seperti ini bukan habitatnya, namun ini menjadi pembuktian bahwa GLA bisa diajak sedikit bermain di medan offroad ringan.

Sebagai informasi, MBDI menawarkan 3 varian GLA-Class. Yang pertama adalah GLA 200 Urban line (Rp 699 juta off the road) yang akan diluncurkan dalam waktu dekat. Setelah itu GLA 200 AMG line yang dibanderol Rp 745 juta off the road. Yang terakhir adalah GLA 45 AMG yang dibanderol Rp 1,309 miliar berstatus off the road.

2 dari 4 halaman

Saksikan Videonya di Bawah Ini:

3 dari 4 halaman

GLC 200 AMG line

GLC 200 (Mercedes-Benz Indonesia)

Hari kedua diawali dengan mengemudi GLC 200 AMG line. Karakter yang dimiliki tentu berbeda dengan GLA 200. Secara dimensi, GLC tentu lebih bongsor dan mesinnya memiliki kapasitas yang lebih besar, yakni 2,0 liter. Kali ini tujuannya adalah gua Jomblang yang berlokasi 95 km dari Magelang.

Saat mengendarai GLC 200, posisi berkendara cukup nyaman berkat pengaturan jok elektrik yang cukup lengkap. Anda bisa mengatur lumbar support sebanyak 4 arah. Bahkan Anda bisa mengatur bantalan khusus paha dan juga headrest secara elektrik.

Mode berkendara terbilang lengkap, mulai dari Individual, Eco, Comfort, Sport, dan Sport Plus. Untuk berkendara sehari-hari, mode Sport sudah lebih dari cukup untuk sekedar memuaskan hasrat adrenalin.

Karena memiliki badan bongsor dengan berat kosong 1.735 kg, tentu ekspektasi saya adalah SUV ini tak selincah GLA yang sebelumnya digunakan. Dan mesin 2,0 liter akan sulit diajak ‘bermain’. Kenyataannya, mesin 2,0 liter bertenaga 184 Tk dengan torsi puncak 300 Nm mampu berakselerasi dengan agresif. Klaim akselerasi 0-100 kpj dalam waktu 7,5 detik rasanya bisa dengan mudah dicapai.

Transmisi 9-percepatan memberikan rasa berkendara yang mulus jika berkendara dengan santai, terutama pada mode Comfort. Dan seperti biasa, Anda bisa memainkan paddle shift yang berada di balik kemudi.

Selain nyaman digunakan di jalan raya, GLC 200 AMG line juga bisa diajak bermain di medan offroad. Akses ke pintu masuk gua Jomblang menjadi lokasi yang tepat untuk mencicipi kemampuan offroad GLC 200 AMG. Bantingannya cukup nyaman, baik untuk penumpang depan dan juga belakang. Memang jalanannya tergolong light offroad, tapi setidaknya Liputan6.com dapat sedikit mencicipi potensi melahap medan tanah yang dimiliki oleh GLC 200 AMG line.

Di Indonesia, GLC-Class ditawarkan dalam 5 varian. GLC 200 Exlusive line (Rp 899 juta), GLC 200 AMG line (Rp 979 juta), GLC 300 Coupe AMG line (Rp 1,269 miliar), GLC 43 AMG Coupe (Rp 1,569 miliar), dan GLC 63 S Coupe ( Rp 3,499 miliar). Semuanya berstatus off the road.

4 dari 4 halaman

Menikmati Sunrise di Candi Borobudur

Menunggu Sunrise di Candi Borobudur (Mercedes-Benz Indonesia)

Hari ketiga diawali dengan menikmati sunrise di Candi Borobudur. Selepas menikmati pemandangan yang indah, para peserta melanjutkan perjalananan ke Curug Lawe, Semarang. Kali ini saya duduk sebagai penumpang di dalam GLE 250d. Huruf ‘d’ menandakan penggunaan mesin diesel pada mobil ini.

Meski mengadopsi mesin diesel, di dalam kabin tetap terasa senyap. Sesekali pengemudi berakselerasi dengan agresif, dan torsi yang dihasilkan mesin tersebut terasa berbeda. GLE 250d mengadopsi mesin diesel 2,1 liter yang menghasilkan tenaga 204 Tk dengan torsi puncak 500 Nm. Tenaga dari mesin disalurkan ke roda melalui transmisi 9-percepatan otomatis.

Sayangnya hujan semakin deras, sehingga destinasi Curug Lawe harus dilewatkan. Perjalanan Mercedes-Benz Hungry for Adventure 2019 pun diakhiri dengan tujuan akhir Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Segera Meluncur, Berapa Harga Yamaha MT-15?

Liputan6.com, New Delhi – Motor pabrikan otomotif Jepang, Yamaha MT-15 dikabarkan siap meluncur dalam waktu dekat di India. Hal itu dikarenakan motor terlihat sedang melakukan pengujian untuk di negara ini.

Seperti dilansir Motorbeam, Rabu 16 Januari 2019, Yamaha MT-15 yang terlihat sudah dalam bentuk siap produksi. 

Kabar yang beredar menyebut beberapa fitur harus dikaji ulang untuk menjaga harga lebih kompetitif, salah satu contohnya ialah suspensi depan berbentuk garpu teleskopik konvensional. 

Selain itu, bagian belakang mendapatkan swingarm kotak yang disederhanakan. Namun, untuk desain pelek tampaknya diambil langsung dari R15.

Meskipun motor tampaknya tidak memiliki ABS, pada intinya, Yamaha MT-15 terbaru diharapkan akan ditenagai mesin yang sama dengan R15.

Untuk dapur pacu R15 disematkan mesin berkapasitas 155cc satu silinder berpendingin cairan, dan akan mendapatkan teknologi VVA (Variable Valve Actuation) yang mampu menghasilkan tenaga 19,5 Tk dan torsi puncak 14,7 Nm yang dikawinkan dengan gearbox 6-percepatan.

Terkait harga, Yamaha MT-15 diprediksi memiliki banderol sekitar Rs. 1,2 lakh atau setara dengan Rp23.8 juta.

2 dari 3 halaman

3 Alasan Jokowi Menyukai Yamaha

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana kembali menjenguk Kahiyang Ayu yang melahirkan bayi perempuan di rumah sakit. (Merdeka.com/ Ahda Bayhaqi)

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ingin memberikan apresiasi kepada Yamaha di Indonesia. Hal ini karena berbagai pencapaian pabrikan berlogo Garputala selama menancapkan kuku bisnisnya di Tanah Air.

“Pertama, ekspornya tinggi,” kata Jokowi saat acara Pelepasan ke-1,5 juta Ekspor Motor Yamaha, di pabrik Yamaha Pulogadung, Jakarta, Senin (3/12/2018).

Menurut Jokowi, saat ini ekspor dengan jumlah yang sangat besar adalah problem di Indonesia. Sebaliknya, barang berstatus impor justru lebih besar daripada ekspor.

Untuk alasan kedua, Jokowi menyukai Yamaha karena memiliki nilai investasi besar di Indonesia.

Sedangkan alasan yang ketiga yaitu, Yamaha telah memiliki lokal konten mencapai 93-94 persen.

“Invetasi-investasi seperti inilah yang terus kita cari. Karena kalau untuk ekspor dan bahan bakunyaa impor juga, sering menyebabkan defisit neraca perdagangan,” jelasnya.

“Saya sangat menghargai upaya yang telah dilakukan oleh Yamaha. Ini sudah produk dalam negeri dan luar negeri berapa pak? 25 persen ekspor dan 75 persen dalam negeri, iya lima tahun lagi dibalik,” sambungnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Ambisius, Toyota Ingin Menguasai Teknologi Self-Driving untuk Pabrikan Lain

Liputan6.com, Las Vegas – Raksasa otomotif asal Jepang, Toyota, telah mengatakan bakal menjual sistem self-driving ke produsen lain. Hal tersebut, bertujuan untuk menetapkan standar global dalam bidang teknologi otomotif yang menjanjikan di masa depan.

Melansir AsianNikkei, Rabu (16/1/2019), pada konferensi pers di pameran dagang CES di Las Vegas, CEO Toyota Research Institute, Gill Pratt, afiliasi Toyota yang bergerak di kecerdasan buatan mengatakan, Toyota memiliki tujuan untuk menjual sistem autonomous Guardian kepada produsen lain.

Langkah ini sendiri diambil untuk mendominasi industri otomotif, khususnya sistem self-driving. Selain itu, hal tersebut juga memungkinkan Toyota untuk mengumpulkan sejumlah besar data yang diperlukan untuk mengasah teknologi self-driving-nya.

Sementara itu, saingan Toyota sendiri, termasuk Google Waymo dan GM Cruise, yang merupakan anak perusahaan General Motors (GM).

Sistem Guardian sendiri mampu memantau kondisi fisik pengemudi dengan menggunakan sensor untuk mencegah kecelakaan, Toyota juga bakal membuat sistem mengemudi sendiri sepenuhnya, yang disebut Chauffeur, dan berharap menggunakan pengetahuan yang diperoleh melalui Guardian, yang bakal dikenalkan untuk digunakan secara komersial di jalan bebas hambatan dan biasa pada 2020.

Untuk diketahui, Toyota sendiri bekerja sama dengan perusahaan transportasi online asal Amerika Serikat, Uber Technologies untuk mengembangkan kendaraan yang dilengkapi sistem Uber dan Toyota ini.

2 dari 3 halaman

Investasi di Uber, Toyota Makin Serius Garap Mobil Nirsopir

Toyota berinvestasi sebesar US$ 500 juta atau setara dengan Rp 7,3 triliunan ke perusahaan jasa transportasi berbasis digital tersebut. Nantinya, dengan investasi tersebut, kendaraan Toyota yang dibangun khusus bakal digunakan di jaringan Uber, dengan teknologi dari dua perusahaan tersebut.

Menurut pernyataan resmi proyek Autono-MaaS (Autonomous-Mobility as a service) yang bakal didasarkan dengan Toyota Sienna. Untuk proyek tersebut, bakal digunakan sistem mengemudi nirsopir Uber, dengan sistem pendukung keselamatan otomatis, Toyota Guardian.

Sementara itu, Toyota juga bakal memanfaatkan platform layanan mobilitas (MSPF), untuk membuat infrastruktur informasi untuk kendaraan yang terhubung. Proyek ini, untuk mendukung program ride-sharing Uber pada 2021.

“Sistem pengemudi nirsopir Uber dan Toyota Guardian akan secara independen memantau lingkungan di sekitar kendaraan secara real time. Meningkatkan keselamatan kendaraan secara keseluruhan baik untuk pengemudi otomotis maupun kendaraan,” jelas Gill Pratt, CEO Toyota Research Institute dan TMC.

Diharapkan, dengan kemitraan ini dapat mempercepat pengembangan kedua perusahaan untuk penyebaran teknologi pengemudian autonomous.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Nekat Melawan Arah, Siap-Siap Dipenjara 6 Bulan

Liputan6.com, Jakarta – Pengendara sepeda motor di daerah pinggiran dan beberapa kota besar, terutama di Jakarta memang tidak semua paham soal aturan berlalu-lintas. Bahkan, masih banyak pesepeda motor yang sering berkendara melawan arah, dan hal tersebut pastinya membuat kesal pengguna jalan lain.

Padahal, berkendara dengan melawan arah itu sangatlah berbahaya, baik bagi diri sendiri atau orang lain. Berikut, bahaya pengendara melawan arah, seperti yang tertulis di laman resmi Suzuki Indonesia:

1. Rawan Kecelakaan Lalu Lintas

Bahaya pertama dan pasti mengintai adalah rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Tentunya hal ini sangat membahayakan baik bagi diri sendiri maupun orang lain sesama pengguna jalan.

Melawan arah tentunya akan beresiko terjadinya benturan sesama pengendara. Salah-salah nyawa menjadi taruhannya. Jelas melawan arus adalah sesuatu hal yang fatal.

2. Menjadi Tersangka dan Disalahkan

Selanjutnya bahaya lainnya adalah Anda yang berkendara dengan melawan arah tentunya menjadi tersangka utama dan menjadi orang satu-satunya sebagai yang disalahkan.

Meski tidak menutup kemungkinan, yang menabrak misalnya bukan Anda tapi yang lain, tetap saja Anda menjadi salah karena melawan arah.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

3. Terancam Pidana dan Kurungan Penjara

Nah jika sudah terjadi kecelakaan yang melibatkan pengendara motor yang lawan arus dan menyebabkan adanya korban jiwa, maka pengendara yang melawan arah bisa dipidanakan.

Adapun pidana pasal 310 UU Lalu Lintas, juga dapat dikenai kurungan penjara paling lama enam bulan penjara.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Membedah 10 Varian Daihatsu Grand New Xenia

Liputan6.com, Jakarta – Daihatsu Grand New Xenia kini tersedia dalam pilihan mesin 1.500cc. Dengan adanya pilihan baru ini, Daihatsu Grand New Xenia ditawarkan dalam 10 varian.

Sebetulnya, hanya ada tiga varian utama yaitu 1.3 X, 1.3 R dan 1.5 R Deluxe. Embel-embel Deluxe itu, menempel juga melengkapi 1.3 X dan 1.3 R Standar. Belum lagi semuanya punya pilihan transmisi otomatis atau manual. Kami sempat berharap untuk menemukan varian Suite, tapi tidak ada.

Meski begitu, Daihatsu memberikan penambahan fitur standar yang lengkap di semua varian. Mulai dari dual airbag, digital AC dengan double blower, power steering electric, soket listrik 12 volt di baris depan dan kedua.

Di mesin, baik versi 1,3 liter maupun 1,5 liter dibuat oleh Toyota. Makanya jangan heran kalau ada imbuhan Dual VVT-i, lengkap dengan teknologi drive by wire (tanpa kabel gas).

Dari eksterior ternyata mudah saja membedakannya. Versi Deluxe di setiap tingkatan, punya aerokit di bumper depan dan belakang, side skirt juga spion dengan lampu sein.

Grand New Daihatsu Xenia 1.3 X

Harga:

Standar: Rp 183.350.000 (MT), 194.250.000 (AT)

Deluxe: Rp 198.600.000 (MT), 210.450.000 (AT)

Tipe inilah yang paling bawah. Varian standar dihargai Rp 183,35 juta (MT) dan Rp 194,25 (AT). Sedangkan versi Deluxe transmisi manual Rp 198,6 juta dan matik dibanderol Rp 210,45 juta. Berita bagusnya, Daihatsu memutuskan untuk memasangkan pelek alloy 14 inci untuk semua varian. Jadi 1.3 X baik yang Deluxe atau tidak, sudah mendapatkan pelek yang lebih gaya ketimbang pelek kaleng. Oh, ya, lampu depan Xenia sekarang sudah LED untuk semua varian.

Yang menarik lagi, fiturnya sudah lengkap sejak varian bawah. Xenia 1.3 X standar dibekali audio 2-DIN touchscreen, AC digital, power outlet untuk baris depan dan kedua. Sisi keselamatan didukung oleh rem ABS dan sepasang airbag untuk penumpang depan.

Tapi, pada sisi exterior terlihat polos dibanding 1.3 X Deluxe. Satu-satunya bagian krom ada di garnish di pintu bagasi, yang juga kosmetik standar untuk semua tipe Xenia 2019.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Grand New Xenia 1.3 R

Harga:

Standar: Rp 187.650.000 (MT), Rp 198.550.000 (AT)

Deluxe: Rp 207.000.000 (MT), Rp 218.000.000 (AT)

Pihak Daihatsu bilang ini bakal jadi volume maker Xenia baru. Tapi kami kurang yakin. Anyway, tipe R dengan mesin 1,3 liter, tentunya memiliki semua fitur yang ada pada varian X. Tapi dari eksterior mudah dikenali karena pelek 14 inci dengan desain berbeda, palangnya lebih tebal. Lebih terlihat mahal. Dari depan, grille krom jadi pembeda dengan Xenia versi bawah. Baik R standar ataupun Deluxe, sudah punya spoiler bagasi dengan lampu rem.

Sedangkan di interior, Daihatsu cukup berbaik hati karena fiturnya lengkap. Audio sudah 2-DIN dengan kemampuan konektiitas Bluetooth atau USB. Suaranya disalurkan melalui empat speaker biasa dan dua tweeter. Ini yang tidak dimiliki oleh Xenia X. Selain itu, kursi depan sudah dilengkapi back pocket (saku di belakang sandaran kursi) juga cermin di sun visor penumpang depan.

Lingkar kemudinya dilengkapi pengaturan naik-turun (tilt). Tombol pengatur audio sudah terpasang di setir untuk memudahkan pengemudi. Kalau diperhatikan, instrumennya juga berbeda karena ada MID (Multi Information Display) untuk tampilan informasi berkendara, plus hadirnya ECO Indicator.

Pembeda lainnya, pada 1.3 R Deluxe ada sensor di pojokan depan. Ini berfungsi seperti sensor mundur. Hanya diletakkan di depan. Mengerti, kan?

3 dari 3 halaman

Selanjutnya

Grand New Xenia 1.5 R Deluxe

Harga:

Rp 218.050.000 (MT) dan Rp 228.950.000 (AT)

Varian 1.5 R hanya hadir dalam trim Deluxe. Makanya terlihat ada spoiler bagasi, aerokit di bumper depan-belakang dan segala yang dimiliki oleh tipe 1.3 R Deluxe.

Selain mesin empat silinder 1,5 liter Dual VVTI-i, inilah satu-satunya Xenia yang dilengkapi dengan fitur ABS dan EBD (Electronic Brake Distribution) di sistem pengereman.

Desain peleknya juga berbeda karena punya dua warna, hitam dan krom polished. Sayang, belum punya tombol start-stop seperti Veloz. Peleknya pun cuma berukuran 14-inci. Tapi menjadi pilihan menarik jika Veloz terlalu mahal.

Sumber: Oto.com

Main Dealer Honda: DP Nol Persen Itu Mustahil

Liputan6.com, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengeluarkan aturan baru mengenai Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan yang tertuang dalam peraturan OJK Nomor 35/POJK.05/2018.

Mengutip aturan tersebut, perusahaan pembiayaan yang memiliki tingkat kesehatan keuangan dengan kondisi minimum sehat dan mempunyai nilai Rasio NPF Netto untuk pembiayaan kendaraan bermotor lebih rendah atau sama dengan 1 persen dapat menerapkan DP nol persen untuk semua kendaraan.

Kebijakan tersebut ternyata dianggap mustahil oleh PT Wahana Makmur Sejati selaku main dealer Honda di Jakarta dan Tangerang.

Chief Marketing Officer Wahana, Edi Setiawan menegaskan kebijakan DP nol persen tidak akan bisa dilaksanakan. Hal itu dikarenakan syarat yang diberikan.

“Tidak ada perusahaan pembiayaan yang memiliki kredit macet di bawah 1 persen, itu mustahil,” kata Edi di Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Selain itu Edi memaparkan resiko yang harus dihadapi perusahaan pembiayaan cukup tinggi, termasuk terjadinya kredit macet. Hal itu tidak terlepas dari mudahnya mendapatkan kendaraan.

“Jadi ini sangat berisiko sekali dan menurut saya tidak ada perusahaan pembiayaan yang punya performa seperti itu. Jadi mustahil,” ujar Edi.

2 dari 3 halaman

Terkait DP Nol Persen, Ini Komentar Toyota

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah resmi menurunkan down payment (DP) untuk pembelian kendaraan, dari paling rendah 5 persen menjadi nol persen.

Aturan baru mengenai Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan itu tertuang dalam peraturan OJK Nomor 35/POJK.05/2018.

Melihat hal tersebut, Vice President Director PT Toyota Astra Motor Henry Tanoto menegaskan, tidak adanya kenaikan harga tak bersangkutan dengan kebijakan tersebut.

“Kalau DP nol persen kan lebih ke arah mekanisme pembayaran, kalau ini kan harga dari Avanzanya sendiri, jadi enggak ada hubungannya sama sekali,” kata Henry.

Terkait DP nol persen, Henry mengaku pengaruh positif yakni peningkatan penjualan kendaraan bermotor dapat terjadi setelah adanya kebijakan baru tersebut.

“Tentu saja secara teori ini sangat mempengaruhi masyarakat untuk membeli kendaraan. Harapan kita adanya kemudahan down payment dapat memberikan dampak positif,” tuturnya.

Meski demikian, Henry juga menghimbau para perusahaan pembiayaan untuk dapat selalu dalam kondisi optimal agar bisa mendukung program DP nol persen.

“Tapi kan kita juga harus hati-hati, karena pihak leasing harus tetap dalam kondisi baik untuk men-support hal ini,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Gandeng Shell, Kawasaki Rilis 3 Pelumas Baru

Liputan6.com, Jakarta – Menggandeng Shell, Kawasaki Motor Indonesia (KMI) resmi merilis pelumas baru di bawah brand Kawasaki Genuine Oil (KGO). KMI sengaja menghadirkan KGO, dengan tujuan mendorong konsumen menggunakan produk asli. Sehingga motor Kawasaki miliknya tetap terjaga kondisi dan performanya.

Formula di dalamnya, disesuaikan kebutuhan motor yang beredar di iklim tropis. Hal ini penting, agar pelumas bekerja baik dalam kondisi ekstrem seperti di Indonesia.

Di samping itu, terdapat racikan khusus Kawasaki dan Shell, bernama Progressive Clean Technology.

Seiring pemakaian, pembakaran dalam ruang silinder menghasilkan kotoran. Teknologi ini mencegah terjadinya penggumpalan partikel yang membentuk endapan di bawah mesin. Hasilnya, jantung mekanis tetap bersih dan usia pakainya lebih panjang.

Terdapat tiga jenis pelumas yang ditawarkan: KGO 4T Full Synthetic 10W-40, KGO 4T Semi Synthetic 10W-40 dan KGO 2T Semi Synthetic. Masing-masing KGO memiliki keunggulan.

Untuk 4T Full Synthetic dapat mengurangi getaran, suara mesin lebih halus, lebih efisien dan bertenaga. Manfaat yang sama juga ditawarkan 4T Semi Synthetic. Kandungannya turut bermanfaat menjaga kebersihan jantung mekanis.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Varian 2T Semi Synthetic merupakan pelumas untuk mesin 2-tak. KMI sengaja menawarkannya untuk para pengguna yang mempunyai motor Kawasaki berspesifikasi 2-langkah, seperti Ninja 150 cc.

Mengingat pabrikan asal Jepang ini, pernah menjual unit itu dan cukup laris di pasaran. Kandungan olinya diramu sedemikian rupa agar menekan produksi asap, sehingga lebih ramah lingkungan. Kelebihan lainnya menghemat konsumsi bahan bakar.

“Kenapa dikeluarkan untuk motor 2-tak, karena kami tahu penggemar Ninja 150 cc 2-tak masih banyak. Kami tidak mau melupakan mereka, dengan memenuhi kebutuhannya,” jelas Line Head Sales and Production Department Marketing and Sales Division KMI, Sucipto Wijono di Jakarta, Senin (14/01).

Pelumas KGO ditawarkan dengan harga kompetitif dan bakal mulai didistribukan ke seluruh diler bulan depan. Adapun KGO Full Synthetic berukuran 1 liter dijual dengan harga Rp 75 ribu, sedangkan KGO Semi Synthetic 1 liter Rp 45 ribu, dan KGO 2T 0,8 liter dibanderol Rp 45 ribu.

“Harusnya sih minggu ketiga ini sudah ada di sebagian (diler). Yang 2-tak menyusul. Ya, paling 2 atau 3 bulan ke depan sudah normal distribusinya,” tutupnya.

Sumber: Oto.com

New Toyota Avanza dan Veloz 2019 Menyapa Surabaya, Ini Daftar Harganya

Liputan6.com, Surabaya – PT Toyota Astra Motor (TAM) secara resmi memperkenalkan new Toyota Avanza dan new Veloz 2019 kepada masyarakat Jawa Timur, khususnya Surabaya.

Area 3 General Manager PT Toyota Astra Motor, Diky Zulkarnaen menuturkan bahwa kehadiran new Avanza dan new Veloz ini diharapkan mampu mengikuti kesuksesan pendahulunya.

“Terhitung sejak diperkenalkan tahun 2003 dan resmi dipasarkan pada 2004, total penjualan mobil MPV ini lebih dari 1,7 juta unit,” tutur Diky di Surabaya, Rabu (16/1/2019).

Operation Manager Jawa Timur Auto 2000, Hendra Purnawan menambahkan bahwa kisaran harga new Avanza dan new Veloz 2019 di Surabaya Jawa Timur, mulai dari Rp 200 juta hingga Rp 232 juta.

“Toyota Avanza dan Veloz banyak diminati oleh masyarakat para pecinta MPV sehingga menjadi market leader di kelasnya,” ujar Hendra.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

New Toyota Avanza dan Veloz 2019 menyapa Surabaya (Dian Kurniawan/Liputan6.com)

Perubahan mendasar pada penampilan new Avanza terlihat pada bagian depan, terutama pada empat lampu headlamp yang dibelah. Garis bodi yang melewati lampu depan terus ke samping telah memberikan kesan penampilannya menjadi lebih panjang dibanding pendahulunya. 

Pada bagian belakang, tampilan new Avanza dan new Veloz terlihat lebih lebar berkat desain terbaru dari lampu belakang. Penggunaan pelat chrome pada pintu belakang kian mendukung kesan tersebut.

Semua varian new Avanza dan new Veloz menggunakan console box yang dilengkapi illumination lamp, power slot (row 1 dan 2), dan USB port (row 3). 

Untuk memberi nilai tambah yang lebih tinggi kepada konsumen, New Avanza dan New Veloz mendapatkan sejumlah fitur terbaru seperti smart entry, desain outer mirror yang  kini hadir dengan fitur retractable auto folding.

Penyegaran juga dilakukan pada bagian rangka dan kaki-kaki. Desain suspensi new Avanza dan new Veloz disempurnakan dan diklaim lebih stabil dan nyaman. Perubahan lainnya adalah program pada Electric Power Steering, Toyota mengklaim perubahan tersebut membuat handling lebih baik saat kecepatan rendah maupun kecepatan tinggi.

Pada fitur keselamatan, Avanza dan Veloz dilengkapi dengan dual SRS airbags, seatbelt with pretensioner force limiter, ABS (Anti-Lock Braking System), ISOFIX, 3-points seatbelt, side impact beam, dan front passenger seat belt warning. 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Siap-Siap, Harga Motor Honda di Jakarta dan Tangerang Bakal Naik

Liputan6.com, Jakarta – PT Wahana Makmur Sejati selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta dan Tangerang merek Honda di Tanah Air, memastikan harga jual line-up produknya mengalami kenaikan di Januari 2019.

Hal ini diungkapkan langsung Chief Marketing Officer Wahana, Edi Setiawan saat ditemui di kawasan Gunung Sahari, Jakarta, Rabu 16 Januari 2019.

Kata Edi, kenaikan harga motor Honda hanya berlaku untuk pembelian kendaraan secara on the road karena faktor utama ada pada BBN (Biaya Balik Nama).

“Memang kita sudah naikkan harga dulu di awal tahun. Hal ini untuk mengantisipasi adanya kenaikan harga terkait BBN,” kata Edi.

Lebih lanjut Edi menyatakan, harga Honda di wilayah Jakarta dan Tangerang yang mengalami kenaikan di awal tahun pada umumnya berkisar Rp50-100 ribu.

“Enggak banyak kenaikannya karena memang bukan motornya yang naik harga, tapi memang dikarenakan dari samsatnya,” ujarnya.

Meski saat ini Edi mengaku belum mengetahui secara pasti akan bertahan berapa lama kenaikan harga tersebut bertahan, Ia menegaskan selalu memberikan harga terbaik bagi konsumen Tanah Air.

“Pasti kita susah hitung-hitung dengan rinci kalau masalah harga, enggak mungkin sembarang,” kata Edi.

2 dari 3 halaman

Honda Ajak Konsumen CBR Geber Motor Marc Márquez

PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak 10 konsumen mengendarai motor Marc Márquez versi jalan raya (Amal/Liputan6.com)

 PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak 10 konsumen mengendarai motor Marc Márquez versi jalan raya yakni Honda RC213V-S di sirkuit Sentul, Jawa Barat (10/12). Gelaran ini menjadi puncak kegiatan kompetisi digital RC213V-S MotoGP Street Experience yang dilaksanakan sejak awal November 2018.

Untuk dapat merasakan motor MotoGP Marc Marquez versi jalanan ini, AHM mengajak peserta untuk mengunggah foto serta cerita momen terbaik mereka bersama Honda CBR series kesayangan lengkap dengan safety gear di website www.motogp-streetexperience.com dan media sosial peserta. Kompetisi digital RC213V-S MotoGP Street Experience yang diselenggarakan pada periode 9 – 27 November 2018 ini disambut antusias 1.089 peserta yang mendaftar untuk mengikuti kompetisi ini dari seluruh Indonesia.

Tahapan seleksi pertama berhasil memilih 20 kandidat terbaik yang berkesempatan masuk ke tahap selanjutnya. Mereka menjalani pelatihan dan seleksi safety riding dengan menggunakan Honda CBR250RR dan Honda CB500F di Safety Riding Center Wahana Jatake (8/12).

Dari hasil seleksi tersebut, terpilih 10 peserta terbaik yang berkesempatan menunggangi Honda RC213V-S di sirkuit Sentul. Sebelum menjajal Honda RC213V-S, 10 peserta dibekali pengetahuan mengenai informasi keselamatan berkendara dan pengenalan produk yang dilakukan oleh para pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT). Setelah sesi bersama pebalap usai, para peserta melaksanakan seleksi tahap akhir.

Pada tahap seleksi akhir, seluruh peserta dinilai berdasarkan kemampuan berkendara di sirkuit dengan menggunakan Honda CBR650F dan CBR1000RR yang langsung dievaluasi oleh para pebalap AHRT. Peserta yang berhasil lolos dari tahap seleksi terakhir berhak untuk menunggangi RC213V-S selama 4 putaran penuh melintasi sirkuit Sentul, Bogor.

GM Planning and Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan aktivitas melalui media digital yang dimulai sejak tahun lalu mendapat perhatian besar dari para pecinta balap. Oleh karena itu, kini perusahaan berupaya terus memberikan kesempatan berharga bagi pecinta motor sport untuk merasakan sensasi performa tinggi motor sport Honda .

“Kami berharap konsumen dapat merasakan pengalaman tak terlupakan dengan mengendarai langsung motor MotoGP Honda RC213V-S versi jalan raya. Performa Total Control yang disematkan pada motor supersport ini sejalan dengan performa Honda CBR series yang dipasarkan di Tanah Air,” ujar Indraputra.

Motor supersport Honda RC213V-S merupakan motor versi jalan raya dari Honda RC213V yang ditunggangi pembalap Repsol Honda di ajang MotoGP. Produk ini memiliki konfigurasi mesin serupa, yakni mengusung mesin DNA balap V-4, 4-stroke, DOHC, 4-Valve, 6-speed dengan kapasitas mesin 999cc yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 157 Tk/11.000 rpm serta torsi sebesar 102 Nm/10.500 rpm untuk versi standar. System pembakaran menggunakan PGM-Fi (Programmed Fuel Injection) dengan daya tampung bahan bakar 16,3L.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: