Terjadi Lagi, Istri dan Mertua Ketinggalan di Rest Area

Liputan6.com, Jakarta – Beragam kisah menarik dan tak terlupakan saat mudik sering kali terjadi. Mulai dari pengalaman menegangkan, menyenangkan bahkan menyebalkan. Meski demikian, hal itu bisa menjadi cerita lucu dan menambah warna dalam perjalanan kembali ke kampung halaman.

Salah satu cerita mudik yang baru-baru ini viral di media sosial adalah tentang seorang pemudik dari Jakarta yang tak sengaja meninggalkan istri dan mertuanya di rest area.

Seperti dilansir akun Instagram @omg.indonesia.id, pria yang tak disebutkan namanya itu mengaku lupa istri dan mertua saat mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di rest area 102 Subang.

Dalam keterangan foto, personil Polres Subang Brigadir Erik Iskandar menceritakan kejadian tersebut. Saat Ia tengah bertugas Kendaraan Quick respons di Km 98-93 Tol Cipali Subang, seorang pria menghampiri dan meminta izin untuk memundurkan kendaraannya. Karena berbahaya, Brigadir Erik dengan tegas melarang hal tersebut.

“Sopir ini turun dan menemui kita. Dia nanya, boleh tidak mundur (ke Rest Area 102). Kita jawab tidak boleh, karena kondisinya sedang ramai. Saya tanya lagi, kenapa mau mundur. Nah dia jawab istri sama mertuanya ketinggalan di rest area,” kata Brigadir Erik yang bertugas dengan Brigadir Tri Heryandi.

3 Cara Ampuh Mendinginkan Hawa di Kabin Mobil

Liputan6.com, Jakarta – Nyaris tak ada pengendara atau penumpang yang tahan terhadap hawa panas di dalamkabin setelah didiamkan parkir di bawah terik matahari.

Nah, kalau Kamu menghadapi kondisi yang sedemikian, sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Apa saja ya?

Nih simak penjelasan dari Nissan Indonesia berikut.

Menggunakan Pelindung Matahari

Cara paling dasar ialah menggunakan penghalang terik matahari. Tapi, pakai yang ringan dan mudah dibongkar-pasang ya. Mungkin fungsinya hanya bisa melindungi kaca depan atau belakang, namun hal itu tentu lebih baik dari pada tidak sama sekali. Dengan demikian, pun roda kemudi dan kenop transmisi bisa tetap dingin.

Sebelum meninggalkan mobil, pasang pelindung matahari mobil. Pasang secara menyeluruh pelindung matahari dari bagian bawah hingga atas. Pastikan sesedikit mungkin celah yang bisa dilalui oleh sinar matahari. Ratakan pemasangan pelindung matahari serata mungkin dari dashboard hingga bagian atas. Gunakan sun visor untuk menahan pelindung matahari agar tidak terjatuh.

 

Pemudik Wajib Mewaspadai Microsleep

Liputan6.com, Jakarta – Tidur terlelap dalah hitungan detik mungkin tidak terdengar membahayakan. Namun, ini menjadi sangat berbahaya dan penyebab kecelakaan jika Anda sedang berkendara.

Terlelap sejenak tersebut, dalam dunia medis, dikenal dengan istilah microsleep. Biasanya waktu terlelap hanya antara lima sampai sepuluh detik.

Lembaga keselamatan berkendara asal Inggris, Brake, pernah melansir data bahwa 45 persen dari 1.000 laki-laki mengaku pernah mengalami kejadian ini. Sementara perempuan ada 22 persen.

Lantas kenapa seseorang bisa mengalami microsleep? Jurnal Neuroimage, dikutip dari Huffingtonpost,melansir bahwa microsleep biasanya terjadi pada orang yang mengalami kelelahan ekstrem.

“Tidur adalah kebutuhan biologis yang mendasar, dan ketika kita memaksakan diri untuk pergi terlalu lama, otak akhirnya akan shut down – bahkan jika hanya untuk beberapa detik,” tulis mereka.

Lebih dalam, dijelaskan kalau ketika microsleep terjadi, terjadi penurunan aktivitas di thalamus, wilayah otak yang mengatur tidur. Tapi di satu sisi, terdapat pula peningkatan aktivitas di daerah otak yang bertanggung jawab membuat seseorang tetap terjaga, bangun.

Jangan Lupa Cek Tekanan Angin Ban Sebelum Pulang ke Kota

Jika tekanan angin lebih rendah dari rekomendasi pabrikan, ban mobil bisa meletus di tengah jalan. Sebaliknya, tekanan yang berlebihan akan mengakibatkan mobil susah dikendarai dan berakibat pada rusaknya ban mobil.

Karena itu, Anda harus memperhatikan tekanan angin pada ban dengan cara melakukan pengecekan ban secara rutin.

Namun, kita harus menggunakan alat khusus yang ditempelkan pada katup (pentil) ban untuk kemudian mengukur tekanan ban.

Setelah mendapatkan angka tekanannya, kita tinggal mencocokkan angka tersebut dengan yang direkomendasikan oleh pabrikan. Umumnya, rekomendasi tekanan ban ditempel di bagian pintu pengemudi. Angkanya lengkap untuk semua ban, depan dan belakang.

Sebaiknya, pengecekan tersebut dilakukan ketika ban mobil dalam keadaan dingin karena suhu panas akan mempengaruhi tekanan ban. Setelah dicek, tunggulah minimal satu jam sebelum mobil digunakan. Dengan begitu, mobil pun akan lebih awet.

Top3: Kejutan Membeli Mobil Bekas dan Risiko Lupa Ganti Oli

Liputan6.com, Jakarta – Membeli mobil bekas memang membutuhkan ketelitian ekstra. Jika tidak teliti, bisa saja Anda mendapatkan kejutan seperti pada artikel “Beli Mobil BMW Bekas Dapat Bonus Mengejutkan di Kabin”.

Selain itu, dua berita menarik lainnya adalah “Mengenal 4 Tanda Bahan Bakar Kurang Berkualitas” dan “Lupa Ganti Oli, Ini Risiko yang Harus Ditanggung”. Berikut rangkumannya.

1. Beli Mobil BMW Bekas Dapat Bonus Mengejutkan di Kabin

Membeli mobil bekas jelas jauh lebih ekonomis ketimbang mobil baru. Tapi soal komponen, pembeli harus benar-benar jeli saat memeriksanya.

Jika tidak, mungkin apa yang dialami oleh pengguna Facebook Muhammad Hanafi juga bisa menimpamu. Muhammad Hanafi membagikan pengalamannya saat membeli BMW E30 bekas, melalui group Motuba.

Baca selengkapnya di sini.

Selesai Mudik Lebaran, 8 Komponen Ini Wajib Diperiksa

Perjalanan jauh seperti mudik membuat ban aus. Karenanya, periksa juga komponen ini. Pastikan juga tekanan anginnya.

Pengecekan ini berlaku juga padaban cadangan. Ingat, ban yang baik dapat membantu pengendalian mobil agar maksimal.

7. AC

Saat mudik, komponen ini berguna agar perjalanan tetap nyaman. Karena bekerja cukup lama, periksa juga komponen ini setelah sampai rumah.

Apa yang harus diperhatikan pada AC adalah kinerja kompresor dan magnetic clutch. Dua komponen ini rusak, maka kinerja AC tak akan maksimal.

8. Kebersihan

Inilah hal terakhir yang harus diperiksa. Selama perjalanan, pasti banyak sampah tertinggal di dalam mobil. Jika dibiarkan maka bau tak sedap akan datang.

Maka, segeralah bersihkan kabin dari segala sampah, hilangkan debu dengan penyedot, lalu terakhir gunakan pengharum agar mobil kembali nyaman.

Top3 Berita Hari Ini: Kejutan Mobil Bekas dan Mobil Listrik Toyota

Liputan6.com, Jakarta – Membeli mobil bekas memang memiliki kelebihan dan keuntungan tersendiri. Salah satu hal yang tak bisa ditebak adalah kondisi mobil sebenarnya yang tak terlihat saat membeli.

Hal tersebut dialami oleh salah satu konsumen seperti yang diberitakan artikel “Beli Mobil BMW Bekas Dapat Bonus Mengejutkan di Kabin”.

Selain itu, dua berita menarik lainnya adalah “Jangan Bingung, Begini Cara Deteksi Kopling Mobil yang Bermasalah” dan “Mobil Listrik Toyota Akan Semakin Banyak, Ini Buktinya”. Berikut rangkumannya.

1. Beli Mobil BMW Bekas Dapat Bonus Mengejutkan di Kabin

Membeli mobil bekas jelas jauh lebih ekonomis ketimbang mobil baru. Tapi soal komponen, pembeli harus benar-benar jeli saat memeriksanya.

Jika tidak, mungkin apa yang dialami oleh pengguna Facebook Muhammad Hanafi juga bisa menimpamu. Muhammad Hanafi membagikan pengalamannya saat membeli BMW E30 bekas, melalui group Motuba.

Baca selengkapnya di sini.

5 Hal Ini Wajib Anda Perhatikan Sebelum Pulang ke Kota

Pastikan mobil tidak akan mengalami masalah di jalan dengan mengecek air radiator dan tekanan udara di dalam ban.

Untuk air radiator, pastikan menggunakan radiator coolant yang sesuai dengan jenis mobil, iklim berkendara dan terisi dengan jumlah yang optimal. Seiring pemakaian, isi coolant akan berkurang sehingga diperlukan pengecekan dan pengisian kembali secara berkala. Tambahkan coolant melalui tangki reservior, jangan melalui tangki radiator.

Sesuaikan standar pengisian udara ban dengan buku manual mobil untuk memastikan tekanan udara yang cocok, karena akan berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar hingga tiga persen. Cara ini sekaligus sangat berguna untuk mencegah ban berisiko meletus di jalan.

Tekanan udara dalam ban pada umumnya memiliki perbedaan sekitar 2-3 psi antara ban depan dan belakang, tergantung tipe penggeraknya. Jika mobil Anda memakai penggerak roda depan (FWD), maka tekanan ban depan semestinya lebih kuat.

Sedangkan apabila mobil ermasuk berpenggerak roda belakang (RWD), berarti tekanan udara ban belakang harus lebih besar. Informasi tekanan ban ideal dapat ditemukan di buku manual dan dapat dilihat di tulang pintu pengemudi atau penumpang depan.

Airbag Eksternal Semakin Sempurna, Apa Kelebihannya?

Cara kerja kantung udara eksternal ZF terbilang canggih. Lantaran terhubung dengan serangkaian perangkat pendeteksi, seperti kamera, radar dan lidar (sonar), sistem bisa membaca kemungkinan terjadinya kecelakaan. Bila terdapat benda yang terdeteksi akan menabrak sisi mobil, secara otomatis airbag dikembangkan untuk menghalau objek.

Pengembangan perangkat ini tidaklah mudah. Pasalnya, ZF harus bisa menciptakan sistem yang dapat bereaksi cepat dan tepat. Dibutuhkan hanya 150 milidetik baginya untuk memutuskan dan mengisi airbag dengan udara. Kecepatan ini setara dengan mata yang berkedip. Kesalahan pendeteksian juga tidak boleh terjadi, karena membahayakan pengguna kendaraan. Guna mendukungnya, ZF sampai menyematkan algoritma khusus.

Rintangan lain yang harus dihadapi ZF, ada pada solusi pengembangan. Dengan waktu sesingkat itu, sistem harus bisa mengisi kantung udara yang ukurannya lebih besar dari komponen di dalam kabin. Kurang lebih volume kantung mencapai  280 sampai 400 liter, atau lima hingga delapan kali kapasitas kantung airbag pengemudi (tergantung tipe kendaraan).

Hadirnya kantung udara eksternal ini, sebenarnya membuka peluang bagi pengembangan perangkat keselamatan lainnya. Bukan karena airbagnya, melainkan sistem pendeteksinya. Ia bisa disandingkan untuk mengembangkan komponen keamanan lainnya seperti sabuk pengaman.

Gunakan Porsche, Aurel Hermansyah Jadi Sopir Atta Halilintar

Liputan6.com, Jakarta – Aurel Hermansyah ditantang menyetir mobil sport milik YouTuber Indonesia, Atta Halilintar. Menggunakan Porsche Panamera, video yang diunggah Minggu (9/6/2019) langsung menarik perhatian.

Terlihat dari video yang diunggah ke channel YouTube-nya, Atta Halilintar awalnya menggunakan BMW i8 saat menjemput Aurel di rumahnya.

Setelah berkendara beberapa lama, Atta mencoba menunjukkan skill berkendaranya kepada anak sulung Krisdayanti dan Anang Hermansyah tersebut.

Namun, mobil yang ditumpangi keduanya mengalami kendala karena ban mobil secara tiba-tiba kempes. Pindah ke Porsche Panamera, Aurel akhirnya harus menunjukan skill berkendara kepada raja YouTube tersebut.

“Ini rem yang mana, gas yang mana ya. Aku beneran enggak tahu,” tanya Aurel.

Datsun Tua Ini Terjual Rp1,7 Miliar, Apa Istimewanya?

Mobil ini kemudian ditampilkan di Museum Seni Modern Whitney, New York. Pada tahun 1998, mobil ini juga turut ambil bagian karena tampil dalam acara mantan presiden Nissan USA, Yutaka Katayama. Tak hanya itu, mobil antik tersebut juga digunakan sebagai dasar model Franklin Mint dengan nomor sasis yang sama.

Dari sisi interior, mobil ini juga dalam kondisi terawat meskipun sudah tua. Terdapat sampul panel samping berlapis berlian, setir berbingkai kayu, dan tuas transmisi kayu. Sementara itu, odometer mobil menunjukkan angka 33.000 mil (53.108 km).

Untuk dapur pacu, mobil ini dibenamkan mesin 2.4-liter yang mampu menyemburkan tenaga hingga 151 Tk pada 5.600 rpm dan torsi 197 Nm.

75 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jakarta

Liputan6.com, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 916.305 kendaraan yang mudik sudah kembali ke Jakarta dari arah timur, barat, dan selatan selama H+1 sampai H+4 Lebaran 2019 atau Jumat-Senin (7-10 Juni 2019) kemarin.

Angka tersebut naik 62,16 persen dari lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal sebesar 565.074 kendaraan. Dengan jumlah tersebut, 75 persen dari total lalu lintas mudik, atau 1,21 juta kendaraan telah kembali.

Terdapat 25 persen atau 300 ribu kendaraan yang belum melakukan perjalanan ke arah Jakarta. Sementara itu, untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah yakni 61 persen dari arah timur, 23 persen dari arah barat dan 16 persen dari arah selatan.

Arah Timur

Kontribusi lalin arus balik dari arah timur terjadi di dua Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pemudik dari arah Cikopo-Palimanan dan GT Kalihurip Utama dari arah Cipularang-Padaleunyi.

GT Cikampek Utama berhasil melayani 350.362 kendaraan atau naik 227,99 persen dari LHR normal 106.820 kendaraan. Sedangkan GT Kalihurip Utama berhasil melayani 206.523 kendaraan atau naik 41,87 persen dari LHR normal 145.575 kendaraan.

Karena itu, total lalu lintas arus balik dari arah timur sebanyak 556.885 kendaraan, atau naik 120,64 persen dari LHR normal 252.395 kendaraan.

Jumlah ini telah memenuhi realisasi 81 persen dari jumlah total kendaraan mudik yang menuju arah timur sebesar 691.569 kendaraan selama H-7 sampai H-1 arus mudik Lebaran 2019. Saat ini terdapat sekitar 134.684 kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan pulang dari arah timur.

Lupa Ganti Oli, Ini Risiko yang Harus Ditanggung

Bensin Boros

Gesekan antara komponen-komponen mesin akan berkurang karena oli juga memiliki fungsi sebagai pelumas. Gesekan mesin mobil yang halus bisa membuat performa kerja mobil semakin meningkat dan semakin nyaman untuk dikendarai.

Oli yang tidak diganti, akan menyebabkan tarikan mesin terasa semakin berat. Hasilnya, mesin memerlukan sumber tenaga tambahan lain yaitu bensin dan hal ini sudah pasti akan berpengaruh pada konsumsi bahan bakar yang menjadi lebih boros.

Rusaknya Komponen Mesin

Saat oli mobil sudah lama tidak diganti, otomatis oli mobil sudah terlalu kental dan kotor. Oli yang kental dan kotor akan mengakibatkan rusaknya komponen bagian dalam mesin.

Bagian mesin yang terkena biasanya adalah piston, silinder, dan beberapa komponen mesin lainnya. Oli yang dibiarkan terlalu lama dalam mesin mobil dapat menyebabkan mesin bekerja secara berlebihan, dan berpotensi menimbulkan karat, goresan, dan yang terparah ialah terbakar.

Hanya Hitungan Jam, Honda Cub Bisa Diubah Jadi Motor Listrik

Liputan6.com, Jakarta – Honda Cub merupakan kendaraan bermotor yang paling banyak diproduksi dalam sejarah, yakni lebih dari 100 juta unit. Motor milik pabrikan otomotif Jepang tersebut dinilai terjangkau di seluruh dunia, sehingga kendaraan roda dua itu sangat sempurna menggunakan basis konversi motor listrik.

Motor ini hanya membutuhkan beberapa pekerjaan dan Shanghai Custom (SH) mencoba memberikan setuhan kendaraan ramah lingkungan. Bagi tim SH, hal paling menarik tentang proyek ini adalah kemampuan untuk menggunakan kembali dan menggunakan Cub lama dibandingkan membeli skuter listrik Cina baru.

Dengan sistem plug and play, SH dapat membuat konversi listrik yang dapat diakses masyarakat umum. Hasilnya, mereka berhasil membangun komunitas dari seluruh dunia yang tertarik untuk mengubah Cub miliknya menjadi listrik.

Shanghai Customs eCUB Kit adalah paket lengkap yang ditawarkan bagi pemilik Honda Cub. Dengan keterampilan mekanik dasar perubahan dari mesin bensin menjadi tenaga listrik dalam waktu kurang dari sehari dapat dilakukan.

Seperti dilansir Silodrome, Selasa (11/6/2019), manfaat daya listrik ada dua yakni pemeliharaan yang sangat mudah, bahkan hampir tidak ada. Selain itu, pemilik hanya mengeluarkan beberapa sen untuk mengisi penuh baterai dan tidak ada kopling atau roda gigi sehingga eCub benar-benar ideal untuk pemula serta pengendara berpengalaman.

Siap-Siap, Kemenhub Akan Hapus Diskon Ojek Online

Liputan6.com, Jakarta Larangan diskon untuk moda transportasi berbasis online akan segera dibuat Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Kebijakan ini akan diterbitkan dalam waktu dekat.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, saat ini operator memang sudah tidak memberikan diskon tarif secara langsung. Namun diskon masih diberikan oleh mitra operator yang menyediakan jasa pembayaran elektronik.

“Diskon langsung maupun tidak langsung. Diskon langsung relatif tidak Ada, diskon yang ada ini relatif tidak langsung, yang diberikan oleh parner-patnernya,” kata Budi, di Kantor Kementerian Perhubungan, sepertu dilansir kanal Ekonomi Liputan6.com.

Budi pun akan membuat larangan pemberian diskon tarif untuk transportasi online baik ojek online dan taksi online. Hal ini untuk menjaga persaingan usaha yang sehat antara operator. Larangan ini akan tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan.

“Oleh karenanya kita merancang satu Peraturan Menteri atau surat edaran yang melarang diskon,” tuturnya.

Mengenal 4 Tanda Bahan Bakar Kurang Berkualitas

Bahan bakar berkualitas buruk bisa membaut mobil mengubah kecepatannya saat melaju. Bahkan ketika pengemudi tak menginjakkan kaki di pedal gas. Mobil akan berubah kecepatan tanpa sebab.

3. Mati Mendadak

Tanda lainnya adalah mobil tiba-tiba berhenti saat melaju. Hal itu bisa terjadi lantaran proses pembakaran internal tidak bisa menghasilkan daya yang dibutuhkan untuk mempertahankan operasi mesin. Akibatnya, mobil mati mendadak.

4. Susah Dinyalakan

Bahan bakar kotor atau berkualitas buruk seringkali menyulitkan saat mesin dinyalakan. Jika terlalu banyak air atau kotoran ayng tercampur dengan bahan bakar, mesin mobil akan bekerja tak stabil. Bahkan bisa menyebabkan kebakaran. Meski ada banyak faktor yang menyebabkan kasus ini, tapi bahan bakar berkualitas buruk adalah penyebab yang sering terjadi.

Sumber: Otosia.com

Demi Bensin Mobil Mewah, Pria Ini Nekat Mencuri Ayam dan Bebek

Liputan6.com, Sichuan – Seorang lelaki menjadi tersangka karena mencuri ayam dan bebek di beberapa desa yang terletak di Cina barat daya untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) mobil mewah kesayangannya, yaitu BMW.

Seperti dilansir South China Morning Post, Selasa (11/6/2019), Petugas Kepolisian setempat mengatakan, tersangka telah mencuri beberapa unggas di Linshui, Sichuan, sejak April.

Pria berusia 50 tahun itu merupakan seorang petani kaya yang tinggal di sebuah vila cukup mewah. Polisi menegaskan, tersangka berpikir untuk mencuri ayam dan bebek saat Ia mengalami masalah keuangan dan perlu membeli BBM kendaraannya.

Tak disebutkan namanya, tersangka menyebut, mobil BMW miliknya merupakan kendaraan yang boros, sehingga Ia harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan kendaraannya.

Petugas berhasil mengidentifikasi tersangka berdasarkan rekaman kamera pengintai di jalan pedesaan. Tersangka biasanya mengendarai sepeda motor ke desa-desa saat larut malam.

Gara-Gara Spicy Wing, Bocah Ditilang dan Didenda Rp16 Jutaan

Suatu hari, William tak sengaja menemukan mobil bermerek Chevrolet terdaftar untuk dijual. Ia pun mencoba menelepon untuk menanyakan harga yang ditawarkan.

Masih jauh dari harapan, penawaran terus dilakukan William. Bahkan, Ia menawarkan penjual untuk melakukan trade in dengan Xbox miliknya. “Itu benar-benar murah, jadi saya bertanya kepadanya apakah saya bisa menukarnya dengan Xbox saya atau memperolehnya. Pada awalnya dia mengatakan tidak, lalu dia memikirkannya, dan kemudian dia berkata ya,” kata William.

Dengan perasaaan gembira, William segera menemui ibunya dan memberitahunya kabar baik tersebut. Meski awalnya tak percaya, ibu tunggal tersebut mencoba mengikuti perkataan anaknya.

“Dia bosan melihatku menangis. Dia anak saya. Semua orang melewati masa-masa sulit dalam kehidupan mereka, tetapi ada hal baik yang dapat datang dari situasi apa pun selama seseorang dengan tulus melakukannya,” kata ibu William.

“Apa yang kamu tahu, anak berusia 13 tahun membeli mobil untuk ibu mereka? Saya tidak tahu, tidak pernah mendengar. Saya bahkan tidak bisa mengungkapkannya, seperti tidak ada kata-kata yang bisa mengungkapkan rasa terima kasih saya dan betapa bangganya saya, ” tambah wanita yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Beli Mobil BMW Bekas Dapat Bonus Mengejutkan di Kabin

Liputan6.com, Jakarta – Membeli mobil bekas jelas jauh lebih ekonomis ketimbang mobil baru. Tapi soal komponen, pembeli harus benar-benar jeli saat memeriksanya.

Jika tidak, mungkin apa yang dialami oleh pengguna Facebook Muhammad Hanafi juga bisa menimpamu. Muhammad Hanafi membagikan pengalamannya saat membeli BMW E30 bekas, melalui group Motuba.

Menurutnya, kondisi mesin mobil tersebut masih lumayan. Tapi kondisi lantai mobil memang sudah keropos. Kondisi lantai mobil keropos mungkin masih wajar untuk mobil dengan label tua.

Tapi, yang mengejutkan adalah tindakan yang dilakukan pemilik sebelumnya untuk menutupi keropos lantai mobil tersebut. Muhammad Haanafi mengaku hendak merestorasi lantai mobil itu. Saat dibuka, lantai tersebut sudah disemen untuk menutupi keropos.

“Gejil punya cerita mbah, barusan gejil ngangkut bmw e30 kondisi mesin lumayan cuman lantai banyak keropos dapet murah, trus niatnya mau restorasi lantai mbah, pas dibuka lantainya ternyata semen semua mbah. Sama pemilik lama buat nutup lubang keropos ternyata disemen mbah.. mbah disini ada yang kalo keropos disemen juga motubanya mbah?” tulis Muhammad Hanafi di akun Facebooknya.

Top3: Rekor Mudik dan Jari Bocah Bikin Sial

Liputan6.com, Jakarta – Lalu lintas arus balik Lebaran 2019 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang menjadi volume tertinggi sepanjang sejarah jalan tol di Indonesia. Ini artinya PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil mencatatkan rekor baru seperti yang diberitakan pada artikel “Rekor Volume Jalan Tol Berhasil Dicapai Mudik Tahun Ini”.

Selain itu, dua berita menarik lainnya adalah “Ini Kelebihan dan Kekurangan Penerapan One Way Selama Mudik” dan “Gara-Gara Jari Bocah, Sopir Truk Kena Sial”. Berikut rangkumannya.

1. Rekor Volume Jalan Tol Berhasil Dicapai Mudik Tahun Ini

PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil mencatatkan rekor melayani lalu lintas arus balik Lebaran 2019 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang menjadi volume tertinggi sepanjang sejarah jalan tol di Indonesia.

Pada H+3 Lebaran yang jatuh pada hari Minggu, 9 Juni 2019, sebanyak 166.574 kendaraan kembali ke Jakarta dari arah Timur (Surabaya, Solo, Semarang, Cirebon dan Bandung). Jumlah ini meningkat hampir tiga kali lipat dari volume lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal sebanyak 67.345 kendaraan.

Baca selengkapnya di sini.

Seusai Mudik, Manjakan Motor dengan Body Detailing

Perawatannya bermacam-macam, bahkan tersedia dalam beberapa paket yang disesuaikan kebutuhan konsumen. KJV Motoclean sendiri menawarkan tiga opsi : premium wash & wax, body detailing, dan full detailing. Lantas apa perbedaannya? Untuk wash & wax seperti cuci motor biasa, tapi dengan sampo khusus. Sedangkan full detailing lebih mendalam, mulai dari bodi, sampai rangka dan mesin dengan beragam tahapan hingga poles dan waxing.

“Kalau Body Detailing, prinsipnya sama seperti full detailing, hanya bedanya tidak bongkar bodi. Jadi dibersihin dari luar, terbatas pembersihannya. Tapi harga lebih murah sekitar 50 persen dan durasi pengerjaan lebih cepat,” tambahnya.

Untuk biaya tentunya berbeda bagi tiap paket dan diklasifikasikan berdasarkan jenis motor. KJV Motoclean sendiri membaginya menurut kapasitas mesin, di bawah 150cc, 150-250cc dan di atas 250cc. Pilihan wash & wax untuk motor 150cc ke bawah dipatok Rp 50 ribu, 150-250cc Rp 75 ribu dan Rp 100 ribu untuk 250cc ke atas.

Opsi body detailing motor dibanderol Rp 195 ribu untuk motor di bawah 150cc, Rp 275 ribu untuk 150-250cc dan di atas 250cc senilai Rp 350 ribu. Paket paling mahal (full detailing motor) bisa mencapai Rp 390 ribu hingga Rp 690 ribu.

Mobil Listrik Toyota Akan Semakin Banyak, Ini Buktinya

Toyota juga menyatakan bahwa mereka terus mempersiapkan beragam strategi untuk menghadapi era mobil listrik, termasuk penciptaan model baru. Selain itu, mereka juga berkolaborasi dengan pabrikan lain guna mengembangkan produknya.

Seperti sempat dikabarkan sebelumnya, saat ini Toyota tengah menggandeng Subaru untuk menciptakan platform BEV. Selain itu, tujuannya ialah memadukan teknologi mobil listrik Toyota dengan keahlian Subaru dalam sistem penggerak 4 roda.

Sumber: Otosia.com

Kecelakaan Saat Mudik Akibat Kelebihan Beban Ditanggung Asuransi?

Liputan6.com, Jakarta – Sama seperti saat mudik, saat arus balik pun pemudik yang kembali menggunakan mobil juga harus melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan jauh, seperti memeriksa komponen mesin, accu, lampu mobil, rem, dan komponen penting lainnya. Apalagi saat mudik lalu tidak sempat melakukan servis.

Satu hal penting lain yang harus diperhatikan yaitu tentang muatan dan kapasitas maksimal penumpang pada mobil, karena hal tersebut akan berpengaruh kepada keselamatan dan kenyamanan saat berkendara, memengaruhi tekanan angin pada ban, dan akan membuat penggunaan BBM lebih boros.

Tidak dianjurkan juga untuk membawa muatan barang di atas mobil, apalagi jika tidak tertutup rapat dan terikat kencang. Hal ini akan merubah titik keseimbangan mobil dan mempengaruhinya saat melaju, sehingga mobil akan lebih sulit untuk dikendalikan karena hambatan udara yang semakin besar.

Kemudian jika terjadi kecelakaan yang diakibatkan oleh kelebihan muatan ini, pihak asuransi pun tidak akan menanggung kerugian yang dialami sesuai dengan yang tertuang pada Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia Bab II Pengecualian Pasal 3 ayat 1.4.

Jangan Bingung, Begini Cara Deteksi Kopling Mobil yang Bermasalah

Liputan6.com, Jakarta – Mobil dengan transmisi otomatis memang semakin digemari, seiring dengan semakin macetnya kondisi lalu lintas di kota-kota besar, seperti Jakarta. Namun, keberadaan mobil bertransmisi manual juga masih banyak, dan masih diminati karena perawatan yang lebih mudah.

Biasanya, permasalahan mobil bertransmisi manual, terdapat pada kopling. Bagian kendaraan yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga pada mobil untuk bisa jalan bisa menjadi penyebab tidak maksimalnya mobil, apalagi jika dibiarkan terlalu lama.

Sebaiknya Anda peka terhadap gejala kopling yang tidak enak lagi untuk diinjak dan dipindahkan. Selain menghemat biaya, kerusakan pun tidak akan menjalar ke bagian kendaraan yang lain. Lalu apakah kerusakan kopling mobil bisa di deteksi secara awal?

Melansir Suzuki Indonesia, gejala pertama ketika anda tidak nyaman ketika menginjak kopling. Kopling perlu ditekan lebih dalam dan transmisi juga terasa keras dipindahkan.

Selain itu, perhatikan jika saat mengemudikan mobil sudah menekan kopling dan memindahkan transmisi pada gigi satu namun kendaraan tidak bergerak. Hal ini bisa diatasi dengan perawatan kopling di bengkel. Pastikan semua bagian kopling seperti plat kopling yang mungkin sudah harus diganti.

Top3 Berita Hari Ini: Produk Baru Ducati dan Motor Tak Bertenaga

Liputan6.com, Jakarta – Baru-baru ini Ducati memberikan video bocoran mengenai motor terbarunya. Hal tersebut pun tertera pada artikel “Sebelum Meluncur, Begini Bocoran Motor Telanjang Ducati Bermesin V4”.

Selain itu, dua berita menarik lainnya adalah “Rekor Volume Jalan Tol Berhasil Dicapai Mudik Tahun Ini” dan “Tiba-Tiba Motor Tak Mau Lari Kencang, Cek 3 Komponen Ini”. Berikut rangkumannya.

1. Sebelum Meluncur, Begini Bocoran Motor Telanjang Ducati Bermesin V4

Membangun minat tinggi terhadap konsumen sebelum merilis model baru sepertinya menjadi keahlian Ducati. Bahkan, hal tersebut bakal kembali dipraktikan pabrikan asal Italia ini ketika akan meluncurkan Streetfighter V4.

Melansir RideApart, Ducati resmi memberikan teaser atau bocoran untuk versi telanjang dari Panigale V4. Sosok model baru ini, dimunculkan di akun resmi Ducati di Facebook.

Baca selengkapnya di sini.

Puluhan Tahun Lalu, Pasang Radio di Mobil Bisa Ditilang

Liputan6.com, Jakarta – Sistem hiburan di mobil saat ini sudah beragam, mulai dari hanya yang radio, pemutar compact disc (CD) hingga yang bisa disambungkan dengan smartphone pemilik. Tidak hanya suara, penumpang juga kini bisa menikmati video yang diputar di dalam kendaraan, untuk mengusir rasa bosan saat di perjalanan.

Namun, jika dilihat dari sejarahnya, pemasangan radio di mobil sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Bahkan, saat teknologi hiburan di kendaraan kesayangan ini diperkenalkan, pemilik bisa kena tilang jika memasangnya di mobil.

Saat itu, pada 1930-an, di Massachussets dan St. Louis, Amerika Serikat (AS), otoritas terkait melarang orang yang berkendara memasang dan menyalakan radio, dengan alasan kalau itu mengganggu konsentrasi sehingga rentan celaka.

“Musik juga dianggap bisa membuat pengendara tertidur,” uja Michael Lamm, ahli sejarah otomotif, dikutip dari mentalfloss.com, ditulis Liputan6.com, Senin (10/6/2019).

Aturan ini bahkan disetujui oleh komunitas otomotif di sana, Auto Club of New York. Tahun 1934, diadakan jajak pendapat tentang ini. Hasilnya, 56 persen dari mereka menganggap radio sebagai “gangguan yang berbahaya”.

Kalau ada yang kontra, pasti juga ada yang pro. Dalam kasus ini, sisi lainnya dihuni oleh Radio Manufacturers Association. Mereka berpendapat kalau radio justru sangat berguna. Misalnya, untuk memperingatkan pengemudi tentang cuaca dan kondisi jalan yang buruk.

Cara Mudah Merawat Wiper Mobil

2. Jangan menggunakan cairan multiguna atau semir ban

Jangan sekali-kali menggunakan cairan multiguna atau semir ban untuk menjaga kelembaban karet. Hal itu dikarenakan cairan justru bisa mengurangi kinerja karet bilah wiper saat diaktifkan.

3. Jangan mengangkat batang wiper saat parkir

Saat ini, beberapa karet bilah wiper sudah dirancang tahan terhadap panas kaca mobil. Tujuannya tentu untuk menjaga kelenturan karet wiper. Karena itu, pemilik kendaraan tidak perlu mengangkat batang wiper saat parkir karena bisa membuat per batang wiper cepat melar.

Akibatnya, tekanan bilah wiper ke kaca mobil menjadi lemah dan mengurangi kinerja sekaan bilah wiper.

Selain itu, saat wiper terangkat, titik beban akan bertumpu pada engsel yang memberi tekanan lebih. Sehingga, engsel dan dinamo penggerak akan bermasalah apabila wiper didirikan terus menerus dalam jangka waktu panjang.

Jika tetap tidak mau menempelkan wiper pada kaca, gunakan batang penyangga yang dijual di toko aksesori agar karet wiper tidak menempel langsung ke kaca.

Hampir 720 Ribu Kendaraan Kembali Ke Jakarta

Liputan6.com, Jakarta PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 719.654 atau hampir 720 ribu kendaraan kembali ke Jakarta dari arah Timur, arah Barat dan Selatan selama H+1 sampai H+3 Lebaran 2019 atau Jumat-Minggu (7-9 Juni 2019) kemarin.

Angka tersebut naik 67,38 persen dari lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal sebesar 429.944 kendaraan. Dengan jumlah lalu lintas tersebut, 59 persen dari total lalu lintas mudik sebesar 1.21 juta kendaraan yang melintas pada H-1 sampai H-7 arus balik Lebaran 2019 telah kembali.

Terdapat sisa 41 persen atau sebanyak 497 ribu kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan. Sementara itu, untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 62 persen dari arah Timur, 22 persen dari arah Barat dan 16 persen dari arah Selatan, dengan rincian sebagai berikut:

Arah Timur

Lalin mudik dari arah Timur merupakan kontribusi lalin arus balik di dua Gerbang Tol (GT) pengganti Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pemudik dari arah Jalan Tol Cikopo-Palimanan dan GT Kalihurip Utama untuk pemudik dari arah Tol Cipularang-Padaleunyi.

GT Cikampek Utama, dengan jumlah 276.989 kendaraan, naik sebesar 245,74 persen dari LHR normal 80.115 kendaraan.

Sedangkan GT Kalihurip Utama, berjumlah 167.335 kendaraan atau naik 49,15 persen dari LHR normal 112.190 kendaraan.

Maka dari itu, total lalu lintas arus balik dari arah Timur sebanyak 444.324 kendaraan atau naik sebesar 131,05 persen dari LHR normal 192.305 kendaraan.

Jumlah ini telah memenuhi realisasi 64 persen dari jumlah total kendaraan mudik yang menuju arah Timur sebesar 691.569 kendaraan selama periode H-7 sampai dengan H-1 arus balik Lebaran 2019. Sehingga, terdapat sekitar 247.245 kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan pulang dari arah Timur.

Rekor Volume Jalan Tol Berhasil Dicapai Mudik Tahun Ini

Liputan6.com, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil mencatatkan rekor melayani lalu lintas arus balik Lebaran 2019 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang menjadi volume tertinggi sepanjang sejarah jalan tol di Indonesia.

Pada H+3 Lebaran yang jatuh pada hari Minggu, 9 Juni 2019, sebanyak 166.574 kendaraan kembali ke Jakarta dari arah Timur (Surabaya, Solo, Semarang, Cirebon dan Bandung). Jumlah ini meningkat hampir tiga kali lipat dari volume lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal sebanyak 67.345 kendaraan.

Angka yang dicatatkan berhasil memecahkan rekor pada periode yang sama di tahun 2018. Saat itu Jasa Marga berhasil melayani 130.125 kendaraan yang mengarah ke Jakarta di Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama.

Lalu lintas mudik dari arah Timur merupakan kontribusi utama arus balik di dua GT pengganti Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama dari arah Cikopo-Palimanan dan GT Kalihurip Utama dari arah Cipularang-Padaleunyi.

Untuk GT Cikampek Utama jumlah yang berhasil dilayani mencapai 109.296 atau naik 309 persen dari LHR normal 26.705 kendaraan. Sedangkan angka di GT Kalihurip Utama yakni 57.278 kendaraan atau naik 41 persen dari LHR normal 40.640 kendaraan.

Tak Mudah Lelah, Ini Posisi Berkendara yang Benar

Jangan terlalu membungkuk ketika mengendarai motor, sebab, posisi punggung yang agak membungkuk membuat tubuh bekerja lebih ekstra yang akhirnya lebih cepat lelah.

Posisi tangan usahakan tidak tegak lurus agar tidak cepat lelah. Biarkan tangan agak menekuk sekitar 30 derajat dari sisi luar.

Selain tidak membuat cepat lelah, posisi tangan agak menekuk bisa meredam efek guncangan pada bahu ketika pemotor harus melewati jalanan berbatu.

Kaki harus siaga. Maksudnya, letakkan seluruh telapak kaki di atas footstep. Posisi ini juga membuat pemotor lebih siap jika sewaktu-waktu melakukan rem mendadak.

Gara-Gara Jari Bocah, Sopir Truk Kena Sial

Liputan6.com, Jakarta – Cerita mengenai sopir truk dan bus memang tak ada habisnya. Setelah fenomena ‘Om Telolet Om’ yang sukses menyedot perhatian, pengendara kendaraan besar kembali menjadi sorotan media sosial setelah mengemudikan kendaraannya dengan cara zig-zag atau yang dikenal dengan truk oleng.

Tak jarang jalan yang banyak dilalui truk dan bus dipadati warga sekitar yang ingin menggoda sang sopir untuk melakukan atraksi. Meski berbahaya dan mengganggu konsentrasi, tak jarang sopir justru melakukan apa yang diinginkan.

Namun kejadian sial terjadi pada sebuah truk setelah sang sopir kehilangan konsentrasi saat digoda dari pinggir jalan. Dalam video yang diunggah akun Instagram @dampittv, terlihat tiga buah truk berjalan beriringan.

Beberapa anak-anak di pinggir jalan pun terlihat menggoda dengan berteriak sambil memperlihatkan jarinya. Meski kedua truk berjalan mulus, kendaraan paling belakang justru kehilangan kendali.

Sopir yang sedang mengemudikan kendaraannya diduga kehilangan kendali setelah melihat anak-anak di pinggir jalan yang menggodanya. Melihat truk yang digoda kehilangan kendali, anak-anak tersebut langsung melarikan diri.

Risiko Menggunakan Kompresor Saat Mengganti Oli

Liputan6.com, Jakarta – Semua pemilik kendaraan sudah mengtahui kewajaibannya untuk selalu mengganti oli mesin sesuai jarak atau waktu. Dianggap hal biasa, pemilik kendaraan bisa melakukannya sendiri atau menggunakan jasa bengkel non resmi.

Meski demikian, tak sedikit pergantian oli di bengkel non resmi dilakukan dengan cara kurang tepat, yakni menggunakan tekanan angin dari kompresor. Cara ini memang ampuh mengeluarkan sisa oli dari ruang mesin, namun ada konsekuensi yang harus di tanggung jika teknik ini sering dilakukan.

Seperti dilansir Suzuki, Senin (10/6/2019), teknik menguras oli dengan kompresor memiliki efek samping yang berisiko tinggi. Udara atau angin bertekanan tinggi saat disemprotkan ke dalam ruang mesin mungkin saja mengandung uap yang bisa berubah menjadi tetesan air dalam suhu tertentu.

Uap biasanya berasal dari tabung kompresor yang tidak diketahui karena umumnya tidak terlihat. Jika uap menjadi air, walaupun hanya sedikit akan berbahaya karena air dan oli tidak akan menyatu.

Efek yang ditimbulkan cukup banyak, yang ditakutkan adalah menyebabkan mesin jebol.

Aerodinamika Bisa Bikin Mobil Lebih Irit BBM?

Liputan6.com, Jakarta Aerodinamika bisa diartikan sebagai perubahan gerak benda yang disebabkan oleh hambatan udara ketika melaju kencang.

Sebelum dipakai pada teknologi mobil, aerodinamika banyak dimanfaatkan dalam industri pesawat terbang. Seiring berjalannya waktu, industri otomotif pun ikut menggunakan teknologi ini yang digunakan untuk memecah atau mengurangi hambatan udara seminimal mungkin.

Seperti keterangan Toyota Indonesia, Aerodinamika pada mobil juga dikenal dengan istilah Coefficient of Drag (COD), hambatan angin atau bisa disebut dengan ketahanan udara ketika mobil bergerak. Umumnya, satuan COD dibuat untuk mengukur nilai hambatan udara kendaraan yang bergerak cepat seperti pesawat, mobil, dan motor.

Ukuran rata-rata COD untuk mobil produksi massal berkisar antara 0,3-0,6, sementara untuk sports car berada di rentang antara 0,25-0,3 dan bus 0,6-0,7. Angka-angka tersebut didapat setelah mempertimbangkan desain lengkung bagian depan, samping, dan belakang. Nominal-nominal tersebut juga didasari beragam perhitungan matematis, supaya tidak menghambat pergerakan suatu kendaraan.

Ini Kelebihan dan Kekurangan Penerapan One Way Selama Mudik

Kelebihan

1. Menambah kapasitas jalur dan lajur menjadi 2 kali lipat dan bahu Jalan dapat dimanfaatkan kiri dan kanannya

2. Pemanfaatan rest area secara optimal pada jalur A dan B di ruas tol

3. Waktu tempuh lebih efisien

4. Potensi peningkatan transaksi ekonomi di sepanjang jalur arteri

5. Penataan dan penempatan petugas menjadi lebih efektif dan efisien

6. Masyarakat dapat menentukan waktu keberangkatan sejalan dengan waktu pemberlakuan one way

Kekurangan

1. Perlu pembuatan rambu dan reflector pada ruas tol yang akan diberlakukan

2. Perlu adanya penambahan dan perkuatan personil pada setiap ruas

3. Perlu adanya penyempurnaan rambu, marka dan APIL pada ruas non tol

Butuh Motor Baru untuk Bekerja, Berikut Pilihannya

Liputan6.com, Jakarta Sepeda motor menjadi solusi bagi Anda yang bekerja di wilayah perkotaan. Bagi Anda yang mencari motor baru untuk dipakai bekerja, ada banyak pilihannya.

Bisa memilih berdasarkan harga, jenis motor sampai kegunaan yang spesifik. Berikut motor baru yang bisa jadi pertimbangan.

Skutik

Jenis motor skutik banyak dipakai karena dinilai praktis. Pilihannya sangat beragam, mulai dari yang murah sampai seharga mobil. Skutik ekonomis menawarkan fungsi dan efisiensi. Sedang desain maupun fiturnya tak muluk-muluk. Kisaran harga di rentang Rp 15 jutaan. Pilihannya ada Honda Beat, Suzuki Nex II dan lini Yamaha Mio. Masing-masing punya nilai plus. Tinggal pilih sesuai selera dan kebutuhan.

Kalau ingin yang lebih menawan, ada skutik menengah. Biasanya menawarkan kapasitas mesin lebih besar atau fitur yang lebih kaya. Makanya banderol harga juga lebih tinggi. Paling laris ada skutik bongsor Yamaha Nmax dan Honda PCX. Nominasi lainnya Yamaha Aerox, Lexi dan FreeGo serta Honda Vario 150. Kisaran harganya Rp 20 – 30 jutaan. Di segmen ini, desain dan fitur jadi pertimbangan. Tapi tetap menawarkan konsumsi bahan bakar perkotaan yang terbilang ramah.

Ada juga skutik antimainstream dari pabrikan non-Jepang. Pilihannya lini Vespa dengan tawaran mesin 125 cc dan 150 cc. Banderolnya kisaran Rp 30 – 40 jutaan. Kompetitornya ada merek yang hidup kembali, Lambretta. Dari merek Cina juga ada, seperti Kymco dan SYM yang menawarkan beragam skutik dengan fitur dan banderol menarik.

Sedang skutik besar yang populer dan masih bisa dijangkau harganya, Yamaha XMax 250 dengan harga Rp 59,3 juta. Honda juga punya Forza dengan mesin 250 cc, meski harganya terbilang tinggi, Rp 81,7 juta.

Toyota dan Subaru Bakal Kembangkan Mobil Listrik All Wheel Drive

Tak hanya SUV, platform baru Toyota Subaru ini juga akan melahirkan mobil sedan listrik. Sayangnya masih belum ada informasi lebih detail terkait mobil SUV dan sedan listrik tersebut.

Saat ini Toyota memang tengah gencar dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan di pasar otomotif global. Terbaru, mereka merilis Toyota C-HR Hybrid di Indonesia.

Selain itu, Toyota juga telah merilis Toyota Izoa EV di China. Mereka juga berencana untuk melahirkan lebih banyak mobil listrik pada tahun 2021 mendatang, termasuk Toyota C-HR EV.

Sayangnya, Subaru masih jauh dari era mobil listrik. Pabrikan yang bermarkas di Tokyo, Jepang itu saat ini hanya memiliki 1 model plug-in hybrid, yaitu Subaru Crosstek PHEV.

Sumber: Otosia.com

Top3: Bocoran Motor Ducati dan Angka Kecelakaan Mudik Turun

Liputan6.com, Jakarta – Sebelum meluncurkan produk terbarunya secara resmi, pabrikan otomotif biasanya meluncurkan bocoran-bocoran yang menggoda para calon konsumennya. Hal tersebut pun dilakukan oleh Ducati pada artikel “Sebelum Meluncur, Begini Bocoran Motor Telanjang Ducati Bermesin V4”.

Selain itu, dua berita menarik lainnya adalah “Meme Otomotif: Disuruh Ganti Motor, Dia Pilih Ganti Pacar” dan “Angka Kecelakaan Mudik Lebaran Tahun Ini Turun Drastis”. Berikut rangkumannya.

1. Sebelum Meluncur, Begini Bocoran Motor Telanjang Ducati Bermesin V4

Membangun minat tinggi terhadap konsumen sebelum merilis model baru sepertinya menjadi keahlian Ducati. Bahkan, hal tersebut bakal kembali dipraktikan pabrikan asal Italia ini ketika akan meluncurkan Streetfighter V4.

Melansir RideApart, Ducati resmi memberikan teaser atau bocoran untuk versi telanjang dari Panigale V4. Sosok model baru ini, dimunculkan di akun resmi Ducati di Facebook.

Baca selengkapnya di sini.

Tiba-Tiba Motor Tak Mau Lari Kencang, Cek 3 Komponen Ini

Liputan6.com, Jakarta Perjalanan jauh seperti mudik dan balik Lebaran membuahkan cerita manis dan pahit. Manis ketika ketika kita kembali berkumpul dengan sanak saudara di kampung halaman. Pahit ketika tiba-tiba motor kesayangan mengalami hal teknis yang menjengkelkan.

Penurunan performa bisa terjadi kapan saja sekalipun kita rutin merawat motor. Tiba-tiba motor bisa kehilangan tenaga alias ngempos. Bisa juga mendadak motor makin boros BBM, mesin terdengar mengelitik, gas buang berbau tajam hingga pedih di mata serta top speed turun drastis.

Jika menemukan perkara di atas, bisa jadi kompresi motor mengalami kebocoran dan diperlukan penanganan ekstra.

Umumnya, ketika kebocoran sudah parah, mesin motor akan tiba-tiba mati saat dikendarai lalu sulit dihidupkan kembali. Kalau dibiarkan dan motor dipaksa jalan, kemungkinan lainnya, motor harus turun mesin karena tidak jarang merembet ke komponen lain.

Nah, agar lebih jelas lagi, pelajari dulu yuk apa sih kebocoran kompresi itu.

Ada banyak hal yang menyebabkan kompresi motor bocor. Selain faktor usia kendaraan, seperti motor yang sudah berumur 5 tahun ke atas, terdapat dugaan lainnya.

Pulang Mudik, Saatnya Membersihkan Kabin Mobil Agar Tetap Nyaman

Liputan6.com, Jakarta – Melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran, pastinya menempuh jarak yang cukup jauh. Selain itu, pastinya kondisi di kabin mobil juga terisi banyak penumpang, dengan kegiatan yang sebagian besar dilakukan di dalam mobil.

Tidak hanya tidur atau ngobrol di dalam mobil, terkadang penumpang atau pengemudi juga makan dan minum di dalam mobil selama perjalanan ke kampung halaman. Jika sudah begitu, sedikit atau banyak pastinya meninggalkan bekas makanan dan bau yang tak sedap di kabin mobil.

Akibatnya, bakal timbul rasa tidak nyaman saat mobil kembali digunakan karena banyak sampah atau bau tidak sedap.

Terkait hal tersebut, Anjar Rosjadi selaku Executive Coordinator Technical Service Division ADM, mengatakan bahwa membersihkan kabin mobil sangatlah penting, terlebih setelah melakukan perjalanan jauh untuk mudik dan kembali lagi ke kota.

Tanpa sadar, banyak debu menempel di interior yang tidak terlihat secara kasat mata. Debu yang masuk ke kabin ini bisa dikarenakan penumpang yang membuka kaca jendela mobil selama perjalanan mudik.

“Tak hanya itu, biasanya ketika mudik itu membawa makanan atau minuman. Tanpa disadari ada remah-remah, sehingga harus kita bersihkan. Debu juga pasti banyak menempel,” kata Anjar kepada Liputan6.com beberapa waktu lalu.

Sebelum Meluncur, Begini Bocoran Motor Telanjang Ducati Bermesin V4

Liputan6.com, Jakarta – Membangun minat tinggi terhadap konsumen sebelum merilis model baru sepertinya menjadi keahlian Ducati. Bahkan, hal tersebut bakal kembali dipraktikan pabrikan asal Italia ini ketika akan meluncurkan Streetfighter V4.

Melansir RideApart, Ducati resmi memberikan teaser atau bocoran untuk versi telanjang dari Panigale V4. Sosok model baru ini, dimunculkan di akun resmi Ducati di Facebook.

Sejatinya, isu versi telanjang Ducati Panigale V4 ini muncul setelah Officine GP Design menghadirkan edisi terbatas naked bike iini, yang disebut V4. Saat dilihat, model ini sama sekali tidak diperlihatkan bakal menjadi versi massal dari pabrik perakitan. Namun tetap saja, kemungkinan model tersebut hadir suatu saat tetap ada.

Berselang sebulan, CEO Ducati, Claudio Domenicali menggoda dengan Streetfighter V4 ini akan diproduksi secepatnya. Kemudian sejak saat itu, mulai banyak bermunculan bocoran terkait model tersebut.

Sebagai informasi, Ducati sendiri telah meluncurkan Panigale V4 sekitar setahun yang lalu. Model tersebut, dipersenjatai dengan mesin empat silinder V4 yang bersumber dari jantung penggerak motor balap Ducati yang turun di MotoGP, yaitu Desmosedici.

Jangan Pernah Mencium Aroma Mobil Baru, Ini Bahayanya

Liputan6.com, Jakarta – Bagi pemilik mobil baru, mungkin ada yang suka mencium bau di kabin kendaraannya. Memang, mobil baru memiliki aroma yang khas. Namun tahukah Anda, jika bau tersebut ternyata berbahaya lantaran mengandung zat beracun?

Dalam sebuah studi yang dilakukan organisasi nirlaba Ecology Center dan HealthyStuff.org, menemukan bahwa bau yang unik tersebut sebetulnya merupakan udara beracun yang berasal dari bahan kimia yang digunakan untuk membuat interior mobil baru.

“Penelitian menunjukkan bahwa interior mobil  mengandung ratusan zat kimia beracun yang berukuran sangat kecil,” ujar Jeff Gearhart, Direktur Penelitian Ecology Center, sebagaimana dikutip dari CBS News, ditulis Minggu (9/6/2019)

Para peneliti di Ecology Center kemudian meneliti lebih dari 200 unit mobil baru yang paling populer pada 2011 dan 2012. Mereka meneliti bahan kimia pada bagian interior seperti roda kemudi, dashboard, dan kursi.

Hasilnya, lebih dari 275 bahan kimia yang berbeda ditemukan di interior. Beberapa di antaranya adalah bromin dari brominated flame retardants (BFR) yang berguna agar plastik tidak mudah terbakar. Ada pula polyvinyl chloride (PVC) yang digunakan di bagian kaca depan dan bahan-bahan logam.

Para peneliti mengatakan bahwa paparan BFR bisa hasilkan efek samping tiroid, gangguan memori dan belajar, penurunan kesuburan, hingga perubahan perilaku. Sementara bahan kimia phthalates yang terdapat pada PVC bisa buat kesuburan menurun, masalah pada hati, testis, tiroid, ovarium, ginjal, dan darah.

Buktikan Kemampuan, Mobil Listrik MINI Sanggup Tarik Pesawat Terbang

Liputan6.com, Jakarta – Tak mau ketinggalan, MINI siap meluncurkan kendaraan dengan tenaga listrik. Akan segera diperkenalkan secara internasional, beragam pengujian dan teaser sudah dilakukan perusahaan.

Seperti dilansir Car and Bike, Sabtu 8 Juni 2019, program pengujian yang menarik perhatian baru-baru ini ialah menarik pesawat terbang. Perusahaan memilih bandara Frankfurt sebagai tempat dan prototipe.

MINI Cooper SE mendapat peran untuk menarik pesawat penumpang Boeing 777F dengan berat tanpa penumpang sekitar 150 ton. Dibuat secara kolaboratif oleh BMW Group dan Lufthansa Cargo, iklan berdurasi 45 detik ini memperlihatkan Mini Cooper SE sebagai mobil kuat yang mampu menarik pesawat.

Rencananya, MINI Cooper SE akan memasuki produksi di pabriknya yang berada di Oxford, Inggris pada November 2019. Memiliki desain 3 pintu, mobil ini dinilai kreatif dan mampu menjadi kendaraan hemat energi.

Setelah BMW i3, mobil ini merupakan model kedua yang menggunakan tenaga murni listrik dalam portofolio mobil premium perusahaan. Membantu Mini Cooper SE melakukan peran mobil kuat, terdapat kinerja motor listrik yang menggabungkan pengiriman daya dengan torsi tinggi.

Nissan Juke Terbaru Siap Meluncur Akhir Tahun

Liputan6.com, Jakarta – Telah cukup lama menyita perhatian, generasi terbaru Nissan Juke kabarnya akan segera meluncur. Masih dijual di Eropa saat ini, mobil di kelas SUV tersebut memasuki umur 9 tahun.

Menurut Carscoops, generasi kedua Nissan Juke akan diperkenalkan sebelum akhir tahun 2019. Hal ini didukung oleh platform CMF-B yang sudah digunakan pada Renault Clio baru dan akan diadopsi oleh Renault Captur generasi berikutnya.

Meski belum ada laporan resmi, Nissan dikabarkan akan membenamkan tenaga listrik untuk bersaing dengan Kia e-Niro dan Hyundai Kona EV.

Tak hanya itu, sistem hybrid plug-in juga menjadi salah satu hal yang banyak diperbincangkan. Juke terbaru juga kabarnya akan dibenamkan mesin bensin 1,6 liter dengan motor listrik dan baterai 9,8 kWh.

Selain mesin baru, Juke juga meningkatkan ruang kaki berkat platform baru. Generasi terbaru disebut harus memiliki ruang kaki yang lebih besar dan jarak sumbu roda yang lebih panjang.

Angka Kecelakaan Mudik Lebaran Tahun Ini Turun Drastis

Liputan6.com, Jakarta – Angka kecelakaan pada musim mudik Lebaran tahun ini tercatat mengalami penurunan. Bahkan, jika dibandingkan tahun lalu, penurunan angka kecelakaan lalu lintas sepanjang pelaksanaan operasi ketupat lodaya mendekati 60 persen.

“Angka turun lebih 52 persen bahkan mendekati 60 persen,” ujar Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Polisi Refdi Andri, di pos pengamanan Leter U Kadipaten Tasikmalaya, seperti disitat News Liputan6.com, ditulis Minggu (9/6/2019).

Menurutnya, angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama arus mudik lebaran tahun ini mengalami penurunan. “Baik dari sejumlah lakanya, kecelakaannya, korban meninggal, luka berat, luka ringan dan seterusnya turun semua,” tegasnya.

Kerjasama dan koordinasi seluruh kesatuan kewilayahan di daerah yang dilakukan selama ini, memegang peran penting dalam menyukseskan pelaksanaan mudik nasional tahun ini.

“Tentu kita berharap apa yang sudah dilakukan dengan angka-angka itu sebelum hari raya arus mudik, semakin turun pada saat balik,” pinta dia.

Lihat Cara Tiga Pemuda Ini Lolos dari Tilang Polisi

Liputan6.com, Jakarta – Pelanggaran lalu lintas yang dilakukan tentu harus menerima bila ditilang oleh pihak kepolisian. Meski sudah berbuat salah, tak sedikit pengendara berniat melarikan diri dengan beragam cara.

Salah satu yang menyita perhatian baru-baru ini ialah cara tiga pemuda yang melakukan pelanggaran lalu lintas lolos dari tilang polisi.

Seperti dikutip dari akun instagram @dramaojol.id Minggu (9/6/2019) terlihat sepeda motor berbonceng tiga diberhentikan polisi karena melanggar peraturan.

Setelah menyuruh kedua penumpang belakang turun, polisi lantas menyuruh pengendara untuk menyebrang menuju sebuah tenda yang digunakan untuk pos polisi agar tak mengganggu pengguna jalan lainnya.

Namun saat menyeberang, polisi yang berada di depannya harus kelihangan ketiga pemuda tersebut karena tiba-tiba lalu lintas berwarna hijau dan banyak pengendara yang melintas.

Perjalanan Arus Balik Pakai Mobil Transmisi Manual, Perhatikan Hal Ini

Liputan6.com, Jakarta – Arus balik Lebaran 2019 tengah berlangsung. Tidak kalah pentingnya dengan arus mudik, perjalanan jauh dari kampung halaman menuju rumah juga harus dipersiapkan dengan baik, agar tetap nyaman dan aman sampai tujuan.

Nah, bagi yang menempuh perjalanan menggunakan mobil transmisi manual, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Menurut Suparman, Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso, Jakarta Utara, perlakuan mobil manual dan matik berbeda. Terutama dalam hal pengoperasian, sudah pasti tidak akan sama.

Suparman menjelaskan, jika melintas di jalan menurun sebaiknya pengemudi langsung menggunakan gigi rendah seperti dua atau tiga, agar terjadi engine brake dan mobil tidak meluncur karena ada efek tertahan dari kinerja mesin.

“Apalagi jika jalannya kosong dan menurun, untuk menghindari kecepatan tinggi maka jangan gunakan gigi empat atau lima, mobil akan melaju lebih kencang lagi ketimbang menggunakan gigi dua atau tiga,” ujar Suparman, seperti disitat dari laman resmi Auto2000, ditulis Minggu (9/6/2019).

Meme Otomotif: Disuruh Ganti Motor, Dia Pilih Ganti Pacar

Liputan6.com, Jakarta – Dalam berbagai jejaring sosial baik itu Facebook, Instagram maupun Twitter, gambar/foto lucu atau yang biasa disebut Meme kerap ditemui.

Berbagai hal bisa dijadikan Meme menarik, tidak terkecuali yang berkaitan dengan otomotif.

Salah satunya seperti meme kiriman dari Aris M. Dalam meme tersebut terdapat kalimat “Pas Pacar Nyuruh Ganti Motor, Saat Itu Juga Gue Langsung Ganti Pacar”.

Entah apa maksudnya, apa karena saking cintanya sama tunggangannya itu atau memang tidak punya duit untuk ganti motor. Ada-ada saja ya.

Nah, jika Anda memiliki meme menarik seputar dunia otomotif, kirim saja ke email kami di otoliputan6@gmail.com   

Jawaban Jasa Marga Soal Struk Tol Sebagai Bukti Klaim Asuransi dan Derek Gratis

Liputan6.com, Jakarta – Kabar tidak benar atau hoax saat ini memang banyak beredar, baik di aplikasi percakapan elektronik ataupun media sosial. Bahkan, di musim mudik dan balik Lebaran 2019 ini juga, terdapat hoax terkait struk jalan tol yang jangan dibuang karena terdapat asuransi bagi pemilik kendaraan.

Menanggapi hal tersebut, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengkonfirmasi bahwa hal-hal yang diinfokan dalam pesan tersebut, adalah tidak benar dan berpotensi membingungkan pengguna jalan tol.

Berdasarkan keterangan tertulisnya kepada Liputan6.com, pengelola jalan tol ini menjelaskan, pertama, kesalahan informasi bahwa struk bukti transaksi tol merupakan jaminan pengguna jalan berhak mendapat asuransi.

Biaya tol yang dibayarkan pengguna jalan, hanya untuk membayar jasa jalan tol, dan tidak dibebankan tambahan biaya premi asuransi.

“Sehingga tidak ada manfaat asuransi yang dapat diklaim oleh pengguna jalan tol, dengan menunjukkan struk bukti transaksi tol,” terang Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Irra Susiyanti.

Selanjutnya, kesalahan informasi bahwa struk bukti transaksi tol sebagai jaminan pengguna jalan berhak atas derek gratis.

Faktanya, seluruh pengguna jalan tol berhak atas fasilitas yang diberikan oleh Jasa Marga, termasuk fasilitas derek gratis hingga pintu keluar terdekat, jika pengguna jalan tol mengalami masalah dengan kendaraannya. Fasilitas diberikan tanpa harus menunjukkan struk bukti transaksi tol.

Jika pengguna jalan memiliki kebutuhan untuk diantar sesuai preferensi pengguna jalan, Jasa Marga akan mengenakan tarif resmi yang info besarannya terdapat dalam setiap mobil derek yang dioperasikan, dan pembayaran yang dilakukan dilengkapi bukti pembayaran resmi (kuitansi).

Pemotor Wajib Lakukan 4 Hal Ini Saat Istirahat

Cek Barang Bawaan

Jika tak memiiliki box tambahan, biasanya para pemotor hanya mengikatkan barang bawaan pada jok. Hal ini sebetulnya tak begitu aman. Karena, terkadang simpulnya tidak kencang, sehingga ada barang yang terjatuh di jalan atau terbawa angin.

Saat menepi di rest area, sebaiknya cek satu per satu barang yang Anda bawa. Setelah itu, parkirkan di tempat aman baru pergi beristirahat. Alangkah lebih baik, barang bawaan Anda juga dibawa. Guna meminimalisir terjadinya risiko kehilangan. Setelah selesai, ikatkan kembali dengan kuat. Lalu pastikan sudah terlindungi rain cover agar tak kebasahan saat hujan.

Cek Keadaan Motor

Tak menutup kemungkinan, perjalanan jauh membuat motor bekerja ekstra. Seperti melalui tanjakan, jalanan berlubang, turunan curam, genangan air dan banyak lagi. Pengendara yang memacu di rpm tinggi terus menerus juga bisa menyebabkan hal yang tak diinginkan. Baiknya, cek keadaan kendaraan saat mulai memasuki rest area.

Sumber: Oto.com

Pilihan Skutik Retro yang Tak Semahal Vespa

Liputan6.com, Jakarta – Vespa maupun Lambretta dipastikan menggoda para pecinta motor bergaya retro. Sayangnya, harganya cukup mahal. Setidaknya Anda harus siapkan dana Rp 40 jutaan untuk memboyong salah satu motor merek Italia ini.

Bagaimana dengan Peugeot Django? Sama saja. Harganya bahkan lebih tinggi. Lalu motor gaya klasik apa yang bisa dipinang dengan harga lebih terjangkau?

Kymco Like 150i

Alternatif pertama jatuh pada Kymco Like 150i. Motor yang baru saja diluncurkan pada IIMS 2019 itu, memiliki banyak fitur menarik. Cukup mengeluarkan dana Rp 28,8 juta OTR, Anda bisa merasakan sensasi naik skuter berparas klasik.

Penampilannya benar-benar senada dengan Vespa. Dari mulai shield depan, sepatbor hingga tepong yang membulat sampai ke buritan. Begitupun tata letak lampu di depan. DRLnya menyatu dengan sein di shield. Lalu headlamp dibungkus dengan batok plastik yang menyambung menutupi sebagian setang.

Desain lampu utama sebetulnya mirip dengan Piaggio Liberty. Berbentuk segitiga terbalik. Sedangkan di belakang, model stoplamp punya identitas tersendiri. Untuk urusan pencahayaan, semua sudah LED. Tentu saja, kualitas penerangan lebih baik dan hemat energi.

Memperkuat tema klasik, kelir disediakan dalam lima pilihan menarik. Ada Pearly White, Mat Silver Crystal, Bright Red, Deep Blue dan Plain Grey. Semua itu dikombinasi dengan pelek palang sporty berlabur hitam-silver. Tentu saja, dalam balutan ban berdiameter kecil, 12 inci. Sedangkan lebar dan tebalnya sebesar 110/70 di depan serta 130/70 di belakang.

Nah, bagian paling menarik adalah fiturnya. Di dalam layar instrumen digitalnya tertera beragam informasi lengkap semacam speedometer, fuel gauge, odometer, volt meter, indikator ABS, indikator suhu mesin dan peringatan service. Sampai di situ saja? Tentu tidak. Navigasi, konektivitas smartphone, hingga kondisi cuaca sanggup ia sajikan. Pun radar untuk melacak Kymco yang sama. Seluruh sistem ini disebut Noodoe oleh mereka. Terakhir, tampilannya juga bisa dipersonalisasi sesuai selera.

Dari segi teknis, tak bisa dianggap remeh. Mesin 149,8cc SOHC 4-valve sanggup melontarkan tenaga 13,5PS di 8.500rpm dan torsi 10.2 Nm pada 6.500rpm. Output ini bisa dikatakan setara dengan kawan-kawannya dari Negeri Pizza. Untuk menjaga suhunya juga sudah dibekali pendingin cairan. Dan tentu saja, tenaga ditransfer oleh transmisi CVT.

Beranjak ke mekanisme pengendalian. Suspensi teleskopik menopang di depan dan di belakang mengandalkan suspensi ganda. Sedangkan perangkat penahan laju, diatasi oleh rem cakram 220mm di roda depan dan 200mm di belakang. Sensor ABS satu channel juga menjaga agar ban depan tidak terkunci saat pengereman keras.

Mengemudi Malam Hari Saat Arus Balik, Perhatikan Empat Hal Ini

2. Periksa lampu utama mobil

Di malam hari, lampu utama mobil sangat membantu ketika sedang bepergian. Pastikan keadaan lampu utama mobil berfungsi dengan baik.

Keadaan lampu utama yang redup berdampak sangat buruk terhadap penglihatan dan membutakan pengendara lain. Ketika berkendara, pastikan pula cahaya lampu dari dalam mobil lebih redup sehingga tidak mengganggu penglihatan.

Dengan menggunakan lampu utama, pastikan juga tidak membuat pengendara lain silau ketika berpapasan dengan mobil Anda.

Selain berbahaya bagi pengendara lain, hal tersebut juga dapat membahayakan keselamatan diri Anda. Tips lain yang dapat dilakukan adalah dengan menyalakan lampu mobil di waktu senja, meskipun masih cukup terang, dengan menyalakan lampu lebih dulu, Anda dapat membantu pengendara lain untuk lebih waspada.

3. Perhatikan sekitar dan waspada

Cara terbaik untuk menghindari sebuah kecelakaan lalu lintas pada malam hari adalah dengan memperhatikan cahaya dan pergerakan sekitar serta terus melihat kaca pada mobil.

Menjaga mata tetap waspada adalah hal yang penting baik untuk memperhatikan lampu dari mobil lain, apabila ada yang tidak menggunakan lampu utama.

Pada malam hari sulit untuk memperhatikan keadaan sekitar seperti hewan-hewan di pinggir jalan, anak-anak yang berada di pinggir jalan atau bahkan sampah kecil yang dapat menyebabkan masalah pada mobil nanti.

Cek Lokasi Pengisian Bahan Bakar Saat Rest Area Tol Ditutup

Bagi pemudik yang melakukan perjalanan dari Jawa Tengah ke Jakarta dapat beristirahat serta mengisi penuh BBM di beberapa titik ini :

Ruas Kalikangkung – Pejagan:

SPBU Regular : KM. 519 B, KM. 389 B, KM. 360 B dan KM. 260 B

Kios Pertamina Siaga : KM. 487 B, KM. 456 B, KM.429 B, KM. 5 B (Tol semarang Jatingaleh), KM. 344 B, KM. 294 B dan KM. 282 B

Saat sistem one way akan didukung dengan fasilitas SPBU Regular dan kios Pertamina di ruas A (jalur kanan jalan tol dari arah Jawa Tengah ke Cikampek) yaitu :

SPBU Regular : KM. 519 A, KM. 429 A dan KM. 379 A

Kios Pertamina Siaga : KM. 487 A, KM. 456 A, KM. 391 A, KM. 344 A, KM. 287 A, KM. 275 A dan KM. 252 A.

Ruas Pejagan – Cikampek

SPBU Reguler di ruas tol Pejagan hingga Jakarta: KM 229B; KM 208B, KM 164B, KM 101 B.Saat One Way sistem akan didukung dengan SPBU Reguler di ruas tol jalur A (ruas kanan jalan dari Jawa Tengah ke DKI) yakni : KM 228 A, KM 207 A, KM 166 A, KM 102 A.

Kios Pertamina Siaga dan SPBU Modular : KM 130 A dan B, KM 86 A dan B

Ruas Cipularang – Padaleunyi

Sementara bagi pemudik dari arah Cileunyi/Bandung yang menggunakan jalan Tol Cipularang- Padaleunyi, sebelum memasuk Ruas Tol Jakarta – Cikampek, dapat mengisi BBM di titik ini : SPBU Reguler Rest area KM 149B, KM 125B, KM 97B, KM 88B DAN KM 72B.

Sistem Injeksi pada Motor Bebas Perawatan?

Liputan6.com, Jakarta – Dibanding sistem pengabut bahan bakar karburator, motor berjenis injeksi lebih mudah dirawat. Bahkan ada rumor yang menganggap, motor injeksi tak perlu dirawat. Benarkah seperti itu?

Melansir dari situs resmi Suzuki Indonesia. Motor injeksi tetap perlu mendapatkan perawatan. Khususnya pada sistem pengabutan. Sebab tugas utamanya menyuplai bensin ke ruang pembakaran. Kondisi ini, kata Suzuki, perlu pengecekan setiap interval 8.000 km. Lantas apa saja yang dicek? Mulai dari slang injektor, sampai ke bagian throttle body. Dua komponen ini wajib mendapat perawatan secara berkala. Sebab kalau dibiarkan, bisa sangat berpengaruh terhadap performa mesin.

Pada motor injeksi, volume penyemprotan bensin ke dalam ruang bakar selalu akurat. Sebab dikontrol oleh Electronic Control Unit (ECU). Takaran antara udara dan bensin, nyaris selalu sempurna pada semua tingkat putaran mesin. Kondisi ini memberikan keuntungan. Lebih mengurangi emisi gas buang dan hemat bensin.

Kemudian penempatan injektor, lazimnya berdekatan dengan silinder. Saluran bensin menuju injektor memiliki tekanan lebih tinggi, dari kompresi intake manifold. Dengan mulut injektor yang sangat kecil, semburan bensin berwujud partikel kabut. Saat katup gas dibuka, udara dan bensin menghasilkan campuran yang seimbang dan pembakaran yang lebih sempurna. Terbayang, jika sistem ini tak dibersihkan dalam waktu lama.

Setelah Mudik Lebaran, Ini 5 Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa

Liputan6.com, Jakarta – Pemilik mobil yang menggunakan kendaraannya untuk mudik lebaran, memang harus melakukan pemeriksaan sebelum berangkat. Namun, bukan berarti setelah melakukan perjalanan ke kampung halaman, tidak perlu memeriksa roda empat kesayangannya lagi.

Pasalnya, dengan melakukan pemeriksaan kembali setelah tiba di rumah, bakal mempengaruhi performa mobil, terlebih jika sudah harus digunakan untuk kegiatan sehari-hari.

Berikut, lima komponen mobil yang harus diperiksa setelah kembali dari mudik lebaran, seperti dijelaskan oleh Mitsubishi Indonesia:

1. Pelumas atau Oli

Jika sebelum pergi mudik sudah dilakukan pergantian oli, sebaiknya tetap dilakukan pengecekan apakah terdapat kebocoran atau tidak.

Coba lihat melalu dip stick, dan setelah itu lihat apakah bagian di sekitar mesin ada yang basah akibat rembesan oli atau tidak.

2. Filter Bahan Bakar

Khusus bagi kendaraan bermesin diesel, sebaiknya diperiksa juga filter bahan bakarnya. penggunaan bahan bakar selama mudik dengan berbagai kondisi membuat filter bahan bakar ini rentan kotor.

Penggantian filter secara rutin juga meminimalisir kotoran masuk ke dalam proses pembakaran.

Hati-Hati, Karpet Mobil Bisa Menyebabkan Kecelakaan

Liputan6.com, Jakarta – Menggunakan aksesori pada mobil kesayangan kerap dilakukan pemilik mobil untuk menambah kenyamanan dan membuatnya lebih terlihat keren. Pada dasarnya, menggunakan tambahan aksesori memang memiliki fungsi tersendiri.

Namun, bukan berarti semua aksesori bisa digunakan. Pasalnya, justru ada aksesori yang justru membahayakan pengguna mobil. Terutama, saat menempuh perjalanan jauh, seperti mudik atau balik Lebaran.

Salah satu contoh yang banyak dibagikan di media sosial ialah penyebab kecelakaan sebuah mobil karena pedal gas nyangkut pada karpet.

Seperti diunggah akun Twitter @bondan_kenturi, sebuah video memperlihatkan sebuah mobil yang mengalami kecelakaan. Terlihat bagian depan hancur karena menabrak.

Saat masuk ke dalam kabin, terlihat sebuah karpet aksesori yang diletakan pada kaki pengemudi menjadi penyebabnya. Meski memiliki niat untuk menjaga kebersihan mobil, karpet tersebut ternyata terlalu panjang sehingga menyangkut pada pedal gas.

Meme Otomotif Edisi Lebaran: Kuenya Anak Motor

Dalam berbagai jejaring sosial baik itu Facebook, Instagram maupun Twitter, gambar/foto lucu atau yang biasa disebut Meme kerap ditemui.

Berbagai hal bisa dijadikan Meme menarik, tidak terkecuali yang berkaitan dengan otomotif.

Seperti diketahui, banyak dari masyarakar Indonesia mudik untuk merayakan Lebaran di kampung halaman menggunakan kendaraan bermotor.

Saat kembali ke kota perantauan tidak lengkap rasanya jika tidak membawa oleh-oleh alias buah tangan untuk dibagikan ke tetangga maupun rekan kerja.

Dan meme yang dikirimkan oleh Andika Maulana ini seperti mengingatkan kepada pemudik agar tidak lupa membawa oleh-oleh saat kembali dari kampung halaman. 

Nah, jika Anda memiliki meme menarik seputar dunia otomotif, kirim saja ke email kami di otoliputan6@gmail.com  

4 Tips Ampuh Jual Motor Setelah Lebaran

Liputan6.com, Jakarta Gonta-ganti motor menjadi hal lumrah di sini, terutama bagi Anda yang membeli motor khusus untuk menyambut Lebaran 2019.

Nah, bagi Anda yang ingin tukar tambah motor atau menjual, ada beberapa tips. Simak empat hal yang bisa membuat harga jual motor tetap tinggi.

Kondisi Standar Pabrikan

Sebelum menjual motor, lakukan hal yang paling dasar, mengembalikan kondisinya sesuai standar pabrikan. Bagi yang gemar modifikasi motor, kembalikan seperti baru datang dari diler. Mengubah motor artinya ada sesuatu yang tidak standar. Dan ini sangat mengurangi harga jual kendaraan di bursa mokas.

Tidak sedikit konsumen yang enggan membeli motor modif, kecuali memang ada kesepakatan sendiri. Lalu kerusakan sekecil apapun, sebaiknya tetap diperbaiki. Itu bakal jadi senjata buat pembeli untuk menawar harga motor Anda. Mereka bakal mengutarakan penawaran dengan alasan harus memperbaiki bagian yang rusak. Jangan sampai ada celah (kekurangan motor) agar harga tetap baik.

Surat Lengkap

Pastikan surat-surat motor lengkap. Ada bukti pembelian, STNK dan BPKB. Jika semua komplet, berarti motor 50% layak jual. Andai masih mecicil dan mau overcredit, harus ada kejelasan tertulis sebagai bukti. Jika motor masih dalam masa asuransi, baiknya buku asuransi wajib disertakan. Tentu ini menambah nilai jual sendiri pada motor.

Polisi Anjurkan Pemudik Gunakan Peta Digital Sebagai Acuan

Liputan6.com, Jakarta – Arus mudik Lebaran tahun ini relatif lebih lancar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini tidak terlepas dari beroperasinya Tol Trans Jawa dan beberapa ruas tol lainnya di wilayah Sumatera.

Memasuki arus balik, sederet persiapan tengah dilakukan kepolisian, operator jalan tol dan instrumen lainnya demi kelancaran arus balik. Dan untuk mengimplementasikan mudik happy atau mudik asik maka road safety harus dibangun.

Menurut Brigjen. Pol Chryshnanda Dwilaksana selaku Dirkamsel Korlantas Polri ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk dapat mewujudkan mudik happy. Di antaranya membudayakan para petugas maupun masyarakat menggunakan peta digital sebagai acuan atau setidaknya sebagai petunjuk awal.

“Tahap awal untuk membudayakan penggunaan peta digital bisa memanfaatkan aplikasi google map yang murah cepat dan semua bisa mengimplementasikan,” ujar Chryshnanda dalam keterangan resminya.

Dalam prakteknya, petugas lapangan juga mengecek hasil pantauan yang diinfokan dalam Map apakah sama atau tidak. Bila muncul warna merah pekat, maka petugas berupaya untuk segera dicairkan.

Jika diibaratkan, menurut Chryshnanda, petugas polisi lalu lintas dapat dianalogikan dokter jantung mengobati sumbatan yang tergambar pada hasil MRI.

“Bukan hanya itu, pihak kepolisian khususnya Korlantas membuat hasil analisa atas pelayanan mudik Lebaran. Dilanjutkan dengan membangun Intan (intellegence traffic analysis) sebagai basic modernisasi polantas,” Chryshnanda menambahkan.

Porsche Pernah Kena Semprot Peugeot Gara-Gara Ini

Liputan6.com, Jakarta – Memberikan nama untuk sebuah model terkadang menjadi pekerjaan yang berat bagi satu pabrikan mobil. Terlebih, jika label yang bakal disematkan di satu produknya tersebut memiliki sejarah atau mitologi khusus, dan bahkan terdengar tidak masuk akal bagi konsumen.

Sebagai contoh Porsche, dengan penamaan mobil sport ikoniknya, 911. Meskipun memiliki nama yang sangat mudah diingat dan keren, angka tersebut sejatinya bukan pilihan pertama.

Pabrikan asal Jerman ini, sejatinya telah menggunakan angka 901 sebagai pilihan pertama. Namun, Porsche langsung mendapatkan surat peringatan dari Peugeot.

Pabrikan asal Prancis ini memberikan informasi, jika semua nomor tiga digit dengan nol di tengah merupakan merek dagang yang sudah didaftarkan.

Melihat hal tersebut, Porsche kemudian harus mengubah nama mobil sport ikonis yang memiliki desain eksterior yang merupakan evolusi asli 1963, tahun kelahirannya. Demikian dilansir Carscoops, ditulis Jumat (7/6/2019).

Ini Kisah Kecelakaan Mobil Pertama di Dunia, Bagaimana Nasib Sopirnya?

Liputan6.com, Jakarta – Saat mengendarai kendaraan, pengemudi selalu diintai oleh risiko tabrakan, baik tunggal ataupun yang melibatkan kendaraan lain.

Bahkan, dalam kecelakaan pertama di dunia, yang terjadi pada 1869, telah mengakibatkan sang pengemudi tewas saat kejadian.

Melansir Mentalfloss, ditulis Jumat (7/6/2019), kecelakaan mobil pertama di dunia jika tidak melihat jenis kendaraannya, terjadi pada 1869.

Salah seorang ilmuwan Irlandia, bernama Mary Ward, yang tengah mengendarai mobil bertenaga uap yang dibangun oleh sepupunya jatuh saat berbelok di tikungan.

Kemudian, ia terlempar dan terjatuh ke jalanan. Salah satu roda mobilnya berputar dan mematahkan leher sang ilmuwan, dan mengakibatkan Ward meninggal dunia di tempat.

Sedangkan Ohio City mengklaim, kecelakaan pertama yang melibatkan mobil bertenaga bensin seperti definisi mobil saat ini terjadi pada 1891. Seorang insinyur, James Lambert, mengemudikan salah satu penemuannya, yaitu kereta berbahan bakar bensin.

Saat itu, mobil yang dikemudikannya sulit dikendalikan, dan akhirnya menabrak akar pohon yang mencuat dari tanah. Akhirnya, mobil yang juga membawa penumpang bernama James Swoveland itu menabrak pos, dan beruntung keduanya hanya menderita luka ringan.